Ribuan Siswa SD Tanam Bunga, Nissin Soklat dan PT Monde Mahkota Biskuit Raih Rekor MURI
Jakarta, katakabar.com - Komitmen menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini membuahkan hasil. PT Monde Mahkota Biskuit melalui brand Nissin Soklat resmi meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pencapaian “Penanaman Bibit Tanaman Berbunga Terbanyak oleh Siswa Sekolah Dasar.” Total 5.193 siswa sekolah dasar berpartisipasi dalam kegiatan bertajuk “Gerak untuk Bumi Bersama NISSIN SOKLAT” yang berlangsung pada November 2025 hingga Januari 2026. Di kegiatan ini, para siswa turut menanam lebih dari 3.000 bibit tanaman, seperti Asoka, Lavender, dan Cabai, sebagai bentuk aksi nyata dalam menjaga lingkungan sejak usia dini. Melalui kegiatan ini, Nissin Soklat tidak hanya mengajak anak-anak untuk belajar, tetapi juga bertindak. Dari menanam tanaman hingga memahami pentingnya ruang hijau, setiap anak diajak untuk menjadi bagian dari perubahan kecil yang berdampak besar bagi bumi. Nissin Soklat sendiri telah menjadi bagian dari keseharian anak-anak Indonesia sebagai biskuit cokelat yang lezat dan dibuat dari bahan-bahan pilihan yang berkualitas dan terpercaya. Setiap gigitan Nissin Soklat menghadirkan energi bagi anak-anak yang aktif, penuh rasa ingin tahu, dan terus bergerak mengejar mimpi mereka. Nissin Soklat percaya, dari energi kecil yang mereka dapatkan hari ini, akan tumbuh kekuatan besar untuk meraih mimpi di masa depan. Lebih dari sekadar camilan, Nissin Soklat berkomitmen untuk menjadi teman setia bagi anak-anak yang tak pernah lelah bergerak, penuh rasa ingin tahu, dan berani menjelajah dunia di sekitarnya dengan semangat yang tulus. Setiap anak memiliki potensi untuk tumbuh menjadi pribadi yang berbakat dan menginspirasi. Tidak hanya dalam aspek akademis, tetapi juga dalam pembentukan karakter yang peduli, berempati, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan serta kehidupan sosial. Di tengah tantangan perubahan iklim dan semakin berkurangnya ruang hijau. Penting untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini. Melalui langkah sederhana seperti menanam tanaman, menjaga kebersihan, hingga berani bergerak untuk bumi, setiap aksi kecil diyakini memiliki dampak besar bagi masa depan. Melalui semangat "Gerak untuk Bumi Bersama NISSIN SOKLAT”, perusahaan percaya dari tangan-tangan kecil yang menanam hari ini akan tumbuh harapan besar untuk bumi yang lebih hijau dan berkelanjutan. Edukasi tidak hanya terjadi di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata yang membentuk karakter anak menjadi lebih peduli dan bertanggung jawab. “Karena bagi Nissin Soklat, setiap gigitan bukan hanya memberikan energi, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan kecil untuk bumi yang lebih baik. Kami ingin anak-anak Indonesia tumbuh tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan di sekitarnya,” ujar perwakilan PT Monde Mahkota Biskuit. Ke depannya, pencapaian ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong lebih banyak kolaborasi dalam aksi pelestarian lingkungan, serta menginspirasi sekolah, orang tua, generasi muda, dan masyarakat luas untuk terus berkontribusi demi masa depan bumi yang lebih baik.
Sistem Umrah End-to-End, ElysianGo Integrasikan Persiapan hingga Layanan di Arab Saudi
Jakarta, katakabar.com - ElysianGo menghadirkan sistem layanan Umrah end-to-end yang menghubungkan seluruh tahapan perjalanan jamaah, mulai dari persiapan di Indonesia hingga layanan di Arab Saudi. Pendekatan ini didukung operasional terkoordinasi, jaringan lintas negara, serta AI Mutawwif multilingual untuk membantu jamaah menjalani ibadah dengan lebih siap dan nyaman. Jumlah jamaah Umrah dari Indonesia terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Di sisi lain, banyak tahapan perjalanan mulai dari persiapan hingga layanan di Arab Saudi masih berjalan secara terpisah, yang dalam praktiknya kerap menimbulkan kendala di lapangan. Melihat kondisi tersebut, ElysianGo, platform yang dikembangkan PT Elysian Global Success, menghadirkan sistem layanan Umrah berbasis end-to-end yang menghubungkan seluruh tahapan perjalanan dalam satu alur yang lebih terkoordinasi. Pendekatan Menyeluruh Sejak Sebelum Keberangkatan Untuk jamaah Indonesia, layanan ElysianGo dimulai sejak tahap awal sebelum keberangkatan. Proses ini mencakup koordinasi dengan travel dan maskapai, validasi data perjalanan seperti seat dan room list, serta manasik yang dapat diikuti secara offline maupun digital. Kesiapan dokumen dan kondisi jamaah juga menjadi bagian penting dalam tahap ini. ElysianGo juga menghadirkan sistem perlengkapan Umrah yang dirancang untuk membantu jamaah mempersiapkan kebutuhan perjalanan secara lebih praktis dan terorganisir, mulai dari perlengkapan dasar hingga paket lengkap yang disesuaikan dengan kebutuhan ibadah. Selain itu, ElysianGo juga memperhatikan aspek yang sering kali luput dari perhatian, namun memiliki dampak nyata terhadap kenyamanan perjalanan jamaah, yakni pengelolaan oleh-oleh. Dalam praktiknya, oleh-oleh kerap menjadi hal yang baru dipikirkan saat jamaah berada di Tanah Suci. Kondisi ini tidak jarang menimbulkan kendala seperti kelebihan bagasi, biaya tambahan, hingga beban fisik saat perjalanan pulang. Melalui pendekatan yang lebih terencana, kebutuhan oleh-oleh telah dipertimbangkan sejak tahap persiapan, sehingga jamaah dapat menjalani perjalanan dengan lebih nyaman tanpa terbebani di akhir perjalanan. Dukungan di Bandara hingga Perjalanan Layanan ElysianGo berlanjut di titik keberangkatan melalui dukungan di bandara, termasuk bantuan check-in, pendampingan proses imigrasi, hingga penanganan bagasi dan distribusi air Zamzam. Pendampingan dilakukan hingga proses boarding untuk memastikan perjalanan berjalan lebih tertib. Layanan di Arab Saudi Setibanya di Arab Saudi, layanan mencakup pengurusan visa, akomodasi hotel, transportasi, serta pendampingan ibadah melalui mutawwif dan tour leader. Jamaah juga mendapatkan layanan tambahan seperti ziarah, pengaturan akses ke Raudhah, serta dukungan operasional di bandara Jeddah dan Madinah. Setelah rangkaian ibadah selesai, proses kepulangan tetap dikelola untuk memastikan perjalanan kembali berjalan dengan baik, termasuk pengelolaan bagasi dan koordinasi perjalanan ke tanah air. Layanan Lintas Negara dan Dukungan Multibahasa Untuk jamaah dari luar Indonesia, ElysianGo memfokuskan layanan pada operasional di Arab Saudi, mencakup kebutuhan ground handling dan layanan ibadah secara menyeluruh. Seiring meningkatnya mobilitas jamaah lintas negara, ElysianGo mengembangkan pendekatan layanan yang lebih terkoordinasi. Layanan ini telah menjangkau jamaah dan mitra di sejumlah wilayah seperti Indonesia, Sri Lanka, Pakistan, India, dan Nigeria, serta terus berkembang ke berbagai kawasan lainnya. Untuk mendukung kebutuhan komunikasi, ElysianGo dilengkapi dengan AI Mutawwif multilingual yang dapat diakses dalam lebih dari 41 bahasa, terdiri dari 30 bahasa internasional dan 11 bahasa Nusantara. Fitur ini membantu jamaah memahami proses persiapan hingga pelaksanaan ibadah dengan lebih mudah sesuai bahasa masing-masing. Dukungan Pelaku Usaha Travel Selain melayani jamaah, ElysianGo juga menghadirkan platform bagi pelaku usaha travel yang ingin mengembangkan bisnisnya melalui sistem yang lebih terintegrasi. Melalui platform ini, mitra dapat mengakses produk Umrah, sistem booking, serta pengelolaan operasional dalam satu ekosistem yang terhubung, sehingga membuka peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas. “Selama ini banyak proses dalam perjalanan Umrah berjalan sendiri-sendiri. Kami mencoba menghadirkan sistem yang menghubungkan seluruh tahapan tersebut,” ujar perwakilan ElysianGo. Ia menambahkan, ElysianGo tidak hanya berfokus pada keberangkatan jamaah, tetapi juga memastikan kesiapan sejak sebelum perjalanan dimulai. “Seiring berkembangnya layanan lintas negara, kami melihat kebutuhan akan sistem yang dapat digunakan oleh jamaah dari berbagai latar belakang dan wilayah. Karena itu, pendekatan yang kami bangun tidak hanya untuk satu pasar, tetapi untuk ekosistem yang lebih luas," tandasnya.
BPDP Buka Call for Proposal Grant Riset 2026: Kelapa Sawit, Kakao dan Kelapa Menuju Hilirisasi Komersial
Jakarta, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), BLU Kementerian Keuangan telah menggelar Webinar sebagai panduan pendaftaran proposal pendanaan penelitian melalui program Grant Riset BPDP 2026 Transformasi lembaga saat ini meliputi pengelolaan dana untuk komoditas Kelapa Sawit, Kakao, dan Kelapa ini menjadi tonggak baru memperkuat kedaulatan sektor perkebunan nasional melalui inovasi dan teknologi. Program ini dirancang untuk memastikan riset tidak hanya berhenti di meja laboratorium, tetapi mampu memberikan solusi aplikatif bagi tantangan industri dan meningkatkan kesejahteraan petani di seluruh penjuru Indonesia. Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP, Mohammad Alfansyah, menegaskan perluasan mandat lembaga tahun ini membawa semangat inklusivitas yang lebih besar. Menurutnya, BPDP memberikan ruang seluas-luasnya bagi para peneliti untuk mengeksplorasi potensi di tiga komoditas utama tanpa ada pembatasan jumlah riset yang kaku di tiap kategorinya. "Tahun ini, kami akan melihat riset-riset yang berdampak bagi kakao, kelapa, dan sawit. Kami tidak akan membatasi atau menentukan jumlahnya masing-masing secara spesifik. Paling penting bagi kita agar hasil dari riset kita menjadi maksimal pemanfaatannya menuju komersialisasi," jelasnya. Ia menambahkan keberhasilan program ini akan diukur dari sejauh mana hasil riset dapat dimanfaatkan secara nyata oleh para pemangku kepentingan guna meningkatkan nilai tambah produk perkebunan Indonesia di pasar global. Sejalan dengan visi tersebut, salah satu Komite Penelitian dan Pengembangan BPDP, Dr. Tony Liwang, menekankan pentingnya kualitas luaran (output) dari setiap proposal yang diajukan. Tony merinci standar ketat yang menjadi acuan penilaian agar dana yang disalurkan dapat tepat sasaran pada riset yang memiliki daya guna tinggi. "Output yang diharapkan adalah replicable sehingga siapa saja dapat menggunakan dan masyarakat dapat mengaplikasikannya. Tolong perhatikan daftar periksa agar tidak ada yang terlewatkan, seperti apakah riset sudah jelas, memiliki relevansi yang kuat, inovatif, berdampak, dan apakah nilai komersialisasinya bernilai tinggi?" tegas Dr. Tony Liwang. Riset yang replikabel dinilai menjadi kunci utama agar inovasi yang dihasilkan dapat segera diserap oleh industri kecil maupun menengah (UKM) perkebunan di berbagai wilayah. Motivasi Untuk Peneliti Nasional Kepala Divisi Penyaluran Dana Riset BPDP, Rahmat Widiana, memberikan pesan penyemangat bagi para akademisi dan praktisi riset di seluruh Indonesia. Beliau mengingatkan bahwa proses seleksi ini adalah bagian dari upaya kolektif untuk menajamkan kualitas keilmuan nasional. "Kami berharap Bapak dan Ibu tidak berkecil hati jika nantinya belum berhasil lolos. Tetapi, kami harapkan hasil ini menjadi momentum untuk semakin mempertajam fokus penelitiannya ke depan," ujar Rahmat Widiana. Rahmat juga menekankan BPDP berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam seluruh proses seleksi guna melahirkan inovasi unggulan yang dapat membanggakan Indonesia. Diketahui Pendaftaran proposal dilakukan sepenuhnya secara daring melalui portal resmi https://program-riset.bpdp.or.id/. Untuk batas akhir penyampaian usulan penelitian ditetapkan pada tanggal 30 Juni 2026 mendatang. Para peneliti diwajibkan menyusun proposal inti secara ringkas dan sistematis dengan batas maksimal 20 halaman, mengacu pada peta jalan (roadmap) penelitian yang telah ditetapkan. Melalui sinergi antara akademisi dan dukungan pendanaan dari BPDP, sektor perkebunan diharapkan mampu menjadi pilar utama ekonomi hijau Indonesia di masa depan.
Sentimen Global dan Teknikal Kompak Bikin Harga Emas Naik Lagi
Jakarta, katakabar.com - Harga emas dunia pada perdagangan Kamis (30/4) diperkirakan memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan, seiring munculnya kombinasi sinyal teknikal yang positif serta dukungan dari faktor fundamental global. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai pergerakan XAU/USD dalam timeframe H1 mulai menunjukkan indikasi pembalikan arah, setelah sebelumnya berada dalam tekanan. Secara teknikal, ujarnya, salah satu sinyal utama yang menjadi perhatian adalah terbentuknya pola double bottom. Pola ini dikenal luas sebagai indikasi awal perubahan tren dari turun menjadi naik. "Konfirmasi terhadap pola tersebut semakin kuat setelah harga berhasil menembus area neckline, yang menjadi batas penting dalam formasi tersebut. Penembusan ini mengindikasikan tekanan beli mulai meningkat dan pasar mulai beralih ke fase penguatan," jelasnya. Dengan adanya sinyal tersebut, kata Kofit, harga emas diperkirakan berpotensi melanjutkan kenaikan menuju level resistance terdekat di kisaran 4.604. Level ini menjadi titik awal yang akan diuji oleh pasar dalam jangka pendek. "Jika momentum penguatan tetap terjaga, maka peluang untuk melanjutkan kenaikan ke level berikutnya di sekitar 4.629 semakin terbuka," ucapnya. Meski demikian, sambung Kofit, pergerakan harga tetap perlu diperhatikan, terutama di area resistance. Dalam kondisi pasar yang masih fluktuatif, kenaikan harga biasanya tidak terjadi secara linier, sehingga diperlukan konfirmasi lanjutan agar tren naik dapat berlanjut dengan lebih kuat. Dari sisi fundamental, ulasnya, sentimen positif terhadap emas juga didukung oleh keputusan suku bunga Amerika Serikat yang tetap atau tidak mengalami perubahan. "Kebijakan ini memberikan sinyal tekanan pengetatan moneter mulai berkurang. Dengan kondisi tersebut, aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas menjadi lebih menarik dibandingkan instrumen berbasis yield," imbuhnya. Selain itu, kupas Kofit, pergerakan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang cenderung stabil atau bahkan menurun turut menjadi faktor pendukung. Ketika yield tidak mengalami kenaikan, biaya peluang dalam memegang emas menjadi lebih rendah. Hal ini membuat investor kembali melirik emas sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio. "Faktor lain yang turut memperkuat potensi kenaikan emas adalah pergerakan dolar Amerika Serikat yang cenderung melemah atau bergerak terbatas setelah keputusan suku bunga. Dalam kondisi tersebut, harga emas menjadi lebih terjangkau bagi investor global, sehingga permintaan cenderung meningkat," terangnya. Di sisi lain, tuturnya, sikap wait and see yang ditunjukkan pelaku pasar juga berkontribusi terhadap pergerakan emas. Ketidakpastian mengenai arah kebijakan ke depan serta kondisi ekonomi global membuat investor cenderung berhati-hati. Dalam situasi seperti ini, emas kembali dilirik sebagai aset lindung nilai yang relatif aman. Secara keseluruhan, bebernya, Dupoin Futures melihat bahwa kombinasi antara sinyal teknikal dan dukungan fundamental memberikan prospek yang cukup positif bagi harga emas dalam jangka pendek. Selama harga mampu bertahan di atas area neckline yang telah ditembus, peluang untuk melanjutkan tren kenaikan masih terbuka. "Pelaku pasar tetap disarankan untuk mencermati dinamika pasar global dan perkembangan data ekonomi yang dapat memengaruhi arah pergerakan harga. Dengan volatilitas yang masih tinggi, pendekatan yang disiplin dan berbasis analisis menjadi kunci dalam mengambil keputusan investasi," sebutnya. Dengan latar belakang tersebut, harga emas diperkirakan akan bergerak dalam kecenderungan bullish terbatas dalam jangka pendek, dengan fokus pada pengujian level resistance yang telah ditentukan.
Di Kalimantan Utara BPDP dan Kanwil DJPB Bersinergi Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas
Kalimantan Utara, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) inisiasi SINARA FEST 2026. Kegiatan ini hadir bagian dari rangkaian kegiatan nasional. Kalimantan Utara jadi provinsi ketiga pelaksanaan event ini yang menghadirkan kolaborasi strategis antara BPDP dan Kanwil DJPB Provinsi Kalimantan Utara. Kegiatan sama sebelumnya telah sukses digelae di Bandung dan Aceh, tema “Sinergi Perkebunan dan Perbendaharaan untuk Kemenkeu Satu: Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas”, yang bertujuan guna memperkuat pemahaman masyarakat mengenai komoditas perkebunan strategis Indonesia, sekaligus mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis sawit, kelapa, dan kakao agar naik kelas. Rangkaian kegiatan edukatif dan interaktif mencakup sosialisasi program strategis BPDP, diskusi, demo masak dan pelatihan kuliner, mini bazar UMKM, serta booth edukasi interaktif yang memungkinkan pengunjung mengenal lebih dekat manfaat komoditas perkebunan dalam kehidupan sehari-hari dan kontribusinya terhadap perekonomian nasional. Kepala Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Utara, Ika Hermini Novianti, menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan sektor perkebunan. “Kegiatan ini jadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam mendorong optimalisasi peran sektor hulu dan hilir komoditas strategis daerah, serta meningkatkan nilai tambah sektor perkebunan, khususnya komoditas sawit, kelapa, dan kakao di Kalimantan Utara,” ujarnya. Selain itu, tambahnya, kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk memperkuat literasi masyarakat terhadap peran APBN sekaligus mendorong peningkatan daya saing UMKM, terutama di sektor perkebunan. Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, menuturkan SINARA FEST tidak sekadar kegiatan seremonial, melainkan platform strategis yang berperan dalam mengintegrasikan aspek hulu dan hilir sektor perkebunan. “Melalui penguatan edukasi, inovasi, akses pembiayaan, serta promosi, SINARA FEST diharapkan mampu mendorong pengembangan UMKM berbasis komoditas perkebunan agar tumbuh secara berkelanjutan, memiliki nilai tambah, dan berdaya saing tinggi di pasar,” jelasnya. Kegiatan SINARA FEST 2026 menghadirkan narasumber dari instansi vertikal Kementerian Keuangan sebagai bentuk sinergi dukungan layanan fiskal kepada para pelaku UMKM. Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai KPPBC Tarakan, Dwi Ardiyanto, menyampaikan materi terkait layanan serta tata cara akses ekspor bagi pelaku UMKM untuk pengembangan pasar ke luar negeri. Sedang, Edi Trisno Yuwono, Penyuluh Pajak KPP Tanjung Redeb, memberikan edukasi mengenai kewajiban dan fasilitas perpajakan guna mendukung penguatan legalitas serta pertumbuhan usaha UMKM. BPDP bersama Kanwil DJPB Kalimantan Utara menegaskan komitmennya dalam pelaksanaan SINARA FEST sebagai sarana efektif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap peran strategis BPDP sebagai Badan Layanan Umum di bawah Direktorat Jenderal Perbendaharaan dalam mendukung pengembangan komoditas sawit, kelapa, dan kakao secara berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat dari sisi hulu hingga hilir dalam mendukung pengembangan komoditas strategis nasional, khususnya di wilayah Kalimantan Utara, sekaligus memperkuat peran UMKM dalam menciptakan produk bernilai tambah. BPDP bersama Kanwil DJPB Kalimantan Utara juga berharap kegiatan ini dapat menjadi platform kolaboratif yang berkelanjutan dalam mendukung pengembangan komoditas perkebunan dan pemberdayaan UMKM, sehingga mampu menciptakan ekosistem yang lebih kuat, inovatif, dan berdaya saing, serta menjadikan komoditas sawit, kelapa, dan kakao sebagai penggerak utama ekonomi nasional.
Workshop and Conference UMKM Sawit Jogja 2026: Sarana BPDP Bangun Inovasi Citra Positif Sawit
Yogyakarta, katakabar.com - Workshop and Conference UMKM Sawit Jogja 2026 Dalam Mendukung Ketahanan dan Energi, yang digelar di pekan keempat April 2026 lalu, sarana Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) membangun inovasi dan citra positif kelapa sawit. Kegiatan yang dikemas lewat workshop dan konferensi mampu menarik peserta ini terlaksana hasil dari kolaborasi dengan dengan AKPY STIPER. "Kelapa sawit komoditas unggulan memiliki manfaat luas, tidak hanya sebagai sumber energi, tetapi sebagai bahan pangan dan produk turunan bernilai tinggi," tegas Direktur AKPY STIPER, Sri Gunawan. Menurutnya, pemahaman menyeluruh mengenai agribisnis sawit dari hulu hingga hilir menjadi hal wajib, khususnya bagi mahasiswa penerima beasiswa BPDP. “Seluruh mahasiswa, khususnya penerima beasiswa BPDP, harus memahami potensi besar agribisnis sawit. Tidak hanya dari sisi produksi, tetapi peluang kewirausahaan yang dapat dikembangkan guna mendukung kemandirian pangan dan energi," jelasnya. Worshop ini bertujuan untuk mewujudkan kemandirian pangan dan energi berbasis UMKM sawit. Hal ini dilakukan melalui peningkatan kapasitas dan keterampilan pelaku UMKM, mendorong hilirisasi serta inovasi produk berbasis pangan dan energi, serta memperkuat kelembagaan dan jejaring bisnis baik secara konvensional maupun digital. Rangkaian kegiatan workshop dan konferensi membahas kebijakan dan strategi hilirisasi sawit berbasis UMKM, workshop teknis berupa pelatihan pengolahan produk pangan, energi, oleokimia, oleofood serta pemasaran digital, hingga expo dan networking yang menampilkan produk UMKM sawit sekaligus memperluas jejaring bisnis antara pelaku usaha, perusahaan, dan pemerintah. Perkuat citra positif sawit sebagai rangkaian Workshop dan Konferensi UMKM Sawit Jogja 2026 menjadi salah satu penguat utama arah kegiatan. Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, menyatakan kegiatan ini bukan sekadar forum peningkatan kapasitas pelaku usaha, tetapi juga bagian dari strategi komunikasi publik yang lebih luas. “Kegiatan workshop dan konferensi UMKM Sawit Jogja 2026 implementasi dari program promosi BPDP yang memiliki mandat untuk membangun narasi positif industri kelapa sawit di tengah berbagai tantangan persepsi publik,” terangnya, via online (zoom meeting). Pada konteks tersebut, kata Helmi, BPDP menjalankan fungsi kampanye positif (positive campaign) sebagai upaya menyeimbangkan bahkan melawan berbagai kampanye negatif (black campaign) yang kerap muncul terhadap komoditas sawit. Ditegaskan Helmi, pendekatan yang dilakukan tidak lagi hanya bersifat top-down atau berbasis institusi semata, tetapi juga melibatkan langsung pelaku usaha kecil, menengah, dan koperasi (UKMK) sebagai aktor utama di lapangan. Melalui workshop ini, sambungnya, peserta tidak hanya dibekali pengetahuan teknis dan peluang usaha berbasis produk turunan sawit, tetapi juga didorong untuk memahami posisi strategis mereka dalam ekosistem industri sawit nasional. “Ketika UMKM merasakan langsung manfaat ekonomi dari sawit baik melalui produk pangan, energi, maupun turunan lainnya, maka secara alami mereka akan menjadi bagian dari narasi besar industri ini,” imbuhnya Untuk itu, harap Helmi, pelaku UMKM tidak hanya menjadi produsen atau pelaku ekonomi, tetapi juga berperan sebagai advokat yang mampu menyampaikan cerita positif tentang sawit kepada masyarakat luas. Itu sebabnya, tambahnya, efektivitas promosi sangat bergantung pada pengalaman nyata yang dirasakan pelaku usaha. Jegiatan seperti workshop dan konferensi ini dirancang untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan mulai dari akademisi, pemerintah, hingga pelaku usaha agar tercipta pemahaman yang utuh dari hulu hingga hilir.
Begini Cara Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Perkuat Transformasi Layanan
Tanjung Balai Karimun, katakabar.com - PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, terus perkuat transformasi layanan kepelabuhanan melalui penerapan sistem digital di terminal penumpang. Mulai awal Mei 2026, Pelabuhan Tanjung Balai Karimun yang berada di Provinsi Kepulauan Riau resmi memberlakukan pembelian pass pelabuhan secara non tunai untuk layanan domestik maupun internasional. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan layanan sekaligus mendorong adaptasi masyarakat terhadap ekosistem transaksi digital. Branch Manager Pelindo Multi Terminal Tanjung Balai Karimun, Joni Hutama, menjelaskan kebijakan tersebut merupakan arahan strategis perusahaan untuk memastikan seluruh transaksi berjalan lebih transparan, cepat, dan aman. “Implementasi transaksi digital ini bertujuan membiasakan pengguna jasa beralih ke sistem non tunai, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan di terminal penumpang,” ujarnya. Implementasinya, kata Joni, Branch Tanjung Balai Karimun gandeng sejumlah perbankan nasional untuk menyediakan berbagai metode pembayaran, mulai dari QRIS, transfer bank, hingga kartu debit. Fasilitas Electronic Data Capture (EDC) juga telah disiapkan di loket pelayanan guna mendukung kelancaran transaksi. Tetapi, ucapnya, Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Balai Karimun tetap kedepankan prinsip inklusivitas layanan. Penumpang lanjut usia atau yang belum memiliki akses terhadap instrumen pembayaran digital masih dapat dilayani melalui mekanisme pembayaran tunai sebagai bentuk adaptasi bertahap. "Penerapan sistem pembayaran non tunai diharapkan tidak hanya mempercepat proses layanan di pelabuhan, tetapi juga menjadi bagian dari modernisasi operasional terminal penumpang yang lebih terintegrasi, aman, dan berorientasi pada kenyamanan pengguna jasa," jelasnya.
Terima Mandat dari DPD, DPC GRANAT Bengkalis: Kami Siap Bersinergi dengan Forkopimda Bengkalis
Duri, katakabar.com - Terima Surat Mandat (SM) Nomor 006/SM/DPD-GRANAT/IV/2026 dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Provinsi Riau, yang ditandatangani Ketua DPD GRANAT dan Sekretaris DPD GRANAT Provinsi Riau, Dr. Freddy Simanjuntak, S.H., M.H - Feri H.A Panggabean, S.T, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GRANAT Kabupaten Bengkalis, yang dinakhodai Derhana Irawati Nasution, yang disapa akrab Ira Scuto, siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bengkalis, dalam upaya memberantas Narkotika dan Obat-obatan (Nakoba) di wilayah Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Demikian disampaikan Ketua DPC GRANAT Kabupaten Bengkalis, penerima SM, Derhana Irawati Nasution (Ira Scuto) kepad sejumlah wartawan, di Duri, Kecamatan Mandau, Jumat (1/5) siang. Menurut Ira Scuto, dengan telah diterimanya Surat Mandat (SM) dari DPD GRANAT Provinsi Riau, ini menegaskan DPC GRANAT Kabupaten Bengkalis hadir bukan sekadar sebagai struktur organisasi, tetapi sebagai garda terdepan dalam memerangi melawan narkoba di daerah. "Mandat ini adalah kepercayaan sekaligus tanggung jawab moral untuk segera melakukan konsolidasi organisasi, memperkuat basis gerakan, dan memastikan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) berjalan tepat waktu, demokratis, dan berintegritas," ujar Ira. Kami berkomitmen, tegas Ira, bahwa seluruh proses menuju Muscab tidak akan menjadi sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi momentum strategis untuk: - Melahirkan kepemimpinan yang bersih, berani, dan berkomitmen penuh terhadap gerakan anti narkoba - Memperkuat sinergi dengan Forkopimda, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat - Menghadirkan program kerja yang nyata, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat Bengkalis. "Hal ini sesuai arahan dari Pak Hendry Yosoninggrat, Ketua Umum DPP GRANAT," jelasnya. Silaturahmi Bersama Kapolsek Mandau Pasca menerima Surat Mandat (SM) dari DPD GRANAT Provinsi Riau, DPC GRANAT Kabupaten Bengkalis melakukan pertemuan sekaligus silaturahmi dengan Kapolsek Mandau, Kompol Primadona C, Rabu (29/4) lalu. "Kapolsek Mandau, Kompol Primadona langsung menyambut DPC GRANAT Kabupaten Bengkalis dengan ramah. Suasana pertemuan dan silaturahmi antara DPC GRANAT Kabupaten Bengkalis dengan Kapolsek Mandau berlangsung di ruang kerja dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan," ucap Ira Scuto. Kegiatan DPC GRANAT Kabupaten Bengkalis dengan Polsek Mandau ini baru permulaan. Ke depan DPC GRANAT Kabupaten Bengkalis akan lebih memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak terkait dalam memerangi dan memberantas bahaya latin narkoba saat ini sangat memprihatinkan dan mengkhawatirkan di tengah masyarakat 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten
Holding PTPN Terus Perkuat Daya Saing Global, Ekspor Kopi Ijen PalmCo Tembus Benua Amerika dan Eropa
Bondowoso, katakabar.com - Kinerja ekspor kopi Indonesia awal 2026 menunjukkan tren positif. Salah satunya ditunjukkan dengan pengiriman kopi Arabika dari kawasan Ijen, Bondowoso, Jawa Timur, yang sukses tembus pasar Amerika Serikat dan Inggris. Melalui PTPN IV PalmCo, salah satu subholding PTPN III (Persero), tercatat lebih dari 50 ton kopi Arabika yang diproduksi Java Coffee Estate (JCE) diekspor ke dua negara tersebut pada pengiriman awal tahun ini. Inggris menjadi tujuan utama dengan volume sekitar 36 ton, disusul Amerika Serikat sebesar 19,2 ton. Secara nilai, ekspor ke Inggris tercatat mencapai lebih dari 280.000 dollar AS, sementara ke Amerika Serikat sekitar 151.000 dollar AS. Total nilai transaksi dari kedua pasar tersebut melampaui Rp7 miliar. Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa, mengatakan capaian ini menjadi indikator meningkatnya daya saing kopi Jawa di pasar internasional, khususnya pada segmen specialty coffee. “Permintaan dari negara-negara maju menunjukkan bahwa kualitas kopi Arabika dari Ijen mampu memenuhi standar yang ketat, baik dari sisi rasa maupun konsistensi,” terang Jatmiko saat dihubungi dari Jakarta, di pekan kedua April 2026 lalu. Menurutnya, perusahaan kini tidak hanya berorientasi pada peningkatan volume ekspor, tetapi juga membangun ekosistem bisnis kopi yang berkelanjutan dan bernilai tambah. Upaya tersebut, lanjut Jatmiko, juga sejalan dengan penguatan identitas Bondowoso sebagai salah satu sentra kopi unggulan nasional. Pemerintah daerah setempat bahkan telah lama mengusung branding “Bondowoso Republik Kopi untuk memperluas pengakuan di pasar global. Di sisi lain, peningkatan kinerja ekspor tidak lepas dari pembenahan di sektor hulu. Manajer Java Coffee Estate, Hastudy Yunarko, menjelaskan perusahaan tengah menjalankan program peremajaan tanaman atau replanting untuk menjaga produktivitas kebun. “Sebagian tanaman sudah memasuki usia tidak produktif, sehingga perlu diganti dengan bibit unggul yang tersertifikasi. Ini penting untuk menjaga kualitas sekaligus meningkatkan hasil panen ke depan,” kata Hastudy saat ditemui di kawasan Ijen. Ia menambahkan, program tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga menjaga karakter rasa khas kopi Arabika Ijen-Bondowoso yang selama ini diminati pasar Eropa dan Amerika. Selain peremajaan tanaman, imbuhnya, perusahaan juga melakukan pembenahan praktik budidaya melalui penerapan *Good Agricultural Practices* (GAP), serta memperkuat sistem ketertelusuran produk (*traceability*). Hal ini menjadi tuntutan utama pasar global, terutama untuk segmen kopi premium. “Pembeli saat ini tidak hanya melihat kualitas rasa, tetapi juga aspek keberlanjutan dan transparansi proses produksi,” ujarnya. Modernisasi juga dilakukan pada tahap pascapanen, termasuk pengolahan dan penyimpanan biji kopi, guna menjaga mutu sebelum dikirim ke pasar ekspor. Hastudy menilai, pengiriman ke Inggris dan Amerika Serikat pada awal tahun ini menjadi langkah awal untuk memperluas penetrasi pasar. Dengan dukungan program replanting dan optimalisasi kebun, perusahaan optimistis dapat meningkatkan volume ekspor ke berbagai negara tujuan lain sepanjang 2026. “Kami melihat peluang pasar masih terbuka lebar, terutama untuk kopi dengan kualitas premium dan karakter rasa yang kuat,” sebutnya.
Kepala Negara RI Resmikan Groundbreaking Hilirisasi Nasional Fase 2, Ini Tujuannya
Cilegon, katakabar.com - Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto, meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) Proyek Hilirisasi Nasional Fase 2 yang dipusatkan di kawasan Kilang Pertamina RU IV Cilacap. Proyek ini satu dari sembilan proyek strategis nasional yang diluncurkan serentak untuk memperkuat ketahanan industri dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada pasar luar negeri. PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) hadir sebagai pilar utama dalam agenda ini melalui dua proyek investasi yang berlokasi di Cilegon untuk carbon steel dan Morowali untuk stainless steel bersama mitra strategis. Proyek pertama adalah pembangunan fasilitas produksi slab baja karbon berkapasitas 1,5 juta ton per tahun dengan investasi sebesar USD 200 juta. Proyek kedua, di bawah koordinasi Danantara, adalah fasilitas produksi slab stainless steel berkapasitas 1,2 juta ton per tahun dengan investasi USD 320 juta. Benteng Ekonomi di Tengah Ketidakpastian Global Inisiatif hilirisasi ini langkah taktis Pemerintah dalam merespons dinamika geopolitik global, termasuk potensi eskalasi konflik di Timur Tengah yang berisiko mengganggu jalur logistik strategis seperti Selat Hormuz. Gangguan pada jalur tersebut berpotensi menekan pasokan bahan baku industri seperti bijih besi (iron ore) dan memicu lonjakan biaya produksi global. Presiden RI menekankan bangsa Indonesia perlu keberanian dan kemampuan untuk mengelola kekayaan alam untuk dinikmati oleh bangsa Indonesia sendiri. “Hilirisasi adalah jalan utama menuju kemakmuran rakyat. Juga inovasi teknologi, efisiensi, serta kolaborasi lintas sektor demi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan nasional,” tegas Presiden RI, Prabowo Subianto. Adopsi Teknologi Terkini dan Optimalisasi Sumber Daya Lokal Kedua proyek ini mengintegrasikan teknologi manufaktur terbaru yang lebih efisien dan hemat energi. Kolaborasi dengan mitra strategis memungkinkan Krakatau Steel mengadopsi proses produksi yang sangat efisien untuk meningkatkan kapasitas nasional. Selain peningkatan kapasitas, fokus utama proyek ini adalah pemanfaatan bijih besi lokal sebagai campuran bahan baku utama. Langkah ini tidak hanya meningkatkan efisiensi biaya, tetapi juga mengoptimalkan utilisasi produksi baja domestik dan memperkuat rantai pasok nasional agar lebih mandiri dan resilien. Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menyatakan, kolaborasi bersama mitra strategis ini melalui penguatan teknologi mutakhir dan optimalisasi sumber daya lokal akan memperkuat ketahanan industri baja nasional. 'Pemanfaatan bahan baku domestik adalah kunci utama membangun industri yang mandiri, efisien, dan berkelanjutan,” ujar Dr. Akbar Djohan, yang menjabat Chairman Indonesian Iron & Steel Industry Association (IISIA). Sejalan dengan itu, Managing Director Non-Financial Holding Operasional di Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), Febriany Eddy, menimpali sinergi ini akan memberikan nilai tambah tinggi bagi ekosistem industri hulu hingga hilir, sekaligus menciptakan multiplier effect terhadap penyerapan tenaga kerja. Penciptaan Nilai Tambah Strategis Optimalisasi proyek dilakukan di lahan Kawasan Industri Krakatau Steel, Cilegon, yang telah terintegrasi dengan ekosistem industri lengkap, termasuk pelabuhan internasional, pembangkit listrik, industri pengolahan air, dan konektivitas jalur kereta api. Integrasi ini memastikan efisiensi logistik yang terpadu. Secara strategis, proyek ini diarahkan untuk mengurangi importasi secara bertahap, mengantisipasi risiko keterbatasan pasokan global, serta mengoptimalkan aset Krakatau Steel, termasuk pemanfaatan kembali fasilitas idle agar lebih produktif. Melalui langkah ini, Krakatau Steel terus bertransformasi membangun ekosistem industri baja yang terintegrasi dari hulu ke hilir, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global untuk masa depan hijau yang berkelanjutan.