OJK Siapkan Era Baru Kripto: SID Investor, Stablecoin hingga Tokenisasi Aset Nasional
Nasional
6 menit yang lalu

OJK Siapkan Era Baru Kripto: SID Investor, Stablecoin hingga Tokenisasi Aset

Jakarta, katakabar.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mendorong aset kripto terintegrasi lebih dalam dengan sistem keuangan Indonesia. Arah kebijakan ini mencakup penguatan status penyedia layanan aset kripto, penerapan Single Investor Identification (SID), pengaturan stablecoin, hingga pengembangan tokenisasi aset dunia nyata atau real-world assets (RWA). Arah tersebut disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, dalam Coinfest Asia 2026 yang berlangsung di Bali pada 20–21 Agustus 2026. “Hari ini, di forum Coinfest Asia, saya ingin menyatakan bahwa ekonomi on-chain Indonesia akan segera hadir,” ujar Adi. Langkah tersebut menjadi sinyal pengembangan industri aset digital nasional mulai bergerak dari sekadar aktivitas perdagangan kripto menuju integrasi yang lebih luas dengan infrastruktur keuangan. CEO & Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai arah tersebut dapat menjadi momentum penting bagi industri kripto Indonesia untuk memasuki tahap perkembangan yang lebih matang. “Integrasi aset kripto dengan sistem keuangan bukan hanya tentang memperluas penggunaan teknologi blockchain. Yang lebih penting adalah membangun fondasi industri yang memiliki tata kelola, transparansi, perlindungan konsumen, dan infrastruktur yang semakin setara dengan sektor jasa keuangan lainnya,” ujar Yudho. Industri Kripto Masuk Fase Baru Perkembangan regulasi tersebut berlangsung di tengah pertumbuhan jumlah konsumen aset kripto di Indonesia. Data OJK menunjukkan jumlah konsumen aset kripto mencapai 22,69 juta pada Juni 2026, meningkat dari 22,40 juta pada Mei. Nilai transaksi kripto pada periode yang sama mencapai Rp28,58 triliun, naik 24,2 persen dibandingkan Rp23,01 triliun pada bulan sebelumnya. Pertumbuhan tersebut berlangsung seiring semakin luasnya minat masyarakat terhadap aset digital, termasuk Bitcoin sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar. Infrastruktur pasar aset kripto Indonesia juga terus berkembang dengan keberadaan 26 pedagang aset keuangan digital berizin, dua bursa, dua lembaga kliring, dan dua kustodian. Salah satu agenda yang tengah disiapkan OJK adalah memperkuat posisi penyedia layanan aset kripto sebagai bagian dari industri jasa keuangan, sejalan dengan perkembangan regulasi melalui Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Menurut Adi, perubahan tersebut bukan hanya sebatas perubahan nomenklatur, melainkan mencerminkan peningkatan standar industri. “Ini bukan sekadar perubahan label, tetapi benar-benar menunjukkan peningkatan kelas industri,” ucapnya. Yudho melihat penguatan status tersebut dapat meningkatkan kepercayaan terhadap industri sekaligus mendorong pelaku usaha meningkatkan standar operasionalnya. “Ketika aset digital semakin terhubung dengan sistem keuangan nasional, ekspektasi terhadap pelaku industri juga akan semakin tinggi. Governance, manajemen risiko, keamanan aset, hingga transparansi harus ikut berkembang. Bagi industri, ini merupakan tantangan sekaligus peluang untuk membangun kepercayaan dalam jangka panjang,” terang Yudho. Investor Kripto Bakal Punya SID OJK juga berencana menerapkan Single Investor Identification bagi investor aset kripto. Mekanisme serupa selama ini digunakan di pasar modal untuk memberikan nomor identitas tunggal kepada investor. Menurut OJK, penerapan SID dapat membuat infrastruktur pasar aset digital semakin selaras dengan pasar modal sekaligus memperkuat transparansi aktivitas investor. “Hal ini akan menyelaraskan ekosistem kripto dengan pasar modal, meningkatkan kredibilitas serta mendorong transparansi dan efisiensi secara bersamaan,” imbuh Adi. Yudho menilai SID dapat menjadi salah satu fondasi penting jika Indonesia ingin membangun ekosistem aset digital yang lebih terintegrasi. “Identitas investor yang terintegrasi berpotensi membuat ekosistem lebih transparan sekaligus mempermudah pengembangan produk dan layanan keuangan digital di masa depan. Hal yang perlu dijaga adalah implementasinya tetap efisien, aman, dan tidak menciptakan hambatan yang berlebihan bagi masyarakat untuk mengakses layanan,” jelasnya. Stablecoin Mulai Masuk Agenda Regulasi Selain infrastruktur investor, stablecoin menjadi salah satu sektor yang mulai mendapatkan perhatian lebih besar dari regulator. OJK berencana menempatkan stablecoin sebagai instrumen transaksi, bukan sebagai alat pembayaran. Pengaturannya akan tetap dikoordinasikan dengan Bank Indonesia sesuai kewenangan masing-masing lembaga. “Stablecoin diposisikan sebagai instrumen transaksi, bukan sebagai alat pembayaran,” tutur Adi. Pembahasan mengenai stablecoin menjadi semakin relevan seiring peningkatan penggunaannya secara global. Berdasarkan data yang dipaparkan OJK, suplai stablecoin dunia meningkat dari sekitar US$200 miliar pada awal 2025 menjadi sekitar US$317 miliar–US$320 miliar pada awal 2026. Sejumlah model bisnis stablecoin di Indonesia juga telah melewati proses regulatory sandbox OJK dan bersiap memasuki tahap pengembangan berikutnya. Menurut Yudho, kejelasan regulasi menjadi faktor penting agar inovasi stablecoin dapat berkembang tanpa menimbulkan ketidakpastian bagi pelaku usaha maupun pengguna. “Stablecoin memiliki banyak potensi penggunaan, terutama untuk efisiensi transaksi dan penyelesaian berbasis blockchain. Tetapi, karena bersinggungan langsung dengan sistem keuangan dan pembayaran, batas kewenangan serta aturan mainnya harus jelas. Kepastian regulasi justru akan memberikan ruang yang lebih sehat bagi inovasi,” ujarnya. Tokenisasi Emas, SBN hingga Properti Agenda lain yang berpotensi membuka babak baru industri aset digital Indonesia adalah tokenisasi aset dunia nyata. OJK tengah menyusun kerangka regulasi yang lebih luas untuk pengembangan real-world assets. Sejumlah model tokenisasi yang telah dikembangkan melalui regulatory sandbox antara lain mencakup emas, Surat Berharga Negara (SBN), hingga hak ekonomi atas properti. “Kami sedang menyusun regulasi OJK yang komprehensif untuk memastikan skalabilitas dan keamanannya,” jelas Adi. Secara global, perkembangan RWA juga berlangsung cepat. Data yang dipaparkan OJK menunjukkan nilai pasar RWA meningkat sekitar 256,7 persen dari kuartal pertama 2025 hingga kuartal pertama 2026, dengan nilai mendekati US$33,5 miliar pada pertengahan 2026. Yudho melihat tokenisasi berpotensi menjadi salah satu titik pertemuan terbesar antara teknologi blockchain dan sistem keuangan tradisional. “RWA bisa menjadi salah satu use case blockchain yang paling relevan bagi sektor keuangan karena teknologi tidak lagi berdiri sendiri, tetapi digunakan untuk merepresentasikan aset dan hak ekonomi yang nyata. Jika regulasi, kustodian, likuiditas, dan perlindungan investor dibangun dengan baik, tokenisasi dapat membuka akses investasi yang lebih luas sekaligus menciptakan model pembiayaan baru,” ulas Yudho. Dari Trading Menuju Ekonomi On-Chain Berbagai agenda tersebut menunjukkan arah kebijakan aset digital Indonesia mulai berkembang melampaui aktivitas jual beli kripto. Identitas investor, standardisasi penyedia layanan, stablecoin, dan tokenisasi menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem keuangan berbasis teknologi yang lebih terintegrasi. OJK juga mengaitkan perkembangan aset digital dengan agenda ekonomi nasional, termasuk transformasi digital, pendalaman pasar keuangan, serta perluasan akses investasi dan pembiayaan. “Kami berkomitmen penuh menjadikan Indonesia sebagai pusat kripto Asia, pusat inovasi, investasi, dan transaksi kripto di kawasan ini,” sebut Adi. Menurut Yudho, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pusat perkembangan aset digital di kawasan apabila inovasi dan regulasi dapat bergerak secara seimbang. “Fase berikutnya dari industri aset digital tidak hanya akan berbicara tentang harga aset atau volume perdagangan. Kita akan semakin banyak melihat blockchain masuk ke infrastruktur investasi, tokenisasi aset, settlement, hingga berbagai layanan keuangan lainnya. Indonesia punya basis pengguna yang besar dan ekosistem yang terus berkembang. Jika regulasi mampu memberikan kepastian sekaligus ruang inovasi, peluang Indonesia untuk menjadi salah satu pusat ekonomi on-chain di Asia semakin terbuka,” tandas CEO FLOQ.

Posisi Long Bitcoin dan Ethereum Dominan di Pasar Global, Bittime Soroti Peluang Futures Ekonomi
Ekonomi
1 jam yang lalu

Posisi Long Bitcoin dan Ethereum Dominan di Pasar Global, Bittime Soroti Peluang Futures

Jakarta, katakabar.com -Pasar futures global menunjukkan dominasi posisi long pada Ethereum dan Bitcoin. Bittime melihat tren ini sebagai peluang pertumbuhan futures di Indonesia, seiring meningkatnya transaksi derivatif. Melalui Bittime Futures, pengguna dapat mengeksplorasi perdagangan futures dengan tetap mengutamakan pemahaman produk dan manajemen risiko. Bittime, sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), melihat perkembangan pasar futures global sebagai salah satu gambaran meningkatnya perhatian terhadap perdagangan derivatif aset kripto. Perkembangan ini juga menjadi konteks bagi pertumbuhan Bittime Futures di Indonesia. Data pasar global yang diamati pada 1 September 2026 pagi menunjukkan, sebanyak 69,74% investor mengambil posisi long pada kontrak ETHUSDT perpetual, sementara 30,26% berada pada posisi short. Long/Short Ratio tercatat sebesar 2,30. Sementara itu, posisi trader pada Bitcoin relatif lebih berimbang. Pada kontrak BTCUSDT perpetual, sebanyak 50% akun secara global berada pada posisi long, sedangkan 50% mengambil posisi short. Rasio long/short tercatat 1,00. Data tersebut menunjukkan bahwa pada saat pengamatan, kecenderungan posisi long trader global lebih kuat pada Ethereum dibandingkan Bitcoin. Ini menggambarkan trader memiliki pandangan optimis terhadap pergerakan aset Ethereum ke depan. Sedangkan untuk Bitcoin, para trader masih berada pada posisi wait and see terkait pergerakan ke depan.  Tetapi, data long/short merupakan gambaran posisi pada waktu tertentu dan dapat berubah dengan cepat mengikuti dinamika pasar, sehingga tidak dapat menjadi kepastian mengenai arah harga aset ke depan.  Bittime Lihat Peluang Futures di Tengah Pasar Dinamis Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan perkembangan positioning trader global menunjukkan bahwa Bittime Futures dapat menjadi salah satu pilihan bagi trader yang ingin merespons berbagai kondisi pasar melalui posisi long maupun short. “Futures memberikan fleksibilitas bagi trader untuk mengambil posisi long maupun short. Namun, peluang tersebut perlu diimbangi dengan pemahaman terhadap mekanisme produk dan manajemen risiko,” ujar Ryan. Menurut Ryan, penggunaan Bittime Futures membutuhkan pemahaman lebih mendalam dibandingkan spot, terutama mengenai margin, leverage, volatilitas, dan risiko likuidasi. Karena itu, keputusan transaksi sebaiknya didasarkan pada strategi dan pemahaman terhadap pasar, bukan sekadar mengikuti pergerakan harga atau FOMO. Sebagai bagian dari proses penggunaan Bittime Futures, pengguna perlu menyelesaikan knowledge test sebelum dapat mengakses fitur futures. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Bittime membantu pengguna memahami karakteristik dan risiko produk. Di Indonesia, aktivitas derivatif juga menunjukkan perkembangan. OJK mencatat nilai transaksi derivatif aset kripto mencapai Rp3,41 triliun pada Juli 2026, sementara transaksi aset kripto secara keseluruhan mencapai Rp20,52 triliun. Jumlah akun konsumen perdagangan aset keuangan digital mencapai 22,93 juta akun. Ini menunjukkan masih besarnya peluang pertumbuhan pasar futures di Indonesia. “Kami melihat futures memiliki ruang untuk berkembang seiring semakin beragamnya kebutuhan dan strategi investor di pasar aset digital. Ke depan, pertumbuhan ini perlu didukung oleh inovasi produk dan peningkatan literasi agar ekosistem futures dapat berkembang secara sehat,” ujar Ryan. Aktivitas perdagangan juga tercermin dalam data internal Bittime Futures. Berdasarkan data Bittime dalam periode tujuh hari terakhir, terdapat sejumlah token yang menjadi Top Tokens di Bittime Futures, yaitu BTCUSDT-PERP, HYPEUSDT-PERP, dan PUMPUSDT-PERP. Daftar tersebut menunjukkan bahwa Bitcoin masih menjadi salah satu aset yang mendapat perhatian dalam aktivitas perdagangan Bittime Futures, diikuti oleh HYPE dan PUMP. Perbedaan karakteristik masing-masing aset juga memberikan pilihan yang lebih beragam bagi pengguna dalam mengeksplorasi pasar futures. Seiring investor Indonesia mulai mengeksplorasi instrumen di luar spot, Bittime Futures menjadi bagian dari ekosistem 3-in-1 Bittime yang mencakup Spot, Staking, dan Futures dalam satu platform yang terdaftar dan diawasi OJK. Bittime melihat perkembangan Bittime Futures sebagai bagian dari semakin beragamnya pilihan dalam perdagangan aset digital. Di tengah dinamika pasar, peluang tersebut tetap perlu diimbangi dengan pemahaman produk, strategi yang terukur, serta pengelolaan risiko yang sesuai dengan profil masing-masing pengguna. Derivatif Jadi Porsi Besar Perdagangan Kripto Global Menurut Senior trader sekaligus founder komunitas trader Theory of Whaless, Lely Marthadinata, perkembangan futures di Indonesia memiliki peluang besar seiring tingginya aktivitas derivatif di pasar global. Ia menilai futures bukan lagi sekadar produk tambahan bagi industri aset kripto, tetapi telah menjadi salah satu bagian utama dari aktivitas perdagangan global. Hal tersebut tercermin dari data CoinMarketCap yang menunjukkan bahwa pada Juni 2026, dari sekitar US$4,74 triliun total volume perdagangan yang dipantau pada 11 bursa besar, sekitar US$4 triliun berasal dari perdagangan derivatif. Dengan demikian, sekitar 84% volume perdagangan tersebut berasal dari pasar derivatif, jauh lebih besar dibandingkan perdagangan spot. “Secara global, derivatif sudah menjadi salah satu pusat aktivitas perdagangan kripto. Karena itu, perkembangan futures di Indonesia merupakan peluang penting bagi industri aset digital nasional, meski pasar lokal masih berada pada tahap awal,” ujar Lely. Menurut Lely, peluang tersebut tetap perlu diikuti dengan penguatan kualitas pasar, terutama dari sisi likuiditas, teknologi, biaya transaksi, dan pilihan produk. Hal ini penting karena trader akan mempertimbangkan kualitas eksekusi dan kedalaman pasar ketika memilih platform untuk melakukan perdagangan futures.

Demi Gibran: Duet Atau Duel Prabowo-Jokowi 2029 Opini
Opini
2 jam yang lalu

Demi Gibran: Duet Atau Duel Prabowo-Jokowi 2029

Oleh Agung Marsudi katakabar.com - DI panggung politik nasional menuju tahun 2029, dua sosok kuat— Prabowo dan Jokowi masih berdiri dalam posisi yang saling menopang—dan saling membayangi. Meski dalam dua kontestasi presiden sebelumnya berseteru, kini mereka bersekutu. Prabowo menduduki kursi kepresidenan berkat dukungan Jokowi; Jokowi menikmati perlindungan warisan politik, dan akses ke sumber daya negara—banyak loyalis Jokowi yang masih duduk di pemerintahan. Meski di permukaan, dua sosok ini tampak sebagai persekutuan yang harmonis: bergandengan. Namun seiring jarak yang makin dekat ke tahun 2029, muncul pertanyaan yang tak bisa lagi dipungkiri: kemana arah persekutuan strategis ini ditujukan? Apakah untuk menyanyikan lagu yang sama demi kebesaran Indonesia—atau justru sedang memainkan dua nada yang berbeda, di mana tujuan sebenarnya adalah melanggengkan jalur kekuasaan mengamankan posisi—dan dinasti Jokowi. Pidato menggelegar Prabowo "Hidup Jokowi!" dan dukungan Jokowi untuk Prabowo-Gibran dua periode, diiringi dengan turun gunungnya Jokowi membela mati-matian PSI pimpinan Kaesang anak bungsunya, penanda Jokowi berada di balik bangunan politik partai berlogo gajah tiny, dengan target perolehan kursi PSI di parlemen. Masih segar dalam ingatan, ketika pertarungan pilpres 2024, Jokowi memobilisasi seluruh kekuatan birokrasi, anggaran bantuan sosial, dan pengaruh partai untuk memastikan kemenangan Prabowo—langkah yang banyak pengamat dinilai sebagai pengkhianatan terhadap prinsip netralitas eksekutif. Inilah dasar dari apa yang tampak sebagai "duet": saling melengkapi dan mengunci satu sama lain. Prabowo membawa pengalaman, jaringan partai lama, dan kematangan strategis; Jokowi membawa popularitas, dan penguasaan mesin pemerintahan. Poros Hambalang-Solo menjadi ikonik, dan nyaris tak tertandingi di arena koloseum politik Indonesia saat ini. Namun persekutuan yang dibangun di atas pertukaran kepentingan pribadi selalu membawa benih keretakan ketika tujuan pribadi mulai berbenturan dengan kepentingan negara yang lebih luas. Risiko terbesar dari persekutuan strategis Prabowo–Jokowi bukanlah perpecahan di antara keduanya, melainkan hilangnya jarak antara negara dan keluarga berkuasa. Ketika Prabowo dan Gibran—bekerja dalam satu barisan, maka garis batas antara kepentingan negara dan kepentingan keluarga menjadi nyaris tak terlihat. Kepentingan nasional atau menabur benih kekuasaan turun-temurun. Rakyat pun perlahan mulai mempertanyakan: apakah demokrasi yang dijaga selama puluhan tahun ini akhirnya hanya akan berputar di antara beberapa keluarga saja? Jika jalur menuju kekuasaan semakin sempit dan semakin tertutup bagi mereka yang tidak memiliki nama besar atau relasi kuasa, maka kemenangan demokrasi hanya semu—sebab yang terjadi adalah pergantian wajah di atas sorot lampu politik yang sama. Kini potensi perpecahan menjadi terbuka, dan boleh jadi antiklimaks, dan menjadi titik balik paling menarik menuju 2029. Prabowo memiliki ambisi sejarahnya sendiri: untuk dikenang sebagai arsitek kemandirian ekonomi dan pemimpin yang mengembalikan kejayaan Indonesia. Ia tidak mungkin rela menjadi sekadar tangga darurat yang lalu dilupakan setelah memberi laluan kekuasaan kepada generasi Jokowi. Di sisi lain, Jokowi memiliki urgensi waktu yang tak bisa ditunda—sisa masa jabatan Prabowo adalah satu-satunya kesempatan emas untuk memastikan Gibran cukup kuat jika harus melaju sendiri, lalu ditopang Kaesang, jika PSI menang. Ketika ambisi pribadi Prabowo bertemu dengan urgensi suksesi Jokowi, benturan menjadi sangat mungkin terjadi. Prabowo mungkin mulai mempertimbangkan calon penerus yang sejalan dengan gagasan dan kelompoknya sendiri, bukan sekadar meneruskan warisan orang lain. Jika hal itu terjadi, maka yang semula duet harmonis akan berubah menjadi duel. Sepuluh tahun Jokowi, kini pemerintahan Prabowo mendekat di usia dua tahun, politik kita masih berbau Roti, Sirkus, dan Bansos. Sejak masa Romawi Kuno, penguasa memahami satu kebenaran mendalam: rakyat yang kenyang dan terhibur jarang sekali memberontak. Dua hal itu—panem et circenses, roti dan sirkus, menjadi resep lama untuk menjaga ketenangan publik dan mempertahankan kekuasaan. Di Indonesia abad ke-21, resep itu tampaknya menemukan penjelmaan baru. “Roti” kini bisa bernama MBG, Bansos menjadi Kopdes, dan “sirkus”? Ia hadir dalam kemeriahan program nasional yang terdengar nyaring, bening dan menjanjikan, diiringi narasi besar tentang kedaulatan, keadilan, kemakmuran. Tahun 2029 dua punakawan, Petruk dan Bagong, akan menggemparkan kahyangan, jagat politik nasional. Goro-Goro Indonesia harus diakhiri, tak ada reformasi jilid 2, yang ada rakyat dengan suka cita, menyambut deklarasi selamat tinggal era reformasi.

Emas Berpotensi Koreksi, Dupoin Futures Soroti Support Harga Emas 4.237–4.204 Internasional
Internasional
3 jam yang lalu

Emas Berpotensi Koreksi, Dupoin Futures Soroti Support Harga Emas 4.237–4.204

Jakarta, katakabar.com - Harga emas atau XAUUSD diprediksi masih menghadapi tekanan pada perdagangan hari ini. Analisis Dupoin Futures, Geraldo Kofit selaku analis Dupoin Futures melihat harga emas pada time frame Daily masih berpotensi mengalami pelemahan menuju area support 4.237 hingga 4.204. Proyeksi Dupoin Futures tersebut menunjukkan tekanan jual masih berpeluang berlanjut dalam jangka pendek, meskipun penurunan yang terjadi belum dapat langsung dikategorikan sebagai pembalikan tren utama. Menurut analisis Geraldo Kofit dari Dupoin Futures, pergerakan emas saat ini masih membentuk secondary trend setelah sebelumnya mengalami pergerakan yang cukup signifikan. Dengan kondisi tersebut, koreksi menuju area 4.237–4.204 masih dianggap sebagai pergerakan yang wajar dalam struktur pasar. Dupoin Futures menilai area support tersebut akan menjadi zona penting untuk menentukan arah XAUUSD selanjutnya. Geraldo Kofit, analis Dupoin Futures, menjelaskan bahwa selama area support 4.237 hingga 4.204 masih mampu menahan tekanan jual, peluang harga emas untuk kembali bergerak mengikuti tren utamanya tetap terbuka. Artinya, pelemahan yang terjadi belum secara otomatis mengindikasikan bahwa tren utama emas telah berubah menjadi bearish. Sebaliknya, Dupoin Futures juga mengingatkan bahwa kegagalan harga mempertahankan area support tersebut dapat meningkatkan risiko pelemahan lanjutan. Apabila XAUUSD mampu menembus support 4.237–4.204 dan bertahan di bawah zona tersebut, tekanan bearish berpotensi semakin kuat. Kondisi ini menjadi skenario yang perlu diperhatikan pelaku pasar dalam mencermati pergerakan harga emas hari ini. Dalam analisis teknikal Dupoin Futures, perbedaan antara koreksi dan pembalikan tren menjadi hal penting. Koreksi dapat terjadi ketika harga bergerak berlawanan dengan tren utama dalam periode tertentu, sementara tren reversal membutuhkan konfirmasi yang lebih kuat. Karena itu, Geraldo Kofit dari Dupoin Futures masih menempatkan area 4.237–4.204 sebagai level kunci untuk melihat apakah tekanan yang terjadi hanya bersifat sementara atau berpotensi berkembang menjadi tren penurunan yang lebih dalam. Selain faktor teknikal, Dupoin Futures turut mencermati sejumlah sentimen fundamental yang berpotensi memengaruhi pergerakan harga emas. Salah satu faktor utama datang dari perkembangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran di sekitar Strait of Hormuz. Eskalasi ketegangan tersebut kembali mendorong harga minyak naik lebih dari US$4 per barel dan meningkatkan perhatian pasar terhadap risiko inflasi yang berasal dari sektor energi. Kenaikan harga minyak menjadi perhatian bagi pasar emas karena perubahan harga energi dapat memengaruhi ekspektasi inflasi. Dupoin Futures melihat kondisi tersebut dapat memberikan dampak terhadap ekspektasi pasar mengenai arah kebijakan Federal Reserve atau The Fed. Jika kenaikan harga energi membuat inflasi diperkirakan bertahan lebih tinggi, ruang bagi The Fed untuk melakukan pelonggaran kebijakan moneter dapat semakin terbatas. Perubahan ekspektasi suku bunga tersebut kemudian dapat tercermin melalui pergerakan yield Treasury Amerika Serikat dan dolar AS. Dalam kondisi yield Treasury meningkat, harga emas cenderung menghadapi tekanan karena kenaikan imbal hasil obligasi dapat mengurangi daya tarik aset yang tidak memberikan bunga seperti emas. Karena itu, pergerakan yield menjadi salah satu indikator yang terus diperhatikan dalam analisis pasar emas Dupoin Futures. Di sisi lain, pelemahan yield Treasury dan dolar AS berpotensi memberikan dukungan bagi XAUUSD. Ekspektasi terhadap kebijakan The Fed yang lebih longgar dapat meningkatkan minat terhadap emas, terutama apabila disertai dengan pelemahan dolar AS. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang akan dicermati Dupoin Futures dalam melihat peluang pergerakan emas selanjutnya. Faktor geopolitik juga tetap menjadi perhatian dalam analisis Dupoin Futures. Ketegangan AS-Iran dan risiko yang berkaitan dengan Strait of Hormuz dapat meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven. Dalam situasi ketidakpastian geopolitik, emas biasanya mendapatkan dukungan karena investor mencari aset yang dinilai lebih defensif untuk menghadapi peningkatan risiko pasar. Namun, terdapat dinamika lain yang perlu diperhatikan. Kenaikan harga minyak akibat meningkatnya ketegangan geopolitik dapat memicu kekhawatiran inflasi. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan yield Treasury dan memberikan dukungan terhadap dolar AS apabila pasar kembali memperkirakan kebijakan The Fed akan bertahan lebih ketat. Lantatan itu, Dupoin Futures menilai pergerakan emas akan dipengaruhi oleh tarik-menarik antara permintaan safe haven dan tekanan dari faktor suku bunga. Selanjutnya, perhatian pasar akan tertuju pada data ekonomi Amerika Serikat, khususnya data tenaga kerja. Menurut analisis Dupoin Futures, perkembangan pasar tenaga kerja dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi ekspektasi pelaku pasar terhadap kebijakan The Fed. Data tenaga kerja yang lebih lemah dari perkiraan berpotensi memperkuat ekspektasi pelonggaran suku bunga dan memberikan sentimen positif bagi emas. Sebaliknya, apabila data ekonomi AS menunjukkan kondisi yang lebih kuat, pasar dapat kembali memperhitungkan kemungkinan kebijakan moneter yang lebih ketat. Kondisi tersebut berpotensi menopang dolar AS dan yield Treasury sekaligus memberikan tekanan terhadap XAUUSD. Dengan berbagai faktor tersebut, Dupoin Futures melihat pergerakan emas hari ini masih berpotensi berlangsung volatil. Dari perspektif teknikal, Geraldo Kofit dari Dupoin Futures memproyeksikan XAUUSD masih dapat mengalami koreksi menuju support 4.237 hingga 4.204. Reaksi harga di area tersebut akan menjadi penentu penting bagi arah emas berikutnya. Jika support 4.237–4.204 mampu bertahan, Dupoin Futures menilai peluang terjadinya pemulihan harga masih terbuka dan emas berpotensi kembali mengikuti tren utamanya. Jika harga menembus area tersebut, risiko tekanan jual yang lebih besar perlu diwaspadai. Dengan demikian, berdasarkan analisis Geraldo Kofit dari Dupoin Futures, area 4.237–4.204 menjadi level yang perlu mendapat perhatian utama dalam perdagangan XAUUSD hari ini. Selain perkembangan teknikal, pelaku pasar juga perlu mencermati pergerakan harga minyak, yield Treasury AS, dolar AS, perkembangan konflik AS-Iran, serta perubahan ekspektasi terhadap kebijakan The Fed. Kombinasi faktor-faktor tersebut akan menentukan apakah koreksi harga emas masih bersifat sementara atau berkembang menjadi tekanan bearish berikutnya.

PTPN IV PalmCo Jadikan Kebun dan Pabrik Laboratorium Kesiapan Kerja, Serap Lebih 1.300 Peserta Magang Nasional
Nasional
3 jam yang lalu

PTPN IV PalmCo Jadikan Kebun dan Pabrik Laboratorium Kesiapan Kerja, Serap Lebih 1.300 Peserta Magang

Jakarta, katakabar.com - Di tengah tingginya kebutuhan dunia usaha terhadap tenaga kerja yang siap pakai, program pemagangan semakin dipandang sebagai salah satu jembatan untuk pertemukan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri. Subholding PTPN III (Persero), PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo menjadi salah satu perusahaan yang memperluas skema tersebut dengan membuka akses magang hingga ke seluruh lini bisnis, mulai dari kantor pusat, kantor regional, hingga kebun dan pabrik. Kurun dua tahun terakhir, perusahaan perkebunan negara itu mencatat telah menerima 1.328 peserta magang melalui berbagai jalur, mulai dari program mandiri, Magang Bersertifikat Kampus Merdeka (MBKM), Magenta BUMN, Program Pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan, hingga program penelitian. Para peserta tidak hanya ditempatkan di fungsi administratif, tetapi juga terlibat dalam aktivitas operasional perusahaan yang tersebar di Sumatera dan Kalimantan. Penempatan tersebut mencakup Head Office, Regional Office, unit kebun, hingga pabrik pengolahan. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan perusahaan berupaya menghadirkan pengalaman kerja yang mendekati kondisi industri sesungguhnya sehingga peserta memperoleh gambaran nyata mengenai dunia profesional sebelum memasuki pasar kerja. "Kami tidak memposisikan peserta magang sebagai tenaga kerja tambahan. Seluruh ekosistem perusahaan, mulai dari ruang pengambilan kebijakan di Head Office, pusat koordinasi di Region Office, hingga area operasional kebun dan pabrik merupakan laboratorium hidup. Mereka dilibatkan dalam ritme kerja profesional, menghadapi studi kasus nyata, dan memperoleh evaluasi yang terukur," ujar Jatmiko. Menurutnya, pendekatan tersebut selaras dengan semangat Danantara dan BP BUMN untuk melahirkan generasi muda yang mampu bersaing dan diharapkan dapat mempersempit kesenjangan kompetensi antara lulusan pendidikan dengan kebutuhan dunia usaha yang selama ini masih menjadi tantangan di berbagai sektor industri. Persaingan Ketat Tingginya minat generasi muda terhadap pengalaman kerja di industri juga tercermin dari seleksi Program Maganghub Kementerian Ketenagakerjaan Batch II yang berlangsung pada Agustus 2026. Sebanyak 2.231 pelamar mengikuti proses seleksi untuk memperebutkan 164 posisi magang yang tersedia di kantor pusat dan lima kantor regional PTPN IV PalmCo. Di sejumlah wilayah operasional, seperti Regional I Medan dan Regional IV Jambi, tingkat persaingan bahkan mencapai sekitar satu kursi diperebutkan oleh 16 pelamar. Besarnya animo tersebut, menurut Jatmiko, menunjukkan semakin tingginya kebutuhan lulusan baru terhadap pengalaman kerja yang relevan sebagai bekal memasuki dunia profesional. Ia menambahkan, perusahaan juga menerapkan mekanisme yang berbeda terkait fasilitas peserta sesuai skema pemagangan yang diikuti. Untuk peserta Program Maganghub Kementerian Ketenagakerjaan, insentif berasal dari anggaran pemerintah, sedangkan peserta Magenta BUMN memperoleh uang saku yang dialokasikan perusahaan. "Ini bentuk kolaborasi antara pemerintah dan BUMN. Perusahaan menyediakan lingkungan belajar, pembimbing, dan pengalaman kerja, sementara skema pembiayaan mengikuti ketentuan masing-masing program," jelasnya. Menutup Kesenjangan Kompetensi Pengembangan program pemagangan sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat keterkaitan antara pendidikan dan kebutuhan pasar kerja. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dalam berbagai kesempatan menegaskan, pemagangan berbasis kompetensi menjadi salah satu instrumen penting untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia. "Pemagangan berbasis kompetensi adalah jembatan paling efektif untuk mewujudkan link and match antara dunia pendidikan dan pasar kerja. Melalui pemagangan di industri, peserta tidak hanya mendapatkan hard skill, tetapi juga soft skill dan etos kerja yang nyata," timpal Yassierli. Menurut dia, pengalaman langsung di lingkungan industri akan membantu lulusan memasuki dunia kerja dengan kesiapan yang lebih baik, sekaligus meningkatkan produktivitas angkatan kerja nasional. Menjadi Bekal Karier Sejumlah alumni program magang mengaku pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam perjalanan karier mereka. Nabila Shifa, lulusan Universitas Gunadarma yang mengikuti program Magenta BUMN dan kini menjadi karyawan PTPN IV PalmCo, mengatakan selama magang dirinya tidak hanya mengerjakan tugas administratif, tetapi juga dilibatkan dalam penyelesaian target kerja tim. "Pendampingan mentor dan pengalaman bekerja dalam ritme korporasi menjadi bekal yang sangat membantu ketika mengikuti proses rekrutmen hingga akhirnya bergabung sebagai karyawan," jelasnya. Pengalaman serupa dirasakan Hafizah Mulia Ningrum, lulusan Universitas Andalas yang pernah mengikuti Program Magang Kementerian Ketenagakerjaan di PTPN IV PalmCo dan kini bekerja sebagai konsultan auditor. Kata Hafizah, pemahaman mengenai tata kelola perusahaan, manajemen risiko, dan standar kepatuhan operasional yang diperoleh selama magang menjadi nilai tambah dalam pekerjaannya saat ini. "Pengalaman itu membuat saya memiliki gambaran yang lebih utuh mengenai praktik bisnis di lapangan sehingga sangat membantu ketika memberikan rekomendasi kepada klien," ucapnya. Bagi PTPN IV PalmCo, perluasan akses magang tidak hanya dimaksudkan sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia perusahaan, tetapi juga sebagai kontribusi terhadap penyiapan tenaga kerja yang lebih siap menghadapi kebutuhan industri. Tingginya jumlah peserta maupun pelamar dalam dua tahun terakhir menunjukkan bahwa program pemagangan masih menjadi salah satu jalur yang banyak diminati lulusan baru untuk memperoleh pengalaman kerja sebelum memasuki pasar tenaga kerja secara penuh.

Pelindo Investasi Tingkatkan Akses Terminal Tanjung Harapan, Jalan 169,5 Meter Ditambah Elevasi Riau
Riau
13 jam yang lalu

Pelindo Investasi Tingkatkan Akses Terminal Tanjung Harapan, Jalan 169,5 Meter Ditambah Elevasi

Kepulauan Meranti, katakabar.com - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 1 Selatpanjang mulai melakukan peningkatan akses jalan menuju Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Harapan, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Jumat (4/9). Peningkatan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari investasi lanjutan Pelindo dalam memperbaiki fasilitas pelayanan di Terminal Penumpang Tanjung Harapan. Selain memberikan kenyamanan bagi pengguna jasa, pekerjaan ini juga diarahkan untuk mengurangi dampak banjir rob yang kerap terjadi di kawasan pelabuhan, terutama pada akhir tahun. Manager Operasi Pelindo Selatpanjang, Bruri Sumantri, mengatakan peningkatan akses jalan dilakukan karena jalan menuju terminal merupakan bagian penting dalam menunjang kenyamanan dan kelancaran aktivitas penumpang. Menurutnya, jalan yang ditingkatkan memiliki panjang sekitar 169,5 meter dengan lebar rata-rata 6,55 meter. “Panjang jalan 169,5 meter, lebar rata-rata 6,55 meter,” ujar Bruri. Ia menjelaskan, konstruksi peningkatan jalan tersebut terdiri atas lapisan perkerasan sekitar 20 sentimeter dan lapisan base sekitar 20 sentimeter. Secara keseluruhan, elevasi struktur jalan nantinya akan bertambah sekitar 40 sentimeter dari kondisi saat ini. “Untuk tebal jalan kira-kira 40 sentimeter dari saat ini,” ucapnya. Kata Bruri, peningkatan elevasi tersebut menjadi salah satu langkah untuk menghadapi kondisi kawasan pelabuhan yang rawan terdampak pasang air laut atau banjir rob. “Peningkatan akses ini kita lakukan untuk memberikan kenyamanan bagi penumpang yang datang maupun keluar dari terminal, sekaligus mengurangi dampak banjir rob yang biasanya terjadi pada akhir tahun,” imbuhnya. Dengan elevasi jalan yang lebih tinggi, Pelindo berharap akses menuju terminal tetap dapat digunakan dengan lebih baik ketika terjadi genangan akibat pasang air laut. Pekerjaan peningkatan akses jalan tersebut memiliki masa pelaksanaan sekitar 90 hari kerja. Berdasarkan informasi proyek, pekerjaan tersebut merupakan bagian dari peningkatan Jalan Akses Terminal Penumpang Pelabuhan Selatpanjang. Bruri menambahkan, peningkatan akses jalan merupakan bagian dari komitmen Pelindo untuk terus melakukan pembenahan fasilitas pelabuhan, khususnya yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. “Kita ingin fasilitas yang digunakan masyarakat semakin baik. Akses jalan merupakan salah satu bagian yang harus kita tingkatkan agar pelayanan kepada pengguna jasa juga semakin nyaman,” ulasnya. Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Harapan sendiri menjadi salah satu fasilitas penting bagi mobilitas masyarakat Kepulauan Meranti yang menggunakan transportasi laut. Melalui peningkatan infrastruktur tersebut, Pelindo berharap akses menuju terminal tidak hanya semakin nyaman, tetapi juga lebih adaptif terhadap kondisi lingkungan kawasan pesisir. Investasi pada akses jalan ini sekaligus menunjukkan upaya Pelindo dalam meningkatkan kualitas fasilitas kepelabuhanan dan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Membangun di Tengah Kendala Fiskal: Dua Proyek Ikonik Rohul Siap Sambut MTQ Riau 2027 Riau
Riau
17 jam yang lalu

Membangun di Tengah Kendala Fiskal: Dua Proyek Ikonik Rohul Siap Sambut MTQ Riau 2027

Rokan Hulu, katakabar.com - Ketika banyak daerah mulai menahan langkah akibat bayang-bayang efisiensi anggaran, Kabupaten Rokan Hulu justru melangkah maju. Di bawah kepemimpinan Sosok Anton dan Syafaruddin Poti, Pemkab Rohul membuktikan: keterbatasan bukan penghalang untuk mewujudkan pembangunan yang nyata dan bermanfaat luas. Di kawasan strategis Pasir Pengaraian, dua proyek besar kini berdiri tegak dalam proses pembangunan jadi bukti setiap rupiah APBD diarahkan bukan sekadar membangun tembok dan lantai, melainkan membangun harapan masyarakat. Wajah Baru Purna MTQ: Sambut Ajang Akbar Provinsi Di kompleks Purna MTQ, suasana riuh pembangunan tak luput dari pandangan siapa pun yang melintas. Tribun yang selama ini menjadi saksi lantunan ayat suci Al Quran kini tengah diremajakan kembali. Rehabilitasi menyeluruh sedang berlangsung: dinding yang mulai usang diperindah, kusen dan pintu diganti, plafon dan lantai diperbarui, hingga sistem kelistrikan dan sanitasi dibenahi dari akar. Proyek yang dikerjakan CV Raazy dengan pengawasan CV Busamo Engineering ini bernilai Rp911.600.507, murni dari keringat rakyat melalui APBD Kabupaten Rokan Hulu tahun 2026. Lebih dari sekadar cat baru dan bangunan kokoh, perbaikan ini adalah persiapan hati dan wajah Rohul menyambut amanat besar sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran Tingkat Provinsi Riau tahun 2027. Dataran Tinggi Pematang Baih: Ruang Rakyat yang Kini Semarak Tak jauh dari sana, di kawasan Dataran Tinggi Pematang Baih, wajah baru ruang publik mulai terbentuk. Ini bukan sekadar proyek perbaikan lapangan, ini adalah hadiah bagi warga Pasir Pengaraian untuk hidup lebih sehat, lebih bahagia. Lapangan diperlebar, sistem drainase dipastikan lancar, dan yang paling dinanti: jogging track baru yang melingkari area terbuka. Proyek senilai Rp1.160.385.487 yang digarap CV Jihan Satahi di bawah pantauan CV Duta Riau Konsultan mengubah wajah kawasan ini menjadi ruang hidup yang ramah bagi semua usia. Pagi hingga sore, warga kini punya tempat berkumpul, bergerak, dan bernapas segar bersama keluarga. "Kalau fasilitas olahraga tersedia dan nyaman, masyarakat juga lebih terdorong untuk berolahraga. Harapannya nanti bisa benar-benar dimanfaatkan masyarakat," ujar Adi 42 tahun, warga setempat yang menyambut gembira perubahan itu. Kehadiran ruang terbuka yang tertata rapat pun membawa berkah lain. Bismar (50), pelaku UMKM yang sehari-hari berdagang di sekitar kawasan, melihat peluang cerah: "Kalau kawasan ini semakin ramai karena masyarakat datang berolahraga atau melakukan aktivitas lainnya, tentu kami sebagai pedagang ketiban dampak positif dan meningkatnya perputaran nilai ekonomi. Pembangunan yang tak hanya menyehatkan raga, tapi juga menggerakkan roda ekonomi kecil-kecilan warga," ceritanya. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Rokan Hulu melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Taufik Kurniawan, ST., M.Si., menegaskan komitmen waktu. Kedua proyek ditargetkan tuntas sebelum akhir tahun 2026. "Diharapkan target penyelesaian pekerjaan dapat tercapai pada akhir tahun 2026. Tentunya pelaksanaan pekerjaan tetap mengacu pada spesifikasi dan ketentuan yang telah ditetapkan," tegasnya saat ditemui, Jumat (4/9). Bagi Pemkab Rohul, pembangunan ini bukan sekadar selesai dan usai. Fasilitas yang dibangun dirancang untuk bertahan lama dan hidup terus bersama masyarakat, bahkan setelah panggung MTQ 2027 usai diturunkan. Tribun Purna MTQ tetap menjadi rumah lantunan ayat suci, dan Pematang Baih tetap menjadi paru-paru kota tempat warga bernapas dan bergerak. Di tengah desakan efisiensi anggaran yang melanda daerah-daerah, langkah Rohul menjadi pembeda. Bukan berhenti membangun, melainkan memilih membangun apa yang paling dirasakan rakyat. • Rp911 juta untuk memperkokoh nilai luhur dan keagamaan. ​ • Rp1,16 miliar untuk menyehatkan tubuh dan mempererat silaturahmi warga. Dua angka, dua tujuan mulia, satu semangat: membangun Rohul bukan untuk sesaat, tapi untuk generasi mendatang. Di sinilah letak kebijakan yang bijaksana — setiap rupiah yang dipotong dari satu sisi, diarahkan ke sisi lain yang paling terang benderang manfaatnya. Bila tahun 2027 tiba nanti, tamu dari segenap penjuru Riau bakal datang. Mereka tak hanya melihat tribun megah dan lapangan indah. Mereka akan melihat wajah Rohul yang ramah, masyarakatnya yang sehat, dan pemerintahannya yang tak lelah berjuang meski di tengah jalan terjal.

NU Akui Bitcoin Sebagai Aset, Ini Babak Baru Kripto Indonesia? Nasional
Nasional
20 jam yang lalu

NU Akui Bitcoin Sebagai Aset, Ini Babak Baru Kripto Indonesia?

Jakarta, katakabar.com - Muktamar ke 35 Nahdlatul Ulama (NU) tetapkan Bitcoin dapat diakui sebagai aset dan digunakan dalam transaksi berdasarkan perspektif fikih. Meski demikian, Bitcoin tidak dapat digunakan sebagai mata uang atau alat pembayaran yang berlaku di Indonesia. Keputusan tersebut hasil pembahasan Komisi Bahtsul Masail Waqi’iyah yang dilaporkan dalam Sidang Pleno III Muktamar ke 35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada Sabtu (29/8) lalu. Pada pembahasan itu Bitcoin dinilai memenuhi kriteria mal atau harta dan tsaman atau alat tukar dalam perspektif fikih. Penilaian tersebut didasarkan pada karakteristik Bitcoin yang memiliki nilai dan manfaat yang diakui masyarakat, dapat dipindahtangankan, serta dapat ditukar dengan barang maupun aset lain. Fluktuasi harga Bitcoin juga dinilai tidak serta-merta menghilangkan kedudukannya sebagai aset bernilai secara ekonomi. Ketua Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM PBNU), KH Mahbub Maafi, menjelaskan pembahasan tersebut secara spesifik menempatkan Bitcoin dalam perspektif fikih dan tidak mengategorikannya sebagai mata uang yang berlaku di Indonesia. Komisi Bahtsul Masail kemudian menyimpulkan transaksi Bitcoin ketika diposisikan sebagai aset digital dinilai sah dan diperbolehkan. Namun, penggunaannya sebagai mata uang di Indonesia tetap tidak diperbolehkan karena bertentangan dengan ketentuan hukum nasional. Industri: Bisa Buka Ruang Literasi Lebih Luas CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai keputusan Muktamar NU menjadi perkembangan penting bagi ekosistem aset digital Indonesia, terutama karena persoalan mengenai status kripto dari perspektif agama masih menjadi salah satu pertanyaan yang kerap muncul di tengah masyarakat. “Keputusan ini penting karena memberikan tambahan perspektif terhadap salah satu pertanyaan yang selama ini cukup sering muncul di masyarakat, yaitu bagaimana Bitcoin dan aset kripto dilihat dari sisi fikih. Bagi industri, ini bukan sekadar mengenai penerimaan Bitcoin, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat literasi mengenai apa sebenarnya fungsi dan posisi aset kripto di Indonesia,” ujar Yudho. Menurutnya, keputusan tersebut juga dapat membantu masyarakat membedakan penggunaan Bitcoin sebagai aset digital untuk investasi atau perdagangan dengan penggunaannya sebagai alat pembayaran. Hal ini penting mengingat Indonesia telah memiliki pemisahan yang jelas antara kedua fungsi tersebut. Perdagangan aset keuangan digital termasuk aset kripto berada dalam kerangka pengaturan dan pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sementara itu, Rupiah tetap menjadi alat pembayaran yang sah dan wajib digunakan dalam transaksi pembayaran di wilayah Indonesia sesuai ketentuan yang berlaku. “Perlu dipahami masyarakat adalah pengakuan Bitcoin sebagai aset tidak berarti Bitcoin kemudian bisa digunakan untuk menggantikan Rupiah dalam transaksi sehari-hari. Di Indonesia posisinya jelas, kripto merupakan aset keuangan digital yang dapat diperdagangkan dalam ekosistem yang diatur, sedangkan fungsi pembayaran tetap menggunakan Rupiah,” jelas Yudho. Dorong Adopsi Lebih Sehat Yudho melihat semakin luasnya diskusi mengenai Bitcoin dari perspektif agama, regulasi, hingga ekonomi dapat menjadi fondasi bagi pertumbuhan industri yang lebih matang. Namun, peningkatan penerimaan terhadap aset kripto menurutnya tetap harus berjalan beriringan dengan peningkatan pemahaman mengenai risiko. “Adopsi yang sehat bukan hanya diukur dari semakin banyaknya orang yang memiliki aset kripto. Yang lebih penting adalah apakah masyarakat memahami aset yang mereka beli, risikonya, bagaimana mekanismenya, serta aturan yang melindungi aktivitas tersebut,” terangnya. Lantaran itu, keputusan Muktamar NU dinilai dapat menjadi pintu masuk bagi edukasi yang lebih luas kepada kelompok masyarakat yang sebelumnya masih memiliki keraguan terhadap kedudukan aset kripto. Menurut Yudho, masyarakat tetap perlu memahami karakter aset kripto yang memiliki volatilitas tinggi dan memastikan setiap keputusan investasi didasarkan pada pengetahuan, profil risiko, serta tujuan keuangan masing-masing. “Semakin jelas pemahaman masyarakat dari sisi fikih maupun regulasi, semakin besar peluang industri berkembang secara lebih bertanggung jawab. Industri juga memiliki tanggung jawab untuk tidak berhenti pada narasi adopsi, tetapi terus mendorong edukasi, transparansi, dan pemahaman risiko,” tambahnya. Regulasi Aset Kripto Terus Diperkuat Keputusan NU tersebut muncul ketika kerangka pengawasan aset keuangan digital Indonesia juga terus berkembang. Sejak Januari 2026, OJK dan Bappebti telah mengakhiri masa transisi peralihan pengaturan dan pengawasan aset keuangan digital termasuk aset kripto kepada OJK. Pada 1 September 2026, Peraturan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor 3 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Perdagangan Aset Keuangan Digital termasuk Aset Kripto juga resmi mulai berlaku. Aturan tersebut antara lain memperkuat ketentuan pelaksanaan terkait evaluasi aset keuangan digital, pelaporan penyelenggara, hingga mekanisme pengawasan dalam ekosistem perdagangan aset digital. Sementara dari sisi sistem pembayaran, Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang tetap mewajibkan penggunaan Rupiah untuk transaksi yang memiliki tujuan pembayaran di wilayah Indonesia, dengan sejumlah pengecualian sebagaimana diatur dalam undang-undang. Bank Indonesia juga menegaskan bahwa Bitcoin bukan merupakan alat pembayaran yang sah di Indonesia.

Punya Impian? Begini Cara Menjaganya Biar Dapat Terwujud Ekonomi
Ekonomi
21 jam yang lalu

Punya Impian? Begini Cara Menjaganya Biar Dapat Terwujud

Jakarta, katakabar.com - Punya impian besar sering terasa menyenangkan saat dibayangkan. Mau liburan ke tempat impian, membeli rumah, melanjutkan pendidikan, atau membangun usaha sendiri. Tantangannya muncul saat impian tersebut perlu diwujudkan lewat kondisi keuangan yang nyata. Penghasilan datang setiap bulan, kebutuhan rutin terus berjalan, dan selalu ada pengeluaran yang terasa lebih mendesak. Tanpa perencanaan, uang untuk impian bisa ikut terpakai. Lantaran itu, memiliki tujuan keuangan pribadi dapat membantu membuat impian lebih terarah. Kamu juga bisa membuat sistem yang membantu menjaga dana tersebut agar tetap fokus pada tujuan. Apa Itu Tujuan Keuangan? Secara sederhana, tujuan keuangan adalah target finansial yang ingin dicapai dalam periode tertentu. Target tersebut dapat berkaitan dengan kebutuhan jangka pendek maupun rencana jangka panjang. Misalnya, kamu ingin: - Mengumpulkan dana untuk liburan tahun depan - Membeli laptop baru - Menyiapkan biaya pendidikan - Membeli kendaraan - Mengumpulkan uang muka rumah - Menyiapkan modal usaha Setiap tujuan membutuhkan jumlah dana dan waktu yang berbeda. Karena itu, menentukan tujuan sejak awal dapat membantu kamu mengetahui berapa dana yang perlu disiapkan. Apa Tujuan Perencanaan Keuangan? Tujuan perencanaan keuangan adalah membantu kamu mengatur pemasukan dan pengeluaran agar dana dapat dialokasikan sesuai prioritas. Tanpa tujuan yang jelas, menabung sering terasa seperti sekadar menyimpan uang. Ketika ada kebutuhan lain, dana tersebut mudah digunakan. Sebaliknya, ketika kamu sudah menentukan tujuan, uang yang disisihkan memiliki fungsi yang lebih jelas. Contohnya, daripada hanya mengatakan: “Aku mau nabung.” Kamu bisa membuat target: “Aku ingin mengumpulkan Rp12 juta untuk liburan dalam 12 bulan.” Target tersebut membuat rencana lebih konkret. Kamu dapat menghitung kebutuhan tabungan sekitar Rp1 juta per bulan untuk mencapai target tersebut. Contoh Tujuan Keuangan Pribadi Setiap orang dapat memiliki prioritas yang berbeda. Beberapa contoh tujuan keuangan yang bisa dibuat antara lain: 1. Liburan Kalau punya destinasi impian, tentukan perkiraan biaya perjalanan dan kapan ingin berangkat. Dari sana, kamu dapat menentukan jumlah dana yang perlu disisihkan setiap bulan. 2. Membeli Barang yang Dibutuhkan Laptop, kamera, ponsel, atau peralatan kerja dapat menjadi tujuan finansial tertentu. Dengan menyiapkan dana secara bertahap, pembelian bisa lebih terencana. 3. Pendidikan Biaya kuliah, kursus, sertifikasi, atau pendidikan lanjutan juga bisa dimasukkan ke dalam perencanaan. 4. Modal Usaha Kalau memiliki rencana membuka atau mengembangkan usaha, kebutuhan modal dapat dijadikan target keuangan dengan nominal dan tenggat yang jelas. 5. Rumah atau Kendaraan Tujuan dengan nominal besar membutuhkan waktu yang lebih panjang. Membaginya menjadi target bulanan dapat membuat prosesnya lebih mudah dipantau. Bagaimana Cara Mencapai Tujuan Keuangan? Mencapai tujuan keuangan membutuhkan target yang jelas dan kebiasaan yang konsisten. Kamu bisa memulainya dengan beberapa langkah sederhana. 1. Tentukan Impiannya Tulis dengan spesifik apa yang ingin dicapai. Misalnya, bukan sekadar “ingin jalan-jalan”, tetapi “ingin liburan ke Jepang dengan target dana Rp20 juta”. 2. Tentukan Nominal Perkirakan berapa biaya yang dibutuhkan. Gunakan angka yang realistis dan evaluasi jika harga atau kondisi berubah. 3. Tentukan Waktu Tentukan kapan target tersebut ingin dicapai. Dengan begitu, kamu dapat menghitung berapa dana yang perlu disisihkan secara berkala. 4. Pisahkan Dana Salah satu cara menjaga fokus adalah memisahkan dana berdasarkan tujuan. Dana untuk liburan, misalnya, tidak dicampur dengan uang belanja harian. 5. Buat Setoran Rutin Tentukan jumlah yang akan disisihkan setiap periode. Kamu bisa menyesuaikannya dengan pemasukan dan kebutuhan rutin. Bagaimana Menjaga Dana agar Tidak Mudah Terpakai? Di sinilah sistem pengelolaan uang bisa membantu. Ketika dana untuk impian bercampur dengan saldo yang digunakan sehari-hari, godaan untuk menggunakannya bisa lebih besar. Neo Wish di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce merupakan tabungan berjangka untuk membantu menyisihkan dana sesuai target dan jangka waktu.  Kamu dapat membuat Wish sesuai dengan impian atau target finansial. Dengan adanya tujuan yang lebih spesifik, proses menyisihkan dana bisa terasa lebih terarah. Misalnya: Wish LiburanTarget: Rp10 juta Wish LaptopTarget: Rp8 juta Wish Modal UsahaTarget: Rp25 juta Setiap target dapat memiliki tujuan masing-masing sehingga kamu lebih mudah melihat perkembangan dana. Kenapa Menentukan Tujuan Bisa Membantu? Menabung tanpa tujuan terkadang membuat kita sulit mengetahui apakah progresnya sudah cukup. Dengan tujuan yang spesifik, kamu dapat melihat hubungan antara dana yang disisihkan dan impian yang ingin dicapai. Misalnya, target liburan Rp12 juta dan kamu sudah mengumpulkan Rp6 juta. Artinya, kamu sudah berada di tengah perjalanan menuju target tersebut. Progress seperti ini juga dapat membuat kebiasaan menyimpan uang terasa lebih menyenangkan. Setiap kali menambahkan dana, kamu bisa melihat bahwa impian tersebut semakin dekat. Buat Impian Lebih Terukur Punya impian adalah awal yang baik. Agar bisa diwujudkan, impian perlu diterjemahkan menjadi target yang bisa dihitung. Mulai dari menentukan tujuan keuangan pribadi, memperkirakan nominal, menetapkan waktu, lalu membuat kebiasaan menyisihkan dana secara rutin. Jadi, Apa yang Bisa Menjaga Impianmu? Impian membutuhkan ruang dalam perencanaan keuangan. Ketika dana untuk tujuan tertentu sudah dipisahkan dan memiliki target yang jelas, kamu memiliki sistem yang membantu menjaga fokus tersebut. Memahami tujuan keuangan adalah langkah awal. Setelah itu, tentukan contoh tujuan keuangan yang sesuai dengan kebutuhanmu, buat target nominal dan waktu, lalu mulai menyisihkan dana secara rutin. Untuk membantu mengatur dana berdasarkan tujuan, kamu dapat mempertimbangkan Neo Wish di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce. Fitur ini dapat digunakan untuk membantu memisahkan dana sesuai target yang ingin dicapai. Karena impian yang besar bisa dimulai dari satu hal sederhana: menyisihkan uang untuknya secara konsisten. Jika ingin mulai menggunakan Neo Wish, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Neo Wish di website resmi Bank Neo Commerce.   Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Tabungan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,75% per tahun PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Berita Daerah

Sorotan terbaru dari berbagai wilayah