Diduga Terlibat Jaringan Sabu di Siak, Kades Langkai Terancam Lama Masuk Bui
Dalam pengungkapan ini, polisi diduga menemukan keterlibatan Kepala Desa (Kades) Langkai, Kecamatan Siak, inisial SP (58 tahun).
PPMSU Geruduk Kejagung, Desak Jaksa Agung Periksa Ade Jona Prasetyo Terkait Dugaan Korupsi DJKA
Mahasiswa demo Kejagung desak periksa Ade Jona Prastyo terkait dugaan korupsi DJKA
Tabligh Akbar Ustaz Abdul Somad tandai MTQ ke-57 Kota Binjai yang dibuka Walikota Amir Hamzah
Tabligh akbar Ustad Abdul Somad mewarnai pembukaan MTQ ke 57 di Kota Binjai
PMII Kepulauan Meranti Audiensi ke KSOP, Dorong Kolaborasi dan Digitalisasi Pelayanan Pelabuhan
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kepulauan Meranti audiensi bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) guna mendorong peningkatan pelayanan, serta keselamatan pelayaran di wilayah Kepulauan Meranti. Audiensi tersebut berlangsung suasana dialogis dan konstruktif dengan mengangkat sejumlah isu strategis, khususnya terkait penguatan kolaborasi antara KSOP dan masyarakat serta dorongan terhadap digitalisasi layanan pelabuhan. Ketua PMII Kepulauan Meranti, Amri Sukarles, menyampaikan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam membangun kesadaran kolektif terhadap keselamatan pelayaran. Ia menegaskan mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat. “Kami mendorong adanya kerja sama konkret antara KSOP dan PMII dalam bentuk kegiatan bersama, seperti sosialisasi keselamatan pelayaran, edukasi kepada masyarakat pesisir, serta program pelatihan bagi nelayan dan pengguna transportasi laut,” ujarnya. Selain itu, kata Amri, PMII juga mengusulkan agar kolaborasi tersebut dikemas dalam program berkelanjutan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, sehingga tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memberikan dampak nyata di lapangan. Tidak hanya isu kolaborasi, ucapnya, PMII turut soroti pentingnya percepatan digitalisasi layanan pelabuhan. Penerapan sistem berbasis digital dalam pengurusan izin berlayar, penyediaan informasi jadwal kapal, hingga layanan administrasi lainnya dinilai mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, serta kualitas pelayanan publik. “Digitalisasi layanan menjadi langkah penting untuk mempermudah akses masyarakat sekaligus meningkatkan akuntabilitas pelayanan di sektor pelabuhan,” jelas Amri. Menanggapi hal tersebut, pihak KSOP menyambut baik berbagai masukan yang disampaikan. KSOP menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk organisasi kemahasiswaan. Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara KSOP dan PMII Kepulauan Meranti, khususnya dalam pelaksanaan kegiatan bersama seperti sosialisasi, edukasi, dan pelatihan, guna mewujudkan pelayanan pelabuhan yang lebih aman, modern, dan berpihak kepada masyarakat.
Langgar UU RI 35 2009 dan UU RI 1 2026: Polsek Mandau Ringkus 2 Warga Pematang Pudu dan 1 Warga Duri Timur
Mandau, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Mandau, Polres Bengkalis ringkus dua warga Pematang Pudu dan 1 warga Duri Timur, Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau karena melanggar Pasal 114 ayat (1)Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo pasal 609 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2026 tentang tentang penyesuaian pidana. Kapolsek Mandau, Kompol Primadona, melalui Kasi Humas Polsek Mndau, Betty Dumauli S, lewat siaran pers kepada wartawan Senin siang, mengatakan penangkapan ketiga terduga pelaku penyalahgunaan tindak pidana narkotika jenis sabu oleh tim opsnal Polsek Mandau, Minggu (3/5) sekitar pukul 22.00 WIB kemarin. "Sebelum dilakukan penangkapan tim opsnal Polsek Mandau lebih dulu mendapat informasi dari masyarakat mengenai adanya penyalahgunaan narkotika jenis sabu di kawasan Jalan Al Jauhar Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis," ujarnya. Setelah mendapat informasi tim opsnal Polsek Mandau gerak cepat, kata Betty, berhasil mengamankan satu orang pelaku bernama EA alias Egi. Dari tangan Egi tim opsnal amankan satu paket narkotika jenis sabu di dalam handphone miliknya. "Pelaku mengakui mendapat narkotika jenis sabu tersebut dari seseorang berinisial RH alias Ori. Tak butuh waktu lama, tim opsnal berhasil amankan pelaku 2 di kawasan pasar Jalan Jenderal Sudirman Duri, Kecamatan Mandau," ulasnya. Ketika tim opsnal interogasi Ori, ucap Kasi Humas Polsek Mandau, pelaku mengakui narkotik jenis sabu miliknya diperoleh dari HA (DPO). Atas kejadian tersebut pelaku dan barang bukti, berupa satu paket narkotika jenis sabu, satu unit handphone Oppo hitam, satu unit handphone Realme biru dongker, uang tunai sebesar Rp485 ribu, serta saru unit sepeda motor Honda Supra Fit tanpa pelat (nomor polisi). Selanjutnya, imbuh Betty, tim opsnal melakukan pengembangan atas perkara penyalahgunaan narkotik jenis sabu atas nama DPO berinisial HA Ompong. Tim opsnal Polsek Mandau melakukan pengejaran, dan berhasil amankan pelaku di kawasan Jalan Damai Kelurahan Gajah Sakti, Kecamatan Mandau, Bengkalis. "Saat pelaku digeledah didapatkan satu paket jenis sabu di dalam kantong celana sebelah kanan, dan dua paket sabu di dalam jok sepeda motor merk Yamaha V-Xion, serta Timbangan Digital di pekarangan rumah tersangka," tuturnya. Pelaku dan barang bukti, tambah Betty, saat ini sudah dibawa ke Polsek Mandau guna di lakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. "Apabila masyarakat membutuhkan kehadiran petugas kepolisian segera hubungi Call Center 110. Polres Bengkalis, Polsek Mandau berkomitmwn melakukan penegakan hukum secara cepat, tegas, profesional, dan tuntas," seru Kasi Humas Polsek Mandau.
Sempat Terhenti, Koperasi NES Kembali Kelola Kebun Sawit 2.800 Hektar di Tapung Kampar
Aktivitas perkebunan kelapa sawit seluas 2.800 hektar di Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, kembali berjalan di bawah pengelolaan Koperasi Nenek Eno Senama Nenek (KNES).
Juru Bicara KPK Respon Anggaran Miliar SMA-SMK Negeri Wilayah Cabdis Rantauprapat
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK - red) kini telah merespon positif adanya informasi ketidaktransparasian anggaran pengelolaan pemeliharaan mencapai miliaran rupiah tahun 2025 serta tahap I tahun 2026, di sekolah SMA-SMK Negeri Wilayah Cabang Dinas Rantauprapat
BPDP Pastikan Akan Terus Mendorong Kemajuan UMKM Turunan Sawit
Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah memastikan pihaknya akan terus mendorong agar kerajinan dan produk UMKM berbasis limbah perkebunan naik kelas.
Dukung Ketahanan Pangan, PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi
Jambi, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) lewat Subholding PTPN IV PalmCo terus perkuat peran strategisnya dukung ketahanan pangan nasional melalui penguatan kemitraan bersama petani di daerah. Komitmen tersebut tercermin dengan kehadiran Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, yang mendampingi Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, pada rangkaian kegiatan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) tingkat Provinsi Jambi, di pekan keempat April 2026 lalu. Provinsi Jambi salah satu wilayah strategis bagi operasional PalmCo. Selain sebagai sentra kelapa sawit, wilayah ini memiliki komoditas unggulan lain seperti teh dan kopi yang sebagian besar dikelola oleh petani rakyat. Pada konteks tersebut, sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan petani menjadi kunci dalam menjaga produktivitas sekaligus keberlanjutan sektor pertanian. Di sela kegiatan, Jatmiko menegaskan, peran petani merupakan bagian integral dari kinerja perusahaan. Ia menyebut kontribusi petani terhadap pasokan bahan baku sangat signifikan. Sepanjang 2025, sekitar 25 persen dari total produksi Tandan Buah Segar (TBS) yang dikelola PalmCo berasal dari petani mitra, dengan volume penyerapan mencapai 3,25 juta ton. "Capaian ini menempatkan PalmCo sebagai salah satu offtaker utama yang berperan dalam menyerap hasil panen rakyat sekaligus mendukung program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR)," jelasnya. Petani bukan sekadar mitra, tegas Jatmiko, tetapi bagian dari identitas perusahaan. Tanpa mereka, pertumbuhan PalmCo tidak akan seperti sekarang. "Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui berbagai inisiatif, termasuk pelibatan petani dalam kegiatan nasional serta penguatan kapasitas kelembagaan di tingkat daerah," ucapnya. Selama kunjungan di Jambi, PalmCo bersama Kementerian Pertanian dan HKTI terlibat mengikuti sejumlah agenda, mulai dari pertemuan dengan organisasi petani seperti Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI), Wanita Tani, dan Pemuda Tani, hingga kegiatan tanam bersama. Di kawasan Bukit Cinto Kenang, Kabupaten Muara Jambi, dilakukan penanaman benih jagung dan bibit buah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman padi brigade di Kabupaten Batanghari serta pelantikan pengurus DPD HKTI Provinsi Jambi. Rangkaian kegiatan ini mencerminkan pendekatan pembangunan pertanian yang terintegrasi lintas komoditas dalam satu ekosistem yang berkelanjutan. Menurut Jatmiko, sinergi antara pelaku hulu dan hilir, termasuk perusahaan, organisasi petani, serta penyedia sarana produksi, menjadi faktor kunci dalam percepatan swasembada pangan nasional. “Di wilayah multikomoditas seperti Jambi, kolaborasi menjadi kunci. Ketika petani berdaya dan ekosistemnya kuat, maka target swasembada pangan bukan hal yang sulit dicapai,” imbuhnya. Penguatan kemitraan ini sekaligus menegaskan peran Holding Perkebunan Nusantara tidak hanya sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai bagian dari solusi dalam menjawab tantangan pangan nasional.
Barantum Bantu Bisnis Respon Pelanggan Lebih Cepat Pakai AI Agent
Jakarta, katakabar.com - Barantum satukan CRM, AI Agent, Omnichannel, dan WhatsApp Business API satu dashboard, untuk memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Pernah ada momen ketika notifikasi chat masuk terus, tapi tim tidak sempat membalas semuanya? Di situ biasanya masalah dimulai. Pelanggan sudah tertarik, sudah bertanya, tapi tidak langsung mendapat respons. Dalam banyak kasus, selisih beberapa menit saja bisa menentukan. Respon cepat bisa jadi closing. Respon terlambat? Pelanggan sudah pindah. Ketika Pelanggan Sudah Chat, Tapi Tidak Segera Direspon Masalah ini sering dianggap sepele. Padahal, di balik chat yang tidak terbalas, ada potensi penjualan yang hilang satu per satu. Semakin tinggi volume chat, semakin besar risiko keterlambatan. Tanpa sistem yang tepat, tim akan selalu tertinggal dari kecepatan pelanggan. 1. Chat Masuk Di Jam Sibuk Menumpuk Tanpa Sempat Dibalas Cepat Di jam sibuk, chat bisa meningkat 2-3x lipat dalam waktu singkat. Tanpa sistem pendukung, tim tidak mampu mengejar volume tersebut sehingga banyak pelanggan harus menunggu terlalu lama. 2. Banyak Pertanyaan Berulang Yang Menyita Waktu Tim Customer Service Sekitar 60-70% chat biasanya berisi pertanyaan yang sama. Hal ini membuat waktu tim habis untuk menjawab hal berulang, bukan fokus ke pelanggan yang siap membeli. 3. Leads Hangat Hilang Karena Respon Yang Terlalu Lama Leads yang sudah tertarik bisa berubah dingin dalam 5-10 menit jika tidak mendapat respons. Keterlambatan kecil ini sering berujung pada hilangnya peluang closing. 4. Tim Kewalahan Saat Volume Chat Meningkat Di Waktu Tertentu Ketika campaign berjalan, lonjakan chat bisa naik hingga 3x. Tanpa sistem, tim kewalahan, respons melambat, dan kualitas layanan ikut menurun secara signifikan. Cara Mempercepat Respon Tanpa Menambah Beban Tim Menambah tim bukan selalu solusi. Tanpa sistem yang tepat, masalah akan terulang setiap kali volume meningkat. Yang dibutuhkan adalah cara kerja yang lebih cerdas. Dengan automasi, bisnis tetap bisa respons cepat tanpa menambah beban operasional. 1. Otomatisasi Respon Untuk Pertanyaan Umum Agar Pelanggan Tidak Menunggu Pertanyaan umum bisa dijawab otomatis dalam hitungan detik. Hal ini mampu mengurangi beban tim hingga 50% dan memastikan pelanggan tetap mendapat respons cepat tanpa harus antre. 2. Sistem Yang Membantu Tim Tetap Bisa Follow Up Dengan Lebih Terstruktur Dengan sistem seperti AI CRM, follow up bisa lebih teratur dan tidak terlewat. Hal ini membantu meningkatkan peluang closing hingga 20-30% dibanding follow up manual. 3. Distribusi Chat Otomatis Agar Tidak Ada Customer Yang Terlewat Chat masuk dapat didistribusikan otomatis ke tim yang tersedia. Dengan cara ini, risiko chat tidak terbalas bisa ditekan hingga 90% dan respons jadi lebih merata. 4. Balas Chat Instan 24 Jam Tanpa Harus Bergantung Pada Ketersediaan Tim Dengan bantuan AI Agent, bisnis tetap bisa merespons pelanggan selama 24 jam. Bahkan di luar jam kerja, pelanggan tetap mendapatkan jawaban tanpa harus menunggu lama. Barantum AI Agent Bantu Bisnis Respon Cepat dan Lebih Siap Closing Barantum menghadirkan AI Agent Barantum yang dirancang untuk menjawab kebutuhan bisnis modern: cepat, konsisten, dan siap menangani volume tinggi. Bukan sekadar membalas chat, tapi memastikan setiap peluang yang masuk bisa dijaga dan diarahkan hingga closing. 1. Membalas Chat Pelanggan Secara Otomatis Dengan Konteks Yang Relevan AI Agent mampu memahami konteks pertanyaan pelanggan dan memberikan jawaban yang sesuai. Respons jadi lebih akurat dan meningkatkan peluang interaksi lanjutan hingga 30%. 2. Mengurangi Beban Tim Dengan Menangani Pertanyaan Berulang AI Agent dapat menangani hingga 70% pertanyaan umum secara otomatis. Tim bisa fokus ke prospek potensial tanpa terganggu oleh pertanyaan yang sama berulang kali. 3. Membantu Menangkap Dan Menjaga Leads Tetap Hangat Setiap chat langsung direspons tanpa delay. Hal ini membantu menjaga leads tetap hangat dan meningkatkan peluang closing hingga 2x dibanding respons manual yang lambat. 4. Mudah Diimplementasikan Tanpa Mengubah Alur Kerja Tim Secara Drastis Sistem dapat langsung digunakan tanpa perubahan besar. Dalam banyak kasus, bisnis bisa mulai lebih efisien dalam waktu kurang dari 7 hari sejak implementasi. Kecepatan respons bukan lagi keunggulan; tapi standar. Jika bisnis Anda masih lambat, pelanggan akan dengan mudah memilih kompetitor yang lebih siap. Dengan AI Agent Barantum, setiap chat bisa ditangani lebih cepat, lebih konsisten, dan lebih terarah. Sekarang tinggal satu keputusan: terus kejar chat secara manual, atau biarkan sistem yang membantu Anda menang lebih cepat.