Kabupaten Toba dipercaya menjadi tuan rumah Grup F yang diikuti empat daerah, yakni Toba, Tapanuli Utara (Taput), Simalungun, dan Samosir.

Dalam sambutannya, Effendi mengajak seluruh peserta menjadikan turnamen ini bukan sekadar ajang memperebutkan gelar juara, melainkan juga sarana membangun kebersamaan dan memperkuat hubungan antardaerah.

Menurutnya, para insan pendidikan memiliki tanggung jawab untuk menunjukkan sikap terpuji, termasuk ketika berkompetisi di lapangan. 

Kemenangan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan karena sikap saling menghormati dan menjaga persaudaraan juga menjadi bagian penting dari pertandingan.

“Tunjukkan bahwa pendidik juga bisa menjunjung tinggi sportivitas di lapangan hijau. Menang adalah bonus, namun menjaga persaudaraan adalah yang utama,” kata Effendi.

Ia juga mengingatkan para peserta agar tetap menjadi teladan bagi anak didik, baik melalui perilaku di lingkungan sekolah maupun dalam aktivitas di luar sekolah.

“Jadilah teladan yang baik bagi anak didik kita, baik di dalam maupun di luar lapangan,” pesannya.