Meski Baru Punya 60 Tempat Tidur, Ini Kelebihan RSU Mutia Sari Duri

Duri, katakabar.com - Rumah Sakit Umum Mutia Sari saat ini baru memiliki 60 tempat tidur rawat inap. Itu sebabnya, dibangun 1 lantai lagi diperkirakan bertambah 14 hingga 15 tempat tidur sebagai proses pengembangan 100 tempat tidur rumah sakit bisa diwujudkan.

Kalau kita mau ke RSU Mutia Sari belum begitu kelihatan. Bagi dokter dokternya sudah terbiasa ke sini lantaran jalan sudah hafal, tapi pasien-pasien dari luar Bengkalis rada sulit melihat RSU Mutia Sari. Untuk itu, sampaika informasi beberapa bangunan di depan tahap penggalian nama. In Shaa Allah, nanti dari depan kelihatan gedung baru, dan gedung sekarang, mohon doa dari bapak ibu semua rencana pengembangan rumah sakit bisa direalisasikan dengan dukungan dari masyarakat dengan ridho dari Allah SWT.

Saya melihat kurun 2 tahun ini dan pemerintah sudah merencanakan melonggarkan aturan-aturan pembatasan ekonomi sudah mulai kita rasakan. Sejalan itu, berbagai usaha mulai aktif kembali, seperti tempat-tempat wisata, hotel-hotel, rumah sakit, klinik-klinik dan lainnya, mudah-mudahan dengan berakhirnya pembatasan-pembatasan keadaan ekonomi semakin membaik, harap CEO RSU Mutia Sari, Abdullah Koyum.

Direktur RSU Mutia Sari, dr. Abdul Robby Ashadi menimpali, selaku perwakilan RSU Mutia Sari mohon maaf lahir dan bathin.

Ada beberapa keunggulan rumah sakit Umum mutia sari saat ini, pertama bagi pasien pasien, khususnya anak pendaftaranya dipisahkan, dan tidak harus ikut antrean di depan, polinya tersendiri di bagian belakang tidak bergabung dengan poli lainnya dan prapasinya dipisahkan sehingga tempat pengambilan obatnya lebih cepat.

"Di sini kita sangat paham dan percaya memang anak harus dispesialkan karena tidak gampang membawanya berobat," jelasnya.

Kedua kita sudah punya sepesialis suplemer. Saat ini ada empat besar omjin, penyakit dalam, serta anak kita mulai pagi agar tidak harus mengantre siang. Kita sudah punya spesialis jantung untuk layanan khusus, seperti bedah, kandungan, anak serta penyakit dalam kita sudah mulai dari pagi hingga sore.

"Kia sudah bekerja sama dengan pihak BPJS sehingga bisa digunakan. In Shaa Allah, kita ada tambahan poli mata dan poli otot poni dan sudah bisa menggunakan BPJS ketenagakerjaan, dan pihak BPJS Kesehatan bakal hadir besok agar minggu depan sudah bisa menggunakan BPJS Kesehatan untuk poli mata dan otot," ujarnya.

Masih Robby, terima kasih bila bapak ibu komplen. Saya takut tidak ada komplen lagi.  Kalau sempat bapak ibu tidak komplen berarti sudah tertutup pintu hati bapak ibu berbicara bersama kita, dan tidak bisa kita mengubah rumah sakit kita ini, selagi bapak ibu masih komplen saya yang berterima kasih.

"Saya berterima kasih, besarnya rumah sakit ini tak lain tak bukan karena bapak ibu semua. Kami sangat terbuka untuk saran dan kritik yang membangun, kami sadar kami sangat jauh dari kata sempurna dan doakan kami tidak berhenti berusaha," tandasnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait