Rakyat Memilih 17 April 2019

Anak Pesantren Nyalon Dewan di Dapil 5 Kecamatan Bathin Solapan

Sahdan
Anak Pesantren Nyalon Dewan di Dapil 5 Kecamatan Bathin Solapan

Duri (katakabar) - Komposisi Calon Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis daerah pemilihan 5 Kabupaten Bengkalis, Kecamatan Bathin Solapan berasal dari partai berlambang Ka'bah di Pemilu 17 April 2019 kurang lebih sebulan lagi rada beda dengan Lima Tahun lalu.

Sebanyak Tujuh Calon kandidat anggota DPRD Kabupaten Bengkalis yang di usung Partai Persatuan Pembangunan dapil Lima Kabupaten Bengkalis, Kecamatan Bathin Solapan ada satu nama latar pendidikan dari Pondok Pesantren bernomimor urut 6, Musliadi.

Sosok Caleg yang satu ini sangat sederhana dan low profile merupakan pembeda dari Caleg lainnya yang di usung Partai Berlambang Ka'bah.

Sebagai anak santri, kiprah Musliadi untuk mencerdaskan anak bangsa sudah tak perlu diragukan. Pria bertubuh sedang ini pernah mengelola Yayasan di kawasan Jalan Pematang Ruba, Jalan Lintas Duri - Dumai kilometer 5, Desa Pematang Obo, Kecamatan Bathin Solapan meski akhirnya Yayasan yang dikelola terpaksa tutup di tengah jalan lantaran persoalan biaya operasional pendidikan.

Impiannya untuk mempersiapkan generasi berilmu dan berakhlak serta berbudi pekerti luhur gagal tidak membuat politisi PPP ciut. Kiprahnya berlanjut menjadi pengurus masjid di kawasan Pematang Ruba sambil menggeluti usaha batu bata.

Menjadi pengurus masjid tak mudah, Musliadi berumur Kepala Empat mesti siap mental luar dan dalam menghadapi kritik dari jemaah dan umat muslim.

"Kritikan dan kritikan pedas dari jemaah masjid menjadi motivasi untuk melecut semangat agar berbuat lebih baik kepada umat muslim tentu dengan kemauan dan niat baik walau niat baik belum tentu baik bagi umat dan masyarakat", katanya kepada katakabar.com di suatu perbincangan di Duri di pekan pertama Bulan Maret 2019 lalu.

Menyatukan persepsi dan pola pikir tidak mudah, butuh proses yang panjang untuk melahirkan kebersamaan guna mewujudkan persatuan dan kesatuan yang murni agar menghasilkan karya postif untuk kepentingan bersama.

Musliadi berkelakar, tidak akan berubah nasib suatu kaum kalau tidak kaum itu sendiri yang merubahnya. Kata per kata begitu mudah diucapkan dengan lisan tapi sulit untuk mewujudkannya.

Itu sebabnya, bergerak bersama rakyat dalam bingkai kebersamaan tidak bisa hanya retorika gamblang dan enak diucapkan tapi mesti diaplikasikan di tengah masyarakat.

Kata calon anggota DPRD Kabupaten Bengkalis nomor urut 6 dari PPP dapil 5 Kabupaten Bengkalis Kecamatan Bathin Solapan, menjalani proses politik tak segampang membalikkan tangan. 

Itu tergantung kamauan dan niat, andai di giring ke kanan bakal mengikuti arah sebelah kanan. Begitu pula andai dibelokkan ke kiri haluan politik ke sebelah kiri.

Berkiprah dan memilih jalur politik mesti diawali dengan kamauan dan niat baik untuk memegang teguh amanah jika rakyat memberi amanah.

"Saya tentu tidak akan memberi janji muluk mukuk untuk menarik simpati masyarakat. Sederhana dan apa adanya berterus terang cara yang baik untuk menarik simpati masyarakat. Insya Allah siap mengemban amanah jika masyarakat Kecamatan Bathin Solapan memberi amanah itu.

Masyarakat sebagai calon pemilih pada Pemilu 17 April 2019 nanti harus bijak dan cerdas memilih wakilnya di DPRD Kabupaten Bengkalis periode 2019 - 2024 mendatang.

Bercerminlah kepada periode hampir 5 Tahun belakangan sebelum nanti menggunakan haknya di bilik suara selagi ada kesempat dan waktu untuk menentukan sikap dan pilihan.

Metamorfosis 5 Tahun ke depan ditentukan pada 17 April 2019 nanti tapi proses mesti dimulai dari sekarang biar tidak menyesal kemudian.

Akhirnya, jatuhkan pilihan kepada nomor urur 6, Musliadi Insya Allah siap mengemban amanah.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :