Antara Edi Sakura dan Kelas "Kandang Kambing" Itu

Mandau (katakabar) - Tahun lalu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Edi Sakura rupanya sudah pernah bertandang ke SDN 026 di Kampung Lalang Kelurahan Air Jamban Kecamatan Mandau. 

Mantan Kepala SMAN 4 itu malah sudah melongok tiga ruangan uzur yang sudah kayak kandang kambing itu. Di sana, dia langsung memerintahkan supaya rumah kayu itu segera dibongkar dan dirobohkan.
 
Untung saja perintah itu tidak terlaksana. Sebab ternyata kunjungan dan perintah itu hanya selewat saja. Sebab sampai sekarang anak-anak kelas 3A, 3B dan kelas 4 masih belajar di ruangan tadi.  

Baca juga: Di "Kandang Kambing" Mereka Belajar

Coba kalau perintah itu langsung dilaksanakan? Kemana anak-anak itu akan belajar. Sementara sebenarnya, ruang kelas yang dibutuhkan oleh siswa disekolah itu 12 ruangan. Tapi yang ada cuma 10, termasuk tiga ruangan reot tadi. 

Uniknya, meski SDN 026 itu sangat butuh ruang belajar yang nyaman, toh Pemkab Bengkalis justru lebih mengutamakan membantu sekolah swasta. 

Lihat saja gedung STAI Hubbul Wathan berlantai dua dengan 8 ruang belajar di kawasan jalan lintas Duri - Dumai kilometer 6 Desa Balai Makam, Kecamatan Bathin Solapan. Tahun lalu, Rp4 miliar duit APBD Bengkalis mengalir ke sana. 

Walau kenyataan yang didapat oleh SDN 026 seperti itu, Kepala Sekolah cerita kalau proses kegiatan belajar mengajar secara akademik cukup bagus. Kegiatan ekstrakurikuler bidang pramuka jika berjalan. 

Begitu pula dengan program One Day One Ayat yang diprogramkan Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, berjalan lancar. 

Lantas apa kata Kabid Pendidikan dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Suwanto kepada katakabar.com tadi siang? 

"Tahun ini pekerjaan proyek pembangunan ruang kelas di SDN 026 tidak ada. Kita baru mengusulkan untuk tahun depan," katanya singkat. Sabar ya, Nak...

Editor : Aziz

Berita Terkait