Lawan
Sorotan terbaru dari Tag # Lawan
Bangun Sinergi Perang Lawan Narkoba: DPC Granat Bengkalis dan Kapolsek Mandau Audiensi
Mandau, katakabar.com - Sebagai upaya memberantas, dan perang melawan peredaran gelap Narkotika dan Obat-obatan (Narkoba). Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Kabupaten Bengkalis dan Kepala Sektor (Kapolsek) Mandau, AKP I Made, dan jajaran audiensi di ruang kerja Kantor Polsek Mandau, Jalan Jenderal Sudirman, Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Senin (6/7) pagi. Audiensi antara pengurus DPC Granat Kabupaten Bengkalis dan Kapolsek Mandau yang baru bertugas hitungan hari berlangsung suasana akrab, dan kekeluargaan. Di momen itu, Kapolsek Mandau, AKP I Made berharap kepada DPC Granat Kabupaten Bengkalis untuk ikut mendukung, dan membantu, sekaligus memberantas peredaran narkoba. "Narkoba sangat membahayakan generasi penerus, khususnya bidang kesehatan masyarakat. Tidak hanya itu, dampak dari narkoba picu kriminalitas di tengah masyarakat," Sedang, Ketua DPC Granat Kabupaten Bengkalis, Derhana irawati disapa akrab Ira, melalui Bidang Hukum DPC Granat Kabupaten Bengkalis, Sahala Sitompul S.H. M.H., didampaing Jhon Saragih, Bidang Investigasi, kepada katakabar.com Senin sore, mengatakan siap mendukung, dan bersinergi aparat kepolisilan untuk membantu memberntas peredaran gelap narkoba di tengah masyarakat. "DPC Granat Kabupaten Bengkalis siap mendukung, dan kolaborasi dengan kepolisian, khususnya Polsek Mandau dalam memberantas narkoba ke depan AD/ART Granat," terangnya.
HAN Internasional 2026, Granat DPC Bengkalis Gelorakan Perang Lawan Narkoba Meski Minim Dukungan
Bengkalis, katakabar.com - Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) gelorakan semangat perang pada penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Kabupaten Bengkalis, sempena memperingati Hari Anti Narkotika (HAN) Internasional Tahun 2026. Menurut Ketua DPC Granat Kabupaten Bengkalis, Derhana irawati disapa akrab Ira, kepada katakabar.com, Senin (6/7) sore, berbagai kegiatan seperti sosialisasi, edukasi, kampanye publik, serta ajakan kepada generasi muda untuk menjauhi narkotika telah dipersiapkan sebagai bagian dari komitmen organisasi mendukung upaya pencegahan narkoba di tengah masyarakat. "Seluruh jajaran pengurus dan anggota DPC Granat Kabupaten Bengkalis siap sukseskan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional tahun ini," ujar Ira. Hari Anti Narkotika Internasional, tegas Ira, bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum penting untuk mengingatkan seluruh masyarakat akan bahaya narkotika yang terus mengancam generasi bangsa. Kami di DPC Granat Kabupaten Bengkalis siap berperan aktif memberikan edukasi dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba. Kami berharap ke depan seluruh unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh lapisan masyarakat dapat bersatu dalam gerakan bersama melawan narkoba. Persoalan narkotika adalah musuh bersama yang tidak bisa ditangani oleh satu pihak saja," jelas Ira. Ia mengajak masyarakat Kabupaten Bengkalis untuk menjadikan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2026 sebagai momentum memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. "Mari kita jadikan Hari Anti Narkoba Tahun 2026 sebagai pengingat masa depan anak-anak kita tidak boleh dirusak narkotika. DPC Granat Kabupaten Bengkalis terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan edukasi, pendampingan, dan kampanye positif demi terwujudnya Kabupaten Bengkalis berjuluk 'Negeri Junjungan' bersih dari narkoba," serunya. Diketahui, Hari Anti Narkotika Internasional diperingati setiap 26 Juni momentum global untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika, serta memperkuat kerja sama seluruh elemen bangsa dalam upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, diharapkan perjuangan melawan narkotika dapat terus dilakukan secara berkelanjutan demi menyelamatkan generasi penerus bangsa.
Kapolda Riau Seru Masyarakat Lawan Karhutla Lewat Riau Bhayangkara Run 2026
Pekanbaru, katakabar.com - Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggelar Riau Bhayangkara Run (RBR) 2026 sempena sambut Hari Bhayangkara ke 80 Tahun 2026. Ajang lari terbesar di Pulau Sumatera ini tidak hanya menjadi kegiatan olahraga semata, tetapi membawa misi lingkungan, yakni mengajak masyarakat bersama-sama melawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, mengatakan melalui agenda Road to Riau Bhayangkara Run 2026, pihaknya ingin menjadikan setiap langkah peserta sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga lingkungan dan melestarikan ekosistem di Bumi Lancang Kuning. "Melalui kegiatan ini, kita ingin satukan seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi melawan karhutla sekaligus menjaga kelestarian alam dan satwa endemik Riau," kata Irjen Herry Heryawan di Pekanbaru, Minggu (21/6). Menurut Kapolda, tahun 2026 diprediksi menjadi tantangan berat bagi sektor lingkungan. Berdasarkan data BMKG, Riau saat ini memasuki siklus cuaca ekstrem 30 tahunan, serupa dengan fenomena yang pernah terjadi pada 1997 lalu. Lantaran itu, Polda Riau mengajak masyarakat mengubah pola pikir dalam menjaga lingkungan melalui kampanye positif yang diusung dalam RBR 2026. "Dengan berlari, kita ingin menggaungkan pesan bahwa menjaga alam dan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kita satukan langkah dan rapatkan barisan untuk menanamkan upaya kolaboratif. Ini adalah langkah untuk mengubah mindset masyarakat agar selalu melindungi alam, menjaga ekosistem, termasuk melindungi satwa liar seperti gajah dan harimau Sumatera," jelasnya. Kapolda menjelaskan, terdapat tiga fokus utama dalam penyelenggaraan Road to Riau Bhayangkara Run 2026. Pertama, mengajak seluruh elemen masyarakat berkolaborasi dalam upaya pencegahan dan penanganan dini karhutla melalui pendekatan olahraga dan edukasi. Kedua, kegiatan ini juga menjadi sarana kampanye konservasi satwa liar. Polda Riau mengajak masyarakat menjaga habitat gajah Sumatera, harimau Sumatera, serta berbagai fauna lainnya agar terhindar dari ancaman kerusakan hutan maupun perburuan. Selain itu, RBR 2026 juga mendapat sambutan positif dari kalangan penyandang disabilitas. Sejumlah peserta difabel telah mendaftar untuk ikut memeriahkan event tersebut. Menanggapi aspirasi terkait pembentukan kategori khusus bagi pelari difabel, Kapolda menyebutkan hal itu belum dapat direalisasikan pada tahun ini karena masih memerlukan persiapan sarana dan standardisasi jalur yang aman. "Bagi rekan-rekan difabel yang sudah mendaftar, silakan ikut berlari bersama di rute umum. Nanti akan ada pengawasan dan saling menjaga dari panitia maupun peserta lain karena mereka adalah prioritas. Insya Allah, sarana dan jalur khusus difabel akan kita siapkan secara matang untuk tahun depan," jelasnya. Di akhir penyampaiannya, Kapolda mengapresiasi kerja keras panitia dan seluruh pihak yang terlibat dalam pergelaran Riau Bhayangkara Run 2026. Ia berharap, melalui kolaborasi dan doa bersama, Provinsi Riau dapat melewati tahun ini dengan aman serta terhindar dari bencana kabut asap. Di kegiatan tersebut hadir Wakapolda Riau, Brigjen Pol Hengki Haryadi, para pejabat utama Polda Riau, serta Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Cindy Monica Salsabila Setiawan.
Cerita Kader Posyandu Penggerak Dapur Sehat Lawan Stunting di Kelurahan Berpenduduk 50 Ribu Jiwa
Duri, katakabar.com - Seorang kader Posyandu di Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau, Yulianti telah mengabdikan diri selama lebih dari tiga dekade sebagai kader Posyandu. Ia menjadi saksi sekaligus pejuang Kesehatan bagi ibu dan anak di lingkungannya. Kisah kisah inspiratif dari Yulianti, tengah upaya penurunan angka stunting di Provinsi Riau, kini lewat kolaborasi dengan program PHR Peduli Stunting (PENTING), Yulianti menginisiasi Dapur Sehat Ruko Permata, sebuah gerakan swadaya untuk mengolah makanan bergizi bagi balita dan ibu hamil. Tidak semudah yang dibayangkan sebelum program ini berjalan, Yulianti menghadapi tantangan berat berupa rendahnya pemahaman masyarakat tentang gizi seimbang. Tidak jarang ia menghadapi penolakan halus dari warga yang belum percaya pada intervensi gizi. Keterbatasan ekonomi juga membuat pangan bergizi bukan menjadi prioritas utama bagi banyak keluarga. “Dulu kami sering bingung harus mulai dari mana, bahkan sempat menghadapi penolakan saat datang ke rumah warga,” cerita Yulianti mengenang masa sulitnya. Kehadiran PHR melalui Program PENTING memberikan angin segar bagi Yulianti. Ia kini tidak lagi bergerak sendiri. Ia bersama kader lainnya mendapatkan pelatihan pengolahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis komunitas dan pendampingan intensif. Dukungan ini mengubah pola kerja kader di Air Jamban. Dari yang sebelumnya hanya menjalankan rutinitas Posyandu, kini mereka mampu mengolah PMT secara mandiri melalui Dapur Sehat. Pendekatan personal yang dilakukan secara sabar mulai menumbuhkan kepercayaan masyarakat. Hasil dari konsistensi ini mulai terlihat nyata, kader Posyandu kini lebih solid, aktif, dan memiliki kapasitas dalam mengedukasi serta mengolah nutrisi lokal. Masyarakat juga lebih terbuka terhadap edukasi gizi dan aktif memantau tumbuh kembang anak di Posyandu. Di wilayah Air Jamban, upaya ini telah menjangkau 22 penerima manfaat langsung: terdiri 15 balita dan 7 ibu hamil. Secara luas, program PENTING telah memberi manfaat kepada 908 orang di 22 desa wilayah Riau melalui edukasi pencegahan stunting, baik masyarakat umum, ibu hamil dan remaja tingkat sekolah. Sedangkan distribusi PMT dan PKMK telah menjangkau 395 penerima manfaat langsung, yang terdiri atas 301 balita stunting atau berisiko stunting dan 94 ibu hamil dengan kondisi KEK atau berisiko tinggi. Bagi Yulianti, melihat anak-anak tumbuh sehat adalah upah yang tidak ternilai. "Saat melihat anak-anak mulai tumbuh lebih sehat dan para ibu semakin peduli dengan gizi keluarganya, rasanya semua proses, lelah, dan tantangan yang kami lalui benar-benar terbayar," imbuhnya. Di Hari Kesehatan Internasional pada 7 April 2026, cerita Yulianti dan kader Posyandu di Air Jamban merefleksikan kembali bagaimana akses kesehatan dan kesadaran gizi bukan sekadar teori, melainkan aksi nyata yang lahir dari kemandirian masyarakat di tingkat akar rumput. “Menyaksikan perjuangan Yulianti dan rekan-rekan kader di Air Jamban adalah pelajaran nyata tentang ketangguhan. Mereka membuktikan bahwa dari sebuah dapur swadaya, kita bukan hanya sedang menyiapkan menu tambahan, melainkan sedang membangun benteng pertahanan untuk masa depan generasi yang lebih baik,” ucap Manager Community Involvement dan Development (CID) PHR, Iwan Ridwan Faizal. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan Zona Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi Zona Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). Zona Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.
Pemuda Muhammadiyah Kepulauan Meranti Deklarasi Siap Lawan Narkoba
Selatpanjang, katakabar.com - Guna perkuat kesadaran kolektif akan bahaya narkoba di kalangan generasi muda, Polres Kepulauan Meranti melalui Satuan Intelkam gelar kegiatan bersama Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kepulauan Meranti, di Kedai Kopi Tok Abah, Jalan Rintis, Kecamatan Tebingtinggi, Selasa (20/5) sekitar pukul 11.00 WIB kemarin. Di kegiatan tersebut, hadir KBO Sat Intelkam Polres Kepulauan Meranti, IPDA Mada Surya Darmawan, didampingi personel Unit IV Sat Intelkam. Dari pihak Pemuda Muhammadiyah, hadir Ketua, Sukri Ilham, St, Sekretaris Rusmawati, S.Pd., Bendahara Rahmat Nusantara, serta sejumlah pemuda, dan mahasiswa Muhammadiyah di wilayah tersebut. Menurut IPDA Mada Surya Darmawan, penting keterlibatan aktif pemuda dalam gerakan anti narkoba. “Kita semua, terutama generasi muda, adalah harapan bangsa. Maka dari itu, penting bagi kita untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba, baik sebagai pengguna maupun sebagai pengedar,” ujarnya. Sementara, Rusmawati menyampaikan komitmen Pemuda Muhammadiyah untuk turut serta perangi narkoba. Ia menegaskan, organisasi yang ia wakili siap menjadi garda terdepan edukasi masyarakat, dan membangun benteng moral melalui kegiatan keagamaan serta sosial.
Agar Dugaan Korupsinya tak Terendus, Wakil Ketua DPRD Langkat Bohongi KPK, LAWAN : Periksa dan Beri Sanksi
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebaiknya jemput bola terkait laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) Wakil Ketua DPRD Kabupaten Langkat, H Ajai Ismail yang jumlahnya tidak wajar.
Lawan Institute Minta APH Usut Tuntas Proyek Patung Kura kura Raksasa Terindikasi Korupsi
Pengamat Sosial Lingkar Wajah Kemanusiaan (LAWAN) Institute Abdul Rahim meminta aparat penegak hukum, Kepolisian, Kejaksaan dan KPK untuk mengusut tuntas proyek patung atau tugu kura-kura raksasa yang terletak di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Gado Bangkong, Pelabuhan ratu, Sukabumi, Jawa Barat.
Kebijakan The Fed Sukses Lawan Inflasi, Pemangkasan Suku Bunga Jadi Opsi
Jakarta, katakabar.com - Komite Pasar Terbuka Federal, atau FOMC, telah gelar rapat di awal November 2024 lalu. Di rapat tersebut diputuskan pemangkasan suku bunga acuan di AS sebesar 25 bps, menjadi 4,75 persen. Kebijakan ini sesuai dengan harapan pelaku pasar yang ingin suku bunga berada di level yang lebih bersahabat sejak kebijakan suku bunga tinggi ini bertahan selama lebih dari 1 tahun. Maka di konferensi pers setelah pertemuan FOMC ini, Jerome Powell menegaskan, jika proses penurunan suku bunga langkah awal yang tepat dan perlu diambil guna mengkalibrasi ulang kebijakan moneter mengingat kondisi ekonomi yang terus berkembang. Artinya komponen makro ekonomi saat ini menunjukan tanda-tanda perbaikan dibandingkan 2 tahun yang lalu ketika kebijakan suku bunga tinggi diambil. The Fed menilai inflasi sudah menunjukkan tanda-tanda penurunan dan menuju ke angka target inflasi The Fed yakni 2 persen. The Fed menggarisbawahi risiko bakal timbul jika suku bunga ditahan lebih lama. The Fed terlihat ingin menyeimbangkan stabilitas harga, penyerapan dan pertumbuhan gaji tenaga kerja dengan kebijakan moneter AS.
Dekarbonisasi Siap Lawan Kampanye Hitam Kelapa Sawit
Jakarta, katakabar.com - Pemerintah RI akan menggunakan program dekarbonisasi salah satu alat untuk melawan kampanye hitam atau black champaign terhadap kelapa sawit. Salah satu upaya dekarbonisasi yang bisa dilakukan dengan pemanfaatan limbah cair pabrik sawit atau Palm Oil Mill Effluent (POME) sebagai bahan bakar pembangkit listrik. Salah satu yang sudah menerapkannya adalah PTPN IV, subholding PT Perkebunan Nusantara III (Persero). Di penghujung November 2024 lalu, Menteri Lingkungan Hidup merangkap Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) RI, Hanif Faisol Nurofiq meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Pagar Merbau PTPN IV Regional II di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Kolaborasi HEI dan LindungiHutan Taja Lokakarya Aksi Nyata Lawan Perubahan Iklim
Semarang, katakabar.com - Harbour Energy Indonesia dan LindungiHutan taja sharing session terkait pelestarian lingkungan dan workshop pembuatan sabun batang dari minyak jelantah di kantor Jakarta Harbour Energy. Sejalan dengan Hari Ozon Internasional pada 16 September, Harbour Energy Indonesia berkolaborasi bersama LindungiHutan di acara sharing session dan workshop bertema "Pentingnya Pelestarian Alam dan Melawan Perubahan Iklim dengan Aksi Nyata" serta “Pembuatan Sabun Batang Ramah Lingkungan” yang digelar di kantor Jakarta Harbour Energy pada bulan September lalu.