MoraRepublic Perkuat Infrastruktur Digital Indonesia Lewat Integrasi Moratelindo dan MyRepublic
Jakarta, katakabar.com - MoraRepublic tegaskan komitmen perluas akses internet dan memperkuat fondasi infrastruktur digital Indonesia melalui integrasi strategis antara MyRepublic Indonesia dan PT Mora Telematika Indonesia Tbk. Komitmen tersebut disampaikan dalam program Selamat Pagi Indonesia di MetroTV, yang membahas peran MoraRepublic dalam mendukung masa depan konektivitas nasional. Di sesi tersebut, Timotius Max Sulaiman, CEO MoraRepublic, menyampaikan pembentukan MoraRepublic bukan sekadar langkah korporasi, tetapi menjadi bagian dari strategi besar untuk menghadirkan ekosistem digital yang lebih kuat, inklusif, dan terintegrasi bagi masyarakat Indonesia. “Integrasi ini menjadi langkah penting bagi MoraRepublic untuk memperkuat konektivitas nasional. Dengan menggabungkan kekuatan infrastruktur backbone Moratelindo dan pengalaman layanan broadband ritel MyRepublic, kami ingin menghadirkan akses internet yang lebih luas, andal, dan relevan bagi kebutuhan masyarakat, pelaku usaha, serta ekosistem digital Indonesia,” ujar Timotius Max Sulaiman. Hingga April 2026, MoraRepublic telah melayani lebih dari 2,6 juta pelanggan ritel dan memiliki lebih dari 12,7 juta homepass. Capaian ini memperkuat posisi MoraRepublic dalam mendukung percepatan transformasi digital nasional, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan internet yang stabil, cepat, dan mudah diakses. Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia membutuhkan dukungan konektivitas yang semakin kuat. Internet kini tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi pendidikan, produktivitas, pengembangan bisnis, layanan publik, hiburan digital, hingga pertumbuhan ekonomi masyarakat. Melalui sinergi antara infrastruktur jaringan Moratelindo dan layanan broadband MyRepublic, MoraRepublic berupaya menghadirkan layanan konektivitas yang lebih terintegrasi dari sisi infrastruktur hingga pengalaman pelanggan. Langkah ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat, komunitas, UMKM, pelaku industri, dan berbagai sektor yang bergantung pada akses digital. “MoraRepublic percaya konektivitas yang merata dan berkualitas akan menjadi salah satu kunci utama dalam membangun masa depan digital Indonesia. Karena itu, kami akan terus memperluas jangkauan, memperkuat infrastruktur, dan menghadirkan inovasi layanan yang mampu menjawab kebutuhan pelanggan,” kata Timotius. Kehadiran MoraRepublic di MetroTV menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memperkenalkan visi baru pasca-integrasi kepada publik. MoraRepublic juga menyampaikan apresiasi kepada MetroTV serta seluruh pemangku kepentingan yang telah memberikan kesempatan untuk berbagi pandangan mengenai pentingnya konektivitas dalam mendukung kemajuan digital Indonesia. Ke depan, MoraRepublic akan terus berfokus pada penguatan layanan internet berbasis fiber, perluasan jaringan, peningkatan kualitas layanan pelanggan, serta pengembangan solusi konektivitas yang mampu mendukung gaya hidup digital masyarakat Indonesia.
Jasa Marga Ajak Pengguna Jalan Gunakan Aplikasi Travoy Asisten Digital Perjalanan
Jakarta, katakabar.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengajak pengguna jalan tol untuk mengoptimalkan Aplikasi Travoy (Travel with Comfort and Joy) sebagai asisten digital untuk merencanakan perjalanan dengan lebih baik antisipasi meningkatnya arus lalu lintas kendaraan masuk ke Jabotabek lepas libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Langkah ini penting dilakukan untuk menghindari potensi penumpukan kendaraan, mengingat pergerakan masyarakat masuk Jabotabek pada Minggu (17/5), diprediksi akan meningkat sebesar 8,1 persen dibandingkan dengan lalin normal. Aplikasi Travoy dirancang untuk memberikan kemudahan dalam setiap tahap perjalanan, mulai dari persiapan sebelum berangkat, saat berada di jalan tol, hingga sampai ke tujuan. Melalui fitur-fitur unggulannya, Jasa Marga berupaya memastikan setiap perjalanan pengguna jalan berlangsung secara aman, nyaman, dan berkeselamatan. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyatakan kesiapan layanan digital menjadi salah satu strategi utama Jasa Marga dalam mengelola peningkatan volume lalin masuk Jabotabek. "Integrasi teknologi melalui Aplikasi Travoy menjadi kunci untuk menyajikan informasi lalu lintas yang cepat, akurat, dan real-time. Dengan memanfaatkan fitur Route Finder dan pantauan CCTV real time, pengguna jalan dapat merencanakan waktu perjalanan lebih baik untuk menghindari potensi kepadatan," ujar Rivan. Menurut Rivan, pengguna jalan dapat memanfaatkan aplikasi Travoy dimulai sejak tahap persiapan perjalanan. Sebelum memulai perjalanan, pengguna jalan dapat menggunakan fitur Route Finder untuk mengecek tarif dan rute tol yang akan dilalui berdasarkan titik keberangkatan dan tujuan serta golongan kendaraan pengguna. "Kondisi lalu lintas juga dapat dipantau secara real-time melalui lebih dari 3.500 CCTV yang terhubung di seluruh ruas Jasa Marga Group. Untuk memastikan kecukupan saldo e-toll sesuai perjalanan yang akan ditempuh, tersedia pula fitur Top Up E-Toll via Travoy Pay," jelasnya. Selama berada di perjalanan, kata Rivan, Travoy terus memberikan pendampingan melalui Informasi Gangguan dan Rekayasa Lalu Lintas secara real-time (seperti contraflow jika diperlukan). Aspek keamanan diperkuat dengan fitur Redzone Info dalam Travoy Map yang memberikan peringatan mengenai area rawan. Kalau ingin beristirahat, lanjut Rivan, fitur Rest Area menyajikan data kapasitas parkir dan fasilitas secara akurat agar pengguna tidak memilih lokasi yang padat, termasuk titik lokasi SPBU dan SPKLU. Bagi pengguna jalan tol yang membutuhkan bukti transaksi di gerbang tol, tersedia pula fitur Resi Digital. Pada kondisi darurat, Travoy menyediakan layanan Derek Online. “Seluruh pusat informasi dan bantuan selama berada di jalan tol juga telah terintegrasi dalam aplikasi ini, termasuk akses langsung ke Call Center 133 serta fitur Chat Us yang siaga selama 24 jam. Jasa Marga berkomitmen penuh untuk memberikan respons cepat dalam layanan operasional yang bertujuan untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan hingga tiba dengan selamat di tempat tujuan,” sebut Rivan. Aplikasi Travoy hadir semakin lengkap sebagai asisten digital perjalanan yang mengintegrasikan berbagai layanan informasi, transaksi, hingga dukungan perjalanan dalam satu genggaman. Jasa Marga berkomitmen dalam melakukan pengembangan berkelanjutan pada aplikasi Travoy untuk menemani cerita perjalanan penuh arti bagi pengguna jalan. Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan untuk mengunduh aplikasi Travoy melalui Google Play Store atau Apple App Store, sehingga pengguna jalan dapat menikmati pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkeselamatan di seluruh ruas jalan tol Jasa Marga Group
Digital Wallet: Apa Itu dan Cara Menggunakan dengan Aman
Jakarta, katakabar.com - Transformasi digital telah mengubah cara masyarakat berinteraksi dengan uang, beralih dari penggunaan fisik menuju sistem yang lebih efisien dan terintegrasi secara elektronik. Kehadiran dompet digital atau e-wallet kini bukan lagi sekadar gaya hidup, melainkan kebutuhan esensial yang mempermudah mobilitas finansial dalam berbagai aspek. Dengan kemampuannya untuk menyimpan data pembayaran secara aman dalam perangkat genggam, teknologi ini memungkinkan setiap individu untuk melakukan transaksi kapan saja dan di mana saja tanpa harus membawa tumpukan kartu atau uang tunai di dalam saku mereka. Pengertian Digital Wallet dan Mekanisme Dasarnya Secara mendasar, memahami Pengertian Digital Wallet merujuk pada sebuah aplikasi elektronik atau layanan daring yang memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi pembayaran secara nontunai melalui perangkat seperti ponsel pintar. Sistem ini bekerja dengan menyimpan informasi kartu kredit, kartu debit, atau saldo uang elektronik yang telah diisi sebelumnya ke dalam sebuah platform yang terenkripsi. Saat melakukan pembayaran, pengguna hanya perlu melakukan pemindaian kode QR atau menggunakan teknologi nirkabel untuk memindahkan dana secara instan kepada penyedia jasa atau penjual, menjadikan proses transaksi jauh lebih cepat dibandingkan metode konvensional. Keamanan menjadi aspek paling krusial dalam mekanisme dompet digital ini, di mana setiap informasi sensitif dilindungi oleh protokol enkripsi tingkat tinggi dan sistem otentikasi ganda seperti biometrik atau PIN. Penggunaan teknologi enkripsi memastikan bahwa data asli nasabah tetap terproteksi, sehingga risiko penyalahgunaan data finansial dapat diminimalisir secara signifikan. Dengan memahami cara kerja dasar ini, pengguna dapat merasa lebih percaya diri dalam mengadopsi teknologi finansial untuk kebutuhan sehari-hari maupun untuk keperluan bisnis yang lebih kompleks di masa depan. Fungsi dan Manfaat Digital Wallet dalam Kehidupan Modern Selain sebagai alat pembayaran, fungsi dan manfaat digital wallet mencakup spektrum yang lebih luas, mulai dari pengelolaan anggaran hingga akses terhadap layanan keuangan yang lebih inklusif. Dompet digital memungkinkan pengguna untuk mencatat setiap pengeluaran secara otomatis dan real-time, memberikan gambaran yang jelas mengenai arus kas pribadi setiap bulannya. Fitur pembayaran tagihan rutin seperti listrik, internet, hingga premi asuransi dalam satu aplikasi juga memberikan kenyamanan luar biasa bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi dan jadwal yang padat. Bagi ekosistem bisnis, dompet digital membantu mempercepat perputaran uang dan memperluas jangkauan pasar hingga ke pelosok daerah yang sebelumnya sulit dijangkau oleh layanan perbankan fisik. Manfaat tambahan berupa program loyalitas, poin hadiah, dan promo eksklusif sering kali menjadi daya tarik tersendiri yang membuat metode ini lebih ekonomis dibandingkan pembayaran tunai. Melalui integrasi yang kuat dengan berbagai platform belanja daring, dompet digital telah menjadi tulang punggung bagi pertumbuhan ekonomi internet yang transparan bagi semua kalangan masyarakat. Cara Menggunakan Digital Wallet dengan Aman Meskipun menawarkan kenyamanan yang luar biasa, pengguna harus tetap waspada dan memahami cara menggunakan digital wallet dengan benar guna menghindari risiko kejahatan siber. Langkah pertama yang sangat disarankan adalah selalu mengunduh aplikasi dari sumber resmi dan secara rutin memperbarui sistem keamanan pada perangkat. Sangat penting bagi pengguna untuk tidak pernah membagikan kode rahasia atau kata sandi kepada pihak mana pun, termasuk pihak yang mengatasnamakan layanan pelanggan, karena keamanan akun sepenuhnya berada dalam kendali pemilik perangkat. Tidak hanya itu, mengaktifkan notifikasi transaksi instan sangat membantu dalam memantau aktivitas mencurigakan secara dini. Hindari melakukan transaksi saat terhubung dengan jaringan internet publik yang tidak terjamin keamanannya, dan pastikan perangkat memiliki fitur pengunci layar yang kuat. Dengan menerapkan disiplin keamanan yang ketat, kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi dompet digital dapat dinikmati secara maksimal. Untuk melihat berbagai instrumen perdagangan berjangka yang didukung oleh teknologi eksekusi andal, Anda dapat mengunjungi halaman Broker trading Futures KVB Futures, dan jika Anda siap memulai, silakan mendaftar melalui Registrasi KVB Futures.
BEM FEB Unilak Gandeng Densus 88, Perkuat Wawasan Kebangsaan dan Literasi Digital Mahasiswa
Pekanbaru, katakabar.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lancang Kuning (BEM FEB Unilak) resmi jalin kerja sama strategis bersama Tim Pencegahan Satgaswil Riau Densus 88 Antiteror Polri sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan dan meningkatkan literasi digital di kalangan mahasiswa. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukatif dan dialog kebangsaan yang berlangsung di lingkungan kampus, Selasa (12/5). Kegiatan ini melibatkan mahasiswa, pengurus organisasi kampus, serta unsur akademik yang antusias mengikuti diskusi mengenai pentingnya menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Di kegiatan tersebut, Tim Pencegahan Satgaswil Riau Densus 88 menekankan pentingnya peran generasi muda, khususnya mahasiswa, dalam menangkal penyebaran paham radikalisme, intoleransi, dan informasi menyesatkan di era digital. Selain membahas penguatan nilai-nilai kebangsaan, kegiatan ini juga mengangkat isu literasi digital sebagai salah satu langkah preventif menghadapi ancaman penyalahgunaan media sosial dan penyebaran konten negatif yang dapat memecah belah persatuan bangsa. Pihak BEM FEB Unilak menyambut baik kerja sama tersebut dan menilai sinergi antara dunia akademik dan aparat penegak hukum menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, kritis, serta memiliki semangat nasionalisme yang kuat. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang edukasi bagi mahasiswa agar semakin memahami pentingnya menjaga persatuan, menghargai perbedaan, serta bijak dalam menggunakan media digital,” ujar salah satu pengurus BEM FEB Unilak. Kegiatan berlangsung suasana interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta aktif berdialog dan menyampaikan pandangan terkait tantangan generasi muda dalam menjaga nilai kebangsaan di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. Melalui kerja sama ini, BEM FEB Unilak dan Tim Pencegahan Satgaswil Riau Densus 88 berharap dapat terus membangun kesadaran kolektif mahasiswa dalam memperkuat semangat kebangsaan serta menciptakan ruang akademik yang damai, inklusif, dan bebas dari pengaruh paham ekstremisme.
Lewat PalmCo, Holding PTPN Perluas Akses Digital Sekolah di Pelosok
Jakarta, katakabar.com - Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui Subholding PTPN IV PalmCo salurkan bantuan perangkat digital ke sekolah-sekolah di wilayah pelosok. Kegiatan ini sebagai upaya memperluas akses pendidikan berbasis teknologi di daerah terpencil. Sepanjang Januari 2025 hingga Maret 2026, perusahaan mencatat realisasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di bidang pendidikan mencapai lebih dari Rp12,9 miliar. Fokus utama program ini diarahkan pada percepatan digitalisasi pendidikan, khususnya wilayah selama ini memiliki keterbatasan akses teknologi. Kurun 15 bulan, lebih dari 500 program pendidikan telah direalisasikan. Bantuan yang disalurkan antara lain 37 unit komputer, 24 laptop, 20 modem internet, serta tiga unit proyektor yang didistribusikan ke sejumlah sekolah di daerah terpencil. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menjelaskan seluruh perangkat tersebut telah diterima sekolah-sekolah sasaran dan diharapkan mampu membuka akses pembelajaran yang lebih luas. “Seluruh perangkat telah didistribusikan. Harapannya, sekolah-sekolah di pelosok kini bisa terhubung dengan dunia luar melalui jaringan internet yang memadai,” ujarJatmiko saat dihubungi, Senin (5/5) lalu. Menurutnya, keterbatasan infrastruktur digital selama ini menjadi salah satu kendala utama dalam proses belajar-mengajar di daerah terpencil. Melalui program ini, perusahaan ingin mendorong terciptanya ekosistem pembelajaran digital atau 'cyber education' yang lebih merata. “Perkembangan pendidikan menuntut adaptasi terhadap teknologi. Kami ingin berkontribusi agar sekolah-sekolah di sekitar wilayah operasional tidak tertinggal dalam hal literasi digital,” ucapnya. Langkah tersebut sejalan dengan agenda transformasi pendidikan nasional yang menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi. Dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti menegaskan pendidikan tidak hanya soal akses, tetapi juga kualitas dan relevansi dengan perkembangan zaman. Di tingkat sekolah, bantuan tersebut mulai dirasakan dampaknya. Kepala SMPN 2 Tanjung Medan, Kabupaten Rokan Hilir, Mutiara, menuturkan keterbatasan perangkat dan jaringan selama ini menjadi hambatan utama bagi para guru dalam mengakses materi pembelajaran. “Kami sangat terbantu. Dengan adanya komputer dan akses internet, kegiatan belajar-mengajar menjadi lebih lancar dan referensi materi bisa diakses dengan mudah,” katanya. Kepala SDN 006 Pendalian, Kabupaten Rokan Hulu, Bambang Asrita aminkan Mutiara. Ia mengatakan sebelumnya pihak sekolah harus menempuh perjalanan ke pusat kecamatan hanya untuk mengakses materi pembelajaran berbasis internet. “Sekarang fasilitas itu sudah tersedia di sekolah. Ini sangat membantu, terutama untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di daerah kami,” terang Bambang. Inisiatif ini menunjukkan kolaborasi antara dunia usaha dan sektor pendidikan dapat menjadi salah satu jalan untuk memperkecil kesenjangan akses teknologi, sekaligus mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di Indonesia.
Apa Itu Core Banking System dalam Perbankan?
Jakarta, katakabar.com - Di era transformasi digital yang bergerak sangat cepat, perbankan tidak lagi hanya soal gedung fisik dan pelayanan tatap muka. Di balik setiap transaksi yang kita lakukan melalui aplikasi seluler atau mesin ATM, terdapat sebuah infrastruktur pusat yang bekerja tanpa henti untuk memastikan validitas dan keamanan data. Infrastruktur ini dikenal sebagai Core Banking System (CBS), yang bertindak sebagai "otak" bagi seluruh operasional lembaga keuangan. Tanpa sistem pusat yang andal, sinkronisasi data antar cabang dan layanan digital akan mustahil dilakukan secara real-time, sehingga peran CBS menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan nasabah di industri keuangan global. Mengenal Cara Kerja Core Banking System Memahami cara kerja core banking system adalah memahami bagaimana integrasi data terjadi secara terpusat. CBS berfungsi untuk memproses transaksi perbankan dasar mulai dari pencatatan simpanan, pengelolaan pinjaman, hingga kalkulasi bunga secara otomatis. Setiap kali nasabah melakukan penarikan dana di lokasi mana pun, sistem akan langsung memperbarui saldo di server pusat, sehingga informasi tersebut tersedia secara instan di seluruh kanal layanan bank. Proses ini meminimalkan risiko kesalahan manusia dan memastikan bahwa data keuangan nasabah tetap akurat serta terproteksi dari potensi manipulasi. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan layanan yang lebih fleksibel, CBS kini telah berevolusi menjadi bagian integral dari sistem perbankan digital. Integrasi ini memungkinkan bank untuk menawarkan layanan yang lebih personal dan cepat, seperti pembukaan rekening secara daring atau transfer antarnegara yang instan. Dengan beralih ke arsitektur sistem yang lebih modern, bank dapat dengan mudah menghubungkan layanan mereka dengan ekosistem finansial lainnya, menciptakan efisiensi operasional yang lebih tinggi sekaligus meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan. Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai perkembangan teknologi keuangan dan pengaruhnya terhadap pasar modal, Anda dapat mengeksplorasi ulasan lengkapnya di Market Analysis KVB. Pentingnya Keamanan dan Kecepatan Eksekusi Data Keberadaan sistem pusat yang andal dalam perbankan memiliki kemiripan dengan kebutuhan infrastruktur dalam dunia perdagangan berjangka. Kecepatan pemrosesan data dan transparansi informasi adalah kunci utama agar kepercayaan pengguna tetap terjaga. Di ekosistem finansial global, ketersediaan teknologi yang mampu mengolah volume data besar secara instan memastikan bahwa setiap instruksi transaksi dapat dijalankan tanpa hambatan teknis. Hal ini memberikan jaminan bagi para pelaku pasar bahwa sistem pendukung di balik setiap layanan keuangan yang mereka gunakan memiliki standar keamanan yang ketat. Stabilitas sistem juga berperan menjaga akurasi harga dan pencatatan saldo secara transparan. Dengan dukungan teknologi server yang kuat, risiko kegagalan sistem dapat diminimalisir sehingga operasional tetap berjalan lancar bahkan saat terjadi lonjakan aktivitas transaksi. Bagi institusi maupun individu, memiliki akses ke platform yang didukung oleh infrastruktur modern merupakan prasyarat mutlak untuk dapat berpartisipasi secara efektif dalam dinamika ekonomi digital yang semakin kompleks. Bangun Strategi Finansial Anda Bersama KVB Futures Memilih mitra keuangan yang mengadopsi teknologi mutakhir dan transparansi penuh adalah langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi pertumbuhan aset Anda. KVB Futures hadir untuk menyediakan lingkungan perdagangan yang stabil dengan dukungan teknologi eksekusi cepat, memungkinkan Anda untuk mengakses pasar global secara profesional dan aman. Kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman trading yang unggul dengan dukungan infrastruktur digital yang dirancang khusus untuk memenuhi standar industri keuangan masa kini. Seluruh fitur dan layanan kami dikembangkan untuk memastikan Anda mendapatkan akses pasar yang luas dengan efisiensi tinggi di setiap transaksi. Anda dapat mempelajari berbagai keunggulan produk dan layanan perdagangan berjangka kami dengan mengunjungi halaman Broker trading Futures KVB Futures. Untuk segera memulai langkah profesional Anda dan memanfaatkan peluang di pasar keuangan dunia, silakan melakukan pendaftaran melalui tautan resmi Registrasi KVB Futures.
Stafsus Presiden Serukan Goro Digital 64 Juta UMKM di MitMe Fest 2026
Jakarta, katakabar.com - Festival Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) angkat tema “Cerita Lokal, Karya Nusantara” sukses digelar tiga hari di M Bloc Space, Jakarta Selatan, menghadirkan model baru pemberdayaan UMKM berbasis solusi nyata. Selama tiga hari penuh, Melting Pop M Bloc Space, Jakarta Selatan, bertransformasi menjadi pusat gravitasi bagi ekosistem UMKM Indonesia. MitMe Fest 2026, yang berlangsung pada 24 hingga 26 April 2026 usung tema "Cerita Lokal, Karya Nusantara", resmi ditutup dengan antusiasme luar biasa dari pelaku usaha, komunitas, hingga pemangku kepentingan nasional. Festival ini perkenalkan format baru yang tidak sekadar mengejar transaksi komersial melainkan berfokus pada penguatan kapasitas, literasi teknologi, dan ekosistem bisnis UMKM secara menyeluruh. Pada konteks Indonesia yang kini memiliki sekitar 64 juta pelaku UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional, urgensi pemberdayaan seperti ini tidak bisa ditunda. Pemerintah Serukan Gotong Royong (Goro) Digital Momen paling krusial MitMe Fest 2026 hadir pada hari penutupan: Dialog Strategis bersama Tiar N Karbala, Staf Khusus Presiden Republik Indonesia bidang UMKM dan Digitalisasi. Sesi ini bukan seremonial belaka pameran tersebut menjadi ruang dialog terbuka yang mempertemukan perspektif kebijakan negara dengan realitas keras yang dihadapi jutaan pelaku usaha di lapangan. Tiar membuka diskusi dengan mengurai paradoks digitalisasi Indonesia: meski penetrasi internet telah mencapai 77 persen hingga 80 persen hingga pelosok negeri, indeks literasi digital pelaku usaha secara umum masih stagnan di level menengah. Kondisi ini memunculkan risiko nyata adopsi teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) berpotensi memperlebar jurang antara korporasi besar bermodal kuat dengan pengusaha mikro yang masih minim literasi, bahkan takut sekadar untuk mencoba. "Pemerintah tidak bisa berdiri sendiri untuk mengurusi masalah yang sebegitu banyak dari Sabang sampai Merauke. Harus ada semangat gotong-royong di mana program-program ini tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus berkolaborasi secara kolektif dengan talenta muda, komunitas, hingga pihak swasta,” kata Tiar N Karbala. Pernyataan ini disambut dengan resonansi kuat dari audiens yang hadir para pelaku UMKM, mitra strategis, dan komunitas yang selama ini bekerja di garis terdepan pemberdayaan ekonomi lokal. Tiar menegaskan bahwa kesenjangan digital bukan sekadar masalah infrastruktur, melainkan masalah ekosistem: butuh sinergi antara negara, platform digital, dan komunitas untuk benar-benar mengangkat UMKM naik kelas. Lebih dari Pameran: Intervensi Nyata untuk UMKM MitMe Fest 2026 dirancang sejak awal sebagai platform berbasis solusi setiap program memiliki tujuan strategis yang terukur. Sepanjang acara, UMKM difasilitasi dengan asesmen level usaha untuk memetakan posisi dan kebutuhan kompetensi bisnis mereka. Pojok konsultasi strategis tanpa biaya dibuka untuk siapa saja, termasuk sesi mendalam selama 1,5 jam bersama pelaku usaha kopi roastery yang membedah strategi adaptasi teknologi hingga penyelesaian sertifikasi halal. "Bagi kami, UMKM tidak boleh hanya dijadikan objek bisnis, melainkan harus diberdayakan agar mereka tumbuh lebih cepat dan kita bisa bersama-sama membangun cerita lokal,” ujar Adhitya Noviardi, Founder Ekosistem Mitme.id Program fasilitasi sertifikasi halal gratis turut hadir sebagai langkah konkret mendongkrak daya saing produk lokal. Workshop kreatif seperti merangkai bunga dan DIY keychain memperkuat dimensi experiential festival ini, menjadikannya inklusif bagi berbagai segmen dari keluarga hingga generasi muda yang haus pengalaman berbasis kreativitas. Kolaborasi Lintas Sektor sebagai Bukti Nyata Sebagai wujud konkret dari semangat gotong-royong yang disuarakan Tiar, MitMe Fest 2026 mendapat dukungan penuh dari mitra strategis lintas sektor yang mengirimkan perwakilan UMKM Binaan Wondr By Bank BNI, Bank Mandiri, Jamkrindo, InJourney Airports, JNE, dan Waringin Hospitality. Sinergi ini memastikan pendampingan UMKM berjalan terintegrasi dari solusi pembiayaan hingga perluasan jaringan distribusi. Bukan Sekadar Event Sebuah Gerakan Berkelanjutan Founder MitMe menegaskan MitMe Fest bukan titik akhir, melainkan titik awal dari strategi jangka panjang yang lebih besar. "Kami melihat UMKM tidak hanya butuh panggung, tetapi juga arah dan akses. MitMe Fest dirancang untuk menjawab itu — menghubungkan kebutuhan dengan solusi secara langsung,” jelasnya. Pasca-penyelenggaraan, MitMe berkomitmen melanjutkan rangkaian program pendampingan, edukasi bisnis melalui aplikasi digital, dan pemanfaatan media sosial memastikan dampak tidak berhenti di hari penutupan, melainkan berlanjut dalam pertumbuhan bisnis yang nyata dan terukur bagi setiap UMKM yang terlibat.
Lewat AI Connect Offline Series, TI dan Google Dorong Transformasi Pendidikan Digital di Padang
Padang, katakabar.com - AI Connect Offline Series di Telkom AI Center Padang bahas peran Google for Education dan Google Reference School mendorong transformasi pendidikan digital di era AI. Perkembangan teknologi yang semakin pesat mendorong sektor pendidikan untuk terus beradaptasi. Hal ini menjadi fokus dalam AI Connect Offline Series: “Shaping the Future of Learning: Educational Innovation Strategies in the AI Era” yang berlangsung selama dua hari, pada 15 hingga 16 April 2026 lalu di Telkom AI Center Padang. Di hari pertama yang berfokus pada segmen pendidikan tinggi, peserta mendapatkan pemaparan terkait pemanfaatan teknologi meningkatkan efektivitas pembelajaran melalui sesi bertema “Boosting Teaching and Learning Productivity with Google for Education.” Komang Oka Nugraha dari Universitas Udayana, menyampaikan pemanfaatan teknologi digital, termasuk platform dari Google for Education, menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi. “Transformasi digital di lingkungan kampus bukan hanya soal adopsi teknologi, tetapi bagaimana teknologi tersebut mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan global,” ujarnya. Sementara, Pandu Satria Nugroho dari Google for Education, menekankan ekosistem pembelajaran digital yang terintegrasi dapat menjadi fondasi dalam meningkatkan kualitas institusi pendidikan. Ia menyoroti peran program Google Reference School sebagai benchmark dalam transformasi digital sekolah. “Melalui Google for Education dan inisiatif seperti Google Reference School, kami berharap semakin banyak sekolah yang mampu meningkatkan kualitasnya dan berkembang hingga eksis di tingkat internasional,” jelasnya. Memasuki hari kedua yang menyasar segmen K-12, kegiatan mengangkat tema “Beyond the Limits: Achieving Global Excellence with Google for Education.” yang menyoroti bagaimana sekolah dapat berkembang menjadi institusi berstandar global melalui adopsi teknologi digital. Yansen Makitika dari Sekolah Kristen Kalam Kudus membagikan pengalaman transformasi yang dilakukan di institusinya, termasuk dalam mengadopsi pendekatan pembelajaran berbasis digital. Ia mengungkapkan semangat untuk meningkatkan kualitas sekolah menjadi motivasi utama dalam mendorong perubahan. “Saya tidak berasal dari latar belakang pendidikan, namun melalui pembelajaran dari platform seperti Google for Education, saya dapat memahami sistem pendidikan dan bagaimana meningkatkannya ke level yang lebih tinggi,” ucapnya. Ia menekankan pentingnya kesadaran digital di kalangan institusi pendidikan. “Harapannya, sekolah-sekolah di Padang bisa semakin aware terhadap kemajuan digital dan mulai bertransformasi menuju sistem pendidikan berbasis teknologi,” imbuhnya. Dari sisi dukungan ekosistem, pihak Metranet menyampaikan komitmennya membantu proses adaptasi dan implementasi teknologi, termasuk dalam penyediaan infrastruktur pendukung seperti konektivitas internet yang menjadi bagian penting dalam digitalisasi pendidikan. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai respons positif selama kegiatan berlangsung. Baik pada hari pertama maupun kedua, peserta menunjukkan ketertarikan yang tinggi terhadap pemanfaatan Google for Education serta konsep sekolah berbasis digital, termasuk potensi untuk berkembang menuju standar Google Reference School. Mizan Lazuardi selaku Program Lead Telkom AI Connect, menuturkan kolaborasi menjadi kunci dalam mendorong transformasi digital di sektor pendidikan. “Kami melihat bahwa teknologi, termasuk ekosistem pembelajaran digital, dapat menjadi alat kolaborasi. Harapannya, semakin banyak ruang diskusi dan implementasi nyata yang dapat mendorong kemajuan pendidikan sekaligus tetap relevan dengan kebutuhan di era digital,” sebutnya. Melalui terselenggaranya kegiatan ini, Telkom AI Center Padang diharapkan dapat terus menjadi ruang yang mendukung kolaborasi dan pertukaran wawasan antara teknologi dan dunia pendidikan, khususnya dalam mendorong adopsi Google for Education dan penguatan kualitas sekolah menuju standar global.
Perusahaan Mulai Evaluasi Strategi Infrastruktur dan Keamanan IT di Tengah Transformasi Digital
Jakarta, katakabar.com - Perusahaan di Indonesia mulai evaluasi kembali strategi infrastruktur IT, virtualisasi server, dan keamanan siber seiring meningkatnya kompleksitas transformasi digital. Dalam sebuah wawancara program televisi bisnis nasional pada Maret 2026, perwakilan Sangfor Technologies Indonesia menjelaskan bahwa perluasan penggunaan cloud, AI, dan sistem kerja hybrid membuat attack surface semakin luas, sehingga risiko serangan seperti phishing dan ransomware ikut meningkat. Untuk menjawab tantangan tersebut, perusahaan perlu mengadopsi pendekatan yang lebih terintegrasi melalui Zero Trust, monitoring keamanan 24/7, serta evaluasi platform virtualisasi yang digunakan. Dengan meningkatnya kebutuhan efisiensi dan keamanan, banyak organisasi juga mulai mempertimbangkan kembali penggunaan teknologi seperti hypervisor dan alternatif VMware agar sistem lebih fleksibel, aman, dan mampu mendukung keberlangsungan bisnis di era digital. Di tengah percepatan transformasi digital yang menyentuh hampir seluruh sektor bisnis dan layanan publik, ancaman siber juga berkembang semakin kompleks. Kondisi ini mendorong perusahaan dan institusi untuk mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur dan keamanan IT mereka agar tetap resilien dan terlindungi dari berbagai potensi serangan. Hal ini dibahas dalam sebuah program bernama Profit di sebuah wawancara program televisi bisnis nasional Rabu (25/3) bersama Akhmad Rezha, Cyber Security Consultant Sangfor Technologies Indonesia. Pada wawancara tersebut disampaikan bahwa transformasi digital yang kini berkembang menuju adopsi AI turut memperluas infrastruktur digital perusahaan, sekaligus meningkatkan risiko keamanan siber. “Ketika ada transformasi digital dan transformasi AI, artinya infrastruktur digital juga akan semakin lebar. Dampaknya, kerentanan semakin banyak, attack surface semakin luas, dan itu berbanding lurus dengan risiko,” jelasnya. Perluasan infrastruktur ini membuat sistem perusahaan tidak lagi terpusat, melainkan tersebar di berbagai lingkungan, mulai dari on-premise hingga cloud. Selain itu, pola kerja hybrid juga membuat akses terhadap sistem menjadi lebih fleksibel, tetapi di sisi lain meningkatkan potensi celah keamanan. Kurun beberapa tahun terakhir, ancaman yang paling sering terjadi masih didominasi oleh phishing dan ransomware. Phishing memanfaatkan kelemahan pada sisi manusia, terutama rendahnya awareness terhadap keamanan, sementara ransomware dapat langsung mengganggu operasional bisnis dengan mengunci sistem dan data perusahaan. Dampak dari serangan ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga dapat mempengaruhi operasional, finansial, hingga reputasi perusahaan. Bahkan dalam beberapa kasus, serangan siber dapat berujung pada risiko hukum apabila terjadi kebocoran data pelanggan. Kondisi ini semakin kompleks seiring dengan meningkatnya adopsi teknologi seperti cloud computing, artificial intelligence, dan sistem kerja hybrid. Infrastruktur IT menjadi semakin luas dan dinamis, sehingga membutuhkan pendekatan keamanan yang lebih menyeluruh. Perusahaan mulai mempertimbangkan pendekatan modern seperti Zero Trust, pengelolaan akses berbasis identitas, serta monitoring sistem secara berkelanjutan untuk memastikan keamanan tetap terjaga di berbagai lingkungan. Tetapi, teknologi saja tidak cukup. Banyak insiden keamanan terjadi bukan karena kurangnya sistem, tetapi karena faktor manusia dan proses yang belum berjalan optimal. “Banyak perusahaan sudah cukup matang dari sisi teknologi, tetapi dari sisi sumber daya manusia dan proses masih perlu diperkuat. Celah sering muncul dari kurangnya awareness dan kesalahan konfigurasi,” ulasnya. Lantaran itu, strategi keamanan yang efektif perlu dibangun dari kombinasi antara teknologi, sumber daya manusia, dan proses yang terintegrasi. Pendekatan ini menjadi kunci dalam menghadapi ancaman siber yang terus berkembang. Disisi lain, masih banyak organisasi yang melihat keamanan siber sebagai biaya tambahan, bukan sebagai investasi strategis. Padahal, potensi kerugian akibat serangan siber dapat jauh lebih besar dibandingkan biaya pencegahan yang dikeluarkan. Seiring meningkatnya kompleksitas infrastruktur IT, termasuk dalam penggunaan virtualisasi server dan berbagai platform pengelolaan sistem, perusahaan juga mulai mengevaluasi kembali strategi teknologi yang mereka gunakan. Efisiensi, fleksibilitas, serta keamanan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan arah pengembangan infrastruktur ke depan. Nah pada konteks ini, pendekatan yang terintegrasi menjadi semakin penting, baik dalam pengelolaan sistem, keamanan data, maupun keberlangsungan operasional bisnis. Sebagai penyedia solusi infrastruktur IT dan keamanan siber, Sangfor Technologies Indonesia menghadirkan berbagai pendekatan yang membantu perusahaan mengelola sistem virtualisasi, meningkatkan keamanan, serta memastikan operasional tetap berjalan di tengah perubahan lanskap digital. Transformasi digital diperkirakan akan terus berkembang, termasuk dalam pemanfaatan AI, cloud, dan sistem kerja yang semakin fleksibel. Oleh karena itu, perusahaan perlu memastikan setiap langkah transformasi juga diiringi dengan strategi keamanan yang matang dan berkelanjutan. Pada akhirnya, keamanan siber bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang bagaimana perusahaan melindungi aset digital, menjaga operasional, dan memastikan keberlangsungan bisnis di era digital yang semakin kompleks.
Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur
Jakarta, katakabar.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) perkuat pengembangan ekosistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di kawasan timur Indonesia, dengan mengoptimalkan peran AI Center Makassar sebagai pusat inovasi dan pengembangan talenta digital. Upaya ini dilakukan untuk mendorong lahirnya solusi berbasis AI yang aplikatif serta mendukung percepatan transformasi digital nasional yang merata. Dalam agenda kunjungan kerja ke AI Center Makassar beberapa waktu lalu, Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi meninjau langsung fasilitas serta berbagai inovasi yang dikembangkan oleh talenta digital lokal melalui sesi pameran dan pemaparan proyek. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Telkom dalam memberikan ruang eksplorasi bagi inovator lokal untuk mengembangkan kapabilitas serta memperluas pengetahuan terkait teknologi AI. Menurutnya, AI adalah teknologi strategis yang harus membawa dampak nyata bagi layanan publik dan industri. Inovasi hebat, ujar Rochmad, selalu membutuhkan kolaborasi erat antara perusahaan teknologi, komunitas pengembang, dan institusi pendidikan untuk percepat adopsi dan menghasilkan ekosistem yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat. “Pemanfaatan AI bukan hanya soal teknologi, tetapi bagaimana teknologi tersebut dapat memberikan solusi nyata terhadap berbagai permasalahan yang ada di masyarakat dan industri,” kata Faizal. Sebagai bagian dari penguatan ekosistem tersebut, AI Center Makassar hadir melalui implementasi pilar AI Connect dalam inisiatif strategis Telkom AI Center of Excellence (AI CoE). Pilar ini terintegrasi dengan AI Campus, AI Playground, AI Hub, dan AI Native dalam membangun ekosistem AI yang komprehensif, mulai dari kolaborasi riset, pengembangan talenta, hingga implementasi solusi di berbagai sektor. Melalui fasilitas ini, Telkom membuka ruang kolaborasi yang inklusif bagi talenta digital lokal untuk berjejaring, mengembangkan kapabilitas, serta menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Sejumlah solusi yang dipresentasikan antara lain pemanfaatan machine learning untuk klasifikasi Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI), model pengelompokan sekolah berbasis unsupervised learning untuk rekomendasi bantuan operasional pendidikan, serta penggunaan deep learning dalam analisis citra endoskopi guna mendukung identifikasi penyakit lambung. Inovasi-inovasi tersebut menunjukkan potensi pemanfaatan data dan teknologi AI dalam mendukung pengambilan keputusan strategis serta peningkatan kualitas layanan di berbagai sektor. Faizal juga mengapresiasi kapabilitas talenta digital lokal yang dinilai memiliki potensi besar dalam menghadirkan inovasi yang tidak hanya bersifat eksperimental, tetapi juga siap diimplementasikan secara praktis. Penguatan kolaborasi lintas ekosistem menjadi kunci agar berbagai inovasi tersebut dapat berkembang lebih jauh di skala nasional dan memberikan nilai tambah yang berkelanjutan. “Talenta digital Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk menghadirkan solusi berbasis AI yang relevan dan aplikatif. Dengan kolaborasi yang tepat, inovasi yang dikembangkan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan efisiensi dan kualitas layanan di berbagai sektor,” terangnya. Kegiatan juga dilengkapi dengan diskusi interaktif bersama talenta digital dan komunitas teknologi di Makassar guna membahas peluang serta tantangan implementasi AI di lapangan. Forum ini menjadi wadah kolaborasi untuk perkuat sinergi dalam pengembangan inovasi berbasis AI. Melalui rangkaian kegiatan ini, Telkom menumbuhkan optimisme bahwa AI Center Makassar dapat terus berkembang sebagai simpul kolaborasi unggulan di kawasan timur Indonesia. Ke depan, fasilitas ini diharapkan mampu melahirkan talenta digital yang tangguh dan adaptif serta inovasi berbasis AI yang memberikan dampak nyata bagi percepatan transformasi digital nasional.