Polsek Mandau Hentikan Skenario 4 Pelaku Penculikan Bersenpi di Jalan Lama Duri 13

Duri, katakabar.com - Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Kecamatan Mandau kandaskan skenario empat orang pelaku dugaan penculikan bersenjata api pada Kamis (8/7) sekitar pukul 20.30 WIB lalu di kawasan Jalan Lama Duri 13 Desa Sebangar, Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis, Riau.

Kapolres Bengkalis, AKBP Hendra Gunawan yang diteruskan Kapolsek Mandau, AKP Jaliper LT kepada wartawan lewat siaran persnya pada Rabu (14/7) menjelaskan, laporan ini bermula dari istri dari korban inisial BM yang mengaku setibanya di rumah, didatangi 5 orang yang tak dikenal spontan todongkan diduga gunakan senjata api ke pelapor.

"Pelapor selanjutnya dibawa orang tak dikenal tadi masuk kedalam mobil. Lantaran kejadian pelapor ketakutan dan melaporkan kejadian tersebut pada pihak berwajib (Polri) untuk pengusutan lebih lanjut, dasarnya Laporan Polisi Nomor : LP/166/VII/2021/SPKT," ulasnya.

Dari situ, Kapolsek Mandau, AKP Jalifer Lumban Toruan, perintahkan penyidik unit Reskrim Polsek Mandau menindaklanjuti perkara tersebut.

"Dari hasil penyidikan benar telah terjadi penculikan korban."

Setelah itu, Kanit Reskrim Polsek Mandau AKP Firman Fadhila bersama Tim Opsnal Polsek Mandau melakukan penyelidikan soal keberadaan Pelaku.

Tak butuh waktu lama, Tim mengetahui pelaku berada di daerah Suram Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar pada Sabtu (10/7). Selanjutnya Tim bergerak cepat ketempat persembunyian pelaku, dan pada Minggu (11/7) sekitar pukul 09.30 WIB berhasil mengamankan dua orang diduga tersangka penculikan inisial BT Pasaribu umur 36 tahun dan MI umur 32 tahun.

"Pelaku MI diamankan sedang duduk di depan rumah, terlihat tersangka BT Pasaribu berusah kabur dari samping rumah, dan Tim terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dan terarah melumpuhkan pelaku," cerita Kapolsek Mandau.

Masih AKP Jalifer LT, setelah diinterogasi benar keduanya melakukan penculikan. Mereka melakukan penculikan tersebut bersama 3 orang rekan lainnya dengan inisial H, S, dan M. Dari keterangan kedua tersangka menyebutkan ketiga tersangka lainya berada di sebuah pondok di daerah Suram Kecamatan Tapung Hulu Kampar bersama korban yang sedang disekap.

Kanit Reskrim Polsek Mandau AKP Firman Fadhila bersama bergerak ketempat penyekapan, tiba di lokasi penyekapan ternyata kedatangan Tim diketahui ketiga tersangka yang sedang sekap korban.

"Melihat Tim datang para tersangka berusaha melarikan diri, dan berusahabmembawa korban penculikan kabur. Tim bertindak cepat mengamankan dan menyelamatkan korban penculikan keadaan sehat, sedang ketiga pelaku tersebut berhasil melarikan diri, pada Selasa (13/7) kepada wartawan.

Berdasarkan pengakuan dari kedua tersangka, mereka disuruh tersangka berinisial SS umur 29 tahun dengan tujuan dilakukan penculikan agar membayar hutang korban kepada suami tersangka SS sebesar Rp110 juta, bebernya.

Dari Informasi tersebut lanjut Kapolsek Mandau, Tim melakukan pengembangan dan berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka SS di rumahnya di bilanganJalan Jawa Kelurahan Gajah Sakti, Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis.

"Saat diamankan di rumahnya Tim berhasil mengamankan tersangka berinisial JJS umur 24 tahun yang mau melarikan diri."

Peran dari tersangka JJS, sebagai pemantau atau mencari keberadaan korban, setelah korban terpantau kemudian tersangka JJS memberikan informasi kepada BT Pasaribu, dan MI untuk diculik.

Soal motif penculikan dari keterangan korban penculikan, ada meminjam uang kepada suami tersangka berinisial SS umur 29 tahun, seorang residivis perkara narkotika. Uang tersebut digunakan korban untuk membuat kandang ayam dari setahun yang lalu.

Lantaran korban inisial BM belum bisa melunasi utang tersebut suami tersangka berinisial sampaikan ke tersangka berinisial SS untuk meminta utang tersebut. Tersangka
menghubungi BT Pasaribu untuk melakukan penculikan terhadap korban.

Kini tersangka beserta barang bukti berupa satu unit mobil Daihatsu Xenia plat BM 1412 PRN silver, satu buah handphone merk Nokia hitam, satu buah handphone merk Vivo hitam, satu buah handphone merk Vivo blue light, satu buah handphone merk Oppo hitam, dua buah senjata api replika jenis Air Soft Gun hitam, satu buah tabung gas air soft gun, dan satu kotak peluru Air Soft Gun, sudah dibawa ke Polsek Mandau Untuk Penyidikan Lebih lanjut, tandasnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait