Back to Top

'Mengantar' Nyawa ke Kolam Wahana

Penulis : Yuswanto | Selasa 27 Juni 2017, 11:09 WIB | Dibaca: 260 Kali | Kategori : Riau|Indragiri Hulu

Mayat NA saat diturunkan dari ambulance. foto. yuswanto

Rengat (katakabar) - Kalau saja PT tak meninggalkan anaknya untuk membeli makanan kemarin siang, bisa jadi NA, bocah 3 tahun itu, masih bisa ikut merayakan lebaran ketiga.

Tapi apes, waktu PT pergi membeli makanan, NA yang tadinya duduk bersama PT di pendopo dekat kolam renang Wahana Taman Wisata Belilas, malah pergi pula menyusul kakaknya yang sedang berenang di kolam berukuran 40x10 m2 dengan kedalaman mencapai 120 sentimeter itu.

Si kakak tak pula menengok kalau adiknya sudah menyusul. Alhasil, saat PT yang warga C11 Desa Sibabat Kecamatan Belilas Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) itu kembali dan menengok anak laki-lakinya sudah tak ada lagi di pendopo, langsung panik dan bergegas mencari NA.

"Waktu itu korban bersama ibu dan kakaknya makan di pendopo yang berada di sebelah kolam renang. Pada saat makan, kakak korban pergi berenang. Rupanya saat makan tadi, NA minta makanannya ditambah. Pergilah ibunya membeli makanan," cerita Paur Humas Polres Inhu, Iptu Juardi, jelang siang tadi.

Setengah jam setelah kehilangan, pengunjung wahana yang sedang berenang melihat NA tenggelam. Penjaga kolam (saksi) langsung datang dan mengangkat tubuh korban, memberikan pertolongan dan kemudian membawa korban ke Puskesmas Pangkalan Kasai.

Tadi Dr Roni Manurung yang memeriksa korban bilang bahwa nyawa korban sudah tak tertolong lagi. Dari sana, mayat korban dibawa keluarga ke rumah duka di Perum C11 PT Inecda Desa Sibabat, Kecamatan Seberida.


Editor : Aziz



Ingin mengirimkan berita menarik di sekeliling anda ? SMS ke nomor : 0822 8311 0007 atau kirim Email ke alamat : redaksi@katakabar.com (harap cantumkan data diri anda).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :



 

Download Aplikasi Android