Dikebun Sawit, Tujuh Pria Gilir Cewek Bawah Umur

Langkat | Katakabar.com 

Aksi perkosaan kembali terjadi di Langkat Sumatera Utara (Sumut). Sebanyak tujuh pria menggilir seorang cewek bawah umur di areal perladangan sawit. Astafirullah! 

Ke tujuh pelaku kini sudah diamankan Sat Reskrim Polres Langkat dari kediaman masing-masing di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. 

"Ketujuh pelaku masing-masing berinisial WM, FLG,YP, MFA, AP, DP dan DL, enam orang diantarnya berstatus anak dibawah umur atau anak yang berkonflik dengan hukum (ABH) dan satu orang pelaku dewasa," kata Pelaksana Tugas (Plt) Wakapolres Langkat Kompol Waskita, saat menggelar konferensi pers, Sabtu (5/3/2022),

Didampingi Kasihumas Polres Langkat AKP Joko Sumpeno dan Kanit PPA Polres Langkat Iptu Mulyana, Kompol Waskita dalam pres rellesnya di halaman Jananuraga Mapolres Langkat memaparkan, para pelaku diamankan atas dasar laporan Polisi tertanggal 27 Februari 2022. 

"Para pelaku disangkakan melanggar pasal 81 ayat (3) subs pasal 82 ayat (2) undang-undang no 17 tahun 2016 tentang perubahan  atas undang-undang no 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang no 23 tahun 2022 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun  dan maksimal 15 tahun kurungan," papar dia.

Para pelaku saat ini sudah berada di rumah tahanan Polres Langkat guna proses hukum lebih lanjut. Pelaku yang statusnya berkonflik dengan hukum akan dilakukan mekanisme sesuai SOP yang belaku. 

Antara lain melalui tahapan pemeriksaan yang mengikut sertakan pihak Balai Pemasyarakatan (BAPAS) anak, Pekerja Sosial Profesional (Peksos), serta dari dinas Pendidikan dan pengajaran atau instansi terkait lainnya, yang bila mana nantinya diperlukan. 

"Masing-masih pelaku masih kita mintai keterangan guna mempertanggungjawabkan perbuatanya," sebut Waskita. 

Terhadap korban, dijelaskan dia, pihak kepolisian juga akan melakukan trauma healing yaitu proses penyembuhan setelah mengalami trauma akibat kejadian yang dialaminya.

Peristiwa berawal, salah seorang keluarga (pelapor) tidak ada melihat korban dirumahnya, Sabtu (26/2/2022) sekira pukul 22. 00 WIB. Lalu pelapor mencari di sekitar rumah tetangga dan tidak ada yang melihat keberadaan korban. 

"Keluarga mencoba menghubungi handphone korban dan tidak diangkat. Lalu Minggu pagi (27/2/2022) sekira pukul 07.00 WIB, teman korban mendatangi pelapor dan memberitahukan bahwa korban berada di pasar X Langkat sedang menangis dan minta tolong untuk dijemput," papar dia.

Mendapat informasi itu, diakui dia, pelapor bersama kerabatnya menjemput korban dan sesampainya di rumah korban menceritakan jika dia dijemput dua teman lelakinya dengan mengendarai sepeda motor dan dibawa ke arah ke areal ladang persawitan (TKP). 

Dilokasi, korban diperkosa oleh kurang lebih 7 (tujuh) orang secara bergantian oleh para pelaku. Kejadian ini lantas dilaporkan ke Polres Langkat, Rabu (2/3/2022) sekira pukul 09. 20 Wib. 

Kanit Pidum Ipda Herman F. Sinaga, mendapat informasi bahwa para pelaku berada di rumah masing-masing yang masih berada di Kabupaten Langkat. Bersama beberapa anggota, dilakukan penangkapan guna mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.

Editor : Dedi

Berita Terkait