Update Covid 19 Rokan Hulu, ODP Totalnya Tinggal 1572

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Update data Covid 19 di Kabupaten Rokan Hulu, Orang Dalam Pemantauan (ODP) Totalnya 1572, selesai proses Pemntauan sebanyak 2695 orang.

Itu berdasarkan Rekap Surveilens Penanganan Covid 19 Corona RSUD dan Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu, dari laporan Kepala Puskesmas se Kabupaten Rokan Hulu. Data itu berasal dari seluruh Dokter, Bidan dan Petugas

Kesehatan di Kecamatan dan Desa, kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Rokan Hulu, Yusmar kepada katakabar.com lewat siaran persnya, sore kemarin.

Kata Yusmar, adanya penambahan ODP disebabkan, warga yang kembali dan datang ke Kabupaten Rokan Hulu dari daerah yangbsudah teriveksi Covid 19.

Tak cuma itu, sejak Kota Pekanbaru di nyatakan Zona Merah. Aktifitas warga Rokan Hulu, baik datang maupun pergi ke Pekanbaru masih terjadi. Ini cendrung naik memasuki Bulan Suci Ramadhan 1441 Hijriah, 2020 Masehi.

Soal Pasien dalam pengawasan (PDP), dari keterangan Tim Medis lewat Direktur RSUD Rokan Hulu tetap 17 orang, tidak ada penambahan PDP.

Kabar baiknya, 1 orang di nyatakan sembuh. Total sudah 4 orang PDP dinyatakan sembuh secara klinis dan didukung hasil Swab (PCR).

PDP masih dirawat di RSUD jumlahnya 3 orang dan 3 orang lagi di RS Awal Bros. Keadaannya umum baik gejala klinis sudah ada perbaikan. Saat ini menunggu hasil Swab dari laboratorium Biomolekuler RSU Arifin Ahmad, jelasnya.

Pasien status positif 1 sudah dinyatakan sehat bernama Agus Sutijono. Jadi pasien status positif nihil, bersangkutan diusulkan Duta Covid 19 di Kabupaten Rokan Hulu. Itu untuk memberikan contoh dan pembelajaran bagi masyarakat betapa pentingnya patuhi semua imbauan dari Pemerintah.

Masih Yusmar, berdasarkan laporan dari WA Group dan dokumentasi serta Vidcon yang disampaikan, Tim Gugus Tugas

Covid19 Corona semua tingkatan baik di daerah perbatasan melaksanakan pemeriksaan suhu warga yang ke wilayah Rokan Hulu.

Kecamatan dan Desa kerjasama TNI dan Polri serta komponen dan elemen masyarakat termasuk pihak swasta, bersinergi bahu membahu hingga mengembangkan tradisi dan kearifan lokal termasuk penyediaan Posko, masker, desinfektan dan bantuan lain kepada masyarakat secara mandiri, ceritanya.

 

 

Editor : Sahdan

Berita Terkait