Harkopnas ke 79 2026: Saatnya Anak Kepulauan Meranti Berani Berkoperasi Riau
Riau
2 jam yang lalu

Harkopnas ke 79 2026: Saatnya Anak Kepulauan Meranti Berani Berkoperasi

Kepulauan Meranti, katakabar.com -  Momentum peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke 79 yang diperingati pada 12 Juli 2026 dimanfaatkan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Tenaga Kerja (Diskop UKM dan Naker) Kabupaten Kepulauan Meranti untuk memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan, sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat. Lewat tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya", pemerintah daerah mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, menjadikan koperasi sebagai wadah membangun usaha, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan. Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Tenaga Kerja Kabupaten Kepulauan Meranti, Eko Priyono, mengatakan koperasi saat ini telah berkembang menjadi organisasi usaha modern yang mampu menjawab tantangan zaman, sekaligus menjadi salah satu instrumen penting dalam memperluas kesempatan kerja dan mendorong tumbuhnya wirausaha baru. Menurutnya, koperasi tidak lagi dipandang sebagai lembaga ekonomi konvensional, melainkan model usaha yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, profesional dalam pengelolaan, dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi anggotanya. "Peringatan Hari Koperasi ke 79 jadi momentum untuk menegaskan bahwa koperasi bukan lagi identik dengan pola lama. Koperasi merupakan model usaha modern yang dikelola secara profesional, menguntungkan, dan mampu memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus menciptakan peluang kerja baru," kata Eko, Minggu (12/7). Eko menilai Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki potensi ekonomi yang besar untuk dikembangkan melalui koperasi, mulai dari sektor sagu, perikanan, perkebunan, perdagangan hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Apabila dikelola secara kolektif melalui koperasi yang sehat, sektor-sektor tersebut diyakini mampu meningkatkan nilai tambah produk sekaligus menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal. "Dari sagu hingga perikanan, dari perdagangan hingga UMKM, semuanya memiliki peluang berkembang lebih besar jika dikelola melalui koperasi yang profesional. Dengan begitu, manfaatnya tidak hanya meningkatkan pendapatan anggota, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat," jelasnya. Untuk itu, Ia mengajak generasi muda Kepulauan Meranti untuk aktif terlibat dalam gerakan koperasi sebagai bagian dari regenerasi organisasi yang lebih inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Anak muda, tegas Eko, memiliki peran strategis dalam menghadirkan koperasi berbasis digital, membangun usaha bersama, serta menciptakan lapangan kerja yang produktif dan berkelanjutan. "Kami mengajak generasi muda agar tidak ragu berkoperasi. Melalui koperasi, anak-anak muda dapat menjadi pelaku utama pembangunan ekonomi daerah, menciptakan usaha baru, membuka lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," serunya. Selain pembinaan koperasi dan UMKM, Eko menegaskan pihaknya juga terus menjalankan berbagai program di bidang ketenagakerjaan, seperti peningkatan kompetensi tenaga kerja, fasilitasi penempatan kerja, pengembangan kewirausahaan, serta mendorong terciptanya hubungan industrial yang harmonis. Dijelaskannya, sinergi antara koperasi, pelaku usaha, pemerintah, dan tenaga kerja menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah, Diskop UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Kepulauan Meranti terus membuka layanan pendampingan bagi masyarakat yang ingin mendirikan koperasi maupun memperkuat koperasi yang sudah ada. Pemerintah juga memberikan pembinaan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan usaha, serta pendampingan di bidang ketenagakerjaan agar masyarakat semakin produktif dan memiliki daya saing. "Kami siap mendampingi masyarakat, baik dalam pembentukan koperasi baru, penguatan koperasi yang telah berjalan, maupun peningkatan kualitas tenaga kerja. Harapannya, koperasi menjadi semakin maju dan mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat," tegas Eko lagi. Selamat Hari Koperasi Nasional ke 79 kepada seluruh insan koperasi di Indonesia, khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti. "Selamat Hari Koperasi Nasional ke 79. Mari jadikan koperasi sebagai kekuatan ekonomi rakyat yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat perekonomian daerah, memperluas kesempatan kerja, serta mewujudkan Indonesia yang semakin maju. Koperasi Tangguh, Kepulauan Meranti Pasti Tumbuh," tandasnya.

JMFF 2026 Hadirkan Ruang Eksplorasi Anak Disambut Positif Orang Tua Serba Serbi
Serba Serbi
7 jam yang lalu

JMFF 2026 Hadirkan Ruang Eksplorasi Anak Disambut Positif Orang Tua

Jakarta, katakabar.com - Di antara suara tawa dan seruan kecil penuh semangat, seorang bocah umur lima tahun berdiri di depan simulator excavator dengan helm kuning yang sedikit miring di kepalanya. Ia menggenggam joystick, melirik ke kiri memastikan orang tuanya masih memperhatikan, lalu dengan serius mulai menggerakkan lengan alat berat di hadapannya. Tak lama, senyum lebar mengembang di wajahnya. Pemandangan seperti ini berulang di hampir setiap sudut Junior Miners Fun Fest (JMFF) 2026 yang digelar di Avenue of the Stars, Lippo Mall Kemang, pelaksanaan hari ketiga, di akhir pekan pertama Juni 2026 lalu. Mengenakan rompi dan helm keselamatan berwarna putih, anak-anak secara bergantian anak berlarian menyusuri Mining Zone yang khas dengan konsep underground mining, mencoba berbagai wahana yang mensimulasikan operasional pertambangan, atau duduk serius menyusun balok di area Mining Builder. Di luar area permainan, antrean orang tua masih terus berdatangan mendaftarkan anak-anaknya untuk ikut merasakan pengalaman bermain sambil belajar yang dirancang MIND ID bersama seluruh anggota Grup. Bagi para orang tua yang hadir, JMFF 2026 terasa lebih dari sekadar hiburan liburan sekolah. Chilla 33 tahun, warga Jakarta, mengaku tidak menyangka acara ini bisa sebagus ini, apalagi terbuka untuk umum tanpa biaya masuk. "Acaranya free of charge dan dapat goodie bag kalau bisa ngejalanin semua misi. Best banget!" ujarnya. Sedang Weny Ardianti 37 tahun, warga Depok, datang bersama anaknya yang langsung larut dalam sistem stamp yang mengharuskan mereka mencoba satu per satu wahana. "Seru banget sehari jadi junior miner. Ngumpulin stamp dengan cobain wahana yang seru bikin anak nggak cuma main, tapi juga belajar sedikit tentang dunia pertambangan," katanya. Lalu, Yunita 33 tahun, mengaku sempat harus bersabar mengantre tapi tidak menyesal. "Tadi sempat antre, tapi akhirnya dapat giliran juga. Anaknya senang banget main excavator dan wahana lainnya," ucapnya. JMFF 2026 menghadirkan berbagai wahana edukatif mulai dari Mining Zone, Excavator Real Simulator, Tunnel Laser, hingga Mining Builder, dan seluruhnya dirancang untuk mengembangkan kreativitas, motorik, serta pemahaman anak tentang proses industri pertambangan secara menyenangkan. Orang Tua Dapat Ruang Belajar Sementara anak-anak sibuk menjelajahi zona demi zona, para orang tua mendapat ruang tersendiri. JMFF 2026 menyediakan sesi talkshow edukasi bersama psikolog serta layanan konsultasi gratis bekerja sama dengan Dig and Beyond memberi kesempatan bagi orang tua untuk mendiskusikan tumbuh kembang anak secara langsung. Psikolog Ulfa Nurida menjelaskan anak membutuhkan ruang eksplorasi untuk mengenali minat dan bakatnya dan proses itu tidak bisa dipaksakan atau dipersingkat. "Kalau kita bicara soal minat bakat, itu terkait dengan masa depan mereka. Tapi bagaimana kita sebagai orang tua bisa memberikan kesempatan kepada anak untuk mengeksplorasi, tetapi tetap terarah," tuturnya. Ia menegaskan pengalaman langsung seperti yang ditawarkan JMFF justru menjadi salah satu cara efektif bagi anak untuk mengenal dirinya sendiri. "Dengan mereka punya pengalaman langsung, mereka bisa merasakan apakah ini sesuatu yang mereka sukai, tertarik, atau justru terasa sulit," jelasnya. Lebih lanjut, Ulfa juga mencatat antusiasme anak-anak selama mengikuti kegiatan ini sebagai sinyal positif bahwa pendekatan belajar berbasis pengalaman bekerja dengan baik.

Bitcoin Rebound Tapi Volatilitas Masih Tinggi: FLOQ Soroti Faktor Penentu Arah Pasar Kripto Ekonomi
Ekonomi
8 jam yang lalu

Bitcoin Rebound Tapi Volatilitas Masih Tinggi: FLOQ Soroti Faktor Penentu Arah Pasar Kripto

Jakarta, katakabar.com - Pasar aset kripto memasuki awal Juli dengan volatilitas yang masih tinggi setelah Bitcoin (BTC) sempat menembus level psikologis penting, yaitu 200 - week Moving Average (MA), sebelum akhirnya pulih ke kisaran US$61.000 - 62.000. Di tengah tekanan tersebut, pelaku pasar juga dihadapkan pada sejumlah katalis besar, mulai dari arus keluar ETF Bitcoin yang mencetak rekor bulanan, kebijakan monetisasi Bitcoin oleh Strategy, hingga perkembangan pembahasan CLARITY Act di Amerika Serikat. Menurut Yudhono Rawis, CEO dan Founder FLOQ, kondisi saat ini menunjukkan bahwa pasar sedang berada dalam fase validasi, di mana investor masih menunggu kepastian dari sisi makroekonomi maupun regulasi. "Pergerakan Bitcoin dalam beberapa hari terakhir mencerminkan pasar yang masih mencari keseimbangan. Penurunan di bawah 200-week Moving Average memang menjadi sinyal teknikal yang penting, tetapi rebound yang terjadi menunjukkan bahwa minat beli masih muncul di area support. Untuk jangka pendek, pasar masih membutuhkan konfirmasi sebelum dapat kembali memasuki tren bullish yang lebih kuat," ujar Yudho. Secara teknikal, kata Yudho, Bitcoin sempat menyentuh level sekitar US$57.950 sebelum kembali menguat. "Area US$57.800 - 58.000 kini menjadi support utama yang akan menentukan arah berikutnya, sementara US$62.500 menjadi resistance penting yang perlu ditembus dengan volume transaksi yang kuat agar momentum pemulihan dapat berlanjut," tuturnya. Di sisi makro, ulasnya, pasar juga mencermati perubahan ekspektasi terhadap kebijakan bank sentral Amerika Serikat. Data inflasi masih menunjukkan tekanan yang belum sepenuhnya reda, namun pelemahan pasar tenaga kerja mulai meningkatkan harapan bahwa Federal Reserve akan mengurangi sikap hawkish pada pertemuan FOMC akhir Juli. "Data ekonomi terbaru memberikan sinyal bahwa tekanan inflasi mulai mereda, sementara pasar tenaga kerja mulai kehilangan momentum. Kondisi ini membuka peluang bagi The Fed untuk mengambil pendekatan yang lebih hati-hati. Walaupun belum menjadi sinyal penuh untuk kembali ke mode risk-on, sentimen tersebut cukup membantu meredakan tekanan terhadap aset berisiko, termasuk kripto," jelas Yudho. Menurutnya, perrhatian investor juga tertuju pada keputusan Strategy yang membuka opsi monetisasi kepemilikan Bitcoin hingga US$1,25 miliar. Langkah ini dinilai mengubah narasi perusahaan yang selama ini dikenal sebagai pemegang Bitcoin jangka panjang tanpa rencana menjual asetnya. "Program monetisasi ini belum tentu berarti penjualan Bitcoin akan dilakukan dalam waktu dekat. Namun, pasar akan terus memantau implementasinya karena jika tekanan pendanaan meningkat, potensi tambahan pasokan Bitcoin dari Strategy dapat memengaruhi sentimen investor," beber Yudho. Sementara, terang Yudho, produk ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat mencatat arus keluar sekitar US$4,1 - 4,5 miliar sepanjang Juni, menjadikannya bulan dengan outflow terbesar sejak produk tersebut diluncurkan. Meski demikian, FLOQ melihat terdapat beberapa indikator yang masih menunjukkan kekuatan fundamental pasar. "Arus keluar ETF memang masih menjadi tekanan utama, tetapi data on-chain justru memperlihatkan investor jangka panjang belum melakukan distribusi besar-besaran. Cadangan Bitcoin di bursa tetap rendah dan akumulasi oleh pemegang besar masih berlangsung. Ini menjadi sinyal bahwa fondasi jangka panjang pasar belum berubah secara signifikan," imbuhnya. Selain faktor pasar, tukasnya, perkembangan regulasi di Amerika Serikat juga diperkirakan menjadi salah satu penentu arah industri aset digital. Teks final CLARITY Act dijadwalkan terbit pada awal Juli, sementara peluang pembahasan di tingkat legislatif berlangsung sepanjang Juli hingga awal Agustus. "Juli akan menjadi periode penting bagi industri aset digital. Pasar bukan hanya menunggu arah kebijakan moneter, tetapi juga kepastian regulasi. Apabila CLARITY Act menunjukkan kemajuan yang positif, hal tersebut berpotensi menjadi fondasi jangka panjang bagi adopsi institusional di pasar kripto," sebutnya Yudho. Di dalam negeri, kondisi pasar juga masih menghadapi sejumlah tantangan. Pelemahan rupiah yang mendekati Rp18.000 per dolar AS, kontraksi PMI manufaktur, serta potensi penerapan tarif baru Amerika Serikat terhadap produk Indonesia menjadi faktor yang perlu dicermati investor dalam mengelola risiko portofolio. FLOQ mengimbau investor untuk tetap mengedepankan manajemen risiko dan menghindari keputusan investasi yang dipengaruhi oleh volatilitas jangka pendek. Investor pemula disarankan tetap konsisten menerapkan strategi dollar-cost averaging (DCA), sementara trader jangka pendek perlu memperhatikan level support dan resistance utama sebelum mengambil posisi baru.

BLU Kemenkeu Raih Penghargaan Medbun Awards 2026 Berkat Komitmen Pemberdayaan UMKM Sawit Sawit
Sawit
9 jam yang lalu

BLU Kemenkeu Raih Penghargaan Medbun Awards 2026 Berkat Komitmen Pemberdayaan UMKM Sawit

Medan, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) sebagai BLU Kemenkeu mendapatkan penghargaan “Excellence Institution in Empowering Micro, Small, and Medium Palm Oil Enterprises” di ajang Medbun Awards 2026.  Penghargaan yang diberikan kepada BPDP bentuk apresiasi atas komitmen dan perannya dalam mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah berbasis kelapa sawit di Indonesia. Penghargaan diberikan sebagai rangkaian kegiatan 4th Technology and Talent Palm Oil Mill Indonesia (TPOMI) 2026 yang digelar pada 9 Juli 2026 di Hotel Adi Mulia, Medan, Sumatera Utara. BPDP secara aktif dan konsisten mendukung tumbuhnya UMKM sawit yang inovatif, mandiri dan berkelanjutan, dengan selalu menyediakan berbagai program  peningkatan kapasitas, fasilitasi promosi dan penguatan daya saing agar dapat menjadi UMKM yang naik kelas. Hingga Juni 2026 kegiatan Kerjasama UMKM BPDP telah mencapai 52 program kegiatan dengan berkolaborasi dengan berbagai stakeholder mulai asosiasi Petani , Perguruan Tinggi, Kementerian, Media hingga pondok pesantren. Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, menyampaikan BPDP terus mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM), adopsi teknologi, serta percepatan hilirisasi industri kelapa sawit Indonesia menuju industri yang berdaya saing dan berkelanjutan agar kemudian UMKM juga memiliki produk-produk yang berkualitas.  “Teknologi dan hilirisasi industri tidak hanya memberikan manfaat bagi sektor pengolahan skala besar, tetapi harus  membuka peluang bagi UMKM untuk menghasilkan produk-produk inovatif berbasis kelapa sawit yang memiliki nilai tambah dan daya saing,” ujar Helmi U8sungt tema “Updating Technology & Talent Palm Oil Mill and Downstream” dengan subtema “Hilirisasi Komoditi Perkebunan Menuju Sawit Pilar Indonesia Emas 2045”, TPOMI 2026 menjadi wadah strategis yang mempertemukan pemerintah, akademisi, pelaku industri dan UMKM, praktisi, serta penyedia teknologi untuk mendiskusikan berbagai inovasi dan tantangan dalam pengembangan industri pengolahan kelapa sawit nasional. Melalui booth pameran BPDP dalam TPOMI 2026, para pengunjung memperoleh informasi program pengembangan UMKM, promosi komoditas perkebunan serta informasi mengenai hilirisasi yang dapat menjadi peluang usaha. Pengunjung juga memperoleh informasi mengenai berbagai produk turunan kelapa sawit beserta potensi pengembangannya sebagai bagian dari upaya mendorong tumbuhnya wirausaha berbasis komoditas perkebunan diantaranya kepala, kelapa sawit dan kakao. TPOMI digelar selama 3 hari yang mana peserta dapat mengikuti konferensi, seminar teknis, diskusi panel, serta pameran teknologi yang menampilkan berbagai inovasi di bidang pengolahan kelapa sawit, digitalisasi industri, otomatisasi berbagai Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT), efisiensi energi, hingga solusi perangkat lunak untuk mendukung operasional pabrik kelapa sawit.

Evakuasi Berhasil, Koops TNI Habema Perkuat Pengamanan dan Kejar Pelaku di Yahukimo Nusantara
Nusantara
9 jam yang lalu

Evakuasi Berhasil, Koops TNI Habema Perkuat Pengamanan dan Kejar Pelaku di Yahukimo

Yahukimo, katakabar.com - Koops TNI Habema bergerak cepat mengevakuasi jenazah pilot pesawat PT AMA Air PK-RCY, Nicholas F. Goselin, yang menjadi korban penembakan di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Jumat (3/7) lalu. Di saat yang sama, tim patroli juga diterjunkan untuk melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap pelaku penembakan pilot serta pembakaran pesawat. Operasi evakuasi dilaksanakan dengan mengedepankan kecepatan, ketelitian, dan faktor keamanan mengingat lokasi kejadian berada di wilayah pegunungan yang sulit dijangkau. Total 10 personel Koops TNI Habema diterjunkan dengan dukungan dua helikopter Caracal sehingga proses evakuasi dapat berjalan secara aman dan terkoordinasi. Berkat operasi yang berjalan lancar, jenazah Nicholas F. Goselin berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian dan diterbangkan menuju Timika menggunakan dukungan udara Koops TNI Habema. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak yang berwenang untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku. Kepala Penerangan Koops TNI Habema, M.Wirya Arthadiguna , S.H, M.Si, menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya pilot PT AMA Air sekaligus menegaskan komitmen Koops TNI Habema dalam menjaga keamanan wilayah. "Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya pilot PT AMA Air. Koops TNI Habema berkomitmen mendukung proses evakuasi, menjaga keamanan wilayah, serta membantu penegakan hukum. Tim patroli juga terus melaksanakan penyisiran dan pengejaran terhadap para pelaku. Kami akan terus bersinergi dengan seluruh unsur terkait agar keamanan masyarakat dan pelayanan penerbangan perintis di Papua tetap terjaga," ujarnya. Sejalan dengan komitmen tersebut, kata Wirya, tim patroli Koops TNI Habema terus bergerak melakukan penyisiran dan pengejaran bersama unsur terkait. "Langkah ini dilakukan untuk mendukung proses penegakan hukum sekaligus memastikan situasi keamanan di Kabupaten Yahukimo tetap kondusif," jelasnya. Selain operasi pengejaran, lanjutnya, Koops TNI Habema bersama unsur terkait memperkuat pengamanan di sekitar lokasi kejadian guna mendukung proses penyelidikan. Pengamanan juga dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjaga kelancaran penerbangan perintis yang menjadi jalur penting bagi wilayah pedalaman Papua. "Bagi masyarakat Papua Pegunungan, penerbangan perintis memiliki peran yang sangat vital. Moda transportasi ini menjadi penghubung distribusi logistik, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga kebutuhan masyarakat di daerah yang sulit dijangkau melalui jalur darat," ucapnya. Koops TNI Habema memastikan koordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait akan terus diperkuat. Pengamanan wilayah, pendalaman kronologi kejadian, hingga operasi pengejaran terhadap para pelaku akan terus dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan di Yahukimo dan wilayah sekitarnya. Keberhasilan operasi evakuasi ini menjadi bukti bahwa di tengah tantangan medan Papua yang berat, keselamatan dan kemanusiaan tetap menjadi prioritas. Bersamaan dengan itu, Koops TNI Habema akan terus hadir menjaga keamanan, mendukung penegakan hukum, serta memastikan masyarakat Papua dapat beraktivitas dengan tenang dan pelayanan penerbangan perintis tetap berjalan demi menghubungkan harapan di setiap pelosok negeri.

Promosi Hilirisasi Komoditas Perkebunan, BPDP Sabet Penghargaan PENAS XVII 2026 Sawit
Sawit
10 jam yang lalu

Promosi Hilirisasi Komoditas Perkebunan, BPDP Sabet Penghargaan PENAS XVII 2026

Gorontalo, katakabar.com - Seorang petani sawit dan kelapa dari Kabupaten Powohatu Gorontalo, Iradat, tampak serius simak poster hilirisasi komoditas kelapa pada stand Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) di gelaran Pameran Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII 2026. “Di daerah kami banyak produksi kelapa, tetapi yang dimanfaatkan baru buahnya saja. Sedang sabuk, tempurung, dan produk samping lainnya hanya menjadi limbah yang belum dimanfaatkan,” tutur Iradat. “Dengan informasi yang disampaikan pada stand BPDP ini, saya jadi tahu begitu banyak produk-produk hilir yang dapat dibuat dari produk Kelapa, turunan, dan produk sampingannya, yang dapat dibuat pada skala usaha kecil dan petani," cerita Iradat. Pameran PENAS XVII 2026 diselenggarakan pada 20  hingga 25 Juni 2026 di Komplek Kawasan Stadion GOR David Tony Desa Honggaula, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, usung tema “Transformasi Teknologi dalam Mendukung Program Swasembada Pangan". Pameran PENAS XVII 2026 bagian dari rangkaian kegiatan PENAS XVII 2026 yang acara puncaknya dihadiri langsung Presiden RI, H Prabowo Subianto pada 24 Juni 2026. Pertemuan akbar ini dihadiri sekitar 50 ribu peserta yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari petani dan nelayan, pemerintah daerah, organisasi terkait, hingga para pelaku sektor pertanian dan pangan yang berasal dari seluruh Indonesia. Stand BPDP menyuguhkan berbagai informasi antara lain Program Layanan BPDP, Hilirisasi komoditas Sawit, Kelapa, dan Coklat, serta Manfaat Kelapa Sawit dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. BPDP juga menghadirkan perwakilan 2 (dua) koperasi petani sawit yang menampilkan produk-produk UMKM berbahan baku sawit, turunan, dan produk sampingnya. Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansah, mengatakan kehadiran BPDP dalam pameran ini sebagai wujud kontribusi komoditas perkebunan dalam mendukung ketahanan pangan. “Indonesia telah lama mencapai swasembada minyak nabati dari minyak sawit. Sekitar 40% hasil produksi minyak sawit digunakan untuk konsumsi dalam negeri termasuk untuk pangan, sehingga kita tidak perlu lagi mengimpor minyak nabati untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng masyarakat dalam negeri,” kata Helmi. “Bahkan, hasil produksi minyak sawit kita diekspor ke berbagai negara di dunia untuk memenuhi kebutuhan minyak nabati masyarakat dunia,” ucapnya. Selain pemanfaatan untuk pangan, Helmi Muhansah, mengatakan produk perkebunan dan turunannya dapat juga diproduksi pada skala UMKM menjadi beragam produk kebutuhan masyarakat. “BPDP menghadirkan dua koperasi petani sawit yang memproduksi produk UMKM berbahan baku sawit. Kedua koperasi ini yakni Koperasi Sawit Setara dan Koperasi Agribisnis Jaya Indonesia (KAJI), telah bermitra dengan BPDP melalui program pemberdayaan UMKM perkebunan, dan telah menghasilkan beragam produk UMKM berbahan baku sawit sebagaimana yang ditampilkan  dalam stand ini," sebut Helmi. BPDP Raih Penghargaan Stand BPDP yang dikunjungi ratusan petani, nelayan, dan masyarakat umum meraih penghargaan Pameran Penas XVII 2026 sebagai Juara II kategori Kementerian/Lembaga/BUMN/BUMD/Swasta. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Panitia Penas XVII 2026 kepada perwakilan BPDP, Analis Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM Anwar Sadat, pada kegiatan penutupan pameran PENAS XVII 2026 di Taman Budaya Limboto pada Rabu (24/6) lalu. Kegiatan penutupan dihadiri Pemerintah Provinsi Gorontalo, Bupati Kabupaten Limboto, Pimpinan Daerah Kabupaten se Gorontalo, Ketua Umum Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA), Petani dan Nelayan peserta PENAS XVII 2026, Peserta Pameran, perwakilan Sponsor, serta masyarakat kabupaten Limboto. Ketua Koperasi KAJI, Sulaiman A. Loeloe, mengucapkan kegembiraannya bisa berpartisipasi dalam stand BPDP pada perhelatan Penas kali ini. Sulaiman mengatakan mereka membawa banyak produk UMKM berbahan baku sawit yang ditampilkan pada kegiatan ini. “Produk kami antara lain kopi dengan krimer sawit, minuman jahe dengan gula aren kelapa dan krimer sawit, coklat yang diproduksi dari minyak goreng sawit, dan beberapa produk makanan lainnya. Alhamdulillah dengan display ini, bisa berkontribusi terhadap capaian stand BPDP,” beber Sulaiman. Pengurus Koperasi Sawit Setara Reskita Sawitri menyampaikan hal yang sama. Rezkita mengatakan Koperasi Sawit Setara menampilkan produk kerajinan lidi sawit, parfum berbahan baku sawit, sabun, kopi krimer sawit, dan pupuk organik dari tandan kosong sawit. “Kami mengapresiasi undangan BPDP untuk berpatisipasi di pameran ini. Pada event ini bisa bertemu dengan petani dan nelayan dari seluruh Indonesia, dan beberapa diantara yang mengunjungi stand BPDP juga adalah petani sawit, kelapa, dan kakao,” terang Reskita. Di antara pengunjung stand BPDP juga nampak Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, Anggota Dewan Perwakilan Daerah RI Fadel Muhammad, dan beberapa Kepala Daerah (Gubernur/Bupati) peserta Penas XVII 2026. Keikusertaan BPDP pada pameran Penas XVII 2026 merupakan bentuk dukungan bagi peningkatan kesejahteraan petani, pemberdayaan Koperasi dan UMKM, serta mempromosikan manfaat komoditas perkebunan bagi masyarakat.

Berita Daerah

Sorotan terbaru dari berbagai wilayah