Hari Danau Sedunia: Rayakan Danau Toba, Tempat Alam, Warisan dan Masyarakat Bersatu Wisata
Wisata
48 menit yang lalu

Hari Danau Sedunia: Rayakan Danau Toba, Tempat Alam, Warisan dan Masyarakat Bersatu

Medan, katakabar.com - Setiap 27 Agustus, dunia memperingati Hari Danau Sedunia (World Lake Day). Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan peringatan ini melalui resolusi yang diprakarsai oleh Indonesia. Perayaan global pertama Hari Danau Sedunia berlangsung pada 2025. Hari Danau Sedunia meningkatkan kesadaran akan pentingnya danau di seluruh dunia. Peringatan ini juga mendorong upaya untuk melindungi, menjaga, dan memulihkan ekosistem danau. Danau menyediakan sumber air tawar dan mendukung keanekaragaman hayati. Danau juga menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat, mata pencaharian, serta budaya yang berkembang di sekitarnya. Hari Danau Sedunia: Rayakan Danau di Dunia Danau salah satu ekosistem air tawar yang paling penting di dunia. Danau menyediakan air bagi masyarakat serta menjadi habitat bagi berbagai jenis tumbuhan dan satwa. Bagi banyak masyarakat, danau juga memiliki nilai budaya yang mendalam. Danau dapat membentuk tradisi, mata pencaharian, dan cara hidup masyarakat di sekitarnya. Nilainya jauh melampaui keindahan alamnya. Hari Danau Sedunia mengingatkan kita akan pentingnya menjaga ekosistem berharga ini. Peringatan ini juga mendorong kesadaran dan tindakan nyata untuk menjaga kelestarian danau bagi generasi mendatang. Peran Indonesia dalam Hari Danau Sedunia Indonesia turut memimpin inisiatif untuk menetapkan Hari Danau Sedunia melalui diplomasi air di tingkat internasional. Inisiatif ini mendapat momentum dalam World Water Forum ke-10 di Bali. Forum tersebut mempertemukan berbagai negara dan organisasi untuk membahas tantangan air yang dihadapi dunia. PBB kemudian mengadopsi resolusi untuk menetapkan Hari Danau Sedunia. Pencapaian ini mencerminkan komitmen Indonesia terhadap pengelolaan air yang berkelanjutan serta perlindungan sumber daya air tawar. Indonesia memiliki banyak danau dengan nilai alam dan budaya yang unik. Di antaranya, Danau Toba menjadi salah satu lanskap paling istimewa di Indonesia. Danau Toba: Keajaiban Alam Indonesia Terletak di Sumatera Utara, Danau Toba merupakan salah satu keajaiban alam Indonesia yang paling dikenal. Danau ini memiliki panjang sekitar 100 kilometer dan lebar 30 kilometer. Danau Toba merupakan danau vulkanik terbesar di dunia sekaligus danau terbesar di Asia Tenggara. Sejarah Danau Toba bermula sekitar 74.000 tahun lalu. Letusan gunung berapi besar membentuk kaldera luas yang kemudian menjadi Danau Toba. Saat ini, danau tersebut dikelilingi pegunungan, hutan, desa, dan masyarakat setempat. Keindahan alamnya hanyalah sebagian dari cerita Danau Toba. Danau Toba juga memiliki hubungan erat dengan budaya dan sejarah masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Lebih dari Sekadar Danau: Kisah Samosir Di tengah Danau Toba terdapat Pulau Samosir. Pulau ini memiliki hubungan sejarah dan budaya yang kuat dengan kawasan Danau Toba. Samosir memiliki desa-desa tradisional, situs leluhur, dan berbagai peninggalan bersejarah. Lanskapnya mencerminkan hubungan yang erat antara manusia dan alam. Kehidupan masyarakat di pulau ini juga tidak dapat dipisahkan dari danau. Danau Toba menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat sekaligus identitas kawasan tersebut. Bagi wisatawan, Samosir menawarkan lebih dari sekadar pemandangan indah. Pulau ini menjadi kesempatan untuk mengenal sejarah, tradisi, dan kehidupan sehari-hari masyarakat di sekitar Danau Toba. Menikmati Danau Toba dari Samosir Bagi mereka yang ingin menikmati Danau Toba lebih dari sekadar pemandangan, Pulau Samosir menawarkan kesempatan untuk lebih dekat dengan danau, alam, dan warisan budayanya. Berlokasi di Tuktuk Siadong, Marianna Resort & Convention Tuktuk – Samosir, Marclan Collection berada di tepi Danau Toba dan menjadi salah satu tempat untuk menjelajahi keindahan Pulau Samosir. Resor ini memadukan pemandangan Danau Toba, kekayaan budaya setempat, dan keramahan modern. Para tamu dapat menikmati suasana alam sekaligus menjelajahi berbagai situs budaya dan sejarah di sekitar Samosir. Marianna juga menawarkan berbagai aktivitas seperti olahraga air, bersepeda, dan kegiatan luar ruangan yang memungkinkan tamu menikmati Danau Toba dari berbagai sisi. Dengan Danau Toba sebagai bagian utama dari pengalaman, menginap di Samosir dapat menjadi lebih dari sekadar kunjungan ke destinasi yang indah. Pengalaman ini juga menjadi kesempatan untuk memahami hubungan antara danau, alam, dan masyarakat yang menjadikan kawasan ini sebagai rumah mereka. Warisan Budaya Batak Terus Hidup Danau Toba memiliki hubungan yang erat dengan warisan budaya masyarakat Batak, salah satu masyarakat adat di kawasan ini. Rumah tradisional dan desa-desa adat dapat ditemukan di berbagai wilayah di sekitar danau. Musik, upacara adat, kerajinan, serta cerita lokal juga terus menjadi bagian penting dari budaya Batak. Tradisi-tradisi ini menghubungkan generasi masa kini dengan sejarah kawasan. Tradisi tersebut juga menunjukkan betapa eratnya hubungan antara budaya dan alam di sekitar Danau Toba. Karena itu, melindungi Danau Toba berarti menjaga lebih dari sekadar perairannya. Hal ini juga berarti mendukung budaya, sejarah, dan masyarakat yang telah tumbuh bersama danau tersebut. Melihat Lebih dari Sekadar Lanskap Hari Danau Sedunia menjadi kesempatan untuk melihat danau bukan hanya sebagai destinasi wisata. Danau merupakan ekosistem hidup sekaligus lanskap budaya. Danau Toba menjadi contoh nyata dari hubungan tersebut. Perairannya yang luas, sejarah vulkaniknya, lingkungan alamnya, dan warisan budaya Batak berpadu menciptakan sebuah kawasan yang istimewa. Saat memperingati Hari Danau Sedunia, Danau Toba mengingatkan kita bahwa menjaga danau merupakan tanggung jawab bersama. Menjaga danau berarti menjaga lingkungan dan masyarakat yang bergantung padanya. Hal ini juga berarti melestarikan cerita, tradisi, dan lanskap yang membuat setiap danau memiliki keunikan tersendiri. Ketika kita melindungi sebuah danau, kita tidak hanya melindungi air. Kita juga menjaga bagian hidup dari warisan kita untuk generasi mendatang.

Harga Bitcoin Terbang 20 Persen Lebih, Treasury AS Jadi Pemicu Utama? Internasional
Internasional
1 jam yang lalu

Harga Bitcoin Terbang 20 Persen Lebih, Treasury AS Jadi Pemicu Utama?

Jakarta, katakabar.com - Harga Bitcoin melonjak signifikan dalam waktu singkat, dari level di bawah US$ 64.000 pada 19 Agustus 2026 hingga menembus US$ 79.000. Berdasarkan data CoinMarketCap, Bitcoin tercatat menguat lebih dari 20 persen dalam sepekan terakhir. Lonjakan cepat ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor: apa yang sebenarnya mendorong reli tersebut, dan mengapa kebijakan di pasar obligasi pemerintah Amerika Serikat ikut berpengaruh terhadap aset kripto? Salah satu jawabannya datang dari kebijakan yang sekilas tampak jauh dari dunia kripto, yakni pembelian kembali atau buyback obligasi pemerintah AS oleh Departemen Keuangan AS. Treasury Buyback dan Sinyal Likuiditas Treasury buyback merupakan mekanisme ketika pemerintah AS membeli kembali surat utang yang telah beredar di pasar menggunakan dana tunai yang dimilikinya. Pada 19 Agustus 2026, Departemen Keuangan AS mengumumkan rencana menggandakan nilai pembelian kembali obligasi jangka panjang dari US$ 2 miliar menjadi US$ 4 miliar per operasi mulai September. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, juga membuka peluang agar skala buyback tersebut kembali diperbesar ke depan. Kebijakan semacam ini umumnya dilakukan untuk menjaga likuiditas dan kelancaran perdagangan di pasar obligasi, terutama pada seri lama yang semakin jarang diperdagangkan. Selain itu, pembelian kembali dapat membantu meredam lonjakan imbal hasil atau yield obligasi yang terlalu tinggi, sehingga tekanan terhadap biaya utang pemerintah dan pasar keuangan dapat berkurang. Lalu, apa hubungannya dengan Bitcoin? Ketika pemerintah membeli obligasi dalam jumlah besar, permintaan terhadap surat utang tersebut meningkat. Harga obligasi cenderung naik, sementara yield-nya bergerak turun. Dalam kondisi seperti ini, daya tarik instrumen aman seperti Treasury dapat berkurang dibandingkan aset dengan profil risiko lebih tinggi. CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, mengatakan pasar juga dapat membaca kebijakan tersebut sebagai sinyal bertambahnya likuiditas dalam sistem keuangan. Secara historis, kondisi likuiditas yang lebih longgar kerap menjadi sentimen positif bagi aset berisiko, termasuk Bitcoin. "Kebijakan ini menurunkan imbal hasil obligasi yang sempat melonjak tajam, dan pasar membacanya sebagai sinyal ekspansi likuiditas, yang secara historis selalu direspons positif oleh BTC," ujar Yudho dalam pernyataan tertulis, Rabu (26/8) lalu. Optimisme pasar semakin kuat karena pada hari yang sama dengan pengumuman buyback tersebut, Presiden AS, Donald Trump, juga menjamu sejumlah eksekutif industri kripto di Gedung Putih. Kombinasi faktor likuiditas dan sinyal politik itu menambah ekspektasi positif terhadap arah kebijakan AS terhadap aset digital. Meski demikian, Yudho menekankan bahwa Treasury buyback bukan satu-satunya alasan di balik lonjakan Bitcoin hingga melampaui US$ 79.000. Reli kali ini didorong oleh beberapa faktor yang terjadi hampir bersamaan. Salah satunya adalah short squeeze di pasar derivatif. Ketika Bitcoin menembus rentang US$ 65.000-US$ 72.000, sejumlah besar posisi short atau taruhan terhadap penurunan harga mulai terlikuidasi secara paksa. Nilainya diperkirakan mencapai lebih dari US$ 3 miliar hingga US$ 6,4 miliar dalam beberapa hari, yang disebut menjadi salah satu gelombang likuidasi terbesar sejak November 2021. Karena mayoritas posisi yang ditutup merupakan taruhan bearish, proses likuidasi justru menciptakan tekanan beli tambahan dan mempercepat kenaikan harga Bitcoin. Dorongan berikutnya datang dari investor institusional. ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat mencatat arus masuk harian sebesar US$ 517 juta pada 19 Agustus 2026, tertinggi sejak awal Mei. Lonjakan inflow tersebut menunjukkan minat institusi terhadap Bitcoin kembali meningkat. Reli Kencang, Risiko Koreksi Ikut Membesar Di balik optimisme tersebut, investor tetap perlu mencermati potensi koreksi jangka pendek. Data internal FLOQ, mencatat Bitcoin sempat kesulitan menembus area resistance di sekitar US$ 79.400-US$ 81.000. Pada saat yang sama, indikator Relative Strength Index (RSI) harian telah memasuki zona overbought, yang menunjukkan kenaikan harga berlangsung sangat cepat dan mulai rentan terhadap aksi ambil untung. "Diperkirakan koreksi wajar ke kisaran US$ 75.000-76.000 usai kenaikan secepat ini, bahkan ada yang mewaspadai potensi penurunan lebih dalam ke US$ 67.000-70.000 jika tekanan jual meningkat," jelas Yudho. Sinyal kehati-hatian juga terlihat dari pasar futures Bitcoin yang berada dalam kondisi backwardation, yakni ketika harga kontrak berjangka berada di bawah harga spot. Menurut Yudho, kondisi tersebut dapat mengindikasikan bahwa sebagian aktivitas pembelian belakangan ini merupakan strategi basis trade, bukan sepenuhnya taruhan bullish terhadap kenaikan harga Bitcoin dalam jangka panjang. Jackson Hole Jadi Ujian Berikutnya Setelah reli tajam dalam beberapa hari terakhir, perhatian pasar kini beralih ke kebijakan moneter AS. Investor akan mencermati pidato Ketua Federal Reserve Kevin Warsh dalam Simposium Kebijakan Ekonomi Jackson Hole pada 27-29 Agustus 2026. Penampilan tersebut menjadi salah satu agenda penting karena merupakan kehadiran perdananya dalam forum itu sebagai Ketua The Fed. Nada yang disampaikan Warsh, apakah cenderung dovish, netral, atau hawkish, berpotensi menentukan arah Bitcoin dalam jangka pendek. Pasar juga akan menghadapi sejumlah agenda penting lain pada September, mulai dari voting RUU Clarity Act pada 15 September hingga keputusan suku bunga The Fed pada 16 September. Kenaikan Bitcoin hingga menembus US$ 79.000 tidak dapat dijelaskan oleh satu faktor saja. Treasury buyback memberikan dorongan dari sisi likuiditas, tetapi reli tersebut juga diperkuat oleh short squeeze, masuknya dana institusional, serta optimisme terhadap arah kebijakan AS. Pertanyaannya kini bukan lagi sekadar mengapa Bitcoin naik, tetapi apakah kombinasi katalis tersebut cukup kuat untuk mempertahankan momentum di atas US$ 79.000, atau justru membuka ruang bagi koreksi setelah reli yang begitu cepat.

Lagi Harga Emas Menguat, Dupoin Futures Proyeksikan Target 4.700 Internasional
Internasional
21 jam yang lalu

Lagi Harga Emas Menguat, Dupoin Futures Proyeksikan Target 4.700

Jakarta, katakabar.com - Pergerakan harga emas (XAUUSD) diperkirakan masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan pekan keempat Agustus 2026. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, momentum bullish kembali terlihat setelah harga mengalami rejection pada area support 4.637–4.616. Kondisi tersebut diperkuat dengan terbentuknya pola Bullish Engulfing yang menunjukkan mulai menguatnya tekanan beli.  Dupoin Futures melihat situasi ini membuka peluang bagi XAUUSD untuk bergerak menuju resistance 4.686 hingga 4.700. Pada time frame H1, analisis Dupoin Futures menunjukkan bahwa harga emas sebelumnya sempat mengalami tekanan ketika mendekati area support 4.637–4.616. Namun, tekanan jual tidak cukup kuat untuk membawa harga menembus zona tersebut. Harga justru mengalami rejection dan kembali bergerak naik, yang menjadi indikasi bahwa buyer masih memiliki minat cukup besar untuk mempertahankan posisi. Bagi Dupoin Futures, kemampuan harga bertahan di atas support menjadi salah satu dasar penting dalam melihat peluang kenaikan jangka pendek. Sinyal bullish semakin diperkuat oleh terbentuknya pola Bullish Engulfing, sebagaimana menjadi perhatian dalam analisis Dupoin Futures. Pola tersebut mencerminkan perubahan momentum dari tekanan jual menuju dominasi pembeli. Candlestick bullish yang menutupi candlestick bearish sebelumnya menunjukkan adanya peningkatan minat beli setelah harga menyentuh area support. Dalam kondisi seperti ini, Dupoin Futures menilai peluang terjadinya kelanjutan rebound menjadi semakin terbuka selama buyer mampu mempertahankan momentum. Menurut proyeksi Dupoin Futures, target kenaikan terdekat harga emas berada pada area resistance 4.686–4.700. Zona tersebut akan menjadi level penting yang perlu dicermati pelaku pasar karena dapat menentukan arah XAUUSD selanjutnya. Jika harga mampu menembus resistance 4.686 dengan momentum yang kuat, Dupoin Futures melihat peluang bagi emas untuk melanjutkan penguatan menuju level yang lebih tinggi. Sebaliknya, apabila harga mengalami rejection, koreksi jangka pendek tetap perlu diantisipasi. Meski memiliki prospek bullish, Dupoin Futures mengingatkan bahwa pergerakan harga mendekati resistance berpotensi memicu aksi ambil untung. Setelah mengalami penguatan, sebagian trader dapat memilih merealisasikan keuntungan sehingga menyebabkan harga terkoreksi sementara. Karena itu, Dupoin Futures menyarankan pelaku pasar untuk tidak hanya memperhatikan target resistance, tetapi juga mengamati respons harga ketika memasuki area 4.686–4.700. Dari sisi fundamental, Dupoin Futures menilai pergerakan emas juga memperoleh dukungan dari penurunan harga minyak. Harga minyak yang lebih rendah dapat mengurangi kekhawatiran terhadap tekanan inflasi, terutama setelah kenaikan harga energi sebelumnya menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko inflasi. Kondisi tersebut berpotensi memberikan ruang bagi imbal hasil obligasi pemerintah AS atau Treasury Yield untuk bergerak lebih rendah, yang pada akhirnya dapat mendukung harga emas. Penurunan US Treasury Yield menjadi faktor yang diperhatikan Dupoin Futures karena emas merupakan aset yang tidak memberikan imbal hasil. Ketika yield obligasi turun, opportunity cost dalam memegang emas menjadi lebih rendah. Situasi tersebut dapat meningkatkan daya tarik XAUUSD di mata investor. Dengan demikian, Dupoin Futures melihat penurunan yield sebagai salah satu katalis yang dapat membantu mempertahankan momentum penguatan harga emas dalam jangka pendek. Selain yield, Dupoin Futures juga mencermati perkembangan dolar AS sebagai salah satu faktor utama yang dapat menentukan arah emas. Pelemahan dolar biasanya memberikan sentimen positif bagi XAUUSD karena membuat harga emas menjadi relatif lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang selain dolar. Apabila tekanan terhadap dolar AS terus berlanjut, Dupoin Futures melihat peluang penguatan emas menuju resistance 4.686–4.700 masih cukup terbuka. Dupoin Futures juga melihat adanya risiko dari sisi permintaan safe haven. Meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran serta kemungkinan kembali normalnya aktivitas di Selat Hormuz dapat mengurangi kebutuhan investor terhadap aset lindung nilai. Apabila kondisi geopolitik semakin stabil, Dupoin Futures memperkirakan sebagian permintaan safe haven terhadap emas dapat berkurang sehingga berpotensi membatasi laju kenaikan XAUUSD. Perkembangan geopolitik tetap menjadi perhatian Dupoin Futures karena perubahan situasi di kawasan tersebut dapat memicu volatilitas harga emas dengan cepat. Bila ketegangan AS-Iran kembali meningkat atau terdapat gangguan terhadap aktivitas di Selat Hormuz, permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven berpotensi kembali melonjak. Sebaliknya, apabila tensi terus mereda, Dupoin Futures menilai investor dapat mulai mengurangi eksposur safe haven sehingga momentum bullish emas berpotensi menjadi lebih terbatas. Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai prospek harga emas (XAUUSD) pada perdagangan hari ini masih cenderung bullish, meskipun terdapat sejumlah faktor yang dapat membuat pergerakan berlangsung mixed. Dari sisi teknikal, rejection pada support 4.637–4.616 dan konfirmasi Bullish Engulfing menjadi sinyal positif. Sementara, Dupoin Futures melihat penurunan harga minyak dan Treasury Yield sebagai katalis fundamental yang turut mendukung penguatan emas. Dengan mempertimbangkan kombinasi faktor teknikal dan fundamental tersebut, Dupoin Futures memproyeksikan harga emas berpeluang menguji area resistance 4.686 hingga 4.700. Area support 4.637–4.616 tetap menjadi zona penting yang perlu dipantau untuk melihat apakah buyer mampu mempertahankan struktur bullish. Selama harga masih mendapatkan respons positif di area tersebut, Dupoin Futures melihat peluang kenaikan XAUUSD masih terbuka. Namun, trader tetap perlu memperhatikan potensi profit taking serta perkembangan AS-Iran dan Selat Hormuz yang dapat mengubah sentimen pasar dengan cepat.

Tim Opsnal Polsek Mandau Borgol Pelaku Curanmor di Simpang Padang Hukrim
Hukrim
23 jam yang lalu

Tim Opsnal Polsek Mandau Borgol Pelaku Curanmor di Simpang Padang

Bathin Solapan, katakabar.com - Petualangan pria terduga pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) terhenti, setelah Tim Opsnal Polsek Mandau menangkap pelaku belakangan diketahui bernama AR 29 tahun di Desa Simpang Padang, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Jumat (28/8). "Penangkapan pelaku AR bermula dari kejadian pencurian satu unit sepeda motor merk Honda New Beat Sporty Hitam atas nama RS yang dilakukan orang yang tak dikenal, Selasa (7/7) sekitar pukul 20.00 WIB, di Desa Tambusai Batang Dui, Kecamatan Bathin Solapan, KabupatenBengkalis," ujar Betty. Kejadian tersebut, kata Betty RA meminjam sepeda motor tersebut hendak pergi ke warung. Beberapa jam kemudian kakak saya tersebut pulang dengan berjalan kaki, kemudian ia menceritakan saat ia berbelanja parkirkan sepeda motor tersebut dalam keadaan terkunci stang dan saat ia hendak pulang ternyata sepeda motor tersebut sudah tidak ada atau hilang. "Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar lebih kurang Rp3,5 juta, dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," ceritanya. Tim Opsnal Polsek Mandau, sambung Kasi Humas Polsek Mandau, Jumat (28/8) sekitar pukul 16.30 WIB, mendapat informasi pelaku Pencurian (Pasal 477 KUHPidana) sedang berada di Desa Simpang Padang, Kecamatan Bathin Solapan. Selanjutnya Tim Opsnal Polsek Mandau langsung menuju ke tempat kejadian perkara, dan mengamankan satu orang pelaku AY alias AR. "Setelah diinterogasi pelakumengakui telah melakukan pencurian," tegas Betty. Pelaku dan barang vukti dibawa ke Polsek Mandau guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Sementara ini pelaku disangkakan Pasal 477 KUHPidana).

Amandemen UUD 1945: Demensia Konstitusi Opini
Opini
24 jam yang lalu

Amandemen UUD 1945: Demensia Konstitusi

"Menambah, mengubah, menghapus, mengganti, melupakan jiwa dan jati diri bangsa"  Oleh: Agung Marsudi katakabar.com - Amandemen UUD 1945 (1999‑2002) lahir sebagai jawaban kemarahan atas krisis kekuasaan Orde Baru: Hasrat melengserkan Pak Harto, membatasi kekuasaan presiden, memisahkan kekuasaan lembaga, menjamin hak asasi manusia, dan membuka ruang demokrasi. Namun setelah lebih dari dua puluh lima tahun berjalan, hampir sesuai Orde Baru, agenda reformasi untuk memberantas KKN gagal, justru praktiknya makin menggurita, haluan negara dihilangkan, tata kelola negara tak punya arah, lalu muncul pertanyaan mendasar: apakah perubahan‑perubahan yang dilakukan justru melahirkan “Demensia Konstitusi” - yaitu hilangnya ingatan, kehilangan arah, dan lupa pada akar serta tujuan asli bangsa, di tengah terlalu banyak aturan baru yang saling bertabrakan atau kosong makna? Catatan ini tulisan melawan lupa, membaca latar belakang, tujuan semula, gejala‑gejala “demensia”, agar konstitusi asli tetap hidup dan berakar kuat. Latar Belakang UUD 1945 lahir dalam goncangan perang kemerdekaan-disusun dengan semangat darurat namun penuh kejernihan cita‑cita: mendirikan negara yang melindungi segenap bangsa, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia. Pembukaan UUD 1945 adalah “jiwa yang tersirat namun mengatur seluruh yang tersurat”; pasal‑pasal adalah “tubuh yang melaksanakan jiwa tersebut.” Selama Orde Baru, UUD 1945 seperti dibekukan maknanya: dipahami sekaligus dijadikan alat pembenar kekuasaan mutlak. Maka ketika Reformasi 1998 meledak, tuntutan paling lantang adalah: “Ubah UUD‑nya, supaya tidak ada lagi kekuasaan yang tak terbatas!” Antara tahun 1999-2002, MPR RI-di bawah kepemimpinan Amien Rais memberi karpet merah amandemen dan melalui empat gelombang sidang—berhasil menyelesaikan amandemen menyeluruh: mengubah hampir seluruh pasal, menyusun sistem pembagian kekuasaan, menambahkan bab HAM, menghapus bab DPA hingga mengubah cara memilih presiden. Namun dua dekade berlalu, muncul kegelisahan yang makin terasa: banyak pasal sudah berubah, banyak aturan baru lahir-tapi apakah rakyat masih paham dan merasa makin dekat dengan jiwa UUD 1945? Atau justru sebaliknya: makin banyak aturan, makin kabur arahnya, seperti orang yang lupa siapa dirinya? Kondisi inilah yang disebut “Demensia Konstitusi”: bukan lupa bahwa ada konstitusi-melainkan lupa untuk apa konstitusi itu dibuat, lupa pada kesepakatan dasar, lupa bagaimana hubungan satu bagian dengan bagian lain, dan lupa bahwa semua aturan itu harus berakar pada cita-cita luhur para pendiri bangsa. Demensia Konstitusi Secara sederhana, Demensia Konstitusi adalah keadaan di mana teks Konstitusi makin bertambah dan makin rinci-namun makna, kesatuan jiwa, serta keterkaitannya dengan tujuan bernegara makin hilang, terpotong‑potong, atau saling bertentangan; sehingga Konstitusi hanya menjadi kumpulan aturan yang dihafal, diperdebatkan, tapi tidak lagi dipahami dan dihayati sebagai satu kesatuan cita‑cita bangsa. Pasal‑pasal bertambah banyak tapi makin umum dan berbelit, sehingga memerlukan banyak undang‑undang pelaksana yang kadang malah mengubah makna aslinya. Lupa sejarah dan alasan mengapa kalimat itu ditulis, sehingga harus diubah atau diartikan sesuka kepentingan masa kini. Semua pihak mengutip UUD tapi masing‑masing mengartikan sesuka dirinya, seolah‑olah Konstitusi tidak punya satu kesatuan jiwa. Dampaknya rakyat makin sulit memahami—merasa ini urusan ahli hukum saja, bukan milik dan tanggung jawab setiap warga negara. Semua pihak tahu: Pembukaan UUD 1945 tidak diubah sekalipun. Sebab di sanalah tersimpan jiwa, tujuan, dasar falsafah, dan identitas bangsa—yang tidak boleh diubah oleh siapa pun, kapan pun, dengan alasan apa pun. Sehingga, seluruh perubahan pasal wajib selaras dan tidak boleh bertentangan dengan Pembukaan. Ini adalah “ingatan utama” bangsa -dan justru inilah yang makin sering terlupa atau diabaikan belakangan ini. Amandemen seperti proyek dikejar target. Pasal-pasal dalam UUD diartikan secara teknis, lupa secara filosofis. Semakin rinci aturannya, semakin banyak yang melihat hurufnya tapi lupa maknanya; Konstitusi diperlakukan seperti buku tata tertib sekolah-bukan seperti janji suci berdirinya satu bangsa. ​ Generasi berganti, ingatan berganti. Kepentingan sering lebih kuat dari kesepakatan. Sayangnya, kesepakatan itu adalah permufakatan partai-partai politik yang haus kekuasaan. Jangan lupa, dua dekade lebih, konsep bernegara bangsa yang luhur itu telah dirusak oleh reformasi, praktik demokrasi zombi.

Lantaran Nyanyian RK Dua Sejawat Masuk Bui Polsek Mandau Sabu dan Ganja dari Lapas Hukrim
Hukrim
Kemarin

Lantaran Nyanyian RK Dua Sejawat Masuk Bui Polsek Mandau Sabu dan Ganja dari Lapas

Mandau, katakabar.com - Lantaran cuitan pengedar sabu bernama RK 30 tahun membikin dua sejawat inisial IN 34 tahun dan AK 26 tahun masuk ke dalam bui Polsek Mandau, Polres Bengkalis di mana sabu dan ganja barang bukti. Kapolsek Mandau, AKP I Made Pasek, melalui Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan lewat siaran pers, Jumat (28/8) malam, mengatakan Tim Opsnal Polsek Mandau melakukan pengembangan dari keterangan pelaku RK. Ia mengakui narkotika jenis sabu dan ganja dari IN. Berdasarkan itu, kata Betty, Tim Opsnal Polsek Mandau dapat informasi terduga pelaku IN sedang berada di rumah Jalan Bathin Betuah Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. "Tim Opsnal langsung menuju ke Jalan Bathin Betuah, tiba di tempat tersebut petugas polisimengamankan dua orang bernama IN dan AK, dan didapatkan 6 paket Narkotika jenis sabu dan satu narkotika jenis ganja  dengan rincian dua paket besar narkotika jenis sabu, empat paket kecil narkotika jenis sabu, dan satu paket narkotika jenis ganja didapat di dalam tas IN, serta satu paket narkotika jenis sabu didapat di dalam tas AK. Dari pengakuan tersangka barang narkotika jenis sabu tersebut didapat dari RO (Dalam Lapas)," jelasnya. Atas kejadian tersebut, ucap Betty, pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Mandau guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. "Para tersangka dijerat Pasal 114 JO Pasal 111 Undang Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Jo pasal 609 Tentang Penyesuaian Pidana," tambahnya.

Kemarin

Institusi Makin Dominan, CEO FLOQ: Retail Tetap Motor Pasar Kripto

Bali, katakabar.com - Pertumbuhan keterlibatan investor institusi diperkirakan bakal mengubah struktur pasar aset kripto pada siklus berikutnya. Namun, besarnya modal institusional tidak serta-merta menghilangkan peran investor retail yang selama ini menjadi salah satu penggerak utama aktivitas dan adopsi aset digital. CEO & Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai institusi dan retail justru akan memainkan dua fungsi yang berbeda tetapi saling melengkapi. Modal institusional berpotensi memperkuat fondasi dan kedalaman pasar, sementara investor retail memberikan kecepatan sekaligus memperluas partisipasi. “Institusi akan memainkan peran yang semakin signifikan dalam siklus berikutnya. Mereka akan membantu membentuk price floor dan memberikan kedalaman pada pasar. Namun, jika kita ingin membawa kripto menjadi kelas aset yang jauh lebih besar, partisipasi retail tetap dibutuhkan. Institusi bisa membangun fondasinya, tetapi retail yang akan memberikan velocity pada pasar,” kata Yudho. Pandangan tersebut disampaikan Yudho dalam panel bertajuk “Is the Bull Market Dead, or Just Resting?” pada CoinFest Asia 2026 di Bali, 21 Agustus 2026. Panel tersebut membahas kondisi pasar serta bagaimana perubahan struktur industri dapat membentuk siklus aset digital berikutnya. Dalam panel tersebut, Yudho berbagi panggung bersama CEO dan Co-Founder Nansen Alexander Svanevik, Co-Founder Yellow Alexis Sirkia, serta Founder Polyburg Andreas Tobing, dengan Felita Setiawan sebagai moderator. Perspektif Yudho dalam diskusi berfokus pada bagaimana perkembangan pasar global dapat diterjemahkan menjadi strategi yang lebih relevan bagi investor, mulai dari pemula hingga profesional. Indonesia Tunjukkan Kekuatan Retail Menurut Yudho, Indonesia menjadi salah satu contoh bagaimana besarnya basis investor retail dapat menciptakan dinamika pasar yang berbeda dibandingkan negara dengan industri keuangan digital yang lebih matang. “Banyak orang mulai menyerah pada retail, bahkan bagi pelaku industri mungkin lebih mudah untuk hanya berfokus pada institusi. Namun kenyataannya, retail masih merupakan pasar yang sangat besar. Di pasar yang relatif muda seperti Indonesia, masuknya investor retail dalam jumlah besar dapat menjadi salah satu motor utama pertumbuhan berikutnya,” ucapnya. Data terbaru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperlihatkan besarnya basis tersebut. Hingga Juni 2026, jumlah akun konsumen pedagang aset keuangan digital di Indonesia mencapai 22,69 juta, naik 1,32 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang sebanyak 22,40 juta akun. Aktivitas transaksinya juga menguat. Nilai transaksi aset kripto di Indonesia mencapai Rp28,58 triliun sepanjang Juni 2026, meningkat 24,20 persen dibandingkan Mei 2026 sebesar Rp23,01 triliun. Perkembangan tersebut menunjukkan meski harga aset kripto mengalami berbagai fase naik dan turun, basis pengguna domestik masih terus bertumbuh. Bagi Yudho, kondisi itu penting karena siklus pasar berikutnya kemungkinan tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal yang masuk, tetapi juga seberapa luas teknologi dan aset digital digunakan masyarakat. Institusi Mulai Kembali Masuk Di tingkat global, sinyal kembalinya modal institusi juga mulai terlihat. Survei CoinShares terhadap investor yang mengelola sekitar US$1,16 triliun aset menunjukkan alokasi aset digital dalam portofolio meningkat menjadi 1,2 persen pada survei Juli 2026. Kenaikan tersebut merupakan yang pertama sejak aksi jual pada Oktober 2025 dan, menurut CoinShares, sepenuhnya didorong oleh peningkatan alokasi investor institusi. Arus modal produk investasi aset digital juga kembali menguat. CoinShares mencatat produk investasi aset digital memperoleh sekitar US$2,2 miliar dalam sepekan hingga 20 Agustus 2026, menjadi arus masuk mingguan terbesar sepanjang tahun berjalan. Dari jumlah tersebut, sekitar US$1,6 miliar mengalir ke produk berbasis Bitcoin. Kondisi ini menguatkan pandangan bahwa institusi semakin menjadi bagian permanen dari struktur pasar kripto, bukan sekadar peserta yang masuk saat harga meningkat. Tetapi, Yudho mengingatkan bahwa institusionalisasi pasar bukan berarti siklus berikutnya akan sepenuhnya menjadi permainan investor besar. “Saya melihat institusi akan semakin kuat dalam menentukan fondasi pasar, tetapi gelombang berikutnya tetap membutuhkan kelompok investor kelas menengah atas dan investor retail. Mereka yang nantinya memperluas partisipasi dan membawa pasar ke skala berikutnya,” jelasnya. Siklus Berikutnya Bisa Berbeda Yudho juga menilai perdebatan mengenai apakah pasar saat ini masih berada dalam fase bull market atau telah memasuki bear market bukan satu-satunya pertanyaan yang relevan. Struktur pasar aset digital kini semakin kompleks. Bitcoin tidak lagi hanya dipengaruhi pola halving dan aktivitas perdagangan retail. Likuiditas global, ETF, derivatif, stablecoin, neraca perusahaan hingga aktivitas onchain kini ikut mempengaruhi pembentukan harga. Karena itu, siklus berikutnya berpotensi memiliki karakter berbeda dengan siklus kripto sebelumnya. Yudho menekankan pentingnya melihat positioning, manajemen risiko, konsistensi investasi dan adopsi struktural ketimbang mencoba menebak secara tepat titik tertinggi maupun terendah pasar. Perubahan juga terlihat dari cara investor retail memperoleh eksposur terhadap aset digital. Investor baru ke depan tidak harus selalu memulai perjalanan dari Bitcoin atau aset kripto spekulatif. Stablecoin, saham yang ditokenisasi hingga berbagai produk keuangan berbasis blockchain membuka pintu masuk baru menuju ekonomi onchain. “Gelombang berikutnya tidak hanya soal membawa lebih banyak orang masuk ke kripto. Kita juga bisa melihat semakin banyak bagian dari sistem keuangan yang masuk ke onchain,” tutur Yudho. Pandangan tersebut sejalan dengan berkembangnya tokenisasi aset tradisional. Tokenized stocks dan ETF disebut sebagai bagian dari evolusi portofolio digital, sehingga diversifikasi ke depan tidak lagi hanya berarti memiliki Bitcoin, Ether dan sejumlah altcoin, tetapi dapat mencakup stablecoin, aset pasar modal yang ditokenisasi serta instrumen lindung nilai bagi investor yang lebih berpengalaman. Yudho menilai perkembangan tersebut dapat memperbesar pasar potensial aset digital sekaligus menjembatani dunia keuangan tradisional dengan infrastruktur blockchain. “Bagian paling menarik dari tokenisasi adalah ketika suatu hari investor tidak lagi harus memilih apakah dirinya investor TradFi atau investor kripto. Infrastruktur digital memungkinkan berbagai kelas aset berada dalam satu portofolio,” terangnya. Meski optimistis terhadap perkembangan tersebut, Yudho menekankan bertambahnya pilihan produk harus berjalan beriringan dengan peningkatan literasi dan kedewasaan investor. Bagi investor baru, disiplin, pengelolaan risiko dan kemampuan bertahan melalui berbagai kondisi pasar dinilai lebih penting daripada mengejar momentum harga jangka pendek. Pada akhirnya, kata CEO FLOQ, institusi mungkin akan memberikan fondasi yang semakin kuat bagi pasar aset digital. Namun, skala ekonomi kripto selanjutnya tetap sangat bergantung pada apakah produk tersebut mampu menjangkau jutaan investor baru dan menjadi bagian dari aktivitas keuangan mereka. “Institusi akan membangun lantainya. Tetapi retail yang akan memberikan kecepatan pada pasar," tambahnya.

Dr. Dhiraj Kelly Sawlani, CTA, WPA, dan NS Trade Siapkan Program Permodalan bagi 200 Trader Berpengalaman Ekonomi
Ekonomi
Kemarin

Dr. Dhiraj Kelly Sawlani, CTA, WPA, dan NS Trade Siapkan Program Permodalan bagi 200 Trader Berpengalaman

Jakarta, katakabar.com - Dr. Dhiraj Kelly Sawlani, CTA, WPA, resmi menjalin kerja sama strategis dengan NS Trade untuk menyelenggarakan program pencarian dan permodalan bagi 200 trader berpengalaman di Indonesia. Program ini ditujukan kepada trader yang telah memiliki pengalaman nyata di pasar keuangan, memahami manajemen risiko, serta mampu menunjukkan strategi dan performa trading yang konsisten. Peserta yang lolos seluruh tahapan seleksi berkesempatan memperoleh dukungan modal untuk mengembangkan aktivitas trading secara lebih terukur dan profesional. Dr. Dhiraj Kelly Sawlani menjelaskan bahwa program tersebut hadir sebagai respons terhadap banyaknya trader potensial yang memiliki kemampuan, tetapi masih menghadapi keterbatasan modal. Fokus pada Disiplin dan Manajemen Risiko Dalam program ini, penekanan utama diberikan pada aspek kedisiplinan dan pengelolaan risiko, bukan sekadar mencari profit dalam waktu singkat. Kolaborasi ini bertujuan melatih trader agar mampu menjaga modal dalam jangka panjang. “Kami tidak sekadar mencari trader yang mampu menghasilkan profit besar dalam waktu singkat. Kami mencari trader berpengalaman yang disiplin, konsisten, memahami risiko, dan mampu menjaga modal dalam berbagai kondisi pasar,” ujar Dr. Dhiraj Kelly Sawlani, CTA, WPA. Melalui kolaborasi ini, Dr. Dhiraj Kelly Sawlani akan memberikan perspektif strategis dalam aspek manajemen risiko, perlindungan modal, dan pengembangan ekosistem trader. Sementara itu, NS Trade akan berperan dalam proses identifikasi, seleksi, evaluasi, serta pendampingan terhadap calon trader yang mengikuti program. Tahapan Evaluasi dan Seleksi Ketat Proses seleksi direncanakan mencakup beberapa tahapan, antara lain: verifikasi identitas dan pengalaman trading, evaluasi rekam jejak atau histori transaksi, penilaian strategi dan sistem trading, pengujian disiplin serta konsistensi, evaluasi manajemen risiko dan batas penurunan modal, serta masa pemantauan sebelum pemberian atau peningkatan alokasi modal. NS Trade menegaskan indikator utama dalam seleksi bukan hanya tingkat keuntungan, tetapi juga kemampuan trader dalam mengendalikan risiko, membatasi kerugian, dan menjaga stabilitas performa. “Trader yang kami cari adalah mereka yang memiliki sistem jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Program ini diharapkan menjadi jembatan antara trader berpengalaman dan akses terhadap modal yang dikelola dengan tata kelola risiko yang baik,” kata perwakilan NS Trade. Membangun Ekosistem Trading Profesional Kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem trading Indonesia yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi jangka panjang. Selain memperoleh kesempatan permodalan, trader terpilih akan mendapatkan evaluasi performa dan pendampingan dalam penerapan manajemen risiko. Program akan dibuka secara bertahap hingga mencapai target 200 trader terpilih. Informasi mengenai persyaratan, mekanisme seleksi, skema kerja sama, dan jadwal pendaftaran akan diumumkan melalui kanal resmi Dr. Dhiraj Kelly Sawlani dan NS Trade. Program ini bukan merupakan penawaran investasi, penghimpunan dana masyarakat, ataupun jaminan keuntungan. Seluruh aktivitas trading memiliki risiko kerugian. Peserta wajib memahami ketentuan program dan memenuhi persyaratan yang berlaku sebelum mendapatkan alokasi modal. Tentang Dr. Dhiraj Kelly Sawlani Dr. Dhiraj Kelly Sawlani, CTA, WPA, merupakan praktisi dan strategic consultant yang aktif mengembangkan edukasi mengenai manajemen risiko, pengelolaan modal, bisnis, dan investasi. Ia mengusung pendekatan yang menempatkan perlindungan modal, kedisiplinan, serta keberlanjutan sebagai fondasi utama dalam aktivitas trading. Tentang NS Trade NS Trade merupakan komunitas dan ekosistem edukasi trading yang berfokus pada pengembangan kemampuan trader melalui pembelajaran, evaluasi strategi, pendampingan, dan penerapan manajemen risiko. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai program ini, Anda dapat menghubungi Admin NS Trade melalui WhatsApp di +62 895-3066-5888 atau mengunjungi Instagram resmi di https://instagram.com/dhirajkelly.

Berita Daerah

Sorotan terbaru dari berbagai wilayah