Ungkap Kasus Curat

Polsek Pinggir Borgol 5 Pelaku, 2 Pelaku Curi Besi Tiang Penyangga Jalan Tol PT HK

Pinggir, katakabar.com - Tim Opsnal Kepolisian Sektor Kecamatan Pinggir, Kepolisian Resor Kabupaten Bengkalis ringkus lima pelaku Pencurian dan Pemberatan (Curat), yakni inisial AS umur 23 tahun dan BG umur 44 tahun, RS umur 21 tahun, profesi sopir, MA umur 23 tahun, dan AP umur 25 tahun.

Pengungkapan kasus Curat dengan lima pelaku diketahui saat Polres Kabupaten Bengkalis, yakni Kasat Reskrim Polres Bengkalis, AKP Meki Wahyudi, Kapolsek Pinggir, Kompol Maitertika, dan Kanit Reskrim Polsek Mandau, AKP Firman gelar press rilis di Mapolsek Kecamatan Pinggir Jalan Lintas Pekanbaru-Duri Kecamatan Pinggir, pada Senin (9/5) kemarin.

"Kasus Curat dengan dua pelaku, masing-masing umur 23 tahun dan BG umur 44 tahun merupakan atensi nasional, sebab korbannya PT HK pengelola Jalan Tol Pekanbaru-Dumai," kata Kasar Reskrim Polres Bengkalis, AKP Meki Wahyudi.

Penangkapan kedua pelaku merupakan warga Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis oleh tim opsnal Reskrim dilakukan pada Rabu (21/4) lalu. Selain itu, dari kedua pelaku diamankan barang bukti berupa 144 batang besi tiang penyangga dengan kerugian kisaran Rp35 juta lebih.

"Para pelaku menjalankan aksinya di kawasan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai di wilayah Desa Sungai Meranti, Kecamatan Pinggir, pada Rabu (29/12) lalu," jelasnya.

Untuk peran kedua pelaku, inisial AS orang yang melakukan tindakan langsung, membuka baut pakai kunci inggris, dan AS menjual hasil curian, serta membagi hasil penjual barang curian kepada BG. Sedang, peran BG sama-sama aktif melakukan pencurian, dan turut menjual.

"Tiang penyangga Jalan Tol Pekanbaru-Dumai dijual ke salah seorang rata-rata dengan harga dari dua ratusan ribu rupiah hingga empat ratusan ribu rupiah.

"Hasil penjualan besi tiang penyangga digunakan untuk membiayai kebutuhan sehari-hari," ulasnya.

Tekait pengungkapan kasus Curat ini berawal adanya lapaoran atau pengaduan dari korban, yakni PT HK. Dari situ, dilakukan penyelidikan dan penydian kasus tersebut.

"Kedua palaku melanggar Pasal 363 dengan ancaman hukuman 7 tahun kurungan. Kepolisian bakal terus melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus ini," ujarnya.

Kapolsek Pinggir, Kompol Maitertika menceritakan, pengungkapan kasus Curat yang terjadi pada 4 Mei 2022 lalu dengan pelaku RS umur 21 tahun seorang sopir, MA umur 23 tahun, dan AP umur 25 tahun berdasar laporan korban merupakan pemilik gudang yang berada di Jalan Lintas Pekanbaru-Duri Desa Semunai, Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis.

Setelah menerima laporan dari korban, Polsek Pinggir melakukan penyelidikan, dan pada 8 Mesei 2022 dilakukan penangkapan terhadap ketiga pelaku beserta barang bakti berupa besi per 11 keping, roler, alat berat, matahari colt diesel, sepeda motor beat, dan lainnya.

"Soal peran para pelaku saling berkaitan dan mendukung serta turut serta. Pelaku utama disangkakan 363, kenapa? Lanyaran kejahatan dilakukan pada malam hari, dengan ancaman hukuman 9 tahun. Sedang, peran RS masuk ke dalam gudang dan ambil barang, terus  MA ikut pula masuk gudang ambil barang secara bersamaan, khusus HP berperan mengawasi di depan gudang atau menggambar situasi," ceritanya.

Ditambahkannya, korban tahunya ada barang hilang setelah cek gudang ada beberapa barang hilang. Begitu pula di hari kedua cek lagi tambah banyak barang hilang. Korban pun kumpulkan pekerja, dan bertanya mengenai barang-barang lainnya telah hilang.

"Setelah itu, para pelaku diamankan warga dan bersama-sama membawa para pelaku ke Mapolsek Pinggir dan melaporkan kejadian, dimana kerugian Rp7 juta," bebernya.

Polsek Pinggir terus mendalami dan tindaklanjuti kasus Curat ini guna mencari fakta dan bukti baru, sebutnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait