Stadion Kota Binjai Kesannya Kumuh dan Tidak Terawat

BINJAI | KATAKABAR

Tokoh olahraga di Binjai menganggap revitalisasi sarana dan prasarana (sarpas) olahraga merupakan suatu bagian penting dalam proses peningkatan prestasi Atlet. Sebab skil dan semangat para atlet akan lebih maksimal jika disokong dengan infrastruktur yang memadai. 

"Infrastuktur olahraga di Binjai harus diperbaiki, memang sudah saatnya Kota ini punya venue yang ber-standard internasional untuk beberapa Cabor.  Terutama olahraga Indoor, dimana lantai lapangan  harus diganti, tidak bisa pakai lantai semen, apalagi atlet-atlet di Binjai banyak yang mewakili indonesia di ajang nasional hingga internasional," kata Ketua Asosiasi Futsal Kota Binjai, Samha Putra Husein, Sabtu (24/6).

Samha menilai, ajang PON ke XXI dan Paparnas ke XVII Sumut - Aceh tahun 2024 mendatang bakal menjadi tonggak penting 'wajah' prestasi olahraga di Kota Binjai. Maka persiapan haruslah matang dan terstruktur. Baik dari sarana, prasarana hingga persiapan atlet. 

"Infonya ada beberapa Cabor di PON 2024 nanti yang venuenya bertempat di Binjai. Karena itu segala bentuk upaya persiapan pemerintah daerah prosesnya harus didukung demi kemajuan olahraga di Binjai," pungkasnya.

Pemko Binjai sebelumnya mengajukan permohonan revitalisasi sarana dan prasarana olahraga ke Kemenpora guna menunjang pembinaan atlet daerah menjelang PON dan Papernas 2024. 

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Binjai Iwan Setiawan, mengatakan pengajuan anggaran revitalisasi sebesar Rp.30,6 Milyar untuk rehabilitasi sarana dan prasarana olahraga. 

"Sudah diajukan permohonannya ke Kementrian Pemuda dan Olahraga. Untuk pembangunan stadion Rp. 20,4 Milyar dan rehabilitasi Gedung Olahraga (GOR) 10,2 Milyar. Semoga disetujui, karena akan sangat membantu pengembangan pembinaan atlet dan peningkatan prestasi mereka nantinya," sebut Iwan, beberapa waktu lalu. 

Diketahui Kota Binjai bakal jadi salah satu venue pelaksanaan Pon dan Papernas 2024 Sumut-Aceh. Tercatat ada 4 Cabor yang ikut serta, yakni gulat dan sambo untuk PON, serta Cabor panahan dan boccia di Papernas. 

Pantauan di lapangan, bagian luar bangunan Stadion Olahraga di Jalan Olahraga Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur terlihat kurang terawat. Cat dipermukaan dinding pun tampak sudah mengelupas. 

Dani warga sekitar, menilai infrastruktur stadion olahraga di Binjai jauh dari kata bagus. Padahal menurutnya, sebagian besar anak muda di Kota itu punya hobi yang sama, yakni sepak bola. Jika stadion olahraga bagus, ucap Dani, tentu bisa jadi kebanggaan bagi masyarakat setempat. 

"Kalau kami yang ditanya, ya pastinya ingin stadion ini jadi lebih bagus bang, di beberapa negara, setau saya klub-klub ditiap daerah (Kota) bisa berprestasi karena sistem pembinaan yang baik, dan tentu saja infrastruktur stadion juga harus mendukung, itu bisa memotivasi para pemain," sebut Dani.

Editor : Dedi

Berita Terkait