Anjangsana ke SMAN 1 Tebingtinggi

Catat! Ini Pesan Kapolres Kepulauan Meranti ke Siswa

Meranti, katakabar.com - Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, AKBP Andi Yul LTG didampingi Kasat Binmas, AKP Jamalludin anjangsana ke SMA Negeri 1 Tebingtinggi, pada Senin (17/1).

Di sana, Orang Nomor Satu di Polres Kepulauan Meranti memberikan arahan dan pesan kepada pihak sekolah, khususnya kepada siswa, tentang Covid 19, vaksinasi, omicron, kenakalan remaja, seperti penyalahgunaan narkoba, balap liar, hingga siswa diminta terhadap isu atau berita hoaks.

"Tetap waspada, Covid 19 masih belum berakhir. Saat ini ada lagi virus corona varian baru bernama Omicron. Selalu terapkan disiplin Protokol Kesehatan (prokes) 5M dalam berbagai aktivitas, termasuk saat kegiatan pembelajaran tatap muka, memakai masker, jaga jarak, dan jangan berkerumun," serunya.

Soal kenakalan remaja ujar AKBP Andi Yul, para siswa dan siswa harus menghindarinya. Terlebih soal peredaran narkoba yang saat ini marak terjadi di tanah air, khusus di Kepulauan Meranti jadi salah satu pintu masuk jaringan narkoba dari negara jiran ke Riau.

"Jauhi narkotika. Jangan sampai siswa terjerumus. Ingat, masa depan anak-anak masih panjang. Hindari semua bentuk kenakalan remaja, termasuk balap liar. Sekolah dan belajar dengan rajin dan sungguh-sungguh bisa meraih cita-cita dan impian yang diinginkan," imbaunya.

Tentang isu atau berita hoaks, pihak sekolah, terutama siswa tidak menerimanya mentah-mentah. Setiap isu yang beredar dicari dan dipastikan lebih dulu kebenarannya, terlebih soal vaksinasi yang sempat diisukan ada chipnya.

"Jangan mudah termakan berita hoaks. Baiknya ditelusuri dulu sumber dan fakta dari isu tersebut, biar kita tidak menjadi korban, serta terikut-ikut menyampaikan berita yang tidak benar kepada keluarga maupun masyarakat. Paling penting perbanyak kegiatan positif dalam keseharian," jelasnya.

Soal vaksinasi lanjut AKBP Andi Yul, masih ada 15 persen kategori remaja yang belum melakukan vaksin. Dimana saat ini sudah dimulai vaksin untuk anak usia 6 hinggan11 tahun, khususnya siswa-siswi SD yang sudah belajar seminggu masih sekitar 90 persen lagi yang bakal disuntik vaksin.

"Intinya vaksin adalah untuk menjaga imunitas kita semua. Mari ikut vaksin. Apalagi, pemerintah sudah mengeluarkan lagi kebijakan untuk dosis ketiga setelah dosis kedua untuk jenis Sinovac dan CoronaVac. Dimana haraknya 6 bulan setelah dosis kedua tersebut," bebernya.

Kepala SMA Negeri 1 Tebing Tinggi, Poyadi sampaikan apreasi dan terima kasih atas kunjungan, serta arahan Kaporles Kepulauan Meranti tentang erbagai hal, khusus soal vaksinasi.

Ditegaskan Kepala SMAN 1 Tebingtinggi ini, vaksinasi sangat dianjurkan kepada siswa untuk mendukung kelancaran Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah. Apalagi, vaksinasi untuk membentuk imun tubuh.

"Terima kasih atas arahan dan informasi yang disampaikan Kapolres. Ini sangat berguna bagi kami, baik siswa maupun guru terutama soal vaksin dan narkoba," sebutnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait