Mimin Hadirkan Komunikasi Tamu Berbasis AI di Industri Perhotelan APAC
Jakarta, katakabar.com - Mimin, platform AI percakapan asal Indonesia, mengumumkan kemitraan strategis dengan Alcatel-Lucent Enterprise (ALE) untuk menghadirkan otomatisasi komunikasi tamu berbasis AI di sektor perhotelan Asia-Pasifik. Integrasi dengan ekosistem Rainbow Hospitality milik ALE memungkinkan hotel merespons pertanyaan tamu 24/7 dalam 20+ bahasa, mengurangi volume panggilan tak terjawab, dan memastikan setiap interaksi tamu tercatat dan terhubung di semua saluran, tanpa menambah jumlah staf. Mimin, platform percakapan AI yang membantu bisnis menciptakan customer journey yang mulus, hari ini mengumumkan kemitraan strategis dengan Alcatel-Lucent Enterprise (ALE) untuk mengintegrasikan AI percakapan multibahasa dan otomatisasi suara ke sektor perhotelan di seluruh Asia-Pasifik. Melalui integrasi dengan ekosistem Rainbow Hospitality milik ALE, kolaborasi ini memungkinkan hotel beralih dari komunikasi yang terfragmentasi dan reaktif menuju pengalaman tamu yang terorchestrasi, di mana setiap interaksi terasa terhubung, konsisten, dan diingat. Menjawab Kesenjangan Operasional Nyata Hotel-hotel di APAC menghadapi dua tantangan yang terus berulang. Pertama, volume 10 hingga 30 persen panggilan masuk tidak terjawab di jam sibuk, bukan karena kurang perhatian, melainkan karena sistem yang belum dirancang untuk ekspektasi tamu masa kini. Kedua, konteks tamu yang pesan lewat Instagram DM lalu harus menjawab pertanyaan yang sama saat check-in merasakan sesuatu yang kecil namun berdampak besar: perasaan tidak dikenali. Solusi Ditawarkan Melalui Rainbow Hospitality, hotel kini dapat menawarkan: - Dukungan Suara Multibahasa 24/7 Agen suara AI menangani pertanyaan tamu dalam 20+ bahasa dan dialek, krusial untuk hub pariwisata internasional di Singapura, Thailand, dan Australia.Otomatisasi Chatbot - Percakapan Alur kerja AI menangani permintaan rutin seperti jam sarapan, lokasi fasilitas, dan layanan kamar.Konteks Tamu yang Terhubung - Setiap interaksi tamu di berbagai saluran (suara, chat, pesan) terorchestrasi melalui Rainbow Hospitality, dengan konteks penuh tersedia bagi staf sebelum merespons.Efisiensi Operasional - Implementasi awal mencatat pengurangan hingga 75 persen volume panggilan langsung, meningkatkan produktivitas staf secara signifikan.Kedaulatan Data - Rainbow Hospitality beroperasi di arsitektur cloud berdaulat ALE dengan residensi data di Singapura dan Australia, memastikan kepatuhan regulasi lokal.
ENSIA 2026 Hadir, Sucofindo Dorong Inovasi Berkelanjutan dan Sinergi Lintas Sektor Hadapi Perubahan Iklim
Jakarta, katakabar.com - PT Sucofindo (Persero) resmi meluncurkan Environmental and Social Innovation Award (ENSIA) 2026, sebuah ajang apresiasi yang mendorong lahirnya inovasi-inovasi terbaik di bidang lingkungan dan sosial dari berbagai sektor usaha di Indonesia. Peluncuran ENSIA 2026 menjadi bagian dari komitmen Sucofindo perkuat implementasi prinsip keberlanjutan sekaligus mendorong kontribusi dunia usaha menghadapi tantangan perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan. Usung tema “Innovation for Sustainable Business and Resilient Communities”, ENSIA 2026 diharapkan menjadi wadah bagi perusahaan untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat, tetapi juga memperkuat daya saing dan keberlanjutan bisnis di tengah dinamika global yang semakin kompleks. Direktur Utama PT Sucofindo (Persero), Sandry Pasambuna, mengatakan bahwa peluncuran ENSIA 2026 merupakan langkah strategis untuk memperluas gerakan inovasi keberlanjutan di Indonesia. “ENSIA bentuk komitmen Sucofindo dalam mendorong dunia usaha untuk terus berinovasi dan mengambil peran aktif dalam menjawab berbagai tantangan lingkungan dan sosial. Melalui ENSIA 2026, kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi yang mampu mempercepat lahirnya solusi-solusi inovatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, lingkungan, dan keberlanjutan bisnis,” ujar Sandry. Menurut Sandry, saat ini dunia usaha tidak lagi hanya dituntut untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus mampu menghasilkan dampak positif yang berkelanjutan. Lantaran itu, inovasi menjadi kunci dalam menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Melalui ENSIA 2026, kami berharap semakin banyak perusahaan yang menunjukkan praktik-praktik terbaiknya pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Inovasi yang dihasilkan diharapkan dapat mendukung upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, memperkuat ketahanan masyarakat, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi dunia usaha,” tambahnya. Sebagai rangkaian peluncuran ENSIA 2026, Sucofindo menyelenggarakan Cerita Bersama Sucofindo (Carbon Talk) yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari pemerintah, lembaga riset, dan sektor industri untuk membahas tantangan serta peluang dalam menghadapi perubahan iklim. Di sesi tersebut, Direktur Adaptasi Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Franky Zamzani, memaparkan perubahan iklim telah memengaruhi berbagai sektor strategis, mulai dari pangan, sumber daya air, energi, kesehatan, hingga ekosistem. Itu sebabnya, penguatan kapasitas adaptasi menjadi bagian penting dalam pembangunan berkelanjutan. Ia mengatakan pemerintah terus mendorong upaya adaptasi iklim yang terintegrasi, inklusif, dan berbasis ilmu pengetahuan untuk memperkuat ketahanan sosial, ekonomi, dan ekosistem. “Upaya tersebut dijalankan melalui berbagai program prioritas pada sektor pangan, sumber daya air, energi, kesehatan, dan ekosistem guna mengurangi risiko serta dampak perubahan iklim. Hal ini sejalan dengan pilar KLH, yaitu lima bidang prioritas adaptasi yang tertuang dalam Perpres Nomor 110 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Instrumen Nilai Ekonomi Karbon dan Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca Nasional,” jelas Franky. Kepala Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan BRIN, Andes Hamuraby Rozak, memaparkan pentingnya riset dan inovasi dalam mendukung upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Menurutnya, pengelolaan ekosistem yang berkelanjutan memerlukan pendekatan berbasis sains agar menghasilkan solusi yang terukur dan berdampak. Andes Hamuraby Rozak melanjutkan bahwa Solusi Berbasis Alam (Nature-based Solutions) menjadi tren sebagai upaya perlindungan, pemanfaatan secara bijaksana, serta pemulihan ekosistem. “Restorasi tidak hanya berfokus pada penanaman, tetapi juga mengintegrasikan aspek iklim, keanekaragaman hayati, dan masyarakat. Restorasi lahan gambut yang dilakukan secara berkelanjutan dapat mendukung mitigasi perubahan iklim, pemulihan biodiversitas, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui dukungan ilmu pengetahuan, pemantauan berkelanjutan, dan partisipasi masyarakat,” ujar Andes. Di kegiatan sama, Senior Staff General Affairs & CSR PT Smelting, Rachmayani, menekankan pentingnya peran sektor usaha dalam mendukung pengendalian perubahan iklim melalui kolaborasi dengan masyarakat. Menurutnya, dunia usaha dapat berkontribusi melalui berbagai program lingkungan, mulai dari pengelolaan sampah, konservasi air, penghijauan, hingga pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. “Pengendalian perubahan iklim bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Kolaborasi sektor usaha dan masyarakat menjadi kunci terciptanya masa depan yang berkelanjutan,” ulas Rachmayani.
Lebih 1 juta Ton Barang Diangkut via KK, Setara Kurangi Pergerakan Hampir 60 Ribu Truk di Jalan Raya
Jakarta, katakabar.com - KAI Logistik berhasil mencatatkan kinerja keseluruhan angkutan barang dengan volume sebesar 1.658.622 ton atau meningkat 10 persen dibandingkan periode bulan sebelumnya pada Mei 2026. Kinerja tersebut salah satunya didorong oleh kinerja angkutan kereta kontainer, yang menunjukkan pertumbuhan yang konsisten. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, layanan KA Kontainer telah mengangkut 1.193.688 ton barang atau setara dengan hampir 60 ribu perjalanan truk, mencerminkan semakin meningkatnya pemanfaatan moda kereta api sebagai solusi logistik yang efisien dan berkelanjutan. Yuskal Setiawan, Direktur Utama KAI Logistik, megungkapkan, layanan KA Kontainer mencatat kenaikan 8 perseb secara tahunan pada 2025 dibandingkan 2024, melanjutkan tren pertumbuhan positif sebagai salah satu layanan unggulan. Pada 2026, kami menargetkan pertumbuhan yang lebih besar melalui penguatan layanan dan kapasitas angkut kereta api kontainer. "Langkah ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menghadirkan solusi logistik yang tidak hanya efisien, tetapi juga mendukung daya saing industri dan pembangunan logistik yang berkelanjutan," ujarnya. Tren peningkatan volume semakin terlihat memasuki triwulan II 2026, dengan capaian tertinggi pada Mei sebesar 267.390 ton atau meningkat 20 persen dibandingkan awal tahun 2026. Untuk mengakomodasi pertumbuhan permintaan tersebut, perusahaan melakukan akselerasi kapasitas melalui penambahan dua rangkaian KA Kontainer. Langkah ini merupakan upaya KAI Logistik dalam menjawab kebutuhan pelanggan industri yang terus meningkat, sekaligus mendukung semakin kuatnya komitmen dunia usaha terhadap praktik logistik yang lebih efisien dan berkelanjutan. Yuskal menambahkan transformasi sistem logistik nasional tidak hanya ditentukan oleh peningkatan kapasitas distribusi, tetapi juga oleh kemampuan menghadirkan moda transportasi yang efisien, rendah emisi, dan berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, kereta api memiliki posisi strategis sebagai tulang punggung angkutan barang berkapasitas besar yang mampu mendukung konektivitas antarwilayah sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional. "Ke depan, tantangan logistik tidak lagi berbicara mengenai kecepatan pengiriman, tetapi juga menitikberatkan pada aspek tanggung jawab terhadap lingkungan dan infrastruktur. Peralihan sebagian angkutan barang ke moda kereta api merupakan investasi jangka panjang bagi ekonomi nasional karena mampu meningkatkan efisiensi rantai pasok, mengurangi biaya eksternal akibat kemacetan dan kerusakan jalan, serta mendukung pencapaian target pembangunan rendah karbon Indonesia," jelas Yuskal. Lebih lanjut, peningkatan pemanfaatan moda kereta api untuk angkutan barang juga menciptakan multiplier effect bagi perekonomian. Distribusi logistik yang lebih andal akan memperkuat kelancaran pasokan bahan baku dan barang jadi bagi berbagai sektor industri, menjaga stabilitas rantai pasok, serta meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar domestik maupun global. Pada saat yang sama, perpindahan distribusi dari jalan raya ke rel turut mengurangi tekanan terhadap infrastruktur jalan serta meningkatkan keselamatan bagi pengguna jalan. Berdasarkan data tahun 2024, terdapat 150.906 kasus kecelakaan dengan 26.839 korban meninggal dunia. Sekitar 10,5 persen di antaranya melibatkan kendaraan angkutan barang. Sementara kerugian perbaikan jalan nasional akibat kendaraan lebih dimensi dan lebih muatan mencapai Rp10,21 triliun. “Sebagai bagian dari ekosistem transportasi nasional, KAI Logistik berkomitmen untuk terus memperluas pemanfaatan moda kereta api sebagai solusi logistik masa depan. Melalui peningkatan kapasitas, pengembangan jaringan layanan, dan kolaborasi dengan berbagai pelaku industri, perusahaan berharap semakin banyak distribusi barang yang beralih ke moda kereta sehingga mampu menciptakan sistem logistik yang lebih efisien, lebih aman, lebih hijau, dan lebih berdaya saing, sekaligus mendukung visi Indonesia menuju pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” sebut Yuskal.
Dolar AS Menguat, Prospek Emas Jangka Pendek Masih Tertekan
Jakarta, katakabar.com - Harga emas dunia diperkirakan masih bergerak dalam tekanan di perdagangan, Kamis (11/6). Sejumlah indikator teknikal menunjukkan bahwa tren pelemahan belum sepenuhnya berakhir, meskipun sebelumnya harga sempat mengalami kenaikan terbatas. Kondisi tersebut membuat pelaku pasar masih mewaspadai potensi koreksi lanjutan dalam jangka pendek. Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai pergerakan pasangan XAU/USD pada timeframe M30 masih menunjukkan dominasi sentimen bearish. Setelah mengalami kenaikan sementara atau yang dikenal sebagai secondary trend, harga kini kembali mengarah mengikuti tren utama yang masih cenderung turun. Menurut Geraldo, fase koreksi naik yang terjadi sebelumnya belum mampu mengubah struktur pasar secara keseluruhan. Justru setelah kenaikan tersebut berakhir, harga membentuk pola yang mengindikasikan bahwa tekanan jual kembali muncul dan berpotensi mendominasi perdagangan dalam beberapa sesi ke depan. Salah satu sinyal yang menjadi perhatian adalah terbentuknya swing high baru yang berada lebih rendah dibandingkan puncak sebelumnya atau dikenal sebagai lower high. Dalam analisis teknikal, pola ini sering dianggap sebagai tanda bahwa tenaga pembeli mulai berkurang, sementara pihak penjual kembali mengambil kendali pasar. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa setiap upaya kenaikan yang terjadi masih menghadapi tekanan yang cukup besar. Selama harga belum mampu menembus area puncak terbaru yang terbentuk, peluang untuk melanjutkan pelemahan masih lebih besar dibandingkan peluang untuk kembali naik. Dari sisi teknikal, area support di level 4.061 menjadi titik yang perlu diperhatikan oleh pelaku pasar. Level tersebut diperkirakan menjadi target penurunan terdekat apabila tekanan jual terus berlanjut. Jika harga berhasil menembus area tersebut, maka peluang penurunan menuju level 4.036 akan semakin terbuka. Selain pola harga, indikator stochastic juga memberikan sinyal yang sejalan dengan potensi koreksi. Saat ini indikator tersebut berada di area overbought atau jenuh beli. Kondisi tersebut biasanya menunjukkan kenaikan yang terjadi sebelumnya mulai kehilangan momentum dan berpotensi diikuti oleh aksi jual. Pergerakan stochastic yang mulai mengarah turun menjadi indikasi bahwa kekuatan beli tidak lagi sekuat beberapa sesi sebelumnya. Situasi ini sering dimanfaatkan oleh pelaku pasar untuk melakukan aksi ambil untung atau membuka posisi jual baru, terutama ketika tidak ada katalis positif yang cukup kuat untuk mendorong harga lebih tinggi. Dengan kombinasi sinyal teknikal tersebut, peluang emas untuk bergerak turun dalam jangka pendek masih cukup terbuka. Meskipun demikian, pasar tetap akan memperhatikan sejumlah faktor fundamental yang dapat memengaruhi arah pergerakan harga dalam beberapa hari ke depan. Dari sisi fundamental, perhatian investor masih tertuju pada kebijakan moneter Amerika Serikat. Saat ini pasar masih memperkirakan bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada level yang relatif tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama. Pandangan tersebut muncul karena sejumlah indikator ekonomi Amerika Serikat masih menunjukkan ketahanan yang cukup baik. Data inflasi yang belum sepenuhnya turun ke target bank sentral, kondisi pasar tenaga kerja yang masih solid, serta aktivitas ekonomi yang relatif stabil membuat ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter menjadi lebih terbatas. Akibatnya, dolar AS tetap mendapatkan dukungan dari sentimen tersebut. Penguatan dolar AS biasanya menjadi faktor yang kurang menguntungkan bagi emas. Sebagai aset yang diperdagangkan menggunakan dolar, harga emas cenderung menghadapi tekanan ketika mata uang Amerika Serikat menguat. Kondisi ini membuat emas menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain sehingga permintaannya berpotensi berkurang. Selain itu, aset berbasis dolar juga dinilai lebih menarik ketika suku bunga berada di level tinggi. Investor cenderung memilih instrumen yang menawarkan imbal hasil dibandingkan emas yang tidak memberikan bunga atau pendapatan tetap. Di sisi lain, membaiknya sentimen pasar global turut mengurangi minat terhadap aset safe haven. Ketika pelaku pasar lebih optimistis terhadap prospek ekonomi dan pasar saham, dana investasi biasanya mengalir ke aset yang dianggap memiliki potensi keuntungan lebih besar. Hal tersebut dapat mengurangi permintaan terhadap emas sebagai instrumen perlindungan nilai. Secara keseluruhan, kombinasi antara sinyal teknikal dan sentimen fundamental masih menunjukkan bahwa pergerakan emas berada dalam tekanan. Analisis Dupoin Futures memperkirakan peluang pelemahan menuju area support 4.061 hingga 4.036 masih terbuka selama harga belum mampu menembus area resistance terdekat. Investor dan trader disarankan tetap mencermati perkembangan data ekonomi Amerika Serikat serta pernyataan pejabat Federal Reserve yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan pasar dalam jangka pendek.
Akreditasi Program Studi Internasional Kariermu Penting!
Jakarta, katakabar com - Memilih tempat dan jurusan kuliah adalah keputusan besar yang akan sangat menentukan arah hidup kamu ke depannya. Lantas, bagaimana cara memilih program studi yang berkualitas? Salah satunya, perhatikan akreditasi program studi tersebut. Jurusan Computer Studies di Binus International memahami kebutuhan ini dengan sangat baik. Itulah sebabnya program international di Indonesia ini sudah mengantongi akreditasi program studi dari ABET dan IABEE. Kehadiran dua akreditasi bergengsi tersebut akan sangat menunjang pembelajaran dan kariermu dalam jangka panjang. Bagaimana bisa? Yuk, simak selengkapnya di sini! Apa Itu ABET & IABEE? ABET (Accreditation Board for Engineering and Technology) adalah lembaga akreditasi non-profit asal Amerika Serikat yang menjadi standar emas global untuk program teknik dan komputer. Jika sebuah kampus memiliki label ABET, berarti kualitasnya setara dengan universitas ternama di AS. Sementara, IABEE (Indonesian Accreditation Board for Engineering Education) merupakan lembaga akreditasi mandiri di Indonesia yang juga berorientasi pada standar internasional. IABEE memastikan program studi ilmu komputer di Indonesia memenuhi kriteria Seoul Accord. Baik akreditasi program studi ABET maupun IABEE menilai tujuan pendidikan sebuah program studi, kurikulum yang diterapkan, fasilitas di institusi, hasil pengukuran performa mahasiswa, dan upaya peningkatan berkelanjutan program studi tersebut. Manfaat Akreditasi Program Studi ABET dan IABEE bagi Mahasiswa Selama menjadi mahasiswa, kamu akan merasakan dampak langsung standar ketat dari akreditasi ABET dan IABEE. Berikut adalah tiga manfaat utama yang bisa kamu rasakan: 1. Kurikulum sesuai standar industri global Dunia teknologi bergerak sangat cepat, jadi kamu tentu tidak mau belajar teknologi yang sudah tidak terpakai lagi di kantor nanti. Maka dari itu, ABET dan IABEE mewajibkan program studi untuk selalu memperbarui kurikulum mereka. Jadi, pihak kampus harus memastikan materi kuliah relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Di Binus International, kamu belajar memecahkan masalah nyata dengan metode yang paling baru. Kurikulum ini melatih kamu berpikir kritis dan inovatif, sehingga kamu siap menghadapi tantangan teknis apa pun setelah lulus. 2. Pengakuan internasional Pernahkah kamu membayangkan ijazah kamu dianggap setara dengan lulusan dari Amerika atau Eropa? Itulah yang terjadi jika kamu masuk ke jurusan yang memiliki akreditasi program studi ABET. Karena standar penilaiannya sama di seluruh dunia, gelar kamu berguna untuk masuk ke mana saja, termasuk untuk kuliah ke luar negeri di jenjang S2 atau menjalani program double degree saat kuliah S1. 3. Kualitas pembelajaran terjamin ABET dan IABEE melakukan audit berkala terhadap cara dosen mengajar, fasilitas laboratorium, hingga hasil karya mahasiswa. Fokus utamanya adalah Outcome-Based Education (OBE). Artinya, selain nilai ujian, kampus juga memperhatikan kompetensi atau keahlian nyata yang benar-benar kamu kuasai. Untuk mewujudkannya, kamu akan mendapatkan fasilitas terbaik dan dukungan penuh agar bisa berkembang secara maksimal. Manfaat Akreditasi ABET dan IABEE untuk Karier Setelah lulus, manfaat jangka panjang dari akreditasi program studi ini akan semakin terasa saat kamu memasuki dunia kerja, yaitu: 1. Lebih mudah bekerja di luar negeri Bekerja di pusat teknologi dunia seperti Silicon Valley atau Singapura adalah impian banyak orang. Namun, perusahaan luar negeri sering kali selektif dalam melihat latar belakang pendidikan pelamar. Jika program studi kamu memiliki akreditasi ABET dan IABEE, proses verifikasi ijazah kamu akan jauh lebih lancar. Beberapa negara bahkan memberikan kemudahan dalam pengurusan lisensi profesional atau visa kerja bagi lulusan dari program yang terakreditasi secara internasional. Dengan begitu, kamu bisa memiliki mobilitas karier yang sangat luas tanpa batasan negara. 2. Diakui oleh perusahaan global Perusahaan multinasional (MNC) besar seperti Google, Microsoft, Amazon, dan lainnya sangat menghargai standar kualitas. Mereka tahu bahwa lulusan dari jurusan kuliah program international terakreditasi ABET memiliki disiplin kerja yang baik dan kemampuan teknis yang mumpuni. Saat kamu melamar pekerjaan, nama kampus yang memiliki akreditasi program studi bereputasi akan langsung menaikkan nilai jual kamu di mata rekruter. Kamu akan tampil lebih unggul dibandingkan kandidat lainnya karena perusahaan sudah percaya pada sistem pendidikan yang membentuk kamu. Dengan adanya akreditasi program studi level internasional seperti ABET dan IABEE, kamu bisa mendapatkan pendidikan kelas dunia di program studi Computer Science BINUS International tanpa harus meninggalkan Indonesia terlebih dahulu. Sebab, akreditasi tersebut akan meningkatkan kualitas pembelajaran yang kamu dapatkan agar semakin sesuai dengan kebutuhan industri, dan kamu pun juga memiliki pengakuan global. Siap meraih karier impian di panggung internasional dunia teknologi? Ayo mulai langkah pertamamu sekarang! Bergabunglah dengan program Computer Science di BINUS International, eksplor peluang program double degree, dan rasakan bedanya belajar dengan standar world-class!
Gerakan ASRI 5 Kecamatan di Binjai Fokus Bersihkan Drainase dan Cegah Banjir
Gerakan ASRI serentak di 5 Kecamatan Kota Binjai fokus pada kebersihan drainase
Sempena Hari LH Sedunia 2026, JTT Komitmen Hijaukan Trans Jawa Lewat Penanaman Seribu Pohon
Jakarta, katakabar.com - Sempena memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan komitmennya dukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan melalui program penghijauan di wilayah operasional Jalan Tol Trans Jawa. Sebagai bentuk sinergi dalam mendukung program penghijauan di lingkungan JTT Group, pada Senin (08/06) JTT melaksanakan penyerahan bibit pohon secara simbolis kepada anak perusahaan JTT Group. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal kolaborasi dalam mewujudkan target penanaman 1.000 pohon sepanjang tahun 2026 sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja dan koridor jalan tol yang lebih hijau, asri, dan berkelanjutan. Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan pelestarian lingkungan di antara aspek penting dalam mendukung operasional jalan tol yang berkelanjutan. “Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi pengingat bagi kita semua bahwa pembangunan infrastruktur harus berjalan selaras dengan upaya pelestarian lingkungan. Sebagai pengelola 676 kilometer Jalan Tol Trans Jawa, JTT memiliki tanggung jawab untuk terus menghadirkan nilai tambah tidak hanya dari sisi konektivitas, tetapi juga melalui kontribusi nyata terhadap keberlanjutan lingkungan. Melalui program penanaman 1.000 pohon di wilayah Trans Jawa sepanjang 2026, kami berkomitmen mendukung terciptanya koridor jalan tol yang lebih hijau, nyaman, dan berkelanjutan,” ujar Ria. Selain program penanaman pohon, JTT juga membangun fasilitas nursery atau pusat pembibitan tanaman di lingkungan Kantor Pusat PT Jasamarga Transjawa Tol. Kehadiran nursery tersebut merupakan dukungan perusahaan dalam ketersediaan bibit tanaman secara mandiri guna menunjang program penghijauan yang berkelanjutan di seluruh wilayah operasional. Nursery JTT akan dimanfaatkan sebagai sarana pembibitan berbagai jenis tanaman dan pohon yang nantinya akan digunakan dalam kegiatan penghijauan di lingkungan kantor. Selain berfungsi sebagai pusat pembibitan, area tersebut juga diharapkan menjadi media edukasi lingkungan bagi insan perusahaan dan para pemangku kepentingan. Ke depan, JTT akan terus mengembangkan berbagai program keberlanjutan yang sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), termasuk pengelolaan lingkungan, efisiensi sumber daya, serta peningkatan kesadaran lingkungan di seluruh wilayah operasional Trans Jawa. Melalui semangat Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, JTT mengajak seluruh insan perusahaan dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan demi mewujudkan masa depan yang lebih hijau, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
Barak Narkoba Digerebek BNNK Binjai, Terduga Pengelola Terendus
Binjai, Katakabar – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Binjai bersama unsur TNI dan Polri menggerebek sebuah lokasi yang diduga menjadi barak narkoba di Jalan Samanhudi, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Binjai Selatan, Jumat (12/6/2026) petang.
Cek Perkembangan Tanaman Jagung Pipil, Ini Asa Polsek Mandau dan Poktan Rakyat Mandiri
Mandau, katakabar.com - Personel Polsek Mandau, Polres Bengkalis bersama Kelompok Tani (Poktan) Rakyat Mandiri cek perkembangan tanaman jagung pipil, di Dusun Tanjung Sari, Desa Bathin Betuah, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau, di pekan kedua Juni 2026. Selain cek perkembangan tanaman jagung pipil, personel Polsek Mandau bersama Poktan Rakyat Mandiri melakukan perawatan dengan cara pemupukan. Kapolsek Mandau, Kompol Primadona, diteruskan Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan lewat keterangan resmi, Jumat (12/6) malam, mengatakan Bhabinkamtibmas Desa Bathin Betuah yang melakukan pengecekan sekaligus monitoring pemupukan, dan perawatan tanaman jagung pipil bersama Poktan Rakyat Mandiri, guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal menuju hasil panen maksimal. "Kegiatan ini merupakan langkah nyata Polri menjaga stabilitas, dan mendukung program ketahanan pangan daerah," ujarnya. Menurut Betty, tujuan kegiatan mendukung program ketahanan pangan nasional, meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat, memperkuat sinergitas Polri dengan Poktan, dan mewujudkan kemandirian pangan daerah. "Harapannya, dengan kegiatan ini dapat mendukung Program Asta Cita Presiden RI, H. Prabiwo Subianto, sekaligus mendukung Program Gerakan Penanaman Jagung Seluas 1 Juta Hektar Polri," jelasnya.
KAI Bandara Layani 2,9 Juta Penumpang hingga Mei 2026, Tumbuh 1,7 Persen Dibanding Tahun Lalu
Jakarta, katakabar.com - PT Railink mencatat kinerja positif sepanjang periode Januari hingga Mei 2026 dengan melayani sebanyak 2,9 juta penumpang. Jumlah tersebut meningkat 1,78 persen dibandingkan periode sama tahun 2025 mencapai 2,8 juta penumpang. Peningkatan ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi berbasis rel yang dikelola KAI Bandara, baik di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta maupun Sumatera Utara. Pertumbuhan jumlah pelanggan didukung oleh peningkatan kinerja pada berbagai layanan yang dioperasikan perusahaan. Pada layanan KA Bandara YIA, jumlah pelanggan mencapai 1.129.627 penumpang, meningkat dibandingkan periode Januari hingga Mei 2025 yang tercatat sebanyak 1.117.749 penumpang. Kontribusi terbesar berasal dari layanan KA Bandara YIA Reguler yang melayani 763.216 penumpang atau tumbuh 7,49 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, layanan KA Bandara YIA Xpress melayani 366.411 penumpang. Di Sumatera Utara, layanan KA Srilelawangsa juga menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, layanan ini melayani 1.775.762 penumpang, meningkat 2,23 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 1.736.958 penumpang. Jumlah tersebut terdiri atas 664.833 penumpang pada relasi Medan–Kualanamu dan 1.110.932 penumpang pada relasi Medan–Binjai. Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi indikator positif atas semakin meningkatnya minat masyarakat untuk menggunakan transportasi publik yang aman, nyaman, dan tepat waktu. "Pertumbuhan jumlah pelanggan pada lima bulan pertama tahun 2026 merupakan hasil dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Kami bersyukur kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI Bandara dan KA Srilelawangsa terus meningkat. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat aspek keselamatan, serta menghadirkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan," ujar Porwanto. Kata Porwanto, perusahaan terus berupaya memperkuat konektivitas transportasi publik melalui peningkatan layanan operasional, pemanfaatan teknologi digital, serta pengembangan jaringan layanan yang mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat. "Kami melihat potensi pertumbuhan transportasi berbasis rel masih sangat besar. Oleh karena itu, KAI Bandara akan terus mengembangkan layanan yang terintegrasi, mudah diakses, dan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi pelanggan. Kami optimistis tren pertumbuhan ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan penguatan konektivitas antar moda transportasi," tambahnya. Sebagai bagian dari upaya meningkatkan aksesibilitas layanan di Sumatera Utara, KAI Bandara juga akan memperluas jangkauan layanan hingga Stasiun Lubuk Pakam mulai 1 Juli 2026. Kehadiran layanan tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses transportasi kereta api menuju Bandara Internasional Kualanamu maupun pusat aktivitas di Kota Medan. KAI Bandara berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu guna mendukung mobilitas masyarakat serta mendorong penggunaan transportasi publik yang berkelanjutan di Indonesia. KAI Bandara juga mengimbau penumpang untuk menjaga barang bawaan selama perjalanan. Bila terdapat barang yang tertinggal atau ditemukan oleh petugas, perusahaan telah menyiapkan layanan lost and found. Selain itu, penumpang diharapkan datang lebih awal ke bandara, yakni 3 jam sebelum keberangkatan internasional dan 2 jam sebelum keberangkatan domestik.