Jangan-jangan PKS SSM Bandal Punya Beking! Normalisasi Sungai Bawak Diabaikan Lingkungan
Lingkungan
43 menit yang lalu

Jangan-jangan PKS SSM Bandal Punya Beking! Normalisasi Sungai Bawak Diabaikan

Rokan Hulu, katakabar.com - Aksi pencucian nama baik (greenwashing) kembali terjadi di Tandun. PKS PT Surya Sawit Mandiri (SSM) dinilai tengah melakukan sandiwara murahan dengan menebar ribuan bibit ikan di Sungai Bawak, Desa Koto Tandun, padahal sungai tersebut kondisinya nyaris mati akibat tercemar berat oleh limbah cair pabrik kelapa sawit perusahaan bergerak di sektor kelapa sawit. Lebih mengejutkan, upaya pemulihan sungai melalui normalisasi telah diperintahkan dan direkomendasikan oleh pemerintah justru diabaikan. Masyarakat murka, menilai perusahaan ini tidak hanya nakal, tapi juga membangkang terhadap hukum, sementara pengawasan dinas terkait terkesan sangat lemah hingga memunculkan dugaan-dugaan buruk. Sungai Penuh Lumpur Limbah, Ikan Tetap Ditebar Tokoh masyarakat setempat, E Siregar, dengan nada tinggi dan penuh emosi menyoroti kemunafikan yang dilakukan perusahaan tersebut. Baginya, apa yang dilakukan PT SSM bukanlah kepedulian lingkungan, melainkan upaya murahan untuk menutupi aib pencemaran yang sudah terjadi bertahun-tahun. "Intinya, kami masyarakat Koto Tandun sangat peduli pada lingkungan. Tapi pertanyaannya, kenapa pelepasan bibit ikan dilakukan sementara sungai belum dinormalisasi? Air Sungai Bawak belum benar-benar bersih dari limbah mereka. Limbah itu sudah mengendap jadi lumpur yang dalam di dasar sungai karena tidak dikeruk, tidak dinormalisasi," tegas E Siregar, Minggu (7/6). Menurutnya, sungai tersebut saat ini bak kubangan racun. Seluruh ekosistem sudah mati disapu limbah cair pabrik. Alih-alih memperbaiki habitat dengan mengeruk lumpur dan membersihkan aliran sesuai rekomendasi resmi, perusahaan justru mengambil jalan pintas dengan menebar ikan seolah masalah sudah selesai. "Ini keterlaluan! Mereka lari dari tanggung jawab. Rekomendasi DLH Rohul benar-benar diabaikan begitu saja. Kenapa sungai belum dibenahi, bibit ikan sudah ditabur? Untuk apa? Biar mati lagi? Sungai ini sekarang jadi tempat penampungan lumpur limbah PT SSM," rutuknya. Alasan Penolakan Warga Hanya Tipu Muslihat Sikap perusahaan yang mengklaim tidak bisa melakukan normalisasi karena adanya penolakan warga yang khawatir pohon sawitnya tumbang, langsung dibantah mentah-mentah. E Siregar menyebut itu semua hanya alasan pembenaran karena perusahaan malas mengeluarkan biaya dan enggan bertanggung jawab. "Itu kan bahasa perusahaan saja! Padahal lebih kurang 200 meter lahan di sepanjang sungai itu adalah aset Yayasan Majiyyatul Islam yang sudah dihibahkan. Saya sendiri sudah jumpai pihak yayasan dan mereka tidak pernah melarang. Jadi tidak ada alasan apa pun bagi mereka untuk menghindar," terangnya. Lebih jauh, ia sesalkan tindakan perusahaan yang melakukan kegiatan penaburan ikan tersebut tanpa melibatkan atau mengundang pihak yang selama ini menjadi pelapor dan peduli masalah ini. "Kami selaku pelapor tidak pernah dimusyawarahkan atau diundang. Mereka melakukan ini sembunyi-sembunyi seolah ingin terlihat baik di mata publik tanpa mau menyelesaikan akar masalahnya. Padahal masalahnya belum clear, sungai masih kotor, limbah masih ada," imbuhnya. Total bibit ikan yang ditebar mencapai 5.500 ekor yang terdiri dari Nila, Patin, dan Lele. Bagi masyarakat, jumlah itu tidak ada artinya jika lingkungannya saja sudah tidak layak huni. Ikan yang ditebar hari ini hanya akan menjadi korban berikutnya dari racun limbah. Ada Apa Dengan Pemerintah? Diduga Ada "Sesuatu" Kecaman keras tidak hanya ditujukan kepada perusahaan, tapi juga melayang kepada pemerintah, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hulu. Masyarakat mempertanyakan, bagaimana mungkin sebuah perusahaan bisa seenaknya membangkang terhadap rekomendasi resmi tanpa ada tindakan tegas? "Kami heran kenapa pengawasan pemerintah begitu lemah. Kenapa tidak bisa memberikan sanksi sekeras-kerasnya? Ini ada apa? Apakah pemerintah memang tidak mampu, ataukah sudah disuap oleh perusahaan?" tanyanya dengan nada menyindir. "Sangat aneh, bagaimana mungkin perusahaan bisa berani membangkang kalau tidak ada 'sesuatunya'. DLH Rokan Hulu terkesan tutup mata melihat tindakan perusahaan yang tidak patuh hukum ini. Mereka seenaknya saja mengabaikan perintah negara," tambahnya. Masyarakat menuntut agar pemerintah tidak lagi terbuai oleh aksi simbolis seperti menabur ikan. Harus ada tindakan nyata berupa sanksi berat, penegakan hukum, dan pemaksaan agar PT SSM segera melakukan normalisasi sungai sesuai kewajiban mereka. "Kami berjuang demi kepentingan bersama. Jangan biarkan perusahaan nakal ini terus menerus menyengsarakan rakyat dan merusak alam. Jangan sampai aksi tabur ikan ini dijadikan tameng untuk lepas dari tanggung jawab," sebut E Siregar dengan penuh penekanan. Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu kepastian hukum. Apakah pemerintah menindak tegas, atau tetap membiarkan perusahaan besar mempermainkan hukum, dan lingkungan demi keuntungan semata?

Dari Medan Hingga Lampung, MyRepublic Air Perluas Akses Konektivitas di Sumatera Nusantara
Nusantara
4 jam yang lalu

Dari Medan Hingga Lampung, MyRepublic Air Perluas Akses Konektivitas di Sumatera

Jakarta, katakabar.com - Dari wilayah perkotaan hingga kawasan penyangga pertumbuhan ekonomi, kebutuhan akan konektivitas yang andal terus meningkat di berbagai daerah di Sumatera. Menjawab kebutuhan tersebut, MoraRepublic melalui layanan MyRepublic Air kini hadir di sejumlah kota dan kabupaten, mulai dari Medan, Pematang Siantar, Pekanbaru, Batam, Padang, Batanghari, Muaro Jambi, Palembang, Lubuk Linggau, Ogan Ilir, Bandar Lampung, Metro, dan Lampung Tengah. Sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi Indonesia, Sumatera memiliki mobilitas masyarakat dan aktivitas usaha yang tinggi. Kondisi ini turut mendorong meningkatnya kebutuhan akses internet untuk mendukung berbagai aktivitas, mulai dari bekerja dan belajar secara online, mengembangkan usaha, mengakses layanan publik digital, hingga tetap terhubung dengan keluarga dan komunitas. Kehadiran MyRepublic Air memberikan pilihan layanan internet yang lebih mudah dijangkau untuk mendukung kebutuhan digital masyarakat. Melalui MyRepublic Air, MoraRepublic berupaya memperkuat konektivitas digital di kawasan Indonesia Timur dengan menghadirkan pilihan layanan internet yang lebih mudah dijangkau masyarakat. Dengan layanan internet rumah dengan kualitas True 5G Fiber Quality tanpa batas kuota dan kecepatan hingga 100 Mbps, pelanggan dapat memilih skema rental modem mulai 115 ribu per 30 hari atau skema beli modem mulai 100 ribu per 30 hari, dengan harga beli modem Rp850.000*. "Dengan MyRepublic Air, masyarakat kini dapat menikmati internet rumah berkualitas dengan harga yang terjangkau mulai 100 ribuan dan fleksibilitas untuk menyewa atau membeli modem. Pelanggan juga akan mendapatkan nilai tambah berupa akses Vidio multiscreen dan berbagai channel hiburan melalui aplikasi MyRep Air," kata Iman Syahrizal, Chief Sales & Marketing Officer MoraRepublic. Pelanggan mendapatkan akses Vidio hingga 61 tayangan hiburan yang multiscreen, serta channel internasional dan nasional dari aplikasi MyRep sebagai nilai tambah untuk kebutuhan hiburan keluarga. Aplikasi “MyRep Air” yang dapat diunduh di Play Store, untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan. Untuk pendaftaran dan informasi lengkap, dapat mengunjungi website myrepublic.co.id/air.  Sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menciptakan dampak yang berkelanjutan, MoraRepublic meyakini bahwa akses internet yang lebih luas dapat menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Konektivitas yang semakin mudah dijangkau diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha, meningkatkan keterampilan, mengakses informasi, serta berpartisipasi dalam ekosistem ekonomi digital yang terus berkembang. Dengan cakupan yang kini telah menjangkau berbagai provinsi di Sumatera, MyRepublic Air diharapkan dapat membantu semakin banyak masyarakat memperoleh akses internet yang mendukung kebutuhan digital mereka. Kehadiran konektivitas yang semakin luas juga menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong produktivitas masyarakat serta membuka lebih banyak peluang di era ekonomi digital. Melalui perluasan layanan di berbagai wilayah Sumatera, MoraRepublic berkomitmen untuk terus menghadirkan akses internet yang lebih luas dan mendukung percepatan pemerataan konektivitas bagi masyarakat Indonesia.

Harga Emas: Catat! Ini Faktor Mempengaruhi Pergerakan XAUUSD Internasional
Internasional
5 jam yang lalu

Harga Emas: Catat! Ini Faktor Mempengaruhi Pergerakan XAUUSD

Jakarta, katakabar.com - Memantau pergerakan harga emas aktivitas rutin bagi para pelaku pasar yang ingin memahami denyut nadi ekonomi global. Di antara instrumen investasi tertua dan paling likuid, emas atau pasangan mata uang XAUUSD bertindak sebagai barometer sensitif terhadap berbagai dinamika makroekonomi dan geopolitik dunia. Pergerakan nilainya sering kali memberikan sinyal awal mengenai arah arus modal besar, apakah sedang menuju aset berisiko ataukah beralih mencari perlindungan. Memahami analisis emas secara mendalam memerlukan pemetaan terhadap faktor-faktor fundamental yang secara historis terbukti menjadi penggerak utama fluktuasi harganya di pasar spot internasional. Faktor paling dominan yang memengaruhi harga emas hari ini adalah kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve, terkait tingkat suku bunga acuan. Emas secara tradisional memiliki hubungan korelasi negatif yang sangat kuat dengan nilai tukar Dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah. Ketika The Fed memutuskan untuk menaikkan suku bunga guna meredam inflasi, daya tarik memegang emas cenderung menurun karena aset ini tidak memberikan imbal hasil bunga, sehingga investor lebih memilih beralih ke mata uang Dolar yang sedang menguat. Sebaliknya, indikasi pelonggaran moneter atau penurunan suku bunga biasanya menjadi katalis positif yang mendorong harga XAUUSD naik secara signifikan karena biaya peluang untuk menyimpan emas menjadi lebih rendah. Selain kebijakan suku bunga, tingkat inflasi di Amerika Serikat juga memegang peranan krusial dalam membentuk tren harga harian. Emas telah lama dianggap sebagai aset pelindung nilai (hedge) utama untuk melawan penurunan daya beli akibat inflasi jangka panjang. Di tengah situasi di mana harga barang dan jasa merangkak naik secara global, investor institusi cenderung mengalihkan portofolio mereka ke sektor komoditas untuk menjaga nilai kekayaan mereka. Keseimbangan antara tingkat inflasi dan kekuatan Dolar AS inilah yang menciptakan volatilitas harian, memberikan peluang bagi para pelaku pasar untuk melakukan strategi trading gold baik dalam jangka pendek maupun panjang. Tensi Geopolitik dan Permintaan Safe Haven Dunia Lanskap geopolitik global sering kali menghadirkan katalis mendadak yang memicu lonjakan permintaan pada aset aman atau safe haven. Di tengah eskalasi konflik antarnegara, ketidakpastian hasil pemilu di negara ekonomi besar, hingga ancaman sanksi ekonomi global, emas selalu menjadi tujuan utama aliran modal karena sifatnya yang universal dan tidak memiliki risiko gagal bayar dari pemerintah mana pun. Perasaan cemas kolektif di kalangan investor biasanya memicu fenomena flight to safety, di mana harga emas dapat melonjak tajam meskipun fundamental ekonomi lainnya sedang terlihat stabil. Pada kondisi ketidakpastian ekstrem, emas sering kali melepaskan diri dari korelasi tradisionalnya dan bergerak murni berdasarkan sentimen risiko global. Bagi mereka yang aktif dalam aktivitas perdagangan harian, pemahaman terhadap kombinasi faktor teknis dan fundamental sangat diperlukan untuk menyusun analisis emas yang akurat. Volatilitas yang dipicu oleh berita geopolitik sering kali menciptakan celah harga yang lebar dan pergerakan agresif, yang bagi trader profesional merupakan momentum untuk meraih keuntungan dari perdagangan dua arah. Tetapi, untuk mengeksekusi strategi di tengah laju pasar yang cepat ini, dibutuhkan dukungan infrastruktur perdagangan yang stabil agar setiap posisi transaksi dapat diproses secara instan pada tingkat harga pasar yang sesungguhnya tanpa kendala teknis yang merugikan. Menavigasi peluang di pasar komoditas dunia dengan memperhatikan harga emas hari ini membutuhkan dukungan dari mitra broker yang memiliki komitmen tinggi terhadap stabilitas teknologi dan transparansi eksekusi. KVB Futures hadir untuk menyediakan lingkungan perdagangan berjangka yang andal dan aman, memungkinkan Anda untuk mengelola risiko portofolio serta menangkap setiap momentum volatilitas global secara profesional melalui dukungan sistem eksekusi yang mutakhir. Kami berkomitmen untuk mendampingi setiap langkah taktis Anda dengan menyediakan ekosistem transaksi yang transparan, aman, dan sepenuhnya patuh terhadap regulasi industri yang ketat. Seluruh fasilitas digital dan layanan profesional kami dirancang secara khusus untuk membantu para pelaku pasar mengoptimalkan tingkat akurasi strategi perdagangan mereka di segala kondisi pasar. Anda dapat mengeksplorasi berbagai keunggulan produk dan spesifikasi kontrak perdagangan berjangka kami dengan mengunjungi halaman Broker trading Futures KVB Futures.

Dubes India Anjangsana Ketua MPR RI, Bahas Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia-India Internasional
Internasional
8 jam yang lalu

Dubes India Anjangsana Ketua MPR RI, Bahas Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia-India

Jakarta, katakabar.com - Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, melakukan kunjungan kehormatan kepada Ketua MPR RI Ahmad Muzani di Kediaman Dinas Widya Chandra, Jakarta Selatan, pekan pertama Juni 2026 lalu. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi kedua negara untuk memperkuat hubungan bilateral yang selama ini telah berkembang dalam berbagai bidang strategis. Didampingi Wakil Duta Besar India untuk Indonesia, Bijay Selvaraj, Dubes Sandeep bertukar pandangan dengan Ahmad Muzani mengenai sejumlah isu yang menjadi kepentingan bersama. Pembahasan mencakup penguatan kerja sama ekonomi, pengembangan teknologi, diplomasi parlemen, hingga upaya menjaga stabilitas dan kemakmuran kawasan. Kunjungan ini berlangsung di tengah semakin eratnya hubungan Indonesia dan India yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan peningkatan signifikan, baik dalam perdagangan, investasi, maupun kerja sama di berbagai forum internasional. “Hubungan Indonesia dan India memiliki fondasi yang sangat kuat. Kami melihat banyak peluang untuk memperluas kerja sama yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara,” ujar Ahmad Muzani dalam pertemuan tersebut. Mendorong Kolaborasi Ekonomi dan Teknologi Salah satu fokus utama pembahasan adalah peluang peningkatan kerja sama ekonomi di tengah perubahan lanskap global yang semakin dinamis. Indonesia dan India dinilai memiliki posisi strategis sebagai dua kekuatan ekonomi besar di Asia yang dapat saling melengkapi dalam berbagai sektor. India saat ini menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia, sementara Indonesia terus memperkuat perannya sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Kondisi tersebut membuka peluang bagi kedua negara untuk memperluas hubungan perdagangan, investasi, serta kolaborasi di bidang industri dan teknologi. Menurut Ahmad Muzani, kerja sama ekonomi tidak hanya harus berorientasi pada peningkatan nilai perdagangan, tetapi juga pada penciptaan nilai tambah yang dapat memberikan dampak jangka panjang bagi pembangunan kedua negara. “Potensi kolaborasi Indonesia dan India sangat besar, terutama dalam bidang teknologi, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia. Kerja sama yang lebih erat akan membantu kedua negara menghadapi tantangan ekonomi global sekaligus menciptakan peluang baru bagi generasi mendatang,” jelasnya. Selain sektor ekonomi, perkembangan teknologi juga menjadi topik yang mendapat perhatian khusus. Kedua pihak menilai transformasi digital yang sedang berlangsung di berbagai negara membuka ruang kerja sama baru yang dapat dimanfaatkan oleh Indonesia dan India. India dikenal sebagai salah satu pusat teknologi dan inovasi global, sementara Indonesia tengah mempercepat transformasi digital di berbagai sektor. Sinergi antara kedua negara dinilai berpotensi memperkuat ekosistem digital sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi. Diplomasi Parlemen Perkuat Hubungan Bilateral Selain isu ekonomi dan teknologi, pembahasan juga menyoroti pentingnya diplomasi parlemen dalam memperkuat hubungan bilateral. Kedua pihak sepakat hubungan antarlembaga legislatif dapat menjadi jembatan untuk memperdalam kerja sama di berbagai bidang. Sebagai lembaga yang memiliki peran strategis dalam pembentukan kebijakan, parlemen dinilai mampu memperkuat komunikasi politik sekaligus memperluas ruang dialog antara kedua negara. Ahmad Muzani menegaskan hubungan yang kuat di tingkat parlemen akan membantu menciptakan pemahaman yang lebih baik mengenai berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi kedua negara. “Diplomasi parlemen memiliki peran penting dalam memperkuat hubungan antarbangsa. Melalui komunikasi yang intensif, kita dapat membangun kepercayaan dan memperluas kerja sama yang saling menguntungkan,” ucapnya. Dalam kesempatan tersebut, kedua pihak juga membahas peluang peningkatan interaksi antara anggota parlemen Indonesia dan India melalui kunjungan kerja, forum dialog, maupun kerja sama kelembagaan lainnya. Komitmen Bersama untuk Stabilitas Kawasan Pertemuan antara Dubes India dan Ketua MPR RI juga menjadi ajang pertukaran pandangan mengenai perkembangan regional dan internasional. Indonesia dan India memiliki kepentingan yang sama dalam menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik yang semakin penting dalam dinamika geopolitik global. Kedua negara selama ini dikenal aktif mendorong kerja sama regional yang berorientasi pada perdamaian, stabilitas, dan pembangunan ekonomi. Dalam diskusi tersebut, kedua pihak menekankan pentingnya dialog serta kerja sama multilateral untuk menghadapi berbagai tantangan global. Dubes Sandeep menegaskan India memandang Indonesia sebagai mitra strategis yang memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas kawasan dan mendorong kemakmuran bersama. “India dan Indonesia memiliki visi yang sama mengenai pentingnya perdamaian, stabilitas, dan pembangunan yang inklusif. Kami berharap hubungan yang telah terjalin erat selama ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi kedua negara maupun kawasan,” bebernya. Menurutnya, hubungan bilateral yang kuat akan menjadi modal penting untuk menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari ketidakpastian ekonomi hingga perubahan geopolitik yang terus berkembang. Persahabatan Terus Berkembang Kunjungan Dubes Sandeep kepada Ketua MPR RI menjadi simbol eratnya hubungan antara Jakarta dan New Delhi yang telah terjalin selama puluhan tahun. Hubungan tersebut tidak hanya dibangun melalui kerja sama pemerintah, tetapi juga melalui interaksi masyarakat, pertukaran budaya, pendidikan, dan hubungan bisnis yang semakin intensif. Di tengah perubahan global yang berlangsung cepat, Indonesia dan India terus menunjukkan komitmen untuk memperkuat kemitraan strategis yang telah dibangun bersama. Kedua negara melihat banyak peluang untuk meningkatkan kerja sama di masa depan, mulai dari ekonomi, teknologi, pendidikan, hingga diplomasi. Pertemuan tersebut sekaligus menegaskan bahwa Indonesia dan India tetap menjadi mitra penting satu sama lain dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, stabilitas kawasan, serta kesejahteraan masyarakat kedua negara.

Bagaimana Hotel dan Komunitas Lokal Ciptakan Pengalaman Wisata Lebih Bermakna? Hotel
Hotel
11 jam yang lalu

Bagaimana Hotel dan Komunitas Lokal Ciptakan Pengalaman Wisata Lebih Bermakna?

Jakarta, katakabar.com - Seiring Indonesia terus mencatat pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara, preferensi wisatawan juga mengalami perubahan. Kini, semakin banyak pelancong yang tidak hanya tertarik mengunjungi destinasi populer atau ikon wisata terkenal, tetapi juga mencari pengalaman yang lebih autentik, personal, dan dekat dengan budaya lokal. Perubahan ini menghadirkan peluang baru bagi industri hospitality. Hotel tidak lagi hanya berperan sebagai tempat menginap, tetapi juga dapat menjadi jembatan yang menghubungkan wisatawan dengan masyarakat, tradisi, dan budaya yang menjadi identitas sebuah destinasi. Koneksi Dengan Komunitas Lokal Semakin Bernilai Meningkatnya minat terhadap wisata berbasis pengalaman mendorong banyak wisatawan untuk mengenal destinasi secara lebih mendalam. Kuliner khas daerah, tradisi budaya, kerajinan lokal, hingga interaksi langsung dengan masyarakat setempat kini menjadi bagian penting dalam pengalaman berwisata. Di tengah persaingan yang semakin ketat untuk menarik wisatawan internasional, destinasi yang mampu menawarkan pengalaman yang autentik dan bermakna berpotensi memiliki daya tarik yang lebih kuat. Bagi hotel, kondisi ini membuka peluang untuk memperluas peran mereka, tidak hanya sebagai penyedia akomodasi tetapi juga sebagai penghubung antara wisatawan dan pengalaman lokal. “Banyak destinasi saat ini bersaing untuk menarik wisatawan internasional yang sama. Yang membedakan sebuah pengalaman menginap sering kali bukan hanya hotelnya, melainkan pengalaman yang diperoleh tamu di luar properti. Kami melihat semakin besarnya peluang bagi hotel untuk berkolaborasi dengan komunitas lokal dalam menghadirkan pengalaman yang berkesan, autentik, dan memberikan manfaat bagi wisatawan maupun masyarakat setempat,” ujar Chandra Himawan, Head of Marketing & Communications, Marclan International.  Dari Penyedia Akomodasi Jadi Penghubing Destinasi Hotel sering kali menjadi titik interaksi pertama wisatawan ketika tiba di sebuah destinasi. Posisi ini memberikan kesempatan bagi hotel untuk memperkenalkan berbagai pengalaman yang mungkin tidak ditemukan wisatawan melalui jalur wisata konvensional. Beragam aktivitas seperti wisata kuliner, lokakarya kerajinan tradisional, pertunjukan budaya, kunjungan ke pasar lokal, tur sejarah, hingga eksplorasi desa wisata dapat memperkaya pengalaman tamu sekaligus membantu mereka memahami budaya dan kehidupan masyarakat setempat secara lebih mendalam. Seiring meningkatnya minat terhadap pengalaman yang autentik, kemampuan hotel untuk menghubungkan tamu dengan karakter unik sebuah destinasi dapat menjadi salah satu nilai pembeda yang semakin penting. Menciptakan Nilai Bersama bagi Komunitas dan Destinasi Kolaborasi antara hotel dan komunitas lokal juga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi perkembangan destinasi. Kemitraan dengan pemandu wisata lokal, pengrajin, pelaku UMKM, komunitas budaya, maupun desa wisata dapat membuka peluang ekonomi tambahan sekaligus meningkatkan eksposur terhadap budaya dan tradisi setempat. Di sisi lain, wisatawan memperoleh pengalaman yang lebih personal dan berkesan, sehingga mampu membangun hubungan yang lebih kuat dengan destinasi yang mereka kunjungi. Pendekatan ini mencerminkan semakin berkembangnya pemahaman bahwa keberhasilan pariwisata tidak hanya diukur dari jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga dari kualitas pengalaman yang tercipta dan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat lokal. Tatap Masa Depan Pariwisata Lebih Bermakna Seiring pertumbuhan industri pariwisata Indonesia, ekspektasi wisatawan diperkirakan akan terus berkembang. Semakin banyak pelancong yang mencari pengalaman yang menghadirkan koneksi budaya, keaslian, dan pemahaman yang lebih mendalam terhadap suatu destinasi. Dalam konteks ini, peluang terbesar bagi industri hospitality mungkin tidak hanya terletak pada kemampuan memberikan layanan yang berkualitas, tetapi juga pada perannya dalam membantu wisatawan menjelajahi destinasi secara lebih bermakna. Dengan memperkuat kemitraan bersama komunitas lokal, hotel dapat berkontribusi pada terciptanya pengalaman wisata yang lebih kaya sekaligus mendukung pertumbuhan pariwisata yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Harga Emas Masih Dibayangi Tekanan Jual, Peluang Pelemahan Japen Tetap Terbuka Internasional
Internasional
12 jam yang lalu

Harga Emas Masih Dibayangi Tekanan Jual, Peluang Pelemahan Japen Tetap Terbuka

Jakarta, katakabar.com - Pergerakan harga emas dunia masih menunjukkan kecenderungan melemah pada perdagangan Jumat (5/6). Meskipun sempat mengalami kenaikan dalam beberapa sesi sebelumnya, tren utama yang terbentuk di pasar masih mengarah ke bawah.  Analisis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menunjukkan XAU/USD pada timeframe H4 masih berada dalam tekanan bearish, sehingga peluang penurunan lanjutan masih perlu diantisipasi oleh pelaku pasar. Dari sisi teknikal, harga emas saat ini belum mampu keluar dari tekanan yang muncul setelah fase koreksi naik atau secondary trend berakhir. Kondisi tersebut terlihat dari pergerakan harga yang kembali tertahan di area Moving Average (MA) 21 dan MA 50. Kedua indikator tersebut masih berfungsi sebagai resistance dinamis yang membatasi ruang kenaikan harga. Ketidakmampuan emas menembus area resistance tersebut menjadi sinyal bahwa kekuatan pembeli masih belum cukup besar untuk mengubah arah tren yang sedang berlangsung. Sebaliknya, tekanan dari pihak penjual masih terlihat dominan dan membuat harga kembali bergerak turun setelah sempat mencoba menguat. Menurut analisis Dupoin Futures, kondisi ini diperkuat oleh terbentuknya swing high baru pada grafik H4. Dalam analisis teknikal, terbentuknya swing high setelah fase kenaikan biasanya menjadi tanda bahwa pasar masih berada dalam tren turun. Artinya, setiap kenaikan yang terjadi sejauh ini masih lebih banyak dimanfaatkan sebagai momentum jual dibandingkan awal terbentuknya tren naik baru. Tekanan bearish tersebut terlihat semakin jelas pada sesi perdagangan pagi ketika harga bergerak turun dengan cukup cepat. Pergerakan ini menunjukkan bahwa minat jual masih mendominasi pasar dan belum ada sinyal kuat yang mengindikasikan perubahan tren dalam waktu dekat. Sementara, indikator stochastic juga masih memberikan sinyal yang sejalan dengan pergerakan harga. Indikator ini bergerak turun menuju area oversold atau jenuh jual. Walaupun area oversold sering dianggap sebagai wilayah yang berpotensi memicu rebound, kondisi saat ini menunjukkan bahwa momentum penurunan masih cukup kuat dan belum memberikan konfirmasi pembalikan arah yang signifikan. Selama harga tetap bergerak di bawah area resistance yang dibentuk oleh MA 21 dan MA 50, skenario pelemahan masih menjadi fokus utama pasar. Oleh karena itu, pelaku pasar cenderung akan tetap berhati-hati dan menunggu sinyal teknikal yang lebih kuat sebelum mempertimbangkan peluang pembalikan tren. Selain faktor teknikal, sentimen fundamental juga masih memberikan tekanan terhadap harga emas. Investor global saat ini masih mencermati berbagai perkembangan ekonomi yang berpotensi memengaruhi arah kebijakan moneter dan pergerakan pasar keuangan secara keseluruhan. Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah ketidakpastian terkait prospek pertumbuhan ekonomi global. Meskipun sejumlah indikator ekonomi menunjukkan perbaikan, pasar masih menilai terdapat berbagai risiko yang dapat memengaruhi stabilitas ekonomi dalam beberapa bulan ke depan. Kondisi ini membuat investor cenderung bersikap selektif dalam mengambil keputusan investasi. Di sisi lain, ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga juga masih menjadi faktor penting yang memengaruhi pergerakan harga emas. Pasar masih memperkirakan  bank sentral akan mempertahankan kebijakan moneter yang relatif ketat untuk menjaga stabilitas inflasi. Harapan tersebut membuat instrumen berbasis imbal hasil tetap menarik di mata investor. Dalam kondisi suku bunga yang tinggi, emas sering kali menghadapi tantangan karena tidak memberikan imbal hasil seperti obligasi atau instrumen pendapatan tetap lainnya. Akibatnya, sebagian investor memilih mengalihkan dana ke aset yang menawarkan potensi return lebih tinggi, sehingga permintaan terhadap emas menjadi lebih terbatas. Pelaku pasar juga menaruh perhatian besar terhadap berbagai data ekonomi yang akan dirilis dalam waktu dekat. Data terkait inflasi, tenaga kerja, hingga pertumbuhan ekonomi akan menjadi petunjuk penting mengenai arah kebijakan bank sentral selanjutnya. Jika data-data tersebut menunjukkan kondisi ekonomi yang masih kuat, maka peluang suku bunga bertahan di level tinggi akan semakin besar dan dapat memberikan tekanan tambahan bagi harga emas. Secara keseluruhan, kombinasi antara sinyal teknikal yang masih negatif dan sentimen fundamental yang belum sepenuhnya mendukung membuat prospek emas dalam jangka pendek masih cenderung bearish. Dominasi tekanan jual, posisi harga yang masih berada di bawah MA 21 dan MA 50, serta belum munculnya sinyal pembalikan arah yang kuat menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan investor. Dengan kondisi tersebut, pergerakan harga emas masih berisiko melanjutkan pelemahan dalam beberapa sesi mendatang. Pelaku pasar disarankan untuk tetap memantau perkembangan ekonomi global, arah kebijakan bank sentral, serta dinamika pasar keuangan yang dapat memengaruhi sentimen terhadap logam mulia. Selama belum ada katalis baru yang cukup kuat untuk mengubah arah pergerakan, tekanan bearish diperkirakan masih akan menjadi tema utama dalam perdagangan emas.

Lewat PT RPN, Holding PTPN Hidupkan Kembali Kawasan Heritage P3GI Pusat Edukasi dan Ekonomi Nusantara
Nusantara
13 jam yang lalu

Lewat PT RPN, Holding PTPN Hidupkan Kembali Kawasan Heritage P3GI Pusat Edukasi dan Ekonomi

Pasuruan, katakabar.com -  PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN), entitas dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), terus menghidupkan kembali kawasan bersejarah Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) sebagai pusat edukasi dan penggerak ekonomi berbasis heritage. Melalui penataan kawasan cagar budaya dan pengembangan museum gula, PT RPN mendorong pemanfaatan warisan sejarah tidak hanya sebagai objek pelestarian, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran publik dan sumber nilai tambah bagi masyarakat. Upaya tersebut diperkuat melalui kegiatan usung tema “Adaptif Bangunan Gedung Cagar Budaya untuk Mendukung Kesejahteraan Masyarakat” yang digelar melalui sinergi dan kolaborasi bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur di kompleks P3GI, Pasuruan. Kegiatan tersebut melibatkan pemerintah daerah, akademisi, serta pegiat pelestarian budaya dalam membahas strategi pemanfaatan kawasan heritage secara berkelanjutan. Kepala P3GI, Aris Lukito, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari peran strategis PT RPN sebagai holding knowledge di sektor perkebunan. “Kami ingin P3GI tidak hanya menjadi pusat penelitian, tetapi juga tempat edukasi sejarah dan teknologi gula,” kata Aris. Sejak ditetapkan sebagai cagar budaya Kota Pasuruan pada 2020 dan meningkat menjadi cagar budaya tingkat provinsi pada 2021, kawasan P3GI terus dikembangkan secara bertahap. Sejak 2023, revitalisasi difokuskan pada penguatan fungsi edukasi melalui museum gula serta pengelolaan kawasan berbasis pelestarian. Pengakuan terhadap nilai historis dan intelektual P3GI juga semakin menguat, ditandai dengan arsip sejarahnya yang telah memperoleh pengakuan Memory of the World (MoW) tingkat provinsi dan tengah diajukan ke UNESCO. Pemerintah daerah turut mengapresiasi langkah tersebut. Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan, Agus Budi Darmawan, menyebut P3GI sebagai model pemanfaatan cagar budaya yang produktif. “P3GI menjadi contoh bagaimana bangunan cagar budaya dapat dirawat dan dimanfaatkan untuk edukasi masyarakat serta generasi muda,” jelasnya. Kepala Bidang Cagar Budaya dan Sejarah Disbudpar Jawa Timur, Satria Devi Kurniawan, menegaskan keberhasilan pelestarian terletak pada kemampuannya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Cagar budaya bukan hanya tentang menjaga bangunan lama, tetapi bagaimana kawasan tersebut bisa hidup, bermanfaat, dan mendukung kesejahteraan masyarakat,” ucapnya. Melalui sinergi antara PT RPN, pemerintah, dan para pemangku kepentingan lainnya, kawasan P3GI diharapkan dapat menjadi model nasional dalam pengelolaan heritage yang adaptif, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus menghubungkan warisan masa lalu dengan kebutuhan masa depan.

Apakah SPF Tinggi Selalu Lebih Baik untuk Kulit Bayi? Serba Serbi
Serba Serbi
15 jam yang lalu

Apakah SPF Tinggi Selalu Lebih Baik untuk Kulit Bayi?

Jakarta, katakabar.com - Sebagai orang tua, wajar kalau kita ingin memberikan perlindungan terbaik untuk si kecil. Saat memilih sunscreen, banyak yang langsung berpikir: “Semakin tinggi SPF, pasti semakin bagus.” Tetapi benarkah SPF tinggi bayi selalu jadi pilihan paling tepat? Atau justru ada hal lain yang perlu dipertimbangkan supaya tetap memilih sunscreen bayi aman untuk kulit sensitif? Di tengah aktivitas harian seperti jalan pagi, ke posyandu, bermain di halaman, atau ikut Mom and Dad bepergian, paparan sinar matahari memang sulit dihindari. Karena itu, memahami cara kerja SPF dan memilih angka yang tepat menjadi penting agar perlindungan tidak berlebihan, tapi juga tidak kurang. Manfaat SPF pada Sunscreen Anak SPF atau Sun Protection Factor adalah angka yang menunjukkan kemampuan sunscreen dalam melindungi kulit dari sinar UVB, yaitu sinar yang bisa menyebabkan kulit kemerahan atau terbakar. Untuk anak-anak dan bayi (di atas 6 bulan), SPF memiliki beberapa manfaat penting: 1. Mengurangi Risiko Kulit Terbakar Kulit bayi lebih tipis dan sensitif, sehingga lebih cepat memerah saat terpapar matahari. SPF membantu memperlambat efek tersebut. 2. Menjaga Kesehatan Skin Barrier Paparan sinar UV dapat melemahkan lapisan pelindung kulit. Dengan perlindungan yang cukup, skin barrier tetap terjaga dan tidak mudah kering atau iritasi. 3. Mendukung Aktivitas Luar Ruangan Anak-anak aktif bergerak. SPF membantu mereka tetap nyaman saat bermain di luar tanpa risiko paparan berlebihan. Tetapi, angka SPF bukan satu-satunya faktor yang menentukan apakah sebuah produk termasuk sunscreen bayi aman atau tidak. Mitos: Semakin Tinggi SPF, Perlindungannya Jauh Lebih Baik Ini pertanyaan yang sering muncul. Secara teori, semakin tinggi angka SPF, semakin besar perlindungan terhadap UVB. Tapi perbedaannya tidak selalu signifikan. Sebagai gambaran sederhana: 1. SPF 30 menyaring sekitar 97% sinar UVB 2. SPF 50 menyaring sekitar 98% sinar UVB Artinya, selisih perlindungannya hanya sekitar 1%. Jadi, memilih SPF tinggi bayi bukan berarti perlindungannya dua kali lipat dibanding SPF 30. Yang lebih penting justru, apakah sunscreen tersebut memiliki perlindungan broad spectrum (UVA & UVB)? apakah formulanya aman untuk kulit sensitif? Dan apakah nyaman dipakai sehingga orang tua konsisten menggunakannya? SPF terlalu tinggi juga belum tentu dibutuhkan untuk aktivitas ringan sehari-hari. Untuk iklim tropis seperti Indonesia, SPF 30 sudah cukup untuk aktivitas singkat, dan SPF 50 lebih ideal untuk paparan lebih lama. Jadi, jawabannya SPF tinggi memang baik, tapi bukan satu-satunya penentu. Keseimbangan antara angka SPF dan keamanan formula jauh lebih penting. Aturan Memakai Sunscreen pada Bayi dan Anak Agar perlindungan maksimal, penggunaan sunscreen harus tepat. Berikut beberapa aturan sederhana yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari: 1. Gunakan pada Bayi di Atas 6 Bulan IDAI sangat menyarankan penggunaan sunscreen untuk bayi di atas enam bulan. Bagi si kecil di bawah 6 bulan, perlindungan utama tetap berupa pakaian tertutup dan menghindari paparan langsung. 2. Oleskan 15-20 Menit Sebelum Keluar Rumah Gunakan suncreen bayi sebaiknya 15-20 menit sebelum keluar rumah atau beraktivitas di luar ruangan. Rentang tersebut dapat memberi waktu bagi sunscreen untuk bekerja dengan optimal. 3. Gunakan Secukupnya Tidak perlu menggunakan sunscreen untuk mendapatkan perlindungan yang maksimal. Mom and dda cukup sastikan area yang terpapar seperti wajah, leher, tangan, dan kaki terlindungi. 4. Aplikasikan Ulang Jika Perlu Mom and dad bisa mengulangi mengaplikasikan sunscreen pada bayi dan anak setelah beberapa waktu, terutama jika anak banyak berkeringat atau bermain air. 5. Kombinasikan dengan Perlindungan Fisik Meski kulit si kecil sudah mendapatkan perlindungan dari sunscreen, ada baiknya mom and dad tetap menggunakan perlindungan fisik seperti memakai topi, payung stroller, dan pakaian nyaman tetap penting. Dengan aturan ini, penggunaan sunscreen bayi aman tidak terasa ribet, justru menjadi bagian dari rutinitas harian seperti memakai lotion setelah mandi. Loluna Baby Sunscreen dengan SPF Ideal Lindungi Kulit Bayi Di tengah banyaknya pilihan di pasaran, memilih sunscreen dengan SPF ideal dan formula yang tepat menjadi kunci. Salah satu yang bisa dipertimbangkan adalah Loluna Baby Sunscreen dengan SPF 50 PA++++. SPF 50 memberikan perlindungan optimal terhadap UVB, sementara PA++++ membantu melindungi dari UVA. Kombinasi ini membuatnya cocok untuk aktivitas luar ruangan di bawah matahari tropis. Yang membuatnya berbeda bukan hanya angka SPF-nya, tetapi juga formulanya yang dirancang untuk kulit sensitif. Teksturnya ringan, cepat menyerap, dan tidak lengket sehingga nyaman digunakan sehari-hari. Selain itu, kandungan yang mendukung kesehatan skin barrier membantu menjaga kelembapan kulit bayi. Jadi, perlindungan tidak hanya dari luar, tetapi juga membantu mempertahankan kondisi kulit tetap sehat dan lembut. Bagi orang tua yang mencari SPF tinggi bayi namun tetap mengutamakan keamanan, memilih sunscreen dengan keseimbangan antara perlindungan UV dan kelembutan formula seperti ini bisa menjadi solusi yang lebih bijak. Jadi, SPF Tinggi Pada Sunscreen Bayi Selalu Lebih Baik? Jawabannya tidak selalu. SPF tinggi memang memberikan perlindungan lebih besar terhadap UVB, tetapi perbedaannya tidak terlalu jauh dibanding SPF 30. Yang jauh lebih penting adalah memilih sunscreen dengan perlindungan UVA dan UVB sekaligus, formula aman untuk kulit sensitif, dan nyaman dipakai sehingga digunakan secara konsisten. Dalam kehidupan sehari-hari, konsistensi jauh lebih penting daripada angka tinggi semata. Sunscreen yang bagus tapi jarang dipakai tentu tidak efektif. Memilih SPF tinggi bayi memang bisa menjadi opsi perlindungan optimal, tetapi bukan berarti semakin tinggi selalu semakin baik. Yang terpenting adalah memastikan produk tersebut termasuk sunscreen bayi aman, memiliki perlindungan broad spectrum, dan cocok untuk kulit sensitif. Dengan penggunaan yang tepat dan konsisten, kulit bayi tetap terlindungi, sehat, dan nyaman menjalani aktivitas hariannya di bawah sinar matahari.

PalmCo Siapkan Proyek Percontohan Kedelai Dukung Target Swasembada Pangan Nasional
Nasional
16 jam yang lalu

PalmCo Siapkan Proyek Percontohan Kedelai Dukung Target Swasembada Pangan

Jakarta, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui PTPN IV PalmCo siapkan proyek percontohan pengembangan kedelai di sejumlah wilayah potensial sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional, sekaligus mendukung upaya pemerintah mempercepat swasembada pangan nasional. Rencana tersebut disampaikan Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K Santosa saat mengunjungi sentra produksi kedelai di Desa Ngudikan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, di pertenghan Mei 2026 lalu. Kunjungan berlangsung di tengah panen raya kedelai nasional yang turut dihadiri Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, Panglima TNI Jenderal, Agus Subiyanto, dan Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto. Di hamparan lahan kedelai yang mulai dipanen petani tersebut, Jatmiko, mengatakan perusahaan mulai memetakan peluang pengembangan kedelai secara lebih serius. Menurut dia, kedelai memiliki posisi strategis karena berkaitan langsung dengan kebutuhan pangan masyarakat sehari-hari. “Kedelai bukan sekadar komoditas pertanian, tetapi bagian dari stabilitas pangan masyarakat karena menjadi bahan baku utama tahu dan tempe. Karena itu kami mulai melihat peluang pengembangannya secara jangka panjang,” ujar Jatmiko. Ia menilai langkah diversifikasi ke sektor pangan juga sejalan dengan agenda pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah tingginya ketergantungan impor kedelai. Kebutuhan kedelai nasional saat ini diperkirakan mencapai 2,6 juta hingga 2,7 juta ton per tahun. Tetapi, produksi dalam negeri belum mampu memenuhi kebutuhan tersebut sehingga sebagian besar pasokan masih berasal dari impor. Dalam beberapa tahun terakhir, luas panen kedelai nasional juga terus menyusut akibat peralihan lahan dan rendahnya minat petani. Pemerintah kini mulai mendorong peningkatan produksi melalui perluasan areal tanam, penyediaan benih unggul, hingga kolaborasi lintas sektor bersama pemerintah daerah dan TNI. Kabupaten Nganjuk menjadi salah satu daerah yang dinilai potensial dalam pengembangan kedelai nasional. Berdasarkan hasil peninjauan PalmCo, pola tanam petani di Desa Ngudikan tergolong produktif dengan kombinasi satu musim padi, satu musim kedelai, dan dua musim bawang merah dalam setahun. Dukungan irigasi, kondisi lahan yang relatif datar, serta kelembagaan petani yang kuat membuat produktivitas kedelai di wilayah tersebut mampu mencapai 1,7 hingga 2,1 ton per hektare. Bahkan, melalui penerapan teknologi organik dan prebiotik, hasil panen disebut berpotensi meningkat hingga 3,5 ton per hektar. Menurut Jatmiko, pengalaman budidaya di Nganjuk menjadi referensi penting bagi PalmCo sebelum menjalankan proyek percontohan di wilayah perkebunan perusahaan. Saat ini perusahaan mulai melakukan kajian kesesuaian areal untuk memastikan lahan yang akan digunakan memenuhi aspek agronomis, mulai dari kondisi tanah, ketersediaan air, topografi, hingga faktor iklim. “Kami ingin memastikan pengembangannya berjalan optimal dan berkelanjutan. Karena itu seluruh aspek teknis harus dipetakan terlebih dahulu,” jelasnya. Tahap awal proyek akan dilakukan di sejumlah areal terpilih sebelum diperluas secara bertahap. Beberapa wilayah di Sumatera seperti Langkat, Deli Serdang, Pasaman, dan Banyuasin mulai masuk dalam pemetaan awal karena dinilai memiliki karakter agroklimat yang sesuai untuk pengembangan kedelai. PalmCo berharap pengembangan kedelai tidak hanya berkontribusi memperkuat pasokan pangan nasional, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di sekitar kawasan perkebunan melalui pola kemitraan dan kolaborasi bersama petani.

Berita Daerah

Sorotan terbaru dari berbagai wilayah