Back to Top

Tentang Si Kampret dan Kupret (1)

Penulis : aziz | Jumat 16 Juni 2017, 05:37 WIB | Dibaca: 140 Kali | Kategori : Tepian Kata|Pekanbaru

Pekanbaru (katakabar) - Pemilihan Penguasa di Negeri Selaksa Tunggul (NST) masih setahun lagi. Tapi si Kampret dan si Kupret sudah blingsatan nampang tak karuan di pinggiran jalan.

Mulai dari pinggiran jalanan kota hingga kampung, tampang-tampang tua yang tak pula ganteng ini tak sulit dicari. Ada yang dalam bentuk baliho berbingkai kayu, ada pula dalam bentuk spanduk.

Kalau di kota besar, muka-muka keriput ini nampangnya di tiang reklame komersil milik swasta. Di jalan protokol hingga arteri, mereka ada.

Celakanya, di pagar-pagar masjid, keramaian kawinan, wajah yang semestinya akan lebih baik siap-siap menghadapi 'perjalanan hidup' berikutnya ini, juga kelihatan.

Kalau dihitung-hitung, ada ribuan bahkan puluhan ribu lembar baliho dan spanduk duo kakek ini yang sudah menyebar di setiap sudut wilayah NST.

Pertanyaannya, dari mana sumber duit ogek-ogek ini untuk menghadirkan spanduk dan baliho itu? Kalau satu spanduk saja menghabiskan duit Rp40 ribu dan satu baliho butuh duit Rp80 ribu, sudah berapa duit yang musti dihabiskan para kakek ini?

Belum lagi untuk membayar titik reklame komersil di kota, beli kayu untuk bingkai baliho dan upah memasang. Ratusan juta rupiah dan bahkan miliaran rupiah juga yang harus dirogoh dari kocek.

Di banyak kalangan, duo kakek ini dikenal sebagai sosok yang tergolong pelit alias jaguang. Si Kampret yang umurnya lebih tua, mau merogoh koceknya kalau lagi ada maunya. Itupun hitungannya jelimet meski sebenarnya kebun sawitnya ribuan hektar.

Si Kupret, malah jauh lebih pelit lagi. Ngomong sampai sore dia mau, giliran cerita duit, wiiihhh, jangan harap akan ngocor.

Maka jadi muncul pertanyaan, apa iya untuk membikin baliho dan spanduk ini duit mereka masing-masing? Atau malah hasil ngemplang duit Negeri pula? Sebab duo kakek ini kebetulan sama-sama penguasa pula di kampung masing-masing. Wallahualam...


Editor : Aziz



Ingin mengirimkan berita menarik di sekeliling anda ? SMS ke nomor : 0822 8311 0007 atau kirim Email ke alamat : redaksi@katakabar.com (harap cantumkan data diri anda).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :



 

Download Aplikasi Android