Muat Kayu di Areal PT BOB, Polisi Ringkus Dua Pelaku dan Sita Truk Colt Diesel

Bengkalis, katakabar.com - Kepolisian Resor Kabupaten Bengkalis ringkus dua orang warga belakangan diketahui bernama JL alias JEF umur 28 tahun dan RSA alias Rifal umur 18 tahun, di kawasan Jalan Pelajar Dusun Harapan Desa Sungai Nibung, Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis, persisnya di Area kawasan PT BOB, pada Senin (11/10) sekitar pukul 02.00 WIB, lantaran tersandung kasus tindak pidana pembalakan liar atau ilegal logging.

Itu terungkap saat Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Bengkalis, AKBP Hendra Gunawan beserta jajaran gelar konferensi pers, di halaman Mapolres Bengkalis, Jalan Pertanian Desa Senggoro Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis, pulau seberang, pada Kamis (21/10).

"Sebelumnya pelapor dapat informasi dari masyarakat di kawasan Jalan Pelajar Desa Sungai Nibung, Kecamatan Siak Kecil ada aktivitas muat kayu olahan jenis campuran ke dalam mobil truk Canter 125 plat BM 9664 DC, yang berasal dari hutan lindung l, pada Minggu (10/10) sekitar pukul 23.30 WIB."

Dari laporan tersebut, pada Senin (11/10) sekitar pukul 02.00 WIB Ipda Alfan Nifsu Romadhoni bersama sebelas warga siak kecil dan personel Satreskrim Polres Bengkalis lakukan penyelidikan ke lokasi tempat yang diduga muat kayu olahan.

Benar saja, di lokasi ditemukan kegiatan muat kayu olahan ke dalam satu unit mobil truk Canter 125 plat BM 9664 DC. Dengan sigap dilakukan penangkapan terhadap JL sebagai pemilik kayu olahan (cukong kayu). Selain itu, dilakukan penangkapan terhadap RSA diduga kernet mobil pengangkut kayu olahan.

Selanjutnya, kedua pelaku dibawa ke Polsek Siak Kecil guna dimintai keterangan dan pengusutan lebih lanjut, cerita AKBP Hendra Gunawan.

Kata Kapolres Bengkalis, turut diamankan barang bukti berupa satu unit mobil truk Mitsubishi Colt Diesel plat BM 9664 DC,
-satu buah Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) mobil truk Mitsubishi Colt Diesel BM 9664 DC atas nama Warid Romli, satu buah kunci mobil truk Mitsubishi Colt Diesel BM 9664 DC dari tersangka RSA, serta sebanyak
dua ratus tujuh keping kayu jenis campuran.

Kepada kedua pelaku dipersangkakan pasal dengan ancaman hukuman, Pasal 94 ayat (1) huruf a Jo Pasal 88 ayat (1) huruf a Jo pasal 98 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

Pasal 94 ayat (1) huruf a, orang perseorangan yang dengan sengaja menyuruh, mengorganisasi, atau menggerakkan pembalakan liar dan atau penggunaan kawasan hutan secara tidak sah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 huruf a, dipidana dengan pidana penjara paling singkat delapan tahun dan paling lama lima belas tahun serta pidana denda paling sedikit Rp10 miliar, dan paling banyak Rp100 miliar.

Pasal 88 ayat (1) huruf a, orang perseorangan yang dengan sengaja melakukan pengangkutan kayu hasil hutan tanpa memiliki dokumen yang merupakan surat keterangan sahnya hasil hutan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16.

Pasal 98 ayat (1), orang perseorangan yang dengan sengaja turut serta melakukan atau membantu terjadinya pembalakan liar dan atau penggunaan kawasan hutan secara tidak sah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 huruf b dipidana dengan pidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama tiga tahun, serta pidana denda paling sedikit Rp500 juta dan paling banyak Rp1.5 miliar, sebutnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait