Pelalawan PPKM Level 3, Bupati Pelalawan Terbitkan SE

Pelalawan, katakabar.com - Kabupaten Pelalawan termasuk zona merah, dan secara otomatis Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 mesti dilaksanakan.

Beranjak dari situ, Bupati Kabupaten Pelalawan, Zukri lewat Satgas Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor Satgas/SATGAS/2021/30. SE ini sebagai tindak lanjut Instruksi Mendagri Nomor 26 tahun 2021 dan instruksi Gubernur Riau Nomor 143/INS/HK/2021

Berdasarkan level transmisi, arti level 3 adalah wilayah dengan insiden kasus Covid 19 yang tinggi, ditularkan secara lokal dan tersebar luas dalam 14 hari terakhir. Tingkat penularan virus pun tersebar luas dan tidak terfokus pada sub-kelompok populasi

"Efektivitas pelaksanaan PPKM level 3 di Pelalawan sudah dimulai. Ini berlangsung selama delapan hari hingga 2 Agustus nanti" kata Bupati Pelalawan Zukri ,Kepada katakabar.com di ruang kerjanya, pada Rabu(28/7) kemarin.

Dijelaskan Orang Nomor Satu di "Negeri Seiya Sekata" ini, tingkat penularan virus tersebar luas dan tidak terfokus pada sub-kelompok populasi. Pelalawan masuk PPKM level 3, yakni kategori wilayah yang masuk PPKM level 3, sebab terdapat 50-150 kasus terkonfirmasi Covid 19 dari 100 ribu penduduk per minggu. Total
10-30 kasus Covid 19 dirawat di rumah sakit per 100 ribu penduduk, per minggu. Kisaran
2-5 kasus Covid 19 meninggal per 100 ribu penduduk per minggu.

"Kabupaten Pelalawan masuk dalam PPKM level 3 sesuai dengan instruksi Menteri Dalam (Inmendagri) merujuk pada status  yang masuk zona merah. Apalagi temuan kasus harian masih tinggi dan mempengaruhi kasus aktif yang terus bertambah setiap hari, termasuk tingkat kematian pasien Covid 19 yang naik secara signifikan.

"Penerapan PPKM level 3 mudah-mufahan dapat diprediksi guna menekan penyebaran virus corona di Pelalawan," harapnya.

Soal langkah Pemkab dalam penanganan wabah Covid 19 yang masih melanda lanjutnya, upaya penangulangannya dilakukan swab antingen ke masyarakat bergejala virus Corona (Covid 19) polanya datang ke rumah-rumah

Saat ini vaksin menipis, masih menunggu kiriman dari provinsi. Terkait penambahan Dana refocusing penanganan Covid 19 Pelalawan sebesar 8 persen dari anggaran APBD Pelalawan 2021, ulasnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait