Kobarkan Semangat Kemanusiaan, Ratusan Pejuang Energi PHR Sukses Kumpulkan 235 Kantong Darah Kesehatan
Kesehatan
Kamis, 21 Mei 2026 | 13:05 WIB

Kobarkan Semangat Kemanusiaan, Ratusan Pejuang Energi PHR Sukses Kumpulkan 235 Kantong Darah

Duri, katakabar.com - Semangat kemanusiaan berkobar ditunjukkan ratusan pekerja dan mitra kerja PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) padati lokasi donor darah sejak pagi hari, Rabu (20/5) kemarin. Di sela-sela aktivitas padat menjaga keandalan operasional demi ketahanan energi nasional, para pejuang energi ini dengan penuh antusias rela mengantre demi mendonorkan darah mereka untuk membantu sesama. Aksi sosial kemanusiaan yang bertepatan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional ini digelar di Kantor Gading PHR, Duri, Kabupaten Bengkalis. Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Dumai dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mandau, kegiatan ini berhasil mengumpulkan sebanyak 235 kantong darah dari antusiasme 304 pendaftar. Kantong darah tersebut siap disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah operasional dan sekitarnya melalui tenaga medis mitra tersebut. Donor darah ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian sosial pekerja PHR berjalan selaras dengan dedikasi mereka dalam memproduksikan minyak dan gas bumi. Bagaimanapun, di balik ketatnya disiplin kerja di lapangan, denyut nadi kepedulian terhadap keselamatan nyawa manusia tetap menjadi prioritas utama yang tidak boleh dikesampingkan. Operation Head Production & Operation PHR, I Gede Putu Ambara Guna, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas tingginya antusias yang ditunjukkan oleh segenap tim di lapangan. "Hari ini kami melihat pemandangan yang luar biasa, di mana para pekerja menunjukkan aksi kepeduliannyha terhadap sesama secara nyata melalui donor darah. PHR tidak hanya berkomitmen penuh dalam menjaga ketahanan energi nasional, tetapi kami juga memiliki tanggung jawab moral yang besar terhadap aspek kemanusiaan di lingkungan operasi,” ujarnya. Ia mengungkapkan, kebutuhan darah menjadi harapan bagi masyarakat yang membutuhkan, dan memberikan kesempatan hidup bagi orang lain. “Mari kita rutin melaksanakan donor darah, untuk membantu sesama dan bukti kepedulian kita terhadap kemanusiaan,” ajaknya. Dua ratusan kantong darah yang terkumpul hari ini adalah simbol dari ketulusan pekerja lapangan untuk terus mengalirkan kehidupan bagi sesama. Tingginya antusiasme dalam kegiatan ini juga tercermin dari cerita para pekerja lapangan yang rela menyisihkan waktu dan berdiri di barisan antrean demi bisa berbagi. Muhammad Basrol, seorang pekerja lapangan yang menjabat Sr Supervisor Field Ops Balam North ikut serta dalam antrean, mengungkapkan alasannya bergabung dalam aksi ini. "Setetes darah yang kita bagikan hari ini bisa menjadi penyambung nyawa bagi saudara kita yang sedang berjuang di ruang perawatan. Menjaga energi itu tugas kami, tapi membantu sesama adalah panggilan hati. PHR tidak hanya beroperasi memastikan energi nasional terpenuhi, namun juga berkomitmen untuk bisa berbagi dengan sesama dalam bentuk darah. Setetes darah merupakan energi kehidupan buat sesama,” tuturnya. Melalui kegiatan yang berlangsung tertib ini, PHR berharap kontinuitas agenda serupa dapat terus terjaga. Sinergi multipihak antara industri, lembaga kemanusiaan, dan fasilitas kesehatan daerah diharapkan mampu memperkuat kepedulian PHR kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi. Sekretaris Kecamatan Mandau, Rio Sentosa S.STP M.Si mengapresiasi PHR. Ia menilai aksi kemanusiaan PHR telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Kami sangat mengapresiasi bentuk kepedulian bagi masyarakat yang ditunjukan oleh PHR, semoga darah yang terkumpul dapat bermanfaat luas bagi masyarakat yang membutuhkan,” sebutnya. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah  Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi WK Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). WK Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.

Resah Angka Kematian Balita, Swiluva Ma Dirikan BioMom Wujudkan Kota Probiotik di Indonesia Kesehatan
Kesehatan
Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:08 WIB

Resah Angka Kematian Balita, Swiluva Ma Dirikan BioMom Wujudkan Kota Probiotik di Indonesia

Tangerang, katakabar.com - Berawal dari keresahan terhadap tingginya angka kematian balita akibat diare serta maraknya kasus kanker usus dan obesitas pada orang dewasa, Swiluva Sigalovada Swilly Sumardy Ma, pelajar kelas 11 Tzu Chi School PIK, mendirikan Biomom, berkolaborasi dengan pemerintah daerah meluncurkan program edukasi kesehatan berbasis komunitas bertajuk 'Probiotic City: Healthy Gut, Healthy City' Swiluva Sigalovada Swilly Sumardy Ma, siswa kelas 11 di Tzu Chi School PIK, Jakarta Utara, menggagas BioMom, sebuah inisiatif kesehatan publik berbasis sains yang bertujuan mendorong lahirnya kota ramah probiotik di berbagai kota dan daerah di Indonesia. Visi besar ini dimulai dari Kota Serang melalui kerja sama dengan Pemerintah Kota Serang, dengan memberikan pelatihan kepada ibu-ibu agar mampu membuat minuman probiotik sehat secara mandiri di rumah. Gagasan BioMom lahir dari kepedulian Swiluva terhadap berbagai persoalan kesehatan masyarakat, khususnya penyakit yang berkaitan dengan sistem pencernaan. Diare sebagai penyebab utama kematian balita, tingkat obesitas orang dewasa yang terus meningkat dan kasus kanker usus yang terus bertambah. Faktanya, sekitar 80 persen sistem imun tubuh berkaitan erat dengan sistem pencernaan. Di dalam usus, terdapat ekosistem kompleks yang dihuni oleh lebih dari 100 triliun bakteri, atau yang dikenal sebagai mikrobiota usus. Ketika kondisi usus sehat, tubuh memiliki perlindungan yang lebih baik terhadap berbagai penyakit. Bagi Swiluva, sistem pencernaan bukan sekadar saluran makanan, melainkan “otak kedua” yang menopang kekebalan dan kesehatan seluruh organ tubuh. Kepedulian tersebut semakin kuat ketika Swiluva melihat bahwa diare masih menjadi salah satu penyebab utama kematian balita di Indonesia dan dapat menimbulkan beban sosial maupun ekonomi bagi keluarga. Di sisi lain, meningkatnya kasus kanker usus dan obesitas pada orang dewasa juga menunjukkan pentingnya edukasi kesehatan pencernaan sejak tingkat keluarga. Lantaran itu, diperlukan solusi yang sederhana, tepat, dan mudah diterapkan untuk membantu mengurangi angka kejadian penyakit pencernaan di Indonesia. Kegelisahan tersebut kemudian Swiluva bawa ke jalur pembelajaran yang lebih mendalam melalui program mikrobiologi di University of Pennsylvania dan Johns Hopkins University. Dari pengalaman belajar di dua institusi tersebut, Swiluva semakin memahami pentingnya hubungan antara mikrobioma, sistem imun, dan kesehatan keluarga. Ilmu yang ia peroleh kemudian ia terjemahkan menjadi gerakan yang sederhana, aplikatif, dan dapat dilakukan langsung oleh masyarakat di rumah. Melalui BioMom, para ibu dan keluarga dilatih untuk membuat home-made probiotics, khususnya minuman probiotik fermentasi seperti water kefir, sebagai cara sederhana dan terjangkau untuk memperkenalkan kebiasaan hidup sehat berbasis mikrobioma. Program ini tidak hanya mengajarkan resep, tetapi juga menekankan pentingnya kebersihan, proses fermentasi yang benar, pemahaman tentang bakteri baik, serta kesadaran bahwa kesehatan usus bukan sekadar isu medis, melainkan kebiasaan harian yang dapat dimulai dari dapur rumah tangga. Bagi Swiluva, ibu memiliki peran strategis sebagai penjaga kesehatan keluarga. Ketika seorang ibu mampu membuat minuman probiotik sendiri, manfaatnya tidak berhenti pada dirinya, tetapi juga mengalir kepada ayah, anak-anak, dan seluruh anggota keluarga. Itu sebabnya, BioMom menargetkan untuk melatih 5.000 ibu-ibu di seluruh Indonesia. Dengan asumsi satu keluarga terdiri dari ibu, ayah, dan dua anak, pelatihan ini berpotensi memberikan dampak langsung kepada sekitar 20.000 anggota keluarga. Artinya, 5.000 ibu yang terlatih dapat menjadi pintu masuk bagi puluhan ribu masyarakat Indonesia untuk mulai mengonsumsi minuman probiotik sehat, memahami pentingnya kesehatan pencernaan, dan membangun kebiasaan hidup yang mendukung usus sehat. Visi BioMom untuk menciptakan kota ramah probiotik dimulai dari Kota Serang. Melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kota Serang, BioMom menghadirkan pelatihan langsung bagi ibu-ibu di Kota Serang sebagai langkah awal membangun kesadaran kesehatan usus dari tingkat keluarga. Dari Serang, Swiluva berharap gerakan ini dapat menjadi model yang dapat diterapkan di berbagai kota dan daerah lain di Indonesia, sehingga semakin banyak keluarga memiliki akses terhadap edukasi probiotik yang sederhana, praktis, dan berdampak nyata. Tidak berhenti pada pelatihan masyarakat, Swiluva Ma dan BioMom juga menyusun serta menyerahkan dokumen Rekomendasi Kebijakan Kota Probiotik kepada Wali Kota Serang dan Anggota DPRD Kota Serang. Dokumen tersebut berisi gagasan strategis tentang bagaimana menciptakan kota sehat melalui pendekatan Usus Sehat dan Keluarga Sehat, dengan tiga pilar utama: Regulasi dan Standardisasi, Edukasi dan Perubahan Perilaku Masyarakat, serta Pengembangan dan Integrasi UMKM Probiotik. Melalui rekomendasi kebijakan ini, BioMom berharap konsep Kota Probiotik tidak hanya berhenti sebagai program edukasi, tetapi dapat berkembang menjadi gerakan kota yang lebih terstruktur, berkelanjutan, dan memiliki dukungan kebijakan publik. Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif BioMom dan langkah Swiluva Ma dalam membawa ilmu mikrobiologi menjadi gerakan kesehatan masyarakat yang mudah dipahami. Menurutnya, BioMom tidak hanya membantu meningkatkan literasi kesehatan keluarga, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan masyarakat, khususnya ibu-ibu, melalui keterampilan membuat minuman probiotik rumahan. Dukungan Pemerintah Kota Serang menjadi bukti kolaborasi antara anak muda, masyarakat, dan pemerintah dapat melahirkan gerakan kesehatan publik yang konkret dan relevan bagi kebutuhan warga. “Usus sehat adalah fondasi keluarga sehat. Ketika keluarga sehat, anak bisa belajar lebih baik, orang tua bisa lebih produktif, dan masyarakat bisa tumbuh lebih kuat,” ujar Swiluva Ma. BioMom, jelasnya, hadir untuk menjembatani ilmu mikrobiologi yang sering dianggap rumit menjadi praktik sederhana yang dapat dipahami dan dilakukan oleh para ibu, anak-anak, dan keluarga. Dengan semangat “Usus Sehat, Keluarga Sehat, Kota Sehat”, BioMom diharapkan menjadi gerakan kesehatan publik yang berkelanjutan dimulai dari keluarga, diperkuat oleh komunitas, didukung pemerintah daerah, dan diarahkan melalui rekomendasi kebijakan yang konkret.

Implan Koklea Pintar Teranyar Hadir di Indonesia Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran Kesehatan
Kesehatan
Senin, 27 April 2026 | 11:11 WIB

Implan Koklea Pintar Teranyar Hadir di Indonesia Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran

Jakarta, katakabar.com - Inovasi teranyar bidang kesehatan pendengaran, dan Cochlear Ltd dengan bangga menghadirkan teknologi ini ke Indonesia, yang dapat memberikan manfaat bagi para pengguna implan koklea kami selama bertahun-tahunkedepan. Apalagi implan koklea pintar terbaru, Cochlear™ Nucleus® Nexa™System, memungkinkan pengguna untuk tetap terhubung dengan perkembangan teknologi masadepan melalui pembaruan perangkat lunak langsung pada alat implan. Berbeda dengan teknologi sebelumnya, sistem ini implan koklea pertamayang dilengkapi dengan memori internal dan firmware yang dapat diperbarui. Sehingga pengguna dapat mengakses inovasi baik melalui prosesor suara maupun implanitusendiri, dan memungkinkan akses terhadap lebih banyak inovasi seiring waktu. Ashish Joshi, Marketing Director, Cochlear (Asian Growth Markets), menyampaikan Nexa System implan koklea pintar pertama dan satu-satunya di dunia yangmenghadirkan terobosan signifikan dalam solusi pendengaran. "Cochlear bangga dapat menghadirkan inovasi ini di kawasan ASEAN, termasuk Indonesia, sebagai bagiandari komitmen kami dalam memperluas akses terhadap teknologi pendengaran yang lebihcanggih dan berkelanjutan," ujarnya. Melalui inovasi ini, kata Joshi, kami berharap dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi parapengguna, sekaligus mendukung transformasi dalam penanganan gangguan pendengaran di Indonesia. ”Sebagai distributor resmi di Indonesia, Kasoem Hearing Center menyambut hadirnya inovasi ini sebagai langkah besar dalam meningkatkan layanan bagi masyarakat dengan gangguan pendengaran," jelasnya. Sedang Trista Kasoem, perwakilan dari Kasoem Hearing Center, menimpali teknologi ini lompatan besar dalam dunia implan pendengaran. Dengan adanya sistem yang dapat terus diperbarui, pasien tidak hanya mendapatkan solusi untuk saat ini, tetapi akses terhadap inovasi di masa depan. "Ini sejalan dengan komitmen kami untuk memberikan layanan terbaik dan berkelanjutan bagi pasien di Indonesia," terangnya. Salah satu keunggulan utama dari Nucleus Nexa sistem ini adalah kemampuan untuk menyimpan pengaturan prosesor suara secara personal (MAP’s) tersimpan di dalam implan sehingga pasien dapat kembali terhubung dengan cepat jika membutuhkan prosesor suara baru atau pengganti. Di Indonesia, implementasi teknologi ini telah dilakukan melalui prosedur operasi pertama di Siloam Hospitals Lippo Village. dr. Eko Teguh Prianto, Sp.THT-KL, sebagai dokter yang melakukan tindakan operasi, menjelaskan Nucleus Nexa System inovasi terbaru Implan Koklea yang dapat memberikan kualitas pendengaran yang lebih optimal untuk jangka panjang pada pasien dengan gangguan pendengaran. Hal ini tentunya dapat meningkatkan kualitas hidup para pengguna. Tidak kalah penting, sistem ini didukung oleh tingkat keandalan implanyang telah terbukti tinggi, mencapai 99,76 persen, sehingga memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi pengguna. Sementara, perwakilan dari Siloams Lippo Village, Alexander Mutak, menuturkan sebagai rumah sakit pertama yang melakukan prosedur ini menyatakan : “Kami bangga dapat menjadi bagian dari pengenalan teknologi implan koklea pintar di Indonesia. "Inovasi ini membuka peluang lebih luas bagi pasien dengan gangguan pendengaran untuk mendapatkan penanganan yang lebih modern dan efektif," ulasnya. Secara global, gangguan pendengaran masih menjadi tantangan besar, dengan ratusan juta orang terdampak. Teknologi implan koklea berperan penting dalam membantu meningkatkan kejelasan suara dengan cara merangsang langsung saraf pendengaran, berbeda dengan alat bantu dengar yang hanya memperkuat suara.

Terobosan Baru Bupati Rohul: Dokter RSUD Dilarang Praktik Luar Fokus Layani Masyarakat Kesehatan
Kesehatan
Minggu, 26 April 2026 | 09:30 WIB

Terobosan Baru Bupati Rohul: Dokter RSUD Dilarang Praktik Luar Fokus Layani Masyarakat

Pasir Pengaraian, katakabar.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu berupaya maksimal tingkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian khusus Bupati Rokan Hulu, Anton, pembenahan total di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rokan Hulu. Sebagai upaya menghadirkan pelayanan yang cepat, profesional, dan maksimal, Anton menegaskan langkah strategis ke depan. Pihaknya akan tindaklanjuti aturan agar tenaga medis yang bertugas di RSUD Rokan Hulu tidak lagi membuka praktik di luar, sehingga konsentrasi, dan waktu mereka bisa tercurahkan sepenuhnya untuk melayani pasien di rumah sakit daerah. “Nanti kita dalami lagi bagaimana ke depan dokter yang praktik di RSUD tidak lagi praktik di luar, sehingga mereka bisa fokus melayani masyarakat di RSUD kita,” tegas, di pekan ketiga April 2026 lalu. Menjawab tantangan kesejahteraan yang selama ini menjadi alasan dokter mencari penghasilan tambahan di luar, Ia memastikan Pemkab Rokan Hulu mencari solusi terbaik. Kalau pendapatan dan insentif di RSUD Rokan Hulu bisa disetarakan atau setidaknya mendekati nilai pasar, diyakini para tenaga medis lebih betah dan fokus bekerja di instansi pemerintah. “Kalau pendapatan para dokter bisa setara dengan di luar, kita yakin mereka bisa fokus di RSUD,” jelasnya. Selain perbaikan sistem manajemen SDM, pembangunan infrastruktur juga terus digenjot. Saat ini Pemkab Rokan Hulu tengah membangun gedung baru RSUD setinggi enam lantai. Kehadiran fasilitas modern ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing RSUD agar bisa bersaing secara sehat dengan rumah sakit swasta. “Target kita, RSUD Rokan Hulu ke depan mampu bersaing dan memberikan pelayanan yang jauh lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya. Di sisi lain, perwakilan Ombudsman RI menjelaskan sistem penilaian pelayanan publik kini telah berubah. Jika dulu berfokus pada kepatuhan standar, kini penilaian lebih menitikberatkan pada aspek maladministrasi, dan persepsi masyarakat, terutama di sektor dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan sosial. “Ini layanan dasar yang langsung dirasakan masyarakat. Meski kondisi keterbatasan anggaran, kualitas pelayanan tetap harus ditingkatkan,” terangnya. Ombudsman pun mencatat perubahan positif yang signifikan di Rokan Hulu. Beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sebelumnya dinilai kurang transparan, seperti Dinas Sosial, Pendidikan, dan Disdukcapil, kini pelayanannya sudah jauh lebih terbuka dan mudah diakses secara daring maupun luring. “Sekarang masyarakat sudah bisa mengakses layanan secara online, seperti mutasi siswa atau perbaikan data ijazah. Ini bentuk nyata transparansi dan akuntabilitas,” bebernya. Ke depan, Pemkab Rokan Hulu juga berencana mengembangkan Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk mengintegrasikan seluruh layanan dalam satu atap, serta terus mendorong transformasi digital berbasis aplikasi agar masyarakat semakin dimudahkan. Langkah nyata dan komitmen kuat Bupati Rokab Hulu mendorong perubahan ini pun mendapat apresiasi tinggi dari Ombudsman. “Pak Bupati sangat serius dan bahkan meminta pendampingan langsung di beberapa OPD. Ini menunjukkan komitmen nyata untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik,” sebut perwakilan Ombudsman.

Inovasi CKG Pedesaan: Puskesmas Kunto Darussalam Buka Posko di Desa Kesehatan
Kesehatan
Senin, 20 April 2026 | 15:18 WIB

Inovasi CKG Pedesaan: Puskesmas Kunto Darussalam Buka Posko di Desa

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Kesehatan tidak boleh mengenal jarak. Mewujudkan hal itu, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kunto Darussalan hadir lebih dekat ke tengah masyarakat melalui pendirian Posko Cek Kesehatan Gratis (CKG) di berbagai desa. Langkah inovatif ini bukan sekadar pelayanan, melainkan bukti nyata kepedulian yang menjangkau hingga ke pelosok wilayah kerja. Sejalan dengan program nasional pemeriksaan kesehatan gratis, konsep "jemput bola" ini diterapkan agar warga tak perlu bersusah payah datang ke pusat kesehatan. Cukup di desa masing-masing, masyarakat sudah bisa mendapatkan layanan prima dan pemeriksaan lengkap dari tenaga medis yang profesional. Deteksi Dini, Kunci Hidup Sehat Kepala Puskesmas Kunto Darussalam, Rika Fitri Yanti, S.Kep., M.K.M, menjelaskan tujuan utama pendirian posko ini adalah upaya deteksi dini terhadap berbagai penyakit berbahaya seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol. "Banyak masyarakat desa yang baru berobat saat sakit sudah parah. Melalui posko ini, kami hadir lebih awal untuk mencegah dan mengantisipasi, bukan hanya sekadar mengobati," kata Rika tegas, Senin (20/4). Ia menegaskan, perlindungan kesehatan harus dilakukan sejak dini agar penyakit tidak berkembang menjadi lebih serius. Layanan Prima, Obat Terjamin Kualitas pelayanan tetap dijaga ketat meski dilakukan di posko desa. Tenaga medis yang ditugaskan dipilih yang kompeten, disiplin, dan sigap melayani. Untuk kepastian obat, Rika pastikan distribusi tetap terkontrol dari pusat. Setelah pemeriksaan dan konsultasi di posko, obat akan diberikan langsung dari Puskesmas induk agar jenis dan dosisnya terjamin sesuai kebutuhan medis. "Soal kesehatan, kami tak ingin main-main. Standar pelayanan harus tinggi, dan seluruh petugas wajib melayani dengan sepenuh hati," tegasnya. Ajakan untuk Seluruh Masyarakat Di akhir percakapan, Rika mengajak seluruh warga untuk memanfaatkan fasilitas yang sangat bermanfaat ini. "Jangan tunggu sakit baru berobat. Mari rutin periksa kesehatan diri dan keluarga. Lindungi kesehatan, karena itu adalah aset paling berharga," sebutnya penuh harap.

Setetes Energi Kehidupan, Pekerja PHR Sumbang Ratusan Kantong Darah Untuk PMI Kesehatan
Kesehatan
Jumat, 17 April 2026 | 19:10 WIB

Setetes Energi Kehidupan, Pekerja PHR Sumbang Ratusan Kantong Darah Untuk PMI

Pekanbaru, katakabar.com - Setiap kantong darah simpan kisah tentang nyawa menunggu untuk diselamatkan, seperti pasien yang berjuang di ruang perawatan, ibu yang membutuhkan transfusi saat persalinan, hingga korban kecelakaan yang bergantung pada ketersediaan darah tepat waktu. “Donor darah bentuk rasa syukur paling nyata. Ada kepuasan tersendiri saat setetes darah kita bagikan bisa menjadi penyambung nyawa bagi orang yang membutuhkan,” kata Luthfi Fathani, salah satu pekerja di PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan. Luthfi satu dari ratusan peserta berhasil sumbangkan 448 kantong darah pada kegiatan yang digelar di Gedung RCC Rumbai, Pekanbaru, Rabu (15/4). Ini bakti nyata, di tengah padatnya aktivitas operasional hulu migas, semangat kemanusiaan para pekerja tetap terpancar melalui aksi sosial ini. Bagi PHR, kegiatan donor darah tidak sekadar rutinitas medis. Kolaborasi antara Palang Merah Indonesia (PMI) dengan Bakoumkris, Badan Dakwah Islam PHR, dan Persatuan Wanita Patra (PWP) ini juga menjadi wadah bagi para pekerja untuk berbagi nilai-nilai kehidupan. “Dari sisi kampanye kesehatan, kegiatan donor darah ini mempromosikan gaya hidup sehat secara umum. Semangat mendonorkan darah akan membangkitkan motivasi untuk selalu hidup sehat dan menjaga derajat kesehatan yang tinggi,” ulas Ketua Pelaksana, Eka Pramana. Kegiatan ini disambut antusias oleh para pekerja, mitra kerja, serta masyarakat sekitar Komperta PHR Rumbai. Semangat kebersamaan dan gotong royong untuk kemanusiaan begitu terasa, menunjukkan kepedulian terhadap sesama tetap terjaga di tengah kesibukan. Pada kegiatan ini, antusias pendaftar mencapai 612 orang, melampaui target awal sebanyak 400 kantong darah. “Mesku tidak semua pendaftar lolos screening dan berkesempatan melakukan donor, namun tingginya angka ini menunjukkan bahwa kesadaran untuk berbagi dan kepedulian terhadap sesama di lingkungan PHR sangat tinggi,” cerita Eka. Seluruh darah yang terkumpul kemudian diserahkan kepada PMI Kota Pekanbaru. Ratusan kantong darah tersebut diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan donor darah ini secara rutin dilaksanakan sebagai bentuk komitmen PHR dalam mendukung PMI Pekanbaru. Sinergi yang terjalin diharapkan dapat memastikan pasien di rumah sakit memperoleh akses darah dengan lebih cepat dan tepat. “Melalui kegiatan ini, PHR hadir tidak hanya untuk ketahanan energi nasional, tetapi juga untuk merawat nadi kehidupan masyarakat di sekitarnya,” imbuhnya. Di balik angka dan stok yang tercatat, darah menjadi harapan hidup yang tak bisa ditunda maupun digantikan. Lantaran itu, gerakan donor darah bukan sekadar aksi sosial, melainkan wujud nyata kepedulian dan solidaritas kemanusiaan yang menentukan keselamatan banyak orang. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan Zona Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi Zona Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). Zona Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.

Holding PTPN Genjot Kesadaran Kesehatan Masyarakat Lewat Seminar RS Sri Pamela Torgamba Kesehatan
Kesehatan
Selasa, 14 April 2026 | 20:02 WIB

Holding PTPN Genjot Kesadaran Kesehatan Masyarakat Lewat Seminar RS Sri Pamela Torgamba

Labusel, katalabar.com - Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan reproduksi mesti terus digenjot atau ditingkatkan. Lantaran itu, RS Sri Pamela Torgamba, salah satu entitas Holding Perkebunan Nusantara, gelar Seminar Kesehatan angkat tema “Deteksi Dini Kanker Serviks” di Dlab 2. Kegiatan ini dihadiri Ibu Distrik Dlab 2 dan Ibu Desmayanti Arsam selaku Ketua IKBI Grup Labuhan Batu Selatan. Seminar ini menghadirkan narasumber dr. Daniel Sembiring, Spesialis Kandungan dari RS Sri Pamela Torgamba, yang memberikan edukasi komprehensif mengenai pentingnya deteksi dini kanker serviks, faktor risiko, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini. Di kegiatan ini hadir pula Kepala RS Sri Pamela Torgamba, dr. Efni Mulkan Hasibuan, MKM, yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan edukasi kesehatan bagi masyarakat. Acara ini juga didampingi oleh dr. Septi bersama tim tenaga kesehatan yang turut berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan seminar. Dalam pemaparannya, dr. Daniel Sembiring, menekankan kanker serviks salah satu penyakit yang dapat dicegah apabila dilakukan deteksi dini secara rutin, seperti melalui pemeriksaan IVA maupun Pap Smear. "Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kaum perempuan, untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri," ujarnya. Melalui kegiatan ini, kata dr. Daniel, RS Sri Pamela Torgamba berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam memberikan edukasi kesehatan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program promotif dan preventif.

Peringati HGD, Holding PTPN Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Ginjal Lewat RS Sri Pamela Tebing Tinggi Kesehatan
Kesehatan
Minggu, 29 Maret 2026 | 12:37 WIB

Peringati HGD, Holding PTPN Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Ginjal Lewat RS Sri Pamela Tebing Tinggi

Tebing Tinggi, katakabar.com - Sempena memperingati Hari Ginjal Dunia, Rumah Sakit Sri Pamela Tebing Tinggi bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) gelar kegiatan edukasi kesehatan yang berlangsung di Ruang Hemodialisa, Sabtu (14/3) lalu. Kegiatan ini bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan ginjal serta mencegah terjadinya penyakit ginjal sejak dini melalui pendekatan promotif dan preventif. Acara tersebut menghadirkan narasumber dr. Banguntua Siregar, Sp.PD yang memberikan pemaparan komprehensif terkait fungsi ginjal, faktor risiko penyakit ginjal, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh masyarakat. Dalam penyampaiannya, ia menekankan penyakit ginjal kronis seringkali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, sehingga banyak kasus baru terdeteksi ketika telah memasuki stadium lanjut. Turut hadir di kegiatan tersebut jajaran manajemen Rumah Sakit Sri Pamela Tebing Tinggi yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan edukasi kesehatan ini. Kehadiran manajemen mencerminkan komitmen institusi dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya berfokus pada aspek kuratif, tetapi juga promotif dan preventif. Pada sesi edukasi, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya penerapan pola hidup sehat, antara lain dengan menjaga pola makan bergizi seimbang, membatasi konsumsi garam dan gula, mencukupi kebutuhan cairan harian, rutin berolahraga, serta menghindari kebiasaan merokok dan konsumsi obat-obatan tanpa pengawasan medis. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala guna mendeteksi dini gangguan fungsi ginjal. Kegiatan ini juga menjadi sarana interaksi langsung antara tenaga medis dan peserta. Dalam sesi diskusi, peserta diberikan kesempatan untuk bertanya dan berkonsultasi terkait berbagai permasalahan kesehatan ginjal yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi tanya jawab. Melalui peringatan Hari Ginjal Dunia ini, Rumah Sakit Sri Pamela Tebing Tinggi berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan ginjal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup. Ke depan, Rumah Sakit Sri Pamela Tebing Tinggi berkomitmen untuk terus melaksanakan berbagai kegiatan edukatif dan promotif sebagai bagian dari peran aktif dalam mendukung program kesehatan masyarakat, sejalan dengan komitmen Holding Perkebunan Nusantara memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Divre III Palembang Sediakan Layanan Kesehatan Gratis dan Poskesrikkes Siaga Kesehatan
Kesehatan
Rabu, 25 Maret 2026 | 19:13 WIB

Divre III Palembang Sediakan Layanan Kesehatan Gratis dan Poskesrikkes Siaga

Lahat, katakabar.com - Dalam semangat menghadirkan perjalanan mudik yang tidak hanya aman tetapi menenangkan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang berkolaborasi dengan PT Jasa Raharja Cabang Lahat menghadirkan layanan berobat gratis bagi pelanggan pada masa arus mudik Lebaran 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Stasiun Lahat, Selasa (24/3) kemarin, sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan pelanggan yang tengah melakukan perjalanan mudik. Layanan kesehatan tersebut disambut antusias oleh para pengguna jasa, dengan tercatat sebanyak 24 penumpang memanfaatkan fasilitas berobat gratis ini. Manager Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti, menuturkan kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam memberikan pelayanan yang menyeluruh kepada pelanggan, khususnya di masa angkutan Lebaran yang identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat. “Melalui sinergi bersama PT Jasa Raharja, kami ingin memastikan bahwa pelanggan tidak hanya mendapatkan layanan transportasi yang andal, tetapi juga akses terhadap layanan kesehatan yang mudah dan cepat selama perjalanan,” ujar Aida. Adapun layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan dan pengobatan umum, pemeriksaan laboratorium sederhana, seperti kolesterol, asam urat, dan gula darah, serta pemeriksaan tekanan darah (tensi). "Kehadiran layanan ini menjadi peningkatan pelayanan terutama untuk kesehatan pelanggan di tengah padatnya arus mudik, memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pelanggan," harapnya. Perkuat Layanan Kesehatan Lewat Poskesrikkes Selain layanan berobat gratis, KAI Divre III Palembang juga memperkuat kesiapan layanan kesehatan dengan menghadirkan Pos Pemeriksaan Kesehatan Stasiun KA Penumpang (Poskesrikkes) yang siaga selama jam operasional kereta api penumpang. Aida menegaskan penguatan layanan Poskesrikkes merupakan bagian dari komitmen KAI dalam memberikan perlindungan kesehatan terbaik bagi pelanggan maupun petugas. “Setiap situasi medis yang muncul di lingkungan stasiun harus dapat direspon secara cepat dan tepat. Kehadiran tenaga kesehatan profesional di Poskesrikkes menjadi jaminan bahwa aspek keselamatan, kenyamanan, dan kesehatan pelanggan menjadi prioritas kami,” ulasnya. Dijabarkan Aida, Poskesrikkes berfungsi sebagai garda terdepan dalam penanganan medis awal dengan layanan meliputi: - Pertolongan pertama (P3K) untuk cedera ringan; - Konsultasi kesehatan seperti keluhan pusing, mual, hingga gangguan pencernaan ringan; - Pemeriksaan dasar seperti tekanan darah, suhu tubuh, dan pemeriksaan fisik; - Rujukan medis ke rumah sakit atau klinik terdekat; - Dukungan peralatan medis seperti tandu, kursi roda, serta obat-obatan dasar. Layanan Poskesrikkes ini tersebar di lima lokasi strategis, yakni Stasiun Kertapati, Stasiun Prabumulih, Stasiun Muara Enim, Stasiun Lahat, dan Stasiun Lubuk Linggau. Untuk mendukung operasional layanan kesehatan tersebut, KAI Divre III Palembang menyiagakan sumber daya medis yang terdiri dari 7 dokter umum, 1 dokter gigi, 17 tenaga medis, serta 2 unit ambulans. Selama masa Posko Angkutan Lebaran yang berlangsung dari 13 Maret hingga 1 April 2026, tercatat hingga tanggal 24 Maret 2026 sebanyak 3 pelanggan telah memanfaatkan layanan Poskesrikkes di Stasiun Kertapati, dengan keluhan ringan seperti sakit perut (2 pelanggan) dan nyeri gigi (1 pelanggan). Sebagai langkah antisipatif, KAI Divre III Palembang juga menjalin koordinasi aktif dengan sejumlah rumah sakit dan klinik terdekat di sekitar stasiun. Hal ini dilakukan guna memastikan penanganan lanjutan dapat segera diberikan apabila ditemukan kondisi medis yang membutuhkan perawatan lebih intensif. “Kami berharap kehadiran layanan kesehatan ini, termasuk Poskesrikkes yang siaga 24 jam, dapat memberikan ketenangan dan rasa aman bagi seluruh pelanggan, terutama di masa angkutan Lebaran dengan tingkat okupansi yang tinggi,” sebut Aida.