Gorontalo
Sorotan terbaru dari Tag # Gorontalo
PENAS XVII 2026 Momentum Penguatan Pengembangan Komoditas Perkebunan Termasuk Sawit Nasional di Gorontalo
Gorontalo, katakabar.com - Puncak acara Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 berlangsung di Gelanggang Olah Raga David Tony, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, di pekan keempat Juni 2026 lalu. Kegiatan yang dihadiri Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto ini jadi ajang pertemuan lebih dari 50.000 petani, nelayan, petani hutan, penyuluh, peneliti, pelaku usaha, serta pemerintah dari seluruh Indonesia untuk memperkuat sinergi pembangunan sektor pertanian dan perkebunan nasional. Pada kegiatan ini, komoditas kelapa menjadi salah satu sektor yang mendapat perhatian sebagai komoditas strategis yang berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung ketahanan ekonomi daerah. Turut hadir pada acara tersebut Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) yang diwakili oleh Kepala Divisi Penyaluran Dana Sektor Hulu Pekebunan Kelapa, Triana Meinarsih, beserta tim. PENAS XVII Tahun 2026 digelar sebagai wadah pertukaran informasi, gelar teknologi, pengembangan kemitraan, serta penguatan jejaring antara petani, pemerintah, dunia usaha, dan lembaga penelitian. Hal ini juga selaras dengan tugas dan fungsi BPDP dalam melaksanakan program-program yang telah diamanatkan melalui Peraturan Presiden Nomor 132 Tahun 2024 mengenai penyaluran dana untuk komoditas perkebunan (kelapa sawit, kakao, dan kelapa). Program yang diamanatkan kepada BPDP tersebut, antara lain pengembangan sumber daya manusia perkebunan, penelitian dan pengembangan perkebunan, promosi perkebunan, peremajaan perkebunan, penyediaan sarana dan prasarana perkebunan, serta pemenuhan kebutuhan pangan, bahan bakar nabati, dan hilirisasi industri perkebunan. Untuk mendukung pengembangan komoditas perkebunan (kelapa sawit, kakao, dan kelapa), BPDP berpartisipasi dalam kegiatan PENAS XVII Tahun 2026 melalui penyebarluasan informasi program pengembangan perkebunan, penguatan kapasitas pekebun, serta dukungan terhadap pengembangan komoditas perkebunan strategis nasional. Kehadiran BPDP menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah, pekebun, dan pelaku usaha dalam mendorong peningkatan produktivitas, peremajaan tanaman, penyediaan sarana dan prasarana, serta pengembangan hilirisasi komoditas perkebunan. Sebagai salah satu daerah penghasil kelapa di Indonesia, Provinsi Gorontalo memanfaatkan momentum PENAS untuk memperkenalkan potensi besar komoditas kelapa beserta produk turunannya. Berbagai produk bernilai tambah, seperti minyak kelapa, Virgin Coconut Oil (VCO), cocopeat, coco fiber, arang tempurung, dan produk olahan lainnya, ditampilkan sebagai contoh peluang hilirisasi yang mampu meningkatkan nilai ekonomi kelapa sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Melalui kolaborasi antara BPDP, BRMP Gorontalo, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan para pekebun, PENAS XVII Tahun 2026 diharapkan menjadi katalisator percepatan pengembangan kelapa dari hulu hingga hilir. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil perkebunan kelapa, memperkuat kelembagaan pekebun, serta mendorong terwujudnya industri kelapa yang berdaya saing dan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Jangkauan Diperluas ke Sulawesi dan Gorontalo, MyRepublic Air Sukses Uji Laik Operasi
Makssar, katakabar.com - MyRepublic Air, layanan internet unlimited berbasis Fixed Wireless Access (FWA) dengan teknologi True 5G–Fiber Quality dan Truly Unlimited, telah berhasil menjalani Uji Laik Operasi (ULO) di Gorontalo, di penghujung Februari 2026 lalu. Komitmen untuk menghadirkan akses internet yang lebih merata terus dilakukan MyRepublic Indonesia. Proses pengujian yang dilaksanakan secara daring tersebut menandai kesiapan layanan internet berbasis FWA ini untuk segera hadir dan digunakan oleh masyarakat di wilayah tersebut. Uji Laik Operasi tahapan verifikasi yang wajib dilakukan sebelum suatu layanan telekomunikasi dapat beroperasi secara komersial. Melalui proses ini, regulator memastikan bahwa kesiapan infrastruktur jaringan, kualitas layanan, serta aspek teknis lainnya telah memenuhi standar dan regulasi yang ditetapkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Dari hasil pengujian yang dilakukan, MyRepublic Air di Gorontalo dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan teknis dan standar kualitas layanan yang ditetapkan. Layanan ini juga mencatatkan performa yang melampaui ambang batas minimum kecepatan unduh yang dipersyaratkan regulator, dengan capaian hingga 100 Mbps. Keberhasilan pelaksanaan ULO di Gorontalo juga menandai langkah lanjutan ekspansi MyRepublic Air di kawasan Sulawesi. Setelah sebelumnya dilaksanakan di Makassar, Gorontalo menjadi kota kedua di Sulawesi yang telah melalui tahapan Uji Laik Operasi untuk layanan internet berbasis FWA dari MyRepublic. Chief Executive Officer MyRepublic Indonesia, Timotius Max Sulaiman, menyampaikan ekspansi layanan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperluas ketersediaan konektivitas digital di berbagai wilayah Indonesia. “Setelah Makassar, Gorontalo menjadi kota berikutnya di Sulawesi yang berhasil melaksanakan tahapan Uji Laik Operasi untuk MyRepublic Air. Kami melihat potensi besar di wilayah ini, baik dari sisi masyarakat maupun aktivitas ekonomi digitalnya. Melalui layanan ini, kami berharap dapat menghadirkan akses internet yang lebih cepat, stabil, dan terjangkau bagi masyarakat,” ujar Timotius. MyRepublic Air hadir sebagai alternatif solusi konektivitas berbasis Fixed Wireless Access (FWA) dengan kecepatan hingga 100 Mbps dan harga yang kompetitif, mulai dari Rp100 ribuan per bulan. Layanan ini dirancang untuk memberikan akses internet yang andal, terutama bagi masyarakat di area yang belum sepenuhnya terjangkau jaringan fiber optik. Dengan memanfaatkan teknologi FWA, penyediaan internet berkecepatan tinggi dapat dilakukan dengan lebih fleksibel dan efisien, sehingga memungkinkan perluasan layanan ke berbagai wilayah dalam waktu yang lebih cepat. Sebagai bagian dari persiapan peluncuran layanan, MyRepublic Indonesia juga telah membuka pra-registrasi MyRepublic Air bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi serta kesempatan lebih awal untuk menikmati layanan tersebut. Ke depan, MyRepublic Indonesia akan terus memperluas jangkauan MyRepublic Air secara bertahap ke berbagai wilayah di Indonesia. Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk mendukung percepatan pemerataan akses internet nasional dan menghadirkan konektivitas yang lebih andal serta terjangkau bagi masyarakat di berbagai daerah. Cara Pra-Registrasi MyRepublic Air Masyarakat yang ingin menjadi bagian dari layanan ini dapat melakukan pra-registrasi MyRepublic Air dengan mudah: 1. Akses situs resmi myrepublic.co.id/air 2. Lengkapi data diri yang dibutuhkan 3. Lakukan verifikasi melalui OTP 4. Cek email konfirmasi sebagai tanda pendaftaran berhasil Dengan ini, MyRepublic Indonesia menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan pemerataan akses internet rakyat di Indonesia melalui kehadiran MyRepublic Air berbasis Fixed Wireless Access (FWA). Dengan kesiapan jaringan, MyRepublic Air siap tersedia secara bertahap di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara, guna menghadirkan konektivitas internet yang andal dan terjangkau bagi masyarakat di lebih banyak daerah.
Ke Sulut dan Gorontalo Tim BPIS Tanaman Palma Demi Rekom Revisi SNI Sawit
Jakarta, elaeis.co - Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Kementerian Pertanian terus genjot revisi Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk komoditas Kelapa Sawit 01-0002-1987. Terkait dengan ini, Tim Balai Pengujian Standar Instrumen (BPSI) Tanaman Palma secara maraton melakukan pengumpulan data di lapangan untuk bisa menyusun rekomendasi revisi SNI.
Esports Menyala di Gorontalo, Trio Booyah Cup Hadir Bangun Generasi Esports Muda di Gorontalo
Gorontalo, katakabar.com - Sebagai upaya memajukan dunia esports ke berbagai daera-daerah Indonesia, Trio Booyah bersama Roar Visit City Series berkunjung ke kota Gorontalo gelar acara bersama dengan Polda Gorontalo usung tema, Roar Visit City Series Polda Gorontalo, di Aula Titipeno Polda Gorontalo, dari pukul 08:00 hingga 17:00 WITA.
Dorong Ekspansi Sawit, Masih Tersedia Seluas 158 Ribu Hektar di Gorontalo
Gorontalo, katakabar.com - Pemerintah Provinsi Gorontalo dorong perluasan (ekspansi) lahan kelapa sawit yang dilakukan para pengusaha kelapa sawit. Di mana, potensi pengembangan lahan kelapa sawit mencapai seluas 158 ribu hektar. "Saat ini baru tertanam sekitar 15 ribu hektar dengan produksi baru baru sekitar 13 ribu hektar," kata Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Muljady D Mario, saat diskusi kelompok terpumpun dan rapat kerja Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Sulewesi, kemarin, dilansir dari laman website resmi Pemprov Gorontalo, pada Selasa (21/11). Rapat kerja GAPKI mengangkat tema mamahami tata niaga Crude Palm Oil (CPO) dan Tandan Buah Segara (TBS), dan metode perhitungan harga TBS kelapa sawit petani mitra. "Apresiasi kepada GAPKI yang sudah mengangkat tema tersebut mengingat Gorontalo baru tahun 2022, mulai melaksanakan, menyusun, dan mempraktekkan penetapan perhitungan harga TBS, sehingga masih perlu sharing ilmu dan informasi untuk melengkapi kekurangan dalam penentuan harga TBS kelapas sawit," ujar Mario. Menurut Muljadi D Mario, terkait dengan penentuan perhitungan harga TBS kelapa sawit ini sangat bekaitan erat dengan petani mitra. Kalau perhitungan TBS kelapa sawit tidak dilakukan secara baik bakal menghilangkan hak-hak yang seharusnya didapatkan petani mitra di lapangan. “Pemerintah berdiri di tengah-tengah di antara pengusaha dan petani, dan idealnya petani kelapa sawit tidak dirugikan. Petani untung perusahaan tidak dirugikan. Kalau hal itu dapat tercapai, semua menjadi lebih baik ke depan,” jelasnya. Melalui pertemuan GAPKI ini, harap Mario, para pengusaha sawit dapat membangun kemitraan yang adil. Saling menguntungkan bersama-sama dengan petani membangun pertanian kelapa sawit yang berkelanjutan.
Pabrik CPO Perintis Beroperasi di Pohuwato
Gorontalo, katakabar.com - Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo sudah punya Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) perintis. PT Loka Indah Lestari yang memiliki pabrik pengolahan Tandan Buah Segar (TBS) menjadi minyak sawit mentah (CPO) dari sentra kelapa sawit di Gorontalo. Sentra kelapa sawit itu, yakni Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Boalemo, dan Pohuwato. Sebelum berdiri pabrik tersebut, selama ini TBS kelapa sawit dikirim ke luar daerah dalam bentuk mentah tidak diolah di Gorontalo. Pabrik CPO itu resmi beroperasi setelah dilakukan peresmian oleh Bupati Pohuwato, Saipul A Mbuinga ditandai ditekennya prasasti dan pengguntingan pita, pada Sabtu (26/8) lalu. Kedatangan Saipul ke pabrik yang berada di kilometer 47 Desa Molosipat Utara, Kecamatan Popayato Barat disambut oleh CEO PT Kencana Group, Albert Maknawi bersama Eka Mulyawan serta karyawan PT Loka Indah Kencana. Ikut mendampingi Saipul Asisten Pemerintahan dan Kesra, Arman Mohamad, Kadis Perindagkop dan UKM, Ibrahim Kiraman, Kadis DLH, Sumitro Monoarfa, Camat Popayato Barat, Marjan K Bula, dan Kabag Prokopim, Usman H Bay. "Masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Pohuwato pada prinsipnya menyambut baik kehadiran PMKS berkapasitas 30 ton per jam ini," kata Bupati Pohuwato dilansir dari laman elaeis.co, pada Senin (28/8). Peresmian kawasan pabrik yang luas dan besar ini kata Sipul, bukti nyata dari hasil upaya bersama, baik Pemerintah Provinsi Gorontalo maupun Pemerintah Kabupaten Pohuwato, untuk mendatangkan serta memberi kemudahan kegiatan investasi di daerah. Itu sejalan dengan harapan dan arahan Presiden RI, Joko Widodo kepada para kepala daerah dan Forkopimda seluruh Indonesia, agar dapat mendukung iklim investasi yang sehat dan kondusif di daerah, jelasnya. Orang nomor satu di Pohuwato itu berharap dengan telah mulai beroperasinya pabrik CPO ini bakal membuka lapangan kerja yang seluas-luasnya bagi masyarakat sekitarnya. Perusahaan diharapkan dapat meningkatkan dan membina keterampilan kerja bagi para pencari kerja asal Kabupaten Pohuwato agar memenuhi standar dan ketentuan perusahaan. "Ini tentu bisa dikerjasamakan dengan balai latihan kerja (BLK) Kabupaten Pohuwato," harapnya. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Pohuwato kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh unsur management PT Loka Indah Lestari atas beroperasinya pabrik pengolahan kelapa sawit," tuturnya. Kami sampaikan pula sambungnya, kepada seluruh masyarakat di lingkungan sekitar perusahaan yang telah memberikan dukungan yang baik bagi kelancaran pembangunan sampai pada tahapan produksi dari pabrik CPO ini. "Operasional pabrik ini mudah-mudahan dapat berjalan lancar tanpa hambatan dan terus bersinergi peningkatan ekonomi masyarakat secara luas," tambahnya. Setelah mendengar penjelasan proses produksi di pabrik oleh Eka Mulyawan, kegiatan dilanjutkan penandatangan prasasti dan pengguntingan pita oleh Bupati Saipul dan tinjau area pabrik.