https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Riau / Pekebun Sawit Makin Galau, Sudah Harga Jeblok Tak Pula Dapat Pupuk Subsidi

Pekebun Sawit Makin Galau, Sudah Harga Jeblok Tak Pula Dapat Pupuk Subsidi


, 03 Juni 2023 | 17:43 WIB  

Penulis : Sahdan
Editor : Sahdan
Pekebun Sawit Makin Galau, Sudah Harga Jeblok Tak Pula Dapat Pupuk Subsidi

Foto Net/katakabar.com.

www.katakabar.com | Artikel ID: 29621 | Artikel Judul: Pekebun Sawit Makin Galau, Sudah Harga Jeblok Tak Pula Dapat Pupuk Subsidi | Tanggal: , 03 Juni 2023 - 17:43

Bengkalis, katakabar.com - Pekebun kelapa sawit makin terpuruk di tengah tidak stabilnya harga jual di pasaran. Keadaan pekebun kelapa sawit hanya memiliki lahan seluas 2 hektar hingga 5 hektar semakin parah, sudahlah harga anjlok tak pula dapat pupuk subsidi seperti pekebun lainnya.

Menurut aktivis lingkungan, Ahmat Jhoni saat berbincang akrab dengan katakabar.com di Duri, pada Sabtu (3/6), keadaan pekebun kelapa sawit cukup memprihatikan di tengah turunnya harga kelapa sawit di pasaran.

"Pekebun mau panen kelapa sawit harga jual murah, enggak dipanen kelapa sawit bakal busuk. Celakanya, bila dipanen terus dijual hasilnya buat beli pupuk tidak mampu. Apalagi pekebun kelapa sawit tidak termasuk kategori penerima jatah pupuk sudsidi, gimana mau merawat kebun berat di ongkos," ujar Jhoni.

Dijelaskan Jhoni, produktivitas itu penting agar pekebun bisa sejahtera. Itu benar, tapi harga kelapa sawit di pasaran mesti ideal Rp2000 per kilogram.

"Kalau harga kelapa sawit masih di bawah Rp2000 per kilogram jangan muluk-muluk dan berharap pekebun sejahtera. Itu sebabnya, harga kelapa sawit harus stabil di pasaran," katanya.

Dari penelusuran selama ini lanjut Jhoni, umumnya pekebun menjual kelapa sawit ke agen bukan ke ram apalagi ke pabrik. Kalaupun ada pekebun bisa menjual ke langsung ke pabrik, itu bisa dihitung jari.

"Pekebun kelapa sawit menjual hasil panen di pasaran banyak kendala. Selain mata rantai jual beli tadi, soal rendemen kelapa sawit pengaruhi harga jual. Apa itu rendemen kelapa sawit, yakni perbandingan jumlah antara minyak kelapa sawit kasar atau CPO yang diproduksi dalam setiap kilogram TBS," jelasnya.

Harapannya, pemerintah, lembaga yang bergerak di sektor kelapa sawit, dan pihak terkait lainnya mesti turun tangan kolaborasi menstabilkan harga jual kelapa sawit pekebun.

"Tidak ada jalan lain, pemerintah mesti turun tangan untuk menstabilkan harga jual kelapa sawit pekebun," tandasnya.

www.katakabar.com | Artikel ID: 29621 | Artikel Judul: Pekebun Sawit Makin Galau, Sudah Harga Jeblok Tak Pula Dapat Pupuk Subsidi | Tanggal: , 03 Juni 2023 - 17:43

TOPIK TERKAIT

# Duri# Riau
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Pendidikan

    'Sayonara' Putih Merah SDN 18 Mandau 'Irasshaimase' Putih Biru

    , 03 Jun 2023 | 15:31 WIB
  • Riau
    Sistem Lelang Harga Tertinggi

    Pemerintah dan Lembaga Terkait Mesti Hadir Stabilkan Harga Sawit Ambruk

    , 03 Jun 2023 | 10:25 WIB
  • Riau

    Peremajaan KSP di Kabupaten Bengkalis Tahun 2023, Ini Targetnya

    , 02 Jun 2023 | 14:05 WIB
  • Riau
    Potensi Mesti Dioptimalkan

    Kabupaten Bengkalis Miliki Lahan Seluas 130 Ribu Hektar Lebih Perkebunan KSR

    , 02 Jun 2023 | 13:46 WIB
  • Riau

    Sosialisasi PKSP, Bupati Bengkalis Harap Produktivitas Meningkat

    , 02 Jun 2023 | 10:57 WIB
Rektor

TERPOPULER

  • Eksperimen Senpi Gagal, Pelajar SMP Islamic Center Siak Meninggal karena Tertembak

    Rabu, 08 Apr 2026 | 14:21 WIB
  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • RUPS Bank Sumut 2026, Pemda Tambah Modal, Dorong Akselerasi Ekonomi Daerah

    Senin, 06 Apr 2026 | 21:45 WIB
  • KPK Monitor Rp142 M, Sejak Desember 2025, di Labuhanbatu, Masyarakat Benarkah!

    Minggu, 05 Apr 2026 | 19:12 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :