Haji Permata Tewas Ditembak, Petugas Bea Cukai Inhil Dilaporkan Dugaan Pembunuhan

Katakabar.com - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kepulauan Riau (Kepri) menggagalkan penyelundupan 7,2 juta batang rokok ilegal. Seorang pengusaha tewas dalam kejadian tersebut, yang berujung keluarga melaporkan tuduhan pembunuhan ke polisi.

Polisi mengatakan pengusaha yang tewas dalam kejadian itu bernama Haji Jumhan bin Selo. Pengusaha tersebut dikenal masyarakat Kepri dengan sebutan Haji Permata.

"Iya nama aslinya H Jumhan bin Selo, dikenal dengan H Permata," kata kabid Humas Polda Kepri Kombes Harry Goldenhardt kepada detikcom, Sabtu (16/1).

Untuk diketahui, keluarga Haji Permata melaporkan Bea-Cukai ke Polda Riau. Isi laporannya adalah dugaan pembunuhan terhadap Haji Permata.

"Dari surat tanda terima laporan, itu melaporkan ada dugaan tindak pidana pembunuhan. Pelapornya Bapak Arjuna, kalau tidak salah ini anak almarhum. Terlapornya Bea-Cukai," kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Harry Goldenhardt saat dimintai konfirmasi detikcom pagi tadi.

Harry menjelaskan pihak keluarga melaporkan hal tersebut pada Jumat (15/1). Polisi akan menindaklanjuti laporan tersebut dengan mengautopsi jenazah pengusaha tersebut.

"Tadi malam, pihak keluarga itu sudah membuat laporan polisi ke Polda Kepri. Berdasarkan laporan polisi itu, akan kami lakukan autopsi," jelas Harry.

 

Detik.com

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait