Polres Pelalawan Amankan Satu Truk Bermuatan Kayu Ilegal

Pelalawan, katakabar.com -  Personel Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Pelalawan tangkap seseorang dan mengamankan 1 unit mobil dump truck merk Mitsubishi plat BM 9980 FA bermuatan dan mengangkut  kayu, totalnya tujuh kubik kayu yang tidak dilengkapi dengan surat-surat diduga hasil penebangan liar saat.

Dum truck itu diamankan saat melintasi di kawasan Jalan Lintas Bono Desa Balam Merah, Kecamatan Bunut,  Kabupaten Pelalawan.

Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko yang diteruskan Kasat Reskrim Polres, AKP  Nardy Marbun mengatakan, seorang pria yang ditangkap bernama RS, warga Kecamatan Bakinang.

Sopir truk pengangkut kayu tanpa dokumen tersebut diamankan pada Senin (29/11)  sekitar pukul 00.10 WIB kemarin, saat melintas di Jalan lintas Bono, Kecamatan Bunut.

"Setelah ditangkap, RS sopir bersama truk berisi kayu olahan  yang ditutupi terpal yang diduga hasil penebangan liar diamankan ke Mapolres Pelalawan  untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," ujar kasat Reskrim Polres Pelalawan AKP Nardy Marbun,  kepada katakabar.com, pada Selasa  (30/11).

Dijelaskannya, penangkapan ini berawal saat Tim Opsnal polres Polres  Pelalawan melakukan patroli di seputaran Jalan Lintas Timur hinga pintas bono, dan saat melintasi di Jalan Lintas Bono persis di kawasan desa Balam Merah, Kecamatan Bunut, ada sebuah truck mencurigakan. Tim opsnal memberhentikannnya, dan amankan satu unit KBM dump truk dan satu orang pelaku yang diduga membawa kayu olahan sebanyak kurang lebih tujuh kubik tanpa dilengkapi dukumen.

"Saat diminta menunjukkan dokumen kayu, mereka tidak bisa menunjukkannya. Dari pengakuan pelaku, kayu berasal  dari Teluk Meranti. Lantaran mencurigakan, seorang pelaku dan satu unit truk yang berisi kayu tersebut dibawa ke Mapolres," ceritanya.

Kasat Reskrim Polres Pelalawan ini menambahkan, RS dijerat pasal disangkakan Pasal 83 ayat (1)  huruf b Jo pasal 12 huruf e Undang-undang Republik Indonesia nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, sebutnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait