Aksi Demo 11 04 2022

BEM dan Ormawa Politeknik Negeri Bengkalis Suarakan Jeritan Rakyat Dari Pulau Seberang

Bengkalis, katakabar.com - Pagi itu, cuaca di pulau seberang, Bengkalis cukup cerah mengiringi derap langkah BEM dan Armawa Politeknik Negeri Bengkalis bersama Aliansi Mahasiswa Cipayung dan paguyuban se Kabupaten Bengkalis turun ke jalan menyuarakan jeritan hati rakyat, di bawah pengawalan ketat personel Kepolisian Resor Kabupaten Bengkalis, pada Senin (11/4).

Aksi Demonstrasi mahasiswa di lapangan Tugu Bengkalis Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Bengkalis Kota Kecamatan Bengkalis, mulai pukul 09.04 WIB. Terlihat Badan Eksekutif Mahasiswa Bersama Ormawa Politeknik Negeri Bengkalis dengan Kordum, Alif Ardila Asa Uskita didampingi Jenlap, Juanda Ardiansyah dengan alat peraga satu mobil komando, Bendera BEM, Bendera Ormawa, Pita, Pengeras Suara lengkap antribut Almamater.

Selain itu, Aliansi Mahasiswa Cipayung dan Pagiyuban se Kabupaten Bengkalis dengan Kordum, Said Teddy Rizky Suhendra, ada
HMI, Muharimin, PMII, Mujib Rizki, HIMAPERSIS, Arwanda, HPMR, Syarifudin, IPMKS Bengkalis, Zulfandi,HIPEMAROHIL, Dimas Malik Suryanda, IMPERALIS, Muhammad Taufik, SEMMI, Mansyur Syah,
HIPEMARUTA, Candra Wijaya dilengkapi alat peraga demo, separti atribut Organisasi, Pengeras Suara, dan mobil Operasional menuju ke kantor Bupati Bengkalis di Jalan Jenderal Ahmad Yani Bengkalis setelah sebelumnya kumpul di lapangan Tugu Bengkalis.

BEM dan Ormawa Politeknik Negeri Bengkalis berteriak lantang, pertama mendesak dan menuntut Jokowi untuk bersikap tegas menolak dan memberikan pernyataan sikap terhadap Penundaan Pemilu 2024 atau Masa Jabatan Tiga Periode karena sangat jelas mengkhianati Konstitusi Negara.

Kedua, menuntut dan mendesak Jokowi untuk menunda dan mengkaji ulang UU IKN termasuk dengan pasal-pasal yang bermasalah dan dampak yang ditimbulkan dari aspek lingkungan, hukum sosial ekologi, politik ekonomi dan kebencanaan xaniz.

Ketiga, mendesak dan menuntut Jokowi untuk menstabilkan harga dan menjaga ketersediaan bahan pokok di masyarakat dan menyelesaikan permasalahan ketahanan pangan lainnya, mendesak dan menuntut Jokowi untuk mengusut tuntas para mafia minyak goreng dan mengevaluasi kinerja menteri terrkait.

Keempat, mendesak dan menuntut Jokowi untuk kenyelesaikan konflik agraria yang terjadi di Indonesia, dan

Kelima, mnenuntut dan mendesak Jokowi Maruf untuk berkomitmen penuh Dalam menuntaskan janji kampanye di sisa masa jabatabnya.

Sedang Aliansi Mahasiswa Cipayung dan Pagiyuban se Kabupaten Bengkalis, pertama menuntut dan mendesak Pemerintah dan DPRD Kabupaten Bengkalis untuk menengoptimalkan harga dan menjaga ketersediaan bahan pokok dimasyarakat Kab. Bengkalis, serta menyelesaikan permasalahan ketahanan pangan di Kabupaten Bengkalis.

Kedua, menuntut dan mendesak pemerintah dan DPRD Kabupaten Bengkalis untuk mengoptimalkan harga BBM di Kabupaten Bengkalis mengingat Kabupaten Bengkalis Penghasil minyak terbesar di Provinsi Riau untuk Indonesia.

Ketiga, menuntut dan mendesak pemerintahan dan DPRD Kabupaten Bengkalis untuk mendesak pemerintahan pusat dalam menuntaskan permasalahan agraria di Kabupaten Bengkalis, dan

Keempat, menuntut dan mendesak pemerintahan dan DPRD Kabupaten Bengkalis untuk menolak kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) oleh kebijakan pemerintah pusat.

Saat berorasi demonstran meminta kepada seluruh peserta aksi untuk saling mengenal, terutama sesama peserta untk menghindari adanya penyusupan.

Kita hadir di tempat ini untuk menemui pemimpin kita menyampaikan aspirasi dan mencari keadilan.

Saat ini bangsa Indonesia tidak dalam kondisi baik-baik saja, masyarakat hidup di negeri yang sakit. Negeri ini adalah penghasil minyak terbesar, namun kita sendiri mengalami kelangkaan BBM.

Kami minta kepada Pemkab Bengkalis untuk menerima kami guna menyampaikan apa yg menjadi tujuan dan harapan masyarakat. Kami turun hari ini untk menyampaikan aspirasi masyarakat yang hari ini semua kebutuhan Bapokting masyarakat terutama saat bulan puasa, semua harga Bapokting tersebut melonjak, kami berharap agar pemerintah dpt menstabilkannya.

Pada pukul 10.50 WIB, massa aksi ditemui Bupati Bengkalis bersama Forkompinda Kabupten Bengkalis.

"Adik-adik mahasiswa dan mahasiswi yang kami sayang. Kami ucapkan terima kasih atas kehadirannya. Untuk adik-adik ketahui, pembangunan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Namun, kami tetap berusaha memberikan yang terbaik untuk negeri ini. Selaku pimpinan daerah kami menerima aspirasi yang disampaikan kepada kami, jelas Bupati Bengkalis, Kasmarni.

Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Khairul Umam mengatakan, saya atas nama Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis menyampaikan ucapan terima kasih atas kedatangannya untuk menyampaikan apa yang menjadikan keluhan masyarakat kita.

"Tuntutan adik-adik soal masalah Sembako segera kami siasati bersama Forkompinda Kab Bengkalis. Adapun tuntutan adik-adik tentang Pemilu dan Presiden tiga periode kami sampaikan. Inti penyampaian Bupati Bengkalis kepada BEM dan Ormawa Politeknik Negeri Bengkalis, Kami selalu bersinergi guna mengakomodir apa yg menjadi tuntutan adik-adik," bebernya.

Untuk itu kata Khairul Umam, kari kita secara bersama untuk menjaga situasi yang kondusif yang selama ini terawat dengan baik. Kami berharap dukungan dari seluruh masyarakat untuk mewujudkan visi dan misi kami untuk menjadikan Bengkalis Bermarwah, Maju dan Sejahtera, imbuhnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait