Pastikan MBG Tepat Sasaran di Rohul, Porkot Lubis: Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan Ekonomi Politik
Politik
1 jam yang lalu

Pastikan MBG Tepat Sasaran di Rohul, Porkot Lubis: Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan Ekonomi

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Di tengah berbagai dinamika dan masukan yang muncul, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus berjalan, dan memberikan warna baru bagi pelayanan publik di Kabupaten Rokan Hulu. Wakil Ketua DPRD Rokan Hulu dari Fraksi Gerindra, H. Porkot Lubis, SH, MH, menegaskan komitmen kuat untuk terus mengawal kebijakan strategis ini agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh rakyat, khususnya dalam upaya menciptakan generasi yang sehat dan bebas dari ancaman stunting. Bagi Porkot Lubis, program yang digagas Presiden RI ke 8 ini memiliki tujuan yang sangat mulia dan strategis. Berbagai kritik dan saran yang muncul di masyarakat justru harus dijadikan cermin untuk perbaikan, bukan alasan untuk menghentikan langkah maju yang sudah memberikan dampak luas. "Yang harus diperbaiki adalah teknis pelaksanaannya. Jangan sampai ada pihak yang hanya mengejar keuntungan semata, namun mengabaikan kualitas makanan dan standar gizi yang sudah ditetapkan oleh pemerintah," tegas Porkot, Selasa (23/6). Data yang ada menunjukkan betapa besarnya cakupan program ini di Rohul. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 119.441 warga telah merasakan langsung manfaat dari program ini. Untuk mendistribusikan asupan gizi tersebut, telah beroperasi 49 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai titik, dan kabar baiknya, dalam waktu dekat akan ditambah lagi dengan 10 dapur umum baru yang saat ini sedang dalam tahap persiapan matang. Tetapi, kehadiran program ini bukan hanya soal mengisi perut atau memenuhi kebutuhan gizi semata. Lebih dari itu, MBG telah menjadi mesin penggerak ekonomi yang nyata. Keberadaan dapur-dapur ini menyerap tenaga kerja baru bagi masyarakat yang membutuhkan pekerjaan. Tidak hanya itu, roda ekonomi daerah pun ikut berputar karena keterlibatan aktif UMKM, petani, dan peternak lokal sebagai pemasok utama bahan baku pangan. Ini membuktikan bahwa ketika program pemerintah dirancang dengan baik, manfaatnya akan mengalir ke seluruh lapisan masyarakat. Menjaga agar kualitas tetap prima dan tidak ada yang bermain curang, Porkot Lubis menegaskan bahwa DPRD bersama Pemerintah Daerah tidak akan tinggal diam. Pengawasan akan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari rapat koordinasi hingga turun langsung melakukan pemantauan rutin ke sekolah-sekolah dan lokasi penyaluran. "Kami akan pastikan setiap porsi yang disajikan sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan. Jika nanti ditemukan oknum penyedia yang melanggar aturan, tidak memenuhi standar, atau merugikan masyarakat, kami tidak akan ragu untuk merekomendasikan tindakan tegas, bahkan hingga penghentian operasional," ucapnya dengan tegas. Porkot Lubis berharap, masyarakat dapat terus mendukung program ini dengan semangat yang sama. Cita-cita Presiden Prabowo Subianto untuk melahirkan Indonesia Emas yang masyarakatnya sehat, cerdas, dan bebas stunting adalah tanggung jawab kolektif seluruh elemen bangsa. Keseriusan ini turut diperkuat dengan kehadiran tokoh-tokoh penting dalam kegiatan tersebut. Politisi muda Partai Gerindra yang juga Anggota DPR RI, Muhammad Rahul, turut hadir dan memberikan keyakinan akan pentingnya mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo di tengah masyarakat. Selain itu, kehadiran Anggota DPRD Provinsi Riau yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua III, Budiman Lubis, SH, semakin menegaskan bahwa dukungan terhadap program ini datang dari berbagai jenjang pemerintahan, mulai dari pusat, provinsi, hingga kabupaten. Dengan perbaikan yang terus dilakukan dan pengawasan yang ketat, diharapkan Program MBG di Rokan Hulu akan terus menjadi berkah, menjadi bukti nyata bahwa kehadiran negara adalah untuk melindungi dan menyejahterakan rakyatnya.

Fed Makin Hawkish, Bitcoin Terseret ke US$63.000: Regulasi AS Harapan Baru Pasar Internasional
Internasional
4 jam yang lalu

Fed Makin Hawkish, Bitcoin Terseret ke US$63.000: Regulasi AS Harapan Baru Pasar

Jakarta, katakabar.com - Pasar kripto global kembali menghadapi tekanan setelah Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga acuan tetapi mengirim sinyal kebijakan lebih hawkish dibandingkan ekspektasi pasar. Reaksi investor terlihat langsung pada pergerakan aset berisiko, termasuk Bitcoin yang sempat turun ke area US$63.000 pasca pengumuman hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) Juni 2026. Market Outlook FLOQ pekan ketiga Juni 2026 menyoroti, perubahan proyeksi kebijakan moneter The Fed menjadi faktor utama yang saat ini membentuk sentimen pasar global. Meski suku bunga tetap berada di kisaran 3,50%–3,75%, revisi proyeksi inflasi dan perubahan dot plot menunjukkan bank sentral Amerika Serikat masih melihat risiko inflasi yang tinggi, sehingga ruang pelonggaran kebijakan moneter menjadi lebih terbatas dibandingkan perkiraan sebelumnya. Menurut Yudhono Rawis, CEO dan Founder FLOQ, kondisi pasar saat ini menunjukkan faktor makroekonomi global kembali menjadi penggerak utama sentimen investor, khususnya di pasar aset digital. "Keputusan The Fed kali ini menegaskan bahwa pasar belum sepenuhnya keluar dari tantangan inflasi. Yang perlu dipahami investor adalah bahwa volatilitas jangka pendek bukan berarti fundamental Bitcoin berubah. Saat ini pasar sedang melakukan penyesuaian terhadap ekspektasi suku bunga, sementara di sisi lain kita masih melihat perkembangan positif seperti meningkatnya kepastian regulasi di Amerika Serikat dan akumulasi yang terus dilakukan oleh institusi besar," ujar Yudho. Yudho menambahkan investor perlu lebih disiplin dalam mengelola risiko di tengah ketidakpastian pasar global. "Dalam kondisi seperti sekarang, fokus investor sebaiknya bukan hanya pada pergerakan harga harian, tetapi juga pada faktor-faktor yang akan membentuk arah industri dalam jangka panjang. Regulasi yang lebih jelas, adopsi institusional, serta perkembangan teknologi blockchain masih menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekosistem aset digital ke depan. Karena itu, edukasi dan pengambilan keputusan investasi yang rasional menjadi semakin penting," ucapnya. The Fed Ubah Ekspektasi Pasar Di rapat FOMC Juni 2026, The Fed mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50%–3,75%. Tetapi, pasar menyoroti perubahan signifikan pada proyeksi ekonomi yang menunjukkan sikap lebih hawkish dibandingkan pertemuan sebelumnya. Median dot plot untuk akhir 2026 meningkat dari 3,4% menjadi 3,8%, sementara sembilan dari 18 anggota FOMC kini memproyeksikan kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun. Di saat yang sama, proyeksi inflasi PCE direvisi naik menjadi 3,6%. Perubahan tersebut mendorong pasar menyesuaikan kembali ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter Amerika Serikat. Selain itu, berkurangnya forward guidance dari The Fed membuat pasar semakin sensitif terhadap setiap rilis data ekonomi, termasuk inflasi dan ketenagakerjaan. Bitcoin Uji Area Kritis di Tengah Ketidakpastian Makro Pasca pengumuman FOMC, Bitcoin kembali menguji area US$63.000–US$64.000 yang kini menjadi salah satu level penting yang diperhatikan pelaku pasar. Pergerakan harga tersebut terjadi seiring meningkatnya kekhawatiran investor terhadap kemungkinan suku bunga tinggi bertahan lebih lama dari perkiraan. Secara historis, kebijakan moneter yang ketat cenderung membatasi aliran likuiditas ke aset berisiko, termasuk pasar kripto. Meski demikian, sejumlah faktor fundamental masih memberikan dukungan terhadap prospek jangka panjang industri aset digital. Salah satunya adalah meningkatnya partisipasi institusional serta perkembangan regulasi yang lebih jelas di Amerika Serikat. CLARITY Act Jadi Sorotan Investor Institusional Di tengah tekanan makroekonomi, perhatian pasar kini mulai beralih ke perkembangan CLARITY Act yang tengah diproses di Senat Amerika Serikat. Rancangan undang-undang tersebut dinilai sebagai salah satu inisiatif regulasi paling signifikan bagi industri aset digital sejak persetujuan ETF Bitcoin Spot. Apabila berhasil disahkan, CLARITY Act berpotensi memberikan kepastian hukum yang lebih jelas bagi pelaku industri dan investor institusional yang selama ini masih menghadapi berbagai ketidakpastian regulasi. Menurut analisis FLOQ, perkembangan regulasi tersebut dapat menjadi salah satu katalis struktural terpenting bagi pasar kripto dalam beberapa bulan mendatang. Kepastian regulasi diyakini dapat membuka jalan bagi partisipasi yang lebih luas dari institusi keuangan tradisional, perusahaan investasi, serta berbagai pelaku pasar yang selama ini masih menunggu kejelasan kerangka hukum aset digital di Amerika Serikat. Strategy Kembali Akumulasi Bitcoin Faktor lain yang menarik perhatian pasar adalah langkah Strategy yang kembali menambah kepemilikan Bitcoin dalam dua pekan terakhir. Perusahaan yang dikenal sebagai pemegang Bitcoin korporasi terbesar di dunia tersebut membeli 1.550 BTC pada kisaran harga rata-rata US$65.332 dan kembali menambah 1.587 BTC pada harga rata-rata US$63.024. Dengan tambahan tersebut, total kepemilikan Bitcoin perusahaan mencapai 846.842 BTC. Langkah akumulasi ini dilakukan tidak lama setelah perusahaan sempat menjual sebagian kecil kepemilikannya untuk memenuhi kewajiban pembayaran dividen. Aktivitas tersebut sebelumnya sempat memicu spekulasi di pasar, namun kembali ditegaskan oleh manajemen sebagai bagian dari model bisnis perusahaan dan bukan perubahan pandangan terhadap prospek jangka panjang Bitcoin. Bagi pelaku pasar, aktivitas pembelian tersebut menunjukkan bahwa minat institusional terhadap Bitcoin masih tetap terjaga meskipun kondisi makro global sedang menghadapi ketidakpastian. Faktor Geopolitik Masih Perlu Dicermati Selain faktor moneter dan regulasi, pasar juga memantau perkembangan hubungan Amerika Serikat dan Iran yang berpotensi memengaruhi harga energi global. Penurunan harga minyak dalam beberapa hari terakhir memberikan harapan terhadap potensi penurunan tekanan inflasi. Jika tren tersebut berlanjut, tekanan terhadap kebijakan moneter yang agresif dapat berkurang sehingga memberikan sentimen yang lebih positif bagi aset berisiko, termasuk pasar kripto. Meski demikian, perkembangan geopolitik masih bersifat dinamis dan perlu dipantau secara berkelanjutan oleh investor. Investor Perlu Fokus Manajemen Risiko FLOQ menilai bahwa beberapa pekan ke depan masih berpotensi diwarnai volatilitas yang tinggi, terutama menjelang rilis data inflasi Amerika Serikat, perkembangan pembahasan CLARITY Act, serta dinamika geopolitik global. Dalam kondisi seperti ini, investor disarankan untuk tetap mengedepankan manajemen risiko, menghindari keputusan emosional, serta mempertimbangkan strategi investasi yang sesuai dengan profil risiko masing-masing. Bagi investor jangka panjang, perkembangan regulasi dan adopsi institusional tetap menjadi faktor fundamental yang perlu diperhatikan. Sementara itu, investor jangka pendek perlu mencermati dinamika makroekonomi global yang saat ini menjadi penggerak utama sentimen pasar. Disclaimer: Investasi aset kripto memiliki risiko tinggi, termasuk potensi kerugian akibat volatilitas harga pasar. Seluruh informasi yang tersedia hanya bersifat umum dan bukan merupakan ajakan, penawaran, saran, maupun rekomendasi investasi. Kami menghimbau seluruh konsumen untuk melakukan riset dan mempertimbangkan keputusan investasi secara matang sebelum melakukan transaksi aset kripto. Konsumen juga diharapkan untuk bertransaksi sesuai dengan profil risiko dan kemampuan finansial masing-masing serta tidak menggunakan dana yang berada di luar batas kemampuan.

Kedubes India Gelar International Yoga Day 2026 Diikuti Lebih 500 Peserta di Bogor Olahraga
Olahraga
4 jam yang lalu

Kedubes India Gelar International Yoga Day 2026 Diikuti Lebih 500 Peserta di Bogor

Bogor, katakabar.com - Lebih dari 500 warga, dan pecinta yoga ikuti perayaan International Day of Yoga 2026 yang digelar Kedutaan Besar India di Jakarta usung tema “Yoga for Healthy Ageing” di Balai Kota, Kota Bogor, Minggu (21/6) lalu. Acara ini digelar bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bogor dan Perkumpulan Praktisi Yoga Nasional Indonesia (PPYNI), serta menjadi bagian dari perayaan global International Day of Yoga yang diperingati setiap 21 Juni. Para peserta dari berbagai kalangan hadir sejak pagi hari, menggelar matras yoga dan mengikuti sesi latihan terpandu yang berfokus pada pernapasan, peregangan, dan kesadaran tubuh. Kedutaan Besar India Tekankan Pesan Global Yoga Deputy Chief of Mission Kedutaan Besar India di Jakarta, Bijay Selvaraj, hadir dalam acara tersebut dan menegaskan bahwa yoga merupakan praktik universal yang melampaui batas negara, budaya, dan generasi. Ia menekankan International Day of Yoga menjadi pengingat global akan pentingnya keseimbangan antara tubuh dan pikiran, sekaligus mendorong gaya hidup yang lebih sehat dan penuh kesadaran. Selvaraj juga menyampaikan apresiasinya terhadap Kota Bogor, yang menurutnya merupakan salah satu kota favorit di Indonesia karena suasana yang sejuk dan ramah. Ia menilai tingginya partisipasi masyarakat mencerminkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya yoga dalam gaya hidup sehat. Dorong Kesehatan, Persatuan, dan Kesejahteraan Ketua PPYNI Kabupaten Bogor, Eniyati Arikha, mengatakan perayaan ini dirancang untuk memperkuat persatuan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih memperhatikan kesehatan fisik dan mental. "Kami mengajak warga dan pecinta yoga untuk mengikuti International Day of Yoga sebagai cara menyatukan orang-orang dalam mengejar kesehatan, kedamaian, dan kesejahteraan. Perayaan ini mengingatkan kita akan kekuatan persatuan dan pentingnya harmoni antara pikiran, tubuh, dan jiwa," ujarnya. Eniyati menambahkan yoga memiliki manfaat holistik yang tidak hanya mencakup kebugaran fisik, tetapi juga keseimbangan emosional, kejernihan mental, serta kesejahteraan spiritual. Ia berharap kegiatan ini dapat mendorong lebih banyak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Lebih dari 500 Peserta Ikuti Sesi Yoga Acara ini menjadi semakin meriah dengan sesi yoga selama 45 menit yang dipandu oleh Dr. Sunil Karamchandani, Teacher of Indian Culture, bersama instruktur PPYNI Rikke Iskandar. Para peserta dipandu melalui rangkaian latihan pernapasan, peregangan, dan gerakan yoga yang dirancang untuk meningkatkan fleksibilitas, relaksasi, dan kesadaran tubuh. Instruktur juga menekankan pentingnya mengikuti kemampuan masing-masing peserta sambil tetap fokus pada pernapasan yang tenang dan teratur. Seiring berjalannya sesi, suasana menjadi semakin hening dan fokus, dengan peserta larut dalam setiap gerakan dan instruksi. Peserta Rasakan Pengalaman Berbeda Salah satu peserta, instruktur yoga asal Bogor Widya Dewi, mengatakan bahwa ia mengikuti kegiatan ini untuk merasakan pengalaman yoga yang lebih tradisional sekaligus bertemu dengan komunitas yoga lainnya. "Saya senang bisa bertemu teman-teman dan sesama instruktur yoga, terutama yang ada di komunitas Bogor. Bagian yang paling saya nikmati adalah sesi pranayama dan meditasi. Saya benar-benar merasakan manfaatnya, dan setelah itu saya merasa segar, nyaman, dan bahagia," jelasnya. Ia menambahkan pengalaman mengikuti acara yang diselenggarakan Kedutaan Besar India ini terasa berbeda dibandingkan latihan yoga biasanya. "Saya ingin merasakan suasana yoga yang lebih tradisional bersama Kedutaan Besar India. Bertemu perwakilan Kedutaan India membuat acara ini terasa lebih spesial dibandingkan kelas yoga yang biasa saya ikuti," tambahnya. Peserta lain, Alam Abdul Malik, pemenang Mister Jawa Barat 2025, menyebut acara ini sebagai salah satu kegiatan yoga terbesar dan paling berkesan yang pernah ia ikuti di Bogor. "Ini acara yang sangat besar di Bogor, terutama dalam rangkaian perayaan hari jadi kota. Ini pertama kali saya ikut, dan menurut saya ini luar biasa. Saya sangat antusias, rasanya amazing dan sangat inklusif untuk semua kalangan, baik anak muda maupun lansia," ucapnya. Ia juga mengajak generasi muda untuk lebih aktif menjaga kesehatan melalui kegiatan seperti yoga. "Untuk generasi muda, mari bergerak dan tingkatkan gaya hidup sehat serta olahraga untuk masa depan," serunya. Perkuat Hubungan Budaya dan Kesehatan Di tengah perayaan International Day of Yoga 2026 di berbagai negara, tingginya antusiasme di Bogor mencerminkan meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap yoga serta pesan keseimbangan, kesadaran diri, dan kesehatan holistik yang dibawanya. Melalui kegiatan seperti International Day of Yoga, Kedutaan Besar India terus mendorong pertukaran budaya serta memperkuat hubungan masyarakat antara India dan Indonesia, sekaligus mempromosikan gaya hidup yang lebih sehat dan seimbang.

Perkuat Budaya Wellbeing, PTPN Group Gelar Donor Darah dan Edukasi Kesehatan Kesehatan
Kesehatan
10 jam yang lalu

Perkuat Budaya Wellbeing, PTPN Group Gelar Donor Darah dan Edukasi Kesehatan

Jakarta, katakabar.com -  PT Perkebunan Nusantara III (Persero) tegaskan komitmen dukung kesehatan masyarakat dan aksi kemanusiaan lewat pelaksanaan PTPN Blood Donor Day 2026 di Ballroom Gedung Agro Plaza Lantai 18, Jakarta, Kamis (18/6) lalu. Kegiatab usung tema “One Drop of Humanity. Give Blood, Save Lives'. Selain menghadirkan layanan donor darah, berbagai program edukasi dan pemeriksaan kesehatan melalui rangkaian kegiatan Health Talks dan Health & Wellness Booths yang dapat diakses seluruh peserta. Di sesi Health Talks yang dipandu Melaney Ricardo, peserta memperoleh wawasan sekaligus berkesempatan berinteraksi langsung dengan para narasumber mengenai pentingnya donor darah, serta gaya hidup sehat dari para narasumber yakni dr. Reisa Broto Asmoro, serta dr. Santi Christiani, Sp.PD-KHOM, yang membagikan pengetahuan dan pengalaman mereka terkait kesehatan serta pentingnya menjaga kualitas hidup melalui tindakan preventif dan kepedulian terhadap sesama. Selain donor darah, peserta juga dapat memanfaatkan berbagai layanan kesehatan yang disediakan, antara lain Rapid Test (pemeriksaan kolesterol, asam urat, dan gula darah), Skin Check, Pap Smear, Body Mass Index, Naluri Wellness, serta Pemeriksaan Payudara Klinis yang didukung oleh PMI Kabupaten Tangerang, Kimia Farma, Naluri dan Siloam Hospitals. Kehadiran berbagai fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya PTPN Group dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini dan penerapan pola hidup sehat. Direktur SDM dan Umum PTPN III (Persero), Endang Suraningsih, menyampaikan kegiatan ini wujud komitmen PTPN Group dalam membangun budaya kepedulian sosial dan semangat kerelawanan melalui program Employee Volunteering Day, sekaligus mendukung implementasi Program PTPN Sehat sebagai salah satu dari 9 Inisiatif Strategis Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTPN Group. Program tersebut menempatkan kesehatan, kesejahteraan, dan kepedulian kemanusiaan sebagai bagian penting dari budaya kerja perusahaan yang berkelanjutan. "Melalui PTPN Blood Donor Day, kami ingin mengajak Nusantara EntrePlanters PTPN Group serta masyarakat berpartisipasi dalam gerakan donor darah menumbuhkan semangat kerelawanan dan kepedulian terhadap sesama. Setiap tetes darah yang didonorkan memiliki arti besar bagi mereka yang membutuhkan. Di saat yang sama, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan secara berkelanjutan," ujarnya. Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta dan pendonor, PT Perkebunan Nusantara III (Persero) juga menyediakan berbagai doorprize yang dapat diikuti oleh seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan. PTPN Group berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang luas, tidak hanya dalam membantu memenuhi kebutuhan stok darah nasional, tetapi juga mendorong terbentuknya budaya hidup sehat, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong di lingkungan perusahaan maupun masyarakat.

Holding PTPN Perluas Akses Migor Terjangkau, Sejam 600 Kemasan Ludes di Bazar PT INL Ekonomi
Ekonomi
11 jam yang lalu

Holding PTPN Perluas Akses Migor Terjangkau, Sejam 600 Kemasan Ludes di Bazar PT INL

Surabaya, katakabar.com - Antusiasme masyarakat terhadap minyak goreng (Migor) berkualitas dengan harga terjangkau terlihat dalam bazar yang digelar PT Industri Nabati Lestari (INL), anak usaha PTPN IV PalmCo, Sub Holding PTPN III (Persero), yang digelar di kawasan Kota Tua Surabaya, di penghuhujung pekan pertama Juni 2026 lalu. Ratusan kemasan minyak goreng yang disediakan habis terjual hanya dalam waktu sekitar satu jam. Kegiatan bazar tersebut bagian dari upaya perusahaan memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok sekaligus memperkuat jaringan distribusi minyak goreng di Jawa Timur. Sebelumnya, PT Industri Nabati Lestari bersama PTPN IV PalmCo telah meresmikan fasilitas pengemasan minyak goreng (filling line) di kawasan Pelabuhan Kalimas, Tanjung Perak, Surabaya. Di kegiatan tersebut, perusahaan menyediakan 600 kemasan minyak goreng ukuran 900 mililiter yang dijual dengan harga Rp15.000 per kemasan. Harga tersebut berada di bawah rata-rata harga minyak goreng premium di pasaran. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menjelaskan keberadaan fasilitas pengemasan di Surabaya diharapkan dapat memperpendek rantai distribusi sekaligus meningkatkan efisiensi penyaluran produk ke wilayah Indonesia bagian tengah dan timur. “Melalui kerja sama distribusi dan pengemasan di Surabaya, kami berupaya meningkatkan efisiensi rantai pasok sehingga pasokan minyak goreng lebih terjaga dan masyarakat dapat memperoleh produk berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Jatmiko. Menurutnya, Surabaya dipilih karena memiliki posisi strategis sebagai salah satu simpul distribusi logistik nasional. Dengan pengemasan yang lebih dekat ke pasar tujuan, biaya distribusi dapat ditekan sehingga berdampak positif terhadap stabilitas pasokan dan harga di tingkat konsumen. Tingginya minat masyarakat terlihat sejak pagi hari. Antrean warga telah terbentuk sebelum bazar dimulai. Para pembeli berasal dari berbagai kalangan, mulai dari ibu rumah tangga, masyarakat yang berolahraga di kawasan Kota Tua, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Titi, warga Wonocolo, mengaku tertarik membeli karena harga yang ditawarkan lebih terjangkau dibandingkan produk sejenis yang biasa dibelinya. “Saya sedang jogging, lalu melihat ada bazar minyak goreng. Kemasannya praktis dan harganya terjangkau, jadi saya ikut mengantre,” katanya. Ani aminkan Titi. Warga Surabaya yang datang bersama rombongan ibu-ibu PKK. Menurutnya, kualitas produk menjadi salah satu pertimbangan utama selain harga yang kompetitif. “Saya melihat minyaknya jernih dan kemasannya bagus. Karena harganya juga terjangkau, banyak yang langsung membeli,” ucapnya. Bagi pelaku UMKM, harga bahan baku yang lebih rendah dinilai dapat membantu menekan biaya produksi. Sari Siregar, pedagang makanan keliling asal Krembangan Selatan, mengatakan selisih harga minyak goreng memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap keuntungan usaha kecil. “Kalau ada minyak goreng yang kualitasnya baik dan harganya lebih murah, tentu sangat membantu pedagang kecil seperti kami,” tuturnya. PTPN IV PalmCo terus memperkuat hilirisasi produk sawit dan memperluas jaringan distribusi guna mendekatkan produk kepada konsumen. Langkah tersebut sejalan dengan strategi Holding Perkebunan Nusantara dalam meningkatkan nilai tambah industri sawit nasional sekaligus memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi secara lebih merata. Keberhasilan bazar di Surabaya juga menjadi indikasi tingginya kebutuhan masyarakat terhadap minyak goreng berkualitas dengan harga terjangkau. Di tengah dinamika harga bahan pangan, akses terhadap produk kebutuhan pokok yang mudah dijangkau dan berkualitas tetap menjadi perhatian utama konsumen. Melalui penguatan jaringan distribusi dan hilirisasi industri sawit, PTPN IV PalmCo bersama Holding Perkebunan Nusantara terus berupaya menghadirkan produk yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan dan stabilitas pasokan nasional.

Berita Daerah

Sorotan terbaru dari berbagai wilayah