Dukung Program Pemerintah

Siswa SDN 7 Selatpanjang Antusias Divaksin

Meranti, katakabar.com - Untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan vaksinasi mencegah penyebaran Covid 19, terutama di lembaga pendidikan, Satuan Pendidikan SD Negeri 7 Selatpanjang Kecamatan Tebingtinggi kerja sama dengan Polres Kepulauan Meranti gelar vaksin massal.

Total 107 orang siswa SD Negeri 7 Selatpanjang bakal megikuti vaksinasi massal yang digelar selama dua hari, dari Senin(17/1) hingga Selasa (18/1).

"Dosis vaksin yang disiapkan sebanyak 107 orang, tapi siswa yang sudah vaksin 79 orang. Sisanya 59 Orang yang belum vaksin lantaran sebagian anak kurang sehat, seperti demam dan penyakit lainya. Tapi, tetap diupayakan seluruh siswa divaksin. Apalagi target vaksinasi ini dari kelas 1 hingga kelas 6 sekolah dasar," ujar Kepala SD Negeri 7 Selatpanjang Kecamatan Tebingtinggi, Fatmawati kepada wartawan di ruang kerjanya pada Selasa (18/1).

Kata Fatmawati, sebagian orang tua siswa belum siap anak divaksin lantaran masih takut, tapi sudah ada surat perjanjian kepada orang tua siswa agar anak wajib vaksin, dan orang tua cukup antusias setuju dan menyuruh anaknya vaksin lantaram wajib agar proses pembelajaran kembali normal.

"Vaksinasi ini kami lakukan sudah ada persetujuan orang tua siswa, syaratnya membawa KIA atau akta kelahiran, lewat wali kelas, dimana pengumumannya lewat WhatsApp dan group".

Terkait vaksinasi guru SD Negeri 7 Selatpanjang berjumlah 18 guru, semua sudah vaksin. Ini untuk mendukung pembelajaran tatap muka sudah mulai dari 3 Januari 2022 lalu 100 persen, dan berjalan lancar.

"Meski masih bertahap, sekolah sistim ship tidak ada lagi dan sudah berjalan seperti biasa. Hal ini didukung sekolah sudah menerapkan protokol kesehatan, dengan menyediakan tempat cuci tangan di depan ruang kelas, memakai masker, menghindari kerumuman dan lainnya," ceritanya.

Harapannya, dengan vaksinasi daya tahan tubuh anak lebih kuat, agar siswa lebih semangat proses belajar.

Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Meranti, Ira Selda Fitri menimpali, berdasarkan Surat Kepolisian Ngara Republik Indonesia Daerah Riau Resor Kepulauan Meranti nokor B/1/0PS4 pada Januari 2022 tentang pemberitahuan percepatan vaksinasi bakal digelar vaksinasi massal untuk wilayah kecamatan di masing-masing lembaga pendidikan dan kebudayaan.

"Demi percepatan vaksinasi digelar vaksinasi massal umur 6 hingga 11 tahun guna mencegah penularan Covid 19. Terkait itu kita sampaikan kepada masing-masing Koordinator Wilayah Kecamatan Pendidikan dan Kebudayaan se Kabupaten Kepulauan Meranti untuk dapat menyampaikan pemberitahuan ini kepada satuan pendidikan SDN dan SMP Negeri dan swasta," bebernya.

Kami telah berkoordinasi dengan Puskesmas setempat untuk penentuan jadwal vaksinasi di sekolah dengan waktu pelaksaan dari bulan Januari hingga Februari 2022 nanti.

Kebijakan sekolah soal vaksinasi berdasarkan surat izin dari orang tua siswa lewat penyataan anak boleh divaksinasi atau tidak. Lantatan vaksin wajib kepada siswa agar sekolah bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka. Vaksinasi ini kerja sama pihak Dinas Kesehatan, dan Polres Kepulauan Meranti, dengan sasaran  anak usia 6 hingga 12 tahun. Tapi siswa SMP dan SMA sudah katagori umum.

"Pembelajaran tatap muka di sekolah sudah digelar dari awal Januari hingga saat ini," ujarnya.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Andi Yul LTG aminkan Kabid Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Meranti saat tinjau pelaksanaan vaksinasi Covid 19 untuk anak usia 6 hingga 11 tahun di Selatpanjang Kota.

Didampingi Kasi Dokkes, Iptu Mulyadi dan sejumlah anggota Polres, Andi Yul sapa sejumlah siswa yang sedang menerima vaksin.

"Para siswa tersebut tampak didampingi orang tua masing-masing. Kapolres Kepulauan Meranti dorong vaksinasi anak sebagai langkah untuk melindungi siswa, sekaligus sukseskan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) agar tak terjadi klaster Covid 19.

"Alhamdulillah lancar, saya melihat anak-anak antusias selama pelaksanaan vaksinasi ini," kata Andi Yul.

Pihaknya melakukan pendekatan khusus agar para siswa bersedia untuk divaksin, salah satunya dengan memberikan edukasi.

"Sebagian orang tua sudah punya kesadaran pentingnya vaksinasi termasuk bagi anak-anak agar terhindar dari virus Covid 19," tandasnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait