Tentang Seragam Loreng dan Bubur Kacang Hijau di Desa Silawan

  • Reporter:
  • 10 Januari 2020, 21:12:51 WIB
  • Nusantara

Belu, katakabar.com - Pagi itu, suasana Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu lumayan cerah. Siswa dan siswi sekolah dasar Inpres Motaain berkumpul di halaman persis di bibir depan bangunan rumah sekolah.

Seragam Loreng, personel Pos Damar dari tadi sudah berada di SD Inpres Motaain berbaur dengan anak anak berseragam Putih Merah. 

Di sana, nun jauh di pelosok sebelah Timur Indonesia. Seragam Loreng membagikan makanan ringan, Bubur Kacang Hijau mengawali hari hari sekolah membuat jiwa jiwa polis tersenyum merekah sambil menerima Bubur Kacang Hijau dari personel Pos Damar.

Melihat anak anak Sekolah Dasar Inpres Motaain Desa Silawan begitu antusias dalam menuntut ilmu, melecut semangat personel Pos Damar untuk selalu memberikan peran aktif yang terbaik buat anak-anak yang berada di wilayah perbatasan.

Dansatgas Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif R 142/KJ, Letkol Inf. Ikhsanudin S.Sos M.M mengatakan, kegiatan pembagian makanan ringan berupa bubur kacang hijau dipimpin Danpos Damar, Letda Inf Iswan Harahap bersama 5 orang personel Pos Damar.

"Tugas pokok kami, menjaga keamanan di wilayah perbatasan. Disamping itu, kami melaksanakan kegiatan kegiatan yang lain bertujuan untuk berbagi antar sesama. Lantaran kehadiran kami di sini sebagai keluarga dan saudara dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya.

Kegiatan ini kata Letkol Inf. Ikhsanudin S.Sos M.M, membuktikan berbagi dengan sesama tidak memandang perbedaan suku, ras dan agama, selama kegiatan yang dilakukan dengan keikhlasan dan bermanfaat bagi orang lain, semua terasa indah.

"Kami mau, mereka merasakan manfaat atas kehadiran TNI di samping mereka, untuk selalu berbagi dan memberikan semangat belajar anak anak  dalam menggapai cita-cita," tegasnya.

Kepala Sekolah Inpres Motaain, Bertus S.Ag mengapresiasi atas kegiatan pembagian bubur kacang hijau kepada anak didiknya.

"Apresiasi dan bangga atas kepedulian  yang dilakukan TNI. Lantaran hadirnya TNI bertugas di wilayah perbatasan, kami mengetahui bahwa betapa cinta dan pedulinya TNI  kepada saudara saudara kita yang berada di daerah perbatasan," katanya.

Seorang siswa SD Inpres Motaain, Luis Margario umur 8 Tahun, berterima kasih atas bubur kacang hijau dari Pos Damar Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ.

"Terima kasih bapak malai dalam bahasa tetun (tentara) yang sudah memberikan bubur kepada kami, semoga Tuhan selalu memberikan kesehatan, bertambah rezki bapak malai, sekali lagi kami bangga dengan bapak malai," ujarnya polos. 

Editor : Sahdan

Berita Terkait