Perempuan Pertama Jadi Pasukan Garuda Dari Bengkalis di Kongo

Bengkalis, katakabar.com - Sersan Dua Cindy Kartika satu dari sekian banyak Wanita TNI dengan sebutan Integratif Kowad yang menjadi personel Pasukan Pemelihara Perdamaian Dunia (PBB) populer Pasukan Garuda

Menjadi anggota Pasukan Garuda tidak mudah, sebab mesti melalui berbagai seleksi. Itu yang dialami putri kebanggaan 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten Bengkalis, Cindy Kartika berpangkat Sersan Dua (Serda) TNI AD ini, hingga akhirnya berhasil menjadi Pasukan Pemelihara Perdamaian Dunia.

Serda Cindy Kartika memang tak lahir di Kabupaten Bengkalis, tapi sejak umur kurang dari 2 tahun sudah berada di pulau Bengkalis. Ayahnya seorang Prajurit TNI yang membawanya lantaran pindah tugas dari Kodam I Bukit Barisan, Medan Provinsi Sumatera Utara ke Kodim 0303 Bengkalis.

Seiring waktu, Cindy Kartika sekolah TK, SD, SLTP (SMP) dan SLTA (SMA) di Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis nun jauh di pulau seberang.

Saat kanak-kanak, Cindy Kartika kelahiran Medan ini bermain sambil belajar di Taman Kanak-kanak (TK) Kemala Bhayangkari 05 Bengkalis, saat ini menjadi TK Kemala Bhayangkari 04 Bengkalis yang berada di Jalan Karimun Bengkalis, Kecamatan Bengkalis.

Putri cilik nan imut dan lincah ini lulus pada 26 Juni 2006 silam. Lulus dari TK, Cindy Kartika kelahiran 21 Mei 2000 silam melanjutkan pendidikan ke Sekolah Dasar (SD) Negeri 05 Bengkalis yang berada di Jalan Arif Rahman Bengkalis, Kecamatan Bengkalis. Di usia remaja ini, Cindy Kartika menyelesaikan pendidikan dasarnya tanpa kendala, dan lulus pada 16 Juni 2012 lalu.

Terus, Cindy Kartika melanjutkan pendidikan ke Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) atau Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bengkalis di Jalan Karimun Bengkalis, Kecamatan Bengkalis. Remaja ini menyelesaikan pendidikan menengah pertamanya dengan mulus, dan lulus pada 10 Juni 2015.

Semangat tinggi menimba ilmu pengetahuan mendorong anak Prajurit TNI Serda Azhari Danprovost Kodim 0303 Bengkalis ini meneruskan pendidikan ke Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) atau Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Bengkalis di Jalan Arif Rahman Hakim Kita Bengkalis Kecamatan Bengkalis. Gadis cantik ini pun lulus dengan prestasi gemilang pada 3 Mei 2018.

Cita-cita besar sang ayah hendak menjadikan Cindy Kartika putri kesayangannya ini menjadi penerusnya menjadi Anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) akhirnya terwujud. Ini yang membuat Serda Azhari bangga dan bahagia tak terkira.

Kala itu Cindy Kartika sempat menganggur 1 tahun setelah lulus dari SMA. Tapi, semangatnya untuk gapai cita-cita yang dimotivasi serta didukung ayah dan ibunya, Cindy Kartika mencoba melamar menjadi prajurit TNI AD pada tahun 2019 secara online.

"Tahun 2019 putriku Cindy Kartika mendaftar online Secaba AD dari Korem 031 Wira Bima Pekanbaru," kata Serda (Purn) Azhari pikirannya menerawang ke masa lalu.

Setelah mendaftar di Korem 031 Wira Bima Pekanbaru, test pertama Cindy Kartika bersama ayahnya berangkat ke Medan persisnya di Kodam I Bukit Barisan.

Selesai dari Medan, Cindy Kartika bersama Sersan Dua Azhari melanjutkan test kedua di Secapa AD Jalan Setia Budi Hergamana Bandung. Di sana, terukir sejarah yang tak bisa dilupakan sang ayah lantaran putri kesayangannya lulus, dan berhasil menjadi Prajurit Wanita Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dengan pangkat Sersan Dua (Serda).

"Saat mendengar putriku lulus, dan berhasil jadi Tentara, santing bahagianya saya terdiam terpaku, saya tidak bisa berkata-kata selain mengucap syukur Alhamdulillah," cerita pensiunan Prajurit TNI inim

Sesudah lulus, Serda Kartika Cindy bertugas di Kesdam I Bukit Barisan.

"Si Kakak tugas pertama di Kesdam I Bukit Barisan," jelas Serda (Purn) Azhari menyebut putri kesayangannya dengan panggilan si Kakak karena Cindy memang putri pertamanya.

Cita-cita besar Cindy Kartika ternyata tidak sampai di situ, walau sudah menjadi Prajurit Wanita Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) berpangkat Sersan Dua, didukung kuat sang ayah yang menjadi panutannya, Cindy Kartika berhasil menjadi Pasukan Garuda atau Pasukan Pemelihara Perdamaian Dunia di Afrika-Kongo yang disebut dengan Misi Garuda.

"Menjadi Pasukan Garuda di Afrika-Kongo tidak mudah. Prajurit aki-laki belum tentu terpilih, sebab  banyak yang mesti dilalui," bebernya.

Pensiunan Prajurit TNI umur 54 tahun ini kebahagiaannya berlipat ganda. Pertama, putrinya Cindy Kartika telah berhasil meneruskan cita-citanya menjadi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) untuk menjaga Pertahanan dan Keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kedua, tidak lama setelah menjadi Prajurit Wanita TNI AD, putrinya Serda Cindy Kartika bukan saja menjaga Pertahanan dan Keamanan NKRI, tapi telah menjadi Pasukan Garuda yang bertugas menjadi Pemelihara Perdamaian Dunia di Afrika-Kongo.

Ketiga, putrinya Serda Cindy Kartika perempuan pertama dari Kabupaten Bengkalis yang menjadi Pasukan Garuda. Ini bisa menjadi contoh dan motivasi bagi kaum hawa atau putri-putri Bengkalis.

"Siapa sih gak bangga dan bahagia, Perempuan Pertama dari Kabupaten Bengkalis menjadi Pasukan Garuda dan bertugas di Luar Negeri? Saya bangga melihat Ibu Kasmarni, Perempuan Pertama yang menjadi Bupati Bengkalis. Mereka sama-sama perempuan terbaik Bengkalis," sebutnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait