Back to Top

Layanan 'Cinta' di Tanjung Agung

Penulis : aziz | Selasa 04 April 2017, 10:43 WIB | Dibaca: 620 Kali | Kategori : Tekno|Siak

Kadis DPMPTSP Kabupaten Siak, Heriyanto. foto. net

Siak (katakabar) - "Kepala Dinas (Kadis) nya nggak ada di tempat. Harus nunggu dululah sampai Kadisnya ada," omongan semacam ini pasti sudah jamak Anda dengar. Apalagi di kalangan orang yang sering mengurus keperluan yang butuh campur tangan pimpinan di kantor pemerintahan.

Nah di Kabupaten Siak khususnya di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Anda ndak akan pernah melontarkan omongan semacam itu. Sebab di sana, ada nggak ada Kepala Dinas, urusan Anda pasti tuntas. lho?

Habis lebaran tahun lalu, tim Informasi dan Teknologi (IT) internal dinas itu sudah menambah fitur layanan Online, Tracking and Warning yang sudah ada sejak 3 tahun lalu dengan Sign & Stamp Elektronik.

Dengan tekenan dan stempel elektronik itu kapan dan dimana pun kepala dinasnya, dia bakal bisa meneken berkas yang musti diteken. "Fitur semacam ini kami tambah demi pelayanan yang kian optimal. Ndak mungkin dong lantaran kepala dinas tugas luar, urusan masyarakat terkendala," kata Kasi Pengolahan Data dan Sistim Informasi DPMPTSP, Teguh Santoso, saat berbincang dengan katakabar.com di ujung telepon jelang siang ini. Teguh adalah salah seorang tim IT di dinas itu.

Dengan tambahan fitur baru itu pula, urusan mereka yang mengurus perizinan makin cepat. Mengurus Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) misalnya, kalau berkas yang anda bawa lengkap, dalam tempo paling lama 3 jam, SIUP sudah bisa Anda bawa pulang.

"Pengurusan izin yang paling lama itu, sekitar 7 hari. Misalnya di izin lokasi yang cukup luas. Untuk ini kita melibatkan tim teknis lintas satuan kerja (satker). Masing-masing satker harus membikin berita acara. Ini yang membikin prosesnya butuh waktu,"
cerita Teguh.

Kalau dulu orang yang mengurus izin musti datang langsung ke kantor pemerintah, dari 2014 lalu kata Teguh, yang semacam ini sudah ga pake lagi di Siak. Masyarakat yang mengurus izin sudah disodori dua pilihan. Mau datang langsung silahkan, mau kirim lewat fitur yang sudah disiapkan di website DPMPTSP juga boleh.

"Kalau mau hemat biaya, masyarakat yang jauh dari ibukota kabupaten cukup meng-upload di fitur yang sudah kami siapkan di website. Di situ juga bisa dicek perkembangan pengurusan lewat fitur tracking tadi. Kalau sudah dinyatakan beres, silahkan datang membawa berkas asli untuk diverifikasi. Kalau semuanya oke, izin yang sudah beres, bisa langsung dibawa pulang," terangnya.

Sekadar mengingatkan saja. Jangan sesekali memalsukan izin-izin yang dikeluarkan oleh DPMPTSP ini. Sebab semua izin itu dilengkapi dengan Quick Response code (QR Code) batang yang bisa dicek keasliannya pakai smartphone sekalipun.

Gara-gara layanan Cepat, Inovatif, Nyaman, Transparan dan Akuntabel (CINTA) yang dikomandani oleh Heriyanto ini pula, waktu acara sosialisasi di Bogor Jawa Barat beberapa waktu lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merekomendasikannya sebagai pilot project bidang pelayanan perizinan untuk daerah lain.


Editor : Aziz



Ingin mengirimkan berita menarik di sekeliling anda ? SMS ke nomor : 0822 8311 0007 atau kirim Email ke alamat : redaksi@katakabar.com (harap cantumkan data diri anda).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :



 

Download Aplikasi Android