Gandeng Ruangguru, Sucofindo Cetak Talenta Muda Katalisator Inovasi Berkelanjutan Nasional
Nasional
9 jam yang lalu

Gandeng Ruangguru, Sucofindo Cetak Talenta Muda Katalisator Inovasi Berkelanjutan

Jakarta, katakabar.com - PT Sucofindo (Persero) terus perkuat komitmen dorong generasi muda untuk terus berperan sebagai katalisator perubahan dalam menjawab tantangan yang saat ini dihadapi dari berbagai lintas sektor. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi PT Sucofindo (Persero) bersama Ruangguru gelar Program Sucofindo NextGen Initiative 2026, yaknu program pengembangan talenta muda yang memadukan edukasi, eksplorasi, dan inovasi untuk menghasilkan solusi yang relevan bagi industri, masyarakat, dan lingkungan, di penghujung pekan pertama September 2026 lalu. Program ini menjadi salah satu pendekatan inovatif PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam memperkenalkan peran dan kapabilitas layanan Testing, Inspection, and Certification (TIC) sekaligus memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk memahami secara lebih dekat berbagai tantangan yang dihadapi dunia industri. Melalui pengalaman tersebut, peserta diharapkan mampu mengembangkan perspektif yang lebih luas serta menghadirkan gagasan yang aplikatif dan berdampak. Hadir saat Onboarding Sucofindo NextGen Initiative, Direktur Sumber Daya Manusia PT Sucofindo (Persero), Budi Utomo, menjelaskan sebagai bagian dari Holding BUMN Jasa Survei atau IDSurvey, PT Sucofindo (Persero) punya tanggung jawab besar untuk memastikan standar mutu, keamanan, dan kepatuhan di berbagai sektor industri strategis nasional. “Peran Testing, Inspection, and Certification (TIC) menuntut ketelitian tingkat tinggi, namun di saat bersamaan, era digital saat ini juga menuntut kami untuk terus gesit dan berinovasi tanpa henti sehingga masa depan industri TIC membutuhkan semangat, kelincahan teknologi dan cara pandang baru dari generasi muda yang menjadi katalisator perubahan tersebut,” ucap Budi Utomo. Sejalan dengan visi tersebut, PT Sucofindo (Persero) berkolaborasi dengan Ruangguru dalam melaksanakan edukasi dan akselerasi talenta. “Melalui program ini para peserta SUCOFINDO NextGen Initiative akan terjun langsung, bereksplorasi dan melihat persoalan nyata di dunia industri dari perspektif yang lebih luas,” jelas Budi Utomo. Melalui program ini, Budi Utomo berharap mampu melahirkan gagasan-gagasan segar yang tidak hanya bermanfaat untuk pengembangan diri para peserta, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan kemajuan industri di Indonesia. “Harapan kita bersama, kolaborasi ini bisa terus membesar dan mencetak talenta-talenta muda yang tangguh dan inovatif," bebernya. Selaras dengan pernyataan tersebut, Impact Operations Lead Ruangguru Budianto Tinambunan menyampaikan bahwa dunia industri terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi dan digitalisas, sehingga kemampuan untuk menghasilkan solusi yang relevan dan aplikatif menjadi semakin penting. “Inovasi tidak hanya tentang menciptakan sesuatu yang baru, tetapi juga tentang bagaimana kita memahami sebuah permasalahan dan menghadirkan solusi yang benar-benar dibutuhkan. Semangat inilah yang menjadi salah satu dasar hadirnya SUCOFINDO NextGen Initiative,” timpal Budianto Tinambunan. Lebih lanjut Budianto Tinambunan mengatakan melalui program ini para peserta akan mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan ide berdasarkan permasalahan nyata, memperdalam pemahaman, berkolaborasi, serta mendapatkan pendampingan selama proses pengembangan solusi. “Sehingga program ini dapat menjadi ruang bagi teman-teman untuk belajar, berkolaborasi dan berinovasi yang dapat menjadi bekal dalam perjalanan akademik maupun profesional nantinya,” terang Budianto Tinambunan. Pada kesempatan yang sama, Kepala Unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT SUCOFINDO (PERSERO) Nuri Hidayat menjelaskan bahwa kegiatan SUCOFINDO NextGen Initiative turut berkontribusi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals, khususnya melalui peningkatan kapasiatas generasi muda, pengembangan inovasi dan penguatan kolaborasi. “Kegiatan ini tidak hanya tentang menghasilkan ide atau teknologi baru, tetapi bagaimana inovasi tersebut dapat memberikan manfaat dan dampak positif yang nyata bagi lingkungan dan masyarakat. Sehingga program ini dapat menghadirkan solusi yang relevan, inklusif dan memberikan pembangunan yang berkelanjutan,” kata Nuri Hidayat. “Harapan kami, ajang ini mampu mendorong peserta tidak hanya menciptakan ide yang inovatif, tetapi juga menghadirkan solusi yang memiliki manfaat nyata dan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, lingkungan dan masa depan yang berkelanjutan,” sebutnya.

Mengelola Uang Makan Harian Bisa Bikin Keuangan Teratur Ekonomi
Ekonomi
15 jam yang lalu

Mengelola Uang Makan Harian Bisa Bikin Keuangan Teratur

Jakarta, katakabar.com - Uang makan menjadi salah satu pengeluaran yang hampir selalu muncul setiap hari. Jika tidak diperhatikan, pengeluaran untuk sarapan, makan siang, makan malam, kopi, atau camilan bisa membuat anggaran bulanan cepat berkurang. Lantaran itu, mengatur uang makan harian dapat membantu kamu mengetahui berapa banyak dana yang digunakan sekaligus menentukan jumlah yang bisa disisihkan untuk kebutuhan lain. Kebiasaan sederhana ini juga dapat menjadi langkah awal untuk menabung harian. Kenapa Uang Makan Harian Perlu Diatur? Pengeluaran makan biasanya termasuk kebutuhan rutin, tetapi nominalnya dapat berbeda setiap hari. Misalnya, makan siang di kantor mungkin memiliki biaya berbeda ketika kamu memilih memasak sendiri atau membawa bekal. Tanpa batas pengeluaran yang jelas, selisih beberapa ribu rupiah setiap hari bisa terakumulasi menjadi jumlah yang cukup besar dalam satu bulan. Dengan mencatat uang makan, kamu dapat: - Mengetahui rata-rata pengeluaran makan setiap hari. - Menentukan batas anggaran makan. - Melihat pengeluaran yang bisa dikurangi. - Menyisihkan dana untuk tujuan keuangan lainnya. - Mengevaluasi kebiasaan pengeluaran setiap bulan. Cara Mengatur Uang Makan Harian Ada beberapa cara sederhana yang bisa dicoba untuk mengelola uang makan. 1. Tentukan Anggaran Makan Mulai dengan menghitung jumlah dana yang tersedia untuk kebutuhan makan dalam satu bulan. Setelah itu, bagi berdasarkan jumlah hari atau frekuensi makan yang kamu perlukan. Misalnya, kamu menyiapkan Rp1.500.000 untuk makan selama 30 hari. Secara sederhana, rata-rata anggaran yang tersedia adalah Rp50.000 per hari. Angka tersebut dapat menjadi batas awal. Jika suatu hari pengeluaran lebih rendah, selisihnya dapat disimpan untuk kebutuhan lain. 2. Catat Pengeluaran Setiap Hari Catat setiap pengeluaran yang berkaitan dengan makanan dan minuman, termasuk kopi atau camilan. Contohnya: Dari catatan tersebut, kamu dapat membandingkan pengeluaran dengan anggaran yang sudah ditentukan. 3. Bedakan Kebutuhan dan Keinginan Tidak semua pengeluaran makanan memiliki prioritas yang sama. Makan utama merupakan kebutuhan, sedangkan kopi, camilan, atau pesan makanan tertentu bisa menjadi pengeluaran tambahan. Bukan berarti pengeluaran tambahan harus selalu dihilangkan. Kamu dapat memasukkannya ke dalam anggaran agar tetap bisa menikmati makanan atau minuman yang disukai tanpa mengabaikan kebutuhan lainnya. 4. Manfaatkan Bekal atau Masak Sendiri Membawa bekal atau memasak sendiri dapat menjadi salah satu pilihan untuk mengatur pengeluaran makan. Namun, tetap perhitungkan biaya bahan makanan, gas, dan kebutuhan lain agar dapat dibandingkan dengan biaya membeli makanan. Pilih cara yang paling sesuai dengan rutinitas dan anggaranmu. 5. Sisihkan Selisih untuk Menabung Jika pengeluaran makan hari itu lebih rendah dari anggaran, selisihnya dapat langsung disisihkan. Misalnya, kamu menetapkan anggaran Rp50.000 untuk makan dalam sehari, tetapi hanya menghabiskan Rp40.000. Selisih Rp10.000 dapat dipisahkan dari dana yang akan digunakan untuk pengeluaran berikutnya. Kebiasaan seperti ini dapat menjadi bentuk menabung harian dengan nominal yang disesuaikan dengan kemampuan. Tips Menabung Harian dari Uang Makan Tips menabung harian tidak harus dimulai dengan nominal besar. Yang lebih penting adalah menentukan jumlah yang realistis dan konsisten menyisihkannya. Kamu bisa mencoba beberapa cara berikut: 1. Tentukan nominal yang realistis Pilih nominal yang tidak mengganggu kebutuhan utama. Misalnya, mulai dari Rp5.000 atau Rp10.000 per hari. 2. Pisahkan dana tabungan Jangan mencampurkan dana yang sudah disisihkan dengan uang yang digunakan untuk makan atau kebutuhan sehari-hari. 3. Gunakan target sederhana Tentukan tujuan dari dana yang dikumpulkan, seperti dana untuk kebutuhan tertentu atau tujuan keuangan jangka pendek. 4. Catat perkembangannya Mencatat jumlah yang sudah terkumpul dapat membantu melihat perkembangan tabungan dan mengevaluasi kebiasaan menabung. Menabung Harian dengan Tabungan NOW Setelah menyisihkan sebagian uang makan, kamu dapat memisahkan dana tersebut ke rekening tabungan agar tidak tercampur dengan uang yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah Tabungan NOW di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce. Tabungan NOW dapat digunakan untuk menyimpan dana dan melakukan transaksi perbankan sehari-hari. Saat ini, Tabungan NOW menawarkan bunga kompetitif* yang cair harian.  Dengan memisahkan dana secara rutin, kebiasaan menabung harian dapat dilakukan dengan nominal yang disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing. Fitur, suku bunga, biaya, dan ketentuan Tabungan NOW dapat berubah sesuai informasi produk yang berlaku. *Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,75% per tahun. Jika ingin mulai menggunakan Tabungan NOW, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Tabungan NOW di website resmi Bank Neo Commerce.   PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

IIBF Taja Social dan Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India Internasional
Internasional
18 jam yang lalu

IIBF Taja Social dan Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India

Jakarta, katakabar.com - Indonesia India Business Forum (IIBF) bersama Indoindians menggelar Social dan Business Networking Evening Kamis (17/9) lalu di Nautilus Bar, Four Seasons Hotel Jakarta, yang mempertemukan anggota komunitas bisnis Indonesia-India untuk membangun koneksi, bertukar informasi, dan membuka peluang kolaborasi baru.  Digelar dalam suasana santai, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi para tamu dari berbagai latar belakang profesional dan bisnis untuk saling berkenalan, bertukar ide, serta memperluas jejaring. Sejumlah profesional turut hadir, di antaranya Samit Ganguly, General Manager Four Seasons Hotel Jakarta; Rajat Sagar dari PT Infotech Solutions; Rakesh Jain dari eSamuel Sekuritas; Baskaran Jayabalan dari Southern Chemicals; dan masih banyak lagi. Dr. Bayu Perkenalkan Indonesia Open Network Salah satu sorotan dalam kegiatan tersebut adalah pengenalan singkat mengenai Indonesia Open Network (ION) oleh Dr. Bayu Prawira Hie, President Director of Indonesia Open Network (ION). Dr. Bayu memperkenalkan ION kepada para peserta sekaligus menjelaskan inisiatif tersebut dalam konteks upaya menghubungkan dan memperkuat ekosistem bisnis Indonesia. Tim ION juga hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan kesempatan kepada para peserta untuk mengenal lebih jauh mengenai inisiatif tersebut dan berinteraksi langsung dengan perwakilannya. Indonesia Open Network (ION) merupakan inisiatif infrastruktur digital terbuka dan interoperabel yang dikembangkan untuk mendukung ekosistem perdagangan digital Indonesia. ION mendapat dukungan dari Google.org dan melibatkan mitra ekosistem, termasuk Indosat Ooredoo Hutchison. Kehadiran ION menambahkan perspektif mengenai perkembangan ekonomi digital dalam kegiatan networking tersebut, sekaligus membuka ruang bagi para peserta untuk bertukar pandangan mengenai penguatan ekosistem bisnis Indonesia. Speed Networking Perluas Koneksi Kegiatan juga diisi dengan sesi Speed Networking yang mendorong para tamu untuk bertemu dengan peserta lainnya, bertukar kontak bisnis, dan memulai percakapan baru. Suasana kemudian dilanjutkan dengan interaksi yang lebih santai, percakapan antar peserta, serta penampilan live jazz yang semakin melengkapi suasana networking. Melalui kegiatan ini, IIBF dan Indoindians mempertemukan komunitas bisnis Indonesia-India dalam suasana informal yang mendorong dialog, koneksi baru, dan peluang kerja sama di masa mendatang.

Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa? Ekonomi
Ekonomi
19 jam yang lalu

Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?

Jakarta, katakabar.com - Bitcoin menghadapi babak baru di tengah perubahan arah kebijakan moneter global setelah dua bank sentral utama dunia mengambil langkah menaikkan suku bunga dalam pekan yang sama. The Fed Amerika Serikat pada 16 September 2026 menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75–4,00 persen. Keputusan tersebut menjadi kenaikan pertama The Fed sejak 2023. Sementara itu, Bank of Japan (BOJ) pada 18 September menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 1,25 persen, level tertinggi dalam sekitar 31 tahun. Kedua keputusan tersebut menjadi perhatian pasar karena suku bunga berhubungan erat dengan likuiditas, biaya pendanaan, nilai mata uang, dan selera investor terhadap aset berisiko seperti Bitcoin. Menariknya, kenaikan suku bunga tidak serta-merta membuat Bitcoin tertekan. BTC justru sempat kembali menembus level US$77.000 setelah keputusan BOJ, menunjukkan bahwa respons pasar tidak hanya ditentukan oleh arah suku bunga, tetapi juga oleh seberapa jauh keputusan tersebut sesuai dengan ekspektasi investor. Menurut CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, investor perlu melihat kebijakan bank sentral sebagai bagian dari gambaran likuiditas global, bukan sekadar melihat apakah suku bunga naik atau turun. “Sederhananya, suku bunga itu seperti harga dari uang. Ketika harga uang naik, investor biasanya menjadi lebih selektif dalam menempatkan modal karena ada alternatif instrumen yang menawarkan imbal hasil. Karena itu, kenaikan suku bunga secara teori dapat membuat aset berisiko seperti Bitcoin menghadapi tekanan,” jelas Yudho. Kata Yudho, reaksi pasar dapat berbeda apabila kenaikan suku bunga tersebut sudah diperkirakan sebelumnya. “Hal ini sering dilupakan adalah pasar bergerak berdasarkan ekspektasi. Kalau kenaikan suku bunga sudah diperkirakan, pasar bisa saja tidak lagi bereaksi negatif ketika keputusan itu benar-benar diumumkan. Fokus investor kemudian bergeser ke pertanyaan yang lebih penting: setelah keputusan ini, apakah likuiditas global akan semakin ketat atau justru ada ruang untuk kembali membaik?” terangya. The Fed dan Likuiditas Dolar AS Kebijakan The Fed menjadi salah satu faktor utama yang perlu diperhatikan investor Bitcoin karena dolar AS memiliki peran besar dalam sistem keuangan global. Kenaikan suku bunga membuat imbal hasil aset berbasis dolar menjadi lebih menarik dan dapat memperketat kondisi keuangan. Dalam kondisi tertentu, hal tersebut dapat mengurangi minat terhadap aset berisiko. Dalam keputusan 16 September, The Fed menyatakan inflasi masih berada pada level tinggi dan kenaikan suku bunga dilakukan untuk mendukung kembalinya inflasi menuju target 2 persen. Proyeksi terbaru The Fed juga menunjukkan bahwa arah kebijakan moneter masih menjadi perhatian pasar. Investor akan mencermati apakah bank sentral AS masih melihat kebutuhan untuk mempertahankan atau bahkan memperketat kebijakan dalam beberapa bulan mendatang. Bagi Bitcoin, kondisi tersebut membuat data inflasi, pasar tenaga kerja, pernyataan pejabat The Fed, serta perubahan ekspektasi suku bunga menjadi sejumlah katalis penting. BOJ dan Risiko Yen Carry Trade Di sisi lain, keputusan BOJ membawa dimensi berbeda bagi pasar global. Jepang selama bertahun-tahun dikenal dengan tingkat suku bunga yang sangat rendah. Kondisi tersebut membuat yen menjadi salah satu sumber pendanaan murah bagi investor melalui strategi yen carry trade. Dalam strategi ini, investor dapat meminjam dana dalam yen dengan biaya relatif rendah dan mengalokasikannya ke aset dengan potensi imbal hasil lebih tinggi. Ketika BOJ menaikkan suku bunga, biaya pendanaan dalam yen meningkat. Jika kenaikan suku bunga juga diikuti penguatan yen, investor dapat memiliki insentif untuk mengurangi posisi carry trade dan mengembalikan dana ke aset berbasis yen. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi aset berisiko secara lebih luas, termasuk pasar kripto. Meski demikian, kenaikan BOJ ke 1,25 persen pada 18 September tidak langsung memicu aksi jual besar pada Bitcoin. Salah satu faktornya adalah keputusan tersebut telah banyak diantisipasi oleh pasar. Reuters melaporkan bahwa kenaikan tersebut dipandang luas sebagai langkah yang telah diperhitungkan investor, sementara sinyal kebijakan BOJ belum menunjukkan pengetatan yang agresif dalam waktu dekat. Bitcoin Tidak Hanya Bergerak karena Berita Kripto Pergerakan Bitcoin setelah keputusan kedua bank sentral tersebut menunjukkan semakin pentingnya faktor makroekonomi bagi pasar kripto. Menurut CEO FLOQ ini, investor Bitcoin tidak cukup hanya memperhatikan perkembangan ekosistem kripto. “Bitcoin sekarang berada di dalam sistem keuangan global. Artinya, apa yang terjadi pada dolar, yen, suku bunga, obligasi, sampai arus likuiditas global bisa ikut memengaruhi harga BTC. Jadi, membaca Bitcoin juga berarti membaca bagaimana modal bergerak di pasar global,” imbuh Yudho. Ia menambahkan bahwa perbedaan antara keputusan bank sentral dan ekspektasi pasar dapat menjadi faktor penting dalam menentukan respons harga jangka pendek. “Investor sebaiknya tidak hanya bertanya ‘The Fed naikkan bunga atau tidak?’ atau ‘BOJ naikkan bunga atau tidak?’. Pertanyaan yang lebih relevan adalah apakah keputusan tersebut lebih hawkish atau dovish dibandingkan yang sudah dihargai pasar. Di situlah sering muncul kejutan pergerakan harga,” ulasnya Yudho. Empat Faktor Perlu Dipantau Investor Bitcoin Ke depan, terdapat sejumlah indikator yang dapat menjadi perhatian investor untuk memahami arah Bitcoin di tengah perubahan kebijakan moneter global. Pertama, arah kebijakan The Fed. Pasar akan mencermati apakah suku bunga AS akan tetap berada pada level tinggi atau terdapat perubahan arah kebijakan dalam pertemuan berikutnya. Kedua, pergerakan dolar AS. Penguatan dolar dapat memengaruhi daya tarik aset berisiko, sementara pelemahan dolar dapat menciptakan ruang yang berbeda bagi aset seperti Bitcoin. Ketiga, kebijakan BOJ dan pergerakan yen. Kenaikan suku bunga Jepang yang lebih cepat dari perkiraan dapat meningkatkan perhatian terhadap potensi pembalikan posisi yen carry trade. Keempat, likuiditas global. Perubahan kondisi likuiditas menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan seberapa besar ruang investor untuk mengambil risiko di pasar keuangan. Keputusan The Fed dan BOJ menjadi pengingat bahwa pergerakan Bitcoin semakin berkaitan dengan dinamika makroekonomi global. Meskipun kenaikan suku bunga secara teori dapat memberikan tekanan terhadap aset berisiko, respons aktual Bitcoin tetap bergantung pada ekspektasi pasar, kondisi likuiditas, nilai tukar, serta arah kebijakan bank sentral berikutnya.

Biaya Rutin Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan Biar Keuangan Lebih Teratur Ekonomi
Ekonomi
19 jam yang lalu

Biaya Rutin Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan Biar Keuangan Lebih Teratur

Jakarta, katakabar.com - Mengelola biaya rumah tangga membutuhkan kebiasaan mencatat dan membayar berbagai kebutuhan secara teratur. Mulai dari listrik, air, internet, hingga kebutuhan komunikasi, pengeluaran tersebut biasanya muncul secara berkala dan perlu disiapkan dalam anggaran bulanan. Tanpa pencatatan yang jelas, tagihan rutin bisa terlewat atau membuat pengeluaran bulanan sulit dipantau. Karena itu, penting untuk mengenali jenis biaya rumah tangga dan menyiapkan cara pembayaran yang sesuai dengan kebutuhan. Apa Saja Biaya Rutin dalam Rumah Tangga? Biaya rumah tangga dapat berbeda pada setiap keluarga. Besarnya pengeluaran juga bergantung pada jumlah anggota keluarga, tempat tinggal, serta kebutuhan sehari-hari. Beberapa contoh biaya rumah tangga yang biasanya perlu diperhitungkan antara lain: - Listrik, baik token maupun tagihan listrik pascabayar. - Air, seperti tagihan PDAM. - Internet dan TV kabel untuk kebutuhan rumah. - Telepon pascabayar jika digunakan. - BPJS Kesehatan dan kewajiban pembayaran lainnya. - Gas atau kebutuhan energi rumah tangga. - Biaya pendidikan, jika ada kebutuhan pembayaran sekolah atau institusi pendidikan. Pajak dan kewajiban rutin lainnya, sesuai kondisi masing-masing keluarga. Selain biaya tetap, ada pula pengeluaran yang jumlahnya dapat berubah setiap bulan. Karena itu, mencatat pengeluaran secara rutin dapat membantu melihat pola biaya rumah tangga dari waktu ke waktu. Bedakan Biaya Tetap dan Biaya Berubah Salah satu cara sederhana untuk mengatur biaya rumah tangga adalah dengan membedakan pengeluaran berdasarkan karakteristiknya. Biaya tetap adalah pengeluaran yang jumlah atau jadwal pembayarannya relatif sama setiap periode. Contohnya cicilan, sewa tempat tinggal, atau biaya berlangganan tertentu. Sementara itu, biaya yang berubah dapat memiliki nominal berbeda setiap bulan. Tagihan listrik, air, belanja kebutuhan rumah, dan transportasi dapat masuk dalam kategori ini. Dengan membedakan keduanya, kamu bisa mengetahui pengeluaran yang perlu diprioritaskan dan memperkirakan dana yang perlu disiapkan setiap bulan. Cara Mengatur Tagihan Rutin Rumah Tangga Setelah mengetahui berbagai pengeluaran, kamu bisa membuat daftar tagihan rutin agar tidak ada pembayaran yang terlewat. 1. Buat Daftar Semua Tagihan Catat setiap tagihan yang perlu dibayar, termasuk tanggal jatuh tempo dan perkiraan nominalnya. Kamu bisa membuat daftar sederhana seperti berikut: Nominal dalam tabel dapat disesuaikan dengan kondisi rumah tangga masing-masing. 2. Sisihkan Dana untuk Tagihan Setelah mengetahui jumlah biaya rumah tangga yang harus dibayar, sisihkan dana untuk kebutuhan tersebut sebelum digunakan untuk pengeluaran lain. Cara ini dapat membantu mengurangi risiko dana untuk tagihan terpakai untuk kebutuhan yang kurang prioritas. 3. Catat Setiap Pembayaran Setelah membayar tagihan, simpan bukti transaksi dan catat pembayaran tersebut. Pencatatan sederhana dapat membantu memastikan tagihan sudah dibayarkan dan memudahkan pengecekan jika terdapat masalah pada transaksi. 4. Periksa Detail Sebelum Membayar Sebelum menyelesaikan pembayaran, periksa nomor pelanggan, nominal tagihan, dan detail pembayaran. Langkah ini penting terutama ketika kamu membayar beberapa tagihan dalam satu waktu. Bayar Tagihan Rutin dalam Satu Aplikasi Jika ingin lebih praktis, pembayaran berbagai tagihan rutin dapat dilakukan melalui layanan pembayaran tagihan dan isi ulang di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce. Fitur Tagihan dan Isi Ulang di neobank mendukung berbagai kebutuhan pembayaran, termasuk token PLN, tagihan PLN, BPJS, internet dan TV kabel, PDAM, telepon pascabayar, Pertagas, serta biaya pendidikan. Layanan ini juga menyediakan berbagai transaksi isi ulang seperti pulsa, paket data, dan saldo e-wallet.  Dengan berbagai pilihan tersebut, kamu dapat mengelola pembayaran kebutuhan rumah tangga melalui satu aplikasi. Setiap transaksi tetap perlu diperiksa kembali sebelum dikonfirmasi. Cek Biaya Admin Sebelum Membayar Pembayaran tagihan melalui layanan PPOB dapat dikenakan biaya administrasi. Besarnya biaya dapat berbeda berdasarkan jenis produk atau layanan yang dipilih. Informasi resmi neobank menyebutkan bahwa total pembayaran sudah termasuk biaya admin dan nominalnya berbeda untuk setiap produk.  Karena itu, periksa kembali total pembayaran sebelum memasukkan PIN. Dengan mengetahui nominal tagihan dan biaya yang dikenakan, kamu dapat mencatat pengeluaran rumah tangga dengan lebih akurat. Buat Anggaran untuk Biaya Rumah Tangga Mengatur biaya rumah tangga tidak hanya tentang membayar tagihan tepat waktu. Kamu juga perlu memastikan seluruh pengeluaran tersebut sudah masuk dalam anggaran bulanan. Mulailah dengan menjumlahkan kebutuhan rutin, kemudian sisihkan dana untuk kebutuhan lain seperti belanja rumah, transportasi, kesehatan, tabungan, dan kebutuhan tidak terduga. Dengan begitu, tagihan rutin tidak datang sebagai pengeluaran yang tiba-tiba mengurangi saldo. Kamu sudah mengetahui jenis dan perkiraan pengeluarannya sejak awal. Kelola Tagihan Rutin dengan Lebih Teratur Memiliki daftar biaya rumah tangga dapat membantu kamu memahami ke mana uang digunakan setiap bulan. Mulai dari listrik, air, internet, hingga BPJS, setiap tagihan dapat dicatat berdasarkan nominal dan waktu pembayarannya. Untuk memudahkan transaksi, fitur Tagihan dan Isi Ulang di aplikasi neobank dapat digunakan untuk membayar berbagai kebutuhan, termasuk listrik, PDAM, BPJS, internet, dan layanan lainnya.  Sebelum melakukan pembayaran, pastikan detail tagihan dan biaya yang dikenakan sudah sesuai. Dengan pencatatan dan pembayaran yang lebih teratur, pengelolaan keuangan rumah tangga dapat menjadi lebih mudah dipantau. Jika ingin membayar tagihan dan isi ulang unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Tagihan dan Isi Ulang di website resmi Bank Neo Commerce.  PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Duluin dan BTN Sinergi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia Nasional
Nasional
20 jam yang lalu

Duluin dan BTN Sinergi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

Jakarta, katakabar.com - Duluin menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) guna perkuat layanan payroll, pengelolaan tenaga kerja, serta kesejahteraan finansial pekerja di Indonesia. Kolaborasi ini menggabungkan kapabilitas perbankan BTN dengan solusi teknologi yang dikembangkan.  Duluin hadir untuk mendukung kebutuhan perusahaan dan karyawan secara lebih terintegrasi. Dalam kerjasama yang berlaku secara nasional tersebut, Duluin dan BTN akan berkolaborasi dalam lingkup API serta layanan nasabah BTN dengan ekosistem digital Duluin seperti Duluin Gajian (Earned Wages Access), Workin by Duluin (Human Resource Management System), dan Margin by Duluin (Accounting Software).   Melalui integrasi API, Duluin akan memanfaatkan infrastruktur perbankan BTN untuk mendukung proses penyaluran dana pada ekosistem perusahaan yang menggunakan layanan Duluin. Integrasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses transaksi sekaligus mendukung kebutuhan operasional perusahaan dalam skala yang lebih luas.  Chief Executive Officer Duluin, Isa Nuruddin Ahmad, menyampaikan kerja sama dengan BTN merupakan bagian dari langkah perusahaan dalam memperluas jangkauan layanan sekaligus membangun ekosistem yang relevan dengan kebutuhan perusahaan dan pekerja saat ini. “Kebutuhan perusahaan saat ini semakin terhubung. Pengelolaan payroll, administrasi tenaga kerja, dan kesejahteraan finansial karyawan perlu didukung oleh sistem yang mampu bekerja secara selaras. Kolaborasi dengan BTN menjadi langkah penting bagi Duluin untuk memperluas akses terhadap solusi tersebut kepada lebih banyak perusahaan dan pekerja di Indonesia,ˮ ujar Isa.  Menurut Isa, kolaborasi antara kekuatan infrastruktur dan layanan perbankan BTN dengan teknologi yang dikembangkan Duluin dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan dalam mengelola kebutuhan tenaga kerjanya. “BTN memiliki kapabilitas perbankan dan jaringan yang luas, sementara Duluin memiliki solusi teknologi melalui Duluin Gajian, Workin by Duluin dan Margin by Duluin. Kami melihat kolaborasi ini sebagai peluang untuk menghadirkan layanan yang lebih terhubung dan memberikan manfaat nyata, baik bagi perusahaan maupun pekerja,ˮ ucapnya.  Dengan cakupan kerja sama secara nasional, kolaborasi ini membuka peluang bagi Duluin dan BTN untuk menjangkau perusahaan dari berbagai sektor industri serta menghadirkan solusi yang lebih sesuai dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang. Bagi Duluin, kemitraan bersama BTN juga menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas kolaborasi dengan institusi keuangan nasional sekaligus memperkuat penetrasi Duluin Gajian dan Workin di pasar korporasi. Ke depan, Duluin dan BTN akan terus mengeksplorasi pengembangan kerja sama yang dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan pekerja, sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem layanan finansial dan teknologi di Indonesia.

Berita Daerah

Sorotan terbaru dari berbagai wilayah