Back to Top

Ditinggal Sebentar, Rumah Beres Jadi Puing

Penulis : Sahdan | Senin 10 Juli 2017, 23:07 WIB | Dibaca: 63 Kali | Kategori : Riau|Mandau

Aparatur Pemdes Petani langsung turun ke lokasi kebakaran yang menimpa warga suku sakai di jembatan 2 Jurong tadi siang. foto. sahdan

Mandau (katakabar) - Laki-laki 50 tahunan itu hanya bisa berpasrah setelah dapat kabar kalau tadi siang, rumah panggung yang sudah dia tempati bersama istri dan anaknya bertahun-tahun, ludes terbakar.

Rumah di jembatan dua Jurong, RT 02, RW 12, Dusun Lubuk Linong, Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis itu terbakar saat Beres lagi tak di rumah. Istrinya sedang mengantar anak sekolah pula.

Mendengar kabar itu, tanpa pikir panjang, warga Sakai ini langsung pulang. Benar saja, rumah sudah tinggal puing-puing. Meski begitu, satu unit mobil pemadam kebakaran milik PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) masih menyemprotkan air ke arah puing-puing itu.

Lelaki bertelanjang dada ini hanya bisa mengelus dada saat menengok semua barang-barang yang ada di dalam rumah, tak luput dari api. Semua surat-surat berharga hangus terbakar.

Dua unit sepeda motor, TV serta peralatan elektronik juga ikut dilalap si jago merah. Diperkirakan kerugian yang diderita beres mencapai Rp150 juta.

"Waktu meninggalkan rumah, kompor gas sudah dimatikan. Ndak mungkinlah rumah kami terbakar lantaran kompor gas," kata Susan 40 tahun, istri Beres, kepada katakabar.com di lokasi kejadian.

Tapi seorang warga justru menyebut, detik-detik terjadi kebakaran, dia mendengar tiga kali ledakan. Lepas itu api langsung berkobar. Lima menit kemudian, rumah panggung itu sudah hangus.

Dengan peralatan seadanya, warga sekitar berusaha memadamkan api. Tapi lantaran angin kencang, usaha itu sia-sia. "Warga tidak mampu menjinakkan api," kata Ketua RW 12, Dusun Lubuk Linong, Suman 41 tahun, kepada katakabar.com di lokasi kebakaran.

Mendengar rumah warganya terbakar, aparatur Pemdes Petani langsung turun ke lokasi kejadian. Mulai dari Pj Kades Petani, Rico, Sekdes Petani, Tasarudin, Kaur Pemdes Petani yang lagi cuti, Ruslan Hasyim, berusaha memberi semangat kepada korban kebakaran.

Rico mengatakan bahwa Pemdes Petani akan memberikan bantuan untuk meringankan beban keluarga Beres. Peristiwa ini juga akan segera dilaporkan ke Dinas Sosial supaya Beres dapat bantuan.

Hingga berita ini dilansir, motif kebakaran itu masih misteri.


Editor : Aziz



Ingin mengirimkan berita menarik di sekeliling anda ? SMS ke nomor : 0822 8311 0007 atau kirim Email ke alamat : redaksi@katakabar.com (harap cantumkan data diri anda).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :



 

Download Aplikasi Android