Mencari Solusi Peduli Darah Meranti

Meranti, katakabar.com - Relawan Donor Darah Meranti (RD2M) menyatakan siap membantu memecah solusi dalam mengatasi stok darah di wilayah pesisir Riau tersebut.

Hal itu terungkap dari pertemuan RD2M bersama Direktur RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti dr Riasari, Rabu hari ini.

"Terimakasih atas kerjasama selama ini dalam membantu koordinasi dan komunikasi pendonor darah bagi pasien yang membutuhkan darah," kata Riasari.

Ia berharap untuk terus menjaga komunikasi dan saling berkoordinasi dengan baik tentang kebutuhan darah di RSUD Kepulauan Meranti.

"Secara teknis kita memang ada stok darah, namun karena kita juga ada keterbatasan darah, untuk sipatnya Kebutuhan mendadak, misalnya ada   kekurangan darah penyakit tertentu," ujar dia.

Menurut dr. Riasari perlu optimalisasi dalam memenuhi kebutuhan darah di RSUD sehingga peran semua pihak perlu dikedepankan. “Terutama relawan donor darah Meranti, kami pihak RSUD Meranti berterima kasih sekali dalam membantu pendonoran darah untuk masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, ada sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi sebelum mendonorkan darah. Misalnya ssia 17-60 tahun (usia 17 tahun diperbolehkan menjadi donor bila mendapat izin tertulis dari orang tua), berat badan minimal 45 kg, temperatur tubuh 36,6 - 37,5 derajat Celcius dan memiliki tekanan darah baik.

Ketua RD2M Kepulauan Meranti WAN Suhendra menyampaikan bahwa pergerakan mereka bersifat sukarela. Namun dia mengatakan butuh dukungan semua pihak yang paling utama yakni RSUD Meranti, karena setiap kali mendonor darah pasti ke Labor RSUD Meranti.

"Kami berterima kasih kepada Direktur RSUD Meranti yang telah menyambut baik gerakan kami dan kami akan terus berupaya semampu kami dalam membantu masyarakat yang membutuhkan kebutuhan darah di Meranti," kata Wan Suhendra.

 

Editor : Anggi

Berita Terkait