Korupsi ABPDes, Kepala Desa di Pelalawan Resmi Ditahan Kejari

Pelalawan, katakabar.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pelalawan resmi menahan inisial R, oknum Kepala Desa Segamai, Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan. Hal itu, setelah Jaksa Penyidik Kejari Pelalawan, melakukan pemeriksaan terhadap R soal perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Penyimpangan dalam Penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Desa Segamai, pada Jumat (30/7).

Oknum Kepala Desa Segamai yang terjerat  kasus rasuah nantinya dititipkan sementara di Rumah Tqhanan (Rutan ) Kelas 1  Pekanbaru, untuk 20 hari kedepan.

Kepala Kejari Pelalawan, Selpia Rosalina, lewat Kasi Intel Kejari, Sumriadi didampingi Kasi Pidsus, Andre Antonius menyebutkan, R ditahan dalam kasus korupsi penyalahgunaan Anggaran Pendapatan Belanja Desa(APBDes) Segamai, Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan Tahun 2019 dan Tahun 2020, dengan dugaan Kerugian Keuangan Negara sebesar kurang lebih Rp1 miliar. 

"Tersangka “R” pada tahap penyidikan disangka melanggar Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 64 Ayat (1) KUHP,"  bebernya.

Sambung Sumriadi ,ll

Terhadap tersangka R lanjut Sumriadi, dilakukan penahanan selama 20 hari dari 30 Juli 2021 hingga 18 Agustus 2021 di Rumah Tahanan Kelas I Pekanbaru, sebab telah memenuhi syarat penahanan yang diatur dalam Pasal 21 ayat (4) KUHAP (syarat objektif) dan memenuhi keadaan-keadaan sebagaimana dalam Pasal 21 ayat (1) KUHAP (syarat subjektif).

Selain itu, penahanan dilakukan guna memperlancar proses penanganan perkara quo.

"Sebelum dilakukan penahanan tersangka R telah dilakukan sebelumnya pemeriksaan oleh Dokter RSUD Selasih dan test Rapid Antigen yang hasilnya Tersangka dinyatakan sehat dan negatif Covid-19," tambahnya.
 

Editor : Sahdan

Berita Terkait