Kepala Desa Langkai Ditangkap Polres Siak, Diduga karena Narkoba
Dari informasi yang dirangkum katakabar.com, sang kades diamankan pada Sabtu (2/5) malam di desanya.
Wapres RI Lihat Proyek BB, PTPP Percepat Pembangunan Dukung Ketahanan Air dan Pangan
Trenggalek, katakabar.com - PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, sambut kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, lihat progres pembangunan Bendungan Bagong di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Di kunjungan tersebut, Wapres turut didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhammad Natanegara, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Brantas, Muhammad Noor, Kepala SNVT Pembangunan Bendungan Bagong Riwin Andono, beserta General Manager PTPP Apri Setiawan. Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur strategis guna memperkuat ketahanan air, ketahanan pangan, serta pengendalian banjir di wilayah selatan Jawa Timur. Sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto, Wakil Presiden menekankan pentingnya percepatan penyelesaian proyek agar manfaat Bendungan Bagong dapat segera dirasakan masyarakat, khususnya petani dan warga Trenggalek. Di kegiatan tersebut, Wapres menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran pembangunan. Proyek Pembangunan Bendungan Bagong (BB) Paket III yang dikerjakan oleh PTPP memiliki nilai kontrak sebesar Rp402,31 miliar dengan masa pelaksanaan selama 1.473 hari kalender, terhitung sejak 20 Desember 2024. Hingga saat ini, progres proyek telah mencapai 59,49 persen, dari target sebesar 56,56 persen mencerminkan kinerja proyek yang berjalan lebih cepat dari rencana. Bendungan Bagong memiliki kapasitas tampung sebesar 17,4 juta meter kubik yang diproyeksikan mampu menyuplai air irigasi bagi 977 hektare lahan pertanian di Daerah Irigasi Bagong. Selain itu, bendungan ini juga akan menyediakan air baku sebesar 153 liter per detik serta berperan dalam pengendalian banjir di wilayah Kabupaten Trenggalek. Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan progres positif proyek ini merupakan hasil dari perencanaan matang, inovasi berkelanjutan, serta kolaborasi yang solid antar seluruh pemangku kepentingan. “PTPP berkomitmen untuk menyelesaikan proyek Bendungan Bagong tepat waktu dengan tetap mengedepankan kualitas, keselamatan kerja, dan keberlanjutan. Proyek ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung ketahanan air dan peningkatan produktivitas pertanian,” ujarnya. Dalam pelaksanaannya, proyek Bendungan Bagong menghadapi tantangan teknis yang cukup kompleks, terutama karena konstruksi bendungan bertumpu pada lapisan koluvial yang memerlukan rekayasa engineering khusus untuk memastikan stabilitas dan keamanan struktur. Untuk mengatasi tantangan tersebut, PTPP mengimplementasikan berbagai inovasi konstruksi guna meningkatkan efektivitas pekerjaan serta menjaga standar keselamatan kerja. Penerapan inovasi ini turut berkontribusi terhadap capaian proyek yang membanggakan, di antaranya diraihnya Penghargaan Indonesia Construction Safety Award 2023 kategori Safety Innovation – Proyek BUMN dengan judul makalah “Tunnel Dust Buster Bendungan Bagong - Divisi Infrastruktur 2”, serta Penghargaan Konstruksi Indonesia 2024 kategori Penyedia Jasa dengan Implementasi Kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Terbaik Bidang Sumber Daya Air dari Kementerian Pekerjaan Umum. Di kunjungannya, Wapres turut memberikan apresiasi kepada tim proyek serta menyampaikan pesan penyemangat “Semangat Terus” kepada seluruh pekerja di lapangan. Dukungan tersebut diharapkan semakin memotivasi percepatan penyelesaian proyek secara optimal. PTPP berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur nasional yang berkelanjutan serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia.
Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen
Medan, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus mempercepat implementasi prinsip environmental, social, and governance (ESG) sebagai bagian dari transformasi bisnis berkelanjutan di sektor perkebunan negara. Langkah ini sejalan dengan dorongan Komisi VI DPR RI untuk memperkuat daya saing industri nasional di tengah tuntutan global terhadap praktik usaha yang berkelanjutan. Penegasan tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja reses Komisi VI DPR RI ke Regional 1 PTPN IV di Medan, Sumatera Utara, di Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2025–2026. Dalam kesempatan tersebut, rombongan dewan menyoroti berbagai inisiatif transformasi yang dijalankan Holding Perkebunan Nusantara bersama entitas di bawahnya, termasuk PTPN IV PalmCo. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, menegaskan sektor perkebunan memiliki ketergantungan tinggi terhadap kualitas lingkungan serta penerimaan sosial masyarakat, sehingga penerapan ESG menjadi fondasi utama keberlanjutan usaha. “ESG bukan lagi pilihan moral, tetapi kebutuhan strategis. Sektor ini sangat bergantung pada kualitas lingkungan, ketersediaan air, kesuburan tanah, dan dukungan masyarakat,” kata Nurdin kepada jajaran manajemen BUMN perkebunan, BP BUMN dan Danantara Asset Management. Dalam pemaparan kepada DPR, Direksi Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) yang diwakili Direktur Bisnis, Ryanto Wisnuhardi, menyampaikan transformasi tata kelola yang dijalankan mulai menunjukkan hasil positif. Kinerja keuangan grup berada dalam tren meningkat, yang antara lain ditopang kontribusi signifikan dari subholding kelapa sawit, PTPN IV PalmCo. “Sekitar 80 persen pendapatan grup berasal dari komoditas utama yang dikelola PalmCo. Secara keseluruhan, PTPN Group juga mencatat skor risiko ESG sebesar 17,1 (kategori low risk) dari lembaga pemeringkat global Sustainalytics, yang mencerminkan tingkat kepatuhan terhadap standar keberlanjutan internasional,” jelas Ryanto. Capaian tersebut diperkuat kinerja PTPN IV PalmCo. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyatakan bahwa perusahaan menempatkan ESG sebagai inti strategi bisnis. Ia mengungkapkan PalmCo telah mencatat penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 28,88 persen sebagai bagian dari upaya dekarbonisasi. Selain itu, perusahaan juga memperluas kemitraan ekonomi kerakyatan melalui program plasma yang kini mencapai 46.314 hektar. “Efisiensi bisnis dan keberlanjutan lingkungan harus berjalan beriringan. Kami mendorong keduanya sebagai motor pertumbuhan perusahaan,” ucap Jatmiko. Dukungan terhadap transformasi tersebut juga disampaikan Anggota Komisi VI DPR RI, Nasril Bahar, yang menilai perbaikan tata kelola di tubuh PTPN menjadi indikator positif di tengah tantangan industri global. “Ini menunjukkan bahwa langkah transformasi mulai berjalan efektif,” timpalnya. Selain fokus pada pengurangan emisi, PTPN IV PalmCo juga menyiapkan strategi jangka panjang melalui pengembangan energi terbarukan. Hingga 2030, perusahaan merencanakan pembangunan 36 fasilitas energi baru, termasuk pembangkit listrik tenaga biogas dan compressed biomethane gas (CBG). Program ini diproyeksikan mampu menekan emisi hingga 54,46 persen dibandingkan skenario business as usual pada 2030. Penguatan ESG di sektor perkebunan menjadi salah satu kunci dalam menjawab tekanan global terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan. Di sisi lain, langkah ini juga membuka peluang bagi Indonesia untuk memperkuat posisi sebagai pemain utama dalam industri kelapa sawit yang lebih modern, transparan, dan berdaya saing tinggi. Dengan dukungan legislatif serta konsistensi implementasi di tingkat operasional, transformasi yang dijalankan Holding Perkebunan Nusantara diharapkan tidak hanya meningkatkan kinerja korporasi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Wali Kota Binjai Lepas Pawai Ta’aruf MTQ ke-57, Berlangsung Meriah
Walikota Binjai lepas pawai MTQ ke 57 tingkat Kota Binjai
Harga MinyaKita Melonjak Para IRT dan Pedagang Kelimpungan di Daerah Sentra Sawit
Bengkalis, katakabar.com - Harga Eceran Tertinggi (HET) MinyaKita di pasar tradisional Simpang Padang di Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau melonjak dari sebelumnya Rp15.700 kini Rp21.000 hingga Rp23.000 per Liter. Harga eceran MinyakKita melonjak sudah berlangsung hampir dua pekan terakhir, yakni dari pertengahan April hingga awal Mei 2026 ini. Melonjaknya HET minyak goreng berbasis kelapa sawit tersebut mulai berdampak kepada masyarakat, terutama para ibu rumah tangga (IRT) dan pedagang gorengan kaki lima, dan pinggir jalan yang mengais rezeki di kawasan perkotaan Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau, merupakan daerah sentra kelapa sawit. Salah seorang pemilik toko barang-barang harian kebutuhan pokok masyarakat, di kawasan perkotaan Duri, Rustam 53 tahun, kepada katakabar.com, Sabtu (2/5) kemarin, mengatakan MinyakKita dijual di toko Rp23.000 per liter awal Mei 2026 ini. "Kalau pekan keempat April 2026 lalu, MinyakKita dijual masih kisaran Rp21.000 per liter. Tetapi modalnya naik terus sehingga MinyakKita dijual Rp23.000 per liter," ujarnya. Selain itu, tambahnya, harga minyak goreng curah juga naik. Kalau sebelumnya harga eceran kisaran Rp20.000 ribu per liter saat ini harganya naik Rp21.000 hingga Rp22.000 per liter. Sumber katakakabar.com lainnya awal Mei 2026 ini menyebutkan saat ini harga eceran minyak goreng kemasan berbagai merk toko-toko penjual barang harian di kawasan pasar tradisional Simpang Padang Duri, Kecamatan Mandau tidak ada lagi menjual di bawah Rp20.000 per liter. Bisa jadi melonjak harga disebabkan berbagai faktor, seperti naiknya harga plastik, dan mulai langkanya pasokan barang-barang menjelang hari raya Idul adha 1447 hijriah tahun 2026 masehi. Masyarakat, khusus para IRT dan pedagang gorengan kaki lima dan pinggir jalan kepada pemerintah dan dinas terkait agar mencari solusi melonjaknya harga minyak gereng merk MinyaKita secepat normal kembali ke HET yang telah ditetapkan pemerintah.
Alih Fungsi Hutan Lindung di Langkat Imbas Lemahnya Pengawasan DLHK Sumut
Kritik Direktur BARAPAKSI, alih fungsi hutan lindung di Langkat Imbas lemahnya pengawasan DLHK Sumut
Pemko Binjai Peringati Hardiknas 2026, Fokus Pendidikan Bermutu dan Inklusif
Pemko Binjai peringati Hari Pendidikan Nasional mengusung tema 'Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua"
Robot Quadruped Unitree: Dari Riset AI hingga Operasi Industri Berat
Jakarta, katakabar.com - Dengan lebih dari 50.000 unit quadruped yang sudah beroperasi secara aktif di berbagai negara dan 70 persen pangsa pasar global di segmen ini, lini quadruped Unitree dibangun dari pengalaman lapangan, bukan hanya spesifikasi di atas kertas. Ada pekerjaan di lingkungan industri yang terlalu berbahaya, terlalu sempit, atau terlalu tidak beraturan untuk dijangkau kendaraan konvensional. Bukan karena tidak ada teknologinya, melainkan karena sebagian besar robot yang ada belum benar-benar dirancang untuk kondisi nyata di lapangan. Unitree hadir dengan tiga lini quadruped yang masing-masing menjawab kebutuhan yang berbeda, dari riset hingga operasi industri kelas berat. Platform Riset Siap untuk AI Go2 adalah titik masuk ke ekosistem quadruped Unitree. Dengan bobot 15 kg dan sistem 4D LiDAR untuk pemetaan 3D real-time, Go2 digunakan secara luas oleh universitas dan pusat riset untuk mengembangkan kemampuan AI robotik di lingkungan nyata. Yang membedakan Go2 dari platform riset lainnya adalah varian EDU-nya, yang hadir sebagai platform terbuka dengan dukungan NVIDIA Jetson Orin. Tim riset bisa mengembangkan dan menguji algoritma AI langsung di hardware yang sama dengan yang digunakan di lapangan industri, bukan di simulator yang terpisah dari realita. Kapabilitas Industri Ukuran Kompak Quadruped Unitree As2 menjawab kebutuhan yang berbeda. Platform ini menggabungkan ukuran yang relatif kompak dengan kapabilitas yang jauh melampaui kelasnya. Dengan bobot 18 kg, torsi sendi maksimum 90 Nm, dan kecepatan hingga 5 m/s, As2 mampu membawa payload hingga 15 kg saat bergerak dan 65 kg dalam posisi statis. Rating IP54 menjadikan As2 tahan terhadap debu dan hujan untuk operasi outdoor berkepanjangan. Daya tahan baterai lebih dari 4 jam tanpa beban memungkinkan misi inspeksi dan patroli yang panjang tanpa interupsi. As2 bisa dikonfigurasi dengan kamera termal, sensor gas, hingga scanner 3D. Kelas Industri Medan Paling Ekstrem A2 berada di ujung lain spektrum. Platform kelas industri ini mampu membawa beban hingga 25 kg dengan daya tahan baterai lebih dari 5 jam, dan dirancang khusus untuk medan yang tidak bisa dilalui platform lain: tangga, lereng curam, permukaan tidak rata, dan area dengan risiko tinggi. Di sektor energi, quadruped Unitree sudah digunakan untuk patroli gardu listrik dengan pemindaian termal dan deteksi kebocoran gas secara otonom. Di sektor keselamatan publik, tim pemadam kebakaran mengoperasikan robot Unitree yang dilengkapi kamera 360 derajat dan sensor gas untuk menilai kondisi zona berbahaya sebelum personel masuk. Tersedia di Indonesia Seluruh lini quadruped Unitree kini tersedia di Indonesia melalui Halo Robotics, distributor resmi dan eksklusif Unitree di Indonesia, dengan dukungan lokal penuh mulai dari konsultasi, integrasi sistem, pelatihan operasional, hingga layanan purna jual resmi.
Robot Humanoid Unitree: Dari Otomasi Industri hingga Interaksi
Jakarta, katakabar.com - Robot humanoid bukan lagi teknologi yang hanya hidup di pameran teknologi. Unitree telah mengirimkan lebih dari 5.500 unit humanoid secara komersial sepanjang 2025, menjadikannya produsen dengan volume pengiriman terbesar di dunia untuk kategori ini. Teknologinya sudah digunakan secara aktif di fasilitas industri, universitas riset terkemuka, hingga ruang publik di berbagai negara. Paling menarik bukan hanya angkanya, melainkan seberapa luas spektrum aplikasinya. Tiga robot humanoid Unitree masing-masing menjawab kebutuhan yang berbeda secara fundamental. Di lingkungan industri, fleksibilitas adalah kunci. Robot humanoid G1 hadir sebagai robot humanoid yang bisa disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang dibutuhkan melalui pilihan aksesori tangannya. Untuk tugas yang membutuhkan kekuatan dan ketahanan, tangan tiga jari Dex3-1 dirancang untuk kondisi kerja industri. Untuk pekerjaan yang membutuhkan sensitivitas lebih tinggi, BrainCo Revo2 hadir sebagai tangan lima jari dengan kemampuan menangani objek yang rapuh sekalipun. G1 sudah beroperasi aktif untuk inspeksi fasilitas dan pengembangan AI robotik di berbagai negara, bukan sebagai demonstrasi, melainkan sebagai bagian dari operasional nyata. Kecerdasan Tidak Bergantung Jaringan Internet Ada kebutuhan spesifik di industri tertentu yang tidak bisa diabaikan: bagaimana robot bekerja di lokasi tanpa koneksi internet, atau di fasilitas yang tidak mengizinkan data keluar ke server eksternal. Robot humanoid H2 menjawab kebutuhan itu. Platform ini membawa onboard computer yang mampu menjalankan LLM (Large Language Model) skala penuh langsung di perangkat. Seluruh kemampuan pemrosesan AI berjalan mandiri tanpa bergantung pada infrastruktur jaringan di luar robot. Untuk operasi di tambang bawah tanah, fasilitas offshore, atau lingkungan dengan protokol keamanan data ketat, ini bukan fitur tambahan melainkan syarat utama. Interaksi Dirancang untuk Manusia Tidak semua robot humanoid beroperasi di balik pagar fasilitas industri. R1 mengambil pendekatan yang berbeda dari G1 dan H2, robot humanoid ini dirancang untuk bergerak dan berinteraksi secara natural di tengah keramaian. R1 mampu berjalan, berlari, dan berdiri kembali dari posisi terjatuh. Di ruang kelas, R1 membuka cara baru untuk mengajarkan robotika secara langsung dan interaktif. Di pameran teknologi atau fasilitas publik, R1 hadir sebagai platform yang bisa berkomunikasi dan bergerak bersama pengunjung. Tersedia di Indonesia Seluruh lini humanoid Unitree kini tersedia di Indonesia melalui Halo Robotics, distributor resmi dan eksklusif Unitree di Indonesia, dengan dukungan lokal penuh mulai dari konsultasi, integrasi sistem, pelatihan operasional, hingga layanan purna jual resmi.
Holding PTPN Kembangkan Kompetensi SDM, PT IKN Taja Fokus English Training
Medan, katakabar.com - PT Industri Karet Nusantara (IKN) terus memperkuat pengembangan kompetensi sumber daya manusia melalui penyelenggaraan program pelatihan bertajuk “English Training for Professionals”. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan daya saing karyawan di tengah dinamika globalisasi dan tuntutan industri yang semakin kompetitif. Sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), PT Industri Karet Nusantara berkomitmen untuk mendorong peningkatan kualitas SDM secara berkelanjutan, termasuk dalam penguasaan bahasa asing yang menjadi kebutuhan utama dalam komunikasi bisnis global. Program pelatihan ini dilaksanakan secara bertahap dan diikuti oleh puluhan karyawan dari berbagai fungsi, mulai dari operasional, pemasaran, hingga manajemen. Materi pelatihan difokuskan pada peningkatan kemampuan komunikasi profesional, seperti presentation skills, negotiation, serta penulisan formal email dalam bahasa Inggris. Selain penyampaian materi, pelatihan juga dilengkapi dengan sesi praktik interaktif, diskusi kelompok, serta simulasi situasi kerja nyata. Pendekatan ini dirancang untuk memastikan peserta mampu mengaplikasikan kemampuan bahasa Inggris secara efektif dalam konteks pekerjaan sehari-hari. Para peserta menyambut positif program ini. Mereka menilai pelatihan tidak hanya meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, tetapi juga memperluas wawasan terkait budaya kerja global serta komunikasi lintas negara. Program “English Training for Professionals” bagian dari komitmen PT Industri Karet Nusantara dalam mengembangkan kapabilitas karyawan secara berkelanjutan, sejalan dengan transformasi Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) dalam membangun organisasi yang adaptif, profesional, dan berdaya saing global.