Calon
Sorotan terbaru dari Tag # Calon
KI Ungkap Mismatch Ekspektasi Rekrutmen 2026: 62 Persen Rekruter Mengira Calon Utamakan Gaji
Jakarta, katakabar.com - Kalibrr Indonesia (KI) sebagai perusahaan penyedia platform lowongan kerja, bersama Jakpat sebagai platform mobile survei daring melalui inisiatif Kalibrr Communities, mengungkap adanya gap ekspektasi antara perusahaan dan pencari kerja dalam proses rekrutmen di Indonesia. Temuan ini menunjukkan perbedaan prioritas antara kandidat dan rekruter menjadi salah satu penyebab tingginya tingkat drop-off kandidat dalam proses rekrutmen. Di tengah kondisi pasar kerja yang semakin kompetitif, perusahaan saat ini menghadapi tantangan besar dalam mendapatkan kandidat berpengalaman dan memiliki kemampuan spesifik. Persaingan antarperusahaan untuk merebut kandidat berkualitas membuat proses rekrutmen tidak lagi hanya bergantung pada penawaran gaji, tetapi juga pengalaman rekrutmen hingga employer brandingi. Berdasarkan hasil survei, mayoritas pencari kerja menempatkan lingkungan dan budaya kerja yang lebih baik (54 persen) serta peluang karier dan pengembangan diri yang lebih jelas (54 persen) sebagai faktor utama dalam keputusan pindah kerja. Tetapi di sisi lain, rekruter masih menganggap kenaikan gaji signifikan (62 persen) sebagai faktor utama yang mendorong kandidat berpindah kerja. Selain itu, 55 persen pencari kerja menyebut reputasi perusahaan sangat penting dalam pengambilan keputusan karier, sementara 87 persen rekruter percaya employer branding sangat memengaruhi ketertarikan kandidat terhadap perusahaan. “Perusahaan saat ini tidak hanya bersaing soal gaji, tetapi juga soal pengalaman dan kepercayaan. Kandidat semakin kritis dalam menilai employer branding, transparansi proses rekrutmen, hingga peluang pengembangan karier yang ditawarkan perusahaan,” ujar Permata Karina, selaku Head of Commercial di Kalibrr Indonesia. Studi ini juga menemukan pengalaman kandidat masih menjadi tantangan utama dalam proses rekrutmen. Sebanyak 60 persen pencari kerja menilai rekruter kurang memberikan kejelasan terkait jenjang karier sejak awal proses rekrutmen, kemudian 50 persen menyebut komunikasi selama proses rekrutmen masih kurang transparan. Sementara, di tahap akhir rekrutmen, 46 persen rekruter mengaku kandidat menolak atau menghilang setelah penawaran kerja diberikan. Menurut Permata Karina, kondisi ini menunjukkan bahwa tantangan rekrutmen saat ini bukan hanya soal menemukan kandidat yang tepat, tetapi juga bagaimana perusahaan mampu membangun proses rekrutmen yang relevan, transparan, dan memberikan pengalaman positif bagi kandidat. “Ketika ekspektasi kandidat tidak dipahami sejak awal, perusahaan berisiko kehilangan kandidat potensial di tengah proses rekrutmen. Karena itu, strategi rerkrutmen saat ini perlu lebih kandidat-sentris dan berbasis data,” tambahnya. Melalui studi ini, Kalibrr Indonesia mendorong perusahaan untuk membangun strategi rekrutmen yang lebih efektif, diantaranya melalui employer branding, transparansi proses rekrutmen, serta komunikasi karier yang lebih relevan dengan kebutuhan kandidat saat ini. Sebagai platform rekrutmen berbasis teknologi, Kalibrr Indonesia membantu perusahaan menjangkau kandidat yang lebih tepat sasaran sekaligus membangun pengalaman rekrutmen yang lebih kompetitif di tengah pasar tenaga kerja yang semakin dinamis. Untuk informasi lebih lanjut mengenai solusi rekrutmen dan employer branding dari Kalibrr Indonesia, kunjungi www.kalibrr.com/id-ID/employers.
Gubsu Bobby Bersama Bupati Langkat Syah Afandin Lepas Kloter 2 Haji ke Tanah Suci Mekah
Langkat, Katakabar.com - Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH bersama Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution dan Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang secara resmi melepas keberangkatan jamaah calon haji (calhaj) Kloter 2 asal Kabupaten Langkat menuju Tanah Suci. Prosesi pelepasan berlangsung di Asrama Haji Medan, Rabu (22/4/2026) malam sekitar pukul 22.30 WIB.
Peserta Seleksi Sekda Inhu, Belum Tampak Calon Antarkan Persyaratan
Indragiri Hulu, katakabar.com - Panitia seleksi yang ditunjuk pemerintah daerah Indragiri Hulu, Riau, umumkan secara terbuka tentang seleksi jabatan tinggi pratama Sekretaris Daerah atau Sekda yang kini tengah kosong. Di pelaksanaan itu, sejauh ini belum ada satu pun pegawai negeri sipil atau PNS di lingkungan pemerintah kabupaten Indragiri Hulu maupun provinsi yang antarkan berkas persyaratan. Sedang, batas akhir administrasi akan ditutup pada 4 September 2025 akan datang. “iya, panitia hingga saat ini belum terima berkas dari para peserta calon Sekda Inhu,” kata Ahmad Syukur, selaku Plt Kepla Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah atau BKP2D kepada katakabar.com, Rabu (27/8). Dia menyampaikan, tim Pansel nantinya bekerja secara ketat untuk meneliti 15 syarat yang harus dipenuhi oleh peserta diantaranya berstatus PNS pada Pemerintah Provinsi Riau atau PNS kabupaten dan kota se Provinsi Riau. Lalu, memiliki kualifikasi pendidikan paling rendah sarjana (S1) atau diploma IV (DIV). Memiliki pangkat/golongan ruang paling rendah Pembina Tingkat I (IV/b). “Punya pengalaman jabatan dalam bidang tugas yang terkait dengan jabatan yang akan diduduki secara kumulatif paling kurang selama lima tahun,” bebernya. Untuk syarat tentang usia, paling tinggi 56 tahun bagi calon peserta yang sedang atau pernah menduduki jabatan administrator atau jabatan fungsional jenjang ahli madya. ”Umur 58 tahun bagi calon yang sedang atau pernah menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama sepanjang yang bersangkutan menyatakan kesediaan untuk tidak mengajukan masa persiapan pensiun atau MPP,” sambungnya.
Lepas Keberangkatan CM Peraih Beasiswa Sawit, Ini Harapan Apkasindo Sumsel
Palembang, katakabar.com - Pengurus DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melepas, sekaligus doakan keberangkatan puluhan calon mahasiswa peraih beasiswa kelapa sawit tahun 2024. "Ada total 74 calon mahasiswa AKPY, yang kita berangkatkan kali ini lewat Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang," ujar Wakil Ketua DPD Apkasindo Provinsi Sumatera Selatan, M Yunus, dilansir dari laman elaeis media group (EMG), Sabtu (2/9).
Telkom Dukung #Hack4ID Sulawesi Selatan 2024 Lahirkan Ide Enam Startup Baru
Sulawesi Selatan, katakabar.com - Gerakan Nasional 1000 Startup Digital berkolaborasi dengan Indigo, di kegiatan #Hack4ID Sulawesi Selatan 2024 ciptakan future founder di Kota Daeng Pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini dipenetrasi ekosistem startup yang dinamis dan internet yang tumbuh cepat dalam beberapa tahun terakhir. Dilansir dari Statista, pada 2023 ekosistem startup Indonesia menempati peringkat kedua di kawasan Asia Tenggara. Melihat ekosistem yang besar ini, upaya untuk menciptakan bibit-bibit founder startup digital tentunya menjadi sangat penting, terutama di wilayah-wilayah yang memiliki potensi namun belum sepenuhnya tereksplorasi. Sulawesi Selatan, khususnya Makassar yang dikenal dengan istilah Kota Daeng, sempat menjadi sorotan, karena berhasil masuk dalam daftar Smart City Dunia, dirilis oleh The Smart City Observatory (SCO) tahun 2023. Ini kemudian menjadi salah satu alasan digelarnya #Hack4ID oleh Gerakan Nasional 1000 Startup Digital dengan tema Smart City, di IndigoHub Makassar pada 2 hingga 3 Maret 2024 lalu. #Hack4ID kegiatan ideasi yang dikemas dalam bentuk hackathon dengan tujuan menghasilkan solusi inovatif dan berteknologi untuk masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat. Kegiatan ini didesain khusus untuk mendampingi angkatan produktif Indonesia, bekerjasama dengan industri dan pemerintah untuk membangun dan memperkokoh kolaborasi menuju ekosistem digital yang berkelanjutan di daerah. Di kegiatan ini, peserta dibina agar bisa menerapkan asas-asas design thinking untuk memahami convergent and divergent thinking process. Selain itu, salah satu aspek yang sangat penting dari #Hack4ID adalah pendampingan dan pembinaan. Peserta yang notabene adalah calon founder diberikan kesempatan untuk belajar dari para mentor yang berpengalaman dalam industri startup. Dengan demikian, calon founder tidak hanya mendapatkan pengalaman berharga dalam mengembangkan solusi teknologi, tapi memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat membantu mereka menjadi founder startup yang sukses di masa depan. Di hari pertama, peserta belajar membangun user journey, di mana setiap tim mulai berkenalan dan mulai bekerja sama petakan stakeholder. Selanjutnya ada How Might We, di mana seluruh anggota bercerita mengenai pengalaman, hasil temuan, dan informasi yang mereka ketahui dari alur user journey yang sudah dibuat. Di tahapan ini seluruh anggota bekerja secara individu (diverging) untuk mencoba mempraktikkan empathy dan menemukan sebanyak-banyaknya kendala-kendala yang ada dalam masing-masing user journey yang telah dibuat. Pada tahapan selanjutnya, para peserta melakukan heat mapping atau voting dan sprint goal setting, disini para peserta bekerja secara converging untuk membangun sebuah problem statement dari masing-masing tim. Sedang hari kedua, peserta memulai kegiatan dengan proses diverging di mana masing-masing anggota tim menuliskan sebanyak-banyaknya hasil riset dan feedback yang diberikan oleh para mentor untuk membangun sebuah feedback museum. Seluruh feedback tersebut kemudian dijadikan bahan convergent thinking lagi, sehingga tim bisa membaca dan bertanya mengenai seluruh inspirasi yang telah didapatkan dalam feedback museumnya. Dari diskusi ini, kembali dilakukan diverging, dimana peserta diminta untuk membangun delapan ide-ide gila awal sebagai fondasi untuk nantinya memproses inspirasi-inspirasi dan ide-ide tersebut menjadi sebuah solution sketch. Dari solution sketch kemudian dilakukan converge, untuk memilih tahapan yang dianggap perlu untuk diimplementasikan ke dalam solusi, dan berdiskusi bersama anggota tim serta mentor, mematangkan fitur-fitur dari inovasi yang ingin dikembangkan. Tidak cuma itu, #Hack4ID menjadi ajang untuk membangun jaringan dan ekosistem yang kuat bagi para pelaku industri startup di Sulawesi Selatan. Melalui kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, dan perusahaan swasta, diharapkan akan tercipta lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan startup-startup lokal. Dari 32 peserta, akhirnya berhasil terbentuk 6 ide startup baru, yakni Juku Oceanic Smoke, platform yang menjembatani nelayan dan pengepul ikan, Indonesia Local Languages Dictionary (IL2D), aplikasi kamus khusus bahasa daerah yang dapat memudahkan wisatawan untuk berkomunikasi dengan warga lokal, We Care, platform yang fokus ke masalah kesehatan mental remaja, Digicounting, aplikasi untuk membantu pembukuan para UMKM? Booking Me Wedding, platform penghubung vendor dengan customer yang membutuhkan layanan event organizer, dan yang terakhir, Vtrans, aplikasi visual translator bahasa isyarat bagi teman tuli dan teman dengar. Patricia Eugene Gaspersz, Senior Manager Program Indigo menyatakan, untuk ketiga kalinya #Hack4ID ini dihelat di IndigoHub Makassar, tentu saja kami menaruh harapan terciptanya calon founder startup digital yang tangguh dan berdaya saing. "Kolaborasi ini bukan hanya tentang menciptakan ide-ide baru, tetapi juga membangun fondasi yang kokoh bagi ekosistem startup lokal yang berkembang di wilayah ini," ujarnya. Dari tahun 2013 hingga saat ini, program Indigo https://indigo.id/ telah membantu lebih dari 200 perusahaan rintisan digital di Indonesia dengan fokus meningkatkan inovasi dan kualitas bisnis mereka. Melalui program Indigo, Telkom berkomitmen untuk mendukung ekosistem startup digital yang dapat mempercepat transformasi digital di Indonesia. Tujuannya agar startup berperan dalam penciptaan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan, dan berkontribusi pada ekonomi yang berkelanjutan melalui solusi dan inovasi yang ditawarkannya. Dengan dukungan penuh dari program Indigo dan berbagai pihak lainnya, #Hack4ID Sulawesi Selatan 2024 diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam membangun ekosistem startup digital yang inklusif dan berkelanjutan di daerah ini. Lewat upaya bersama untuk menciptakan bibit-bibit founder startup digital yang berkualitas, Sulawesi Selatan akan semakin menjadi pusat inovasi dan teknologi yang memimpin di Indonesia. Kontak: Askar Juara Marketing and Communication Officer Indigo - Telkom Indonesia 08119412323 [email protected]