Sedang Mabuk Miras, 2 Bersaudara di NTT Hajar Ayah Kandung

Pekanbaru, katakabar.com - Viral video anak aniaya ayah kandungnya. Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Wunis, Desa Ngampang Mas, Kecamatan Borong, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Kabid Humas Polda Nusa Tenggara Timur Kombes Pol Johannes Bangun membenarkan kejadian itu. Menurutnya kasus pengeroyokan tersebut terjadi pada Rabu (1/1) siang.

Dia menjelaskan, kedua pelaku berinisial HR (33) dan AS (25). Korban yang merupakan ayah kandung kedua pelaku bernama Bernabas Ramat (63).

"Tempat kejadian tersebut diketahui berdasarkan informasi dari salah seorang warga Desa Ngampang bahwa kejadian tersebut terjadi di kampung Wunis, pada tanggal 1 Januari lalu," kata Johannes Bangun, Sabtu (4/1).

Dia menjelaskan, kasus pengeroyokan tersebut terjadi ketika kedua pelaku sedang duduk bersama di depan rumah salah satu warga bernama Florianus. Kedua pelaku bersama warga lainnya sedang minum miras jenis sopi.

Kemudian korban datang ke rumah Florianus dalam keadaan mabuk minuman keras juga, lalu menanyakan kepada pelaku HR, apakah mereka sedang menceritakan namannya. Namun pertanyaan itu dibantah pelaku, bahwa mereka sedang tidak membicarakan korban.

"Pelaku HR menjawab bahwa mereka tidak sedang menceritakan namanya. Kemudian korban mengamuk dan mengancam akan membuka celananya di depan umum, jika anaknya (pelaku) menceritakan kejelekannya kepada warga yang ada di rumah tersebut. Kemudian terjadi perdebatan antara pelaku dan korban," jelas Johannes Bangun.

Pelaku HR tersinggung dengan perkataan korban, sehingga mengejar korban dan memukulnya berulang kali pada bagian kepala dan wajah. Setelah dipukul oleh pelaku HR, datang pelaku AS dan mendorongnya ke luar badan jalan yang menyebabkan Korban jatuh terguling. Kemudian warga datang menolong korban.

Walau demikian, korban tetap memaafkan perbuatan kedua anaknya, dengan meminta polisi untuk tidak memroses secara hukum, melainkan membina keduanya agar tidak mengulangi perbuatan mereka.

"Hasil interogasi terhadap kedua pelaku bahwa tindakan pemukulan itu akibat tersulut emosi, yang mana ayah mereka hendak bertelanjang badan di depan warga yang sedang ramai berkumpul. Hingga saat ini kedua pelaku, sudah diamankan di Mapolsek Borong," tutup mantan Kapolres Kupang Kota itu.

 

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait