Transaksi Kripto Turun 33 Persen, Tapi Investor Bertambah: Pasar RI Masih Menjanjikan!
Jakarta, katakabar.com - Pasar kripto Indonesia tengah menghadapi situasi yang cukup unik. Nilai transaksi mengalami penurunan tajam, tetapi jumlah investor justru terus bertambah di tengah tekanan daya beli masyarakat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai transaksi aset kripto sepanjang semester I/2026 mencapai Rp150,60 triliun, turun 33,56% secara tahunan dari Rp226,68 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Meski demikian, jumlah investor aset kripto meningkat dari 20,19 juta orang pada Desember 2025 menjadi 22,69 juta orang pada Juni 2026. Artinya, ada tambahan sekitar 2,5 juta investor hanya dalam enam bulan. CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai kondisi tersebut menunjukkan minat masyarakat terhadap kripto belum hilang, tetapi pola investasinya mulai berubah akibat tekanan ekonomi. “Basis investor tetap tumbuh meski nilai transaksinya turun. Ini menunjukkan masyarakat masih masuk ke pasar kripto, hanya saja dengan nilai transaksi yang lebih kecil karena tekanan daya beli,” ujar Yudho. Menurutnya, pelemahan transaksi tidak hanya dipengaruhi kondisi domestik. Kapitalisasi pasar kripto global juga sempat turun sekitar 45%, dari sekitar US$4,2 triliun pada Oktober 2025 menjadi US$2,3 triliun pada Maret 2026. Karena itu, penurunan transaksi di Indonesia dinilai lebih mencerminkan kombinasi tekanan ekonomi domestik dan pelemahan pasar global, bukan penurunan minat terhadap aset kripto secara struktural. Kelas Menengah Tertekan Pola Investasi Berubah Tekanan daya beli menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi aktivitas investasi. Jumlah kelompok aspiring middle class atau calon kelas menengah tercatat meningkat dari 137,5 juta orang pada 2024 menjadi 142 juta orang pada 2025, atau sekitar 50,4% dari total penduduk Indonesia. Yudho menjelaskan, ketika ketahanan finansial rumah tangga melemah, alokasi dana untuk instrumen berisiko seperti kripto cenderung ikut berkurang. “Kripto bukan kebutuhan primer. Ketika kondisi ekonomi rumah tangga tertekan, masyarakat secara alami akan menjadi lebih konservatif dalam berinvestasi,” ulasnya. Tetapi, kondisi tersebut tidak berarti masyarakat meninggalkan pasar kripto. Sebaliknya, investor mulai bertransaksi dengan nominal lebih kecil, lebih selektif, dan lebih berhati-hati. Perubahan ini juga terjadi bersamaan dengan turunnya posisi Indonesia dalam peringkat adopsi kripto global, dari sebelumnya peringkat ketiga menjadi peringkat ketujuh berdasarkan laporan Chainalysis. Persaingan Industri Makin Ketat Di tengah tekanan transaksi, minat pelaku industri terhadap pasar Indonesia masih tinggi. Hingga pertengahan 2026, OJK telah mengizinkan 32 entitas dalam ekosistem perdagangan aset kripto, dengan lebih dari 1.200 aset kripto legal diperdagangkan. Masuknya pemain global ke Indonesia juga menunjukkan pasar domestik masih dinilai memiliki potensi pertumbuhan. Menurut Yudho, kondisi tersebut membuat perusahaan kripto perlu mengubah strategi. Fokus tidak lagi hanya pada akuisisi pengguna, tetapi juga memperdalam transaksi dan menghadirkan produk yang sesuai dengan perubahan karakter investor. Salah satu peluang datang dari tokenized stocks. Volume perdagangan tokenized stocks secara global melonjak dari US$831 juta pada Juli 2025 menjadi US$54 miliar pada Juni 2026. Produk ini dinilai menarik karena memberikan eksposur terhadap saham perusahaan global seperti Tesla atau Nvidia, sehingga dapat menjadi alternatif bagi investor yang menginginkan instrumen dengan karakter berbeda dari aset kripto murni. Selain itu, pasar derivatif atau futures juga masih memiliki ruang pertumbuhan besar. Volume perdagangan derivatif kripto global pada kuartal II/2026 mencapai US$12,7 triliun, jauh di atas volume spot sebesar US$1,95 triliun. Sementara itu, kontribusi derivatif terhadap transaksi kripto nasional baru sekitar 22%. “Strategi yang relevan adalah mengombinasikan tokenized stocks untuk menjangkau investor yang lebih konservatif dan produk derivatif untuk menangkap pertumbuhan aktivitas trader,” jelas Yudho. Literasi Jadi Kunci Yudho menambahkan, membesarnya kelompok calon kelas menengah juga dapat menjadi peluang jangka panjang bagi industri kripto. Namun, pertumbuhan investor harus dibarengi dengan peningkatan literasi keuangan. “Pertumbuhan jumlah investor jangan hanya berhenti pada angka partisipasi. Yang lebih penting adalah memastikan masyarakat memahami risiko dan mampu mengambil keputusan investasi secara lebih matang,” ucapnya. Menurutnya, tekanan ekonomi saat ini bukan berarti prospek industri kripto Indonesia hilang. Sebaliknya, kondisi ini menjadi momentum bagi pelaku industri untuk membangun basis investor yang lebih luas, teredukasi, dan berkelanjutan. “Pasar Indonesia masih prospektif. Tantangannya adalah bagaimana industri bisa menyesuaikan produk, memperluas edukasi, dan membangun kepercayaan investor untuk jangka panjang,” sebut CEO FLOQ.
Lidi Sawit Terbang ke Tiongkok! Sinergi BPDP dan Petani Sawit Kunci Perkuat Ekspor Produk Perkebunan
Jakarta, katakabar.com - Produk turunan kelapa sawit membuka peluang baru bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (uMKM) perkebunan Indonesia tembus pasar internasional. Di antaranya lewat pengembangan lidi sawit yang telah berhasil diekspor ke Tiongkok melalui kolaborasi antara Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (ASPEKPIR) Kisah tersebut menjadi salah satu pembahasan utama dalam Podcast Bincang UMKM Perkebunan di Roemah Episode II usung tema “Dari Roemah ke Dunia: Cerita UMKM Perkebunan Menembus Pasar Ekspor”, yang digelar di Roemah UMKM BPDP @ SMESCO Indonesia, Selasa (18/8) lalu. Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, menjelaskan lidi sawit salah satu potensi produk turunan kelapa sawit yang dapat dikembangkan untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan. “Lidi sawit ini merupakan salah satu potensi yang sangat besar ini low hanging fruit yang bisa menjadi potensi untuk menggerakkan masyarakat kita, khususnya di desa-desa, untuk menjadi penghasil dolar,” kata Helmi pada sesi diskusi. Peluang tersebut perlu diikuti dengan peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta pendampingan agar pelaku UMKM memahami aspek teknis yang diperlukan untuk memasuki pasar ekspor. BPDP memfasilitasi proses tersebut melalui berbagai kegiatan workshop bersama ASPEKPIR, termasuk pembelajaran mengenai spesifikasi produk dan prosedur ekspor. Ketua Umum ASPEKPIR, Setiyono, menimpali pengembangan lidi sawit berangkat dari upaya asosiasi untuk mendorong petani agar tidak hanya bergantung pada penjualan tandan buah segar (TBS), tetapi juga mengembangkan produk lain yang dapat memberikan nilai tambah. Sebelum masuk ke pasar ekspor, lidi sawit yang dihasilkan petani dan pelaku UMKM masih banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan lokal. Kolaborasi dengan BPDP kemudian membuka peluang untuk mengembangkan produk tersebut agar memenuhi kebutuhan pasar internasional. “Tidak ujug-ujug bisa ekspor. Memang perjalanannya panjang,” ucap Setiyono. Kolaborasi tersebut kemudian diwujudkan melalui pendampingan dan workshop yang dilakukan di sejumlah wilayah. Menurut Setiyono, kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses membangun kesiapan produsen lidi sawit sekaligus mempertemukan kebutuhan pasar dengan kemampuan produksi di tingkat petani dan UMKM. Untuk melakukan kegiatan ekspor ASPEKPIR didampingi Arra Setya Abadi (ASA) dan dengan dukungan BPDP melakukan pendampingan kepada sejumlah anggota agar mampu menghasilkan lidi sesuai spesifikasi yang dibutuhkan eksportir.Hasil pendampingan tersebut telah memungkinkan pengiriman lidi sawit ke Tiongkok. Total produksi yang telah dibantu melalui kolaborasi tersebut mencapai dua kontainer berukuran 40 kaki, dengan kapasitas sekitar 30 ton per kontainer. Pada pengiriman yang dilakukan di Langkat, satu kontainer berisi sekitar 30.000 kilogram lidi sawit dikirim ke Tiongkok. Bagi BPDP, keberhasilan tersebut menjadi contoh kolaborasi multipihak dapat menghasilkan dampak langsung bagi masyarakat.Pengembangan produk tidak hanya berhenti pada lidi sawit namun terus dikembangkan untuk berbagai produk turunan sawit lainnya sehingga semakin banyak UMKM perkebunan yang mampu masuk ke pasar internasional. Sementara, ASPEKPIR berkomitmen untuk terus mendorong anggotanya mengembangkan produk samping kelapa sawit. Setiyono menyebut lidi sawit menjadi langkah awal, sementara asosiasi juga tengah mempelajari pengembangan produk lain seperti biochar untuk peluang ekspor ke depan. Melalui Podcast Bincang UMKM Perkebunan di Roemah Episode II UKMK Bisa Ekspor menunjukkan pengembangan produk berbasis komoditas perkebunan tidak hanya dapat menciptakan nilai tambah di dalam negeri, tetapi membuka peluang bagi UMKM untuk membawa produk Indonesia ke pasar dunia. Ke depan, kolaborasi dan pendampingan diharapkan dapat terus memperluas jumlah pelaku usaha serta wilayah yang mampu menghasilkan produk perkebunan berorientasi ekspor.
BPDP Serahkan Katalog 100 Produk UMKM Sawit ke Kemenper di Momen Olahraga dan Budaya
Jakarta, katakabar.com - BLU Kementerian Keuangan, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) manfaatkan momen ajang olahraga dan budaya tahunan Merdeka Run 2026, dengan menyerahkan Katalog 100 Produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Sawit Kepada Kementerian Perekonomian. Penyerahan katalog diwakili oleh Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah kepada Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso di booth BPDP. Merdeka Run 2026 digelar di kawasan Monumen Reog Ponorogo Sampung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (22/8) lalu berlangsung semarak dengan dihadiri sekitar 5.000 peserta dari berbagai daerah. Turut hadir jajaran pimpinan lintas kementerian, di antaranya Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan, Sudarto , Pimpinan Pemeriksa Keuangan Negara I Badan Pemeriksa Keuangan, Nyoman Adhi Suryadnyana,Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kemenko Perekonomian, Fery Irawan, serta Bupati Ponorogo, Lisdyarita. Kikis Kampanye Negatif Lewat Inovasi Produk Turunan Sawit Kehadiran Booth BPDP bertujuan untuk promosi kebaikan sawit dalam melawan black campaign (kampanye negatif) yang selama ini kerap mendera industri kelapa sawit. Melalui kegiatan edukasi, masyarakat diajak untuk memahami bahwa komoditas sawit tidak hanya sebatas bahan baku minyak goreng. Di hadapan para peserta dan komunitas lari (runners), dijelaskan berbagai bentuk inovasi turunan sawit yang sangat bermanfaat untuk kesehatan dan gaya hidup harian, seperti minyak makan merah, suplemen bernutrisi tinggi yang dapat dikonsumsi untuk mendukung kesehatan dan stamina penggiat olahraga karena kaya akan tokoferol Vitamin E Booth BPDP juga dikunjungi oleh pimpinan lintas kementerian selain Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso hadir juga Pimpinan Pemeriksa Keuangan Negara I Badan Pemeriksa Keuangan Nyoman Adhi Suryadnyana serta Sekjen Dewan Ekonomi Kawasan Ekonomi Khusus Rizal Edwin Manangsang. Dorong UMKM Perkebunan Ekosistem Sport Tourism BPDP mendorong adanya sinergi dan kolaborasi erat antara sektor pariwisata dengan pelaku Usaha Kecil, Menengah, dan Koperasi (UKMK) perkebunan. Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UKMK BPDP, Helmi Muhansyah, menyampaikan keindahan tempat dan konsep acara yang menarik serta keberadaan oleh-oleh atau buah tangan menjadi komponen penting dalam pengembangan pariwisata. "Sport tourism bagian dari ekosistem ekonomi kreatif daerah yang bisa di sinergikan dengan produk UMKM berbasis Perkebunan. Beragam produk dalam katalog 100 UMKM Sawit potensial sebagai oleh-oleh (buah tangan), dengan mendorong keterlibatan pelaku UMKM perkebunan dalam ekosistem industri kreatif sport tourism akan berkontribusi sebagai upaya pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen sebagaimana ditargetkan Presiden Prabowo Subianto," ucap Helmi.
Kenapa Gaji Naik tapi Tabungan Tetap Nol? Kenali Lifestyle Inflation dan Cara Mendeteksi
Jakarta, katakabar.com - Gaji naik tapi tabungan tetap nol? Kenali lifestyle inflation, cara mendeteksinya lebih awal, dan langkah praktis menghentikannya sebelum kebiasaan ini menghabiskan seluruh kenaikan gajimu. Gaji baru saja naik 20 persen, tapi saldo tabungan di akhir bulan tetap sama saja dengan tahun lalu: nol, atau bahkan minus karena cicilan. Kalau ini terdengar familiar, kemungkinan besar bukan gajimu yang kurang besar tetapi standar hidupmu yang ikut naik secepat kenaikan gaji itu sendiri. Fenomena ini punya nama: lifestyle inflation, dan diam-diam ia menjadi salah satu alasan utama kenapa banyak pekerja dengan penghasilan layak tetap tidak punya tabungan. Artikel ini akan membahas apa itu lifestyle inflation, kenapa ia sulit disadari, tanda-tanda kamu sedang mengalaminya, dan langkah konkret untuk menghentikannya sebelum kenaikan gaji berikutnya menguap lagi tanpa jejak. Apa Itu Lifestyle Inflation? Lifestyle inflation (disebut juga lifestyle creep) adalah kondisi ketika pengeluaran seseorang naik sebanding atau bahkan lebih cepat dari kenaikan pendapatannya. Setiap kali penghasilan bertambah, standar hidup ikut naik: makan yang tadinya di warteg jadi rutin di restoran, transportasi umum berganti ojek online setiap hari, langganan streaming bertambah satu per satu, sampai upgrade gadget yang sebetulnya belum perlu. Masalahnya bukan pada kenaikan itu sendiri menikmati hasil kerja keras itu wajar. Masalahnya adalah ketika seluruh ruang finansial ekstra dari kenaikan gaji habis terpakai untuk gaya hidup, sehingga rasio tabungan tidak pernah membaik meski nominal gaji terus naik. Kenapa Fenomena Ini Sulit Disadari Ada beberapa alasan lifestyle inflation begitu mudah menyusup tanpa disadari: 1. Kenaikannya bertahap, bukan drastis. Tidak ada satu keputusan besar yang terasa "boros" hanya serangkaian keputusan kecil (langganan baru, upgrade kelas ojek online, makan di luar lebih sering) yang masing-masing terasa wajar sendiri-sendiri. 2. Perbandingan sosial jadi standar baru. Begitu penghasilan naik, lingkaran pergaulan sering ikut bergeser ke standar yang lebih tinggi, dan otak secara alami menyesuaikan apa yang terasa "normal". Ini erat kaitannya dengan bagaimana FOMO bisa mengancam dompetmu tanpa disadari. 3. Tidak ada sistem pelacakan otomatis. Kalau kenaikan gaji langsung masuk ke rekening yang sama dengan pengeluaran harian, tidak ada pemisahan yang memaksa seseorang sadar berapa yang seharusnya bisa ditabung. Data makro turut memperkuat pola ini. Indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia pada 2026 tercatat 69,57 persen, naik dari 66,64 persen pada 2025. Tetapi kenaikan pemahaman soal produk keuangan tidak otomatis diikuti kenaikan perilaku menabung yang konsisten karena literasi dan kebiasaan adalah dua hal yang berbeda. Yang lebih memprihatinkan, tekanan finansial ini terjadi di tengah pergeseran struktur ekonomi rumah tangga secara nasional. Jumlah kelas menengah Indonesia justru menyusut dari 47,9 juta orang pada 2024 menjadi 46,7 juta orang pada 2025, penurunan yang lebih dalam dibanding tahun sebelumnya. Dengan kata lain, banyak rumah tangga yang secara nominal berpenghasilan "cukup" justru makin rentan turun kelas ketika biaya hidup naik lebih cepat dari kemampuan menabung mereka. 5 Tanda Kamu Sedang Alami Lifestyle Inflation Gunakan daftar ini sebagai self-check jujur terhadap kebiasaan finansialmu sendiri: Rasio tabungan tidak pernah naik meski gaji naik. Kalau tiga kali kenaikan gaji berturut-turut tidak mengubah persentase yang berhasil ditabung, itu sinyal paling jelas. Kamu tidak ingat persis kemana kenaikan gaji "pergi". Tidak ada satu pos pengeluaran besar yang bisa disebut penyebabnya uangnya menyebar ke banyak pengeluaran kecil yang baru. Langganan bulanan terus bertambah, jarang dikurangi. Streaming, aplikasi produktivitas, gym, kopi langganan semuanya menumpuk tanpa evaluasi ulang. Kamu merasa "butuh" upgrade begitu ada uang lebih, bukan karena barang lama rusak atau tidak layak pakai, tapi karena standar baru terasa pantas didapat. Dana darurat tidak bertambah signifikan meski penghasilan sudah naik cukup lama biasanya karena semua kenaikan langsung terserap ke pengeluaran rutin, bukan dialokasikan ke tabungan lebih dulu. Kalau tiga dari lima tanda ini terasa relevan, kemungkinan besar lifestyle inflation sedang menggerus potensi tabunganmu. Ini juga bisa jadi bagian dari kebiasaan finansial lain yang perlu dievaluasi ulang. Cara Mendeteksi Lifestyle Inflation Sejak Dini 1. Hitung rasio tabungan, bukan cuma nominal gaji Jangan hanya lihat "gaji naik berapa persen" — hitung juga "tabungan naik berapa persen". Idealnya, setiap kenaikan gaji diikuti kenaikan rasio tabungan, bukan sekadar kenaikan pengeluaran yang sebanding. 2. Bandingkan pengeluaran per kategori, bukan total Total pengeluaran yang stabil bisa menyembunyikan pergeseran besar di dalamnya. Bandingkan pos makan, transportasi, hiburan, dan langganan digital dari tahun ke tahun untuk melihat kategori mana yang diam-diam membengkak. 3. Terapkan aturan "tunda 30 hari" untuk kenaikan gaya hidup baru Sebelum berkomitmen pada pengeluaran rutin baru (langganan, upgrade cicilan, gaya hidup baru yang berulang tiap bulan), beri jeda 30 hari. Kalau setelah sebulan keinginan itu masih terasa perlu, baru pertimbangkan. 4. Otomatiskan tabungan sebelum uang "sempat terlihat" Alihkan sebagian dari setiap kenaikan gaji langsung ke rekening tabungan/investasi terpisah pada hari gajian, sebelum sempat masuk ke rekening pengeluaran harian. Ini membalik logika "menabung dari sisa" menjadi "menabung dulu, sisanya baru dibelanjakan". 5. Naikkan tabungan lebih dulu dari gaya hidup setiap kali gaji naik Aturan sederhana yang sering dipakai perencana keuangan: alokasikan minimal 50 persen dari setiap kenaikan gaji untuk tabungan/investasi, sisanya baru boleh dinikmati untuk peningkatan gaya hidup. Setelah menerapkan langkah-langkah di atas, kamu tetap butuh "wadah" agar tabungan tidak tercampur dengan rekening pengeluaran harian. Dua opsi yang bisa dipertimbangkan: SmartGrow BPR KS; tabungan dengan bunga 5% per tahun yang dibayarkan harian, setoran awal mulai Rp50.000 lewat aplikasi KSku. Cocok sebagai rekening terpisah untuk strategi otomatisasi tabungan. SmartLoan BPR KS; pembiayaan dengan jaminan BPKB mobil/motor, tanpa biaya admin dan provisi, bunga mulai dari 0,6% per bulan, bisa dilunasi kapan saja tanpa penalti. Selengkapnya bisa dicek langsung di masing-masing halaman produk di atas. Gaji naik tapi tabungan tetap nol bukan berarti kamu gagal mengelola uang ini pola yang dialami banyak orang karena lifestyle inflation bergerak diam-diam, sedikit demi sedikit, sampai seluruh kenaikan penghasilan terserap tanpa disadari. Kuncinya bukan menahan diri dari semua kenikmatan, tetapi memastikan setiap kenaikan gaji dibagi secara sadar: sebagian untuk menikmati hasil kerja, sebagian lagi dikunci lebih dulu sebagai tabungan sebelum sempat terpakai. Coba mulai dari langkah paling sederhana: cek rasio tabunganmu bulan ini dibanding setahun lalu. Kalau angkanya stagnan meski gaji sudah naik, itu saatnya menerapkan aturan otomatisasi tabungan di atas. Referensi Fortune Indonesia. Indeks Literasi Keuangan 2026 Naik ke 69,57 Persen, OJK: Melampaui Target RPJMN. https://www.fortuneidn.com/finance/indeks-literasi-keuangan-2026-naik-ke-69-57-persen-ojk-melampaui-target-rpjmn-00-ccw2k-pqdczc Kontan.co.id. Jumlah Kelas Menengah Turun Lebih Dalam di 2025 Tertekan Daya Beli dan Konsumsi. https://nasional.kontan.co.id/news/jumlah-kelas-menengah-turun-lebih-dalam-di-2025-tertekan-daya-beli-dan-konsumsi
Harga Emas Masih Volatil, Dupoin Futures Soroti Risiko Koreksi XAU/USD
Jakarta, katakabar.com - Harga emas dunia diperkirakan masih bergerak volatil pada perdagangan Kamis (27/8), dengan risiko koreksi yang perlu diwaspadai pelaku pasar. Analisis Dupoin Futures, harga emas atau XAU/USD pada timeframe H1 masih belum menunjukkan konfirmasi kuat untuk melanjutkan kenaikan. Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai kegagalan harga menembus resistance utama menjadi salah satu faktor yang dapat membuka ruang bagi pelemahan dalam jangka pendek. Menurut analisis Dupoin Futures, XAU/USD saat ini masih menghadapi area resistance kuat di kisaran 4.649 hingga 4.672 dolar AS. Zona tersebut dipandang sebagai area supply yang berpotensi kembali memicu tekanan jual apabila harga tidak mampu menembusnya secara meyakinkan. Dupoin Futures menilai selama harga belum berhasil ditutup di atas zona tersebut, momentum bullish masih belum cukup kuat untuk mengonfirmasi keberlanjutan tren naik. Geraldo Kofit menjelaskan, kegagalan harga menembus resistance menjadi sinyal penting bagi pelaku pasar. Dalam kondisi seperti ini, seller masih memiliki peluang untuk kembali mengambil kendali setelah harga mengalami penguatan sebelumnya. Karena itu, Dupoin Futures memperkirakan ruang koreksi masih terbuka apabila XAU/USD kembali tertahan di area 4.649–4.672 dolar AS. Dalam skenario yang diproyeksikan Dupoin Futures, apabila harga emas gagal melewati zona supply tersebut, XAU/USD berpotensi bergerak turun menuju support terdekat di level 4.583 dolar AS. Level ini menjadi area penting yang perlu diperhatikan karena dapat menentukan apakah koreksi hanya berlangsung sementara atau berkembang menjadi pelemahan yang lebih dalam. Dupoin Futures menilai respons harga di sekitar support tersebut akan menjadi salah satu indikator penting bagi arah pergerakan emas berikutnya. Dari sisi fundamental, Dupoin Futures melihat pergerakan emas masih dipengaruhi oleh dinamika dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat. Sebelumnya, pelemahan dolar dan penurunan yield menjadi katalis positif yang membantu menopang harga emas. Kondisi tersebut membuat emas relatif lebih menarik karena opportunity cost untuk memegang aset yang tidak memberikan bunga menjadi lebih rendah. Tetapi, Dupoin Futures menilai katalis tersebut kini menghadapi tantangan dari perkembangan data ekonomi AS. Salah satu perhatian utama pasar adalah data Personal Consumption Expenditures atau PCE Amerika Serikat yang tercatat lebih tinggi dari ekspektasi. Menurut Dupoin Futures, data inflasi yang lebih kuat dapat memengaruhi ekspektasi investor terhadap arah kebijakan Federal Reserve. Apabila tekanan inflasi masih persisten, peluang The Fed untuk mempertahankan kebijakan moneter yang ketat dapat meningkat, yang pada akhirnya berpotensi memberikan dukungan terhadap dolar AS dan yield obligasi. Kondisi tersebut menjadi risiko bagi harga emas. Dupoin Futures menjelaskan bahwa penguatan dolar AS biasanya memberikan tekanan terhadap komoditas yang dihargai dalam mata uang tersebut, termasuk emas. Di sisi lain, kenaikan imbal hasil obligasi juga dapat mengurangi daya tarik emas karena investor memiliki alternatif aset yang menawarkan return. Kombinasi kedua faktor tersebut berpotensi memperbesar tekanan terhadap XAU/USD apabila sentimen hawkish kembali mendominasi pasar. Perhatian investor kini beralih ke Jackson Hole yang menjadi salah satu agenda penting bagi pasar keuangan global. Menurut Dupoin Futures, pernyataan pejabat Federal Reserve dalam forum tersebut dapat menjadi katalis penting bagi pergerakan emas. Pasar akan mencermati apakah komentar yang disampaikan cenderung hawkish atau dovish, terutama terkait prospek suku bunga dan perkembangan inflasi Amerika Serikat. Dupoin Futures menilai pernyataan Kevin Warsh menjadi salah satu faktor yang berpotensi memengaruhi ekspektasi pasar. Apabila komentar yang muncul mengindikasikan bahwa The Fed masih perlu mempertahankan kebijakan ketat untuk mengendalikan inflasi, dolar AS berpotensi kembali menguat dan memberikan tekanan terhadap emas. Sebaliknya, jika muncul sinyal dovish, tekanan terhadap dolar dan yield dapat mereda sehingga memberikan ruang bagi XAU/USD untuk kembali menguat. Dengan mempertimbangkan berbagai faktor tersebut, Dupoin Futures memproyeksikan harga emas masih memiliki risiko koreksi pada perdagangan hari ini. Selama XAU/USD belum mampu menembus dan bertahan di atas resistance 4.649–4.672 dolar AS, Dupoin Futures melihat peluang pelemahan menuju support 4.583 masih terbuka. Namun, volatilitas diperkirakan tetap tinggi karena pasar masih menunggu katalis fundamental berikutnya. Bagi pelaku pasar, Dupoin Futures menyarankan perhatian khusus terhadap pergerakan harga di sekitar resistance dan support tersebut. Jika XAU/USD mampu menembus resistance secara valid, skenario bullish berpotensi kembali menguat. Sebaliknya, kegagalan menembus zona supply dapat memperbesar peluang koreksi menuju 4.583 dolar AS. Dengan demikian, menurut Dupoin Futures, arah dolar AS, pergerakan yield obligasi, data inflasi, serta sinyal kebijakan Federal Reserve akan menjadi faktor utama yang menentukan pergerakan harga emas dalam jangka pendek.
Hari Danau Sedunia: Rayakan Danau Toba, Tempat Alam, Warisan dan Masyarakat Bersatu
Medan, katakabar.com - Setiap 27 Agustus, dunia memperingati Hari Danau Sedunia (World Lake Day). Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan peringatan ini melalui resolusi yang diprakarsai oleh Indonesia. Perayaan global pertama Hari Danau Sedunia berlangsung pada 2025. Hari Danau Sedunia meningkatkan kesadaran akan pentingnya danau di seluruh dunia. Peringatan ini juga mendorong upaya untuk melindungi, menjaga, dan memulihkan ekosistem danau. Danau menyediakan sumber air tawar dan mendukung keanekaragaman hayati. Danau juga menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat, mata pencaharian, serta budaya yang berkembang di sekitarnya. Hari Danau Sedunia: Rayakan Danau di Dunia Danau salah satu ekosistem air tawar yang paling penting di dunia. Danau menyediakan air bagi masyarakat serta menjadi habitat bagi berbagai jenis tumbuhan dan satwa. Bagi banyak masyarakat, danau juga memiliki nilai budaya yang mendalam. Danau dapat membentuk tradisi, mata pencaharian, dan cara hidup masyarakat di sekitarnya. Nilainya jauh melampaui keindahan alamnya. Hari Danau Sedunia mengingatkan kita akan pentingnya menjaga ekosistem berharga ini. Peringatan ini juga mendorong kesadaran dan tindakan nyata untuk menjaga kelestarian danau bagi generasi mendatang. Peran Indonesia dalam Hari Danau Sedunia Indonesia turut memimpin inisiatif untuk menetapkan Hari Danau Sedunia melalui diplomasi air di tingkat internasional. Inisiatif ini mendapat momentum dalam World Water Forum ke-10 di Bali. Forum tersebut mempertemukan berbagai negara dan organisasi untuk membahas tantangan air yang dihadapi dunia. PBB kemudian mengadopsi resolusi untuk menetapkan Hari Danau Sedunia. Pencapaian ini mencerminkan komitmen Indonesia terhadap pengelolaan air yang berkelanjutan serta perlindungan sumber daya air tawar. Indonesia memiliki banyak danau dengan nilai alam dan budaya yang unik. Di antaranya, Danau Toba menjadi salah satu lanskap paling istimewa di Indonesia. Danau Toba: Keajaiban Alam Indonesia Terletak di Sumatera Utara, Danau Toba merupakan salah satu keajaiban alam Indonesia yang paling dikenal. Danau ini memiliki panjang sekitar 100 kilometer dan lebar 30 kilometer. Danau Toba merupakan danau vulkanik terbesar di dunia sekaligus danau terbesar di Asia Tenggara. Sejarah Danau Toba bermula sekitar 74.000 tahun lalu. Letusan gunung berapi besar membentuk kaldera luas yang kemudian menjadi Danau Toba. Saat ini, danau tersebut dikelilingi pegunungan, hutan, desa, dan masyarakat setempat. Keindahan alamnya hanyalah sebagian dari cerita Danau Toba. Danau Toba juga memiliki hubungan erat dengan budaya dan sejarah masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Lebih dari Sekadar Danau: Kisah Samosir Di tengah Danau Toba terdapat Pulau Samosir. Pulau ini memiliki hubungan sejarah dan budaya yang kuat dengan kawasan Danau Toba. Samosir memiliki desa-desa tradisional, situs leluhur, dan berbagai peninggalan bersejarah. Lanskapnya mencerminkan hubungan yang erat antara manusia dan alam. Kehidupan masyarakat di pulau ini juga tidak dapat dipisahkan dari danau. Danau Toba menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat sekaligus identitas kawasan tersebut. Bagi wisatawan, Samosir menawarkan lebih dari sekadar pemandangan indah. Pulau ini menjadi kesempatan untuk mengenal sejarah, tradisi, dan kehidupan sehari-hari masyarakat di sekitar Danau Toba. Menikmati Danau Toba dari Samosir Bagi mereka yang ingin menikmati Danau Toba lebih dari sekadar pemandangan, Pulau Samosir menawarkan kesempatan untuk lebih dekat dengan danau, alam, dan warisan budayanya. Berlokasi di Tuktuk Siadong, Marianna Resort & Convention Tuktuk – Samosir, Marclan Collection berada di tepi Danau Toba dan menjadi salah satu tempat untuk menjelajahi keindahan Pulau Samosir. Resor ini memadukan pemandangan Danau Toba, kekayaan budaya setempat, dan keramahan modern. Para tamu dapat menikmati suasana alam sekaligus menjelajahi berbagai situs budaya dan sejarah di sekitar Samosir. Marianna juga menawarkan berbagai aktivitas seperti olahraga air, bersepeda, dan kegiatan luar ruangan yang memungkinkan tamu menikmati Danau Toba dari berbagai sisi. Dengan Danau Toba sebagai bagian utama dari pengalaman, menginap di Samosir dapat menjadi lebih dari sekadar kunjungan ke destinasi yang indah. Pengalaman ini juga menjadi kesempatan untuk memahami hubungan antara danau, alam, dan masyarakat yang menjadikan kawasan ini sebagai rumah mereka. Warisan Budaya Batak Terus Hidup Danau Toba memiliki hubungan yang erat dengan warisan budaya masyarakat Batak, salah satu masyarakat adat di kawasan ini. Rumah tradisional dan desa-desa adat dapat ditemukan di berbagai wilayah di sekitar danau. Musik, upacara adat, kerajinan, serta cerita lokal juga terus menjadi bagian penting dari budaya Batak. Tradisi-tradisi ini menghubungkan generasi masa kini dengan sejarah kawasan. Tradisi tersebut juga menunjukkan betapa eratnya hubungan antara budaya dan alam di sekitar Danau Toba. Karena itu, melindungi Danau Toba berarti menjaga lebih dari sekadar perairannya. Hal ini juga berarti mendukung budaya, sejarah, dan masyarakat yang telah tumbuh bersama danau tersebut. Melihat Lebih dari Sekadar Lanskap Hari Danau Sedunia menjadi kesempatan untuk melihat danau bukan hanya sebagai destinasi wisata. Danau merupakan ekosistem hidup sekaligus lanskap budaya. Danau Toba menjadi contoh nyata dari hubungan tersebut. Perairannya yang luas, sejarah vulkaniknya, lingkungan alamnya, dan warisan budaya Batak berpadu menciptakan sebuah kawasan yang istimewa. Saat memperingati Hari Danau Sedunia, Danau Toba mengingatkan kita bahwa menjaga danau merupakan tanggung jawab bersama. Menjaga danau berarti menjaga lingkungan dan masyarakat yang bergantung padanya. Hal ini juga berarti melestarikan cerita, tradisi, dan lanskap yang membuat setiap danau memiliki keunikan tersendiri. Ketika kita melindungi sebuah danau, kita tidak hanya melindungi air. Kita juga menjaga bagian hidup dari warisan kita untuk generasi mendatang.
Harga Bitcoin Terbang 20 Persen Lebih, Treasury AS Jadi Pemicu Utama?
Jakarta, katakabar.com - Harga Bitcoin melonjak signifikan dalam waktu singkat, dari level di bawah US$ 64.000 pada 19 Agustus 2026 hingga menembus US$ 79.000. Berdasarkan data CoinMarketCap, Bitcoin tercatat menguat lebih dari 20 persen dalam sepekan terakhir. Lonjakan cepat ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor: apa yang sebenarnya mendorong reli tersebut, dan mengapa kebijakan di pasar obligasi pemerintah Amerika Serikat ikut berpengaruh terhadap aset kripto? Salah satu jawabannya datang dari kebijakan yang sekilas tampak jauh dari dunia kripto, yakni pembelian kembali atau buyback obligasi pemerintah AS oleh Departemen Keuangan AS. Treasury Buyback dan Sinyal Likuiditas Treasury buyback merupakan mekanisme ketika pemerintah AS membeli kembali surat utang yang telah beredar di pasar menggunakan dana tunai yang dimilikinya. Pada 19 Agustus 2026, Departemen Keuangan AS mengumumkan rencana menggandakan nilai pembelian kembali obligasi jangka panjang dari US$ 2 miliar menjadi US$ 4 miliar per operasi mulai September. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, juga membuka peluang agar skala buyback tersebut kembali diperbesar ke depan. Kebijakan semacam ini umumnya dilakukan untuk menjaga likuiditas dan kelancaran perdagangan di pasar obligasi, terutama pada seri lama yang semakin jarang diperdagangkan. Selain itu, pembelian kembali dapat membantu meredam lonjakan imbal hasil atau yield obligasi yang terlalu tinggi, sehingga tekanan terhadap biaya utang pemerintah dan pasar keuangan dapat berkurang. Lalu, apa hubungannya dengan Bitcoin? Ketika pemerintah membeli obligasi dalam jumlah besar, permintaan terhadap surat utang tersebut meningkat. Harga obligasi cenderung naik, sementara yield-nya bergerak turun. Dalam kondisi seperti ini, daya tarik instrumen aman seperti Treasury dapat berkurang dibandingkan aset dengan profil risiko lebih tinggi. CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, mengatakan pasar juga dapat membaca kebijakan tersebut sebagai sinyal bertambahnya likuiditas dalam sistem keuangan. Secara historis, kondisi likuiditas yang lebih longgar kerap menjadi sentimen positif bagi aset berisiko, termasuk Bitcoin. "Kebijakan ini menurunkan imbal hasil obligasi yang sempat melonjak tajam, dan pasar membacanya sebagai sinyal ekspansi likuiditas, yang secara historis selalu direspons positif oleh BTC," ujar Yudho dalam pernyataan tertulis, Rabu (26/8) lalu. Optimisme pasar semakin kuat karena pada hari yang sama dengan pengumuman buyback tersebut, Presiden AS, Donald Trump, juga menjamu sejumlah eksekutif industri kripto di Gedung Putih. Kombinasi faktor likuiditas dan sinyal politik itu menambah ekspektasi positif terhadap arah kebijakan AS terhadap aset digital. Meski demikian, Yudho menekankan bahwa Treasury buyback bukan satu-satunya alasan di balik lonjakan Bitcoin hingga melampaui US$ 79.000. Reli kali ini didorong oleh beberapa faktor yang terjadi hampir bersamaan. Salah satunya adalah short squeeze di pasar derivatif. Ketika Bitcoin menembus rentang US$ 65.000-US$ 72.000, sejumlah besar posisi short atau taruhan terhadap penurunan harga mulai terlikuidasi secara paksa. Nilainya diperkirakan mencapai lebih dari US$ 3 miliar hingga US$ 6,4 miliar dalam beberapa hari, yang disebut menjadi salah satu gelombang likuidasi terbesar sejak November 2021. Karena mayoritas posisi yang ditutup merupakan taruhan bearish, proses likuidasi justru menciptakan tekanan beli tambahan dan mempercepat kenaikan harga Bitcoin. Dorongan berikutnya datang dari investor institusional. ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat mencatat arus masuk harian sebesar US$ 517 juta pada 19 Agustus 2026, tertinggi sejak awal Mei. Lonjakan inflow tersebut menunjukkan minat institusi terhadap Bitcoin kembali meningkat. Reli Kencang, Risiko Koreksi Ikut Membesar Di balik optimisme tersebut, investor tetap perlu mencermati potensi koreksi jangka pendek. Data internal FLOQ, mencatat Bitcoin sempat kesulitan menembus area resistance di sekitar US$ 79.400-US$ 81.000. Pada saat yang sama, indikator Relative Strength Index (RSI) harian telah memasuki zona overbought, yang menunjukkan kenaikan harga berlangsung sangat cepat dan mulai rentan terhadap aksi ambil untung. "Diperkirakan koreksi wajar ke kisaran US$ 75.000-76.000 usai kenaikan secepat ini, bahkan ada yang mewaspadai potensi penurunan lebih dalam ke US$ 67.000-70.000 jika tekanan jual meningkat," jelas Yudho. Sinyal kehati-hatian juga terlihat dari pasar futures Bitcoin yang berada dalam kondisi backwardation, yakni ketika harga kontrak berjangka berada di bawah harga spot. Menurut Yudho, kondisi tersebut dapat mengindikasikan bahwa sebagian aktivitas pembelian belakangan ini merupakan strategi basis trade, bukan sepenuhnya taruhan bullish terhadap kenaikan harga Bitcoin dalam jangka panjang. Jackson Hole Jadi Ujian Berikutnya Setelah reli tajam dalam beberapa hari terakhir, perhatian pasar kini beralih ke kebijakan moneter AS. Investor akan mencermati pidato Ketua Federal Reserve Kevin Warsh dalam Simposium Kebijakan Ekonomi Jackson Hole pada 27-29 Agustus 2026. Penampilan tersebut menjadi salah satu agenda penting karena merupakan kehadiran perdananya dalam forum itu sebagai Ketua The Fed. Nada yang disampaikan Warsh, apakah cenderung dovish, netral, atau hawkish, berpotensi menentukan arah Bitcoin dalam jangka pendek. Pasar juga akan menghadapi sejumlah agenda penting lain pada September, mulai dari voting RUU Clarity Act pada 15 September hingga keputusan suku bunga The Fed pada 16 September. Kenaikan Bitcoin hingga menembus US$ 79.000 tidak dapat dijelaskan oleh satu faktor saja. Treasury buyback memberikan dorongan dari sisi likuiditas, tetapi reli tersebut juga diperkuat oleh short squeeze, masuknya dana institusional, serta optimisme terhadap arah kebijakan AS. Pertanyaannya kini bukan lagi sekadar mengapa Bitcoin naik, tetapi apakah kombinasi katalis tersebut cukup kuat untuk mempertahankan momentum di atas US$ 79.000, atau justru membuka ruang bagi koreksi setelah reli yang begitu cepat.
Lagi Harga Emas Menguat, Dupoin Futures Proyeksikan Target 4.700
Jakarta, katakabar.com - Pergerakan harga emas (XAUUSD) diperkirakan masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan pekan keempat Agustus 2026. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, momentum bullish kembali terlihat setelah harga mengalami rejection pada area support 4.637–4.616. Kondisi tersebut diperkuat dengan terbentuknya pola Bullish Engulfing yang menunjukkan mulai menguatnya tekanan beli. Dupoin Futures melihat situasi ini membuka peluang bagi XAUUSD untuk bergerak menuju resistance 4.686 hingga 4.700. Pada time frame H1, analisis Dupoin Futures menunjukkan bahwa harga emas sebelumnya sempat mengalami tekanan ketika mendekati area support 4.637–4.616. Namun, tekanan jual tidak cukup kuat untuk membawa harga menembus zona tersebut. Harga justru mengalami rejection dan kembali bergerak naik, yang menjadi indikasi bahwa buyer masih memiliki minat cukup besar untuk mempertahankan posisi. Bagi Dupoin Futures, kemampuan harga bertahan di atas support menjadi salah satu dasar penting dalam melihat peluang kenaikan jangka pendek. Sinyal bullish semakin diperkuat oleh terbentuknya pola Bullish Engulfing, sebagaimana menjadi perhatian dalam analisis Dupoin Futures. Pola tersebut mencerminkan perubahan momentum dari tekanan jual menuju dominasi pembeli. Candlestick bullish yang menutupi candlestick bearish sebelumnya menunjukkan adanya peningkatan minat beli setelah harga menyentuh area support. Dalam kondisi seperti ini, Dupoin Futures menilai peluang terjadinya kelanjutan rebound menjadi semakin terbuka selama buyer mampu mempertahankan momentum. Menurut proyeksi Dupoin Futures, target kenaikan terdekat harga emas berada pada area resistance 4.686–4.700. Zona tersebut akan menjadi level penting yang perlu dicermati pelaku pasar karena dapat menentukan arah XAUUSD selanjutnya. Jika harga mampu menembus resistance 4.686 dengan momentum yang kuat, Dupoin Futures melihat peluang bagi emas untuk melanjutkan penguatan menuju level yang lebih tinggi. Sebaliknya, apabila harga mengalami rejection, koreksi jangka pendek tetap perlu diantisipasi. Meski memiliki prospek bullish, Dupoin Futures mengingatkan bahwa pergerakan harga mendekati resistance berpotensi memicu aksi ambil untung. Setelah mengalami penguatan, sebagian trader dapat memilih merealisasikan keuntungan sehingga menyebabkan harga terkoreksi sementara. Karena itu, Dupoin Futures menyarankan pelaku pasar untuk tidak hanya memperhatikan target resistance, tetapi juga mengamati respons harga ketika memasuki area 4.686–4.700. Dari sisi fundamental, Dupoin Futures menilai pergerakan emas juga memperoleh dukungan dari penurunan harga minyak. Harga minyak yang lebih rendah dapat mengurangi kekhawatiran terhadap tekanan inflasi, terutama setelah kenaikan harga energi sebelumnya menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko inflasi. Kondisi tersebut berpotensi memberikan ruang bagi imbal hasil obligasi pemerintah AS atau Treasury Yield untuk bergerak lebih rendah, yang pada akhirnya dapat mendukung harga emas. Penurunan US Treasury Yield menjadi faktor yang diperhatikan Dupoin Futures karena emas merupakan aset yang tidak memberikan imbal hasil. Ketika yield obligasi turun, opportunity cost dalam memegang emas menjadi lebih rendah. Situasi tersebut dapat meningkatkan daya tarik XAUUSD di mata investor. Dengan demikian, Dupoin Futures melihat penurunan yield sebagai salah satu katalis yang dapat membantu mempertahankan momentum penguatan harga emas dalam jangka pendek. Selain yield, Dupoin Futures juga mencermati perkembangan dolar AS sebagai salah satu faktor utama yang dapat menentukan arah emas. Pelemahan dolar biasanya memberikan sentimen positif bagi XAUUSD karena membuat harga emas menjadi relatif lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang selain dolar. Apabila tekanan terhadap dolar AS terus berlanjut, Dupoin Futures melihat peluang penguatan emas menuju resistance 4.686–4.700 masih cukup terbuka. Dupoin Futures juga melihat adanya risiko dari sisi permintaan safe haven. Meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran serta kemungkinan kembali normalnya aktivitas di Selat Hormuz dapat mengurangi kebutuhan investor terhadap aset lindung nilai. Apabila kondisi geopolitik semakin stabil, Dupoin Futures memperkirakan sebagian permintaan safe haven terhadap emas dapat berkurang sehingga berpotensi membatasi laju kenaikan XAUUSD. Perkembangan geopolitik tetap menjadi perhatian Dupoin Futures karena perubahan situasi di kawasan tersebut dapat memicu volatilitas harga emas dengan cepat. Bila ketegangan AS-Iran kembali meningkat atau terdapat gangguan terhadap aktivitas di Selat Hormuz, permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven berpotensi kembali melonjak. Sebaliknya, apabila tensi terus mereda, Dupoin Futures menilai investor dapat mulai mengurangi eksposur safe haven sehingga momentum bullish emas berpotensi menjadi lebih terbatas. Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai prospek harga emas (XAUUSD) pada perdagangan hari ini masih cenderung bullish, meskipun terdapat sejumlah faktor yang dapat membuat pergerakan berlangsung mixed. Dari sisi teknikal, rejection pada support 4.637–4.616 dan konfirmasi Bullish Engulfing menjadi sinyal positif. Sementara, Dupoin Futures melihat penurunan harga minyak dan Treasury Yield sebagai katalis fundamental yang turut mendukung penguatan emas. Dengan mempertimbangkan kombinasi faktor teknikal dan fundamental tersebut, Dupoin Futures memproyeksikan harga emas berpeluang menguji area resistance 4.686 hingga 4.700. Area support 4.637–4.616 tetap menjadi zona penting yang perlu dipantau untuk melihat apakah buyer mampu mempertahankan struktur bullish. Selama harga masih mendapatkan respons positif di area tersebut, Dupoin Futures melihat peluang kenaikan XAUUSD masih terbuka. Namun, trader tetap perlu memperhatikan potensi profit taking serta perkembangan AS-Iran dan Selat Hormuz yang dapat mengubah sentimen pasar dengan cepat.
100 Butir Diduga Ekstasi dan Pod Getar Disita, Pria 49 Tahun Ditangkap Polres Langkat
Langkat, katakabar.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Langkat mengamankan seorang pria berinisial S (49), yang diduga terlibat peredaran narkotika di Desa Baja Kuning, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, pada Senin tanggal 24 Agustus 2026 kemarin malam.
Tim Opsnal Polsek Mandau Borgol Pelaku Curanmor di Simpang Padang
Bathin Solapan, katakabar.com - Petualangan pria terduga pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) terhenti, setelah Tim Opsnal Polsek Mandau menangkap pelaku belakangan diketahui bernama AR 29 tahun di Desa Simpang Padang, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Jumat (28/8). "Penangkapan pelaku AR bermula dari kejadian pencurian satu unit sepeda motor merk Honda New Beat Sporty Hitam atas nama RS yang dilakukan orang yang tak dikenal, Selasa (7/7) sekitar pukul 20.00 WIB, di Desa Tambusai Batang Dui, Kecamatan Bathin Solapan, KabupatenBengkalis," ujar Betty. Kejadian tersebut, kata Betty RA meminjam sepeda motor tersebut hendak pergi ke warung. Beberapa jam kemudian kakak saya tersebut pulang dengan berjalan kaki, kemudian ia menceritakan saat ia berbelanja parkirkan sepeda motor tersebut dalam keadaan terkunci stang dan saat ia hendak pulang ternyata sepeda motor tersebut sudah tidak ada atau hilang. "Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar lebih kurang Rp3,5 juta, dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," ceritanya. Tim Opsnal Polsek Mandau, sambung Kasi Humas Polsek Mandau, Jumat (28/8) sekitar pukul 16.30 WIB, mendapat informasi pelaku Pencurian (Pasal 477 KUHPidana) sedang berada di Desa Simpang Padang, Kecamatan Bathin Solapan. Selanjutnya Tim Opsnal Polsek Mandau langsung menuju ke tempat kejadian perkara, dan mengamankan satu orang pelaku AY alias AR. "Setelah diinterogasi pelakumengakui telah melakukan pencurian," tegas Betty. Pelaku dan barang vukti dibawa ke Polsek Mandau guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Sementara ini pelaku disangkakan Pasal 477 KUHPidana).