Buka Akses

Sorotan terbaru dari Tag # Buka Akses

Indonesia Buka Akses Lebih Luas bagi Investor Eurasia Lewat Innoporm 2026 Internasional
Internasional
Jumat, 03 Juli 2026 | 14:15 WIB

Indonesia Buka Akses Lebih Luas bagi Investor Eurasia Lewat Innoporm 2026

Jakarta, katakabar.com - Kehadiran Indonesia sebagai Official Partner Country pada Innoprom 2026 membuka akses langsung bagi investor dan pelaku usaha Eurasia untuk menjajaki peluang kemitraan industri di Indonesia, yang kini bergerak di bawah kerangka kebijakan industri baru, Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN). Innoprom 2026 yang akan berlangsung pada 6 hingga 9 Juli 2026 nanti di Ekaterinburg, Rusia, menjadi titik temu antara pelaku industri Eurasia dan ekosistem industrialisasi Indonesia yang tengah bertransformasi. Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menegaskan Indonesia tidak lagi hanya menawarkan potensi pasar, tetapi juga menghadirkan arah pembangunan industri yang jelas dan terukur. “Melalui Strategi Baru Industrialisasi Nasional, Indonesia membangun fondasi industri yang lebih kuat, modern, dan berkelanjutan. Kami membuka ruang yang luas bagi kemitraan internasional yang mampu menghadirkan investasi berkualitas, transfer teknologi, dan peningkatan kapasitas industri nasional,” ujarnya. SBIN merupakan respon Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terhadap perubahan ekonomi global yang semakin cepat, mulai dari percepatan digitalisasi, transisi energi, hingga pergeseran rantai pasok global, sekaligus menjadi peta jalan Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045. Strategi ini berpijak pada visi pembangunan nasional Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, dan menjadi panduan utama dalam menjalankan industrialisasi yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan. SBIN akan menjalankan empat prioritas yang membuka ruang kemitraan bagi investor Eurasia di berbagai sektor industri Indonesia. Empat pilar prioritas tersebut termasuk penguatan produksi manufaktur bernilai tambah lebih dari sumber daya alam, penguasaan teknologi industri melalui peta jalan Making Indonesia 4.0, industrialisasi hijau dan pengembangan sumber daya manusia industri. Direktur Jenderal Ketahanan Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII), Tri Supondy, menuturkan keikutsertaan Indonesia di Innoprom 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra industri jangka panjang bagi kawasan Eurasia. “Tujuan utama keikutsertaan Indonesia di Innoprom 2026 adalah untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra industri jangka panjang bagi kawasan Eurasia. Pada pameran ini, Indonesia akan memperkenalkan SBIN yang memungkinkan Indonesia untuk membangun ekosistem manufaktur yang terstruktur, transparan, dan lebih terbuka bagi kolaborasi internasional,” ujarnya dalam keterangan pers di Jakarta, di pekan keempat Juni 2026 lalu. Indonesia memasuki Innoprom 2026 dengan posisi yang kuat sebagai negara manufaktur terbesar di Asia Tenggara. Nilai Tambah Manufaktur (Manufacturing Value Added/MVA) Indonesia mencapai USD 265 miliar, menempatkan Indonesia pada peringkat ke 13 dunia. Ekspor manufaktur nonmigas Indonesia hingga Agustus 2025 mencapai USD 147,9 miliar atau hampir 80 persen dari total ekspor nasional. Basis industri inilah yang menjadi fondasi konkret dari kehadiran Indonesia di Ekaterinburg. Partisipasi Indonesia di Innoprom 2026 akan membawa lebih dari 50 pelaku industri yang siap membuka peluang kemitraan yang konkret bagi pelaku industri dan investor di Eurasia. Terdapat empat peluang kerja sama utama yang ditawarkan Indonesia kepada mitra Eurasia. Pertama, kemitraan teknologi dan alih teknologi bagi perusahaan yang memiliki keunggulan di bidang mesin industri, sistem otomasi, petrokimia, dan material untuk berkolaborasi dengan industri nasional yang sedang mempercepat modernisasi proses produksinya melalui zona paviliun industri logam, mesin, alat transportasi, dan elektronika (ILMATE) serta industri kimia, farmasi, dan tekstil (IKFT). Kedua, peluang investasi langsung di kawasan industri yang telah siap beroperasi dan dikelola secara profesional, dengan dukungan kepastian regulasi yang diperkuat melalui Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN). Ketiga, kerja sama dalam pengembangan rantai pasok hilirisasi komoditas strategis seperti nikel, bauksit, tembaga, kobalt, dan lithium yang membuka kebutuhan besar akan teknologi pengolahan dan rekayasa material. Keempat, kolaborasi di sektor agro dan pangan bernilai tambah melalui zona paviliun AGRO, yang menawarkan peluang kemitraan di bidang teknologi pengolahan pangan, logistik, hingga perluasan akses distribusi dan pasar. Melalui partisipasi sebagai Official Partner Country, Indonesia tidak hanya menampilkan capaian industrinya, tetapi juga menawarkan kerangka kerja sama yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan. Dengan dukungan SBIN, Innoprom 2026 diharapkan menjadi pintu masuk bagi penguatan investasi, transfer teknologi, serta kemitraan industri jangka panjang yang memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai manufaktur global.

EDC Fazz Agen Buka Akses Keuangan Buat Semua, Siapapun Bisa Jadi Mini ATM! Default
Default
Rabu, 24 September 2025 | 13:06 WIB

EDC Fazz Agen Buka Akses Keuangan Buat Semua, Siapapun Bisa Jadi Mini ATM!

Jakarta, katakabar.com - Lewat EDC Fazz Agen, siapa pun bisa jadi mini ATM, yakni tarik tunai, transfer, hingga pencairan bantuan sosial atau Bansos tanpa syarat ribet, tanpa target bulanan. Akses keuangan yang mudah dan merata masih menjadi tantangan besar di banyak wilayah Indonesia, terutama di pelosok. Melihat hal ini, Fazz Agen menghadirkan solusi melalui mesin Electronic Data Capture atau EDC.yang memungkinkan siapa saja untuk menjadi penyedia layanan keuangan di lingkungannya, layaknya mini ATM. Dengan EDC Fazz Agen, masyarakat dapat melakukan berbagai transaksi keuangan seperti tarik tunai, transfer, pembayaran tagihan, hingga pembelian pulsa dan paket data. Semua bisa diakses melalui satu perangkat yang praktis, tanpa perlu bergantung pada infrastruktur perbankan. “Misi Fazz Agen adalah membuat akses keuangan bisa dinikmati semua orang. Melalui EDC ini, siapa saja bisa memberikan layanan keuangan untuk komunitasnya, Kelebihan EDC Fazz Agen adalah tanpa target transaksi atau syarat yang memberatkan,” ujar Sonny F Firdaus, Head of Agent Network. Keunggulan Mesin EDC Fazz Agen EDC Fazz Agen dirancang dengan berbagai keunggulan yang membuatnya berbeda dari mesin EDC lainnya. Setiap pembelian sudah dilengkapi dengan garansi dua tahun, sehingga pengguna tidak perlu khawatir jika terjadi kendala teknis karena tim Fazz siap membantu. Berbeda dari sistem sewa atau titipan, mesin EDC Fazz Agen bisa langsung menjadi milik pengguna. Pengguna juga memiliki kebebasan penuh untuk mengatur transaksi, baik menentukan margin keuntungan maupun memberikan diskon sesuai strategi usaha. Lebih praktis lagi, tidak ada kewajiban membuka rekening baru, cukup menggunakan rekening bank yang sudah dimiliki. Ditambah dengan tidak adanya target bulanan, pengguna dapat mengelola usahanya dengan lebih santai tanpa tekanan. Dari sisi jaringan, EDC Fazz Agen memberikan akses ke lebih dari 150 bank di seluruh Indonesia dengan sistem switching 24 jam yang menjamin transaksi tetap stabil kapan pun dibutuhkan. Melalui satu perangkat, pengguna bisa menghadirkan layanan penting seperti cek saldo, tarik tunai, dan transfer antar bank, isi pulsa, token PLN, top up e-wallet, hingga pencairan bantuan sosial (PKH, BPNT, dan lainnya). Dengan begitu, keberadaan EDC Fazz Agen mampu membantu warga sekitar sekaligus membuka peluang penghasilan tambahan bagi pemiliknya.