Tuanku Imam Bonjol Hadir di Tepian Alahan Panjang

  • Reporter:
  • 12 Januari 2020, 15:27:35 WIB
  • Nusantara

Pasaman, katakabar.com - Tuanku Imam Bonjol hadir di Panggung Sastra Literasi Pasaman, Provinsi Sumatera Barat. Penggiat Literasi Pasaman yang menggelar Panggung Sastra Tuanku Imam Bonjol, dalam mewadahi bakat dan kreasi seni dan budaya.

Panggung sastra Tuanku Imam Bonjol merupakan wadah untuk mengekspresikan kemampuan individu mengolah dan memahami informasi saat membaca atau menulis, begitu dikutip dari Situs Resmi Pemkab Pasaman, pada Minggu (12/1).

Literasi lebih dari sekedar kemampuan baca tulis. Lantaran itu, literasi tidak terlepas dari ketrampilan bahasa meliputi, pengetahuan bahasa tulis dan lisan yang memerlukan serangkaian kemampuan kognitif, pengetahuan tentang genre dan kultural.

Walau literasi sebuah konsep punya makna kompleks, dinamis, terus ditafsirkan dan didefinisikan dengan beragam cara dan sudut pandang, tapi hakekatnya kemampuan baca tulis seseorang merupakan dasar utama bagi pengembangan makna literasi secara lebih luas.

Ketua Penggiat Literasi dan Panitia Pelaksana Panggung Sastra Tuanku Imam Bonjol, Arbi Tanjung mengatakan, kegiatan sastra Tuanku Imam Bonjol adalah sebuah upaya menciptakan peristiwa budaya yang berkelanjutan, Insya Allah dilaksanakan setiap Bulan pekan kedua pada Sabtu sekitar pukul 16.00 WIB.

Kegiatan ini mewadahi bakat dan kreasi seni dan budaya anak-anak Pasaman. Lantaran keterbatasan panggung, lewat literasi mencoba menghadirkan panggung di setiap Bulan. 

Harapannya, secara nasional maupun internasional dapat melirik Bonjol itu sebagai zona wisata yang tidak kalah unik dan menarik untuk dikunjungi, sebab menyimpan banyak sejarah dan pelaku sastra dalam bingkai kebudayaan, ujarnya.

Kata Arbi, kegiatan ini di inisiasi forum Penggiat Literasi Kabupaten Pasaman. Kami komunitas dan Pustaka Ladang Raso bekerjasama dengan Forum Pegiat Literasi Pasaman dan Mega Wisata Kuliner Bonjol, bertajuk Panggung Sastra Tuanku Imam Bonjol.

Rangkaian kegiatan meliputi, baca buku gratis, mewarnai, pameran, baca puisi, musikalisasi puisi, monolog, teater, tari, pamtomime, dan lainnya, jelasnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pasaman di wakili Kepala Bidang Hubungan Masyarakat, Aprialdi Said SH menyebut, dalam rangka mewadahi bakat sastra dan seni siswa, masyarakat umum, mengenalkan Pasaman serta menciptakan atmosfir aktivitas kebudayaan yang berkelanjutan. 

Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman lewat Diskominfo Pasaman mengapresiasi kegiatan literasi yang di laksanakan penggiat Literasi Kabupaten Pasaman dengan menghadiri, meliput, sekaligus mempublikasikan kegiatan yang diselenggarakan, ujarnya.

Pasaman Dalam Angka memiliki 12 Kecamatan 132 sungai, bukit barisan dan lembah yang indah dan elok diceritakan lewat puisi, tari, pantomime maupun lewat musik tanpa kecuali sastra-sastra.

Salud, pementasan Panggung Sastra Tuanku Imam Bonjol dibanjiri para puitisasi dari berbagai daerah se Sumatera Barat dan dari Provinsi tetangga, tandasnya. 

Tiga Instansi pemerintah Kabupaten Pasaman, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Pasaman, Ricky Riswandi,  Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pasaman yang diwakili Kepala Bidang Hubungan Masyarakat, Dinas Arsip dan Pustaka Kabupaten Pasaman yang di wakili Kasi serta penggiat Literasi se Kabupaten Pasaman dan Kabupaten dan Kota se Sumatera Barat, bertempat di Tepian Alahan Panjang (Mega Wisata Kuliner Bonjol).

 

Editor : Sahdan

Berita Terkait