Dibilang Ganteng, Kuna Tebas Yanto hingga Tewas di Tualang

Siak, katakabar.com - Kasus pembubuhan seorang sales sembako bernama Susianto alias Yanto (43) terungkap. Pelaku tak lain adalah teman kerjanya sendiri.

"Pelaku bernama Kuna Segren (45), warga Sumatera Utara. Mereka rekan kerja dan ngekos bareng di  di KM 11 Kampung Pangkalan Pisang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Provinsi Riau" kata Kapolres Siak, AKBP Gunar Rahardianto kepada wartawan, Kamis (21/1).

Gunar mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Selasa 15 Desember 2020 lalu di Simpang Bakal Kampung Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak.

Saat itu, korban bersama temannya, Soni Sahputra, hendak menjajakan barang dagangan ke Simpang Bakal menggunakan sepeda motor.  Tiba-tiba di tengah perjalanan, pelaku membacok korban. 

"Pelaku membuntuti korban sejak dari kos. Korban waktu itu dibonceng temannya (Soni). Tiba-tiba di tengah perjalanan, pelaku membacok korban mengenai bagian perut. Lengan tangan si Soni tadi juga kena bacok," kata Gunar. 

Setelah membantai korban, pelaku kabur ke Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Soni pun membikin laporan ke Polres Siak atas kejadian tersebut.

"Pelaku ditangkap di Rokan Hulu pada Selasa (19/1). Petugas juga menemukan parang yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban," kata dia.

Gunar mengatakan motif pelaku membunuh korban lantaran sakit hati dibilang ganteng.

"Kepada penyidik, pelaku sakit hati dibilang ganteng oleh korban. Itu disampaikan korban saat pelaku berpakaian rapi dan menyebutnya 'kok ganteng' hari ini. Merasa tidak terima dibilang seperti itu, pelaku pun menghabisi nyawa korban," kata dia.

Atas perbuatan itu, pelaku dijerat pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau ancaman penjara di atas 20 tahun.

Editor : Sahril

Berita Terkait