Orang

Sorotan terbaru dari Tag # Orang

Ciri-ciri Orang Sukses di Usia Muda, Ternyata Bukan Soal Flexing Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:05 WIB

Ciri-ciri Orang Sukses di Usia Muda, Ternyata Bukan Soal Flexing

Jakarta, katakabar.com - Sukses di usia muda sekarang terasa berbeda dibanding beberapa tahun lalu. Dulu, ukuran sukses sering dikaitkan dengan jabatan tinggi, gaji besar, atau gaya hidup yang terlihat mewah di media sosial. Sekarang, banyak orang justru mulai melihat sukses dari hal-hal yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ada yang merasa sukses karena bisa hidup lebih tenang. Ada yang bangga karena sudah punya dana darurat sendiri. Sebagian lainnya mulai merasa lega ketika penghasilan bulanan tidak langsung habis di tengah jalan. Perubahan pola pikir ini makin terasa setelah pandemi dan kondisi ekonomi yang terus berubah. Banyak anak muda mulai sadar bahwa hidup bukan perlombaan yang harus selalu terlihat unggul di depan orang lain. Menariknya, ciri-ciri orang sukses di usia muda saat ini juga mulai berubah. Punya Tujuan Finansial Jelas Salah satu ciri yang cukup sering terlihat adalah mereka tahu uangnya mau dipakai untuk apa. Bukan berarti semua orang harus langsung punya rumah atau kendaraan di usia 20-an. Tetapi, banyak anak muda yang mulai punya target finansial sederhana dan realistis. Contohnya seperti: - Mengumpulkan dana darurat - Menyiapkan tabungan liburan - Mulai investasi - Membantu orang tua - Menabung untuk pendidikan lanjutan Tujuan kecil seperti ini justru membantu kondisi keuangan terasa lebih stabil dibanding hidup tanpa arah yang jelas. Orang yang punya tujuan finansial biasanya juga lebih sadar saat mengatur pengeluaran. Mereka tetap menikmati hidup, tetapi tidak terlalu mudah tergoda mengikuti semua tren yang lewat di media sosial. Tidak Takut Belajar Hal Baru Perkembangan dunia kerja sekarang berubah sangat cepat. Skill yang relevan hari ini bisa saja berubah beberapa tahun ke depan. Lantaran itu, banyak anak muda yang berkembang lebih cepat biasanya punya rasa ingin tahu yang tinggi. Mereka terbiasa belajar hal baru, baik untuk karier maupun kehidupan pribadi. Ada yang mulai ikut kelas online setelah pulang kerja. Ada yang belajar public speaking, desain, editing video, sampai literasi finansial lewat konten digital. Kemampuan untuk terus belajar sering jadi pembeda besar dalam jangka panjang. Bukan soal siapa yang paling pintar sejak awal, tetapi siapa yang mau terus berkembang. Mulai Bisa Mengatur Gaya Hidup Di usia muda, godaan pengeluaran memang cukup besar. Nongkrong, belanja online, konser, traveling, sampai tren media sosial sering membuat uang keluar tanpa terasa. Tetapi, banyak orang yang kondisi finansialnya lebih sehat justru mulai belajar membedakan kebutuhan dan keinginan. Mereka tetap menikmati hidup, tetapi lebih sadar menentukan prioritas. Misalnya: - Mulai membatasi impulsive buying - Memasak sendiri lebih sering - Menggunakan promo dengan bijak - Memilih hiburan yang sesuai kemampuan finansial Kesadaran seperti ini sering terlihat sederhana, padahal dampaknya cukup besar untuk kondisi keuangan jangka panjang. Punya Kebiasaan Menabung dan Investasi Tidak sedikit anak muda yang sekarang mulai menyisihkan uang sejak awal menerima penghasilan. Nominalnya memang berbeda-beda. Ada yang mulai dari puluhan ribu rupiah, ada juga yang lebih besar. Namun, kebiasaan menyisihkan uang secara rutin sering menjadi fondasi finansial yang penting. Selain menabung, sebagian orang juga mulai mengenal instrumen investasi sesuai profil risiko masing-masing. Beberapa pilihan yang cukup sering dipelajari anak muda saat ini antara lain: - Reksa dana - Deposito - Emas  - Tabungan terpisah untuk tujuan tertentu Kesadaran untuk mempersiapkan kondisi finansial jangka panjang mulai dianggap sama pentingnya dengan mengejar karier. Bisa Menjaga Keseimbangan Hidup Belakangan, semakin banyak anak muda yang menyadari pentingnya menjaga keseimbangan hidup. Bekerja keras tetap penting, tetapi kesehatan mental, waktu istirahat, dan hubungan sosial juga mulai dianggap bagian dari kesuksesan. Itu sebabnya, banyak orang mulai mencoba: - Mengurangi burnout - Mengatur waktu kerja - Membatasi distraksi digital - Mencari aktivitas yang membuat pikiran lebih tenang Sukses tidak selalu berarti harus sibuk setiap saat. Kadang, bisa hidup dengan lebih stabil secara mental dan finansial justru menjadi pencapaian yang cukup besar. Mulai Tata Keuangan dari Hal Sederhana Tidak semua orang harus langsung punya pencapaian besar di usia muda. Banyak kebiasaan kecil justru membantu kondisi finansial terasa lebih stabil dalam jangka panjang. Mulai dari menyisihkan uang, membatasi pengeluaran impulsif, sampai membangun tabungan rutin bisa menjadi langkah awal yang realistis. Melalui aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce, pengguna dapat memanfaatkan fitur tabungan digital seperti Tabungan NOW dengan bunga harian dan bunga kompetitif. Fitur seperti ini cukup relevan untuk generasi muda yang mulai ingin menjaga keseimbangan antara menikmati hidup hari ini dan menyiapkan kebutuhan finansial ke depan. Jika ingin mempelajari produk tabungan yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link Tabungan NOW atau https://s.id/fbtabungannow.

Lewat Hunian, Oakhouse Berpartisipasi di JEF 2026 Dukung Studi Orang Indonesia Belajar Bahasa Jepang Internasional
Internasional
Selasa, 03 Februari 2026 | 09:00 WIB

Lewat Hunian, Oakhouse Berpartisipasi di JEF 2026 Dukung Studi Orang Indonesia Belajar Bahasa Jepang

Jalarta, katakabar.com - Perusahaan properti Oakhouse yang berkantor pusat di Tokyo akan berpartisipasi dalam acara studi ke Jepang di Japan Education Fair (JEF) 2026 yang dihelat di Jakarta pada 7 Februari hingga 8 Februari 2026. Acara ini pameran informasi studi ke Jepang yang ditujukan bagi warga Indonesia yang berminat melanjutkan pendidikan atau studi di Jepang. Melalui partisipasinya, Oakhouse akan memperkenalkan pengalaman hidup dan tinggal di Jepang kepada calon pelajar dari sudut pandang Tantangan Pencarian Hunian bagi Pelajar Asing di Jepang Mencari tempat tinggal di Jepang menghadirkan berbagai tantangan, seperti perbedaan bahasa, tingginya biaya awal, serta prosedur kontrak yang rumit. Khususnya bagi mereka yang baru pertama kali mengalami tinggal sendiri, kekhawatiran terhadap pencarian hunian sering kali terasa lebih besar dibandingkan dengan kegiatan belajar itu sendiri. Oakhouse akan berpartisipasi di JEF 2026, untuk memahami kebutuhan calon pelajar dari Indonesia, memperkenalkan layanan dan inisiatif hunian yang disediakan, serta menanggapi pertanyaan konkret secara langsung di lokasi acara. Hunian Tersedia Mulai 1 Bulan, Layanan Pertanyaan Tersedia Bahasa Inggris Sejak didirikan pada tahun 1992, Oakhouse telah menyediakan hunian sewa bagi pelajar asing selama lebih dari 30 tahun. Di antaranya, Oakhouse mengelola sekitar 5.000 kamar hunian bersama bergaya Co-living, yang memiliki konsep serupa dengan Kos di Indonesia. Dengan fokus pada wilayah metropolitan Tokyo dan Kansai, seluruh unit dilengkapi perabot dan peralatan rumah tangga, serta tersedia untuk disewa mulai dari jangka waktu minimum satu bulan. Hunian Co-living berukuran besar yang menjadi layanan utama menyediakan kamar tidur pribadi bagi setiap penghuni. Sementara, area bersama dilengkapi dengan berbagai fasilitas komunal seperti dapur besar, lounge, pusat kebugaran, dan ruang coworking. Selain fasilitasnya, komunitas yang mendorong interaksi antar penghuni dari berbagai negara di dunia juga menjadi salah satu ciri khasnya. Penghuni dapat memasak dan makan bersama, berbagi hobi dan budaya, hingga bepergian bersama, sehingga memungkinkan terciptanya lingkungan di mana penghuni dapat menjalin pertemanan dengan orang-orang dari berbagai latar belakang internasional meskipun tinggal di Jepang. Pertanyaan yang diajukan melalui situs web yang dikelola oleh Oakhouse akan ditangani oleh layanan pelanggan berbahasa Inggris yang memberikan pendampingan secara saksama hingga proses kontrak. Seluruh prosedur pendaftaran dan penyewaan dapat diselesaikan secara daring, sehingga beban dokumen dapat diminimalkan. Selain penyediaan kontrak dalam bahasa Inggris, dukungan konsultasi kehidupan sehari-hari setelah mulai tinggal serta penanganan masalah juga diberikan secara cepat. Bangunan hunian dilengkapi dengan sistem keamanan yang memadai, sehingga menyediakan lingkungan tempat tinggal yang aman dan nyaman. Konten pameran di JEF 2026 merupakan acara yang menghadirkan universitas di Jepang, sekolah kejuruan di Jepang, sekolah bahasa Jepang, serta berbagai institusi pendidikan dari Jepang. Pameran ini digelar di berbagai negara dan berfungsi sebagai wadah bagi pengunjung untuk memperoleh informasi serta melakukan konsultasi secara langsung mengenai studi dan kehidupan di Jepang. Di booth Oakhouse, layanan berikut akan disediakan: ・Konsultasi dan penanganan pertanyaan terkait pencarian hunian di Jepang Detail Acara Nama Acara:JAPAN EDUCATION FAIR 2026 Tanggal:7 Februari 2026 (Sabtu) – 8 Februari 2026 (Minggu) Lokasi:Ciputra Artpreneur Informasi Kontak Situs web pencarian hunian: https://www.oakhouse.jp/ Tentang Oakhouse Oakhouse telah menyediakan layanan hunian bagi warga asing yang datang ke Jepang selama lebih dari 30 tahun. Layanan ini menawarkan berbagai kemudahan, seperti tanpa uang jaminan, tanpa uang terima kasih (key money), tanpa penjamin, tanpa biaya perpanjangan kontrak, seluruh unit telah dilengkapi perabot, kontrak sewa tersedia mulai dari satu bulan, serta pembayaran sewa yang dapat dilakukan dengan kartu kredit. Selain itu, layanan konsultasi dan proses kontrak tersedia dalam bahasa Mandarin dan bahasa Inggris sejak tahap pertanyaan hingga penandatanganan kontrak. Oakhouse beroperasi terutama di wilayah dengan kebutuhan tinggi akan hunian jangka panjang bagi warga asing, seperti kawasan metropolitan Tokyo, Kyoto, dan Kobe. Perusahaan ini juga dikenal dengan pengelolaan komunitas yang menekankan interaksi antar penghuni, dengan perencanaan dan penyelenggaraan lebih dari 300 acara dan kegiatan setiap tahunnya.

Libur Panjang Isra Mikraj 2026, Penumpang KA di Divre III Palembang Tembus 14 Ribu Orang Lingkungan
Lingkungan
Selasa, 20 Januari 2026 | 17:00 WIB

Libur Panjang Isra Mikraj 2026, Penumpang KA di Divre III Palembang Tembus 14 Ribu Orang

Palembang, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang mencatat capaian positif pada masa libur panjang Isra Mikraj 2026. Selama periode libur tersebut, KAI Divre III Palembang berhasil melayani dan mengangkut sebanyak 14.048 penumpang, atau 127 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 11.072 tempat duduk. Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menyampaikan tingginya animo masyarakat terhadap transportasi kereta api menunjukkan kepercayaan publik yang terus meningkat terhadap layanan KAI. “Selama masa libur panjang memperingati Isra Mikraj 2026, KAI Divre III Palembang mencatat total 14.048 penumpang. Angka ini setara dengan 127 persen dari kapasitas yang disediakan, yang menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi moda transportasi pilihan masyarakat karena aman, nyaman, dan tepat waktu, sehingga peningkatan ini ikut menggerakkan perekonomian masyarakat di sekitar wilayah operasional khususnya pada momen libur keagamaan dan akhir pekan panjang.,” ujar Aida. Dengan total tersebut, cerita Aida, rata-rata volume penumpang yang dilayani mencapai 3.512 penumpang per hari. Puncak arus penumpang terjadi pada Minggu, 18 Januari 2026, dengan jumlah penumpang mencapai 3.771 orang atau setara 136 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia yakni 2.768 tempat duduk. "KAI DIvre III Palembang juga mencatat selama 4 hari libur panjang Isra Mikraj Stasiun Kertapati menjadi stasiun langganan terpadat dengan mengangkut 6.768 penumpang, disusul Stasiun Lubuklinggau 2.852 penumpang, dan diurutan ketiga ada Stasiun Lahat 1.443 penumpang," jelasnya. Aida Suryanti menambahkan, capaian positif ini tidak terlepas dari kesiapan KAI Divre III Palembang dalam mengantisipasi lonjakan penumpang, mulai dari penambahan kereta Sindang Marga, optimalisasi operasional perjalanan kereta api, hingga kesiapsiagaan seluruh petugas di stasiun maupun di atas rangkaian kereta. “Kami memastikan seluruh aspek pelayanan berjalan optimal, baik dari sisi keselamatan, keamanan, maupun kenyamanan pelanggan. Petugas kami bersiaga selama masa libur untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ucapnya. Selain itu, KAI Divre III Palembang juga terus mengimbau kepada seluruh pelanggan agar selalu mematuhi aturan perjalanan, datang lebih awal ke stasiun, serta menjaga ketertiban dan keselamatan selama berada di lingkungan perkeretaapian untuk kenyamanan bersama. "KAI berkomitmen berupaya terus meningkatkan kualitas layanan guna mendukung mobilitas masyarakat yang aman, nyaman, dan berkelanjutan,'' sebutnya.

Tentang Panduan Kepemilikan Properti Orang Asing di Indonesia Internasional
Internasional
Rabu, 07 Agustus 2024 | 11:28 WIB

Tentang Panduan Kepemilikan Properti Orang Asing di Indonesia

Jakarta, katakabar.com - Indonesia, dengan lanskapnya yang menakjubkan dan warisan budaya yang kaya, telah menjadi destinasi menarik bagi investor properti asing. Baik Anda seorang wisatawan yang terpesona oleh keindahan negara ini, seorang investor yang mencari peluang menguntungkan, atau seorang pensiunan yang mencari tempat tinggal yang tenang, Indonesia menawarkan berbagai pilihan properti sesuai dengan kebutuhan Anda.