Wini Lestari
Penulis

Wini Lestari

Berita dipublish
12
Terakhir update
Jumat, 22 Mei 2026
H Asmar Tinjau Sapi Kurban Bantuan Presiden RI Buat Warga Kepulauan Meranti Riau
Riau
Kemarin

H Asmar Tinjau Sapi Kurban Bantuan Presiden RI Buat Warga Kepulauan Meranti

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar tinjau sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto, di Desa Gogok, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Jumat (22/5). Sapi kurban bantuan Presiden RI tersebut memiliki bobot mencapai 903 kilogram dan menjadi salah satu hewan kurban terbesar yang disiapkan untuk masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti di hari raya Idul Adha tahun ini. Saat peninjauan itu, Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar pastikan kondisi kesehatan dan kelayakan hewan kurban sebelum nantinya diserahkan kepada masyarakat. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian Presiden Republik Indonesia kepada masyarakat Kepulauan Meranti. “Alhamdulillah hari ini kita tinjau langsung sapi kurban bantuan dari Bapak Presiden Republik Indonesia untuk masyarakat Kepulauan Meranti. Kondisi sapi dalam keadaan sehat dan sangat layak untuk dijadikan hewan kurban,” ujar Asmar. Ia menambahkan bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat daerah, khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti. “Kami atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti ucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas bantuan sapi kurban ini. Semoga membawa manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat yang menerima,” jelasnya. Selain melakukan peninjauan, Bupati juga meminta kepada pihak terkait agar memastikan proses perawatan hingga pendistribusian hewan kurban berjalan dengan baik, aman, dan sesuai ketentuan kesehatan hewan. Peninjauan tersebut turut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam memastikan seluruh bantuan yang diberikan pemerintah pusat dapat diterima masyarakat dengan baik dan tepat sasaran menjelang hari raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Penanaman Jagung Pipil Berlanjut, Polsek Rangsang Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan Nasional Hukrim
Hukrim
Selasa, 19 Mei 2026 | 14:05 WIB

Penanaman Jagung Pipil Berlanjut, Polsek Rangsang Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

Rangsang, katakabar.com - Kepolisiain Sektor (Polsek) Rangsang kembali melaksanakan penanaman jagung pipil di Desa Tanjungsamak, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (22/4). Kegiatan itu menjadi penanaman ketiga yang dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Penanaman dilakukan di lahan seluas 0,5 hektare milik warga, Wasis, di Jalan Roesman Dusun III. Kegiatan dimulai sekitar pukul 16.00 WIB dan dipimpin langsung Kapolsek Rangsang, AKP Gunawan. Sejumlah unsur turut terlibat pada kegiatan tersebut, di antaranya Sekretaris Desa Tanjungsamak, Ahmad Afandi, Bhabinkamtibmas, Desa Dwi Tunggal, Brigadir Josman Siboro, Bhabinkamtibmas Desa Tanjungsamak, Brigadir Yoki Prasetya, Kepala Dusun Rio, serta masyarakat setempat. Kapolsek Rangsang, AKP Gunawan, mengatakan, keterlibatan Polri dalam program penanaman jagung pipil merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya memperkuat ketahanan pangan di daerah. “Program ini kami laksanakan secara berkelanjutan. Bukan hanya menanam, tetapi juga mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan produktif yang tersedia,” jelas AKP Gunawan. Ia menyebut, ketahanan pangan menjadi isu penting yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk institusi kepolisian melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat. “Polri hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, salah satunya di sektor pangan,” ucapnya. Kegiatan penanaman berakhir sekitar pukul 16.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.

Bupati Minta DPR RI Turun Tangan Cari Solusi Penutupan Panglong Arang di Kepulauan Meranti Politik
Politik
Senin, 18 Mei 2026 | 15:19 WIB

Bupati Minta DPR RI Turun Tangan Cari Solusi Penutupan Panglong Arang di Kepulauan Meranti

Kepulauan Meranti, karakabar.com  - Penutupan sejumlah panglong arang di Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menimbulkan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat pesisir. Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, meminta DPR RI ikut turun tangan mencarikan solusi agar masyarakat tetap bisa bekerja tanpa mengabaikan aspek hukum dan kelestarian lingkungan. Permintaan itu disampaikan Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar saat menerima audiensi Anggota DPR RI Dapil Riau Fraksi PKB, Iyet Bustami, di Ruang Rapat Dinas PUPR Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (18/5). Di pertemuan tersebut, H Asmar, menjelaskan penutupan panglong arang telah berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat yang selama ini menggantungkan mata pencaharian dari aktivitas pencarian kayu bakau, pengolahan arang, hingga distribusi dan perdagangan hasil produksi. “Banyak warga yang selama ini menggantungkan hidup dari aktivitas pencarian bakau, pengolahan arang, hingga aktivitas distribusi dan perdagangan, kini kehilangan mata pencaharian,” ujar Asmar. Sebagai langkah penanganan awal, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti telah menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat terdampak, termasuk Bantuan Pangan Non Tunai bekerja sama dengan Bulog. Tetapi, menurut H Asmar, bantuan tersebut hanya bersifat sementara. “Yang paling dibutuhkan masyarakat saat ini adalah solusi jangka panjang yang mampu menjaga keberlangsungan ekonomi rakyat tanpa mengabaikan aspek hukum dan kelestarian lingkungan,” jelasnya. Ia menegaskan, pemerintah daerah memahami bahwa langkah penertiban dilakukan dalam rangka penegakan hukum dan perlindungan kawasan mangrove serta kehutanan. Meski begitu, kondisi masyarakat pesisir yang telah bertahun-tahun menggantungkan hidup dari sektor arang juga perlu menjadi perhatian serius. “Lantaran itu, kami berharap melalui audiensi ini dapat terbangun komunikasi yang baik antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, DPR RI, aparat penegak hukum, dan seluruh pemangku kepentingan, sehingga lahir solusi yang bijaksana, manusiawi, dan berkeadilan,” tegasnya. H Asmar meminta dukungan DPR RI untuk memperjuangkan regulasi dan kebijakan yang memberikan kepastian hukum bagi masyarakat, termasuk mendorong tata kelola mangrove berkelanjutan, pembinaan usaha rakyat, hingga penyediaan alternatif lapangan pekerjaan bagi warga terdampak. Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Khalid Ali, menimpali persoalan perizinan panglong arang memang menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui kementerian terkait. Menurutnya, solusi tetap harus dicari agar keseimbangan antara penegakan hukum, kelestarian lingkungan, dan ekonomi masyarakat tetap terjaga. Sementara, Iyet Bustami, menyebut kedatangannya ke Kepulauan Meranti untuk mendengar langsung kondisi masyarakat terdampak penutupan panglong arang. “Barangkali ini bisa menjadi informasi yang akurat untuk saya sampaikan ke pusat,” ucapnya. Ia juga menegaskan penindakan terhadap aktivitas yang merusak lingkungan telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2025. Namun demikian, aspek sosial dan ekonomi masyarakat tetap harus menjadi perhatian pemerintah. “Insya Allah, sambil menunggu data, saya akan berkoordinasi dengan rekan-rekan di Komisi IV DPR RI untuk melakukan audiensi bersama Kementerian Kehutanan dan kementerian terkait lainnya guna mencari solusi agar masyarakat bisa kembali bekerja,” terangnya. Lepas audiensi, rombongan meninjau langsung panglong arang di Desa Batin Suir, Kecamatan Tebingtinggi Timur. Dalam kesempatan tersebut, turut disalurkan sebanyak 100 paket sembako kepada para pekerja yang terdampak penutupan panglong arang.

Hadiri Pelantikan PC PMII Kepulauan Meranti Masa Khidmat 2025-2026, Ini Petuah Staf Ahli Bupati Riau
Riau
Sabtu, 16 Mei 2026 | 10:35 WIB

Hadiri Pelantikan PC PMII Kepulauan Meranti Masa Khidmat 2025-2026, Ini Petuah Staf Ahli Bupati

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Staf Ahli Bupati Kepulauan Meranti, Febriyadi, S.Si., Apt., menghadiri pelantikan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Kepulauan Meranti masa khidmat 2025-2026, yang digelar di Gedung Kuning Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Jumat (15/5) kemarin. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus PMII tingkat cabang dan wilayah, alumni, serta sejumlah tokoh mahasiswa dan organisasi kepemudaan. Pelantikan turut dirangkaikan dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) PMII ke 66 dan Forum Group Discussion (FGD) angkat tema “Peran Mahasiswa sebagai Penengah dalam Mencari Solusi Berkeadilan atas Penutupan Panglong Arang di Kepulauan Meranti.” Ketua PC PMII Kepulauan Meranti yang baru dilantik, Amri Sukarles, menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan kepada dirinya dan jajaran pengurus untuk melanjutkan roda organisasi. Menurutnya, amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan loyalitas, pengabdian, dan semangat kaderisasi. “PMII harus hadir sebagai ruang kaderisasi yang mampu melahirkan generasi intelektual yang kritis, progresif, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah. Kami juga ingin PMII menjadi mitra strategis dalam memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti,” ucap Amri. Sementara, Ketua Umum PC PMII Kepulauan Meranti periode 2024-2025, Afir Darmawan, berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan inovasi organisasi di tengah perkembangan zaman. Ketua IKA PMII Meranti, Syukron Darsyah, M.Pd.I., menilai keberadaan PMII di Kepulauan Meranti membutuhkan semangat kolektif seluruh elemen untuk mempertahankan dan membesarkan organisasi. Ketua Umum PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, juga memberikan apresiasi kepada pengurus baru yang dilantik dan berharap mampu membawa PMII menjadi organisasi yang lebih maju. Perwakilan PB PMII, Syamsudin, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran kader PMII dan Korps PMII Putri (Kopri) dalam pembangunan daerah serta mendorong mahasiswa hadir sebagai kekuatan intelektual yang mampu menawarkan solusi atas persoalan sosial dan ekonomi masyarakat. Di kegiatan tersebut, Staf Ahli Bupati Kepulauan Meranti, Febriyadi, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus PC PMII yang baru dilantik. “Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus PC PMII Kabupaten Kepulauan Meranti yang baru dilantik. Jadikan pelantikan ini sebagai awal untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan daerah,” jelasnya. Ia menegaskan PMII memiliki sejarah panjang sebagai wadah kaderisasi intelektual muda Islam yang menjunjung tinggi nilai kebangsaan dan keislaman. Menurutnya, mahasiswa di Kepulauan Meranti harus menjadi generasi yang tidak hanya kritis, tetapi juga mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan daerah. “Saya berharap PC PMII Kepulauan Meranti mampu melahirkan program kerja yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari pemberdayaan ekonomi, pendidikan, sosial kemasyarakatan, hingga penguatan nilai keagamaan dan kebudayaan,” tuturnya. Melalui momentum pelantikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap PMII dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan daerah, menciptakan generasi muda yang berkualitas, serta memperkuat nilai kebangsaan dan keislaman di tengah masyarakat.

Ketua MUI Kepulauan Meranti Seru Masyarakat Jaga Persatuan dan Tolak Informasi Provokatif Riau
Riau
Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Ketua MUI Kepulauan Meranti Seru Masyarakat Jaga Persatuan dan Tolak Informasi Provokatif

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kepulauan Meranti, Dr Imam Ghozali M Pdi, imbau seluruh masyarakat agar senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, Minggu (26/4). Dr Imam Ghozali, M Pdi menegaskan persatuan, dan kerukunan fondasi utama dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan harmonis. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat punya tanggung jawab bersama untuk pererat tali silaturahmi, menjaga ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan sikap saling menghormati dan menghargai di tengah keberagaman yang ada. Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak menerima, dan sebarluaskan informasi, khususnya yang beredar melalui media sosial. Masyarakat, harap Ketua MUI Tanah Jantan nama lain dari Kepulauan Meranti, tidak mudah percaya terhadap berita yang belum dapat dipastikan kebenarannya, serta menolak segala bentuk informasi yang bersifat provokatif, menyesatkan, dan berpotensi memecah belah persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat. “Persatuan adalah kekuatan utama dalam menjaga kedamaian. Mari kita terus mempererat silaturahmi, saling menjaga kerukunan, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang dapat memecah belah kebersamaan kita,” terang Dr Imam Ghozali M Pdi Melalui imbauan ini, diharapkan seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti dapat terus menjaga persatuan, memperkokoh kebersamaan, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman, damai dan kondusif

Tokoh Pemuda Rantau Kopar Desak Penanganan Serius Pasca Penggerebekan Narkoba Riau
Riau
Minggu, 10 Mei 2026 | 15:30 WIB

Tokoh Pemuda Rantau Kopar Desak Penanganan Serius Pasca Penggerebekan Narkoba

Rokan Hilir, katakabar.com - Tokoh Pemuda Rantau Kopar, sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Harian Himpunan Pemuda Mahasiswa Melayu (HPMM) Rokan Hilir, M. Ilham Ali, menyampaikan keprihatinan mendalam atas terjadinya penggerebekan terkait dugaan aktivitas narkoba di Kecamatan Rantau Kopar. Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi alarm serius bagi masyarakat bahwa ancaman peredaran narkoba di wilayah Rantau Kopar sudah sangat meresahkan, dan berpotensi merusak masa depan generasi muda. “Kami menilai persoalan narkoba ini bukan lagi persoalan biasa. Ini adalah ancaman nyata yang harus ditangani secara serius, cepat, dan menyeluruh oleh aparat penegak hukum,” ujar M. Ilham Ali melalui keterangannya, Minggu (10/5). Ia juga mendesak aparat kepolisian agar segera melakukan tindakan tegas terhadap seluruh jaringan narkoba yang diduga beroperasi di wilayah Kabupaten Rokan Hilir, khususnya di Kecamatan Rantau Kopar. “Kami mendesak aparat penegak hukum untuk segera menangkap seluruh bandar narkoba di Rokan Hilir, khususnya di Kecamatan Rantau Kopar. Jangan sampai wilayah ini menjadi tempat tumbuh suburnya peredaran narkotika,” tegasnya. Selain itu, M. Ilham Ali meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran Kepolisian Sektor Rantau Kopar terkait dugaan adanya oknum yang dinilai tidak serius dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah tersebut. “Kami meminta Kapolda Riau untuk mencopot Kapolsek Rantau Kopar beserta jajaran yang terbukti terlibat ataupun membekingi aktivitas peredaran narkoba di Kecamatan Rantau Kopar. Segera dicopot dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Jika ada dugaan keterlibatan oknum aparat, maka harus diusut secara transparan dan profesional demi menjaga kepercayaan masyarakat,” jelasnya. Ia menegaskan pernyataan tersebut merupakan bentuk dorongan agar aparat penegak hukum melakukan pembenahan internal serta memastikan tidak ada pihak yang melindungi jaringan peredaran narkoba di tengah masyarakat. Ketua DPH HPMM Rokan Hilir uga mengajak seluruh elemen masyarakat agar tetap menjaga situasi tetap kondusif dan tidak mengambil langkah-langkah yang melanggar hukum dalam menyikapi persoalan tersebut. “Kami memahami keresahan masyarakat terhadap maraknya narkoba. Tetapi, kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menahan diri, menjaga ketertiban, dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum. Mari bersama-sama mengawal persoalan ini secara bijak dan tetap mempercayakan proses penegakan hukum kepada pihak berwenang,” serunya. Ia juga mengajak tokoh adat, tokoh agama, pemuda, dan pemerintah setempat untuk bersama-sama memperkuat pengawasan lingkungan serta meningkatkan kepedulian terhadap bahaya narkoba. Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum semata, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh lapisan masyarakat demi menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari narkotika. “HPMM Rokan Hilir bersama masyarakat akan terus mendukung langkah pemberantasan narkoba demi menyelamatkan generasi muda dan menjaga marwah daerah,” sebutnya.

Gercep Ungkap Kasus Rumbai: PKC PMII Riau Apresiasi dan Sorot Atensi Kapolda Riau Riau
Riau
Senin, 04 Mei 2026 | 20:15 WIB

Gercep Ungkap Kasus Rumbai: PKC PMII Riau Apresiasi dan Sorot Atensi Kapolda Riau

Pekanbaru, katakabar.com - Kasus pembunuhan seorang lansia di Rumbai sempat gegerkan masyarakat Kota Pekanbaru, Riau. Peristiwa tersebut bermula saat korban ditemukan meninggal dunia di kediamannya, dengan dugaan kuat sebagai korban perampokan disertai kekerasan. Dari hasil penyelidikan, aparat kepolisian mengungkap pelaku berjumlah lebih dari satu orang dan memiliki keterkaitan dengan korban, hingga akhirnya seluruh pelaku berhasil diamankan dalam waktu relatif singkat. Ketua Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Riau, Ghulam Zaky, menyampaikan apresiasi atas gerak cepat Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, S.T.K., S.I.K., M.M., terkait pengungkapan kasus tersebut. Menurutnya, langkah cepat, tepat, dan profesional yang ditunjukkan oleh AKP Anggi Rian Diansyah beserta jajaran menjadi kunci utama dalam pengungkapan kasus hingga para pelaku dapat diamankan. “Kami mengapresiasi gerak cepat Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, yang telah menunjukkan kinerja luar biasa dalam menangani kasus ini. Ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan keadilan di tengah masyarakat,” ujar Ghulam. Ia menyampaikan penghargaan atas atensi dan perhatian penuh dari Kapolda Riau, Herry Heryawan, yang dinilai turut mendorong percepatan pengungkapan kasus. Selain itu, apresiasi juga disampaikan kepada Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Riau, Kombes Pol Muhammad Hasyim Risahondua, S.I.K., M.Si., yang dinilai berperan penting dalam mengoordinasikan penanganan perkara hingga berjalan efektif dan profesional. “Kami ucapkan terima kasih kepada Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan serta Dirkrimum Polda Riau Kombes Pol Muhammad Hasyim Risahondua atas atensi dan komitmennya dalam mengawal kasus ini hingga dapat diungkap dengan cepat dan tuntas,” tambahnya. PKC PMII Riau berharap, keberhasilan ini dapat menjadi cerminan penegakan hukum yang tegas dan berkeadilan, serta proses hukum terhadap para pelaku dapat terus berjalan secara transparan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga situasi yang kondusif serta mendukung upaya aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

PMII Kepulauan Meranti Audiensi ke KSOP, Dorong Kolaborasi dan Digitalisasi Pelayanan Pelabuhan Riau
Riau
Senin, 04 Mei 2026 | 16:35 WIB

PMII Kepulauan Meranti Audiensi ke KSOP, Dorong Kolaborasi dan Digitalisasi Pelayanan Pelabuhan

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kepulauan Meranti audiensi bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) guna mendorong peningkatan pelayanan, serta keselamatan pelayaran di wilayah Kepulauan Meranti. Audiensi tersebut berlangsung suasana dialogis dan konstruktif dengan mengangkat sejumlah isu strategis, khususnya terkait penguatan kolaborasi antara KSOP dan masyarakat serta dorongan terhadap digitalisasi layanan pelabuhan. Ketua PMII Kepulauan Meranti, Amri Sukarles, menyampaikan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam membangun kesadaran kolektif terhadap keselamatan pelayaran. Ia menegaskan mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat. “Kami mendorong adanya kerja sama konkret antara KSOP dan PMII dalam bentuk kegiatan bersama, seperti sosialisasi keselamatan pelayaran, edukasi kepada masyarakat pesisir, serta program pelatihan bagi nelayan dan pengguna transportasi laut,” ujarnya. Selain itu, kata Amri, PMII juga mengusulkan agar kolaborasi tersebut dikemas dalam program berkelanjutan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, sehingga tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memberikan dampak nyata di lapangan. Tidak hanya isu kolaborasi, ucapnya, PMII turut soroti pentingnya percepatan digitalisasi layanan pelabuhan. Penerapan sistem berbasis digital dalam pengurusan izin berlayar, penyediaan informasi jadwal kapal, hingga layanan administrasi lainnya dinilai mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, serta kualitas pelayanan publik. “Digitalisasi layanan menjadi langkah penting untuk mempermudah akses masyarakat sekaligus meningkatkan akuntabilitas pelayanan di sektor pelabuhan,” jelas Amri. Menanggapi hal tersebut, pihak KSOP menyambut baik berbagai masukan yang disampaikan. KSOP menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk organisasi kemahasiswaan. Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara KSOP dan PMII Kepulauan Meranti, khususnya dalam pelaksanaan kegiatan bersama seperti sosialisasi, edukasi, dan pelatihan, guna mewujudkan pelayanan pelabuhan yang lebih aman, modern, dan berpihak kepada masyarakat.

Pengurus PD IWO Kepulauan Meranti Ditetapkan, DE: Jangan Manfaatkan Organisasi Untuk Kepentingan Pribadi Riau
Riau
Jumat, 24 April 2026 | 14:00 WIB

Pengurus PD IWO Kepulauan Meranti Ditetapkan, DE: Jangan Manfaatkan Organisasi Untuk Kepentingan Pribadi

Selatpanjang, katakabar.com - Suasana hangat, dan penuh keakraban warnai musyawarah pembentukan struktur baru Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Kepulauan Meranti periode 2025–2030, di Kafe Jingga, Jalan Banglas, Kamis (23/4). Dari pagi, para anggota telah berkumpul dalam suasana santai tetapi sarat semangat kebersamaan sambil menikmati sarapan. Mereka saling bercengkerama pererat silaturahmi gambaran solidnya fondasi organisasi wartawan online di Tanah Jantan nama lain dari Kepulauan Meranti. Musyawarah dihadiri seluruh anggota PD IWO Kepulauan Meranti, dan Dewan Etik Karim dari media Beritaintermezo.com. Kehadiran Dewan Etik dinilai penting untuk memastikan jalannya organisasi tetap berada di jalur profesionalisme dan etika jurnalistik. Kegiatan dibuka Harfilin yang menegaskan pentingnya musyawarah sebagai ruang evaluasi sekaligus momentum membentuk kepengurusan lebih kuat. "Musyawarah ini menjadi titik awal untuk memperkuat soliditas dan arah organisasi ke depan," ujarnya. Lalu, jalannya forum diserahkan kepada Dewan Etik yang pimpin pembahasan secara terbuka. Evaluasi terhadap kinerja pengurus sebelumnya turut menjadi agenda penting sebelum penetapan struktur baru. Melalui proses musyawarah yang berlangsung dinamis penuh pertimbangan, akhirnya disepakati susunan kepengurusan PD IWO Kepulauan Meranti periode 2025–2030. Penunjukan ketua dilakukan Pengurus Wilayah (PW) IWO melalui Dewan Etik. Rahmat Arifin dari Kabarpesisirnews.com dipercaya sebagai Ketua PD IWO Kepulauan Meranti. Ia akan didampingi Nurhadi (tingkap.info) sebagai sekretaris dan Burhan (aurakeadilan.com) sebagai bendahara. Ketua terpilih, Rahmat Arifin, diharapkan mampu membawa energi baru sekaligus memperkuat peran IWO sebagai organisasi wartawan online yang profesional, independen, dan berintegritas. Dewan Etik PD IWO mengingatkan pesan Ketua Umum PP IWO, Teuku Yudhistira Adi Nugraha, agar organisasi tidak dijadikan alat kepentingan pribadi. "IWO adalah rumah bersama. Jangan dibebani kepentingan pribadi dalam membesarkannya," tegas Karim. Ia juga menekankan pesan Ketua PW IWO Provinsi Riau agar seluruh pengurus menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi profesionalisme serta integritas. Musyawarah ini tak sekadar membentuk kepengurusan baru, tetapi menjadi ruang refleksi bersama untuk memperkuat sinergi di tengah tantangan dunia pers yang kian dinamis. Dengan semangat kebersamaan yang terbangun, PD IWO Kepulauan Meranti optimistis melangkah ke depan, berkontribusi nyata bagi masyarakat, dan kemajuan pers daerah.

Operasi Antik 2026, Polres Kepulauan Meranti Cegah Peredaran Narkoba di Kawasan THM Hukrim
Hukrim
Selasa, 21 April 2026 | 14:45 WIB

Operasi Antik 2026, Polres Kepulauan Meranti Cegah Peredaran Narkoba di Kawasan THM

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti gelar Operasi Antik 2026, demi cegah peredaran Narkotika dan Obat-obatan (Narkoba), Senin (20/4) malam. Hal itu bukti komitmen tegas Polres Kepulauan Meranti dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Lantaran itu, razia intensif sasar sejumlah kawasan Tempat Hiburan Malam (THM), sekaligus Operasi Antik Lancang Kuning 2026. Operasi Antik 2026 dimulai sekitar pukul 22.30 WIB diawali dengan apel kesiapan di Kantor Satlantas Polres Kepulauan Meranti, Jalan Merdeka, Kecamatan Tebing Tinggi. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, diwakili Kabag Ops Kompol Wan Mantazak, yang pimpin kegiatan bersama jajaran pejabat utama, dan personel gabungan. Tim gabungan bergerak cepat sasar sejumlah titik yang dinilai rawan, khususnya tempat hiburan malam di wilayah Selatpanjang. Di lokasi, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap identitas pengunjung, karyawan, serta barang bawaan guna mengantisipasi peredaran narkotika dan potensi gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). “Kami tidak hanya melakukan penindakan, tetapi memberikan peringatan tegas kepada pengelola dan pengunjung agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba serta tetap menjaga ketertiban,” ujar Kompol Wan Mantazak. Dari hasil pemeriksaan, ucap Kompol Wan, petugas tidak menemukan barang terlarang maupun indikasi penggunaan narkotika. Seluruh pengunjung juga bersikap kooperatif selama proses razia berlangsung. "Secara umum, situasi di lokasi hiburan malam yang menjadi sasaran terpantau aman dan kondusif, tanpa adanya keributan maupun potensi gangguan keamanan. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan efek kejut (shock therapy) sekaligus efek cegah (deterrent effect) terhadap potensi tindak pidana," jelasnya. Razia berakhir, Selasa (21/4) sekitar pukul 00.15 WIB keadaan aman dan terkendali. Polres Kepulauan Meranti memastikan kegiatan serupa terus digencarkan guna menjaga wilayah tetap bersih dari narkoba serta gangguan kamtibmas. Sementara, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi menegaskan pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi penyalahguna narkoba maupun pelaku kriminal di wilayah hukumnya. “Tidak ada ruang bagi pelaku penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti. Kegiatan ini akan terus kami lakukan secara berkelanjutan sebagai langkah pencegahan dan penindakan,” tegasnya. Ia mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dengan memberikan informasi apabila terdapat indikasi peredaran narkoba atau tindak kejahatan lainnya. Laporan dapat disampaikan melalui call center 110 dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas.