'Nyanyian Nelangsa' dari Lereng Gunung Kulabu: Antara Prestasi, Menumpang dan Asa Jaringan Internet SMPN 1 Pakantan
Pendidikan - 11 jam yang lalu
Jakarta, katakabar.com - Barantum satukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API satu dashboard, guna memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Di mana gasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Di tengah persaingan bisnis semakin ketat, menjaga hubungan dengan pelanggan jadi tantangan yang tidak bisa dianggap sepele. Banyak perusahaan berhasil meningkatkan jumlah leads dan pelanggan, tetapi justru mulai menghadapi masalah baru ketika proses penjualan dan layanan pelanggan tidak lagi bisa dikelola secara manual. Kondisi ini membuat semakin banyak perusahaan mencari sistem CRM yang mampu membantu mengelola data pelanggan, memantau aktivitas tim, dan memastikan tidak ada peluang bisnis yang terlewat. Salah satu indikator sering digunakan untuk menilai kualitas penyedia CRM adalah ulasan pengguna di Google, karena mencerminkan pengalaman nyata perusahaan yang telah menggunakan layanan tersebut. Ketika Pertumbuhan Bisnis Membikin Pengelolaan Pelanggan Kian Sulit Pertumbuhan bisnis memang membawa lebih banyak pelanggan dan peluang penjualan. Tetapi, banyak perusahaan mulai menghadapi tantangan baru ketika jumlah leads dan aktivitas pelanggan meningkat lebih cepat dibandingkan kemampuan tim dalam mengelolanya. Akibatnya, follow up sering terlambat, calon pelanggan tidak mendapatkan respon tepat waktu, dan peluang penjualan pun hilang begitu saja. Masalah lain muncul ketika data pelanggan tersebar di berbagai tempat, mulai dari spreadsheet, WhatsApp, email, hingga aplikasi yang berbeda. Kondisi ini membuat tim sales dan customer service sering bekerja dengan informasi yang tidak sama, sehingga pelanggan harus mengulang penjelasan berulang kali dan berisiko menerima informasi yang tidak konsisten. Di sisi manajemen, pemantauan kinerja tim dan pipeline penjualan menjadi semakin sulit karena laporan masih dikumpulkan secara manual. Sementara itu, pelanggan kini mengharapkan respon cepat melalui berbagai kanal komunikasi. Ketika volume percakapan terus meningkat, tim mulai kewalahan menangani seluruh interaksi yang masuk dan kualitas layanan pun ikut terdampak. Kondisi inilah yang membuat banyak perusahaan mulai mencari tahu apa sebenarnya crm adalah dan bagaimana sistem tersebut dapat membantu bisnis mengelola pelanggan secara lebih terstruktur. Penilaian Tertinggi di Google Atasi Tantangan Pengelolaan Pelanggan Google Review sering menjadi salah satu referensi bagi perusahaan sebelum memilih vendor teknologi. Selain menunjukkan tingkat kepuasan pelanggan, ulasan juga memberikan gambaran mengenai kualitas produk, layanan implementasi, hingga dukungan purna jual yang diberikan. 1. Barantum ● Rating Google: 4.9 / 5 ● Jumlah Ulasan: 1.200+ ulasan ● Sentimen Positif: Fitur lengkap, mudah digunakan, harga relatif terjangkau, serta tim support yang cepat dan responsif. ● Keluhan Umum: Beberapa fitur advanced seperti chatbot, AI Agent, campaign call, dan custom integrasi hanya tersedia pada paket Professional atau Enterprise. 2. Zoho ● Rating Google: Tidak tersedia ● Jumlah Ulasan: Tidak tersedia ● Sentimen Positif: Harga relatif terjangkau, fitur CRM lengkap, dan fleksibel untuk berbagai kebutuhan bisnis. ● Keluhan Umum: Integrasi tertentu memerlukan konfigurasi tambahan dan kurva belajar bagi pengguna baru. 3. Salesforce ● Rating Google: Tidak tersedia ● Jumlah Ulasan: Tidak tersedia ● Sentimen Positif: Fitur CRM enterprise sangat lengkap dengan kemampuan analitik dan AI yang kuat. ● Keluhan Umum: Biaya implementasi dan pengelolaan relatif tinggi, terutama untuk bisnis yang baru berkembang. 4. HubSpot ● Rating Google: Tidak tersedia ● Jumlah Ulasan: Tidak tersedia ● Sentimen Positif: Antarmuka mudah digunakan, onboarding cepat, serta integrasi marketing dan sales yang kuat. ● Keluhan Umum: Biaya berlangganan meningkat cukup signifikan ketika kebutuhan fitur bertambah. 5. Pipedrive ● Rating Google: Tidak tersedia ● Jumlah Ulasan: Tidak tersedia ● Sentimen Positif: Pipeline penjualan mudah dipantau dan cocok untuk tim sales yang fokus pada closing. ● Keluhan Umum: Fitur customer service dan marketing automation tidak selengkap beberapa kompetitor. Mengapa Barantum Menjadi Pilihan Banyak Perusahaan di Indonesia Dengan rating 4,9/5 dari 1.221 ulasan di Google (per 12 Juni 2026), Barantum menjadi CRM Indonesia dengan tingkat kepuasan pelanggan tertinggi. Berbeda dengan beberapa penyedia CRM yang cenderung kompleks bagi pengguna baru, Barantum fokus menghadirkan antarmuka yang user friendly, proses onboarding yang cepat, serta layanan customer support yang responsif dan profesional. Selain itu, Barantum menggabungkan CRM, omnichannel, call center, dan WhatsApp Business API resmi dalam satu platform yang saling terintegrasi. Dengan sistem yang terpusat, perusahaan dapat memantau aktivitas penjualan, mengelola komunikasi pelanggan dari berbagai kanal, dan memastikan setiap peluang bisnis mendapatkan tindak lanjut yang jelas. Akhirnya, memilih CRM adalah memilih mitra pertumbuhan bisnis. Seiring bertambahnya pelanggan, tim, dan kompleksitas operasional, perusahaan membutuhkan partner yang tidak hanya menyediakan teknologi, tetapi juga mampu memberikan pendampingan dan dukungan yang membantu bisnis terus berkembang. Itulah mengapa reputasi, kualitas layanan, dan kepuasan pelanggan menjadi faktor yang sama pentingnya dengan fitur yang dimiliki sebuah CRM.
Binjai, Katakabar - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Binjai menemukan dua juru parkir (jukir) yang positif menggunakan narkotika dalam tes urin mendadak di kawasan Lapangan Merdeka Binjai, Sabtu (27/6/2026).
Jakarta, katakabar.com - Vritimes turut mendukung pergelaran Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026 sebagai media partner. Ajang berskala internasional ini berlangsung pada 22 hingga 25 Juni 2026 lalu di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Jakarta, dan menjadi ruang pertemuan global bagi para pemimpin lintas sektor untuk mendorong aksi nyata menuju masa depan yang lebih berkelanjutan. Usung tema “Collective Action for a Sustainable Future”, GSDC 2026 mempertemukan pemangku kepentingan dari dunia pendidikan tinggi, pemerintahan, bisnis, riset, organisasi masyarakat sipil, hingga sektor keuangan. Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi, berbagi pengetahuan, serta merumuskan langkah konkret dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Selama empat hari pergelaran, GSDC 2026 menghadirkan rangkaian agenda yang mencakup sesi pleno, diskusi tingkat tinggi, lokakarya interaktif, hingga pertemuan jejaring antar pemangku kepentingan. Berbagai isu penting turut menjadi sorotan, mulai dari kota dan komunitas berkelanjutan, pendidikan, gender dan ketimpangan, lingkungan, ekonomi sirkular, dekarbonisasi, energi, hingga rantai pasok dan sumber daya. Kehadiran GSDC 2026 di Indonesia juga menegaskan posisi Jakarta dan kawasan sekitarnya sebagai salah satu pusat dialog global mengenai pembangunan berkelanjutan. Dengan melibatkan tokoh dari berbagai negara, lembaga internasional, institusi pendidikan, serta sektor industri, kongres ini memperkuat peran Indonesia dalam mendorong kolaborasi regional dan global untuk menjawab tantangan keberlanjutan. Sebagai media partner, Vritimes berperan dalam mendukung penyebaran informasi terkait GSDC 2026 kepada publik dan ekosistem media. Dukungan ini sejalan dengan komitmen Vritimes untuk membantu memperluas akses informasi, memperkuat visibilitas inisiatif berdampak, serta menjembatani komunikasi antara penyelenggara, media, dan masyarakat luas. “Partisipasi Vritimes sebagai media partner dalam Global Sustainable Development Congress 2026 bagian dari komitmen kami untuk mendukung penyebaran informasi yang relevan, kredibel, dan berdampak. Isu keberlanjutan membutuhkan kolaborasi lintas sektor, dan media memiliki peran penting dalam memastikan gagasan serta aksi positif dapat menjangkau audiens yang lebih luas,” kata Ferry Bayu, Co-Founder Vritimes. Melalui keterlibatan ini, Vritimes berharap semakin banyak inisiatif keberlanjutan dari berbagai sektor dapat memperoleh perhatian publik dan membuka peluang kolaborasi baru. GSDC 2026 menjadi momentum penting bagi para pemangku kepentingan untuk tidak hanya membahas tantangan global, tetapi juga mendorong implementasi solusi yang dapat diterapkan secara nyata. Pergelaran Global Sustainable Development Congress 2026 menegaskan pentingnya kerja sama antara akademisi, pemerintah, sektor swasta, komunitas, dan media dalam mempercepat agenda pembangunan berkelanjutan. Dengan semangat kolaborasi, forum ini diharapkan dapat terus menghasilkan gagasan, kemitraan, dan aksi yang berkontribusi terhadap masa depan yang lebih inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Sempena memperingati Hari Bhayangkara ke 80 Tahun 2026, Polres Kepulauan Meranti gelar Upacara Ziarah Makam Pahlawan dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (29/6) pagi. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., diikuti para Pejabat Utama Polres Kepulauan Meranti, Pengurus Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti, dan seluruh personel Polres Kepulauan Meranti. Prosesi berlangsung dengan penuh khidmat, diawali pembukaan pembawa acara, penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga oleh Kapolres selaku pimpinan rombongan, pembacaan doa, penghormatan terakhir, hingga dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga di pusara para pahlawan yang diikuti seluruh peserta upacara. Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, mengatakan ziarah makam pahlawan bukan sekadar agenda seremoni dalam rangka Hari Bhayangkara ke 80, tetapi momentum penting untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa Indonesia. "Melalui kegiatan ini, kita ingin menanamkan kembali nilai-nilai patriotisme, nasionalisme, loyalitas, serta semangat pengabdian kepada seluruh personel Polri. Pengorbanan para pahlawan harus menjadi inspirasi bagi kita untuk terus memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Kapolres. Menurutnya, kehadiran seluruh jajaran Polres bersama Bhayangkari dalam kegiatan tersebut juga menjadi wujud soliditas, kekompakan, dan komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan serta memperkuat jiwa korsa di lingkungan Polri. Ia menambahkan, pelaksanaan upacara yang berlangsung tertib, aman, dan penuh khidmat mencerminkan profesionalisme personel dalam menjalankan setiap tugas, termasuk kegiatan seremonial kenegaraan yang sarat makna. "Semangat perjuangan para pahlawan harus terus hidup dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian. Kami berharap momentum Hari Bhayangkara ke 80 ini semakin memotivasi seluruh personel untuk meningkatkan kualitas kinerja, menjaga kepercayaan masyarakat, dan mewujudkan Polri yang Presisi," tegasnya. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif hingga selesai.
Buruknya sistem birokrasi di Pemerintahan Kabupaten Deli Serdang terus mendapat sorotan tajam, sehingga Bupati Deli Serdang Asriludin Tambunan dinilai perlu melakukan evaluasi kinerja guna meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.
Audensi Walikota Binjai ditengah sorotan DIF digaungkan mahasiswa di Kejati Sumut dalam aksi demo KAMAK
Mandau, katakabar.com - Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mandau, Kompol Primadona C melakukan sulaturahmi terakhir bersama rekan-rekan wartawan di Duri, Kecamatan Mandau, dan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Riau, di Mapolsek Mandau persisnya di kebun merupakan lokasi green policing, Senin (29/6) pagi hingga jelang siang. Kegiatan itu dikemas dengan garden party dan sederhana, yakni sarapan bersama, humanis, dan penuh suasana kekeluargaan alami di tengah kebun durian, dan kolam ikan. Suasana begitu cair antara Kapolsek Mandau dan jajaran, serta rekan-rekan wartawan penuh keakraban bak keluarga besar bukti nyata solidnya kemitraan antara Polri dan wartawan. Kapolsek Mandau didampingi Kanit Binmas Polsek Mandau, AKP Indra Varenal, Kasium Polsek Mandau, Kasi Humas Polsek Mandau, sejumlah Bhabinkamtibmas, dan beberapa orang personel Polsek Mandau. Sedang, dari rekan-rekan wartawan hadir, belasan wartawan meliputi Johnson, Yusrizal, Hendra Setiawan, Siboroto, Soleh Al Batani, serta rekan-rekan wartawan lainnya. Kapolsek Mandau, Kompiol Primadona C, menyampaikan terima kasih kepada seluruh wartawan atas kemintaraan dan kontribusi pemberitaan berbagai kegiatan yang sudah dilaksanakan selama dirinya menjabat 1,5 tahun di Polsek Mandau. "Terima kasih rekan-rekan wartawan atas kontribusi pemberitaan selama saya menjabat sebagai Kapolsek di Polsek Mandau. Saya selalui berusaha positif terkait kritikan dari rekan-rekan. Saya sangat paham, kita punya peran masing-masing di mana rekan-rekan bertugas untuk memberitakan, dan kami bertugas melakukan penegakan hukum secara humanis di tengah masarakat," ujarnya. Selama saya bertugas di Polsek Mandau, lanjut Kompol Primadona C, mohon maaf bila ada kekurangan. Kemitraan antara Polsek Mandau dan jajaran dengan rekan-rekan wartawan sangat bagus seperti simbiosis mutualisme saling berhubungan. "Rekan-rekan saya pindah tugas di Polda Riau, Pekanbaru. Jadi, kalau rekan-rekan berada di Kota Pekanbaru silahkan komunikasi bila saya tidak sibuk kita silaturahmi," jelasnya. Mewakil rekan-rekan wartawan, Johnson Siahaan dari detikperjuangan.com mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Mandau, Kompol Primadona C telah membangun kemitraan, dan komunikasi yang dengan rekan-rekan wartawan di wilayah hukum Polsek Mandau. "Terima kasih Komandan. Kemitraan antara Polsek Mandau jajaran sudah bagus. Mari saling mendoakan, semoga Komandan karirnya bagus di tempat tugas baru," ucap Johnson. Garden Party (Pesta Kebun) antara Kapolsek Mandau, jajaran, serta rekan-rekan wartawan selesai dilanjut dengan mengabadikan momen dengan lancar, aman, dan kondusif.
Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Alhidayah bersama Yayasan Cahya Usmani Center menggelar khitan massal bagi 60 anak yatim dan dhuafa
Jakarta, katakabar.com - Selama bertahun-tahun, perusahaan berlomba meningkatkan visibilitas digital melalui optimasi mesin pencari, iklan, dan berbagai kanal pemasaran online. Tetapi munculnya AI generatif mulai mengubah cara brand bersaing di ruang digital. Laporan terbaru Capgemini menemukan bahwa 58 persen konsumen telah menggunakan generative AI seperti ChatGPT dan Gemini sebagai pengganti mesin pencari tradisional untuk mendapatkan rekomendasi produk dan layanan, meningkat tajam dibandingkan 25 persen pada 2023. Bahkan, 71 persen konsumen menginginkan AI terintegrasi dalam pengalaman pencarian dan belanja mereka. Pergeseran perilaku tersebut membuat visibilitas di platform AI menjadi semakin penting. Berbeda dengan mesin pencari yang menampilkan banyak pilihan hasil pencarian, AI cenderung memberikan sejumlah kecil jawaban yang dianggap paling relevan dan terpercaya. Akibatnya, peluang sebuah brand untuk dipertimbangkan konsumen semakin dipengaruhi oleh apakah brand tersebut muncul dalam jawaban AI. Meski demikian, sebagian besar perusahaan masih belum memiliki cara untuk mengetahui apakah brand mereka direkomendasikan oleh AI. Banyak perusahaan dapat memantau posisi brand mereka di mesin pencari, traffic website, maupun performa kampanye digital secara real-time, tetapi belum memiliki visibilitas mengenai bagaimana AI menilai dan menggunakan informasi tentang brand mereka. “Berbeda dengan mesin pencari yang menampilkan puluhan hasil, AI biasanya hanya menampilkan beberapa brand yang dianggap paling relevan. Karena itu, muncul atau tidaknya sebuah brand dalam jawaban AI dapat memengaruhi peluang brand tersebut masuk ke tahap pertimbangan konsumen,” kata Alexandro Wibowo, Partner Avonetiq. Menurut Alexandro, AI menggunakan berbagai sinyal untuk menentukan informasi yang akan dijadikan jawaban, mulai dari konsistensi informasi, kredibilitas sumber, hingga otoritas digital sebuah brand. Karena itu, visibilitas di AI menjadi faktor yang semakin penting dalam strategi pemasaran dan komunikasi digital. “Selama ini perusahaan memiliki cara untuk mengukur traffic website atau posisi kata kunci di mesin pencari. Namun mereka belum memiliki cara untuk memahami apakah AI benar-benar mempertimbangkan brand mereka ketika menjawab pertanyaan pengguna. Kesenjangan inilah yang mulai muncul di era AI Search,” jelas Alexandro. Untuk membantu perusahaan memahami perubahan tersebut, Avonetiq menghadirkan AVO AI, sebuah platform yang dirancang untuk menganalisis jawaban dari berbagai platform AI untuk mengukur seberapa sering sebuah brand dipilih, direkomendasikan, atau disebutkan dalam konteks tertentu. “Kami mengembangkan metode untuk mengukur bagaimana AI menggunakan sebuah brand sebagai jawaban ketika pengguna mencari informasi atau meminta rekomendasi. Melalui AVO AI, pemilik brand tidak hanya bisa melihat skornya, tetapi juga memahami apa yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan visibilitas tersebut," ucap Alexandro. AVO AI mengukur dua aspek utama, yaitu Authority Score dan Visibility Score. Authority Score menunjukkan tingkat kesiapan sebuah brand untuk dipercaya oleh sistem AI berdasarkan kualitas informasi, klaim, dan verifikasi yang tersedia secara digital. Brand dengan Authority Score yang lebih tinggi umumnya memiliki informasi yang lebih konsisten serta lebih banyak klaim yang tervalidasi melalui media, website resmi, maupun sumber pihak ketiga yang kredibel. Sementara itu, Visibility Score mengukur seberapa sering sebuah brand muncul dalam jawaban AI untuk berbagai topik dan kategori yang relevan. Melalui kedua metrik tersebut, perusahaan dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai bagaimana AI memahami, menilai, dan menggunakan informasi tentang brand mereka dalam menyusun jawaban kepada pengguna. “Perusahaan juga bisa mengetahui pertanyaan apa yang memunculkan kompetitor mereka dan mengapa AI lebih memilih kompetitor tersebut. Dengan begitu, mereka tidak hanya mengetahui hasil akhirnya, tetapi juga memahami faktor yang mempengaruhi visibilitas brand di AI,” tuturnya. Alexandro menilai kemampuan memantau visibilitas di AI akan menjadi bagian penting dari strategi pemasaran modern, sebagaimana SEO dan analitik digital menjadi standar dalam dua dekade terakhir. “Dulu brand bertanya apakah mereka muncul di halaman pertama mesin pencari. Kini pertanyaannya berubah menjadi apakah AI memilih brand mereka sebagai jawaban. Seiring meningkatnya penggunaan AI untuk mencari informasi dan rekomendasi, monitoring visibility akan menjadi metrik yang semakin penting bagi brand,” tandas Alexandro.
Jakarta, katakabar.com - Bittime, platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), menilai hasil negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran menjadi salah satu faktor utama yang berpotensi memengaruhi arah pasar keuangan global dalam waktu dekat. Ketidakpastian meningkat setelah Iran dilaporkan tidak menghadiri pertemuan di Swiss yang sebelumnya diharapkan menjadi momentum untuk mencapai kesepakatan dengan AS. Di tengah ketidakpastian geopolitik yang masih berlangsung serta sikap hati-hati bank sentral AS, investor dinilai perlu mencermati dinamika pasar global yang dapat membuka peluang pada aset kripto maupun saham Amerika Serikat. Selain ketidakjelasan hasil negosiasi AS-Iran, sentimen pasar juga dipengaruhi oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah setelah Israel melancarkan serangan ke Lebanon. Di sisi lain, Federal Reserve (The Fed) memutuskan mempertahankan suku bunga acuannya dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) terbaru, sehingga pelaku pasar masih menunggu arah kebijakan moneter AS selanjutnya. Kombinasi berbagai sentimen tersebut turut memengaruhi pergerakan aset berisiko, termasuk aset kripto dan indeks saham Amerika Serikat. Ketidakpastian Global Dorong Volatilitas Pasar Berdasarkan data CoinMarketCap pada Selasa (23/6/2026), harga Bitcoin berada di level USD62.300, melemah 3,94% dalam 24 jam terakhir dan turun 6,58% dalam sepekan. Koreksi ini mencerminkan meningkatnya sensitivitas pasar terhadap perkembangan geopolitik dan kebijakan moneter global. Di pasar saham Amerika Serikat, pergerakan indeks juga menunjukkan respons yang beragam. Nasdaq tercatat melemah 1,32% dalam sehari terakhir, sementara NYSE Composite menguat 0,41%. S&P 500 turun 0,37% dan Dow Jones Industrial Average melemah 0,30%. Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan hasil negosiasi AS-Iran berpotensi menjadi katalis penting bagi arah pasar global. "Pasar saat ini berada dalam fase menunggu kepastian. Apapun hasil negosiasi AS-Iran nantinya dapat menjadi katalis yang mendorong pergerakan signifikan di berbagai instrumen investasi global,” ujar Ryan. Aset Tokenized Saham AS Bisa Dicermati Menurut Ryan, ketidakpastian pasar saat ini meningkatkan volatilitas, namun juga dapat menciptakan peluang bagi investor yang mampu membaca momentum dengan tepat. “Ketika ketidakpastian meningkat, volatilitas biasanya ikut naik. Namun kondisi seperti ini juga dapat menciptakan peluang bagi investor untuk mengidentifikasi titik masuk yang lebih menarik sesuai dengan strategi dan profil risikonya,” kata Ryan. Di tengah perkembangan pasar, Ryan menyoroti kehadiran tokenized US stocks sebagai salah satu inovasi di sektor aset digital. Instrumen ini memungkinkan representasi saham Amerika Serikat dalam bentuk token yang diperdagangkan di jaringan blockchain. "Investor yang ingin mendapatkan eksposur ke saham Amerika Serikat tanpa harus memiliki aset secara langsung dapat mempertimbangkan tokenized US stocks, yang memungkinkan akses lebih fleksibel terhadap pergerakan saham global dalam satu ekosistem investasi,” jelasnya. Di tengah ketidakpastian global tersebut, pasar saham Amerika Serikat masih menjadi salah satu instrumen yang banyak diperhatikan investor, didukung kinerja perusahaan teknologi besar serta prospek ekonomi AS yang relatif stabil. Sejalan dengan tren tokenisasi aset yang berkembang secara global, Bittime menghadirkan berbagai aset berbasis real-world assets (RWA) seperti Tether Gold (XAUT), Silver Token (SLVON), SP500 Tokenized ETF (SPYX), Nasdaq Tokenized ETF (QQQX), serta Tokenized US Stocks seperti Tesla (TSLAX), Alphabet (GOOGLX), Apple (AAPLX), dan Nvidia (NVDAX) yang memberikan akses lebih luas bagi investor untuk memperoleh eksposur terhadap aset global dalam satu ekosistem digital. “Melalui beragam pilihan tokenized US stocks yang tersedia di Bittime, investor Indonesia memiliki lebih banyak alternatif untuk memperoleh eksposur terhadap perusahaan-perusahaan global terkemuka," sebut Ryan.
Sorotan terbaru dari berbagai wilayah