https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Sumut / PKL Mengaku Timses Amir Hamzah Kecewa Digusur, Tagih Janji Kampanye

PKL Mengaku Timses Amir Hamzah Kecewa Digusur, Tagih Janji Kampanye


Selasa, 07 April 2026 | 14:36 WIB  

Penulis : Han
Editor : Dedi
PKL Mengaku Timses Amir Hamzah Kecewa Digusur, Tagih Janji Kampanye

Pengusiran

www.katakabar.com | Artikel ID: 44700 | Artikel Judul: PKL Mengaku Timses Amir Hamzah Kecewa Digusur, Tagih Janji Kampanye | Tanggal: Selasa, 07 April 2026 - 14:36

Binjai, katakabar.com - Penertiban pedagang kaki lima (PKL) di kawasan depan Rumah Sakit Kesrem, Jalan Bandung, Binjai Selatan, Selasa (7/4/2026), memicu keluhan dari sejumlah pedagang. 

Salah satunya Devi, yang mengaku pernah menjadi tim sukses Wali Kota Binjai, Amir Hamzah.

www.katakabar.com | Artikel ID: 44700 | Artikel Judul: PKL Mengaku Timses Amir Hamzah Kecewa Digusur, Tagih Janji Kampanye | Tanggal: Selasa, 07 April 2026 - 14:36

Devi, pemilik usaha pangkas rambut, mengaku kecewa karena merasa janji kampanye untuk memperjuangkan nasib pedagang kecil tidak terealisasi. 

Ia menyebut penggusuran membuatnya kehilangan sumber penghasilan untuk membiayai dua anaknya.

“Janji untuk memperjuangkan kami tidak ada. Kami pedagang kecil, sekarang harus cari nafkah ke mana lagi,” ujarnya dengan nada sedih.

Ia juga menyoroti tidak adanya solusi relokasi yang jelas. Meski telah menerima surat pemberitahuan pembongkaran, para pedagang disebut belum mendapat kepastian tempat usaha pengganti.

“Kalau memang ditertibkan, seharusnya disiapkan lokasi yang layak,” tambahnya.

Satpol PP: Penertiban Sesuai Prosedur dan Aturan

Sementara itu, Kepala Satpol PP Binjai, Arif Sihotang, menegaskan penertiban telah dilakukan sesuai prosedur, mulai dari peringatan hingga pembongkaran.

Sebanyak 13 bangunan liar aktif ditertibkan dalam operasi gabungan bersama dinas terkait, dengan melibatkan ratusan personel. Proses berjalan kondusif tanpa bentrokan.

“Semua tahapan sudah dilalui, dari SP-1 hingga SP-3. Ini sesuai Perda Nomor 6 Tahun 2015 tentang ketertiban umum,” jelasnya.

Ia menyebut bangunan yang dibongkar berdiri di atas drainase dan badan jalan, sehingga mengganggu arus lalu lintas di kawasan padat tersebut.

Terkait relokasi, Arif menyebut masih dalam pembahasan di internal pemerintah kota. “Skema relokasi sedang dikaji, diharapkan ada solusi terbaik bagi pedagang,” katanya.

Pemko Binjai: Penataan Demi Ketertiban dan Akses Publik

Pemerintah Kota Binjai menegaskan penertiban ini bagian dari upaya penataan ruang kota, khususnya di sekitar fasilitas publik seperti rumah sakit.

Sekretaris Daerah Binjai, Chairin F. Simanjuntak, menyatakan bangunan tanpa izin tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga berpotensi menghambat akses layanan kesehatan dan keselamatan masyarakat.

“Ini bukan sekadar penegakan hukum, tetapi langkah menjaga ketertiban, keindahan, dan kenyamanan kota,” ujarnya.

Pemko memastikan penertiban dilakukan secara humanis dan sesuai SOP, dengan melibatkan unsur TNI, Polri, serta perangkat daerah.

Ke depan, pengawasan akan diperketat guna mencegah munculnya kembali bangunan liar di kawasan strategis.

Pemerintah juga membuka peluang penataan dan relokasi agar aktivitas ekonomi warga tetap berjalan tanpa melanggar aturan.*
 


TOPIK TERKAIT

# Pemko Binjai# Timses Walikota Amir# Pengusiran PKL
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Pendidikan

    Pengajian Dhuha dan Tepung Tawar 45 Calon Jemaah Haji Binjai Digelar

    Senin, 06 Apr 2026 | 20:53 WIB
  • Kesehatan

    Kunjungi Posyandu Tunas Bangsa II, Ketua Pembina Posyandu Binjai Tekankan Pencegahan Stunting

    Senin, 06 Apr 2026 | 19:06 WIB
  • Politik

    LKPJ Wali Kota Binjai 2025 Disorot, Ketua PAN Fithri Mutiara Pertanyakan Transparansi Dokumen Anggaran

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:04 WIB
  • Serba Serbi

    Pemko Binjai–Bulog Salurkan Bantuan Pangan, Warga Terima Beras dan Minyak

    Kamis, 02 Apr 2026 | 16:15 WIB
  • Serba Serbi

    Asisten Administrasi Umum Lepas 52 Calon Haji Bank Sumut Ikuti Manasik Akbar di Medan

    Kamis, 02 Apr 2026 | 16:08 WIB
Rektor

TERPOPULER

  • Gempar Dugaan 'Mafia BOS!' Plt Kadisdik Alreza Ahyu Blokir Wartawan Rapat Tertutup Bareng 'Pak Rio'

    Senin, 13 Apr 2026 | 07:59 WIB
  • Dugaan Pungli Pelantikan 22 Kepala Sekolah SD di Labuhanbatu, Setoran Capai Rp60 Juta

    Senin, 13 Apr 2026 | 19:47 WIB
  • Luncurkan Beasiswa Rp20 Juta, Gerak Tumbuh Indobesia Komitmen Perlindungan Data

    Jumat, 10 Apr 2026 | 13:12 WIB
  • Irdas Muswar Siap Majukan Bumi Siak Pusako

    Jumat, 10 Apr 2026 | 16:01 WIB
  • Tambang Ilegal di Bantaran Sungai: PT SRS Diduga Eksploitasi Sirtu Tanpa Izin

    Sabtu, 11 Apr 2026 | 12:33 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :