Berburu Pelaku Sabu dan Ganja Kering

Satresnarkoba Polres Bengkalis Borgol 5 Pria di Daratan

Duri, katakabar.com - Kepolisian Resor Kabupaten Bengkalis (Polres) lewat Satuan Reserse Narkotika dan Obat-obatan (Narkoba) Kabupaten Bengkalis gaspoll sikat enam orang terduga pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotik jenis sabu di wilayah daratan, Duri Kabupaten Bengkalis Riau.

Para terduga pelaku tindak pidana penyalahgunaan barang haram tersebut, masing-masing inisial SK umur 56 tahun, TRS umur 26 tahun, PR umur 21 tahun, RW umur 20 tahun, dan NK umur 20 tahun ditangkap petugas kepolisian di waktu dan lokasi berbeda di wilayah dua kecamatan, Mandau dan Bathin Solapan.

Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Bengkalis, AKBP Indra Wijatmiko lewat Kasi Humas Polres Bengkalis, AKP Edwi Sunardi lewat siaran persnya pada Selasa (25/1) mengatakan, pengungkapan kasus tindak pidana penyalahgunaan sabu dilakukan tim opsnal Satresnakoba Polres Bengkalis terhadap kelima terduga pelaku di waktu dan lokasi berbeda.

Kasus pertama, tim Opsnal Satresnarkoba Polres Bengkalis berhasil tangkap pelaku berinisial SK umur 56 tahun berkat informasi dari masyarakat sering terjadi transaksi sabu di Desa Air Kulim Kecamatan Bathin Solapan, pada Kamis (20/1) sekitar pukul 15.00 WIB.

Tim opsnal melakukan lidik, begitu informasi akurat dua jam kemudian aparat polisi gerebek sebuah rumah di Jalan Lintas Duri-Dumai kilometer 12 Desa Air Kulim, dan tangkap serta geledah pelaku ditemukan sebuah tas hitam berisi dua puluh bungkus plastik pack berisi diduga sabu seberat 5 gram, satu unit handphone merk nokia hitam, satu bungkus plastik pack berisi plastik pack kosong dan uang Rp500.

Saat tim opsnal menginterogasi pelaku akui sabu miliknya berasal dan didapat dari seseorang di Kota Medan Provinsi Sumatera utara. Pada kasus ini, peran pelaku sebagai bandar sabu, dan dilakukan tes urine hasilnya positif mengandung Metafetamine, ujarnya.

Kasus kedua kata AKP Edwi, tim opsanal berhasil tangkap TRS umur 26 tahun dan PR 21 tahun. Tim opsnal ungkap kasus ini bermula ditangkapnya NK di tepi Jalan Karet Kelurahan Air Jamban Kecamatan Mandau, pada Jumat (21/1) sekitar pukul 20.00 WIB lalu.

Dari tangan pelaku ditemukan dua bungkus plastik pack berisi diduga sabu, dan akui miliknya didapat dari pelaku 1 di Kecamatan Mandau.

Di hari yang sama, sekitar pukul 21.00 WIB tim opsnal melakukan pengembangan, dan gerebek sebuah rumah di Jalan Anggur Merah Gang Kemiri Kelurahan Air Jamban Kecamatan Mandau berhasil borgol pelaku 1 dan 2.

Begitu digeledah ditemukan satu bungkus kertas berisi diduga ganja kering seberat 1,7 gram,  satu unit handphone merk Samsung biru milik pelaku 1. Sedang, dari tangan pelaku 2 ditemukan satu unit handphone merk Oppo hitam dan barang haram tersebut akui miliknya didapat dari pelaku 2. Dimana pelaku 2 akui ganja kering didapat dari  RW sudah ditangkap, dan kedua pelaku berperan sebagai kurir ganja kering. Dari hasil pemeriksaan urine kedua pelaku positif mengandung Tetrahidrokanabinol (THC).

Kasus ketiga, tim tangkap pelaku RW umur 20 tahun 32 (tiga puluh dua) dengan barang bukti tiga puluh dua bungkus kertas berisi diduga ganja kering berat 455 gram.

Pengungkapan kasus ini dari penangkapan pelaku sebelumnya bernama PR akui dapat daun ganja kerinh dari RW.

Pelaku ini ditangkap pada Sabtu (22/1) sekitar pukul 14.00 WIB di sebuah rumah di Jalan LKMD Gang Lancang Kuning Desa Simpang Padang. Saat digeledah ditemukan tiga puluh dua bungkus kertas berisi diduga daun ganja kering. Pelaku akui barang haram tersebut miliknya didapat dari seseorang di Kota Pekanbaru Provinsi Riau. Pada kasus ini pelaku berperan sebagai bandar dan saat tes urine positif mengandung Tetrahidrokanabinol (THC), ulasnya.

Kasus keempat lanjut Kasi Humas Polres Bengkalis ini, tim opsnal tangkap pelaku NK umur 20 tahun dari informasi masyarakat sering terjadi transaksi diduga sabu di kawasan Kelurahan Air Jamban, pada Jumat (21/1) sekitar pukul 18.00 WIB

Dari informasi itu, tim melakukan lidik. Begitu informasi akurat dua jam kemudiam tangkap pelaku 1 di tepi Jalan Karet Kelurahan Air Jamban. Terus, pelaku 1 digeledah ditemukan dua bungkus plastik pack berisi diduga sabu seberat 2 gram, dan satu unit handphone merk Realme hitam. Dari hasil interogasi petuga polisi, pelaku akui barang haram miliknya didapat dari pelaku 2 di Kecamatan Mandau.

Di hari yang sama tim opsanal melakukan pengembangan dan berhasil tangkap pelaku 2 sekira pukuk 21.00 WIB di sebuah rumah di Jalan Anggur Merah Gang Kemiri Kelurahan Air Jamban serta diamankan satu unit handphone merk Samsung biru. Dari hasil interogasi pelaku 1 dan 2 akui dapat sabu dari seseorang berinisial A di Kecamatan Mandau. Untuk peran kedua pelaku sebagai bandar, dan hasil pemeriksaan urine hasilnya positif mengandung Metafetamine, ceritanya.

Saat ini tambah AKP Edwi, para tersangka dan barang bukti sudah dibawa ke Mako Polres Bengkalis guna dilakukan Penyidikan lebih lanjut.

Editor : Sahdan

Berita Terkait