Lagi, Bupati Kepulauan Meranti Salurkan Beras ke Warga

Meranti, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, Irwan kali kedua menyalurkan bantuan beras cadangan pemerintah, dengan sasarannya warga kurang mampu dan warga terdampak Covid 19 di wlayah dua kecamatan, Rangsang dan Tebing Tinggi Timur.

Penyerahan bantuan beras dilakukan Irwan, pada Selasa (29/9) siang, dipusatkan di Pelabuhan Sei Tohor, yang diperuntukan untuk 40 kepala keluarga.

Di wilayah Kecamatan Rangsang diperuntukan untuk 50 warga kurang mampu, seperti diwilayah lainnya bantuan diperuntukan untuk para buruh dan guru honor, penyerahanya dipusatkan di Aula Pertemuan Kecamatan.

Tujuannya untuk mengantisipasi terjadinya kerawananan pangan di Kepuluan Meranti, khusus bagi warga kurang mampu dan warga terdampak Covid 19 di Tebing Tinggi Timur dan Kecamatan Rangsang.

Bantuan ini untuk mengantisipasi terjadinya kerawanan pangan khususnya pada masyarakat kurang mampu dan terdampak Covid 19.

"Bantuan ini wujud kerjasama Pemkab Meranti dengan Karang Taruna untuk masyarakat yang terdampak secara ekonomi disebabkan pandemi Virus Covid 19.

Harapannya, dengan adanya bantuan ini mudah - mudahan bermanfaat dalam membantu warga yang kesulitan ekonomi," kata Bupati Kepulauan Meranti dua periode ini

Ditegaskan Irwan, diintruksikan kepada Kepala Dinas Sosial untuk dapat mengalokasikan bantuan pangan untuk seluruh guru honor Kemenang, dari RA, MDA, MTS dan MA yang berjumlah 1400 orang lebih tersebar di 9 Kecamatan.

"Saya minta kepada camat dapat berkoordinasi dengan Kemenag, untuk mendata seluruh guru honor Kemenag. Saya mau seluruh warga yang terdampak secara ekonomi dapat terbantu," jelasnya.

Dalam menghadapi resesi ekonomi atau penurunan ekonomi yang menyebabkan orang tidak bisa bekerja lantaran tutupnya sejumlah usaha dan melemahnya daya beli.

Meski begitu, masyarakat diminta untuk selalu menjaga kekompakan, melakukan penghematan dan mampu memanfaatkan lahan-lahan tidur untuk bercocok tanam sebagi upaya meningkatkan ekonomi dan ketahanan pangan keluarga.

Meski kemampuan keuangan daerah jauh menurun, tapi pembangunan infrastruktur tetap digesa dan dilanjutkan, seperti pembangunan jalan Poros di Kecamatan Rangsang untuk memperlancar lalu lintas orang dan barang. Dengan lancarnya lalu lintas bakal mempermudah masyatakat untuk membawa hasil - hasil pertanian masyarakat petani.

"Itu sebabnya, pembangunan infrastruktur tetap digesa baik infrastruktur jalan, bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lainnya," tegas Irwan lagi

Nah, mengenai gelombang kedua Covid 19. Mari semua pihak dan masyarakat untuk merapatkan barisan mencegah penularan Covid 19. Untuk itu dengan kerjasama semua pihak Pandemi Covid19 di Meranti bisa berakhir lebih cepat dibandingkan daerah laindi Riau.

"Mari rapatkan barisan untuk mengatasi Covid 19, jangan sampai terjadi lonjakan kasus lagi di Meranti," serunya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait