Jajaran
Sorotan terbaru dari Tag # Jajaran
RI Bergabung dalam Jajaran Pameran Sarung Tangan Karet Internasional Terbesar Pernah Digelar di Kuala Lumpur
Kuala Lumpur, katakabar.com - Konferensi dan Pameran Sarung Tangan Karet Internasional ke 12 ( 12th IRGCE 2026 ) usung tema “Mensinergikan Inovasi: Mendefinisikan Kembali Masa Depan Ekosistem Sarung Tangan” telah mencapai tonggak sejarah. Total 600 stan telah ditempati peserta pameran dari 15 wilayah termasuk Thailand, Indonesia, Vietnam, Singapura, Tiongkok, Korea Selatan, Arab Saudi, Inggris Raya, dan lainnya, menjadikannya IRGCE terbesar yang pernah diselenggarakan sejak pertama kali diadakan pada tahun 2002. Acara ini diperkirakan akan menarik lebih dari 1.000 delegasi konferensi dan lebih dari 10.000 pengunjung dari lebih dari 70 negara. Digelar oleh Asosiasi Produsen Sarung Tangan Karet Malaysia (MARGMA), dengan Dewan Karet Malaysia (MRC) sebagai penyelenggara bersama, IRGCE ke 12 tahun 2026 bakal dihelat pada 8 hingga 10 September 2026 di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Kuala Lumpur, Malaysia. Salah satu tambahan unik pada konferensi tahun ini, yakni: INNOVATE@IRGCETalk, sebuah panggung pengetahuan khusus yang akan menyoroti inovasi-inovasi terobosan dan kemajuan global dalam material generasi berikutnya, manufaktur cerdas, dan produksi berkelanjutan. Konferensi yang lebih besar akan menampilkan enam pembicara pleno lokal dan internasional, termasuk Dr. Robert G. Hamilton, Profesor Kedokteran dan Patologi di Universitas Johns Hopkins, AS, bersama dengan 36 pembicara lainnya yang membahas berbagai macam subjek di seluruh ekosistem sarung tangan karet. Peluncuran awal dan upacara penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan para sponsor baru-baru ini diresmikan oleh Dato' Dr. Zairossani Mohd Nor, Direktur Jenderal Dewan Karet Malaysia (MRB), mewakili YB Datuk Seri Dr. Noraini Ahmad, Menteri Perkebunan dan Komoditas. Dukungan Menteri tersebut menggarisbawahi komitmen berkelanjutan Kementerian terhadap kemajuan industri sarung tangan karet Malaysia. Sektor sarung tangan karet Malaysia tetap menjadi kontributor utama pendapatan ekspor produk karet negara dan terus bergerak naik dalam rantai nilai, didukung oleh penelitian dan pengembangan yang lebih kuat, otomatisasi, pengembangan talenta, manufaktur berkelanjutan, dan integrasi yang lebih erat antara segmen hulu dan hilir. Daya saing industri sarung tangan karet di masa depan harus dibangun di atas kualitas, inovasi, produktivitas, keberlanjutan, dan kepercayaan. Acara tersebut menyoroti pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara industri, lembaga, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperkuat ekosistem pendukung yang dibutuhkan untuk pertumbuhan jangka panjang. MARGMA, MRC, dan Dewan Karet Malaysia (MRB) telah mendorong inisiatif yang berwawasan ke depan seperti inisiatif Sarung Tangan Buatan Malaysia dan upaya keberlanjutan yang lebih luas yang bertujuan untuk memperkuat kredibilitas industri, ketahanan, dan kepercayaan pasar internasional. Dengan semakin pentingnya ketertelusuran rantai pasokan, transparansi yang lebih besar dan tata kelola yang lebih kuat di seluruh industri sarung tangan karet sangatlah penting. Dalam hal ini, perizinan yang relevan oleh Badan Karet Malaysia untuk produsen sarung tangan karet tetap penting dalam menegakkan standar internasional dan menjaga integritas, kredibilitas, dan daya saing industri sarung tangan karet Malaysia. Presiden MARGMA, Oon Kim Hung, mengatakan lingkungan operasional global telah menjadi lebih menantang, dengan industri menghadapi persaingan yang lebih ketat, meningkatnya ekspektasi kepatuhan, kompleksitas regulasi, dan pengawasan global yang lebih ketat terkait kualitas, ketertelusuran, standar tenaga kerja, dan keberlanjutan. “Industri sarung tangan karet beroperasi dalam lingkungan yang sangat berbeda saat ini. Kesuksesan masa lalu saja tidak cukup. Malaysia harus terus membedakan dirinya melalui kualitas, keandalan, kepatuhan, dan kredibilitas,” kata Oon. Dia menambahkan IRGCE telah berkembang menjadi titik pertemuan global untuk seluruh ekosistem sarung tangan dan tetap menjadi platform penting bagi para pelaku industri untuk bertukar pengetahuan, membangun kemitraan, dan membentuk masa depan industri. MARGMA juga menegaskan kembali pentingnya membangun jalur pengembangan talenta masa depan industri. Sejalan dengan hal ini, MARGMA secara aktif mendukung hubungan yang lebih kuat antara industri dan akademisi, termasuk kolaborasi terbarunya dengan Universitas Monash Malaysia untuk memperkenalkan program Magister khusus di bidang Teknologi Koloid dan Lateks. Inisiatif ini mencerminkan upaya yang disengaja untuk membangun kemampuan ilmiah dan teknis yang lebih mendalam di dalam industri guna mendukung fase daya saing selanjutnya dalam ilmu material, optimasi proses, inovasi produk, dan kinerja keberlanjutan. Ke depannya, MARGMA telah menguraikan empat pilar strategis untuk mempertahankan ketahanan dan kepemimpinan global industri sarung tangan karet Malaysia: • Diferensiasi Global: Memperkuat reputasi Malaysia sebagai sumber sarung tangan berkualitas tinggi yang premium dan tepercaya dengan memprioritaskan keandalan, kredibilitas, dan kepatuhan yang ketat dibandingkan alternatif berbiaya rendah. • Kemajuan Teknologi: Membangun keunggulan teknis yang lebih tajam melalui investasi berkelanjutan dalam otomatisasi, ilmu material, efisiensi proses, dan solusi manufaktur berkelanjutan. • Jalur Pengembangan Bakat & Ekosistem Pengetahuan: Menjembatani kesenjangan antara industri dan akademisi untuk membangun kemampuan penelitian yang kuat dan mengamankan tenaga kerja yang sangat terampil untuk masa depan. • ESG & Praktik Berkelanjutan: Secara proaktif meningkatkan standar industri dalam tata kelola tenaga kerja, pengadaan yang bertanggung jawab, dan transparansi rantai pasokan untuk memenuhi harapan pembeli yang terus berkembang dan persyaratan akses pasar. Respons positif terhadap upacara penandatanganan sponsor semakin mencerminkan kepercayaan industri terhadap IRGCE 2026 dan peran berkelanjutan Malaysia di pusat ekosistem sarung tangan global. MARGMA juga menyampaikan apresiasi tulusnya kepada semua sponsor atas dukungan berharga mereka terhadap IRGCE ke-12 tahun 2026. Para Sponsor Emas adalah: • Hartalega NGC Sdn Bhd • Kossan Lateks Industri Sdn Bhd • Reebow Intelligent Equipment (M) Sdn Bhd • Pabrikan Sarung Tangan Supermax Sdn Bhd • Tiong Tat Printing Industries Sdn Bhd • Top Glove Sdn Bhd Para Sponsor Perak adalah: • CCM Polymers Sdn Bhd • Koon Seng Sdn Bhd Para Sponsor Perunggu adalah: • Anhui INTCO Medical Products Co., Ltd. • Gas Malaysia Energy and Services Sdn Bhd • Lexis Chemical Sdn Bhd • Sri Trang Gloves (Thailand) Perusahaan Publik Terbatas. Upacara penandatanganan MoU antara MARGMA dan MRC mencerminkan semangat kemitraan yang berkelanjutan dan komitmen bersama dalam memajukan IRGCE 2026 dan memperkuat posisi Malaysia di industri sarung tangan karet global. Mitra pendukung acara ini meliputi Dewan Karet Malaysia (MRB), Kementerian Investasi, Perdagangan dan Industri (MITI), Perusahaan Pengembangan Perdagangan Luar Negeri Malaysia (MATRADE), Biro Konvensi dan Pameran Malaysia (MyCEB), dan Institut Plastik & Karet Malaysia (PRIM). Dengan partisipasi industri yang kuat, kolaborasi strategis, dan dukungan institusional yang berkelanjutan, IRGCE 2026 ke-12 siap menjadi edisi acara yang paling berdampak hingga saat ini, memperkuat posisi Malaysia sebagai pemimpin yang serius, kredibel, dan siap menghadapi masa depan dalam ekosistem sarung tangan karet global.
Kapolres Kepulauan Meranti Tingkatkan Kebersamaan Lewat Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 H
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Sempena memperingati Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi, Polres Kepulauan Meranti gelar kegiatan Halal Bi Halal berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, Senin (30/3) pagi. Halal Bi Halal adalah tradisi khas Indonesia berupa pertemuan silaturahmi dan saling memaafkan kesalahan setelah ibadah puasa Ramadan, biasanya dilaksanakan saat atau sesudah Idul Fitri Kegiatan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 09.00 WIB di Kantor Polres Kepulauan Meranti, Jalan Raya Gogok Darussalam, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, yang pimpin kegiatan dihadiri Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis Mayer Siliyonga, para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polres Kepulauan Meranti. Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel pagi yang dilanjutkan dengan arahan Kapolres. Lepas itu, seluruh peserta mengikuti prosesi Halal Bi Halal berupa salam-salaman sebagai simbol saling memaafkan di momen Idul Fitri 1447 Hijriah. Suasana keakraban semakin terasa dalam sesi ramah tamah dan makan bersama, yang kemudian ditutup dengan kegiatan foto bersama seluruh personel. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, menegaskan kegiatan Halal Bi Halal bukan sekadar tradisi, melainkan memiliki nilai strategis untuk perkuat soliditas internal organisasi. “Momentum ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan emosional, meningkatkan komunikasi, serta memperkuat loyalitas antara pimpinan dan seluruh personel,” ujarnya. Ia menambahkan kegiatan ini menjadi bagian penting dalam konsolidasi organisasi pasca Idul Fitri 1447 Hijriah, yang diharapkan mampu meningkatkan semangat kerja, disiplin, serta kesiapsiagaan anggota dalam menghadapi tantangan tugas ke depan, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kepulauan Meranti. Selain itu, kegiatan Halal Bi Halal ini mencerminkan citra positif Polri sebagai institusi yang humanis, solid, dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan baik dari internal maupun masyarakat luas.
Narkoba Jadi Perbincangan Hangat di Silaturahmi Kapolres Bengkalis dan Wartawan Duri
Duri, katakabar.com - Suasana salah satu wisata kuliner ternama yang berada persis di bibir Jalan Hang Tuah, Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis rada beda dengan hari-hari sebelumnya. Sore itu jelang beduk berbunyi tanda berbuka puasa, Kamis (26/2), meja-meja segi empat tersusun rapi berbentuk leter U di bagian atas tersusun rapi ragam makanan dan minuman persis di tengah ruang beratapkan biru. Beberapa Polwan dan personel Satlantas, Reskrim, dan Polsek Mandau, serta Polres Bengkalis sedari tadi telah mengatur sedemikian rupa agar makanan dan minuman yang dihidangkan di atas meja yang diperuntukkan untuk para tetamu undangan dengan jumlah terbatas. Arloji tangan menunjukkan tepat pukul 18.00 WIB, Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar baru menjabat belum genap dua bulan tiba di lokasi. Tetapi sebelumnya, tampak Kasat Lantas Polres Bengkalis, AKP Shandra Amalia, Kapolsek Mandau, Kompol Primadona C, Dan Kasatreskrim Polres Bengkalis, Yohn Mabel bersama sejumlah Kanit lebih dulu berada di lokasi menunggu. Tiba di lokasi acara silaturahmi, Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, yang mengenakan kopiah merah maron langsung menyapa dan salami puluhan wartawan menunggu dari tadi diikuti jajaran Polres Bengkalis. Meski baru kali pertama bersua dengan para jurnalis yang bertugas di Duri, saat ini empat kecamatan, yakni Mandau, Pinggir, Bathin Solapan, dan Talang Muandau, mantan Kapolres Indragiri Hulu ini langsub akrab seakan sudah familiar dan sudah lama bermitra. "Kegiatan silaturahmi dengan rekan-rekan wartawan sudah dari awal saya rencanakan. Di mana saya bertugas kegiatan silaturahmi dengan rekan-rekan wartawan jadi atensi dan agenda prioritas. Lantaran, tanpa pemberitaan dari rekan-rekan wartawan sehebat apapun kinerja dan kegiatan kepolisian takkan sampai informasinya ke masyarakat," ujarnya. Menurutnya, Narkotika dan Obat-obatan (Narkoba) merupakan musuh bersama merusak generasi tidak pandang bulu tua dan muda. Itu sebabnya, pemberantasan narkoba menjadi atensi dan prioritas utama, dimulai dari internal kepolisian hingga ke tengah masyarakat yang menjadi basis-basis peredaran barang haram tersebut. "Sejak saya masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) secara masif narkoba sudah beredar hingga ke lorong-lorong dan gang-gang sempit pemukiman masyarakat. Begitu saya masuk ke kepolisian berniat bagaimanapun narkoba mesti diberantas. Ini saya buktikan ketika saya bertugas di beberapa daerah, seperti di Kabupaten Indragiri Hulu sepeninggal saya peredaran narkoba secara masif jauh berkurang. Nah, begitu pula ketika saya menjabat sebagai Kapolres Bengkalis. Kita buktikan dengan melakukan pengungkapan-pengungkapan kasus narkoba ini dengan memasang target kepada Polsek-Polsek dan jajaran. "Alhamdulillah, meski saya menjabat belum genap seumur jagung pemberantasan narkoba yang menjadi atensi Polres Bengkalis sudah mulai dirasakan masyarakat hasilnya. Kalau kita mau dan ada niat, Insya Allah narkoba bisa kita berantas," bebernya. Ditegaskannya, kesuksesan pemberantasan narkoba tidak terlepas dari kolaborasi, dan dukungan dari jajaran, serta masyarakat. Kepolisian dalam hal memberantas narkoba tidak akan mampu bekerja sendiri tanpa dukungan dari semua pihak, termasuk wartawan, dan seluruh lapisan masyarakat. Soal Balap Liar (Bali) belakangan ini marak lagi di kawasan dan titik tertentu di wilayah Duri sekitarnya, ucap AKBP Fahrian, yang melibatkan remaja dan anak-anak muda jadi atensi Polres Bengkalis, khususnya Satlantas Polres Bengkalis. Tetapi, terangnya, Satlantas Polres Bengkalis memiliki keterbatasan sehingga perlu kolaborasi semua pihak untuk menertibkan 'Bali' dan memberi kesadaran akan bahaya 'Bali' bagi remaja dan anak-anak muda. "Terima kasih rekan-rekan telah hadir di kegiatan silaturahmi Polres Bengkalis dan jajaran. Semoga kegiatan yang dilaksanakan dalam suasana ramadhan (bulan puasa) menjadi momentum untuk lebih meningkatkan kemitraan sejajar antara kepolisian dan wartawan di Kabupaten Bengkalis ke depan," harapnya.
Hj Ismiatun Lantik Jajaran Pengurus Pramuka Kwarran Tebingtinggi
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kepulauan Meranti, Hj Ismiatun lantik Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), Pengurus Kwartir Ranting (Kwarran), serta Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Tebingtinggi Masa Bakti 2025–2028. Pelantikan berlangsung pada Selasa pagi (20/1) di Aula Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Selatpanjang. Hj Ismiatun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran pengurus sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan bagi kemajuan Gerakan Pramuka di Tebingtinggi. "Terima kasih atas pengabdian dan kerja keras pengurus sebelumnya. Fondasi organisasi yang telah dibangun semoga menjadi nilai ibadah dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Ismiatun. Kepada pengurus yang baru dilantik, Ismiatun menegaskan jabatan dalam organisasi kepramukaan bukan sekadar simbol, melainkan amanah yang mengandung tanggung jawab moral dan organisatoris. "Seluruh kebijakan dan kegiatan pendidikan kepramukaan wajib berpedoman pada AD/ART Gerakan Pramuka tanpa pengecualian. Ini adalah ruh dan landasan utama dalam setiap langkah Gerakan Pramuka,” tegasnya. Sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kepulauan Meranti, Hj. Ismiatun juga mengingatkan pentingnya pemahaman tugas pokok dan fungsi masing-masing unsur organisasi. Ia menjelaskan, Mabiran berperan sebagai penyedia dukungan materiil dan moril, Kwarran sebagai pengelola operasional pembinaan, serta Dewan Kerja Ranting (DKR) sebagai wadah kaderisasi kepemimpinan bagi Pramuka Penegak dan Pandega. "Jangan sampai terjadi tumpang tindih tanggung jawab. Bekerjalah secara kolektif dan kolegial,” pesannya. Ia menekankan pendidikan karakter harus menjadi prioritas utama dalam pembinaan peserta didik, dengan mengacu pada kurikulum Syarat Kecakapan Umum (SKU) dan Syarat Kecakapan Khusus (SKK). Ia juga meminta pengurus Kwartir Ranting yang baru dilantik untuk segera melaksanakan Rapat Kerja Ranting (Rakeran) guna menyusun program kerja yang terukur dan aplikatif untuk satu tahun ke depan. Selain itu, Ismiatun mendorong revitalisasi Gugus Depan dengan memastikan setiap sekolah memiliki Gugus Depan yang aktif dan terdaftar. Dalam hal ini, Kwartir Ranting diharapkan hadir memberikan bimbingan teknis serta memfasilitasi berbagai kendala pembina di lapangan. Dalam menghadapi perkembangan zaman, Hj Ismiatun menekankan pentingnya adaptasi digital di lingkungan Gerakan Pramuka. "Pramuka Tebingtinggi tidak boleh gagap teknologi. Manfaatkan media sosial dan teknologi informasi untuk menyebarkan kegiatan positif dengan motto Setiap Pramuka Adalah Pewarta,” ujarnya. Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat, serta memastikan Pramuka selalu hadir dalam setiap denyut permasalahan sosial di tengah masyarakat. Terkait penguatan organisasi, Ismiatun mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kwarnas akan mendistribusikan Kartu Tanda Anggota (KTA) Gerakan Pramuka serta melakukan aktivasi akun Platform Ayo Pramuka bagi Kwarcab, Kwarran, dan Gugus Depan, yang akan dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek). "Saya berharap seluruh kakak-kakak dapat mengikutinya secara serius, karena seluruh aktivitas Gerakan Pramuka, baik anggota muda maupun dewasa, kini terintegrasi dalam Platform Ayo Pramuka,” sebutnya.
Kapolres Kepulauan Meranti Tinjau Lahan Program Ketahanan Pangan di Bagan Melibur
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH, tinjau lahan program ketahanan pangan Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau, Minggu (5/10) siang. Peninjauan lahan bagian dari program ketahanan pangan Polri bertujuan memastikan kesiapan bakal digunakan untuk penanaman jagung pipil, termasuk ketersediaan sarana pendukung, dan tahapan awal proses pengolahan tanah. Di kegiatan itu Kapolres Kepulauan Meranti didampingi Wakapolres, Kompol Maitertika SH MH, Kabag SDM, Kompol Ali Azar S.Sos, Kasat Reskrim, AKP Roemin Putra SH MH, Kasi Propam, AKP JA Lubis SH MH, serta Kapolsek Merbau, AKP Jimmy Andre SH MH. Hadir pula perwakilan dari pihak swasta dan masyarakat, meliputi CSR Coordinator PT ITA, Arip Hidayatuloh, Site Manager Nawakara, AKBP (Purn) Khairul Amin, anggota PPL Kecamatan Merbau, serta Ketua Kelompok Tani setempat, Jefri. Kegiatan ini, ujar AKBP Aldi, bentuk nyata dukungan Polres Kepulauan Meranti kepada program Polri guna menjaga stabilitas pangan nasional. "Kami meninjau langsung agar pelaksanaan program ini berjalan optimal dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat," jelasnya. Dijelaskan AKBP Aldi, program ketahanan pangan Polri ini langkah strategis untuk memperkuat kemandirian pangan nasional melalui pemberdayaan masyarakat, kerja sama lintas sektor, serta pengawasan terhadap ketersediaan bahan pangan di daerah. "Program ketahanan pangan ini tidak hanya memastikan ketersediaan bahan pangan, tetapi mendorong kemandirian masyarakat memenuhi kebutuhan pokok secara berkelanjutan," ucapnya.
Sinergi Jaga Kamtibmas, Polres Kepulauan Meranti Libatkan Toga, Toda, Masyarakat hingga Pemuda
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polres Kepulauan Meranti bersama jajaran Polsek aktif menjalin silaturahmi dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan pemuda di wilayah hukumnya. Kegiatan ini langkah strategis Polri untuk mempererat hubungan dengan masyarakat, sekaligus menyerap aspirasi demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH, yang pimpin kegiatan silaturahmi tersebut pada Jumat (3/9) kemarin, di Coffee & Resto Harsa, Selatpanjang. Ia tak sendirian tetapi didampingi KBO Sat Intelkam, Ipda Mada Surya dan Kanit II Sat Intelkam, Ipda Yosef Hendrawan SH. "Silaturahmi ini wujud nyata komitmen kami untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, kami bisa mendengar langsung aspirasi, keluhan, dan masukan dari warga," ujar AKBP Aldi. Kapolres Kepulauan Meranti menjelaskan, silaturahmi seperti ini sangat penting untuk membangun kemitraan yang kuat antara polisi dan masyarakat. Tujuannya agar masyarakat lebih proaktif dalam menjaga keamanan lingkungan dan tidak ragu melaporkan potensi gangguan Kamtibmas. Di hari yang sama, jajaran Polsek di bawah wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti gelar kegiatan serupa di masing-masing wilayah, dengan sasaran dan pendekatan menyesuaikan karakteristik lokal. Di Polsek Tebing Tinggi, dipimpin Kapolsek Iptu Daniel Bakara, gelar pertemuan di Kedai Kopi Berkah Jaya, di bilangan Jalan Tebing Tinggi, Selatpanjang. Pada kegiatan tersebut, masyarakat diimbau agar tidak segan memberikan informasi terkait potensi gangguan kamtibmas, sekecil apapun itu. Sementara di Polsek Tebing Tinggi Barat, dipimpin Kapolsek, Iptu Iskandar Nopianto, melakukan silaturahmi di Warung Makan Ame, Desa Alai. Sasaran utama kegiatan ini para tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama. Diskusi difokuskan pada identifikasi potensi konflik sosial, adat, dan keagamaan serta strategi pencegahannya. Lalu Polsek Rangsang, dipimipin Kapolsek, Ipda D. Turnip SE, mengunjungi Ketua GP Ansor Kecamatan Rangsang, H. Ulya, di Desa Dwi Tunggal. Silaturahmi ini bertujuan memperkuat sinergi dengan tokoh agama dalam menjaga situasi yang aman dan damai. Terus Polsek Merbau, dipimpin Kapolsek, AKP Jimmy Andre SH MH, mengunjungi tokoh masyarakat di Jalan A. Yani, Teluk Belitung, Kecamatan Merbau. Di kegiatan itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung upaya Polri dalam menjaga kondusifitas wilayah. Kapolres menambahkan, kegiatan silaturahmi ini bukan hanya sekadar pertemuan, tetapi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan. Ia berharap, kegiatan ini bisa meningkatkan kepercayaan dan partisipasi masyarakat dalam memelihara Kamtibmas.
Polres Kepulauan Meranti Kawal Gerakan Pangan Murah di Alahair Timur
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Masyarakat tampak padati halaman Kantor Desa Alahair Timur, Kecamatan Tebingtinggi, Selasa (9/9). Ratusan warg dikira lagi demo, tapi mereka rela antre sejak pagi demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di kegiatan Gerakan Pangan Murah atau GPM yang digelar Pemerintah Provinsi atau Pemprov Riau bersama Forkopimda Kepulauan Meranti. Program yang digagas Tim Pengendali Inflasi Daerah atau TPID Provinsi Riau ini bekerja sama dengan TPID Kabupaten Kepulauan Meranti, Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau, serta PT Riau Pangan Bertuah. Jalannya kegiatan mendapat pengawalan dari Polres Kepulauan Meranti melalui Polsek Tebingtinggi dengan dukungan unsur TNI, sehingga seluruh rangkaian berlangsung aman dan tertib. Acara turut dihadiri jajaran Forkopimda dan pejabat daerah, mulai dari Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, Ketua DPRD, H Khalid Ali, Kapolres, AKBP Aldi Alfa Faroqi, Kajari, Ricky Makado, hingga Pabung Kodim 0303 Bengkalis, Mayor Inf Rusli Dalimunthe. Hadir pula perwakilan Danposal Selatpanjang, Kepala Cabang Bulog Bengkalis, jajaran OPD, Camat, Kapolsek Tebingtinggi, Kepala Desa Alahair Timur, serta tokoh masyarakat setempat. Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar sampaikan apresiasi kepada Gubernur Riau yang telah menginisiasi program tersebut. "Semoga kegiatan ini mampu menjaga stabilitas harga, dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau," harapnya. Ia mengajak warga untuk memanfaatkan kegiatan gerakan pangan murah sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah. "Harapan saya, kegiatan ini bisa terus berlanjut dan kita semua dapat bersinergi membangun potensi pertanian di daerah," ucapnya. Pantauan di lapangan, masyarakat menyambut program ini dengan antusias. Sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang, hingga cabai merah langsung diserbu karena dijual jauh di bawah harga pasaran. Stok yang disediakan pun cukup sehingga masyarakat bisa mendapatkan kebutuhannya dengan mudah.
Sepanjang 2025, Polda Riau Ringkus 22 Pelaku Pembakar Hutan
Pekanbaru, katakabar.com - Kepolisian Daerah atau Polda Riau tunjukkan komitmen berantas kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla yang masih kerap terjadi di wilayah Riau. Sepanjang tahun 2025, penyidik berhasil mengungkap 17 laporan polisi LP kasus Karhutla dan menetapkan 22 orang sebagai tersangka. Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heriawan mengungkapkan, dari seluruh kasus tersebut, sebagian telah dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum atau JPU, sementara sisanya masih proses penyidikan tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus atau Ditreskrimsus Polda Riau maupun jajaran Polres. “Penanganan Karhutla ini menjadi atensi serius kami. Sampai saat ini ada 17 LP dengan total 22 tersangka. Dari jumlah itu, empat berkas perkara sudah kami limpahkan ke JPU,” jelas Irjen Herry, Selasa (8/7) di Mapolda Riau. Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro memaparkan, kasus-kasus tersebut ditangani jajaran polres dan Polresta di Riau. Rinciannya, Polres Bengkalis menangani 2 kasus dengan 2 tersangka, Polres Indragiri Hilir 2 kasus dengan 2 tersangka tersangka, Polres Rokan Hulu 5 kasus dengan 7 tersangka, Polres Kampar 2 kasus dengan 2 tersangka. Kemudian Polres Pelalawan menangani 2 kasus dan menangkap 3 tersangka, Polres Kuantan Singingi menangani 1 kasus dengan 3 tersangka, Polres Indragiri Hulu menangani 2 kasus dengan 2 tersangka, dan Polres Dumai menangani 1 kasus dengan 1 tersangka. Kombes Ade menambahkan, total luas lahan yang terbakar dalam 17 kasus tersebut mencapai sekitar 68 hektar. Dia menegaskan, timnya terus bekerja keras agar proses hukum terhadap para pelaku berjalan tuntas.
Polres Inhu Bersama Wartawan Gelar Giat Bansos Santuni Anak Yatim
Indragiri Hulu, katakabar.com - Sejumlah wartawan bersama jajaran Polres Indragiri Hulu, Riau, gelar kegiatan bantuan sosial (Bansos) ke Yayasan pondok Yatim dan Duafa As Syamsiah di Desa Kota Lama, Kecamatan Rengat Barat, Jumat (14/3). Di kegiatan itu tampak anak panti sumringah dan ceria disambangi Kepala Kepolisian Resor (Kapolres), AKBP Fahrian Saleh Siregar bersama pejabat utama (PJU) Polres Indragiri Hulu membawa paket sembako, berupa beras, telur, dan mie instan. "Saya berterima kasih kepada rekan-rekan wartawan yang sudah memiliki niat baik untuk berbagi dengan saudara kita di Pondok Yatim dan Dhuafa As Syamsiah," ujar Kapolres Indragiri Hulu. Niat baik jurnalis ini sejalan dengan apa yang dilakukan Polres Indragiri Hulu selama bulan ramadhan ini. Apalagi Polres Indragiri Hulu melaksanakan kegiatan berbagi di ramadhan menyalurkan langsung kepada panti asuhan dan para warga lainnya yang berhak menerima. Ke depan, AKBP Fahrian Saleh Siregar berharap hubungan baik dan kemitraan dengan wartawan hendaknya tetap terjalin dengan baik. Sehingga dengan keberadaan wartawan selama ini, ikut serta menjaga Kamtibmas di Kabupaten Indragiri Hulu.
Jaga Kondusifitas, Kapolres Kepulauan Meranti Jalin Silaturahmi Tokoh Agama
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kepulauan Meranti, AKBP Kurnia Setyawan SH SIK bersilaturahmi dengan tokoh agama Islam, guna mempererat hubungan dengan tokoh agama, serta menjaga kondusifitas keamanan di bulan ramadhan di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti. Kegiatan silaturahmi berlangsung di Kediaman Ustadz H. Mustafa, S. Ag, M. M, Jalan Banglas Kelurahan Selatpanjang Timur, Kecamatan Tebing Tinggi, Senin (10/3) sore. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Kurnia Setyawan SIK, SH turut hadir didampingi Wakapolres, Kompol Maitertika, SH, MH, diikuti Kasat Binmas, AKP Gunawan, S. H dan KBO Sat Intelkam, Ipda Mada Surya D. Kolaborasi antara kepolisian dengan tokoh agama penting, ujar AKBP Kurnia Setyawan, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Kepulauan Meranti. "Peran tokoh agama sangat penting membangun kesejukan dan keharmonisan di tengah masyarakat. Kami berharap sinergi yang baik ini terus terjalin demi mewujudkan Kota Selatpanjang yang aman dan damai,” kata Kapolres Kepulauan Meranti.