Kapolres Rohil Pimpin Penyekatan Vaksin Covid 19 di Bagan Siapiapi

Rokan Hilir, katakabar.com - Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Rokan Hilir, AKBP Nurhadi Ismanto pimpin penyekatan vaksinasi Covid 19 di Kecamatan Bangko, pada Kamis (10/2).

Penyekatan dan pemeriksaan aplikasi peduli lindungi dan kartu tanda telah melaksanakan vaksinasi digelar dari pukul 08.00 WIB, melibatkan 15 orang personel Polres Rokan Hilir, rinciannya 5 orang BKO Brimob Manggala Jonson, serta 30 personel Polsek Bangko, personel Koramil 01 Bangko, dan tim vaksinator dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Bagan Siapiapi, Puskesmas Bagan Punak dan Puskesmas Pedamaran.

Di kegiatan tersebut petugas gabungan TNI dan Polri, serta Kapolres Rohil ikut memberhentikan dan tanya setiap pengendara satu per satu yang melintasi Pos Penyekatan, selain itu, Orang Nomor 1 di Polres Bengkalis memberikan imbauan pentingnya melaksanakan vaksinasi kepada pengendara yang melintas.

Terdapat beberapa lokasi titik penyekatan dilaksanakan Polsek Bangko, meliputi Pos Penyekatan Terminal Bagan Siapiapi, Pos Penyekatan di kawasan simpang Pedamaran Jalan Lintas Ujung Tanjung Bagan Siapiapi, Pos Penyekatan Pekaitan di Jalan Lintas Pekaitan Bagan Siapiapi, Pos Penyekatan di depan Puskesmas Bagan Siapiapi Jalan Bintang.

Tidak cuma itu, gerai vaksin presisi yang di buka di sekolah-sekolah dan kepenghuluan Kecamatan Bangko.

"Untuk pelaksanaan Pos-pos penyekatan melakukan pemeriksaan melalui aplikasi peduli lindungi dan menunjukan surat bukti tanda vaksinasi bagi masyarakat yang tidak memiliki aplikasi," kata Kapolres Rokan Hilir lewat Kapolsek Bangko, AKP Dedi Susanto kepada wartawan.

Hasil giat ujar Kapolres Rokan Hilir, total screening 1129 orang yang melakukan vaksinasi Dengan rincian vaksin 1 berjumlah 308 orang, vaksin 2  sebanyak 723 orang, vaksin 3 total 98 orang. Sedang, jumlah lansia yang di vaksin sebanyak 51 orang, jumlah anak umur 6 hinggab11 tahun yg di vaksin sebanyak 214 orang, rincinya.

Giat penyekatan yang dipimpin Kapolres Rokan Hilir bertujuan mempercepat dan memudahkan masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi, untuk meningkatkan capaian persentase masyarakat sudah vaksinasi.

"Mari, kita laksanakan vaksinasi dari mulai vaksinasi pertama, kedua dan booster. Ini sangat penting untuk mengurangi risiko terparah bila terpapar Covid 19, dan mempercepat terbentuknya hard immunity," serunya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait