Endingnya, Dapat Bertugas Kembali Sebagai Combatan

  • Reporter:
  • 10 Januari 2020, 20:25:17 WIB
  • Nusantara

Jakarta, katakabar.com – Rehabilitasi Terpadu  Return to Duty (RTD) Angkatan XLV dan Rehabilitasi Medik Paripurna Return to Combat (RTC) Angkatan I gelombang I Tahun Ajaran 2020 dilaksanakan di Pusrehab, Jakarta.

Peserta Rehabilitasi Terpadu RTD dan Rehabilitasi Medik Paripurna RTC mendapat kesempatan mempelajari satu keterampilan dari 15 jurusan yang ada. Untuk peserta RTC dapat kembali ke kesatuan dengan pemulihan fisik yang optimal sehingga dapat kembali bertugas sebagai combatan, kata Kepala Pusat Rehabilitasi (Kapusrehab) Kemhan RI, Brigjen TNI dr Asrofi S Surachman, SpBP-RE (K), MARS saat membuka Rehabilitasi Terpadu RTD Angkatan XLV dan Rehabilitasi Medik Paripurna RTC Angkatan I gelombang I T Ajaran 2020, begitu dilansir dari Situs Resmi Kemhan RI, pada Jumat (10/1). 

Rehab Terpadu RTD ujar Kapusrehab, merupakan rehabilitasi vokasional yang dipadukan dengan rehab medik, rehab sosial dengan sarana rumah sakit dan dukungan administrasi. Rehab medik paripurna RTC, kegiatan mengembalikan semangat dan kemampuan fisik penyandang disabilitas personel TNI untuk kembali bertempur. Caramnya psikoterapi intensif dan rehab medik komprehensif paripurna.

Selama diasramakan di Pusrehab, sebanyak 110 peserta terus di pantau kesehatan dan kesegaran jasmaninya dan dilakukan tes kesegaran jasmani dengan standar khusus kesegaran jasmani bagi penyandang disabilitas.

Harapannya, para peserta mempunyai nilai kesemaptaan jasmani yang dapat dipakai untuk persyaratan kenaikan pangkat, pendidikan maupun menduduki jabatan tertentu.

Untuk standardisasi tes kesemaptaan jasmani bagi penyandang disabilitas personel TNI dan PNS Kemhan berbentuk petunjuk dan pelaksanaan (juklak) Kapusrehab, Permenhan bisa dipakai di seluruh Indonesia, jelasnya.

Sekedar diketahui, sesudah upacara pembukaan, dilanjutkan dengan pengenalan jurusan oleh Kabid Rehabsos tentang minat dan bakat yang bakal diikuti selama program dan pelatihan vokasional di Pusrehab. 

Para peserta dinilai berdasarkan hasil tes kesehatan, jiwa dan psikologi dengan tujuan untuk memberikan gambaran kepada peserta yang disesuaikan pada kondisi peserta program. 

 

Editor : Sahdan

Berita Terkait