Produk UMKM Terbang ke Malaysia: Koperasi PRJ Riau Teken MoU Ekspor Dengan Koperasi PB Selangor Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:45 WIB

Produk UMKM Terbang ke Malaysia: Koperasi PRJ Riau Teken MoU Ekspor Dengan Koperasi PB Selangor

Pekanbaru, katakabar.com - Yuneli tak mampu sembunyikan rasa haru dan senang di raut wajahnya. Ia begitu percaya diri saat membubuhkan tekanan di atas lembar Nota Kesepahaman (MoU). Bagi perempuan yang akrab disapa Nunik ini, bukan sekadar seremoni formal, Jumat (8/5) kemarin. Selaku Ketua Koperasi Pucuk Rebung Jaya, tanda tangan itu langkah awal bagi produk-produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bawah naungan Koperasi Pucuk Rebung Jaya melintasi Selat Malaka, merambah pasar Malaysia melalui kemitraan strategis dengan Koperasi Petaling Berhad, Shah Alam, Selangor. “Ini pencapaian yang luar biasa. Tidak pernah bermimpi sebelumnya produk kami bisa tembus pasar internasional,” kata Nunik, sembari mengenang perjalanan panjang kelompoknya dari usaha kecil hingga kini berdiri sejajar di panggung ekspor. Kemitraan ini bukan sekadar soal angka atau transaksi dagang. Lebih dari itu, kerja sama ini adalah jembatan budaya. Tuan Haji Adli bin Dato’ Aj’ad Ghazi, Wakil Ketua Koperasi Pembangunan Daerah Petaling Berhad Malaysia, bilang momen ini sebagai langkah awal persahabatan dua komunitas serumpun. "Kami sangat berbesar hati. Semoga kemitraan ini membuahkan hasil kesejahteraan bersama," ujarnya. Bagi para pelaku usaha di bawah naungan Pucuk Rebung Jaya, dukungan dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dan SKK Migas menjadi napas utama. Melalui pendampingan yang intens mulai dari perbaikan kualitas rasa, standar kemasan yang estetik, hingga strategi branding produk-produk lokal Riau yang tadinya hanya beredar di pasar lokal, kini "naik kelas," dengan percaya diri. Manager Relations Zona Rokan, Rudi Arief, mengatakan pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras dan keikhlasan para ibu-ibu penggerak UMKM. "Hari ini adalah momen bersejarah, momen di mana produk-produk yang lahir dari tangan-tangan terampil ibu-ibu kelompok UMKM binaan PHR Zona Rokan, SKK Migas, dan Pemerintah Riau, kini resmi melangkah menuju panggung internasional. Dari bumi Riau, menuju Malaysia, dan insya Allah, suatu hari nanti ke seluruh penjuru dunia," sebut Rudi Arief. Ketua Dekranasda Pekanbaru, Sulastri Agung Nugroho aminkan Rudi Arief. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan PHR-SKK Migas terhadap UMKM di Pekanbaru. Menurutnya, keberhasilan Koperasi Pucuk Rebung Jaya harus menjadi pemantik semangat bagi UMKM lain untuk terus maju dan berkembang sebagai motor penggerak perekonomian masyarakat. “Ini adalah langkah strategis bagaimana memperluas pemasaran produk UMKM hingga ke luar negeri. Semoga memberikan keuntungan dan kesejahteraan bagi masyarkat. Kami mengajak seluruh masyarakat dan pelaku UMKM untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas produk, menjaga kepercayaan konsumen, serta terus beradaptasi dengan teknologi dan kondisi pasar yang berdaya saing,” jelasnya. Kemitraan Koperasi Pucuk Rebung Jaya dengan Koperasi Petaling Berhad Malaysia ini merupakan suatu keberhasilan program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh KKKS PHR. Program ini dinilai mampu meningkatkan kapasitas pelaku usaha lokal dari skala lokal menuju panggung internasional. “Hal ini menegaskan komitmen industri hulu migas untuk memberikan dampak positif yang berkelanjutan (multiplier effect) bagi perekonomian masyarakat di sekitar wilayah operasi. Industri hulu migas tidak hanya fokus pada ketahanan energi, tetapi juga pada kemandirian ekonomi rakyat,” tutur Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagut, Yanin Kholison. Kolaborasi strategis antara Koperasi Pucuk Rebung Jaya dan Koperasi Petaling Berhad Malaysia ini diharapkan dapat terus berkembang, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha dan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat Riau. Di kegiatan ini juga dilakukan diskusi terkait peluang kolaborasi dan penguatan UMKM antara Indonesia dan Malaysia. Turut hadir juga eksportir Jepang dengan harapan pemasaran produk UMKM Riau semakin luas di tingkat global. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan Zona Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi Zona Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). Zona Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.

OTC 2026, PHR Dorong Ekspansi MNK Jadi Game Changer Ketahanan Energi Nasional Internasional
Internasional
Rabu, 08 April 2026 | 18:45 WIB

OTC 2026, PHR Dorong Ekspansi MNK Jadi Game Changer Ketahanan Energi Nasional

Jakarta, katakabar.com - Direktur Utama PT Pertamina Hulu Rokan, Muhamad Arifin, menjelaskan sebagai langkah strategis PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dorong ekspansi (pengembangan) Migas Non-Konvensional (MNK) guna menjaga keberlanjutan produksi. "Hal ini berpotensi menjadi game changer memperkuat portofolio masa depan Pertamina sekaligus menjaga ketahanan energi nasional di tengah tantangan lapangan migas konvensional yang semakin menua (mature fields)," ujarnya di ajang Offshore Technology Conference (OTC) Asia 2026 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (2/4) lalu. Pada paparannya, Muhamad Arifin, menekankan pengembangan MNK menjadi salah satu solusi kunci untuk menjawab tantangan penurunan produksi dari lapangan konvensional. "Dengan kondisi produksi lapangan tua yang terus menurun, pengembangan migas non-konvensional bukan lagi opsi, melainkan kebutuhan strategis. MNK berpotensi menjadi game changer dalam memperkuat portofolio energi masa depan Pertamina sekaligus menjaga ketahanan energi nasional," kupas Arifin. Menurutnya, PHR mengidentifikasi potensi besar pada sub-cekungan North Aman yang diperkirakan memiliki sumber daya mencapai 11,3 miliar barel minyak di tempat (BBO). Potensi ini menjadi peluang signifikan yang selama ini belum pernah tergarap di Indonesia. Sejalan dengan upaya tersebut, ucap Arifin, PHR telah mencatatkan progres penting dalam pengembangan MNK di Wilayah Kerja Rokan. Pada struktur sub-basin North Aman mencakup Gulamo dan Kelok, "PHR berhasil membuktikan keberadaan hidrokarbon melalui sumur eksplorasi yang telah dilakukan single frac horizontal dan uji alir (flowback test), menjadikannya sebagai salah satu tonggak awal pengembangan MNK di Indonesia," tuturnya. Selanjutnya melalui proses Appraisal, sambung Arifin, PHR tengah melanjutkan perencanaan pengeboran horizontal dan dilanjutkan dengan multi-stage fracturing horizontal sebagai tonggak awal tahapan pengembangan migas non-konvensional di Rokan. "Struktur North Aman ini memang salah satu struktur penting sebagai fondasi penting dalam membuka potensi MNK yang luas pada sub-basin lainnya di Blok Rokan seperti South Aman, Rangau dan Balam," ulasnya. Tetapi, Arifin menegaskan tantangan utama pengembangan MNK tidak hanya terletak pada aspek bawah permukaan (subsurface), tetapi juga faktor di atas permukaan (above ground). “Tantangan terbesar MNK justru berada pada aspek above ground, mulai dari biaya investasi yang masih tinggi, dukungan regulasi dan fiskal yang kompetitif, hingga kesiapan infrastruktur dan penguatan kemampuan dan pengalaman. Untuk itu, dibutuhkan kolaborasi lintas pemangku kepentingan," imbuhnya. Untuk mencapai skala ekonomis, PHR menekankan pentingnya sinergi dalam ekosistem pengembangan MNK, yang melibatkan Pemerintah sebagai pembuat regulasi, operator sebagai pengelola asset, serta mitra strategis yang memiliki teknologi, kapabilitas operasi MNK dan atau kapasitas finansial. PHR juga telah menetapkan peta jalan pengembangan MNK secara bertahap, dimulai dari target pemberian kontrak bagi hasil ( Production Sharing Contract/PSC) pada kuartal II 2026, dilanjutkan dengan pengeboran sumur appraisal pada kuartal IV 2026. Produksi awal ditargetkan mulai pada 2028, dengan pengembangan skala besar pada 2030 ke atas dan proyeksi puncak produksi pada 2037. “Kami optimistis Indonesia siap beralih dari tahap pilot menuju pengembangan MNK yang terukur dan berkelanjutan. Dengan pendekatan yang tepat, MNK akan menjadi pilar penting dalam mendukung ketahanan energi nasional di masa depan,” sebut Arifin. Partisipasi Grup Pertamina dalam OTC Asia 2026 juga diperkuat oleh kehadiran sejumlah pembicara lainnya. Direktur Utama Pertamina Hulu Energi, Awang Lazuardi yang tampil dalam sesi Leadership Dialogue. Ia menyoroti energi berbasis hidrokarbon masih menjadi tulang punggung dalam memenuhi kebutuhan energi dunia yang terus meningkat. Tetapi, tekanan global untuk menurunkan emisi karbon juga tidak bisa diabaikan. Sebagai respons atas tantangan tersebut, PHE mengusung strategi pertumbuhan ganda atau dual growth strategy. Pendekatan ini menggabungkan penguatan bisnis hulu migas dengan pengembangan energi rendah karbon. Direktur Pengembangan dan Produksi Pertamina Hulu Energi, Mery Luciawaty, turut berbagi pandangan mengenai strategi pengembangan bisnis hulu migas, transformasi menuju energi berkelanjutan, serta peran Pertamina Hulu Energi dalam mendukung transisi energi di tingkat regional. Tak kalah menarik, Manager Bidding & Business Performance Pertamina Drilling Services Indonesia, Ahmad Burhan Noviaris, memaparkan materi bertajuk “Pertamina Drilling Capabilities Through Integrated Project Management”. Ia menyoroti penerapan konsep Integrated Project Management (IPM) untuk meningkatkan efisiensi operasi, didukung kapabilitas 57 rig dan lebih dari 110 layanan pengeboran. Melalui forum ini dan komitmen pada inovasi, PHR menegaskan perannya sebagai motor penggerak transformasi sektor hulu migas nasional, sekaligus mendorong optimalisasi sumber daya energi. Pengembangan MNK menjadi salah satu solusi kunci untuk menjawab tantangan penurunan produksi dari lapangan konvensional. Untuk itu, PHR telah menetapkan peta jalan pengembangan MNK secara bertahap, dengan pengembangan skala besar pada 2030 ke atas dan proyeksi puncak produksi pada 2037 mendatang.

BPBD Kepulauan Meranti Dampingi Penyerahan Jenazah Warga Malaysia kepada Keluarga Riau
Riau
Selasa, 06 Januari 2026 | 22:08 WIB

BPBD Kepulauan Meranti Dampingi Penyerahan Jenazah Warga Malaysia kepada Keluarga

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Meranti bersama personel Polres Kepulauan Meranti sambut kedatangan keluarga jenazah warga negara Malaysia, sebelumnya ditemukan terapung di perairan Kabupaten Kepulauan Meranti. Penyambutan berlangsung di Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang, dihadiri Kapolsek Rangsang, Imigrasi Selatpanjang, dan lainnya, Selasa (6/1). Keluarga yang datang dari Malaysia terdiri dari istri korban, adik kandung, serta perwakilan Yayasan Buddha dari Malaysia. Kedatangan mereka bertujuan untuk menjemput jenazah korban yang diduga terjun ke laut dari wilayah Singapura dan kemudian hanyut hingga ke perairan Meranti. Tiba di Selatpanjang, BPBD Kepulauan Meranti bersama aparat kepolisian langsung mendampingi keluarga menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kepulauan Meranti guna menindaklanjuti proses administrasi dan penanganan jenazah. Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Meranti, M. Khardafi, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Ardath, S.IP, menyampaikan proses penyerahan jenazah berjalan dengan lancar dan penuh kekeluargaan. “Alhamdulillah, pihak keluarga dari negeri jiran telah menerima jenazah dengan baik dan ikhlas. Tidak ada prasangka buruk terhadap siapa pun,” ujar Ardath kepada katakabar.com lewat pesan singkat WhatsApp. Ia menjelaskan, setelah seluruh proses di RSUD selesai, jenazah dibawa ke tempat peristirahatan sementara milik yayasan di kawasan Kuburan Cina. Selanjutnya, Rabu (7/1), jenazah dijadwalkan diberangkatkan ke Pekanbaru untuk menjalani prosesi kremasi. Diketahui, kremasi proses pembakaran jenazah hingga menjadi abu dengan menggunakan suhu tinggi di dalam tungku khusus atau krematorium, yang dilakukan sebagai bagian dari upacara pemakaman sesuai dengan kepercayaan keluarga. BPBD Kepulauan Meranti menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pendampingan kemanusiaan, termasuk dalam penanganan lintas negara, sebagai bentuk pelayanan dan kepedulian terhadap sesama.

Dari Tipografi Kinetik hingga Masa Depan Media Digital, Duo Machineast dari Malaysia Hadir di Binus @Medan Sumut
Sumut
Jumat, 02 Januari 2026 | 10:00 WIB

Dari Tipografi Kinetik hingga Masa Depan Media Digital, Duo Machineast dari Malaysia Hadir di Binus @Medan

Medan, katakabar.com - Binus @Medan kembali perkuat komitmen menghadirkan pembelajaran berbasis industri dan perspektif global bagi mahasiswa melalui kolaborasi internasional bersama Machineast, duo kreatif asal Malaysia yang dikenal melalui karya-karya inovatif di bidang desain, motion graphics, projection mapping, digital art, dan tipografi 3D. Kegiatan ini digelar Kamis dan Jumat, 11 hingga 12 Desember 2025 lalu, dan diikuti mahasiswa, serta dosen Program Studi Visual Communication Design Binus @Medan. Machineast adalah duo kreatif asal Malaysia yang dikenal melalui karya-karya inovatif di bidang desain, motion graphics, projection mapping, digital art, dan tipografi 3D. Mereka dikenal melalui pendekatan visual yang berani, berdampak tinggi, dan imersif. Dalam kolaborasi kreatifnya, Fizah berperan sebagai pengarah artistik dengan eksplorasi visual yang ekspresif, sementara Ando menghadirkan ketepatan dalam ritme dan pergerakan visual. Sinergi keduanya menghasilkan karya digital yang tidak hanya menarik perhatian, tetapi mampu menyampaikan pesan secara kuat dan berkesan. Di pertama kegiatan, mahasiswa dan dosen Visual Communication Design Binus @Medan mengikuti Typography Kinetic Workshop, sebuah sesi praktik yang mengajak peserta mengeksplorasi tipografi sebagai elemen visual yang dinamis. Melalui workshop ini, peserta diajak memahami hubungan antara bentuk, gerak, dan ritme dalam menciptakan karya tipografi eksperimental yang relevan dengan perkembangan media digital saat ini. Citra Fadillah, S.Sn., M.Ds., selaku Head of Visual Communication Design Study Program Binus @Medan, menyampaikan kolaborasi dengan praktisi industri global seperti Machineast memberikan nilai strategis bagi pengembangan kompetensi mahasiswa. “Pertemuan dengan industri seperti Machineast sangat bermanfaat karena memberikan wawasan langsung tentang dunia kerja kreatif, tren industri digital media saat ini, proses kreatif profesional, serta standar global yang digunakan. Kegiatan ini juga membuka peluang networking dan menjadi sumber inspirasi bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi industri yang sesungguhnya,” ujarnya. Kegiatan dilanjutkan pada hari kedua dengan sesi bertajuk “The Future of Digital Medium”, di mana Machineast membagikan insight mengenai arah perkembangan media digital di masa depan, serta peluang kreatif yang dapat dikembangkan oleh generasi muda di industri kreatif global. Sesi ini menjadi ruang diskusi yang inspiratif dan membuka wawasan mahasiswa terhadap praktik profesional di tingkat internasional. Melalui keterlibatan kolaborator yang memiliki rekam jejak global seperti Machineast, mahasiswa didorong untuk menguji eksplorasi kreatif mereka dalam konteks nyata industri, sekaligus membangun kesiapan profesional sejak dini. Machineast, Ando dan Fizah juga mengapresiasi kesiapan mahasiswa dan ekosistem pembelajaran di BINUS @Medan. “We give 99.9% approval. Visual Communication Design BINUS @Medan is more than ready with our tools to shake up the digital media scene in Medan," timpal Ando dan Fizah. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Binus @Medan sebagai Global Digitalpreneur Campus dalam menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan praktik industri global, mendorong mahasiswa untuk berpikir inovatif, adaptif, dan berani menciptakan solusi kreatif yang memiliki nilai ekonomi dan dampak internasional. Dengan menghadirkan praktisi global ke dalam ekosistem kampus, Binus @Medan terus membuka ruang bagi lahirnya talenta kreatif digital yang siap bersaing dan berkontribusi di tingkat global.

Karantina Pastikan Bungkil Sawit Penuhi Persyaratan Baru Diekspor ke Malaysia Sawit
Sawit
Jumat, 03 Januari 2025 | 22:43 WIB

Karantina Pastikan Bungkil Sawit Penuhi Persyaratan Baru Diekspor ke Malaysia

Putussibau, katakabar.com - Pejabat Karantina Tumbuhan dari Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan atau BKHIT Kalimantan Barat Satuan Pelayanan atau Satpel Pos Lintas Batas Negara atau PLBN Badau, Kabupaten Kapuas Hulu melakukan pemeriksaan terhadap bungkil sawit milik PT Buana Tunas Sejahtera atau BTS yang diekspor ke Malaysia lewat jalur darat. Pemeriksa Karantina Tumbuhan Terampil BKHIT Kalbar Satpel PLBN Badau, Yustina Nurseptiyani AMd menerangkan, berkaitan dengan ekspor komoditas pertanian, pihaknya telah melakukan pemeriksaan dan pengawasan untuk memastikan kesesuaian dengan import permit negara tujuan. “Pemeriksaan dilakukan untuk pastikan bungkil kelapa sawit layak diekspor ke Malaysia melalui PLBN Badau. Kami mengawasi tindakan perlakuan berupa fumigasi terlebih dahulu oleh fumigator tersertifikasi,” bebernya lewat keterangan resmi, dilansir dari laman EMG, Jumat (3/1).

Malaysia Join dengan Indonesia Produksi Bahan Bakar Pesawat Jet Basis Sawit Sawit
Sawit
Sabtu, 30 November 2024 | 13:19 WIB

Malaysia Join dengan Indonesia Produksi Bahan Bakar Pesawat Jet Basis Sawit

Jakarta, katakabar.com - Menteri Perladangan dan Komoditi Malaysia, Datuk Seri Johari Abdul Ghani mengajak investor Indonesia kolaborasi kembangkan, dan produksi bahan bakar penerbangan berkelanjutan atau Sustainable Aviation Fuel atau SAF, berupa campuran avtur, dan minyak kelapa sawit. Malaysia menargetkan bakal produksi SAF mulai 2027 mendatang, ujar Datuk Sri, di man Malaysia melihat ini sebagai salah satu peluang investasi.

Pembayar Pajak Terbesar di Indonesia Masih Anak Usaha Raksasa Sawit Malaysia Sawit
Sawit
Minggu, 08 September 2024 | 20:31 WIB

Pembayar Pajak Terbesar di Indonesia Masih Anak Usaha Raksasa Sawit Malaysia

Jakarta, katakabar.com - PT Anugerah Sumber Makmur (ASM), anak usaha Minamas Plantation, mendapat penghargaan dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Dua Jakarta Pusat sebagai salah satu perusahaan pembayar pajak terbesar tahun 2024. Penyerahan penghargaan digelar di KPP Madya Dua Jakarta Pusat, dihadiri oleh para penerima penghargaan dan wajib pajak lainnya. Dari Minaman sendiri hadir CEO Minamas Plantation, Azmi Jaafar dan CFO Minamas Plantation, Shazmeer Mokhtar.

Camat Pinggir Beri Penghargaan Pada Kenzie Peraih 2 Medali Emas di Hut RI ke 79 Riau
Riau
Sabtu, 17 Agustus 2024 | 15:29 WIB

Camat Pinggir Beri Penghargaan Pada Kenzie Peraih 2 Medali Emas di Hut RI ke 79

Pinggir, katakabar.com - Camat Pinggir, Zama Rico Dakanahay beri penghargaan pada Kenzie Abaqari Redia Sakhi 9 tahun, atlit Taekwondo asal Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, di perayaan Hari Ulang Tahun atau HUT Kemerdekaa RI ke 79 Tahun 2024, Sabtu (17/8). Putra dari Lurah Titian Antui, Redho Naslin Iurah dan Diana Daztian berhasil sabet 2 medali emas di Great Achievemensin 16th Classic Internasional Open Taekwondo distadium DDS Uniten Malaysia yang digelar pada 9 Agustus hingga 10 Agustus 2024 lalu.