Senin, 21 April 2014 | Redaksi | Tentang Kami | Hubungi Kami | Info iklan
Kata Kabar
Home / Riau / Indragiri Hulu
Sepuluh Desa Penerima Program Pemberdayaan Bentuk BUMDes
Penulis : yuswanto
Editor : fajar
Katakabar.com | Kamis, 14 Februari 2013 19:52 WIB
Dibaca: 398
Rengat (katakabar) - Sepuluh dari 74 desa di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, penerima santunan dana melalui program pemberdayaan desa dikabarkan telah membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Hal sesuai dengan mandat payung hukum yang berlaku di daerah itu.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Bapemas Pemdes) Kabupaten Indragiri Hulu Suratman melalui Kepala Bidang Ekonomi Desa Ermon Sosiendi kepada katakabar.com mengemukakan pembentukan BUMDes tersebut merupakan hal yang wajib.

Hal sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Indragiri Hulu No.05 tahun 2011 tentang  Pembentukan Badan Usaha Milik Desa. Pemebentukan badan usaha itu dilakukan langsung oleh bupati setempat, Yopi Arianto.

Kesepuluh desa yang telah membentuk BUMDes itu diantaranya, Desa Kuala Mulia Kecamatan Kuala Cenaku, Desa Sungai Dawu Kecamatan Rengat Barat, Desa Seresam dan Desa Titian Resak Kecamatan Seberida.

Kemudian Desa Talang Mulia Kecamatan Batang Cenaku dan Desa Gudang Batu Kecamatan Lirik, Desa Simpang Kota Medan Kecamatan Kelayang, Desa Rimpian Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Desa Semelinang Tebing Kecamatan Peranap, serta Desa Pematang Kecamatan Batang Peranap.

"Masing-masing desa yang menerima dana program PPD sebesar Rp.500 juta, sebagai modal awal," kata Ermon.

Selanjutnya dana tersebut akan digulirkan kepada warga yang memiliki Usaha Ekonomi Produktif (UEP) untuk sejumlah sektor atau unit usaha unggulan. Mulai dari perkebunan, pertanian, peternakan, perdagangan, jasa dan home industri.

Menurut Ermon, jasa bunga dari dana PPD yang ditetapkan kepada masyarakat sebagai penerima manfaat, akan disesuaikan dengan mekanisme yang berlaku di masing-masing desa.

Artinya, demikian Ermon, jasa dari bunga pinjaman modal itu ditetapkan oleh desa atau kelurahan atas kesepakatan musyawarah desa.

Melalui BUMDes, kata dia, diharapkan dapat bermanfaat bagi roda perekonomian rakyat pedesaan, serta dapat menjadi media pengembangan jiwa kewirausahaan dan menjadi potensi usaha mikro mini masyarakat desa yang produktif.


Komentar