Bertandang ke PUPR Provinsi Riau, Komisi II Bahas Jalan Dumai Pakning

Pekanbaru, katakabar.com - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis sambangi Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Riau, pada Kamis (14/10) lalu.

Hal itu sebagai bentuk harmonisasi dan koordinasi program kegiatan provinsi di Kabupaten Bengkalis pada Tahun 2022 mendatang, dan membahas peningkatan jalan Dumai-Pakning bersama Dinas Pekerjaan Umum (PUPR) Provinsi Riau.

Kegiatan ini sangat penting ditindaklanjuti Kabupaten, sebab banyak persoalan yang mesti dibicarakan dan disinkronkan antara provinsi dan kabupaten, serta ada kerja sama dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di daerah sesuai kewenangan dan aturan yang berlaku.

Soal itu, Wakil Ketua DPRD Bengkalis, Syahrial mengatakan, ada beberapa persoalan yang berkaitan dengan kewenangan provinsi terhadap Kabupaten Bengkalis yang perlu dibicarakan, pertama berkaitan dengan Abrasi yang ada di Kabupaten Bengkalis.

"Provinsi sudah memberikan anggaran mengenai penanganan abrasi, tapi belum komprehensif, sehingga harus ada kerja sama Pemkab Bengkalis dengan pihak provinsi mengenai permasalahan ini, yang menjadi kewenangan provinsi, yakni Jalan Bengkalis-Ketam Putih telah terjadi kerusakan jembatan yang selama digunakan masyarakat. Begitu Jalan Dumai-Pakning yang belum optimal banyak yang rusak disebabkan truk Ojol yang melintas," cerita Politisi dari Partai Golkar ini.

Sedang, Mawardi meminta agar jalan Bengkalis yang diambil alih provinsi bisa dikembalikan, agar ke depan pihak provinsi untuk lebih tegas dan bertanggung jawab peralihan jalan.

Soal Abrasi Pantai di Bengkalis, Sekretaris PUPR Provinsi, Ali menjelaskan, segera ditangani, dan saat ini provinsi sedang tangani Pantai Tanjung Lapin pada tahun 2021 ini.

Tentang kewenangan Jalan Pakning-Dumai dengan ruas jalan yang ada, sudah tidak lagi memenuhi persyaratan maksimal disebabkan berat kendaraan yang melintas ada perbedaan lokasi yang menyulitkan provinsi untuk melakukan pengawasan ke lapangan. Tapi, soal ini segera disampaikan ke UPT agar dilakukan penanganan terhadap jalan, sehingga bisa mengantisipasi kerusakan jalan.

"Kenapa tidak bisa melaksanakan usulan kewenangan jalan? Sebab, kita dibatasi masa, dan kita tidak bisa melakukan penetapan kewenangan, baik jalan kabupaten provinsi maupun jalan nasional, paling cepat mengumpulkan selama lima tahun dari keputusan kewenangan itu," ulasnya.

Kasubbag PUPR Provinsi Riau, Ferry menimpali, dengan usulan ruas Jalan Rupat menjadi provinsi. Ini bisa menjadi ruas jalan strategis nasional, dari jalan pelabuhan Bengkalis yang lama ke pelabuhan baru yang diusulkan untuk jalan nasional tetapi kami tidak tahu proses di pusat bagaimana, ujar Ferry.

Provinsi bakal berdiskusi ruas jalan mana yang terakomodir pusat. untuk Pulau Rupat bagian pembangunan oleh provinsi pada tahun 2022.

"Kita harapkan ada peningkatan anggaran untuk Kabupaten Bengkalis dibandingkan pada tahun 2021 ini," jelasnya.

Ketua Komisi II DPRD Bengkalis, Ruby Handoko mengeluhkan mengenai Jalan Pakning-Dumai perlu ada perbaikan jalan. Dimana perbaikan jalan yang dilakukan setiap tahun jangan cuma di situ saja tidak ada perkembangan. Ini perlu ada peningkatan kualitas jalan menjadi Beton.

Selain itu, ada usulan Sungai Bengkalis mesti dinormalisasi lagi. Diharapkan kepada pihak terkait untuk segera melaksanakan secepatnya.

"Saya berharap untuk ke depan perbaikan jalan dilakukan sebaik mungkin sesuai dengan kualitas dan maksimal penggunaanya  supaya tidak mudah rusak," bebernya.

Anggota Komisi II, Hendri menambahkan, terkait dengan Pariwisata di Pulau Rupat yang akan dikembangkan perlu memperhatikan infrastruktur yang ada di pulau itu.

Kepada pihak provinsi diharapkan dapat membantu mengembangkan Pulau Rupat menjadi tempat objek wisata yang semakin maju ke depan, sekaligus perbaikan jalan menuju Dumai-Pakning segera diperbaiki, biar tidak ada lagi kendala-kendala keluhan dari masyarakat di jalan raya tersebut.

"Apa yang telah didiskusikan mudah-mudahan dapat diterima, begitu sebaliknya, kami bakal membawa informasi yang didapatkan untuk dikembangkan di Kabupaten Bengkalis," sebutnya.

 

Editor : Sahdan

Berita Terkait