Permintaan Safe Haven Meningkat, Harga Emas Diprediksi Terus Menguat Internasional
Internasional
9 jam yang lalu

Permintaan Safe Haven Meningkat, Harga Emas Diprediksi Terus Menguat

Jakarta, katakabar.com - Harga emas dunia diperkirakan masih memiliki peluang untuk melanjutkan tren penguatan pada perdagangan di pekan depan, didukung oleh kombinasi sentimen teknikal dan fundamental yang sama-sama mengarah ke prospek positif. Menurut analisis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, pergerakan XAU/USD pada timeframe harian (daily) masih berada dalam fase bullish, dengan potensi kenaikan yang tetap terbuka selama harga mampu bertahan di atas area support utama. Dari sisi teknikal, Geraldo Kofit menilai pergerakan emas telah memberikan sinyal pembalikan arah yang cukup kuat setelah terbentuknya pola Double Bottom. Pola ini dikenal sebagai salah satu indikator bullish reversal yang mengisyaratkan berakhirnya dominasi tekanan jual dan mulai menguatnya aksi beli di pasar. Kemunculan pola tersebut menjadi indikasi bahwa pelaku pasar mulai kembali mengakumulasi emas setelah sebelumnya mengalami fase koreksi yang cukup panjang. "Keberhasilan harga mempertahankan area support memperkuat keyakinan bahwa tren naik masih memiliki peluang untuk berlanjut. Selama level tersebut tidak ditembus ke bawah, skenario bullish dinilai masih menjadi acuan utama. Dupoin Futures memproyeksikan target kenaikan awal berada di kisaran 4.220 sebagai resistance pertama. Apabila harga mampu melewati level tersebut dengan didukung volume transaksi yang memadai, maka peluang untuk melanjutkan penguatan menuju resistance berikutnya di area 4.330 akan semakin besar," jelasnya. Selain pola harga, jata Gelardo, indikator teknikal lainnya juga memperlihatkan sinyal yang mendukung kelanjutan tren positif. Indikator Stochastic masih bergerak naik dan belum memperlihatkan tanda-tanda pelemahan maupun divergensi yang biasanya menjadi sinyal awal pembalikan arah. Kondisi ini menunjukkan bahwa momentum beli masih terjaga dan memberikan peluang bagi harga emas untuk mempertahankan laju kenaikannya dalam jangka menengah. Disebutkan Geraldo Kofit, setiap koreksi yang mungkin terjadi dalam beberapa sesi ke depan masih berpotensi menjadi bagian dari fase konsolidasi yang sehat, bukan indikasi perubahan tren. Selama struktur harga tetap mempertahankan pola higher low dan mampu bertahan di atas area support, peluang kenaikan masih dinilai lebih besar dibandingkan risiko penurunan. Dari sisi fundamental, sambungnya, prospek emas juga memperoleh dukungan dari meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven. Ketidakpastian ekonomi global yang belum sepenuhnya mereda, ditambah berbagai risiko geopolitik yang masih membayangi pasar keuangan internasional, membuat investor kembali meningkatkan alokasi dana ke instrumen yang dianggap lebih aman, termasuk emas. Situasi tersebut menjadi salah satu faktor yang menopang permintaan logam mulia dalam beberapa waktu terakhir. Di samping itu, ulas Gelardo, arah kebijakan moneter Amerika Serikat juga menjadi perhatian utama pelaku pasar. Ekspektasi bahwa Federal Reserve berpotensi mengambil kebijakan yang lebih longgar apabila indikator ekonomi mulai menunjukkan perlambatan menjadi sentimen positif bagi harga emas. Jika inflasi bergerak lebih rendah, pertumbuhan ekonomi melambat, atau pasar tenaga kerja mulai kehilangan momentum, peluang penurunan suku bunga akan semakin terbuka. "Skenario tersebut berpotensi memberikan tekanan terhadap dolar Amerika Serikat dan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Kondisi ini secara historis menjadi faktor yang mendukung kenaikan harga emas, karena ketika imbal hasil aset berbasis dolar menurun, daya tarik emas sebagai instrumen investasi cenderung meningkat. Selain itu, pelemahan dolar juga membuat harga emas lebih kompetitif bagi investor global sehingga mampu mendorong permintaan yang lebih tinggi," tuturnya. Optimisme terhadap emas juga didukung oleh strategi diversifikasi yang masih diterapkan banyak investor institusi. Di tengah ketidakpastian ekonomi dan fluktuasi pasar keuangan, emas tetap dipandang sebagai salah satu aset yang mampu menjaga stabilitas portofolio. Permintaan yang relatif stabil dari kelompok investor ini menjadi salah satu faktor yang membantu mempertahankan tren kenaikan harga. Dengan mempertimbangkan kombinasi sinyal teknikal yang semakin kuat dan sentimen fundamental yang masih mendukung, Dupoin Futures memproyeksikan harga emas berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini. Selama harga mampu bertahan di atas area support utama dan tidak muncul sentimen negatif yang signifikan dari kebijakan moneter maupun perkembangan ekonomi global, peluang menuju area resistance 4.220 hingga 4.330 masih terbuka. Lantaran itu, pelaku pasar disarankan untuk terus mencermati perkembangan data ekonomi Amerika Serikat, arah kebijakan Federal Reserve, serta dinamika geopolitik global yang berpotensi menjadi katalis utama bagi pergerakan harga emas dalam jangka pendek maupun menengah.

Minat Investor Indonesia pada Aset AI Global Meningkat, Bittime Luncurkan Fitur Earn Tokenized US Stocks Ekonomi
Ekonomi
Selasa, 07 Juli 2026 | 12:07 WIB

Minat Investor Indonesia pada Aset AI Global Meningkat, Bittime Luncurkan Fitur Earn Tokenized US Stocks

Jakarta, katakabar.com - Animo investor Indonesia pada aset global terus meningkat seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya diversifikasi portofolio di tengah dinamika ekonomi global. Ketidakpastian geopolitik, pesatnya perkembangan teknologi, serta perubahan arah kebijakan moneter mendorong semakin banyak investor untuk melirik peluang investasi di luar pasar domestik, termasuk saham-saham perusahaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Amerika Serikat. Perusahaan seperti NVIDIA, Apple, Microsoft, Tesla, Amazon, Alphabet, dan Meta menjadi perhatian investor karena menjadi motor utama inovasi di industri AI. Namun, karakteristik investasi di pasar Amerika Serikat berbeda dengan yang selama ini dikenal oleh banyak investor Indonesia.  Kalau saham-saham di Indonesia umumnya menawarkan tingkat dividen tahunan sekitar 3%–7%, sebagian besar perusahaan AI di Amerika Serikat hanya membagikan dividen tahunan di bawah 1%, bahkan beberapa di antaranya tidak membagikan dividen sama sekali karena lebih memprioritaskan reinvestasi untuk mendorong pertumbuhan bisnis.  Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa tingkat dividen perusahaan AI di Amerika Serikat dapat lebih dari 10 kali lebih rendah dibandingkan karakteristik dividen yang umum ditemui di pasar saham Indonesia. Melihat karakteristik tersebut, Bittime menghadirkan fitur Earn (Fleksibel Staking pada platform), pada Tokenized US Stocks, sekaligus menjadi exchange aset kripto berlisensi pertama di Indonesia yang menawarkan fitur tersebut. Melalui Tokenized US Stocks, pengguna dapat memperoleh eksposur terhadap saham-saham perusahaan AI global dalam bentuk aset digital.  Melalui fitur ini, pengguna dapat memperoleh reward hingga 7% APR sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Berbeda dengan pembagian dividen saham yang umumnya dilakukan setiap kuartal atau tahunan, reward pada fitur Earn didistribusikan setiap hari. Fitur ini juga dirancang tanpa periode lock-up sehingga pengguna tetap memiliki fleksibilitas dalam mengelola asetnya. Menghubungkan Pertumbuhan AI Global Preferensi Investor Indonesia Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan meningkatnya minat terhadap saham-saham AI global menunjukkan bahwa investor Indonesia kini semakin terbuka terhadap peluang investasi lintas negara. "Kami melihat semakin banyak investor Indonesia yang ingin memiliki eksposur terhadap saham-saham perusahaan AI global, khususnya yang tercatat di bursa Amerika Serikat. Namun, terdapat perbedaan karakteristik antara pasar Indonesia dan Amerika Serikat, terutama dari sisi pembagian dividen tahunan. Karena itu, kami menghadirkan Earn pada Tokenized US Stocks agar pengalaman berinvestasi di aset global menjadi lebih relevan dengan kebutuhan investor Indonesia," kata Ryan. Ryan menjelaskan tokenisasi membuka akses investasi global yang lebih fleksibel melalui perdagangan 24/7, nominal investasi yang lebih terjangkau, serta biaya transaksi yang kompetitif. Menurutnya, fitur Earn melengkapi pengalaman tersebut dengan tetap mempertahankan eksposur terhadap pertumbuhan perusahaan-perusahaan AI global. "Tujuan kami bukan hanya membuka akses terhadap perusahaan-perusahaan AI global, tetapi juga menghadirkan pengalaman investasi yang lebih relevan bagi investor Indonesia. Kami percaya tokenisasi akan menjadi salah satu inovasi penting yang memperluas akses masyarakat terhadap aset global melalui platform yang aman, transparan, dan telah berizin," jelas Ryan. Sebagai bagian dari peluncuran, Bittime juga menghadirkan program khusus bagi pengguna baru selama periode 1 hingga 31 Juli 2026. Pengguna baru yang melakukan transaksi pertama Tokenized US Stocks dengan minimum transaksi Rp500.000 berkesempatan memperoleh Tokenized NVIDIA (NVDAX) sebagai hadiah sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Melalui inovasi ini, Bittime berharap semakin banyak masyarakat Indonesia dapat mengakses peluang investasi pada perusahaan-perusahaan AI global melalui teknologi blockchain. Kehadiran Tokenized US Stocks dengan fitur Earn diharapkan dapat menjadi jembatan bagi investor Indonesia untuk berpartisipasi dalam pertumbuhan industri AI global melalui platform yang aman, transparan, dan teregulasi.

Peluang Karier Remote Meningkat, KVA Perkuat Skill Talenta Indonesia Nasional
Nasional
Kamis, 25 Juni 2026 | 12:10 WIB

Peluang Karier Remote Meningkat, KVA Perkuat Skill Talenta Indonesia

Jakarta, katakabar.com - Di tengah meningkatnya peluang kerja remote global, KVA perkuat talenta Indonesia melalui pelatihan Virtual Assistant berbasis praktik agar siap memenuhi kebutuhan pasar internasional dan membangun karier digital yang berkelanjutan. Beberapa tahun terakhir, lanskap kerja global mengalami transformasi signifikan. Berbagai perusahaan, mulai dari rintisan (startup) hingga korporasi, secara masif mengadopsi sistem kerja remote untuk menekan biaya operasional tanpa mengorbankan produktivitas. Mereka mulai mengalihkan berbagai fungsi strategis, mulai dari tugas administrasi, dukungan pelanggan, hingga manajemen proyek, kepada tenaga kerja jarak jauh,  untuk memastikan usaha tetap berjalan tanpa harus menambah biaya kehadiran fisik di kantor. Perubahan paradigma ini telah mengukuhkan Virtual Assistant (VA) sebagai pilar penting dalam ekosistem bisnis modern. Tren ini membuka peluang besar bagi masyarakat Indonesia untuk membangun karier dari rumah. Virtual Assistant bukan lagi profesi sampingan atau pekerjaan sementara, melainkan telah berkembang menjadi karier profesional dengan permintaan tinggi, baik dari bisnis lokal maupun internasional. Tetapi realitanya, tingginya permintaan tidak lantas diikuti dengan ketersediaan talenta yang mumpuni. Banyak yang mengira menjadi VA hanya bermodal laptop dan koneksi internet, padahal klien, terutama dari luar negeri atau perusahaan yang sedang bertumbuh, menuntut standar profesionalisme yang tinggi. Mereka mengharapkan keahlian teknis yang spesifik, kedisiplinan, kemampuan komunikasi yang matang, serta pemahaman teknologi digital yang luas. Tanpa bekal yang memadai, banyak individu yang mencoba masuk ke dunia VA akhirnya kesulitan bertahan karena belum siap menghadapi dinamika kerja remote yang cepat dan menuntut. Kesenjangan keterampilan inilah yang menjadi penyebab utama mengapa banyak pencari kerja belum mampu memanfaatkan peluang besar di sektor remote. Di sinilah peran Kursus Virtual Assistant (KVA) menjadi krusial. Mimi Amilia, sosok veteran di industri virtual assistant dengan pengalaman lebih dari 13 tahun, pendiri Virtual Assistant Indonesia (VAI), sekaligus pengajar utama di KVA, telah menyaksikan langsung tingginya permintaan pasar global akan tenaga kerja remote yang benar-benar siap pakai. “Banyak yang tertarik menjadi VA karena iming-iming kerja fleksibel dan penghasilan menarik. Namun, tanpa bekal keterampilan yang memadai, mereka seringkali gagal memenuhi ekspektasi klien yang membutuhkan akurasi, kecepatan, dan komitmen tinggi,” jelas Mimi. KVA hadir sebagai inkubator talenta digital dengan pendekatan yang sangat berbeda dari kursus online biasa. Keunggulan utama KVA terletak pada metode pembelajaran berbasis pengalaman langsung atau experiential learning. "Mimi tidak hanya mengajarkan apa itu Virtual Assistant, tetapi juga bagaimana menjadi VA bernilai tinggi. “Kami tidak hanya mengajarkan teori. Setiap peserta dibimbing langsung untuk menguasai keterampilan yang applicable di dunia nyata, sesuai dengan tuntutan pasar global,” tambah Mimi. Peserta belajar melalui contoh kasus nyata yang Mimi temui selama puluhan tahun berkarier. Pendekatan ini memastikan bahwa lulusan KVA tidak hanya “bisa bekerja”, tetapi benar-benar “mahir” dan siap menghadapi tuntutan klien global. Aspek lain yang ditekankan adalah pembangunan karakter dan pola pikir entrepreneur. Bekerja dari rumah menuntut integritas, kedisiplinan diri, kemampuan manajemen diri dan komitmen terhadap kualitas. “Seorang VA yang sukses adalah mitra strategis bagi kliennya. Mereka harus mampu berpikir proaktif, mengantisipasi kebutuhan, dan memberikan solusi, bukan hanya menjalankan perintah,” tegas Mimi. Kurikulum KVA dirancang komprehensif, mencakup manajemen proyek digital, komunikasi bisnis, penguasaan kolaborasi remote, mengelola ekspektasi klien, hingga strategi personal branding. Yang membedakan, peserta tidak hanya diajar bagaimana menjadi VA, tetapi juga cara menjadi VA bernilai tinggi, yang mampu meningkatkan kredibilitas mereka di pasar internasional agar dapat menawarkan layanan premium dan membangun hubungan jangka panjang dengan klien. Pendekatan menyeluruh inilah yang membuat banyak lulusan KVA berhasil bekerja dengan klien dari Amerika Serikat, Australia, Singapura, hingga Inggris, semuanya tanpa harus meninggalkan rumah. Beberapa lulusan bahkan berhasil mengembangkan bisnis VA mereka sendiri dan tidak sedikit pula yang mencapai pendapatan lebih tinggi dari standar upah regional karena layanan mereka memenuhi standar global. Di tengah banyaknya tantangan yang dihadapi pencari kerja di sektor konvensional, profesi VA menjadi jawaban bagi mereka yang menginginkan karier fleksibel, aman, dan berkembang. Peran KVA sebagai lembaga pelatihan menjadi kunci agar talenta Indonesia mampu bersaing di tengah kompetisi usaha yang semakin ketat. Dengan peluang pasar yang terus meningkat, KVA meyakini bahwa profesi Virtual Assistant akan menjadi salah satu karier paling menjanjikan di masa depan. Dengan pelatihan yang tepat dan bimbingan berpengalaman, masa depan karier remote Indonesia tampak semakin cerah.

Momentum Libur Panjang Dongkrak Mobilitas Wisata, Perjalanan Menuju Jatimsel Meningkat Wisata
Wisata
Minggu, 17 Mei 2026 | 11:05 WIB

Momentum Libur Panjang Dongkrak Mobilitas Wisata, Perjalanan Menuju Jatimsel Meningkat

Surabaya, katakabar.com - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) catat peningkatan mobilitas kendaraan menuju wilayah selatan Jawa Timur selama periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026 di Ruas Jalan Tol Surabaya–Gempol. Peningkatan volume lalu lintas terlihat pada sejumlah gerbang tol yang menjadi akses perjalanan menuju kawasan wisata dan jalur penghubung ke arah Porong dan Malang. Vice President Corporate Secretary dan Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan momentum libur panjang dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan perjalanan wisata dan silaturahmi ke sejumlah wilayah di Jawa Timur, khususnya menuju kawasan selatan seperti Malang, Batu, dan sekitarnya. Hal tersebut terlihat dari peningkatan volume kendaraan di GT Kejapanan. Data lalu lintas pada H-1 hingga hari H libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, JTT mencatat sebanyak 9.025 kendaraan melewati GT Kejapanan 1 arah Malang atau naik 2,80 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 8.779 kendaraan. Sementara, untuk kendaraan yang menuju Jakarta melalui GT Kejapanan 2 tercatat sebanyak 6.907 kendaraan atau turun 4,06 persen dari lalu lintas normal sebanyak 7.199 kendaraan. Kondisi tersebut menunjukkan meningkatnya mobilitas masyarakat menuju wilayah selatan Jawa Timur yang dikenal sebagai jalur penghubung menuju sejumlah destinasi wisata favorit seperti Kota Batu, kawasan wisata Malang Raya, serta destinasi wisata alam di Jawa Timur. Ria menambahkan secara umum kondisi lalu lintas di Ruas Surabaya–Gempol selama periode libur panjang masih terpantau lancar dan terkendali. JTT terus memastikan pelayanan operasional berjalan optimal melalui kesiapan petugas, layanan transaksi, patroli jalan tol, serta koordinasi intensif dengan pihak Kepolisian. “JTT kembali mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk memastikan kesiapan perjalanan, memeriksa kondisi kendaraan dan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol, serta tetap mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan demi keamanan dan kenyamanan bersama,” terang Ria. Untuk informasi lalu lintas terkini di ruas tol Jasa Marga Group, pengguna jalan dapat menghubungi One Call Center Jasa Marga 24 jam di 133 atau melalui aplikasi TRAVOY yang tersedia di iOS dan Android.

Pengguna KA dari Stasiun Garut Meningkat Saat Angkutan Lebaran 2026 Default
Default
Minggu, 29 Maret 2026 | 20:05 WIB

Pengguna KA dari Stasiun Garut Meningkat Saat Angkutan Lebaran 2026

Garut, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung mencatat adanya peningkatan signifikan jumlah pengguna jasa kereta api dari Stasiun Garut selama periode Angkutan Lebaran 2026. Kenaikan ini menunjukkan tingginya minat masyarakat dalam menggunakan moda transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu untuk perjalanan mudik maupun balik. Stasiun Garut sebagai salah satu stasiun penting di wilayah selatan Jawa Barat terus menunjukkan peran strategisnya dalam melayani mobilitas masyarakat. Terlebih pada momen Angkutan Lebaran, volume penumpang mengalami peningkatan dibandingkan hari biasa. Berdasarkan data yang dihimpun, pada periode hari biasa rata-rata harian penumpang yang naik kereta api jarak jauh (KA JJ) dan KA Lokal (Commuter Line) mencapai 1.337 pelanggan per hari. Dengan rincian rata-rata jumlah penumpang KA Jarak Jauh yang berangkat dari Stasiun Garut sebanyak 590 pelanggan dan KA Lokal Commuter Line, mencapai 747 pelanggan. Pada periode Angkutan Lebaran 2026 data sampai dengan Jumat (27/3), terjadi peningkatan yang cukup signifikan sebesar 48 persen dari hari biasanya di Stasiun Garut. Rata-rata jumlah penumpang KA Jarak Jauh dan KA Lokal Commuter Line mencapai 1.976 pelanggan per hari. Jumlah penumpang KA Jarak Jauh yang berangkat dari Stasiun Garut meningkat menjadi 704 pelanggan, sedangkan KA Lokal Commuter Line melonjak menjadi 1.272 pelanggan. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan peningkatan ini merupakan indikasi kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh terhadap layanan kereta api, khususnya di wilayah Garut dan sekitarnya. “Peningkatan jumlah pelanggan dari Stasiun Garut selama Angkutan Lebaran ini menunjukkan bahwa kereta api menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian. Selain faktor kenyamanan dan ketepatan waktu, kami juga terus meningkatkan kualitas pelayanan agar pelanggan merasa aman dan terlayani dengan baik,” ujar Kuswardojo. Kuswardojo menambahkan Stasiun Garut saat ini melayani berbagai perjalanan kereta api, baik jarak jauh maupun lokal, yang memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam memilih jadwal perjalanan. Dari Stasiun Garut, pelanggan dapat menikmati layanan 2 KA Jarak Jauh yaitu KA Cikuray dan KA Papandayan, yang menghubungkan Garut dengan berbagai kota tujuan. Selain itu, tersedia pula 2 layanan KA Lokal Commuter Line yang melayani mobilitas harian masyarakat di wilayah Daop 2 Bandung. KAI Daop 2 Bandung terus berkomitmen untuk menjaga kualitas pelayanan, terutama di masa Angkutan Lebaran yang identik dengan lonjakan penumpang. Berbagai upaya dilakukan mulai dari optimalisasi sarana dan prasarana hingga penambahan petugas pelayanan di stasiun, termasuk adanya posko Komunitas Pencinta Kereta Api dari Garut Railfans. Dengan adanya peningkatan ini, KAI Daop 2 Bandung mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, datang lebih awal ke stasiun, serta mengikuti seluruh ketentuan yang berlaku demi kelancaran dan kenyamanan bersama selama perjalanan menggunakan kereta api.

Libur Lebaran 2026, Pengguna LRT Jabodebek Meningkat 33 Persen Dibanding 2025 Nasional
Nasional
Jumat, 27 Maret 2026 | 15:10 WIB

Libur Lebaran 2026, Pengguna LRT Jabodebek Meningkat 33 Persen Dibanding 2025

Jakarta, katakabar.com - LRT Jabodebek mencatat peningkatan 33 persen pengguna selama libur Lebaran 2026, dengan 294.659 pengguna, berkat integrasi moda transportasi dan layanan yang optimal. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lonjakan jumlah pengguna LRT Jabodebek selama periode libur Lebaran tanggal 18 hingga 24 Maret 2026. Di periode tersebut tercatat sebanyak 294.659 pengguna LRT Jabodebek. Jumlah ini meningkat sekitar 33 persen dibandingkan periode yang sama pada Lebaran 2025 yang tercatat sebanyak 221.040 pengguna LRT Jabodebek. Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan peningkatan ini menunjukkan perubahan perilaku masyarakat memilih moda transportasi LRT Jabodebek, khususnya pada periode libur Lebaran 2026. “Peningkatan jumlah pengguna yang signifikan menunjukkan bahwa LRT Jabodebek semakin dipercaya dan mulai menjadi pilihan utama masyarakat, khususnya pada momen dengan mobilitas tinggi seperti Lebaran,” ujarnya. Data ini menunjukkan LRT Jabodebek tidak lagi diposisikan sebagai moda alternatif, tetapi mulai menjadi pilihan utama masyarakat. Dari sisi operasional, selama periode libur Lebaran 18 hingga 24 Maret 2026 KAI mengoperasikan 270 perjalanan setiap hari. Khusus pada H1 dan H2 Lebaran atau 21 dan 22 Maret, jumlah perjalanan ditingkatkan menjadi 430 perjalanan per hari dengan tarif Rp1. Meningkatnya minat masyarakat tidak terlepas dari berbagai kemudahan yang ditawarkan LRT Jabodebek, antara lain: * Terintegrasi dengan berbagai moda transportasi seperti KRL, KA Bandara, Kereta Cepat Whoosh, MRT, TransJakarta, hingga akses ke terminal bus; * Terhubung dengan pusat aktivitas masyarakat seperti kawasan bisnis, pusat perbelanjaan, dan destinasi rekreasi; * Memberikan kepastian waktu perjalanan tanpa terpengaruh kemacetan. “Berbagai keunggulan ini menjadikan LRT Jabodebek sebagai solusi mobilitas yang efisien, khususnya pergerakan masyarakat pada saat Lebaran 2026,” jelasnya. Melalui konektivitas antarmoda yang luas, pengguna dapat dengan mudah berpindah dari satu moda transportasi ke moda lainnya hingga mencapai tujuan akhir, baik untuk bersilaturahmi, berwisata, maupun beraktivitas di pusat kota. Dengan layanan yang semakin optimal, KAI berharap LRT Jabodebek terus menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas masyarakat perkotaan yang cepat, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Arus Balik Lebaran 2026, Volume Kendaraan Meningkat  di JTTS Nasional
Nasional
Selasa, 24 Maret 2026 | 09:28 WIB

Arus Balik Lebaran 2026, Volume Kendaraan Meningkat di JTTS

Sumatera, katakabar.com - PT Hutama Karya (Persero) terus memantau perkembangan trafik kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) seiring berlangsungnya arus balik Lebaran 2026. Di periode Aha (22/3) trafik kendaraan pada sejumlah ruas utama terpantau masih mengalami peningkatan, khususnya pada koridor penghubung antarkota dan akses menuju kawasan perkotaan. Peningkatan ini diperkirakan dipengaruhi oleh pergerakan masyarakat yang masih berlangsung pada masa libur Lebaran, termasuk perjalanan kembali dan perjalanan menuju sejumlah destinasi wisata di berbagai wilayah. Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi tercatat mencapai 247.862 kendaraan, atau meningkat 122,88 Persen dibandingkan trafik normal. Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen Hutama Karya untuk memastikan layanan jalan tol tetap aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan. Ini Rekap Trafik Harian Ruas Tol Beroperasi (Periode 22 Maret 2026): • Kendaraan yang melintasi Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung (Terpeka) tercatat sebanyak 23.801 kendaraan atau meningkat 67,39% dibandingkan trafik normal. • Kendaraan yang melintasi Tol Palembang – Indralaya – Prabumulih (Palindra & Indraprabu) tercatat sebanyak 33.190 kendaraan atau meningkat 110,26% dibandingkan trafik normal. • Kendaraan yang melintasi Tol Betung – Tempino – Jambi (Bayung Lencir – Tempino – Sp. Ness) tercatat sebanyak 7.634 kendaraan atau turun 3,67% dibandingkan trafik normal. • Kendaraan yang melintasi Tol Bengkulu – Taba Penanjung (Bengtaba) tercatat sebanyak 4.853 kendaraan atau meningkat 118,60% dibandingkan trafik normal. • Kendaraan yang melintasi Tol Pekanbaru – Dumai (Permai) tercatat sebanyak 22.607 kendaraan atau meningkat 46,94% dibandingkan trafik normal. • Kendaraan yang melintasi Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar tercatat sebanyak 17.740 kendaraan atau meningkat 178,89% dibandingkan trafik normal. • Kendaraan yang melintasi Tol Indrapura – Kisaran tercatat sebanyak 25.468 kendaraan atau meningkat 148,32% dibandingkan trafik normal. • Kendaraan yang melintasi Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Kuala Tanjung – Sinaksak) yang dikelola oleh PT Hutama Marga Waskita (HMW) tercatat sebanyak 64.283 kendaraan atau meningkat 197,88% dibandingkan trafik normal. • Kendaraan yang melintasi Tol Binjai – Langsa (Binjai – Pangkalan Brandan) tercatat sebanyak 23.912 kendaraan atau meningkat 148,64% dibandingkan trafik normal. • Kendaraan yang melintasi Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum – Baitussalam) tercatat sebanyak 14.461 kendaraan atau meningkat 251,00% dibandingkan trafik normal. • Kendaraan yang melintasi Tol Padang – Sicincin tercatat sebanyak 9.913 kendaraan atau meningkat 164,91% dibandingkan trafik normal. *Rekap Trafik Ruas Tol Fungsional Periode Arus Balik Lebaran 2026 (Periode 22 Maret 2026):* Sedang, untuk ruas tol yang dioperasikan secara fungsional selama periode Arus Balik Lebaran 2026 pada 22 Maret 2026, tercatat: • Tol Sigli – Banda Aceh (Sibanceh) Seksi 1 (Seulimeum – Padang Tiji), yang telah dibuka secara fungsional sejak 7 Desember 2025, mencatat trafik sebanyak 6.219 kendaraan. • Tol Palembang – Betung (Kramasan – Pangkalan Balai), yang telah dibuka secara fungsional sejak 13 Maret 2026, mencatat trafik sebanyak 5.928 kendaraan. Hutama Karya mengimbau seluruh pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, terutama bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan pada periode arus balik Lebaran. Pengguna jalan diharapkan mematuhi rambu lalu lintas dan batas kecepatan, menjaga jarak aman, memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima, serta beristirahat di rest area terdekat apabila merasa lelah atau mengantuk. Hutama Karya berkomitmen untuk terus menjaga kelancaran dan keselamatan trafik di Jalan Tol Trans Sumatera melalui kesiapan petugas, sarana pendukung, serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait sebagai wujud #MelayaniSepenuhHati. Masyarakat juga dapat memantau informasi terkini seputar kondisi trafik dan layanan jalan tol melalui akun resmi @hutamakaryatollroad, aplikasi HK Toll Apps yang menyediakan informasi operasional dan pembaruan kondisi lalu lintas secara real-time, serta website resmi Hutama Karya pada menu khusus Info Mudik Lebaran 2026 di https://www.hutamakarya.com/info-mudik-lebaran-2026.

JTT Catat Kenaikan Lalin di GT Ciperna, Mobilitas Kendaraan di Tol Palimanan-Kanci Meningkat Lingkungan
Lingkungan
Senin, 23 Maret 2026 | 17:08 WIB

JTT Catat Kenaikan Lalin di GT Ciperna, Mobilitas Kendaraan di Tol Palimanan-Kanci Meningkat

Cirebon, katakabar.com - Seiring dengan meningkatnya mobilitas kendaraan menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur menjelang periode libur Idulfitri 1447Hijriah Tahun 2026, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus melakukan pemantauan kondisi lalu lintas di Ruas Jalan Tol Palimanan–Kanci (Palikanci). Menurut data lalu lintas kendaraan yang melewati Gerbang Tol Ciperna Barat dan Gerbang Tol Ciperna Timur, tercatat adanya peningkatan volume kendaraan dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal. Senior Manager Representative Office 2 Ruas Jalan Tol PT Jasamarga Transjawa Tol, M. Faried Sulistamtama, mengatakan peningkatan mobilitas kendaraan mulai terlihat pada akses masuk dan keluar melalui Gerbang Tol Ciperna Barat dan Gerbang Tol Ciperna Timur. “Pada Kamis(19/3) hingga Jumat (20/3) lalu, volume kendaraan yang keluar melalui Gerbang Tol Ciperna Barat tercatat sebanyak 11.189 kendaraan, meningkat 13,44 persen dibandingkan lalu lintas normal yang mencapai 9.863 kendaraan. Sementara itu, volume kendaraan yang keluar melalui Gerbang Tol Ciperna Timur tercatat sebanyak 4.513 kendaraan atau meningkat 12,43 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 4.014 kendaraan,” cerita Faried. Faried menambahkan peningkatan volume kendaraan tersebut juga sejalan dengan mulai dimanfaatkannya Rest Area fungsional pada Ruas Jalan Tol Palimanan–Kanci yang berlokasi di Kantor Representative Office 2 PT JTT dan berada di sekitar akses Gerbang Tol Ciperna Barat dan Ciperna Timur. "Kehadiran rest area fungsional ini diharapkan dapat memberikan alternatif tempat istirahat bagi pengguna jalan yang melintas di wilayah Cirebon dan sekitarnya," jelasnya. Sementara, Vice President Corporate Secretary dan Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menuturkan JTT terus memastikan kesiapan layanan operasional di sepanjang Ruas Tol Palimanan–Kanci guna mengantisipasi peningkatan mobilitas kendaraan menjelang periode libur panjang. “Kami memastikan kesiapan operasional baik dari sisi layanan transaksi di gerbang tol, layanan lalu lintas, hingga fasilitas pendukung seperti rest area guna menjaga kenyamanan perjalanan pengguna jalan,” beber Ria. Kata Ria, JTT mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol. Selain itu, ucapnya, pengguna jalan juga diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas rest area secara bijak serta mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama. Sebagai informasi, pengguna jalan dapat memantau kondisi lalu lintas di jalan tol Jasa Marga Group melalui One Call Center 24 jam di nomor 133 serta melalui aplikasi Travoy yang tersedia di iOS dan Android.

Arus Mudik Lebaran, Pengiriman Hewan Peliharaan Via KAI Logistik Meningkat Serba Serbi
Serba Serbi
Rabu, 18 Maret 2026 | 07:12 WIB

Arus Mudik Lebaran, Pengiriman Hewan Peliharaan Via KAI Logistik Meningkat

Jakarta, katakabar.com - Memasuki periode puncak arus mudik Lebaran 2026, PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatat adanya peningkatan pengiriman hewan peliharaan melalui layanan ritel KALOG Express. Peningkatan ini seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang turut membawa atau mengirimkan hewan kesayangan ke kampung halaman selama momentum Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri. Menurut Ayi, seiring semakin dekatnya periode Idul Fitri, KAI Logistik mencatat rerata pengiriman di minggu ketiga Ramadan mencapai sekitar 523 hewan peliharaan per hari, atau meningkat sekitar 7 persen dibandingkan rerata harian pada hari biasa, serta tumbuh sekitar 5 persen dibandingkan pada momen awal Ramadan. "Kondisi ini menunjukkan masyarakat mulai mempersiapkan perjalanan mudik sekaligus memastikan hewan peliharaan mereka dapat tetap bersama keluarga di kampung halaman atau tiba lebih dulu di kota tujuan," jelas Ayi. Dari sisi rute pengiriman, sejumlah kota menjadi tujuan favorit pengiriman hewan peliharaan, di antaranya Yogyakarta, Bandung, Purwokerto, dan Jakarta. Sedang, pengiriman banyak berasal dari beberapa kota di Jawa Timur seperti Tulungagung, Blitar, dan Jombang yang menjadi titik keberangkatan utama pengiriman hewan peliharaan melalui layanan KAI Logistik. Jika dibandingkan dengan periode angkutan Lebaran tahun sebelumnya, tren pengiriman tahun ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Pada periode Lebaran tahun lalu (21 Maret-11 April 2025), KAI Logistik mengangkut sebanyak 5.492 hewan peliharaan dengan rerata sekitar 250 hewan per hari. Sementara pada periode Ramadan tahun ini saja, rerata pengiriman telah mencapai lebih dari 500 hewan per hari, atau lebih dari dua kali lipat dibandingkan rerata pengiriman pada periode Lebaran sebelumnya. “Tren peningkatan pengiriman hewan peliharaan menjelang Idul Fitri tahun ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan KALOG Express. Kami memastikan setiap pengiriman dilakukan dengan standar penanganan khusus untuk menjaga keamanan dan kenyamanan hewan selama perjalanan,” ucap Ayi. Ia menambahkan KAI Logistik menerapkan prinsip animal welfare melalui pemeriksaan kondisi fisik awal, verifikasi kandang sesuai standar, penempatan di area bersirkulasi udara baik, serta pelabelan khusus “Live Animal” agar proses penanganan dilakukan lebih hati-hati oleh petugas. Selain itu, pemilik dianjurkan mempersiapkan hewan peliharaan sebelum perjalanan, seperti memberi makan sekitar 2 hingga 4 jam sebelum keberangkatan serta menyediakan wadah makan dan minum anti-tumpah di dalam kandang. Selama perjalanan, petugas memastikan posisi kandang tidak tertumpuk barang dan sirkulasi udara tetap terjaga. Adapun hewan yang dapat dikirimkan meliputi hewan domestik, seperti kucing, anjing, kelinci, burung, hamster, dan ikan hias, dengan estimasi waktu pengiriman sekitar satu hari mengikuti jadwal perjalanan kereta api serta biaya berkisar Rp100.000 hingga Rp250.000 tergantung ukuran hewan dan kandang. Secara kapasitas, KAI Logistik menyediakan sekitar 400 ton kapasitas angkutan pulang pergi untuk mendukung kebutuhan logistik selama periode angkutan Lebaran. Perusahaan optimis kapasitas tersebut masih mampu mengakomodasi peningkatan dan potensi lonjakan permintaan pengiriman barang. “Seluruh pengiriman akan libur beroperasi ke tujuan tertentu mulai 18 Maret, dan layanan KALOG Express akan kembali beroperasi secara normal pada 25 Maret 2026,” beber Ayi. “Melalui keunggulan moda transportasi kereta api yang memiliki jadwal pasti dan relatif minim hambatan lalu lintas, KAI Logistik berkomitmen menghadirkan layanan pengiriman hewan peliharaan yang aman, nyaman, dan terpercaya, khususnya pada momentum peningkatan pengiriman seperti periode Ramadan dan menjelang Idul Fitri,” tandas Ayi.

Mengapa Permintaan Emas Meningkat Jelang Hari Raya Nasional
Nasional
Minggu, 15 Maret 2026 | 07:09 WIB

Mengapa Permintaan Emas Meningkat Jelang Hari Raya

Jakarta, katakabar.com - Setiap menjelang hari raya, khususnya Idul Fitri, permintaan emas cenderung mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Fenomena ini bukan hal baru karena emas telah lama menjadi bagian dari tradisi dan budaya masyarakat di berbagai negara, termasuk Indonesia. Selain digunakan sebagai perhiasan, emas juga sering dijadikan sebagai bentuk investasi jangka panjang. Banyak masyarakat memanfaatkan momentum hari raya untuk membeli emas, baik sebagai hadiah maupun sebagai bentuk penyimpanan nilai. Bagi trader dan investor, meningkatnya permintaan emas menjelang hari raya juga menjadi indikator menarik karena dapat memengaruhi pergerakan harga emas di pasar global. Di Indonesia dan beberapa negara Asia, membeli emas menjelang hari raya sudah menjadi tradisi yang berlangsung lama. Perhiasan emas sering digunakan sebagai pelengkap penampilan saat berkumpul bersama keluarga. Selain itu, emas juga sering dijadikan sebagai hadiah untuk keluarga atau kerabat saat momen spesial seperti Idul Fitri. Permintaan yang meningkat dalam periode ini membuat toko emas dan pasar perhiasan biasanya mengalami lonjakan penjualan dibandingkan bulan-bulan lainnya. Emas Simbol Investasi dan Keamanan Nilai Selain faktor budaya, meningkatnya permintaan emas juga dipengaruhi oleh perannya sebagai aset safe haven. Banyak orang membeli emas untuk menjaga nilai kekayaan mereka dari inflasi atau ketidakpastian ekonomi. Emas dikenal memiliki nilai yang relatif stabil dalam jangka panjang. Ketika kondisi ekonomi global tidak menentu, investor sering beralih ke emas sebagai bentuk perlindungan aset. Hal inilah yang membuat permintaan emas sering meningkat pada periode tertentu, termasuk menjelang hari raya ketika aktivitas ekonomi masyarakat meningkat. Faktor Ekonomi Dorong Permintaan Emas Selain faktor tradisi dan investasi, ada beberapa faktor ekonomi yang turut memengaruhi peningkatan permintaan emas menjelang hari raya. Salah satunya adalah meningkatnya daya beli masyarakat karena adanya tunjangan hari raya (THR). Dengan tambahan pendapatan tersebut, banyak orang memanfaatkannya untuk membeli perhiasan emas. Selain itu, momen hari raya sering dimanfaatkan oleh pedagang emas untuk menawarkan berbagai promo atau koleksi perhiasan baru yang menarik minat konsumen. Permintaan yang meningkat ini dapat berdampak pada pergerakan harga emas di pasar, baik di pasar lokal maupun global. Tips Membeli Perhiasan Emas Jelang Idul Fitri Bagi masyarakat yang ingin membeli emas menjelang hari raya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pembelian menjadi lebih aman dan menguntungkan. Pertama, pastikan membeli emas dari toko atau lembaga yang terpercaya agar kualitas emas terjamin. Kedua, perhatikan kadar emas yang dibeli. Perhiasan emas biasanya memiliki kadar yang berbeda, sehingga penting untuk mengetahui nilai emas yang sebenarnya. Ketiga, bandingkan harga emas di beberapa tempat sebelum membeli agar mendapatkan harga terbaik. Untuk mendapatkan panduan lebih lengkap mengenai cara memilih emas yang tepat, Anda dapat membaca artikel Tips membeli perhiasan emas menjelang Idul Fitri Peluang Trading dari Pergerakan Harga Emas Meningkatnya permintaan emas juga dapat menciptakan peluang bagi trader di pasar keuangan. Harga emas sering mengalami pergerakan yang dipengaruhi oleh permintaan global, kondisi ekonomi, serta kebijakan moneter. Dengan memahami faktor-faktor yang memengaruhi harga emas, trader dapat memanfaatkan volatilitas pasar untuk mencari peluang trading. Melalui broker trading kvb futures, trader dapat mengakses berbagai instrumen trading seperti forex, emas, indeks saham, dan komoditas dalam satu platform trading yang terintegrasi. Bagi Anda yang tertarik memulai trading dan ingin memanfaatkan peluang dari pergerakan harga emas, Anda dapat membuka akun melalui halaman daftar akun trading.