para pelaku sudah diamankan

Motif Kelompok Pembakar Anak Langkat Masih Didalami

Binjai|Katakabar.com

Kasus pembakaran dialami korban Darwin Sitepu (38), hingga tewas dungkap Satreskrim Polres Binjai. Pelakunya sebanyak delapan orang sudah diamankan, dan kini masih didalami apa motif sekelompok orang tersebut hingga tega berbuat sadis dan keji tersebut. 

Kapolres Binjai membenarkan kalau sekelompok pelaku sudah diamankan. "Sudah, sudah kita amankan delapan pelaku yang diduga kuat terlibat dalam menghabisi nyawa korban," kata kapolres AKBP Ferio Sano Ginting melalui Kasat Reskrim AKP Rian Permana, saat dihubungi via selullar, Senin (6/12/2021). 

Namun dirinya belum bisa mengungkapkan secara pasti motif dari para pelaku melakukan aksi pembunuhan secara keji terhadap pria yang memiliki 3 orang anak ini dan istri yang tengah hamil. Sebab, terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap pasti motif tindakan pembunuhan itu. 

"Nanti kita sampaikan, saat ini kita dalami dulu dengan memintai keterangan para terduga pelaku, soalnya pelaku masih kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut," papar dia. 

Demikian juga dengan kronologis secara detailnya, terkait latar belakang para pelaku dalam melakukan aksi itu. Namun tidak menutup kemungkinan, kata dia, ada dalang dibalik pembunuhan Darwin Sitepu. "Saat ini masih terus kita dalami," terang dia. 

Dirinya juga menjelaskan, nanti jika penyelidikan sudah selesai, makan pihaknya akan menyampaikan terkait motif dan kronologi secara detail. "Nanti ya bang, mungkin nanti akan dipaparkan kepada khalayak ramai. Pastinya memang kita sudah mengamankan delapan pelaku," tegas dia diujung selular. 

Sebelumnya, Darwin Sitepu (38), warga Dusun II Lorong Gereja, Desa Durian Lingga, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, tewas mengenaskan, Kamis (2/11/2021) malam. Dirinya dibakar hidup-hidup oleh sekelompok orang. Belum diketahui apa penyebabnya, hingga Darwis, tewas mengenaskan. 

Sebelum dibakar hidup-hidup, pelaku juga sempat menganiaya korban dengan memukul wajahnya menggunakan popor senapang angin. 

Saat itu, Darwin tengah duduk di gubuk bersama 3 orang rekanya. Tak berapa lama, datang sekolah orang bersama yang salah sati pelaku diketahui berinisial FD. Darwin sendiri meninggalkan 3 orang anak dan seorang istri yang tengah hamil.

Editor : Dedi

Berita Terkait