Back to Top

Open House Bupati Bengkalis di Rumah Pribadi

Wajah-Wajah Sumringah di Muara Basung

Penulis : Sahdan | Selasa 27 Juni 2017, 11:25 WIB | Dibaca: 119 Kali | Kategori : Riau|Mandau

Mandau (katakabar) - Dari lebaran kedua hingga hari ini, halaman rumah berlantai 2 di bibir jalur lintas Pekanbaru-Duri, Desa Muara Basung Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis itu, dijejali pengunjung.

Rumah itu bukan rumah biasa. Lihat saja halaman bersemen itu, dialas karpet merah dan hijau. Tenda besar menjadi payung halaman itu.

Di bawah tenda, meja bundar dan kursi plastik dibalut kain putih tersusun rapi. Pentas setinggi 50 centimeter berbentuk segi panjang beralas karpet hijau, menjadi tempat tuan rumah bersama keluarga duduk menunggu tetamu.

Itulah rumah pribadi Amril Mukminin, orang nomor satu di Kabupaten Bengkalis. Open House dalam rangka lebaran persis seperti pesta kawinan.

Ragam makanan tersedia yang dihidang ala Perancis. Warga pinggiran --- dari orang tua, pemuda, anak-anak --- hingga pejabat yang datang, tinggal santap sesuai selera.

Pukul 09.00 WIB tadi, pentas itu masih kosong. Sejam kemudian barulah Amril nongol bersama istri dan anak-anaknya.

Warga serta sejumlah pejabat dari eselon II, III dan IV sedari tadi menunggu mengubar senyum sumringah menyambut Bupati. Baru hitungan menit setelah orang nomor 1 di negeri junjungan duduk di kursi, warga langsung menyusul ke arah pentas untuk bersalaman dan mengucapkan selamat lebaran kepada Bupati.

Rata-rata wajah warga ini kelihatan sumringah. Maklum, mereka bisa dengan mudah bertemu dan bersalaman dengan mantan anggota DPRD Kabupaten Bengkalis itu.

"Kami sekeluarga senang dan bangga bisa bertemu dengan Bupati," kata Arma, salah seorang warga, kepada katakabar.com tadi siang.

Warga lainnya, Riswan, mengaku bahwa seumur hidupnya, baru kali ini ikut acara open house dan bisa pula bertemu dan bersalaman dengan Bupati. "Senang dan bangga bisa bertemu langsung dengan Bupati di rumah pribadinya," katanya.

Dibalik rasa bangga itu, warga berharap Kecamatan Pinggir, Mandau dan dua kecamatan yang baru dimekarkan dari dua kecamatan tadi, bisa lebih maju di segala bidang.

Orang bijak bilang, kemajuan suatu daerah bisa diukur dari berapa panjang jalan yang dibangun oleh pemerintahnya.

Sebab jalan merupakan urat nadi ekonomi, seorang petani sayur mayur bisa sejahtera bila jalan bagus. Sebab hasil panen sayur akan lebih bernilai ekonomi.

Begitu pula dengan hasil kebun warga lainnya seperti, buah sawit, karet serta lainnya, harganya akan lebih bagus.

Bila ekonomi warga bagus kebersamaan dan budaya gotong royong peninggalan nenek moyang bakal bangkit dengan sendirinya di tengah masyarakat.


Editor : Aziz



Ingin mengirimkan berita menarik di sekeliling anda ? SMS ke nomor : 0822 8311 0007 atau kirim Email ke alamat : redaksi@katakabar.com (harap cantumkan data diri anda).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :



 

Download Aplikasi Android