Terpidana Akuang Dicekal Keluar Negeri, Eksekusi Putusan Inkrah Tak Boleh Berlarut
Langkat, katakabar.com – Terpidana perkara korupsi alih fungsi kawasan Suaka Margasatwa Karang Gading dan Langkat Timur Laut, Alexander Halim alias Akuang alias Lim Sia Cheng, hingga kini belum dieksekusi Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat, meski putusan pidana terhadapnya telah berkekuatan hukum tetap.
BPS Kepulauan Meranti Kejar Target Sensus Ekonomi 2026, Capaian Sudah di Atas 95 Persen
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kepulauan Meranti terus genjot penyelesaian pendataan dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Hingga saat ini, capaian pendataan di wilayah tersebut telah berada di atas 95 persen. Kepala BPS Kabupaten Kepulauan Meranti, Dessi Ratna Sari, SST., M.Ec.Dev., mengatakan pihaknya optimistis seluruh proses pendataan dapat diselesaikan sesuai target dengan memanfaatkan waktu tambahan yang tersedia. "Kalau melihat pencapaian sekarang sudah di atas 95 persen. Mudah-mudahan dengan sisa waktu yang ada dan seluruh usaha yang dilakukan, bisa selesai sesuai komitmen," ujar Dessi. Menurutnya, petugas masih melakukan pendataan terhadap sejumlah keluarga maupun pelaku usaha yang sebelumnya belum berhasil ditemui selama pelaksanaan sensus. Pendataan utama sebelumnya berlangsung sekitar 2,5 bulan, sejak Juni hingga 31 Agustus 2026. Namun, masih terdapat sejumlah responden yang perlu didatangi kembali karena berbagai kendala di lapangan. "Misalnya ada keluarga yang sakit, kita tunggu sampai yang bersangkutan pulang ke rumah atau sembuh. Kalau bekerja di luar negeri, misalnya suaminya, kita bisa mendapatkan informasi melalui anggota keluarga yang ada di rumah," jelasnya. Dessi menegaskan, meskipun capaian pendataan telah mencapai lebih dari 95 persen, BPS belum dapat menyampaikan angka final hasil sensus kepada publik. Ia mengatakan, data yang terkumpul masih melalui tahapan pengolahan dan pemeriksaan. Data yang dinilai tidak wajar akan dikonfirmasi kembali, sementara data yang masih belum lengkap terus dikejar oleh petugas. "Untuk saat ini kami belum bisa mengeluarkan angka apa-apa karena masih dalam proses pengolahan. Yang tidak wajar dikonfirmasi, yang ada anomali diperbaiki, dan yang belum terdata masih kami kejar," ucapnya. Pastikan Data Sesuai Kondisi Lapangan Dessi juga mengingatkan seluruh petugas Pendataan Lapangan (PPL) dan Pengawas/Pemeriksa Lapangan (PML) agar tetap mengutamakan kualitas data, meskipun waktu penyelesaian pendataan semakin terbatas. Ia meminta petugas tidak sekadar mengejar target kuantitas, tetapi memastikan data yang dikumpulkan benar-benar menggambarkan kondisi masyarakat dan kegiatan ekonomi di lapangan. "Data yang mereka hasilkan itu sama-sama kita pertanggungjawabkan dengan nama instansi BPS. Harapannya data sesuai dengan kondisi lapangan, sesuai konsep dan definisi yang sudah diajarkan, serta cara mendapatkannya sesuai SOP yang dijelaskan saat pelatihan," terangnya. Masih Dessi, kualitas data menjadi hal penting karena hasil sensus akan menjadi salah satu gambaran kondisi ekonomi masyarakat. Lantaran itu, petugas diminta tidak melakukan pendataan secara sembarangan. "Jangan sampai data itu kemudian ada temuan dan ternyata tidak sesuai dengan kondisi lapangan. Itu bisa membahayakan atau menjelekkan nama organisasi," tegasnya. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada para petugas yang tetap bekerja di tengah berbagai tantangan pendataan. "Kita harus optimistis," tambahnya. Masih Hadapi Responden Menolak Dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, BPS Kepulauan Meranti juga menghadapi tantangan dalam meyakinkan sebagian pelaku usaha maupun masyarakat untuk memberikan data. Dessi mengakui masih terdapat responden yang belum memahami tujuan sensus sehingga memilih tidak memberikan informasi kepada petugas. "Memang ada yang tahu, ada yang tidak. Ketika kami datang, kami jelaskan dulu kami dalam rangka pendataan apa dan untuk apa," imbuhnya. Dituturkannya, sebagian pelaku usaha bahkan mempertanyakan manfaat sensus bagi mereka dan apakah pemerintah akan memberikan bantuan setelah pendataan dilakukan. Untuk menghadapi kondisi tersebut, BPS terus melakukan pendekatan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya data sensus. Dalam kondisi tertentu, BPS juga meminta pendampingan aparat kepolisian ketika menghadapi responden yang menolak memberikan data. "Kalau ada yang menolak, kami minta pendampingan dari polisi. Kalau mendapatkan data itu, saya juga ikut turun. Kalau yang menolak, saya ikut mendampingi," tukas Dessi. Menjelang penyelesaian pendataan, petugas BPS juga menyasar lokasi-lokasi yang selama ini relatif sulit ditemui, termasuk rumah sewa dan tempat kos. Kondisi penghuni yang berpindah-pindah menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi petugas dalam memastikan seluruh masyarakat yang masuk dalam cakupan pendataan dapat tercatat. Makanya, petugas melakukan kunjungan kembali pada waktu tertentu untuk memastikan responden yang sebelumnya tidak berada di tempat dapat ditemui. Dessi memastikan BPS akan terus mengoptimalkan sisa waktu yang tersedia untuk menyelesaikan pendataan sekaligus menjaga kualitas data yang dikumpulkan. Dengan capaian yang telah melampaui 95 persen, BPS Kepulauan Meranti optimistis seluruh tahapan pendataan dapat dituntaskan sesuai target. "Sedikit lagi. Kami akan terus berusaha dengan sisa waktu yang ada," tandasnya.
Hampir Sepekan Tidur di Lokasi Karhutla, Kapolres Kepulauan Meranti Berjibaku Padamkan Api Hingga Dini Hari
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Api belum sepenuhnya padam. Di tengah hamparan lahan gambut yang terbakar di Dusun Penapat, Desa Gemala Sari, Kecamatan Rangsang, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., masih bertahan bersama personel gabungan, dan terus berjibaku padamkan api. Memasuki hari keenam penanganan Karhutla, Selasa (8/9), AKBP Gede Adi kembali melakukan pemadaman. Sejak kebakaran meluas dan sulit dikendalikan, orang nomor satu di jajaran Polres Kepulauan Meranti itu memilih berada di tengah personelnya, bukan hanya memantau dari Posko. Panas, asap, debu hingga medan yang sulit menjadi bagian dari kesehariannya. Bahkan, aktivitas pemadaman kerap berlangsung sampai dini hari. "Kalau api belum bisa kita kendalikan, kita tidak bisa meninggalkan lokasi. Kita harus memastikan api tidak menjalar dan terus dilakukan pemadaman serta pendinginan," cerita AKBP Gede Adi. Di lokasi, kondisi memang tidak sederhana. Api membakar kawasan gambut dengan kedalaman sekitar tiga hingga empat meter. Bara tidak hanya terlihat di permukaan, tetapi bisa bertahan di bawah tanah dan kembali muncul ketika mendapat suplai udara. Situasi semakin sulit karena angin dari arah laut bertiup cukup kencang. Perubahan arah angin membuat pergerakan api sulit diprediksi. Api yang semula terlihat terkendali bisa kembali menjalar ke bagian lahan lainnya. Kondisi itulah yang membuat Gede Adi memilih tetap berada di lokasi. Ia tidak hanya memberikan arahan, tetapi ikut melihat kondisi medan, mengatur pergerakan personel serta memastikan pemadaman berjalan hingga titik-titik api yang sulit dijangkau. Tak jarang, pekerjaan baru berhenti ketika malam telah larut. Setelah berjibaku memadamkan api hingga sekitar pukul 02.00 WIB, waktu istirahat yang dimiliki hanya beberapa jam. Sekitar pukul 05.00 WIB, aktivitas kembali dimulai untuk memantau perkembangan api. "Memang kondisinya berat. Tapi yang paling penting bagaimana api ini segera dikendalikan agar tidak meluas," ujarnya. Karhutla di Gemala Sari sebelumnya telah meluas hingga sekitar 85 hektare. Luasan tersebut membuat penanganan tidak bisa dilakukan secara cepat. Petugas harus mengejar titik-titik api sekaligus melakukan pendinginan untuk mencegah munculnya kembali bara di bawah permukaan gambut. Hingga Selasa pagi pukul 06.00 WIB, berdasarkan pemantauan di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti, masih terpantau satu fire spot (FS) dengan tingkat intensitas medium di Desa Gemala Sari. Titik tersebut berada pada koordinat 0°55'12.22" N, 102°58'59.16" E atau sekitar 0.92006, 102.9831. Sementara, hotspot (HS) tidak terpantau dan kondisi cuaca dilaporkan cerah. Untuk kejadian banjir, tidak terdapat laporan atau titik banjir di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti. Penanganan api terus dilakukan Kapolres bersama jajaran, Masyarakat Peduli Api (MPA), tim PT SRL, PT NSP dan masyarakat setempat. Tim masih berjibaku memadamkan api sekaligus melakukan pendinginan di kawasan yang terbakar. Bagi petugas di lapangan, persoalan terbesar bukan hanya memadamkan api yang terlihat. Bara yang tersembunyi di dalam gambut menjadi ancaman tersendiri karena dapat kembali menyala dan memicu kebakaran baru. Lantaran itu, meski api mulai terkendali di sejumlah bagian, proses pendinginan tetap menjadi perhatian. Gede Adi memastikan personel tidak berhenti hanya setelah api di permukaan padam. "Kita tidak hanya mengejar api yang terlihat. Pendinginan juga harus dilakukan supaya bara di bawah gambut tidak kembali menyala," tegasnya.
Ikhsan Ramadona, S.IP: Niat Mengabdi, Langkah Nyata Buat Teluk Sono Resmi Daftar Bacalon Kades
Rokan Hulu, katakabar.com - Sebuah niat tulus yang lama dipendam, untuk kembali ke kampung halaman dan membangunnya dari dekat, kini diwujudkan dalam langkah yang pasti dan penuh keyakinan. Pagi itu, pada 7 September 2026, suasana di Sekretariat Panitia Pemilihan Kepala Desa Teluk Sono terasa hangat dan penuh harapan, ketika Ikhsan Ramadona, S.IP. melangkah masuk dengan wajah tenang tetapi penuh tekad membawa serta cita-cita luhur untuk mengabdikan diri sepenuhnya memajukan desa yang dicintainya sejak kecil. Kedatangannya disambut langsung Ketua Panitia Pilkades, Hendri, beserta seluruh anggota panitia, didampingi oleh jajaran Panwaslu Desa Teluk Sono dan Ketua BPD Teluk Sono. Suasana berlangsung khidmat namun penuh keakraban, mencerminkan semangat demokrasi yang tumbuh di tengah masyarakat desa. Setelah berbincang sejenak tentang proses pencalonan dan harapan bagi kemajuan desa, Ikhsan secara resmi menyerahkan seluruh berkas administrasi persyaratan pencalonan untuk diperiksa oleh panitia. Ketua Panitia, Hendri, kemudian memeriksa satu per satu kelengkapan dokumen tersebut dengan teliti. Setelah dicermati secara menyeluruh, ia menyampaikan penilaiannya secara terbuka dan transparan: “Berkas yang diserahkan Ikhsan Ramadona, S.IP. secara garis besar telah memenuhi persyaratan utama sebagai bakal calon Kepala Desa Teluk Sono. Tetapi, masih terdapat dua berkas pendukung yang belum kami terima secara lengkap. Kami telah menyampaikan hal tersebut kepada Bapak Ikhsan, dan memohon agar kekurangan tersebut dapat dilengkapi sebelum batas waktu yang telah ditetapkan, serta tetap berkoordinasi dan berkomunikasi dengan panitia pelaksana," kata Hendri. Mendengar penjelasan tersebut, Ikhsan Ramadona menyambut baik arahan panitia dan tidak mempermasalahkan hal itu. Dengan sikap terbuka dan rendah hati, ia menyatakan: “Saya berjanji akan segera melengkapi kedua persyaratan yang belum terpenuhi itu secepat mungkin, sebelum batas waktu yang ditentukan. Saya berharap seluruh proses pemilihan Kepala Desa Serentak tahun 2026 ini dapat berjalan dengan lancar, jujur, aman, dan damai sesuai harapan kita semua," jelas Ikhsan. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada panitia pelaksana atas sambutan yang hangat serta arahan yang diberikan. “Terima kasih kepada Bapak Ketua, seluruh anggota panitia, BPD, dan Panwaslu yang telah menyambut saya dengan baik. Semoga kerja sama kita ini menjadi awal yang baik untuk kemajuan desa kita bersama," ucapnya. Asa Besar: Memajukan Teluk Sono, Membangun Bersama dari Bawah Bagi Ikhsan Ramadona, pencalonan ini bukan sekadar keinginan untuk menduduki jabatan, melainkan sebuah panggilan hati untuk pulang dan mengabdi. Ia mengakui Desa Teluk Sono memiliki potensi yang sangat besar baik dari segi sumber daya alam, letak geografis, maupun semangat dan keramahan masyarakatnya. Tetapi, potensi tersebut belum sepenuhnya tergarap secara maksimal karena berbagai keterbatasan dan tantangan yang dihadapi desa selama ini. “Teluk Sono adalah tanah tempat saya dilahirkan, tempat saya tumbuh besar, dan tempat keluarga serta orang-orang yang saya cintai berada. Saya tidak bisa berdiri diam melihat desa kita tertinggal dari desa-desa lain. Saya ingin hadir bukan untuk menjadi pemimpin yang jauh dari rakyat, melainkan pemimpin yang berada di tengah-tengah masyarakat, mendengar setiap keluh kesah, dan bekerja bersama-sama dari bawah,” cerita Ikhsan dengan suara mantap namun penuh kerendahan hati. Ia memiliki harapan besar untuk memajukan Teluk Sono di berbagai bidang, yakni: • Pembangunan infrastruktur desa yang merata — memperbaiki jalan, jembatan, dan akses air bersih yang menjadi kebutuhan dasar warga. • Pemberdayaan ekonomi masyarakat — mengembangkan potensi pertanian, perkebunan, dan usaha mikro agar warga desa memiliki penghasilan yang layak dan meningkat dari hari ke hari. • Peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan pemuda — memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi anak-anak desa untuk belajar dan berprestasi, serta menciptakan lapangan kerja agar para pemuda tidak harus pergi merantau untuk mencari nafkah. • Penguatan pelestarian budaya dan lingkungan — menjaga warisan leluhur sekaligus menjaga kelestarian alam agar tetap menjadi sumber kehidupan bagi generasi mendatang. “Jika saya dipercaya nanti, saya tidak akan bekerja sendirian. Kemajuan Teluk Sono adalah tanggung jawab kita semua — pemerintah desa, BPD, tokoh masyarakat, pemuda, ibu-ibu, dan seluruh warga desa. Saya ingin membangun dengan musyawarah, keterbukaan, dan kebersamaan. Tidak ada warga yang ditinggalkan, tidak ada aspirasi yang diabaikan,” tegasnya. Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman yang dimilikinya, Ikhsan Ramadona bertekad membawa perubahan yang nyata, terukur, dan dirasakan langsung oleh masyarakat Desa Teluk Sono. “Kembali untuk membangun, hadir untuk mengabdi — itulah janji yang ingin saya wujudkan bersama seluruh warga Teluk Sono. Mari kita berjalan bersama, bergandengan tangan, memajukan desa yang kita cintai ini menjadi desa yang makmur, sejahtera, dan bermartabat," sebutnya.
Kesehatan dan Kemandirian Finansial Bekal Penting Perempuan
Jakarta, katakabar.com - FLOQ kembali menghadirkan The FLOQ Circle: Sisterhood melalui edisi terbaru bertajuk Wellness dan Wealth di FLOQ HQ, Jakarta Sabtu (5/9). Kegiatan ini mempertemukan komunitas perempuan dalam ruang diskusi yang menghubungkan dua aspek penting dalam kehidupan, yakni kesehatan dan kemampuan mengelola finansial. Menghadirkan Meisya Eadyana, S.Gz, RD, Nutritionist U by Prodia, serta Ajeng Vera, Financial Content Creator dan Founder Ajeng Talks, Sisterhood: Wellness dan Wealth mengajak peserta melihat bahwa membangun masa depan tidak hanya berkaitan dengan kondisi finansial, tetapi juga bagaimana seseorang mampu menjaga kesehatan dan membuat keputusan secara lebih sadar. Rangkaian kegiatan diisi dengan pembahasan mengenai kesehatan perempuan, literasi finansial, hingga pengenalan aset kripto. Peserta juga mendapatkan kesempatan mengikuti BMI (Body Mass Index) Test, serta berinteraksi langsung melalui sesi fireside chat dan tanya jawab. Kesehatan Jadi Fondasi Bertumbuh Dalam sesi kesehatan, Meisya menyoroti pentingnya membangun kesadaran terhadap kondisi tubuh melalui kebiasaan sehari-hari. Menurutnya, menjaga kesehatan tidak selalu harus dimulai dari perubahan besar, melainkan dapat dilakukan melalui kebiasaan sederhana yang konsisten dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu. “Menjaga kesehatan bukan hanya soal angka di timbangan atau bagaimana kita terlihat, tetapi bagaimana kita memahami kebutuhan tubuh dan membangun kebiasaan yang bisa dijalankan secara berkelanjutan. Ketika perempuan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang tubuhnya, mereka juga memiliki fondasi yang lebih kuat untuk menjalani berbagai aspek kehidupannya,” ujar Meisya Eadyana, S.Gz, RD, Nutritionist U by Prodia. Pembahasan tersebut memperkuat pesan bahwa kesejahteraan perempuan perlu dilihat secara menyeluruh. Kondisi kesehatan fisik dan mental dapat memengaruhi banyak keputusan dalam kehidupan, termasuk bagaimana seseorang merencanakan dan mengelola masa depannya. Literasi Finansial Dimulai dari Memahami Diri Sendiri Sementara itu, Ajeng Vera mengajak peserta melihat pengelolaan finansial sebagai proses yang harus disesuaikan dengan tujuan, kebutuhan, dan profil risiko masing-masing. Menurutnya, berkembangnya berbagai instrumen keuangan dan aset digital membuka semakin banyak pilihan bagi masyarakat. Namun, bertambahnya akses tersebut juga perlu diimbangi dengan kemampuan memahami risiko sebelum mengambil keputusan. “Literasi finansial bukan tentang mengikuti instrumen yang sedang populer, tetapi memahami tujuan keuangan kita terlebih dahulu. Termasuk ketika berbicara mengenai aset kripto, penting untuk tahu karakteristik dan risikonya, kemudian menempatkannya sesuai dengan kondisi finansial dan profil risiko masing-masing,” kata Ajeng, Financial Content Creator dan Founder Ajeng Talks. Pendekatan tersebut menjadi semakin relevan di tengah semakin luasnya pilihan instrumen finansial yang dapat diakses masyarakat. Edukasi menjadi salah satu fondasi agar keputusan finansial tidak hanya didorong oleh tren, tetapi berdasarkan pemahaman dan perencanaan yang matang. FLOQ Dorong Edukasi Kripto Lebih Dekat dengan Kehidupan Sehari-hari Bagi FLOQ, Sisterhood merupakan bagian dari upaya membawa edukasi finansial dan aset digital melalui pendekatan yang lebih dekat dengan keseharian masyarakat. CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, mengatakan bahwa pertumbuhan ekosistem aset digital perlu berjalan beriringan dengan peningkatan literasi. Menurutnya, membuka akses terhadap teknologi dan produk finansial saja belum cukup apabila masyarakat belum memiliki pemahaman yang memadai untuk menggunakannya secara bertanggung jawab. “Adopsi aset digital yang sehat tidak cukup hanya dengan menghadirkan akses. Industri juga perlu membangun pemahaman dan kepercayaan. Melalui Sisterhood, kami ingin membawa pembicaraan mengenai finansial dan aset digital ke ruang yang lebih relevan dengan kehidupan sehari-hari, sehingga perempuan dapat belajar, bertanya, dan mengambil keputusan dengan lebih percaya diri,” ucap Yudho. Menurut Yudho, keterlibatan perempuan menjadi bagian penting dalam perluasan literasi finansial di Indonesia. Karena itu, kami ingin terus menghadirkan kegiatan komunitas yang tidak hanya membicarakan aset digital dari sisi pasar, tetapi juga menghubungkannya dengan kebutuhan dan tantangan nyata masyarakat. Sisterhood sebagai Ruang Belajar dan Bertumbuh Wellness & Wealth melanjutkan rangkaian Sisterhood yang sebelumnya telah dihadirkan FLOQ dengan berbagai pendekatan. Pada edisi Bloom & Bond, misalnya, peserta mengikuti workshop flower arrangement sekaligus mengenal investasi kripto untuk pemula. Melalui konsep Balance & Build, pembahasan difokuskan pada mindful movement serta dasar-dasar aset kripto dengan pendekatan yang ringan dan ramah bagi pemula. Lewat setiap edisinya, FLOQ Circle: Sisterhood berupaya membangun ruang di mana perempuan dapat berdiskusi, membangun koneksi, sekaligus memperoleh perspektif baru mengenai kesehatan, finansial, hingga perkembangan aset digital. Ke depan, Yudho berencana untuk terus mengembangkan FLOQ Circle sebagai wadah edukasi dan komunitas yang menjangkau berbagai kelompok masyarakat dengan pendekatan yang relevan dan mudah dipahami. Bagi FLOQ, semakin luasnya adopsi aset digital perlu dibarengi dengan semakin kuatnya kemampuan masyarakat dalam memahami peluang sekaligus risikonya. Melalui kolaborasi dan pendekatan berbasis komunitas, literasi diharapkan dapat berkembang tidak hanya sebagai pengetahuan, tetapi juga menjadi dasar bagi masyarakat untuk mengambil keputusan finansial secara lebih matang.
Polda Riau Kerahkan Drone Pemadam Api Tangani Karhutla di Siak
Siak, katakabar.com - Kepolisian Daerah (Polda) Riau memanfaatkan teknologi drone guna perkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Drone tak hanya digunakan untuk memantau titik api dari udara, tetapi juga diterjunkan langsung untuk melakukan pemadaman. Teknologi tersebut digunakan dalam penanganan Karhutla di Desa Suka Mulia, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Senin (7/9) kemarin. Karolog Polda Riau, Kombes Imran Amir mengatakan, tim Biro Logistik Polda Riau mengerahkan dua jenis drone dengan fungsi berbeda, yakni untuk mendeteksi lokasi kebakaran dan melakukan pemadaman dari udara. “Kami menggunakan Drone Surveillance untuk mendeteksi titik api dan memetakan kondisi di sekitar lokasi kebakaran. Setelah titik yang membutuhkan penanganan teridentifikasi, pemadaman dilakukan menggunakan Drone BVD-M16 Fire Fighter,” ujar Kombes Imran, Selasa (8/9). Dijelaskan Kombes Imran, penggunaan drone membantu personel memperoleh gambaran kondisi lapangan dari udara sekaligus menjangkau titik yang membutuhkan penanganan secara lebih cepat. Selain Drone Surveillance dan BVD-M16 Fire Fighter, tim juga mengoperasikan DJI Mavic 3 untuk mendokumentasikan perkembangan penanganan Karhutla melalui foto dan video udara. Menurutnya, teknologi ini menjadi alat pendukung bagi personel di lapangan dalam penanganan Karhutla. "Drone dapat membantu mendeteksi keberadaan api, melihat situasi dari udara, kemudian mendukung pemadaman pada titik yang telah teridentifikasi,” ucapnya. Di kegiatan tersebut, Biro Logistik Polda Riau menerjunkan tujuh personel untuk mengoperasikan perangkat drone dan mendukung proses penanganan Karhutla di lokasi. Sementara, Kabid Humas Polda Riau Kombes Akmadi mengatakan, pemanfaatan drone merupakan bagian dari upaya Polda Riau memperkuat penanganan Karhutla dengan mengombinasikan kekuatan personel dan dukungan teknologi. “Penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan dan ketepatan. Teknologi membantu kita mengetahui kondisi lapangan secara lebih cepat, tetapi tetap terintegrasi dengan kerja personel yang melakukan pemadaman dan pendinginan di darat,” timpal Akmadi. Ia menegaskan, Polda Riau dan jajaran terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran, termasuk dengan mengoptimalkan peralatan yang tersedia untuk mendukung personel di lapangan. “Kami ingin setiap potensi kebakaran dapat diketahui dan ditangani secepat mungkin sebelum meluas. Karena itu, patroli, deteksi dini, kekuatan personel dan pemanfaatan teknologi terus kami maksimalkan,” tegas Akmadi. Polda Riau juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan kebakaran atau indikasi munculnya titik api di lingkungannya.
Pengedar Sabu Dicokok Reskrim Polsek Mandau di Pasar Dewi Sartika Duri Barat
Mandau, katakabar.com - Petualangan seorang laki-laki belakangan bernama JP alias JF 36 tahun, warga Kelurahan Duri Barat, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, sebagai pengedar sabu terhenti di tengah keramaian pasar tradisonal Dewi Sartika Simpang Padang Duri. Hal itu setelah Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Mandau mengendus aktivitasnya melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu, Senin (7/9) sekitar pukul 20.30 WIB. "Pengungkapan perkara tindak pidana penyalahgunaan narkotika henis sabu sebagaimana diatur dalam Pasal 114 Undang Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Jo pasal 609 Tentang Penyesuaian Pidana berawal Tim Opsnal Polsek Mandau mendapat informasi adanya penyalahgunaan narkotika jenia sabu di pasar tradisional Dewa Sartika Kelurahan Duri Barat sekitar pukul 20.30 WIB," ujar Kapolsek Mandau, AKP I Made Pasek, diteruskn Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, lewat keterangan resmi, Selasa pagi. Setelah terima informasi, kata Betty, Tim Opsnal menuju ke Pasar Diwi Sartika, dan langsung mengamankan terduga pelaku JP alias JF dan ditemukan satu paket narkotika jenis sabu didapat di dalam botol kecil hitam. "Dari pengakuan pelaku barang narkotika jenis sabu tersebut didapat dari AC (BO)," jelasnya. Atas kejadian tersebut, tambah Betty, pelaku dan barang bukti berupa satu unit handphone, satu timbangan digital, uang tunai Rp250 ribu dibawa ke Mako Polsek Mandau guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.
Pilih Jenis Reksa Dana Sesuai dengan Tujuan Keuangan
Jakarta, katakabar.com - Punya tujuan keuangan yang berbeda berarti membutuhkan strategi yang berbeda pula. Menyiapkan dana untuk liburan tahun depan tentu memiliki kebutuhan yang berbeda dengan menyiapkan dana pendidikan atau rencana jangka panjang. Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah reksa dana. Sebelum mulai berinvestasi, penting memahami cara kerja reksa dana, mengenali jenis jenis reksa dana, dan menyesuaikannya dengan tujuan serta jangka waktu investasi. Apa Itu Reksa Dana? Reksa dana merupakan wadah yang menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk kemudian dikelola dalam portofolio efek oleh Manajer Investasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Artinya, ketika membeli reksa dana, dana yang kamu investasikan akan dikelola sesuai kebijakan investasi yang tercantum dalam prospektus dan informasi produk. Karena setiap produk memiliki karakteristik berbeda, memahami tujuan investasi menjadi langkah penting sebelum memilih produk. Bagaimana Cara Kerja Reksa Dana? Memahami cara kerja reksa dana dapat membantu kamu mengetahui ke mana dana investasi dialokasikan. Secara sederhana, alurnya: Investor membeli unit reksa dana, lalu dana dikelola Manajer Investasi dan ditempatkan pada portofolio investasi. Nilai investasi dapat berubah mengikuti kinerja aset dalam portofolio. Nilai investasi reksa dana dapat mengalami kenaikan maupun penurunan. Karena itu, reksa dana tetap memiliki risiko investasi dan tidak memberikan keuntungan yang dijamin. Jenis aset yang menjadi portofolio juga berbeda pada setiap jenis reksa dana. Perbedaan inilah yang kemudian memengaruhi karakteristik risiko dan potensi hasilnya. Cara Memilih Reksa Dana Sesuai Tujuan Keuangan Cara memilih reksa dana sebaiknya dimulai dari tujuan keuangan, bukan dari produk yang sedang terlihat menarik. 1. Tujuan Jangka Pendek Misalnya kamu ingin menyiapkan dana untuk liburan dalam satu tahun. Untuk tujuan seperti ini, kamu perlu mempertimbangkan produk dengan karakteristik risiko dan fluktuasi yang sesuai dengan jangka waktu tersebut. Reksa dana pasar uang dapat menjadi salah satu pilihan untuk dipertimbangkan. 2. Tujuan Jangka Menengah Misalnya kamu memiliki target membeli kendaraan dalam tiga sampai lima tahun. Kamu dapat mempertimbangkan reksa dana dengan karakteristik yang sesuai untuk jangka menengah, seperti reksa dana pendapatan tetap atau jenis lainnya sesuai profil risiko dan tujuan investasi. 3. Tujuan Jangka Panjang Misalnya kamu sedang menyiapkan dana pendidikan anak atau tujuan keuangan jangka panjang lainnya. Dengan jangka waktu yang lebih panjang, kamu dapat mempertimbangkan reksa dana dengan potensi pertumbuhan yang lebih tinggi, sambil memahami bahwa fluktuasi nilainya juga dapat lebih besar. Reksa dana saham dapat menjadi salah satu pilihan untuk dipelajari, terutama bagi investor yang memahami risikonya dan memiliki horizon investasi panjang. Contoh tersebut bukan rekomendasi investasi personal. Pemilihan produk tetap perlu disesuaikan dengan profil risiko, kondisi keuangan, dan tujuan masing masing. Cara Investasi di Reksa Dana Cara investasi di reksa dana dapat dilakukan secara digital melalui platform yang menyediakan layanan investasi reksa dana. Secara umum, prosesnya meliputi pembukaan akun investasi, melengkapi proses verifikasi, memilih produk, membaca informasi produk, menentukan nominal pembelian, kemudian melakukan transaksi sesuai prosedur yang tersedia. Sebelum membeli, pastikan kamu memahami prospektus dan informasi penting mengenai produk, termasuk strategi investasi, risiko, biaya, serta ketentuan pembelian dan penjualan kembali. Reksa Dana Bisa Dicairkan Kapan? Pertanyaan reksa dana bisa dicairkan kapan juga penting sebelum membeli. Secara umum, investor dapat melakukan penjualan kembali atau redemption sesuai ketentuan produk. Namun, waktu penerimaan dana tidak selalu sama dengan waktu ketika instruksi penjualan diberikan. Setiap produk memiliki ketentuan mengenai transaksi dan penyelesaian pencairan. Karena itu, periksa prospektus dan informasi produk untuk mengetahui batas waktu transaksi serta estimasi penyelesaian pencairannya. Kebutuhan dana juga perlu menjadi pertimbangan. Kalau uang kemungkinan akan digunakan dalam waktu sangat dekat, pastikan produk yang dipilih memiliki karakteristik likuiditas yang sesuai. Reksa Dana di neobank Buat kamu yang ingin mulai berinvestasi secara digital, reksa dana di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce tersedia melalui mitra yang bekerja sama. Kamu dapat memilih berbagai produk reksa dana yang tersedia sesuai dengan tujuan investasi dan profil risiko. Sebelum melakukan transaksi, pastikan kamu memahami produk yang dipilih, termasuk jenis reksa dana, risiko, biaya, serta ketentuan pembelian dan pencairannya. Berbagai pilihan produk reksa dana pendapatan tetap, campuran, dan saham tersedia untuk membantu menyesuaikan tujuan investasi dengan kebutuhan dan profil risiko masing-masing investor. Pengelolaan investasi melalui aplikasi dapat membuat proses transaksi lebih praktis, tetapi kemudahan digital tetap perlu diimbangi dengan pemahaman terhadap produk. Investasi reksa dana mengandung risiko. Calon investor wajib membaca dan memahami prospektus serta Ringkasan Informasi Produk sebelum melakukan investasi. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Jika ingin mulai investasi reksa dana, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Reksa Dana di website resmi Bank Neo Commerce. PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Austin Tumengkol Deklarasi Maju Ketua PWI Sumut 2026-2031
Medan, katakabar.com – Pemimpin Redaksi Harian Waspada dan Waspada Online, Austin Tumengkol, menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara periode 2026-2031.
Di Tengah Tren Emas Global, Bittime Perkenalkan Investasi Kripto Berbasis Emas
Jakarta, katakabar.com - Emas kembali menjadi salah satu aset yang banyak diperhatikan di pasar global sepanjang 2026. Laporan Gold Demand Trends Q2 2026 dari World Gold Council mencatat permintaan emas pada paruh pertama tahun ini mencapai 2.522 ton dengan nilai rekor US$380 miliar. Di tengah tren tersebut, teknologi blockchain juga menghadirkan aset kripto yang memberikan eksposur terhadap harga emas, salah satunya Tether Gold ($XAUT). Sebagai aset kripto berbasis blockchain yang nilainya merujuk pada emas fisik, $XAUT memiliki karakteristik yang berbeda dari kepemilikan emas fisik. Sejalan dengan perkembangan tersebut, Bittime menghadirkan program Bonus $XAUT hingga Rp1.500.000 untuk Investasi Pertama di Bittime yang berlangsung pada 1 hingga 30 September 2026. Melalui program ini, pengguna dapat memulai investasi dari Rp10.000 sekaligus mengenal $XAUT sebagai salah satu pilihan aset kripto dengan eksposur terhadap emas. “Investasi pertama sering kali menjadi langkah yang sulit karena banyak orang merasa harus menunggu sampai memiliki modal besar atau pengetahuan yang sempurna. Melalui campaign ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk mulai mengambil langkah pertama dan mengenal berbagai pilihan aset yang tersedia untuk membangun portofolio,” ujar Ryan Lymn, COO Bittime. Melalui program tersebut, pengguna baru yang melakukan transaksi pertama di Bittime dengan nilai di atas Rp250.000 dapat memperoleh bonus $XAUT senilai Rp25.000. Selain itu, pengguna dapat memperoleh bonus tambahan berdasarkan total volume trading yang dicapai dalam periode akumulasi, mulai dari Rp50.000 hingga Rp1 juta dalam bentuk $XAUT. Dengan demikian, total bonus yang tersedia dapat mencapai Rp1,5 juta. Program ini terdiri dari lima kategori, yakni Entry, Bronze, Silver, Gold, dan Black, yang ditentukan berdasarkan total volume trading selama 14 hari setelah transaksi pertama. Setelah periode tersebut, pengguna yang memenuhi ketentuan juga perlu mempertahankan aset kripto yang dibeli selama tujuh hari. Kehadiran $XAUT dalam program ini menambah pilihan aset yang dapat diakses melalui ekosistem aset kripto. Sebagai aset kripto yang nilainya merujuk pada emas fisik, $XAUT memiliki karakteristik yang berbeda dari kepemilikan emas fisik. Karena itu, pengguna perlu memahami karakteristik dan risiko aset sebelum melakukan transaksi. Pergerakan harga $XAUT juga dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor yang memengaruhi pasar emas, seperti suku bunga, nilai dolar AS, inflasi, dan kondisi geopolitik. Di tengah dinamika pasar, pemahaman terhadap setiap aset dan diversifikasi tetap menjadi bagian penting dalam mengambil keputusan investasi. “Setiap aset memiliki karakteristik dan tingkat risiko yang berbeda. Karena itu, kami mendorong pengguna untuk terus meningkatkan pemahaman sebelum berinvestasi dan menentukan pilihan yang sesuai dengan tujuan serta profil risikonya,” tambah Ryan. Informasi lengkap mengenai program Bonus $XAUT hingga Rp1.500.000 untuk Investasi Pertama di Bittime, termasuk mekanisme dan syarat serta ketentuannya, dapat dilihat melalui halaman resmi program Bittime.